cover
Contact Name
dr. Ilham Hariaji, M.Biomed
Contact Email
ilhamhariaji@umsu.ac.id
Phone
+6281262082844
Journal Mail Official
implementahusada@umsu.ac.id
Editorial Address
Jalan Gedung Arca No 53 Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Implementa Husada
ISSN : -     EISSN : 27220877     DOI : https://doi.org/10.30596/jih
Core Subject : Health,
Jurnal Implementa Husada merupakan jurnal yang digagas oleh Departemen Farmakologi dan Terapi dan Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Komunitas Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, yang ditujukan sebagai wadah publikasi ilmiah bagi peneliti pemula, sejawat dokter, ilmuwan di bidang kesehatan, dalam mempublikasikan hasil-hasil penelitian, tinjauan artikel dan pustaka, serta tulisan ilmiah dan pengabdian masyarakat yang berhubungan dengan dunia kesehatan sehingga dapat menambah wawasan bagi pembaca dan menjadi sumber referensi lanjutan bagi penelitian selanjutnya.
Articles 110 Documents
Laporan Kunjungan Rumah Penderita Dislipidemia: Pengalaman Mahasiswa Kedokteran Stase Kesehatan Komunitas Azra Amalia Nasution; Pinta Pudiyanti Siregar; Yulia Afrina Nasution
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v2i3.11488

Abstract

Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lemak (lipid) yang ditandai peningkatan kadar kolesterol total ≥200 mg/dl, kolesterol Low Density Lipoprotein (LDL) ≥130 mg/dl, trigliserida (TG) ≥150 mg/dl, atau penurunan kadar kolesterol High Density Lipoprotein (HDL) <35 mg/dl.Data RISKESDAS tahun 2018 menunjukkan bahwa prevalensi dislipidemia di Indonesia ada 28,8% penduduk yang berusia ≥15 tahun dengan kadar kolesterol total di atas 200 mg/dL di mana penduduk perkotaan lebih banyak menderita dibanding pedesaan. Seorang pasien 56 tahun Keluhan utama kram pada kedua tangan. Hal ini dirasakan oleh pasien kurang lebih 2 tahun ini sering kram di kedua tangan saat bangun pagi dan semakin sering timbul. Keluhan lain yang dirasakan adalah rasa tegang di daerah tengkuk terkadang juga sakit kepala bagian belakang serta rasa pegal di daerah punggung, bahu dan persendian. Pemeriksaan kadar kolestrol di dapatkan 304 mg/dl. Pasien telah diberikan terapi farmakologis dan terapi non farmakologis. Setelah kunjungan pertama terdapat perubahan perilaku pada pasien yaitu obat simvastatin diminum secara rutin setiap hari dan menerapkan pola hidup sehat seperti mengurangi mengkonsumsi makanan berlemak, melaukan aktivitas fisik, tetapi pasien masih belum bisa menghindari kebiasaan merokok dan pasien mulai ingin pergi ke pelayanan kesehatan untuk mengontrolkadar kolestrol secara berkala.
Edukasi Diabetes Mellitus pada Keluarga Binaan Keluarga Fakultas Kedokteran UMSU di masa Pandemi COVID-19 Ainur Rofiq; Elman Boy; Ria Wilan Permata Sari; Detti Destya Ayu; Ulva Koto; Irmadayanti Siregar
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v3i2.11274

