cover
Contact Name
Hadisa Putri
Contact Email
hadisaputri921@gmail.com
Phone
+6282159845618
Journal Mail Official
jurnalilmiahedukatif@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Sejangkung No. 126 Kawasan Pendidikan Sebayan Sambas 79462 » Tel / fax : 082316769977 / (0562) 39187
Location
Kab. sambas,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL ILMIAH EDUKATIF
ISSN : 24423858     EISSN : 27454681     DOI : -
Materi Pendidikan Islam, Aktivitas Pembelajaran; Kurikulum Pendidikan; Politik Pendidikan; Filsafat Pendidikan; Manajemen Pendidikan; Sejarah Pendidikan Islam; Sejarah Pendidikan IslamProfesi Keguruan meliputi; Kompetensi Guru; Kinerja Guru dan Interaksi Guru dan Siswa
Articles 163 Documents
Pengaruh Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial terhadap Kualitas Penulisan Akdemik Mahasiswa: Studi pada Perguruan tinggi Keagamaan Islam Muhammad Rizal; Muhammad Trio Mahfudz; Muhammad Jarir; Surawan
Jurnal Ilmiah Edukatif Vol. 12 No. 01 (2026): Januari-Juni
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH INSTITUT AGAMA ISLAM SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/jie.v12i01.5144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penggunaan pemanfaatan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) terhadap kualitas penulisan akademik mahasiswa pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam. Penelitian menerapkan metode kuantitatif dengan desain ex post facto. Penelitian ini melibatkan 34 responden yang valid dari Program Studi Pendidikan Agama Islam di UIN Palangkaraya yang telah menggunakan AI dalam kegiatan penulisan akademik. Data dihimpun melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan uji reliabilitas, korelasi Pearson, serta regresi linear sederhana. Hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,897 untuk variabel pemanfaatan AI dan 0,905 untuk kualitas penulisan ilmiah, yang menandakan tingkat reliabilitas yang tinggi. Hasil analisis korelasi menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan (r = 0,648; p < 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) yang mencapai 0,420 mengindikasikan bahwa penggunaan AI memberikan kontribusi sebesar 42% terhadap peningkatan kualitas penulisan akademik. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa AI dapat meningkatkan aspek teknis dalam penulisan akademik apabila digunakan secara etis dan bertanggung jawab. Namun demikian, AI sebaiknya berfungsi sebagai alat pendukung dan tidak menggantikan proses pemikiran kritis mahasiwa.
PERBEDAAN KEBUTUHAN LAYANAN BK BERDASARKAN TAHAP PERKEMBANGAN USIA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PROGRAM BK INKLUSIF: KAJIAN PUSTAKA Patriana
Jurnal Ilmiah Edukatif Vol. 12 No. 01 (2026): Januari-Juni
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH INSTITUT AGAMA ISLAM SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/jie.v12i01.5195

Abstract

This research is motivated by the importance of understanding the differences in guidance and counseling (GC) service needs at each stage of developmental age as a basis for designing effective and inclusive programs. This study aims to analyze the differences in guidance and counseling (GC) service needs across various developmental stages and their implications for the development of inclusive GC programs. Employing a qualitative approach with a literature study method, this research reviews primary and secondary sources, including books, national and international journal articles, and relevant educational policies. Data were collected through literature review, while data analysis followed the Miles and Huberman model, consisting of (1) data reduction, (2) data display, and (3) conclusion drawing and verification. The validity of the data was ensured through source triangulation. The findings indicate that GC service needs evolve according to developmental stages: elementary school-aged children require support in emotional regulation, social adaptation, and learning readiness; adolescents need services related to identity development, social relationships, and career planning; while young adults require assistance in career counseling, decision-making, and interpersonal skills development.
Transformasi Manajemen Dosen Pendidikan Tinggi melalui Integrasi Artificial Intelligence dalam Pembelajaran Masmur M
Jurnal Ilmiah Edukatif Vol. 11 No. 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH INSTITUT AGAMA ISLAM SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/jie.v11i2.5219

Abstract

Era transformasi digital telah membawa perubahan paradigma yang signifikan dalam ekosistem pendidikan tinggi, khususnya melalui integrasi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep transformasi manajemen dosen pendidikan tinggi dalam konteks integrasi AI serta mengkaji implikasinya terhadap pengembangan kompetensi, kinerja, dan profesionalisme dosen berdasarkan kajian literatur. Menggunakan metode penelitian pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dari berbagai artikel ilmiah, buku, dan dokumen kebijakan yang relevan. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi manajemen dosen memerlukan pergeseran dari pendekatan administratif tradisional menuju manajemen talenta berbasis data yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Implikasi dari integrasi AI menuntut dosen untuk tidak hanya menguasai materi dan pedagogi, tetapi juga kompetensi digital yang komprehensif, sebagaimana dikonseptualisasikan dalam kerangka Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dan Digital Competence for Educators (DigCompEdu). Integrasi AI dalam pembelajaran terbukti mampu meningkatkan efisiensi evaluasi kinerja dan personalisasi pembelajaran, namun sekaligus menghadirkan tantangan baru terkait etika akademik dan moralitas. Oleh karena itu, institusi pendidikan tinggi perlu merumuskan ulang strategi pengembangan sumber daya manusia yang berfokus pada pelatihan berkelanjutan, kepemimpinan adaptif, dan pembentukan budaya organisasi yang responsif terhadap inovasi teknologi, guna memastikan bahwa AI berfungsi sebagai alat pemberdayaan bagi dosen, bukan sebagai pengganti peran esensial pendidik.