cover
Contact Name
Dini Retnowati
Contact Email
journal_iso@umaha.ac.id
Phone
+6281231507642
Journal Mail Official
journal_iso@umaha.ac.id
Editorial Address
Publisher: LPPM Universitas Maarif Hasyim Latif Jl. Ngelom Megare, Taman, Sidoarjo 61257 031-7884034, Fax. 031-7884034 e-mail: journal_iso@umaha.ac.id URL: https://e-journal.umaha.ac.id/index.php/jiso
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
JISO : Journal of Industrial and Systems Optimization
ISSN : 26228971     EISSN : 2622898X     DOI : -
Core Subject : Social, Engineering,
JISO merupakan jurnal ilmiah yang menjadi wadah bagi para peneliti, akademisi dan praktisi untuk mempublikasikan hasil penelitiannya di bidang rekayasa sistem dan industri diterbitkan oleh LPPM Universitas Maarif Hasyim Latif (eISSN 2622-898X) (pISSN 2622-8971). Dengan fokus dan materi tentang Industrial engineering, Supply chain, manajemen kinerja, keselamatan dan kesehatan kerja, Ergonomi,
Articles 238 Documents
PENGARUH STRATEGI GREEN BUSINESS DAN PERILAKU KONSUMEN TERHADAP VOLUME PENJUALAN YANG DIMEDIASI KEUNGGULAN BERSAING PRODUK: (STUDI KASUS COFFEE POINT DI KEC.WIYUNG) Arif, Donny; Sherly , Yunita
JISO : Journal of Industrial and Systems Optimization Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/jiso.v7i2.47-53

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh strategi green business dan perilaku konsumen terhadap volume penjualan yang di mediasi keunggulan bersaing produk pada Point Coffee. Populasi dari penelitian ini adalah konsumen dari point coffee. Dengan teknik pengambilan sampel nonprobability sampling serta penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling sehingga memperoleh jumlah sampel 100 responden. Teknik analisa data pada penelitian ini menggunakan teknik Partial Leaast Square (PLS) dengan melakukan pengujian evaluasi outer model dan inner model untuk pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi green business dan perilaku konsumen berpengruh positif dan sgnifikan terhadap volume penjualan. Keunggulan bersaing produk juga memiliki peran dalam memmediasi strategi green business dan perrilaku konsumen.AbstractThe purpose of this study was to determine and analyze the influence of green business strategies and consumer behavior on sales volume mediated by product competitive advantage at Point Coffee. The population of this study were consumers of Point Coffee. With a nonprobability sampling technique and sample determination using the purposive sampling method, the sample size was 100 respondents. The data analysis technique in this study used the Partial Leaast Square (PLS) technique by conducting an evaluation test of the outer model and inner model for hypothesis testing. The results showed that green business strategies and consumer behavior had a positive and significant effect on sales volume. Product competitive advantage also plays a role in mediating green business strategies and consumer behavior.
ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN TRANSPORTASI JAK-LINGKO WILAYAH JAKARTA SELATAN Wulandari, Ratih
JISO : Journal of Industrial and Systems Optimization Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/jiso.v7i2.23-31

