cover
Contact Name
Sukardin
Contact Email
jurnalprima8@gmail.com
Phone
+6887765978484
Journal Mail Official
jurnalprima8@gmail.com
Editorial Address
Sukardin MNS Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mataram Jln. Asri VI no.136 BTN Perum Elit Kota Mataram Phone: +6287765978484 Email: jurnalprima8@gmail.com
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
ISSN : 24770604     EISSN : 26215152     DOI : -
Core Subject : Health,
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan is a journal that publishes research results from the health field. This journal can publish research articles from various fields of health. However, the scope of the type of articles submitted is research articles in the field of health professions The Focus and Scope of Your Healthy Journal are as follows: - Basic nursing - Health care - Health Knowledge - Midwifery - Public health - Health education if the articles out of the listed scope will be automatically rejected by the editorial team before going into the review stage.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2022)" : 12 Documents clear
Hubungan Pengetahuan Reproduksi Remaja Dengan Perilaku Pacaran Yang Beresiko Pada Siswa Kelas XII SMA Negeri 3 Kota Bima Sri Hardiani; Ramdhani Fitri; Eti Sumiati
Jurnal PRIMA Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v8i1.287

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut system, fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja. Perilaku pacaran yang beresiko adalah Semua kegiatan atau aktivitas remaja pada saat berpacaran yang dapat diamati secara langsung maupun tidak langsung. Jika pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi tinggi maka perilaku pacaran tidak beresiko. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menilai, perkembangan isu remaja khususnya perilaku pacaran remaja akhir-akhir ini sudah mengindikasi kearah perilaku beresiko.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan reproduksi remaja dengan perilaku pacaran yang beresiko pada siswa SMA kelas XII SMA Negeri 3 Kota Bima.Desain penelitian menggunakan rancangan observasionel analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja kelas XII di SMAN 3 Kota Bima yang memiliki usia antara umur 14-19 tahun sebanyak 144 remaja. sample dalam penelitian menggunakan Total sampling yaitu sebanyak 144 remaja. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank dengan taraf signifikan 0,05.Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan siswa sebagian besar berpengetahuan baik yaitu sebanyak 63 (43,8%), perilaku pacaran tidak beresiko 82 reponden (56,9%).Ada hubungan antara pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku pacaran yang beresiko melalui uji Spearman Rank dengan nilai Pvalue 0,000 <0,05.
Pengaruh Terapi Senam Yoga Terhadap Insomnia Pada Lansia Di Lingkungan Batu Ringgit Selatan Kelurahan Tanjung Karang Kota Mataram Citra Sepriana; Indriani Indriani; Sukardin Sukardin; Eva Marvia; Suhartiningsih Suhartiningsih
Jurnal PRIMA Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v8i1.266

Abstract

Pendahuluan: Usia lanjut sangat berkaitan dengan berbagai perubahan akibat proses menua seperti perubahan anatomi/fisiologi dan berbagai penyakit atau keadaan patologik sebagai akibat penuaan. Meningkatnya jumlah lanjut usia (lansia menyebabkan banyaknya persoalan bagi lansa itu sendiri yang mengakibatkan munculnya beberapa fenomena seperti perubahan struktural dan fisiologis, salah satunya seperti kesulitan untuk tidur (insomnia. Insomnia merupakan gangguan tidur yang terjadi pada jutaan orang di seluruh dunia. Beberapa lansia di Posyandu lansia lingkungan Batu Ringgit Selatan Kelurahan Tanjung Karang Kota Mataram mengatakan istirahat tidurnya kurang, lansia sering terbangun dimalam hari dan lansia mengatakan sulit untuk tidur Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi senam yoga terhadap insomnia pada lansia. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan adalah pre-experimental designs one group pretest-post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 20 Lansia. Jumlah sampel 20 lansia dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Pengambil data menggunakan lembar observasi dan wawancara, serta dianalisis dengan Pairet Ttest. Hasil: Uji statistik didapatkan hasil p=0, 004 (p<0,05 artinya ada pengaruh terapi senam yoga terhadap insomnia pada lansia di Lingkungan Batu Ringgit Selatan Kelurahan Tanjung Karang Kota Mataram.
Hubungan Pola Makan dan Dukungan Keluarga terhadap Derajat Hipertensi pada Lansia di Lingkungan Pondok Perasi Kecamatan Ampenan Heri Bahtiar; Maelina Aryanti
Jurnal PRIMA Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v8i1.248