Abstract

Abstrak: Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit dengan prevalensi tertinggi di dunia, tidak hanya menyerang para lansia namun pada usia yang lebih muda. Riwayat keluarga, aktivitas fisik, umur, stres, tekanan darah serta nilai kolesterol berhubungan dengan terjadinya  DM tipe 2, dan orang yang memiliki berat badan dengan tingkat obesitas berisiko 7,14 kali  terkena penyakit diabetes mellitus tipe 2 jika dibandingkan dengan orang yang berada pada berat badan  ideal atau normal. Tujuan : Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang ciri-ciri pengidap penyakit Diabetes Mellitus dan faktor-faktor pencegahannya. Metode: pengabdian masyarakat dilakukan dengan cara edukasi online berbasis zoom meeting dengan menggunakan power point. Pre test dilakukan sebelum edukasi dimulai, post test dilakukan setelah pemaparan edukasi selesai dilakukan. Materi edukasi terdiri dari definisi, etiology, klasifikasi, faktor-faktor resiko, gejala klinis, pemeriksaan penunjang, diagnosis, terapi farmakologi dan non  farmakoterapi serta cara pencegahannya Hasil: 50 audiens telah mendapatkan informed consent sebelum mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat, 27 audiens mengikuti pre test dan 41 audiens mengikuti post test. Didapatkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai definisi diabetes mellitus dari 74,1% di pre test dan sesudah post test 100%, Penyebab diabetes mellitus dari 48,1% pre test dan sesudah post test 92,7%, Kebiasaan yang menyebabkan diabetes mellitus dari 40,7% di pre test dan sesudah post test 87,8% , Pencegahan diabetes mellitus dari 55,6% di pre test dan sesudah post test 85,4 %, faktor pencegahan diabetes mellitus dari 81,5 % pre test dan sesudah post test 92,7 %  Kesimpulan: terjadi peningkatan pengetahuan responden tentang penyakit diabetes mellitus
Sekolah Dasar Binaan Kesehatan FK UMSU Des Suryani; Eka Febriyanti; Ratih Yulistika Utami
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v3i1.11760

Abstract

Abstrak: Masalah gizi pada anak merupakan hal penting yang perlu diperhatikan terkait ketersediaan sumber daya manusia penerus bangsa di masa depan. Tingginya masalah gizi pada anak sekolah menjadi alasan pengabdi melaksanakan kegiatan PKPM (Program Kemitraan Pengembangan Muhammadiyah) dengan tema Sekolah Dasar (SD) binaan kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Program ini terdiri dari beberapa kegiatan seperti penyaringan status gizi, pembentukan dokter kecil dan pembinaan Unit Kesehatan Sekolah (UKS), pembentukan kantin sehat, penyuluhan gizi dan gotong royong. Rangkaian kegiatan dilaksanakan di SD Muhammadiyah 19 Kota Medan pada bulan Mei 2022. SD binaan ini menghasilkan 6 orang dokter kecil terlatih, 1 kantin sehat, 1 UKS yang sudah lengkap fasilitas serta pembinanya, serta perubahan perilaku dan pengetahuan gizi pada mitra. Semua kegiatan berjalan lancar dan memberikan perubahan pada fasilitas sekolah terkait kesehatan dan perbaikan pengetahuan orang tua, guru serta siswa mengenai kesehatan dan gizi pada anak sekolah
Faktor Risiko pada Pasien Dislipidemia Shofiyatuzzahra Rizqiputri M. Siregar; Elman Boy
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 3, No 4 (2022)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v3i4.12241