Abstract

ABSTRAKTransportasi menjadi sangat penting dikarenakan mobilitas masyarakat yang cenderung bergantung pada transportasi dan berbanding lurus dengan jumlah penduduk yang semakin padat akibat tingginya natalitas dan urbanisasi.. Jak Lingko merupakan model sistem integrasi tarif dan pembayaran untuk angkutan berbasis jalan di DKI Jakarta yang menghubungkan berbagai moda kendaraan. Kualitas pelayanan berdasarkan dari pendapat secara keseluruhan sesuai penilaian konsumen dari apa dirasakan/diterima konsumen berdasarkan layanan yang diberikan perusahaan. Kualitas pelayanan diukur dengan melakukan perbandingan antara harapan/keinginan dengan kinerja layanan yang sesungguhnya pada atribut-atribut pelayanan suatu Perusahaan. Tujuan penelitian untuk mendapatkan gambaran tentang kualitas pelayanan yang dilakukan berdasarkan 9 dimensi survei kepuasan masyarakat pengguna transportasi Jak-Lingko. Tingkat kepuasan secara umum terbentuk dari tingkat kepuasan pengguna layanan Jak Lingko sebesar 3.82 dengan kategori ‘Sangat Puas’ (3,5324-4;). Dimensi dengan tingkat kepuasan tertinggi adalah dimensi Tarif Pelayanan dengan skor 3,95 yang terdiri dari sub dimensi Tarif perjalanan yang wajar (3.90) dan Tarif yang dikenakan sesuai dengan pelayanan/fasilitas yang diterima (3.94). Sedangkan, dimensi dengan Tingkat kepuasan terkecil adalah dimensi Kompetensi Petugas dengan skor sebesar 3,75 yang terdiri dari sub dimensi Keterampilan dan Pengetahuan pengemudi dan petugas dalam pelayanan sudah baik (3,69) dan sub dimensi Kedisiplinan/Kepatuhan pengemudi terhadap tata tertib berlalulintas (3,81). Hasil analisis kuadran, dimensi yang masuk ke kuadran 1 (prioritas/perbaiakn utama) yaitu dimensi Kompetensi petugas dan dimensi Penanganan Pengaduan & Saran. ABSTRACTTransportation is very important because the mobility of people tends to depend on transportation and is directly proportional to the increasingly dense population due to high natality and urbanization.. Jak Lingko is a tariff and payment integration system model for road-based transportation in DKI Jakarta that connects various vehicle modes. Service quality is based on overall opinions according to consumer assessments of what consumers feel/receive based on the services provided by the company. Service quality is measured by comparing expectations / desires with actual service performance in the service attributes of a company. The purpose of the study was to get an overview of the quality of service carried out based on 9 dimensions of the Jak-Lingko transportation user satisfaction survey. The general level of satisfaction is formed from the level of satisfaction of Jak Lingko service users of 3.82 with the category 'Very Satisfied' (3.5324-4;). The dimension with the highest level of satisfaction is the Service Fare dimension with a score of 3.95 which consists of sub-dimensions of reasonable travel fares (3.90) and tariffs charged according to the services / facilities received (3.94). Meanwhile, the dimension with the smallest level of satisfaction is the Officer Competence dimension with a score of 3.75 consisting of the sub-dimension of Skills and Knowledge of drivers and officers in good service (3.69) and the sub-dimension of Driver Discipline / Compliance with traffic rules (3.81). The results of the quadrant analysis, the dimensions that enter quadrant 1 (priority / main concern) are the dimension of officer competence and the dimension of Handling Complaints & Suggestions.
OPTIMALISASI KUALITAS PRODUK DENGAN PENDEKATAN METODE DMAI DALAM PENERAPAN SIX SIGMA PADA PT. RM Perdana, Dony; Ardhyani, Ika Widya; Lestariningsih, Wiji; Garini, Sherly Ardhya
JISO : Journal of Industrial and Systems Optimization Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/jiso.v7i2.84-93

Abstract

ABSTRAK Kebutuhan mendesak terkait optimalisasi kualitas produk dan daya saing suatu perusahaan di tengah persaingan pasar yang ketat menjadi alasan utama dilakukan penelitian ini. Tingginya tingkat cacat dan kerusakan produk berdampak pada peningkatan biaya produksi, rusaknya reputasi perusahaan serta turunnya kepuasan pelanggan. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian menerapkan metode Six Sigma dengan pendekatan DMAI (Define, Measure, Analyze, Improve) pada PT. RM, sebuah perusahaan patungan Jepang-Indonesia di industri furnitur. Hasil dari tahap define mengidentifikasi cacat utama, yaitu pecah V-Cut 49% dengan persentase 49% dari total cacat. Tahap measure menunjukkan tingkat cacat produk melebihi target optimal, dengan DPMO sebesar 47.667 dan nilai sigma rata-rata 3,2. Melalui tahap analyze, ditemukan faktor utama penyebab cacat, yakni ketidaksesuaian proses pemotongan, kebersihan material, dan kurangnya kontrol kualitas. Solusi pada tahap improve mencakup perbaikan prosedur kerja, pelatihan karyawan, dan pemeliharaan rutin mesin. Hasil penelitian diharapkan mampu mengurangi frekuensi cacat produk, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperkuat daya saing PT. RM di pasar domestik maupun internasional, serta mendukung keuntungan jangka panjang bagi perusahaan ABSTRACT The urgent need to optimize product quality and a company’s competitiveness amid intense market competition is the primary motivation for this research. High defect and damage rates increase production costs, damage the company’s reputation, and reduce customer satisfaction. To address this issues, this study applies the Six Sigma methodology using the DMAI (Define, Measure, Analyze, Improve) approach at PT RM, a Japanese-Indonesian joint venture in the furniture industry. In the define stage, the main defect identified was V-Cut breakage, accounting for 49% of total defects. The measure stage revealed that the product defect rate exceeded the optimal target, with a DPMO of 47,667 and an average sigma value of 3.2 The analyze stage identified inconsistencies in the cutting process, material cleanliness issues, and inadequate quality control as the primary causes of defects. To address these problems, the improve stage proposed solutions such as refining work procedures, conducting employee training, and implementing routine machine maintenance. The study’s findings are expected to reduce product defect frequency, enhance operational efficiency, and strengthen PT RM's competitiveness in domestic and international markets, ultimately supporting the company’s long-term profitability.
PENJADWALAN PREVENTIVE MAINTENANCE PADA ARMADA TRUK DI CV. RAGIL JAYA ABADI Firnanda, Muhammad Dikri; Widiasih, Wiwin
JISO : Journal of Industrial and Systems Optimization Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/jiso.v8i1.10-16

