cover
Contact Name
Hadisa Putri
Contact Email
hadisaputri921@gmail.com
Phone
+6282159845618
Journal Mail Official
jurnalilmiahedukatif@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Sejangkung No. 126 Kawasan Pendidikan Sebayan Sambas 79462 » Tel / fax : 082316769977 / (0562) 39187
Location
Kab. sambas,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL ILMIAH EDUKATIF
ISSN : 24423858     EISSN : 27454681     DOI : -
Materi Pendidikan Islam, Aktivitas Pembelajaran; Kurikulum Pendidikan; Politik Pendidikan; Filsafat Pendidikan; Manajemen Pendidikan; Sejarah Pendidikan Islam; Sejarah Pendidikan IslamProfesi Keguruan meliputi; Kompetensi Guru; Kinerja Guru dan Interaksi Guru dan Siswa
Articles 159 Documents
Inovasi Teknologi dalam Pendidikan Jarak Jauh: Kajian Literatur Zahro Rokhmawati; Aslan, Aslan; Farchan, Achmad
Jurnal Ilmiah Edukatif Vol. 11 No. 1 (2025): Juni
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH INSTITUT AGAMA ISLAM SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/jie.v11i1.3735

Abstract

Kajian literatur ini mengeksplorasi dampak dan implikasi dari inovasi teknologi dalam pendidikan jarak jauh. Dengan kemajuan teknologi digital dan internet, pendidikan jarak jauh telah mengalami transformasi signifikan, memungkinkan akses pendidikan yang lebih luas dan fleksibel bagi beragam populasi pelajar. Studi ini mengulas berbagai teknologi yang digunakan, seperti video conference, Learning Management Systems (LMS), dan aplikasi pembelajaran interaktif, serta bagaimana teknologi tersebut meningkatkan efisiensi dan kualitas pembelajaran. Meskipun demikian, kajian ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan yang masih dihadapi dalam implementasi teknologi dalam pendidikan jarak jauh, termasuk ketidaksesuaian akses teknologi, keterampilan digital yang bervariasi, dan masalah privasi dan keamanan data. Dengan mengintegrasikan perspektif dari berbagai penelitian dan laporan, kajian ini memberikan wawasan penting mengenai cara-cara efektif untuk memanfaatkan inovasi teknologi dalam pendidikan jarak jauh, serta strategi untuk mengatasi hambatan guna mencapai implementasi yang lebih inklusif dan adil.
Pendidikan Multikultural dan Kebijakan untuk Mempromosikan Toleransi Abdul Wahab Syakhrani; Hasanah, Mauizatul; Rozak, Abdul
Jurnal Ilmiah Edukatif Vol. 11 No. 1 (2025): Juni
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH INSTITUT AGAMA ISLAM SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/jie.v11i1.3736

Abstract

Pendidikan multikultural memainkan peran esensial dalam mengembangkan masyarakat yang menghargai keragaman dan mempromosikan toleransi. Dengan mengintegrasikan pemahaman tentang berbagai budaya, nilai, dan perspektif dalam kurikulum pendidikan, dapat mengurangi prasangka dan stereotip yang sering kali menjadi sumber konflik dan diskriminasi. Kebijakan pendukung, termasuk pelatihan berkelanjutan bagi guru dalam menyampaikan materi multikultural, pengembangan kurikulum yang inklusif, serta penegakan kebijakan anti-diskriminasi, semuanya berkontribusi dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan menghormati keberagaman. Kolaborasi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan organisasi masyarakat adalah kunci untuk mengatasi tantangan dalam implementasi pendidikan multikultural dan untuk memperkuat inisiatif yang mempromosikan toleransi dan inklusi. Melalui pendekatan holistik ini, generasi muda dapat tumbuh dengan pemahaman yang lebih baik tentang kompleksitas dunia, serta dengan sikap yang lebih terbuka dan menghormati perbedaan budaya.
SIKAP BAHASA SISWA KELAS VII A SMP NEGERI 3 MANDOR TERHADAP BAHASA INDONESIA mulya karlina, elsa
Jurnal Ilmiah Edukatif Vol. 11 No. 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH INSTITUT AGAMA ISLAM SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/jie.v11i2.4446

Abstract

The phenomenon that emerged in this study was the language attitudes of class VII A students at SMP Negeri 3 Mandor toward the use of Indonesian, both inside and outside the classroom. Although Indonesian is used formally in learning activities, students still tend to prefer using regional languages in daily interactions, especially outside the classroom. This study used a case study approach with 15 class VII A students and one language teacher as subjects. Data collection techniques included a questionnaire to measure students' cognitive, affective, and conative attitudes, as well as in-depth interviews to obtain an actual picture of Indonesian language use in daily interactions. Data were analyzed qualitatively through data reduction, presentation, and verification. The results showed that students' level of Indonesian language mastery and use was relatively low in both contexts. In the classroom, students often did not pay attention to spelling rules and standard sentence structures, appeared less enthusiastic in oral discussions, and tended to be passive when given speaking assignments. Outside the classroom, Indonesian language practice declined; students often communicated using a mixture of regional languages and slang in casual conversations. The influence of peer groups and informal communication habits were the main causes of this inconsistency
Kelayakan E-Modul Submateri Pemanfaatan Keanekaragaman Hayati Aisyah; Dra. Syamswisna, M. Si; Titin, S. Pd. Si., M. Pd
Jurnal Ilmiah Edukatif Vol. 11 No. 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH INSTITUT AGAMA ISLAM SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/jie.v11i2.3820

