cover
Contact Name
LA ODE ANHUSADAR
Contact Email
murhumjpaud@gmail.com
Phone
+6285241858344
Journal Mail Official
sadar.wanchines@gmail.com
Editorial Address
BTN BARUGA SARANANI LESTARI BLOK D2 NO.15 KOTA KENDARI PROVINSI SULAWESI TENGGARA
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
ISSN : -     EISSN : 27236390     DOI : 10.37985/murhum
Core Subject : Education,
Nama Jurnal : Murhum : jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Website : https://murhum.ppjpaud.org/index.php/murhum Publisher : PPJ PAUD Koordinator Sulawesi Terbit : 2 issues per Tahun Juli dan Desember Murhum : jurnal Pendidikan Anak Usia Dini merupakan jurnal yang menerbitkan artikel Hasil penelitian dan Pengabdian tentang Konsep keilmuan PAUD dibangun dari interdisiplin ilmu yang merupakan gabungan dari beberapa disiplin ilmu, diantaranya: 1. Psikologi Anak Usia Dini. 2. Fisiologi Anak Usia Dini. 3. Sosiologi Anak Usia Dini. 4. Ilmu pendidikan Anak Usia Dini. 5. Antropologi Anak Usia Dini. 6. Humaniora 7. Kesehatan dan Gizi Anak Usia Dini. 8. Neuro Sains atau ilmu tentang perkembangan otak Anak Usia Dini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,012 Documents
Comparative Analysis of Organizational Performance Across Institutional Sectors Based on Performance Technology Implementation Neni Sutrisni; Brigita Moudy Puspa Wardani; Dian Rizky Arfiana
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2026): Desember In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i2.2402

Abstract

This study presents a comparative analysis of the implementation of performance technology across various sectors, driven by the increasing adoption of digital technology but not yet accompanied by equitable performance outcomes. This study aims to examine differences in organizational performance across sectors and identify best practices that contribute to improved performance. The method used is a comparative quantitative approach with a cross-sectional design, involving samples from the education, industry, government, and public services sectors through a stratified random sampling technique. Data collection was conducted using a Likert-scale questionnaire that has been tested for validity and reliability, while data analysis used ANOVA and Tukey's post hoc test to identify significant differences between groups. The results show significant differences in performance across sectors, with the industry sector as the most superior, followed by public services, education, and government. These findings confirm that the success of performance technology implementation is influenced by organizational readiness, human resource competency, and the integration of technology systems with work processes. The conclusions of this study emphasize the importance of a contextual approach in the implementation of performance technology and the need for capacity building and adaptive strategies in each sector. Further research is recommended to examine moderating factors in more depth with a longitudinal design to gain a more comprehensive understanding.
Effects of Mind Mapping, Cooperative Learning, and Learning Motivation on Elementary Students' Explanatory Text Retelling Achievement Lely Ardianingsih; Achmad Noor Fatirul; Cindy Asli Pravesti
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2026): Desember In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i2.2403

Abstract

Low learning outcomes in retelling explanatory texts remain a major challenge in Indonesian language learning among elementary school students, particularly in comprehending text content, organizing information, and presenting ideas coherently. This study examined the effects of Mind Mapping and Cooperative Learning methods, as well as learning motivation, on the learning outcomes of fifth-grade students. A quantitative experimental approach was employed using a Non-equivalent Control Group Design with a 2 × 2 factorial model. The sample consisted of 52 students divided into an experimental group taught through Mind Mapping and a comparison group taught through Cooperative Learning. Data were collected through learning outcome tests and learning motivation questionnaires and analyzed using Two-Way ANOVA. The findings revealed that Mind Mapping produced significantly better learning outcomes than Cooperative Learning. Learning motivation also significantly influenced learning outcomes, and a significant interaction was found between learning methods and motivation. These results highlight the importance of visual-based instructional strategies and motivational support in improving elementary Indonesian language learning.
Model KILAS: Kepemimpinan Transformasional Berbasis Kearifan Lokal dalam Pendidikan Karakter PAUD Siti Hajar; Pramono Pramono; Sutarno Sutarno
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2026): Desember In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i2.2407

Abstract

Krisis identitas budaya akibat globalisasi menuntut satuan PAUD menghadirkan pendidikan karakter yang kontekstual, autentik, dan berakar pada kearifan lokal Nusantara. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam mengintegrasikan kearifan lokal pada pendidikan karakter anak usia dini serta merumuskan Model KILAS sebagai kerangka operasional. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal di TK Negeri Pembina Kota Malang selama Februari-September 2025. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan FGD, kemudian dianalisis secara tematik dengan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan metode, member checking, audit trail, serta peer debriefing. Temuan menunjukkan bahwa kepala sekolah membangun ekosistem karakter melalui keteladanan kultural, integrasi kurikulum substantif, program budaya sekolah, serta kemitraan dengan komunitas adat dan orang tua. Strategi tersebut tampak pada peningkatan capaian karakter, terutama gotong royong dari 52% menjadi 78% BSB dan tanggung jawab dari 55% menjadi 74% BSB. Novelty penelitian terletak pada Model KILAS yang memadukan kepemimpinan, kurikulum, budaya sekolah, dan kemitraan komunitas sebagai sistem penguatan karakter PAUD berbasis kearifan lokal.
Peran Tradisi Gotong Royong dalam Memperkuat Identitas Budaya Anak Usia Dini: Systematic Literature Reciew Lolita Lolita; Yeni Rachmawati; Euis Kurniati
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2026): Desember In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i2.2408