Abstract

ABSTRAKBagi perusahaan yang beroperasi di sektor distribusi dan logistik seperti CV. Ragil Jaya Abadi, keberadaan armada truk memegang peranan yang sangat krusial dalam menunjang aktivitas operasional sehari-hari. Armada truk yang handal dan dalam kondisi optimal menjadi kunci utama untuk menjamin kelancaran pengiriman barang serta menjaga kepuasan pelanggan. Namun, pendekatan yang digunakan bersifat korektif, di mana perbaikan hanya dilakukan setelah kerusakan terjadi. Akibatnya, truk-truk ini sering mengalami waktu henti yang mengganggu jadwal pengiriman. Tujuan penelitian ini yaitu merancang sebuah penjadwalan penggantian komponen di CV. Ragil Jaya Abadi. Penelitian ini menggunakan metode reliability centered maintenance. Hasil penelitian waktu interval perawatan beberapa komponen penting pada armada truk Nissan CKA-12 BTX di CV. Ragil Jaya Abadi antara lain komponen ban memerlukan penggantian setiap 16,501 km, oli setiap 6,881 km, dan untuk kopling setiap 20,614 km. ABSTRACTFor companies operating in the distribution and logistics sector such as CV. Ragil Jaya Abadi, the existence of a truck fleet plays a very crucial role in supporting daily operational activities. A reliable truck fleet in optimal condition is the main key to ensuring smooth delivery of goods and maintaining customer satisfaction. However, the approach used is corrective, where repairs are only carried out after damage occurs. As a result, these trucks often experience downtime that disrupts the delivery schedule. The purpose of this study is to design a component replacement schedule at CV. Ragil Jaya Abadi. This study uses the reliability centered maintenance method. The results of the study of the maintenance interval of several important components on the Nissan CKA-12 BTX truck fleet at CV. Ragil Jaya Abadi. Tire components require replacement every 16,501 km. Oil every 6,881 km, and for the clutch every 20,614 km.
STRATEGI PENGEMBANGAN UMKM MIE AYAM: PENDEKATAN SOAR & QSPM Fais, Moh. Ainul; Sri Widari, Nyoman; I Gusti Ayu Sri, Deviyanti; Prihartanti, Wiwik; Rasmito, Agus
JISO : Journal of Industrial and Systems Optimization Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/jiso.v8i1.43-48

