Jurnal Sosiohumaniora Kodepena (JSK)
Jurnal Sosiohumaniora Kodepena merupakan jurnal peer-reviewed dan open-access journal dengan bidang kajian Ilmu Sosial dan Humaniora yang diterbitkan oleh Komunitas Dosen Penulis dan Peneliti Indonesia (Kodepena). JSK untuk pertama kalinya diterbitkan pada Juni 2020 sebagai jurnal media/berkala ilmiah di bidang sosial dan humaniora bagi para ahli sosiohumaniora, yang berupa hasil penelitian, penyuluuhan, kajian teori, ide gagasan, bersifat original dan baru serta belum pernah dipublikasikan pada wadah publikasi ilmiah lainnya. Sebagai jurnal multidisiplin pada skala nasional yang mencakup berbagai masalah dalam studi ilmu sosial dan humaniora, jurnal ini juga memperhatikan isu-isu utama mengenai pengembangan sosial dan humaniora termasuk politik, hukum dan ekonomi, ilmu pemerintahan, antropologi, studi bisnis, ilmu komunikasi, tata kelola perusahaan, studi lintas budaya, demografi, studi pengembangan, pendidikan, etika, geografi, sejarah, hubungan internasional, ilmu bahasa, ilmu perpustakaan, studi media, kesehatan masyarakat, filsafat, dan lain-lain. Penerbitan JSK diterbitkan dua kali setahun, yaitu pada bulan Mei dan Nopember
Articles
114 Documents
Penerapan Model Discovery Learning Berbantuan Software Geogebra Terhadap Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa pada Materi Hubungan Garis Lurus dan Sudut di Kelas X Man 1 Banda Aceh
Gunanjar, Dhian;
Bansu I. Ansari
Jurnal Sociohumaniora Kodepena (JSK) Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Sosiohumaniora Kodepena
Publisher : Kodepena Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54423/jsk.v4i2.153
Abstrak. Matematika merupakan salah satu cabang ilmu pengetahuan yang dipelajari mulai dari SD sampai dengan perguruan tinggi. Amanat kurikulum 2013 menyarankan agar guru harus kreatif baik dalam menyiapkan kegiatan/pengalaman belajar bagi siswa, juga dalam memilih kompetensi dari berbagai mata pelajaran dan mengaturnya agar pembelajaran menjadi lebih bermakna, menarik, dan menyenangkan. Discovery Learning merupakan sebuah model pengajaran yang dirancang dengan tujuan untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan berfikir dan mengembangkan kemampuan dalam memecahkan masalah kehidupan sehari-hari. Penggunaan IT dalam pembelajaran juga harus terintegrasi dengan baik. Artinya IT digunakan dalam proses belajar mengajar. Salah satu aplikasi yang dapat digunakan oleh siswa untuk membantu belajar matematika adalah Geogebra. Geogebra adalah software matematika dinamis yang menggabungkan geometri, aljabar, dan kalkulus dapat digunakan sebagai alat bantu dalam pembelajaran matematika. Tujuan ujicoba ini adalah untuk mengetahui pemahaman matematika siswa pada pembelajaran hubungan garis lurus dan sudut dengan penerapan model Discovery Learning berbantuan Geogebra di kelas X Man 1 Banda Aceh. Metode yang digunakan dalam ujicoba ini adalah deskriptif. Data diperoleh dari angket dan hasil tes pemahaman. Berdasarkan hasil ujicoba, proses pembelajaran berlangsung kondusif dan siswa aktif dan bersemangat mengikuti proses pembelajaran. Jika dipandang dari segi ketercapaian tujuan pembelajaran dapat disimpulkan bahwa sudah tercapai ditunjukkan dari nilai siswa adalah 74,2artinya pemahaman siswa tentang materi hubungan garis dan sudut baik. Dari angket yang dibagikan menunjukkan (3,35) respon siswa sangat positif terhadap penggunaan media sirkuit matematika dalam pembelajaran.