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji secara sistematis peran tradisi gotong royong dalam memperkuat identitas budaya anak usia dini (AUD) di taman kanak-kanak (TK) melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA. Pencarian dilakukan pada basis data Google Scholar, SINTA, Scopus, ERIC, dan Semantic Scholar dengan rentang tahun 2020–2025. Dari 487 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 20 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara tematik. Hasil review menunjukkan bahwa (1) integrasi tradisi gotong royong berbasis kearifan lokal secara konsisten meningkatkan identitas budaya AUD di TK; (2) pendekatan pembelajaran berbasis proyek, bermain peran, dan seni budaya lokal terbukti efektif menginternalisasi nilai gotong royong; (3) peran guru, orang tua, dan komunitas adat bersifat sinergis dan tidak dapat dipisahkan; serta (4) Kurikulum Merdeka melalui program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) memberikan ruang yang signifikan bagi integrasi nilai budaya lokal. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi pengembangan kurikulum PAUD yang berbasis kearifan lokal, pelatihan kompetensi guru, serta kebijakan pelestarian budaya di era globalisasi.
Strategi Guru PAUD dalam Mereduksi Perilaku Agresif Anak Usia 5-6 Tahun melalui Pendekatan Pembelajaran yang Positif Umi Hasanah; Sugiana Sugiana
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2026): Desember In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i2.2410

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mereduksi perilaku agresif anak usia 5–6 tahun. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi nonpartisipan, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas dua guru kelompok B dan kepala sekolah. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam mereduksi perilaku agresif anak usia 5–6 tahun meliputi strategi modeling dengan memberikan contoh perilaku baik dan berbicara sopan, strategi pembiasaan melalui kegiatan antre dan menaati aturan kelas, strategi pendekatan emosional dengan menenangkan anak dan membantu anak mengungkapkan emosi secara positif, strategi penguatan melalui pemberian pujian dan token ekonomi berupa bintang, serta strategi katarsis melalui kegiatan fisik dan aktivitas motorik untuk menyalurkan emosi anak secara positif. Dari kelima strategi tersebut, strategi pembiasaan menjadi strategi yang paling efektif, karena diterapkan secara konsisten dalam kegiatan sehari-hari, sehingga membentuk pola perilaku positif yang tertanam pada diri anak. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi guru PAUD dalam menerapkan strategi untuk mereduksi perilaku agresif secara efektif di lingkungan sekolah.
Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 4–5 Tahun melalui Penerapan Senam Irama Kelinci Berbasis Musik Artificial Intelligence Zahra Ulum Raisa; Deri Hendriawan; Roby Naufal Arzaqi; Iik Nurulpaik
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2026): Desember In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i2.2411

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 4–5 tahun melalui kegiatan senam irama kelinci berbasis musik AI. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus, yaitu Siklus I, Siklus II, dan Siklus III, dengan melibatkan 15 anak kelompok A di RA Nurul Amal. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan instrumen penilaian kemampuan motorik kasar yang mencakup aspek kemampuan lokomotor dan nonlokomotor. Reliabilitas instrumen diuji menggunakan teknik Percentage of Agreement (PA) dan memperoleh koefisien reliabilitas sebesar 89,5%, yang menunjukkan tingkat konsistensi yang tinggi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase capaian perkembangan kemampuan motorik kasar anak pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik kasar anak secara bertahap pada setiap siklus. Persentase capaian kemampuan motorik kasar pada Siklus I sebesar 44,08% dengan kategori Mulai Berkembang (MB), meningkat menjadi 68,32% pada Siklus II dengan kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan mencapai 90,75% pada Siklus III dengan kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Temuan penelitian menunjukkan bahwa kegiatan senam irama kelinci berbasis musik AI efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 4–5 tahun.
Efektivitas Penggunaan Media Flashcard Puzzle dalam Meningkatkan Kemampuan Pengenalan Huruf Alfabet pada Anak Usia Dini Madiyana Madiyana; Pepi Nuroniah; Roby Naufal Arzaqi
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2026): Desember In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i2.2412