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini mengembangkan strategi pertumbuhan UMKM Pangsit Mie Ayam SMADASA di Surabaya Timur dengan menggunakan metode SOAR dan QSPM. Hasil analisis menunjukkan bahwa kekuatan utama terletak pada harga yang terjangkau (skor 0,65) dan lokasi yang strategis (skor 0,65), sedangkan peluang terbesar adalah peningkatan kepuasan pelanggan (skor 0,68). Evaluasi QSPM mengungkapkan diversifikasi menu sebagai strategi prioritas (TAS=2,48), diikuti oleh kolaborasi event (TAS=1,95). Rekomendasi implementasi meliputi: (1) Pengenalan 2 varian menu baru per kuartal, (2) Kemitraan dengan event sekolah, dan (3) Pelatihan karyawan berbasis layanan pelanggan. Penelitian ini dibatasi pada 30 responden, sehingga generalisasi hasil perlu dilakukan secara hati-hati. ABSTRACTThis study develops the growth strategy of Pangsit Mie Ayam SMADASA UMKM in East Surabaya using the SOAR and QSPM methods. The results of the analysis indicate that the main strengths lie in affordable prices (score 0.65) and strategic location (score 0.65), while the biggest opportunity is to increase customer satisfaction (score 0.68). QSPM evaluation reveals that menu diversification is a priority strategy (TAS = 2.48), followed by event collaboration (TAS = 1.95). Implementation recommendations include: (1) Introduction of 2 new menu variants per quarter, (2) Partnership with school events, and (3) Customer service-based employee training. This study is limited to 30 respondents, so the generalization of the results needs to be made carefully.
SUPPLY CHAIN PERFORMANCE MEASUREMENT USING SUPPLY CHAIN OPERATIONS REFERENCE, BEST WORST METHOD, OBJECTIVE MATRIX, AND TRAFFIC LIGHT SYSTEM AT DOMESTIC INVESTMENT COMPANY Maleakhi, Yutecia Karunia; Heryanto, Rainisa Maini; Arisandhy, Vivi
JISO : Journal of Industrial and Systems Optimization Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/jiso.v8i1.17-26

Abstract

ABSTRAKPerkembangan industri di era globalisasi berjalan sangat pesat dan diiringi dengan meningkatnya persaingan antar perusahaan. Untuk mempertahankan daya saing yang tinggi dalam memenuhi kebutuhan pasar, kinerja operasional suatu perusahaan harus terus ditingkatkan. Penelitian ini menggunakan model Supply Chain Operations Reference (SCOR) yang diberikan bobot dengan Best Worst Method (BWM) serta diukur dengan Objective Matrix (OMAX) dan Traffic Light System (TLS) untuk evaluasi kinerja pada salah satu perusahaan penanaman modal dalam negeri di Indonesia. Perusahaan telah menetapkan target bisnis kinerja rantai pasok pada sektor pelapis dan aksesoris pipa. Pengukuran kinerja diperlukan untuk meningkatkan kinerja rantai pasok. Pengolahan data menghasilkan 17 indikator kinerja untuk mengukur kinerja rantai pasok. Berdasarkan pengukuran OMAX, kinerja berada pada angka 5,496 yang menunjukkan kategori 'rata-rata' namun memerlukan peningkatan pada masing-masing indikator. Peningkatan kinerja rantai pasok dilakukan dengan cara mengatasi empat indikator yang masuk kategori 'buruk' dan meningkatkan enam indikator yang masuk kategori 'rata-rata'. ABSTRACTIndustrial development during globalization is rapid and is accompanied by increasing competition among companies. To maintain high competitiveness in meeting market needs, a company's operational performance must continuously improve. This research utilizes the Supply Chain Operations Reference (SCOR) model, weighted using the Best Worst Method (BWM), and measured using the Objective Matrix (OMAX) and Traffic Light System (TLS) for performance evaluation at a domestic investment company in Indonesia. The company has set business targets for supply chain performance in the coating and pipe accessories sector. Performance measurements are necessary to enhance supply chain performance. Data processing yields 17 performance indicators for measuring supply chain performance. According to the OMAX measurements, the performance is rated at 5.496, indicating a 'average' category but requiring improvement in each indicator. Improving supply chain performance involves addressing the four indicators in the 'poor' category and enhancing the six indicators in the 'average' category.
LEAN ERGONOMIC UNTUK MINIMASI WAKTU SIKLUS PRODUKSI LINK D61 OUTER DI PT. GANZU GISMA SEIKO Dirda Nareswari; Mardi Safitri, Dian; Farhan, Ahmad
JISO : Journal of Industrial and Systems Optimization Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/jiso.v8i1.27-23