Analisis Pengaruh Media Pembelajaran Berbasis E-Learning Saat Krisis Pandemik Covid-19 Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Belajar Peserta Didik
Rosa, Liszulfah;
Dea Julianingsih1;
Zulherman
Jurnal Sociohumaniora Kodepena (JSK) Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Sosiohumaniora Kodepena
Publisher : Kodepena Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54423/jsk.v4i2.156
Pada akhir tahun 2019 yang juga awal tahun 2020 seluruh negara di berbagai belahan dunia digemparkan dengan merebaknya virus yang cukup membahayakan yaitu corona virus jenis baru (SARS-CoV-2) dan penyakitnya disebut Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) tak terkecuali di negara Indonesia. Pada awalnya pemerintah Indonesia tidak mengambil langkah-langkah yang diberlakukan oleh beberapa negara lain yang terdampak COVID-19. Sehingga wabah COVID-19 ini menjadi hal yang serius dan mengkhawatirkan bagi negara Indonesia, karena banyak warga Indonesia yang terpapar COVID-19. Selain itu berbagai sektor di Indonesia terkena dampak dari virus satu ini mulai dari sektor perekonomian, pendidikan, dan sektor lainnya. Maka dari itu, pemerintah berinisiatif melakukan berbagai upaya, salah satunya adalah dengan menerapkan sistem LFH (Learn From Home) untuk para peserta didik, dimana para peserta didik tetap mendapatkan bimbingan pembelajaran melalui e-learning yang diselenggarakan oleh sekolah atau kampus tersebut. Dengan memanfaatkan berbagai media pembelajaran khususnya media pembelajaran berbasis e-learning melalui beberapa aplikasi pendidikan, para pendidik dapat tetap mengajar begitu pula dengan para peserta didik untuk tetap belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dengan skala likert dan teknik pengumpulan data melalui pengisian angket di google form dan tinjauan literatur atau studi pustaka dari berbagai jurnal. Jumlah sampel 80 peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan. Penelitian dibatasi hanya untuk mengukur aspek pemahaman siswa menengah dalam belajar dengan diterapkannya e-learning selama pandemikk. Setelah di analisis melalui tinjauan literatur dan melakukan pengolahan data, ditemukan bahwa media pembelajaran berbasis e-learning berupa aplikasi ini cukup membantu, efektif, dan efisien bagi peserta didik baik dalam proses penyampaian bahan pembelajaran oleh pendidik dan proses pemahaman konsep belajar. Maka, peran aplikasi berbasis e-learning bermanfaat sebagai sumber belajar pada saat krisis pandemik COVID-19. Dengan penerapan e-learning dalam masa pandemikk mampu menaikan level pengetahuan dan ketrampilan pendidik dan peserta didik dalam kompetensi era digitalisasi yang telah mendunia dalam revolusi industri 4.0
Pemanfaataan Obat Tradisional Sebagai Pengobatan Alternatif Individu Di Indonesia
Theresiana, Yunita;
Kamaluddin;
Sriati;
Lili Erina
Jurnal Sociohumaniora Kodepena (JSK) Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Sosiohumaniora Kodepena
Publisher : Kodepena Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54423/jsk.v5i1.157
Traditional medicine is the cultural heritage of the Indonesian nation that needs to be preserved and developed to support the nation's health development while improving the people's economy. Until now, traditional medicine is an alternative that is still widely used by the people of Indonesia. One of the traditional medicine used by most Indonesian people is herbal medicine. This study aims to analyze the influence of individual characteristic of drug user as an alternative medicine. Methods: This research is an analytic survey with cross sectional approach. Methods: The number of respondents is 400 samples.The sampling technique is done randomly based on the village clusters. Data collection is performed through interviews using questionnaires. Data analysis techniques use univariate and bivariate analysis using chi square test.Results: The results of bivariate analysis show that age, sex, education, occupation, ethnicity and variables utilization of traditional medicine are significant.Conclusion: Encouraging the achievement of acceleration of MDGs (Millennium Development Goals) through efforts to promote and preventif Traditional Health Services, especially through the utilization of traditional medicine that has been tested clinical and laboratory by experts in their field of individual user of traditional medicine as an alternative medicine is influenced by sex, education, occupation and ethnicity seem that those are individual characteristic are significant but age variable does not affect one's behavior because traditional medicine is easy to obtain and cheaper in terms of costs incurred.
Peran Surirumah “Multitaskng” Menuju Masyarakat Global 5.0
Oktaviany, Venny
Jurnal Sociohumaniora Kodepena (JSK) Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Sosiohumaniora Kodepena
Publisher : Kodepena Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54423/jsk.v4i2.158
Artikel ini menjelaskan tentang posisi peran surirumah (permaisuri rumah atau ibu rumah tangga), melalui gambaran mengenali postur genetik seluruh keluarga yang akan memudahkan menciptakan keluarga hebat yang samara. Sebuah profesi yang masih dianggap sederhana walau untuk menjadi surirumah memerlukan serangkaian sikap mental dan kecakapan khusus yang layak untuk dihargai, bukan hanya dengan pujian, bahkan dengan bayaran. Komitmen untuk menjadi seorang surirumah terutamanya surirumah masa kini dan seterusnya seolah membuat suatu perjanjian bahwa akan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Melalui studi tentang konsep dan hasil kajian telaah berdasarkan skema Stifin dengan score of spouse yang terbaik memberikan gambaran bagaimana peran surirumah menjalankan perannya yang menjadikan bukan hanya suami yang terurus dengan baik namun anak-anaknya dan seluruh keluarga dapat menjadi aset-aset yang naik nilai terapresiasinya secara eksponensial.