Abstract

Abstrak:  Dislipidemia adalah ketidakseimbangan lipid seperti kolesterol, kolesterol lipoprotein densitas rendah (LDL-C), trigliserida, dan lipoprotein densitas tinggi (HDL). Data di Indonesia yang diambil dari Riset Kesehatan Dasar Nasional (RISKESDAS) tahun 2013 menunjukkan bahwa terdapat 35,9% penduduk Indonesia berusia 15 tahun dengan kadar kolesterol tidak normal, lebih banyak wanita daripada pria dan lebih banyak perkotaan daripada pedesaan. Objektif: Mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya dislipidemia Presentasi Kasus: Pasien wanita berusia 42 tahun melakukan pemeriksaan kesehatan rutin saat kunjungan keluarga oleh tim Puskesmas Toko Durian. Pasien jarang mengalami keluhan. Keluhan ringan yang dirasakan berupa rasa berat di leher dan muncul bila penderita mengkonsumsi makanan yang berlemak yang banyak seperti santan dan gorengan. Pemeriksaan fisik lainnya dalam batas normal. Tim Puskesmas Toko Durian mengedukasi pasien agar mampu mengontrol kadar kolesterol Kesimpulan: Dislipidemia adalah perubahan kuantitatif konsentrasi kolesterol total, fraksinya masing-masing, atau trigliserida dalam plasma. Hal ini terjadi sebagai akibat dari perubahan metabolisme lipoprotein primer karena sebab atau akibat faktor eksogen atau patologi lainnya. Faktor risiko terkait  dislipidemia: genetika, obesitas, merokok, kurangnya aktivitas fisik dan olahraga, dan diet yang tidak tepat. Sehingga pencegahan dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat dan menghindari faktor risiko lain yang masih bisa dimodifikasi.
Laporan Kunjungan Rumah pada Pasien Lansia Gout Athritis: Suatu Kegiatan Stase PH Fahrul Rozi; Pinta Pudiyanti Siregar
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v2i4.11664

Abstract

Indonesia merupakan suatu negara berkembang dengan penduduk rata-rata dengan usia 60 tahun keatas semakin meningkat dari tahun ketahun. Definisi lansia menurut WHO adalah seseorang yang telah berusia 60 tahun keatas, baik pria atau pun wanita. Pada kunjungan pertama saya melakukan perkenalan diri terlebih dahulu kepada pasien dan mengungkapkan apa tujuan dilakukan home visit dan melakukan anamnesis kepada pasien dan mencoba untuk menerangkan sedikit tentang penyakit. kemudian pada kunjungan kedua saya mencoba untuk melakukan edukasi terkait penyakit yang di derita pasien menggunakan brosur, meninjau perkembangan penyakit pasien dan mengedukasi pasien agar sering memeriksakan penyakitnya ke puskesmas terdekat. Pasien 60 tahun, keluhan Nyeri pada jari-jari kaki kiri dan kanan serta lutut sebelah kanan., hilang timbul. Pasien sering mengkonsumsi makanan-makanan yang tinggi purin. Regio cruris anterior :  bengkak (+), hangat (+), nyeri tekan (+), nyeri gerak(+). Kadar asam urat : kunjungan pertama: 8,7 mg/dl dan kunjungan kedua: 8,4 mg/dl. Setelah dilakukan edukasi dan penerapan konsumsi makanan yang sehat di dapatkan penurunan kadar asam urat dan pengetahuan yang cukup mengenai penyakit.
Edukasi Kesehatan untuk Meningkatkan Pengetahuan Ibu tentang Pemberian MPASI pada Balita di Posyandu Kenanga-III Kelurahan Pasar Merah Barat Gusti Indah Pertiwi; Shahrul Rahman
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 3, No 4 (2022)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v3i4.11633

Abstract

Ibu berperan penting dalam tumbuh kembang balita dan pengetahuan ibu khususnya mempengaruhi pola piker dan tingkatkepedulian terhadap asupan gizi yang cukup bagi anaknya. Pemberian MP-ASI yang tidak tepat dan tidak sesuai dengan usia akan menyebabkan gangguan dalampemenuhan kebutuhan nutrisi balita dan juga gangguan pencernaan balita. Sistempencernaan bayi yang berusia kurang dari 6 bulan belum siap untuk menerima makanan semi padat dan beresiko terkena masalah gangguan pencernaan seperti diare dan buang air besar berdarah. Hal ini dikarenakan sistem pencernaan bayi yang masih belum sempurna sehingga sistem pencernaan belum mampu melakukanfungsinya dengan sempurna. Dilakukan dalam pelaksanaan KKN mandiri iniadalah sosialisasi mengenai kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang pemberian MPASI pada balita di Posyandu Kenanga-III Kelurahan Pasar Merah Barat. Pengaruh lingkungan,budaya,dan pengetahuan menjadu salah satu penyebab terjadinya pemberian MPASI yang tidak tepat. Diperlukan peran aktif orang-orang yang berpengaruh dalam lingkungan tersebut untuk mengajak dan memberikan motivasi untuk menambah pengetahuan ibu terlebih dalam pemberianMPASI yang tepat dan benar sehingga ibu dapat berperilaku yang tepat.Kata Kunci: MPASI, Balita, Ibu Usia Subur, tumbuh kembang
Pendekatan Diagnosa dan Tatalaksana Soil Transmitted Helminths Dinda Seruni Medina nasution; Faras Munandar; Hany Melati Harahap; Nadhila Faradhiba Siregar
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v2i3.11867