Abstract

Hipertensi merupakan masalah besar dan serius di seluruh dunia. Kejadian hipertensi lebih banyak dan sering dialami oleh lansia salah satu factor penyebab hipertensi diantaranya pola makan yang tidak baik seperti mengkonsumsi makanan tinggi natrium dan lemak. Sehingga lansia yang memiliki masalah kesehatan sangat membutuhkan dukungan keluarga. Data kunjungan hipertensi diposyandu lansia Lingkungan Pondok Perasi sebanyak 86 orang. Dengan tekanan darah sekitar 140/90 mmHg sampai 190/110 mmhg dari data tersebut bahwa derajat hipertensi sangat tinggi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola makan dan dukungan keluarga terhadap derajat hipertensi. Metode penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan crosssectional. Populasi dalam penelitian 86 orang lansia dengan menggunakan teknik total sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner pada setiap variabel. Uji statistik yang digunakan Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukan bahwa pola makan lansia dengan kategori cukup sebanyak 52 orang (60,53%), dukungan keluarga dengan kategori cukup sebanyak 40 orang (46,5%), derajat hipertensi dalam kategori stadium I sebanyak 51 orang (59,3%). Terdapat hubungan antara pola makan (p=0,000<0,05), dukungan keluarga (p=0,000<0,05) terhadap derajat hipertensi. Kesimpulan semakin baik pola makan dan dukungan keluarga maka derajat hipertensi semakin rendah. Saran apabila menginginkan derajat hipertensi normal maka harus didukung keluarga yang baik sehingga tekanan darah dapat menjadi lebih normal
Evaluasi Metode Sweeping Terhadap Capaian Imunisasi Dasar Pada Bayi Di Desa Kuripan Selatan Wilayah Kerja Puskesmas Kuripan Kabupaten Lombok Barat Endah Sulistiyani; Mariana Mariana; I Made Eka Santosa; Rahmani Rahmani
Jurnal PRIMA Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v8i1.281

Abstract

Imunisasi merupakan bentuk intervensi kesehatan yang sangat efektif dalam menurunkan angka kematian bayi dan balita dengan mencegah penyakit seperti Hepatitis B, Tuberkulosis, Difteri, Pertusis, Tetanus, Polio dan Campak. Tujuan penelitian untuk Mengetahui Evaluasi Metode Sweeping Terhadap Capaian Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi. Penelitian ini merupakan penelitian menggunakan kelompok eksperimen ,pairedt-test dilakukan secara manual. Populasi adalah seluruh Bayi Di Desa Kuripan Selatan Wilayah Kerja Puskesmas Kuripan berjumlah bayi. Tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden. Tehnik analisa data digunakan uji statistik Chi Square. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa Hasil Capaian Imunisasi pada Bayi yang dilakukan dengan Metode Sweeping, semua bayi yang menjadi sasaran Imunisasi telah mendapatkan imunisasi. Disimpulkan bahwa dengan uji statistik Chi Square terdapat Evaluasi Metode Sweeping Terhadap Capaian Imunisasi Dasar Pada Bayi Di Desa Kuripan Selatan Wilayah Kerja Puskesmas Kuripan Saran perlu adanya peningkatan capaian sasaran yang tidak mendapat imunisasi maka saran untuk UPT BLUD Puskesmas Kuripan perlu mempertahankan meningkatkan pelayanan termasuk sweeping imunisasi terhadap sasaran yang tidak datang ke posyandu untuk ditambah hari sweepingnya
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Terhadap Kepatuhan Isolasi Mandiri Pada Pasien Konfirmasi Covid-19 Kluster Keluarga Di Wilayah Kerja Puskesmas Ngemplak II Sleman Erlina Juwita; Subagiyono Subagiyono; Susi Damayanti
Jurnal PRIMA Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v8i1.252

Abstract

Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan Coronavirus Disease (COVID19) sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC). Terdapat 6.760 kasus konfirmasi COVID-19 dan 590 kasus meninggal di Indonesia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap dari pasien konfirmasi COVID-19 tentang kepatuhan isolasi mandiri. Metode: Penelitian ini merupakan studi penelitian analitik dengan desain penelitian cross sectional. Hasil: Hasil analisis menunjukkan dari 62 responden mayoritas memiliki pengetahuan baik sebanyak 53 orang ( 85%). Sedangkan untuk kategori sikap, responden dengan sikap baik sebanyak 60 orang (97%). Hasil untuk tingkat kepatuhan isolasi mandiri didapatkan mayotitas responden memiliki tingkat kepatuhan yang baik sebanyak 42 responden (68%). Uji analisis data menunjukkan nilai p=0,011 dan p=0,037. Kesimpulan: Terdapat hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan sikap dan kepatuhan isolasi mandiri pada pasien konfirmasi COVID-19 kluster keluarga. Saran dari penelitian ini merekomendasikan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap pasien konfirmasi COVID19 dalam melakukan edukasi tentang isolasi mandiri.
Hubungan Umur Dan Paritas Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Kumbe Kota Bima Baiq Nova Aprilia Azamti; Ani Pujiantini; Nurhidayah Nurhidayah
Jurnal PRIMA Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v8i1.267