Abstract

ABSTRAKEksplorasi tambang batu bara terjadi peningkatan pesat sehingga kebutuhan alat berat bertambah dan produksi komponennya memerlukan distribusi dengan cepat, tetapi dalam produksinya PT. Ganzu Gisma Seiko terdeteksi adanya ketidakmampuan produsen untuk memenuhi permintaan konsumen yang hanya terpenuhi sebanyak 89%. Hasil studi pendahuluan menunjukkan adanya loss time yang membuat tingginya waktu siklus produksi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi aktivitas yang menyebabkan loss time. Penelitian ini menggunakan mapping aktivitas dengan tools Process Activity Mapping dan mengklasifikasi waste dengan pendekatan Lean Ergonomic. SNI 9011:2021 digunakan menilai potensi bahaya ergonomi dari aktivitas pada aliran produksi yang menyebabkan loss time. Tahap analisis menemukan aktivitas penyebab loss time didominasi oleh aktivitas menunggu dan mencari alat bantu produksi. Waste yang teridentifikasi yaitu waste of motion, waste of waiting, dan waste of hazard. Hal ini memerlukan implementasi (5+1)S. Usulan yang diberikan yaitu mengoptimalkan peran dari implementasi (5+1)S di perusahaan khususnya area produksi yang selama ini belum terlaksana dengan baik. Hasil penerapan perbaikan produksi Link D61 Outer menunjukkan penurunan waktu siklus sebanyak 36% yang mengakibatkan kenaikkan produksi 12%. ABSTRACTCoal mining exploration has increased rapidly so that the need for heavy equipment has increased and the production of its components requires fast distribution, but in its production, PT. Ganzu Gisma Seiko detected the inability of producers to meet consumer demand which was only met by 89%. The results of the preliminary study showed loss time which caused the high production cycle time. This study aims to identify activities that cause loss time. This study uses activity mapping with the Process Activity Mapping tool and classifies waste with the Lean Ergonomic approach. SNI 9011:2021 is used to assess the potential ergonomic hazards of activities in the production flow that cause loss time. The analysis stage found that the activities that cause loss time are dominated by waiting and looking for production aids. The identified wastes are waste of motion, waste of waiting, and waste of hazard. This requires the implementation of (5+1)S. The proposal given is to optimize the role of the implementation of (5+1)S in the company, especially in the production area which has not been implemented properly so far. The results of the implementation of Link D61 Outer production improvements showed a 36% reduction in cycle time which resulted in a 12% increase in production.
ANALISIS PENGARUH TEMPERATUR RUANGAN, JENIS KELAMIN, DAN PENGALAMAN TERHADAP GEJALA CYBERSICKNESS DAN KELELAHAN FISIK DALAM PENGGUNAAN VIRTUAL REALITY Puspita, Sintika; Sarvia, Elty
JISO : Journal of Industrial and Systems Optimization Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/jiso.v8i1.57-66