IoT di Dapur Milenial, Harapan dan Tantangan Masa Depan
Nurwati, Tri
Jurnal Sociohumaniora Kodepena (JSK) Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Sosiohumaniora Kodepena
Publisher : Kodepena Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54423/jsk.v5i1.159
This study aims to examine how IoT is one of the industrial technologies serving human interests that will make human life more efficient. And how future technologies could be disastrous, such as lack of privacy. This progress indicates that it is becoming more modern and its long-term impact needs to be analyzed, so it is hoped that there will be a lot of research in various fields related to IoT challenges in the future. Also, the author hopes to increase women's knowledge about technology that will boom in the future.Internet of Things (IoT) makes people's lives smarter and modern. IoT can be applied in various activities, including activities in the kitchen. The kitchen is one of the places that has many technological advances in this millennial era, so rearranging the kitchen with a touch of technology goes hand in hand with the IoT revolution. This paper discusses IoT applications in the kitchen, especially safeguarding the use of gas stoves and regulating air quality in the kitchen. IoT technology in millennial kitchens can be used to remotely monitor kitchens
Kepemimpinan Transformasional Pengasuh Mempengaruhi Prestasi Akademis Taruna Akademi Kepolisian Sumber Sarjana
Earlyanti, Novi Indah;
Ronny Riantoko Epang
Jurnal Sociohumaniora Kodepena (JSK) Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Sosiohumaniora Kodepena
Publisher : Kodepena Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54423/jsk.v4i2.160
Akademi kepolisian (AKPOL) dituntut untuk dapat menghasilkan lulusan dengan prestasi terbaik. Salah satu unsur yang mempengaruhi prestasi lulusannya adalah peran pengasuh dalam memberikan pola pengasuhan dan menerapkan gaya kepemimpinan transformasional yang dapat memacu prestasi akademis taruna. Tujuan penelitian untuk melihat pengaruh gaya kepemimpinan transformasional terhadap prestasi akademis taruna kepolisian sumber sarjana. Pendekatan yang digunakan kuantitatif, didukung data kualitatif. Jumlah sampel 277 responden dan 4 orang informan. Pengumpulan data dengan kuesioner terdiri dari 30 butir pernyataan dan pedoman wawancara. Diperoleh persamaan regresi Ŷ = 2,43 + 0,003X1 + 0,001X2 + 0,002X3 + 0,01X4. Untuk mempertegas hasil ini, maka ditinjau kembali dengan menggunakan analisis jalur (Path Analysis), dengan alasan untuk meyakinkan bahwa secara simultan maupun parsial dengan alat yang berbeda akan menghasilkan kesimpulan yang sama. Maka pola kepemipinan transformasional pengasuh sangat efektif bila dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas hasil didik taruna akademi kepolisian. Kata kunci: kepemimpinan transformasional, pengasuh, prestasi akademis
Peran Perempuan Dalam Menanamkan Literasi Digital Pada Anak Usia Dini Dalam Menghadapi Era 5.0
Djafar, Rahmi
Jurnal Sociohumaniora Kodepena (JSK) Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Sosiohumaniora Kodepena
Publisher : Kodepena Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54423/jsk.v4i2.161
Perempuan saat ini sudah memiliki peran yang sangat strategis dalam hal pembangunan, termasuk dalam literasi digital, dengan lahirnya kesetaraan gender. Penelitian ini bertujuan melihat dan menjelaskan peran-peran penting perempuan dalam menangani perkembangan anak usia dini, dalam hal literasi digital, saat pesatnya perkembangan teknologi seperti saat ini. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan. Hasil penelitian merupakan peran penting perempuan di era digital dan bagaimana perempuan memberikan literasi pada anak usia dini dalam tumbuh kembangnya. Selain itu, perempuan adalah orang yang paling banyak berada dalam lingkungan sosial anak, maka sangat penting peran perempuan sebagai penuntun dalam proses tumbuh anak usia dini melalui literasi digital.