Abstract

Pendahuluan: Anemia terjadi pada ibu hamil karena defisiensi besisehingga kadar Hb < 11 gr/dl. Anemia ibu hamil di wilayah Puskesmas Kumbe Kota Bima terjadi peningkatan 27% dari tahun 2018 sampai 2020. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Umur dan Paritas dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kumbe Kota Bima. Metode: Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan pendekatan survei cross sectional. Populasi seluruh ibu hamil yang melakukan pemeriksaan di wilayah kerja Puskesmas Kumbe tahun 2020. Menggunakan teknik total sampling yaitu 172 orang Instrumen kohort ibu hamil. Analisis data menggunakan uji chi-square dengan taraf signifikan 0,05. Hasil: Hasil penelitian dari 124 responden dengan umur tidak berisiko sebagian besar tidak mengalami anemia (79,8%), sedangkan responden dengan umur berisiko dari 48 responden sebagian besar mengalami anemia (54,2%). Hasil uji chisquare menunjukkan ada hubungan antara umur dengan kejadian anemia nilai Pvalue = 0,000. Dari 160 responden dengan paritas tidak beisiko sebagian besar tidak mengalami anemia (72,5%), sedangkan responden dengan paritas berisiko dari 12 responden sebagian besar mengalami anemia besar (58,3%).Hasil uji chi-square menunjukkan ada hubungan antara paritas dengan kejadian anemia nilai Pvalue = 0,043. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa umur dan paritas merupakan faktor yang mempengaruhi kejadian anemia ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kumbe.
Hubungan Pola Makan Dengan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Pena Na’e Kota Bima Alwan Wijaya; Eva Marvia; Wahyu Cahyono; Megawati Puspitasari
Jurnal PRIMA Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v8i1.283

Abstract

Pendahuluan : Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang mengakibatkan kesakitan yang tinggi. meningkatnya tekanan sistolik menyebabkan besarnya kemungkinan timbulnya kejadian stroke dan infark myocard bahkan walaupun tekanan diastoliknya dalam batas normal (isolated systolic hypertension).. Tujuan : untuk mengetahui hubungan pola makan dengan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Metode : Desain yang digunakan adalah cross sectional dimana peneliti melakukan observasi atau pengukuran variabel sesaat artinya subyek diobservasi satu kali saja dan pengukuran variabel independen dan dependen dilakukan saat pemeriksaan atau pengkajian data. (Sastroasmoro & Ismail, 1995) Hasil : analisis dengan uji statistik “Pearson Correlation” didapatkan tingkat kemaknaan (ρ)= 0,000, Dengan nilai korelasi (r)= 0,727 yang berarti hubungan kedua variabel tersebut bersifat kuat dan positif. Kesimpulan : ada hubungan antara pola makan dengan tekanan darah lansia.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Sikap Mahasiswa Di Masa Pandemi Covid-19 Di STIKES Mataram Robiatul Adawiyah; Ageng Abdi Putra; Suibatul Islamiah
Jurnal PRIMA Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v8i1.253

Abstract

Upaya pemutusan mata rantai penyebaran covid-19 memerlukan pemahaman dan pengetahuan yang baik dari seluruh elemen termasuk mahasiswa. Pada kasus pandemi covid19 di Indonesia, pengetahuan mahsiswa tentang covid-19 sangat diperlukan sebagai dasar mahasiswa dalam menunjukan sikap pencegahan covid-19. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap mahasiswa di masa pandemic covid-19 di Stikes Mataram Metode: Penelitian Deskriptif Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian adalah mahasiswa S1 Keperawatan dan kebidanan yang sedang melakukan pendidikan di perguruan tinggi Stikes Mataram berjumlah 206 orang dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 52 maasiswa dengan metode pengambilan sampel yaitu Random Sampling. Pengambilan data menggunakan kuisioner dan uji analisa data dengan Spearman rank Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 52 responden, tertinggi pada pengetahuan baik sebanyak 33 responden (63,5%) dan pada sikap baik sebanyak 28 responden (53,8%). Analisa data dengan Spearman rank didapatkan nilai p value = 0.1 sehingga Pvalue>0,05 yang bermakna “Tidak ada hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap mahasiswa di masa pandemi covid-19 di STIKES Mataram”. Kesimpulan: Tingkat pengetahuan tidak mempengaruhi sikap mahasiswa di masa pandemi covid-19. Sehingga perlu adanya perhatian yang lebih dalam hal meningkatkan perilaku masyarakat untuk lebih baik melakukan protokol kesehatan harus ditingkatkan.
Religiusitas Dan Interaksi Sosial Dengan Depresi Lansia Di Panti Werdha Kota Mataram Ni Made Sumartyawati; Yeni Marliani; Ageng Abdi Putra; I Made Eka Santosa; Sukardin Sukardin
Jurnal PRIMA Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v8i1.268