Abstract

AbstrakSalah satu teknologi yang menarik perhatian dan terus mengalami perkembangan yaitu teknologi virtual reality (VR). Namun dalam penggunaannya dapat menimbulkan gejala cybersickness dan kelelahan fisik. Faktor internal dan eksternal dapat berpengaruh terhadap munculnya gejala cybersickness dan kelelahan fisik sehingga adapun tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh faktor internal dan eksternal berupa temperatur ruangan, jenis kelamin, dan pengalaman terhadap munculnya gejala cybersickness dan kelelahan fisik, menganalisis hubungan skor Virtual Reality Sickness Questionnaire (VRSQ) dan kelelahan fisik dan mengidentifikasi dan menganalisis beban kerja yang dirasakan pengguna, mengidentifikasi serta memberikan usulan untuk meminimasi terjadinya gejala cybersickness dan kelelahan fisik dalam menggunakan virtual reality. Adapun aktivitas yang akan dilakukan responden pada penelitian ini yaitu bermain video games beat saber selama 30 menit pada temperatur ruangan panas dan dingin. Pada penelitian ini akan digunakan alat pengukur berupa Virtual Reality Sickness Questionnaire (VRSQ) dan pengukuran denyut jantung. Adapun pengujian yang akan dilakukan pada penelitian ini yaitu pengujian Mixed ANOVA, Regresi Linear Berganda, dan Korelasi Pearson serta akan dilakukan perhitungan energi. Hasil pengujian Mixed ANOVA menunjukkan bahwa adanya pengaruh temperatur ruangan dan jenis kelamin terhadap skor Virtual Reality Sickness Questionnaire (VRSQ) dan adanya pengaruh temperatur ruangan terhadap kelelahan fisik. Hasil Regresi Linear Berganda didapatkan bahwa besar pengaruh temperatur ruangan dan jenis kelamin terhadap Virtual Reality Sickness Questionnaire (VRSQ) sebesar17,3% dan sisanya sebesar 82,7% dijelaskan oleh faktor penyebab lainnya. Skor VRSQ didapatkan bahwa 9 orang responden pada temperatur ruangan panas dan 6 orang responden pada temperatur ruangan dingin merasakan gejala cybersickness lebih dari 50% Tingkat klasifikasi beban kerja yang dirasakan oleh responden berbeda-beda serta hubungan berlawanan arah sangat lemah untuk skor VRSQ dan kelelahan fisik. ASTRACTOne technology that attracts attention and continues to experience development is virtual reality (VR) technology. However, its use can cause symptoms of cybersickness and physical fatigue. Internal and external factors can affect the appearance of symptoms of cybersickness and physical fatigue so the objectives of this study are to identify and analyze the effect of internal and external factors in the form of room temperature, gender, and experience on the appearance of symptoms of cybersickness and physical fatigue, identify and analyze the relationship between Virtual Reality Sickness Questionnaire (VRSQ) scores and physical fatigue, identify and analyze the workload felt by users, and provide suggestions for minimizing the occurrence of symptoms of cybersickness and physical fatigue in using virtual reality. Respondents will play beat saber video games for 30 minutes at hot and cold room temperatures in this study. In this study, measuring instruments will be used in the form of the Virtual Reality Sickness Questionnaire (VRSQ) and heart rate measurements. The tests that will be carried out in this study are Mixed ANOVA testing, Multiple Linear Regression, and Pearson Correlation and energy calculations will be carried out. The results of Mixed ANOVA testing show that there is an effect of room temperature and gender on the Virtual Reality Sickness Questionnaire (VRSQ) score and the effect of room temperature on physical fatigue. The results of Multiple Linear Regression found that the effect of room temperature and gender on Virtual Reality Sickness Questionnaire (VRSQ) was 17.3% and the remaining 82.7% was explained by other causal factors. The VRSQ score found that 9 respondents at hot room temperature and 6 respondents at cold room temperature felt cybersickness symptoms of more than 50% The level of workload classification felt by respondents varies and the opposite relationship is very weak for VRSQ scores and physical fatigue
ANALISIS BOTTLENECK DAN PENINGKATAN KINERJA LINI PRODUKSI PADA INDUSTRI MAKANAN DENGAN PENDEKATAN SIMULASI Baihaqy, Ahmed Raecky; Muhammadi, Hamdan; Siswanto, Nurhadi
JISO : Journal of Industrial and Systems Optimization Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/jiso.v8i1.1-9

Abstract

ABSTRAK Sebuah lini produksi dirancang untuk memastikan bahwa aktivitas produksi berlangsung lancar dengan output maksimal. Namun, kelancaran lini produksi dapat terganggu jika terjadi bottleneck dalam aktivitas atau proses tertentu, yang dapat menurunkan tingkat produksi secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bottleneck dalam lini produksi industri makanan menggunakan pendekatan simulasi. Hasil simulasi kondisi eksisting menunjukkan bahwa proses packing menjadi bottleneck utama. Melalui skenario perbaikan berupa kombinasi penugasan mesin manual packing yang lebih fleksibel dan penambahan konveyor, simulasi membuktikan bahwa throughput produksi per jam dapat meningkat sebesar 8,6%. ABSTRACT A production line is designed to ensure that production activities run smoothly and achieve maximum output. However, its smooth operation can be disrupted if a bottleneck occurs in certain activities or processes, significantly reducing the production rate. This research aims to identify and analyze bottlenecks within a food industry production line using a simulation-based approach. The simulation results of the existing conditions indicate that the packing process is the primary bottleneck. Through an improvement scenario involving a combination of more flexible manual packing machine assignments and the addition of conveyors, the simulation demonstrated that hourly production throughput could increase by 8.6%.  
END-TO-END ENGINEERING WORKFLOW FOR TURMERIC (KUNYIT) SLICING MACHINES: CAD, FEM, AND 3D SIMULATION Setiawan, Tri Andi; Juniani, Anda Iviana; Ningrum, Pranidiya Otaviya; Purnomo, Dhika Adithya; Faruq, Habib Ngumar; Amin, Khoirul
JISO : Journal of Industrial and Systems Optimization Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/jiso.v8i1.34-42