Abstract

Abstrak: Infeksi Soil Transmitted Helminths (STH) adalah infeksi cacing yang ditularkan melalui tanah. Infeksi ini merupakan neglected disease yang mempengaruhi status kesehatan masyarakat, terutama pada anak usia sekolah dasar. Ada 4 jenis STH  yang paling sering ditemukan adalah Ascaris lumbricoides (roundworm atau cacing gelang), Trichuris trichiura (whipworm atau cacing cambuk), Necator americanus dan Ancylostoma duodenale (hookworm atau cacing tambang).World Health Organization (WHO) memperkirakan  lebih dari 1,5 miliar orang atau 24% dari populasi dunia yang terinfeksi cacing STH,infeksi tersebar luas di daerah tropisdan subtropis, angka terbesar terjadi di daerah  Sub.Sahara, Afrika, Amerika, Cina dan Asia Timur. Diagnosa ditegakkan dengan menemukan telur di dalam tinja. Dasar dari metode-metode pemeriksaan tinja yaitu pemeriksaan langsung dan tidak langsung. Studi ini merupakan penelitian tinjauan pustaka melalui penelusuran situs terakreditasi seperti Google Scholar, PubMed, dengan kata kunci infection, Soil Transmited Helmints, cacing dalam watu beberapa tahun terbaru, dengan kriteria inklusi meliputi artikel bahasa Inggris dan Indonesia dalam bentul full teks. Kriteria eksklusi artikel publikasi dalam bentuk tidak asli. Dari hasil pencarian jurnal dengan kata kunci di atas terdapat 30 artikel yang sudah di lakukan proses identifikasi terdapat 26 artikel yang sesuai dengan judul pada artikel ini. Berdasarkan hasil artikel yang dikumpulkan lebih dari 1,5 miliar orang atau 24% dari populasi dunia terinfeksi cacing STH. 
Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Rumah Tangga di Kelurahan Teladan Barat Lingkungan VIII Yuli Riskiya; Heppy Jelita Sari Batubara
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 3, No 3 (2022)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v3i3.11714

Abstract

Abstrak: Penerapan prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam masyarakat masih rendah karena kurangnya edukasi dan pengetahuan masyarakat mengenai manfaat prilaku hidup bersih dan sehat serta risiko jika tidak menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Jurnal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai prilaku hidup bersih dan sehat dalam rumah tangga, sehingga masyarakat mau dan sadar serta mampu secara mandiri terlibat aktif dalam penerapan prilaku hidup bersih dan sehat. Metode pengabdian masyarakat ini menggunakan penyuluhan sebagai peningkatan pengetahuan masyarakat tentang prilaku hidup bersih dan sehat di tatanan rumah tangga. Kegiatan ini dilakukan di Kelurahan Teladan Barat Lingkungan VIII. Hasil dari pengabdian masyarakat ini diperoleh adanya peningkatan pengetahuan masyarakat setelah diberikan penyuluhan dan adanya perubahan prilaku masyarakat untuk menjalankan PHBS dalam kehidupan sehari-hari.
Pemeriksaan Tanda Vital Tubuh Manusia Pada Kaum Ibu di Kelurahan Sitirejo I Kecamatan Medan Kota - Kota Medan Putri Agni Panyya; Irfan Darfika Lubis
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v3i2.11883