Abstract

The purpose of this study was to test the feasibility or not of e-module teaching materials for the use of biodiversity in class X high school. E-modules are created sourced from the results of an inventory of plants that are useful as natural cosmetics in Mega Blora Hamlet, Kubu Raya Regency. The research method applied is descriptive quantitative which is carried out with the steps of plant inventory, making e-module teaching materials, validation of teaching materials and data analysis. The validity test of the e-module of cosmetic plants is measured through four aspects, namely proportionality, grinding, content validity and fertility, which contains 16 criteria. The e-module validators were 2 biology education lecturers and 3 high school class X biology teachers selected through purposive sampling method, namely SMAN 1 Sungai Ambawang, SMAN 12 Pontianak and SMAN 1 Siantan. In the analysis, the data were examined based on the formula CVR and CVI according to Lawshe (1975) so obtained the result CVR 0.99 and the result CVI 0.99, which means that the teaching material of the electronic module is declared valid or worthy to be applied as a learning resource to the sub-material of biodiversity utilization of class X high school.
The Gender Equality in Education According to Quran : Analysis of Women's Educational Access Rights Gintari, Ayu; Abubakar, Achmad; Mardan
Jurnal Ilmiah Edukatif Vol. 11 No. 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH INSTITUT AGAMA ISLAM SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/jie.v11i2.4378

Abstract

The issue of gender equality in education remains a multidimensional problem encompassing theological, social, and cultural aspects. Although Islam normatively affirms the spiritual and intellectual equality between men and women, empirical realities within many Muslim societies continue to reflect patriarchal biases that restrict women’s access to education. This study aims to analyze the concept of gender equality in education based on the Qur’anic perspective, emphasizing women’s rights to acquire knowledge. Employing a qualitative approach through thematic interpretation (tafsīr maudhū‘ī) and the sociology of education framework, the study finds that the Qur’an regards education as a universal human right, not limited by gender. The persistence of inequality stems not from Islamic teachings but from socio-cultural structures and patriarchal interpretations of religious texts. Within this framework, Islamic education should function as a means of liberation, in line with Paulo Freire’s critical pedagogy, by fostering critical consciousness against social and gender injustices. The findings imply the need for reformulating Islamic education curricula with a gender-equitable perspective, strengthening teachers’ gender awareness, and developing contextual Qur’anic interpretations. Such reforms are essential to transform Islamic education into an instrument for building a civilized, egalitarian, and socially just society.
PENDIDIKAN KESEHATAN DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN: STUDI TERHADAP AYAT-AYAT TENTANG PERINTAH MENJAGA KESEHATAN Aswan, Ahmad Rathomi; Abubakar, Achmad; Mardan
Jurnal Ilmiah Edukatif Vol. 11 No. 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH INSTITUT AGAMA ISLAM SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/jie.v11i2.4450

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membangun kerangka konseptual pendidikan kesehatan yang komprehensif melalui analisis sistematis dan tematik (maudhu'i) terhadap ayat-ayat al-Qur'an tentang perintah menjaga kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis library research. Penelitian ini menganalisis data primer dari al-Qur'an dan kitab tafsir klasik-kontemporer, didukung sumber sekunder dari literatur keislaman dan kesehatan modern. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa al-Qur'an mempresentasikan paradigma kesehatan holistik yang mengintegrasikan empat dimensi: jasad (fisik), nafs (psiko-emosional), aql (intelektual-kognitif), dan ruh (spiritual-transendental). Penelitian ini mengidentifikasi empat prinsip dasar pendidikan kesehatan Qur'ani: pencegahan (al-wiqaayah), keseimbangan (al-tawazun), kemurnian (al-thaharah), dan tanggung jawab (al-mas'uliyyah), yang diimplementasikan melalui metode multidimensi berupa keteladanan (al-qudwah), nasihat tepat (al-mau'izhah), dan pembiasaan (al-ta'wid). Penelitian menunjukkan konvergensi signifikan antara wisdom kesehatan dalam al-Qur'an dengan temuan ilmiah modern, sekaligus meneguhkan landasan spiritual-etika yang melengkapi pendekatan sekuler. Kerangka yang dihasilkan menawarkan model pendidikan kesehatan integratif yang relevan untuk pengembangan strategi promosi kesehatan kultural-sensitif, kurikulum kesehatan berbasis nilai, dan kebijakan kesehatan holistik, khususnya bagi populasi Muslim.
Implementasi Kurikulum Merdeka Sebagai Wujud Pembelajaran Abad 21 Dalam Meningkatkan Profil Pelajar Pancasila Sekolah Dasar Dahlan, Taufiqulloh; Aisyah, Marsha Anadia; Nabila Kusumah, Githania Anggian; Salsabila , Najwaa Riffa; Agustiani, Hilyatul Aulia; Rizki Meilani, Elsa Dwi
Jurnal Ilmiah Edukatif Vol. 11 No. 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH INSTITUT AGAMA ISLAM SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/jie.v11i2.4503