Abstract

Pendahuluan: Berkurangnya interaksi sosial pada lansia menyebabkan perasaan terisolir sehingga lansia menyendiri dan rentan terhadap depresi. Terdapat 5 dari 10 lansia di Balai Sosial Lanjut Usia (BSLU) Mandalika menyatakan sulit berkonsenterasi, merasa malas, mudah tersinggung dan kurang bersemangat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan melihat religiusitas dan interaksi sosial dengan depresi pada lansia. Metode: Penelitian ini adalah penelitian korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah lansia beragama Islam yang tinggal di BSLU Mandalika sebanyak 83 orang. Sampel sebanyak 83 orang menggunakan total sampling. Mengetahui hubungan antar dua variabel digunakan uji statistik spearman rank. Hasil: Religiusitas lansia kategori baik sebanyak 75 (95.2%) orang, dan kategpri cukup sebanyak 4 (4.8%) orang. Interaksi sosial lansia kategori cukup sebanyak 44 (53%) orang dan kategori kurang sebanyak 39 (47%) orang. Depresi lansia pada kategori tidak depresi sebanyak 59 (71.1%) orang dan kategori ringan 24 (28.9%) orang. Hasil P value pada uji spearman rank religiusitas dengan depresi sebesar 0.196 dengan α 0.05, sehingga P > α dan artinya tidak ada hubungan religiusitas dengan depresi. P value sebesar 0.541 > α 0.05, artinya tidak ada hubungan interaksi sosial dengan depresi. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan religiusitas dan interaksi sosial dengan depresi lansia di BSLU Mandalika mataram.
Studi Serial Retensi Pengetahuan Masyarakat Awam Post Training Tentang Hands Only CPR Indah Dwi Aulya; Antoni Eka Fajar Maulana; Nia Firdiyanti; I Made Eka Santosa
Jurnal PRIMA Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v8i1.284

Abstract

Pendahuluan: Henti Jantung masih menjadi masalah besar di seluruh dunia dan menjadi masalah global yang terus didiskusikan oleh tenaga Kesehatan. Di negara maju sekalipun, masalah henti jantung masih menjadi fokus utama untuk diselesaikan. Di Indonesia, penyakit jantung dan pembuluh darah secara konsisten tetap menduduki peringkat pertama penyebab kematian di Indonesia. Masyarakat awam sangat potensial dalam perannya sebagai Bystander CPR untuk membantu menyelesaikan kasus henti jantung di berbagai situasi termasuk di lingkungan masyarakat. Tujuan: Penelitian untuk melihat retensi pengetahuan masyarakat awam tentang hands only CPR dengan studi serial Metode: Penelitian Deskriptif dengan subjek penelitian ini adalah mahasiswa aktif STIKES Mataram program studi S1 Keperawatan semester 2 dengan populasi 63 orang. Pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas dan data yang dihasilkan diolah menggunakan analisis deskriptif sederhana. Hasil: Sebelum dilakukannya pelatihan (Pre) variabel pengetahuan rata-rata responden sebanyak 48,8%, Kemudian sesaat setelah dilakukan pelatihan (post 1), kemampuan pengetahuan ratarata responden mencapai 85,7%. Kemudian pada hasil post test kedua (dua minggu setelah pelatihan) dan ketiga (1 bulan setelah pelatihan) berturut turut menurun menjadi 77,9% dan 73,0%. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan pengetahuan responden tentang Hands Only CPR sesaat setelah pelatihan, kemudian diikuti dengan penurunan pengetahuan yang tidak signifikan atau dengan kata lain cenderung stabil pada post test kedua (2 minggu setelah pelatihan) dan post test ketiga (1 bulan setelah pelatihan).

Page 1 of 2 | Total Record : 12