Abstract

Abstrak: Pemeriksaan tanda vital adalah pengukuran objektif fungsi fisiologis pada tubuh manusia. Pengukuran tanda vital juga merupakan langkah awal penting untuk evaluasi klinis apapun. Perubahan tanda – tanda vital berkorelasi dengan perubahan status kardiopulmoner. Kelainan yang dijumpai pada saat pemeriksaan tanda vital juga dapat memprediksi hasil kesehatan pasien jangka panjang, kunjungan kembali ke rumah sakit, dan pemanfaatan sumber layanan kesehatan primer yang tersedia di lingkungan tempat tinggal. Perubahan – perubahan yang dijumpai pada tanda vital sering terjadi dikarenakan gaya hidup dan beban pikiran yang ditanggung oleh tiap – tiap individu. Kegiatan pemeriksaan tanda vital tubuh manusia ini akan dilakukan pada ibu – ibu di Kelurahan Sitirejo I Kecamatan Medan Kota pada 28 Agustus 2022. Dengan adanya pemeriksaan ini diharapkan para ibu – ibu dapat memahami pentingnya pemeriksaan tanda vital secara rutin agar dapat mencegah dan terhindar dari penyakit kardiopulmoner
Laporan Kasus Hipertensi dengan Dislipidemia: Kunjungan Rumah Mahasiswa Kedokteran Stase Kesehatan Komunikasi Suci Mardiana Tambunan; Pinta Pudiyanti Siregar
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v3i2.11665

Abstract

Hipertensi adalah tekanan darah tinggi yang bersifat abnormal, diukur paling tidak pada tiga kesempatan yang berbeda. Dianggap mengalami hipertensi apabila tekanan darahnya lebih tinggi dari 140/90mmHg. Hipertensi yang beresiko tinggi menderita seperti penyakit jantung, penyakit saraf, ginjal, dan pembuluh darah dan makin tinggi tekanan darah, semakin besar resiko terjadinya. Hipertensi telah menjadi masalah utama dalam kesehatan masyarakat di Indonesia dan beberapa negara di dunia. Diperkirakan jumlah± 80%kenaikan kasus hipertensi dari 639 juta pada tahun 2000 akan terjadi di negara berkembang pada tahun 2025. Pada tahun 2025 jumlah penderita hipertensi akan mencapai 1,15 milyar. Dislipidemia yaitu kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan maupun penurunan fraksi lipid dalam plasma. Kelainanfraksi lipid yang utama adalah kenaikan kadar kolesterol total, kolesterol LDL, trigli serida, serta penurunan kolesterol HDL. Seorang pasien berusia 56 tahun Keluhan utama pusing dan nyeri kepala. Hal ini dirasakan oleh pasien dirasakan kurang lebih 26 tahun dan keluhan dislipidemia dirasakan pasien kurang lebih 16 tahun ini. Pusing dan nyeri kepala dirasakan pasien saat beraktivitas belebihan saat beristirahat berkurang, untuk dislipidemia pasien tidak mempunyai keluhan. Keluhan dirasakan hilang timbul dan semakin memberat ketika pasien kelelahan atau melalakukan aktivitas yang berlebihan. Keluhan lain yang dirasakan pasien adalah penglihatan kunang-kunang dan penurunan berat badan. Pemeriksaan tanda vital tekanan darah di dapatkan 161/86mmHg dan Pemeriksaan kadar kolestrol total didapatkan 285 mg/dL. Setelah kunjungan pertama terdapat perubahan perilaku pada pasien yaitu obat anti hipertensi dan simvastatin di minum secara rutin setiap hari, menerapkan pola hidup sehat seperti mengurangi mengkonsumsi makanan berlemak, mengurangi konsumsi garam pada makanan, melaukan aktivitas fisik, pasien mulai ingin pergi ke pelayanan kesehatan untuk kontrol tekanan darah dan kadar kolestrol secara berkala.

Page 9 of 11 | Total Record : 110