Abstract

This study analyzes the implementation of the Merdeka Curriculum in elementary schools as a form of 21st-century learning to improve the Pancasila Student Profile. The research method used a literature study by collecting and analyzing data related to learning practices, 21st-century skills development, and character building in students. The results show that the Merdeka Curriculum provides flexibility in learning management, facilitates project-based activities, and adapts strategies to student needs. This approach supports the development of critical thinking, creativity, collaboration, as well as student responsibility and independence. The involvement of parents and the school environment also strengthens the internalization of character values. These findings confirm that the Merdeka Curriculum shapes students who are academically competent and have character in accordance with the Pancasila Student Profile. Keyword: Merdeka Curriculum, 21st Century Learning, Pancasila Student Profile, Elementary School, Project-Based Learning.
Pengaruh Keterlibatan Pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) terhadap Prestasi Belajar Siswa Nur Aisyah Agustin Bakhri; Kustati, Martin; Gusmirawati
Jurnal Ilmiah Edukatif Vol. 11 No. 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH INSTITUT AGAMA ISLAM SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/jie.v11i2.4615

Abstract

The background to this study is that several activities carried out by the Student Council (OSIS) at SMA Negeri 16 Padang take up some of the students' learning time in class, which could have an impact on the academic performance of students who are members of the Student Council (OSIS). This study aims to determine the extent to which involvement as an administrator of the Intra-School Student Organization (OSIS) affects the academic achievement of students at SMA Negeri 16 Padang. This research method is an Ex Post Facto quantitative study designed with a cross-sectional design, with a population of 48 students who are members of OSIS (the Intra-School Student Organization) at SMA Negeri 16 Padang. The data collection techniques used in this study were observation, questionnaires, and documentation. The results of the study found that involvement as a member of the Intra-School Student Organization (OSIS) had an effect on the academic achievement of students at SMA Negeri 16 Padang, with a percentage of 46.8%. Considering the results of the hypothesis test, we found that H0 was rejected and Ha was accepted, and that there was an influence of involvement as a member of the Intra-School Student Organization (OSIS) on the academic achievement of students at SMA Negeri 16 Padang.
Meningkatkan Literasi Baca Melalui Taman Baca Masyarakat, Pameran Buku, dan Bazar Murah Kurniasari, Suci; Sabardila, Atiqa
Jurnal Ilmiah Edukatif Vol. 11 No. 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH INSTITUT AGAMA ISLAM SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/jie.v11i2.4618

Abstract

Absatrack Literacy is a person's ability to deal with text, namely understanding the meaning in a written text, both implicitly and explicitly and through the text can use it to improve understanding and ability by expressing it through a logically structured writing. Literacy does not only include reading and writing skills but also understanding, analyzing, critically assessing, and reflecting on the content of the reading. However, the literacy skills and interest in reading of the Indonesian people are still relatively low. Especially in Karanganyar Regency, out of the 3 closest regencies of Sukoharjo, Wonogiri, and Karanganyar, according to BPS, Karanganyar Regency is ranked last. For this reason, the Community Reading Park, Book Exhibition, and Cheap Book Bazaar activities were held by the Karanganyar Archives and Library Service. By conducting observations through short interviews with librarians and seeing the facts directly in the field, visitors who came to the Karanganyar Literacy Festival for 4 days totaled 3592 people. This can be concluded that many are interested in holding the Karanganyar Literacy Festival and this event helps to improve Literacy in Karanganyar Regency. Keyword: Literacy, reading, books. Abstrak Literasi baca-tulis merupakan kemampuan seseorang dalam menghadapi teks, yakni memahami makna dalam suatu teks tertulis, baik secara implisit maupun eksplisit dan melalui teks tersebut dapat menggunakannya untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan dengan cara menuangkannya melalui suatu tulisan yang tersusun secara logis Literasi tidak hanya mencakup keterampilan membaca dan menulis saja namun juga memahami, menganalisis, menilai secara kritis, serta merefleksikan isi bacaan. Namun demikian, kemampuan literasi dan minat dalam membaca masyarakat Indonesia masih tergolong rendah. Khususnya kabupaten karanganyar dari 3 kabupaten terdekat Sukoharjo, wonogiri, dan Karanganyar menurut BPS kabupaten Karanganyar berada diurutan terakhir. Untuk itu diselenggarakan kegiatan Taman Baca Masyarakat, Pameran Buku, dan Bazar Murah Buku oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Karanganyar. Dengan melakukan observasi melalui wawancara singkat dengan pustakawan dan melihat langsung fakta dilapangan, pengunjung yang datang di Festival Literasi Karangnyar selama 4 hari total 3592 orang. Hal ini dapat disimpulkan bahwa banyak yang berminat dalam pengadaan Festival Literasi Karanganyar dan acara ini membantu untuk meningkatkan Literasi di kabupaten karanganyar. Kata kunci : literasi, membaca, buku.