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini memaparkan alur kerja teknik end-to-end untuk pengembangan mesin pengiris kunyit, yang meliputi desain berbantuan komputer (CAD), analisis metode elemen hingga (FEM), dan pengujian fisik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menganalisis struktur mesin pemotong kabel tipe pengiris yang dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan pemotongan kabel skala industri. Desain mesin dikembangkan dengan menggunakan perangkat lunak Autodesk Fusion 360, yang mendukung pemodelan 3D yang komprehensif, analisis tegangan, dan simulasi struktur. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Finite Element Method (FEM) untuk mengevaluasi kekuatan, deformasi, dan distribusi tegangan pada struktur rangka mesin. Hasil simulasi menunjukkan faktor keamanan yang tinggi, dengan nilai minimum yang melebihi ambang batas operasional yang aman, deformasi maksimum yang sangat rendah, dan tegangan yang terdistribusi secara merata. Simulasi ini menunjukkan bahwa rangka dapat menahan beban operasional tanpa mengalami kegagalan struktural. Alur kerja ini menunjukkan keefektifan penggabungan CAD 3D, simulasi FEM, desain keselamatan, dan validasi eksperimental dalam menghasilkan mesin pengiris kunyit yang andal. Hal ini mengatasi kesenjangan penelitian yang diidentifikasi dalam penelitian yang sudah ada. Desain ini menekankan efisiensi material, kemudahan perakitan, dan stabilitas selama proses pemotongan. Penelitian ini juga mencakup perhitungan mekanis untuk komponen-komponen utama seperti sabuk transmisi dan torsi poros untuk memastikan kinerja dunia nyata yang optimal. Output desain menunjukkan bahwa desain berbasis simulasi secara signifikan meningkatkan prediksi kinerja, meminimalkan kesalahan, dan mempercepat pengembangan produk. Simulasi menunjukkan bahwa desain memiliki faktor keamanan tinggi dengan nilai minimum melebihi batas aman, deformasi maksimum yang sangat kecil, serta distribusi tegangan yang merata. Hal ini menunjukkan bahwa rangka mesin mampu menahan beban operasional tanpa mengalami kegagalan struktural. Selain itu, desain memperhatikan efisiensi penggunaan bahan, kemudahan perakitan, dan stabilitas selama proses pemotongan. Studi ini juga menguraikan perhitungan mekanis komponen utama, seperti sabuk transmisi dan torsi poros, untuk memastikan kinerja optimal dalam operasional nyata. Dengan pendekatan desain terintegrasi dan simulasi berbasis perangkat lunak. ABSTRACT This study details an end-to-end engineering workflow for the development of a turmeric slicing machine, encompassing computer-aided design (CAD), finite element method (FEM) analysis, and physical testing. This research aims to design and analyze the structure of a slicing-type cable-cutting machine intended to meet industrial-scale cable-cutting demands. The machine design was developed using Autodesk Fusion 360 software, which supports comprehensive 3D modelling, stress analysis, and structural simulation. The study was conducted using the Finite Element Method (FEM) to evaluate strength, deformation, and stress distribution on the machine frame structure. Simulation results reveal a high safety factor, with minimum values exceeding safe operational thresholds, very low maximum deformation, and evenly distributed stress. This simulation indicates that the frame can withstand operational loads without structural failure. The workflow demonstrates the effectiveness of combining 3D CAD, FEM simulation, safety design, and experimental validation in producing reliable turmeric slicing machinery. It addresses a pronounced research gap identified in existing studies. Additionally, the design emphasizes material efficiency, ease of assembly, and stability during the cutting process. The study also includes mechanical calculations for key components such as transmission belts and shaft torque to ensure optimal real-world performance. This research successfully delivers a technically reliable machine design suitable for modern cable manufacturing applications by combining integrated design and simulation tools. The results demonstrate that simulation-based design significantly enhances performance prediction, minimizes errors, and accelerates product development.