Abstract

Kemampuan mengenal huruf merupakan dasar penting dalam perkembangan literasi awal anak usia dini yang mendukung kemampuan membaca dan menulis pada jenjang pendidikan selanjutnya. Berdasarkan hasil observasi di PAUD Harapan Bunda, masih terdapat anak yang mengalami kesulitan mengenali dan membedakan huruf. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh metode pembelajaran yang kurang variatif serta penggunaan media pembelajaran yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media Flashcard Puzzle dalam meningkatkan kemampuan pengenalan huruf anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest terhadap 18 anak sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes unjuk kerja, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pengenalan huruf dengan rata-rata skor yang meningkat dari 9,94 menjadi 15,22. Nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05) menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah perlakuan. Dengan demikian, media Flashcard Puzzle efektif meningkatkan kemampuan pengenalan huruf pada anak usia dini.
Pemanfaatan Aplikasi CapCut sebagai Buku Penghubung Digital terhadap Perkembangan Emosional Anak Usia 3-4 Tahun Trisna Fellycia Nur Saputro; Andini Hardiningrum; Destita Shari; Berda Asmara
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2026): Desember In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i2.2416

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya komunikasi efektif antara guru dan orang tua dalam mendukung perkembangan emosional anak usia dini melalui media digital yang menarik dan edukatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfataan aplikasi CapCut sebagai buku penghubung digital terhadap perkembangan emosional anak usia 3-4 tahun di pos PAUD Tunas Cendekia Kabupaten Sidoarjo. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru, orang tua, dan 10 anak usia 3-4 tahun. Data dianalisis menggunakan teknik triangulasi untuk memperoleh keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 10 anak, sebanyak 7 anak mengalami perkembangan emosional yang baik, seperti mampu mengenali emosi, mengungkapkan perasaan, bekerja sama, dan menunjukkan empati, sedangkan 3 anak masih memerlukan pendampingan dalam mengelola emosi dan berinteraksi sosial. Kesimpulannya, penggunaan CapCut membantu meningkatkan komunikasi visual antara guru dan orang tua sehingga perkembangan emosional anak dapat dipantau secara lebih jelas dan berkelanjutan. Pemanfaatan CapCut sebagai buku penghubung digital terbukti efektif dalam mendukung perkembangan emosional anak usia dini melalui kolaborasi yang lebih intens antara sekolah dan keluarga.
Implementasi Teknik Read Aloud untuk Mengembangkan Sikap Tanggung Jawab Anak Usia 4-6 Tahun Annisa Nur Fa'izah; Pepi Nuroniah; Roby Naufal Arzaqi
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2026): Desember In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i2.2418

Abstract

Sikap tanggung jawab merupakan salah satu karakter yang perlu dikembangkan secara terencana pada anak usia 4–6 tahun salah satunya dengan menggunakan teknik read aloud. Kegiatan bercerita menggunakan teknik read aloud telah diterapkan dalam pembelajaran anak usia 4–6 tahun di PAUD Pelangi. Namun, guru belum sepenuhnya menerapkan teknik read aloud untuk menanamkan nilai tanggung jawab kepada anak. Tujuan penelitian ini ialah guna mendeskripsikan implementasi teknik read aloud untuk mengembangkan tanggung jawab anak usia 4-6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dengan memanfaatkan wawancara kepada guru, observasi kepada anak, serta dokumentasi kegiatan. Subjek penelitian terdiri atas satu guru kelas dan anak usia 4–6 tahun yang terlibat dalam kegiatan pembelajaran. Temuan observasi mengindikasikan bahwa mayoritas sikap tanggung jawab anak berada pada kategori tinggi hingga sangat tinggi pada aspek tanggung jawab pribadi, sosial, dan kontekstual. Hasil wawancara juga memperlihatkan bahwa anak menjadi lebih konsentrasi, antusias, dan aktif selama kegiatan pembelajaran menggunakan teknik read aloud berlangsung di kelas.
Program Piring Sharing Sebagai Upaya Stimulasi Perilaku Prososial pada Anak Usia Dini Rika Luthfia Pratiwi; Yulianti Fitriani; Pepi Nuroniah
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2026): Desember In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i2.2419

Abstract

Perilaku prososial merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan sosial emosional anak yang perlu distimulasi sejak dini melalui berbagai kegiatan pembiasaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan Program Piring Sharing serta perilaku prososial yang muncul melalui program tersebut  di TK Al-Azhar Syifa Budi Talaga Bestari. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dimana data dikumpulkan melalui teknik observasi, dan wawancara terhadap 18 anak kelompok B, 2 guru kelas, dan kepala TK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Piring Sharing dilaksanakan secara rutin setiap hari pada waktu istirahat makan melalui tahapan pesiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Program tersebut mampu menstimulasi perilaku prososial anak yang ditunjukkan melalui perilaku berbagi makanan, membantu teman yang mengalami kesulitan, menunjukkan kepedulian terhadap kebutuhan teman, serta membiasakan anak memperhatikan kondisi orang lain baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga. Dengan demikian, Program Piring Sharing dapat menjadi salah satu bentuk pembiasaan yang efektif dalam menstimulasi perilaku prososial pada anak usia dini.

Page 93 of 102 | Total Record : 1012