Peran Ibu Dalam Menanamkan Budaya Sensor Mandiri Anak Terhadap Teknologi Digital Dalam Menghadapi Era 5.0
Said, Ratna;
Suryanti
Jurnal Sociohumaniora Kodepena (JSK) Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Sosiohumaniora Kodepena
Publisher : Kodepena Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54423/jsk.v4i2.162
Masyarakat 5.0 memusatkan segala aktivitasnya melalui aplikasi teknologi digital. Penggunaan aplikasi teknologi pada kehidupan saat ini hampir seluruhnya mencakup aspek-aspek urgent dalam kehidupan seperti aspek dibidang ekonomi, kesehatan dan pendidikan. Penguna teknologi ini pun dari berbagai tingkat pendidikan, status sosial dan tingkatan usia. Anak merupakan salah satu dari tingkatan usia yang memanfaatkan media dari aplikasi teknologi digital untuk keperluan hiburan dan pendidikan.Pengaplikasian teknologi digital oleh anak tidak hanya memberikan dampak yang baik untuk perkembangan konitif atau intelegensi anak akan tetapi juga dapat memberikan dampak kurang baik sehingga diperlukan adanya tindakan pencegahan atau sensor mandiri anak. Untuk menghindari dampak kurang atau tidak baik ini maka diperlukan adanya filter atau sensor atau kemampuan untuk menyaring informasi yang layak atau tidak layak diterima. Ibu memiliki peran penting dalam penerapan budaya sensor mandiri terhadap aplikasi teknologi digital oleh anak dalam menghadapi era 5.0. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran ibu dalam menanamkan budaya sensor mandiri anak terhadap teknologi digital dalam menghadapi 5.0. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan. Hasil penelitian mengungkapkan peran penting ibu dalam menanamkan budaya sensor mandiri anak yaitu dengan cara memilih tayangan yang sesuai usia anak, menemani atau mendampingi anak ketika menonton siaran online, diet aplikasi digital, dan mengevaluasi tontonan anak.
Perempuan Pekerja Pariwisata dan Pandemi Covid-19
Santi Diwyarthi, Ni Desak Made
Jurnal Sociohumaniora Kodepena (JSK) Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Sosiohumaniora Kodepena
Publisher : Kodepena Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54423/jsk.v4i2.164
Situasi pandemi telah membuat kekacauan dunia. 81 % tenaga kerja di seluruh dunia terpaksa tidak bekerja karena mengalami dampak pandemi. Industri pariwisata, perdagangan, perkebunan, pendidikan, dan sektor lain terpengaruh. Pengangguran berlipat ganda, termasuk para perempuan pekerja. Riset ini merupakan studi dokumentasi yang mencoba memahami dampak pandemi Covid-19 terhadap dunia industri, terutama perempuan pekerja pariwisata. Pandemi Covid-19 membuat ribuan perempuan pekerja pariwisata di Bali tidak bekerja karena kehilangan pekerjaan, diminta mengambil cuti tanpa dibayar, beralih kepada bidang pekerjaan lain. Pariwisata Bali mengalami kerugian sebesar 9,7 trilyun per bulan dan berdampak pada pengusaha, pekerja, pemerintah dan masyarakat. Dibukanya destinasi wisata dan hotel dengan menetapkan protokol kesehatan yang sesuai standar Kemenparekraf
Masa Tua Yang Bahagia dan Berguna
Meliyana, Ernauli
Jurnal Sociohumaniora Kodepena (JSK) Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Sosiohumaniora Kodepena
Publisher : Kodepena Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54423/jsk.v4i2.165
Setiap orang ingin hidup bahagia, termasuk para lanjut usia (lansia). Kebahagiaan adalah sesuatu yang ingin dicapai oleh manusia, baik kaya maupun miskin. Setiap orang berhak mendapatkan kebahagiaannya dan berhak mendapatkan segala sesuatu yang ingin dicapai. Permasalahan dalam hidup tidak akan membatasi seseorang untuk berhenti mengejar kebahagiaan. Proses menua adalah suatu proses alami yang akan terjadi pada pada setiap makluk hidup. Semua makhluk hidup memiliki siklus kehidupan menuju tua yang diawali dengan proses kelahiran, tumbuh menjadi dewasa, berkembang biak, menjadi tua dan akhirnya tutup usia. Sedangkan usia lanjut adalah masa yang tidak bisa dielakkan bagi orang yang dikarunia umur Panjang Menjelang 21, dimana jumlah penduduk lansia sangat besar, dengan peningkatan harapan hidup lebih lama, sehingga lebih besar pula kemungkinan untuk menikmati hidup lebih lama. Kondisi ini dapat terjadi karena gaya hidup yang aktif, keterampilan yang positif, serta adanya relasi dan dukungan sosial yang baik. Menjadi individu yang aktif, penting bagi keberhasilan proses masa tua. Lanjut usia yang tidak memisahkan diri dalam kegiatan di masyarakat, dan berpartisipasi dalam kegiatan pengajian atau senam lansia, serta dapat berlibur, akan lebih puas dalam menjalani kehidupannya dan akan merasakan kebahagiaan dimasa tuanya.