cover
Contact Name
Wawan Septiawan Damanik
Contact Email
septiawandamanik@gmail.com
Phone
+6282363325588
Journal Mail Official
mesil@ceredindonesia.or.id
Editorial Address
Jalan Pendidikan, Ps. XI Tembung, Bandar Klippa Kec. Percut Sei Tuan, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara 20371
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal MESIL (Mesin Elektro Sipil)
ISSN : -     EISSN : 27237052     DOI : --
Core Subject : Engineering,
Tujuan dari Jurnal Mesil (Mesin Elektro Sipil) ialah menerbitkan jurnal dari jurusan Engineering, Teknik Mesin, Teknik Elektro dan Teknik Sipil
Articles 127 Documents
Kajian Karakteristik Langgam Arsitektur Melayu Pada Masjid Azizi Tanjung Pura Langkat Sari, W; Dafrina, A; Andriani, D
Jurnal MESIL (Mesin Elektro Sipil) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal MESIL (Mesin Elektro Sipil)
Publisher : Cered Indonesia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/jm.v6i2.1360

Abstract

Masjid Azizi yang terletak di Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, merupakan salah satu warisan arsitektur keislaman yang dibangun pada masa Kesultanan Langkat dan mencerminkan langgam arsitektur Melayu yang khas. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis karakteristik langgam arsitektur Melayu yang terdapat pada Masjid Azizi, baik dari segi bentuk, elemen dekoratif, struktur, hingga makna simboliknya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, melalui observasi lapangan, dokumentasi visual, dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Azizi memiliki ciri khas arsitektur Melayu yang kuat, antara lain atap tumpang bersusun tiga, ornamen flora dan kaligrafi Islam, penggunaan warna emas sebagai simbol kemuliaan, serta tata ruang yang merefleksikan fungsi sosial dan keagamaan. Unsur-unsur tersebut tidak hanya berfungsi secara estetis, tetapi juga memuat nilai-nilai filosofis, budaya, dan spiritual yang melekat dalam kehidupan masyarakat Melayu. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pelestarian arsitektur tradisional Melayu serta menjadi referensi dalam pengembangan desain arsitektur yang berbasis nilai lokal.
Studi Analisa Governor Terhadap Sistem Pembebanan pada Generator PLTM Gumanti 3 PT. Supraco Mitra Energie Zikra, F; Rauf, R; Budiman
Jurnal MESIL (Mesin Elektro Sipil) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal MESIL (Mesin Elektro Sipil)
Publisher : Cered Indonesia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/jm.v6i2.1413

Abstract

PLTM Gumanti-3 merupakan pembangkit listrik tenaga air yang memanfaatkan head 116 m dan debit 4,8 m³/s dari Sungai Gumanti. Pembangkit ini memiliki dua unit turbin Francis yang digerakkan generator sinkron 3 fasa berkapasitas 4794 kVA, 6300 V, 750 rpm. Energi listrik dari generator dinaikkan tegangannya menjadi 20 kV melalui trafo 6000 kVA untuk disalurkan ke PT PLN. Penelitian ini menganalisis kestabilan sistem tenaga, khususnya pengaturan beban oleh generator dan governor, menggunakan metode deskriptif. Hasil menunjukkan hubungan linier antara arus dan daya semu di sisi 6,3 kV, arus tertinggi 306 A menghasilkan daya semu 3.388,03 kVA (pukul 11:00), sedangkan arus 287 A menghasilkan 3.177,66 kVA (pukul 10:00). Pada sisi 21,7 kV, daya semu puncak mencapai 6.782,29 kVA dengan arus rata-rata 181,5 A. Fluktuasi tegangan kecil (21,6 kV) tidak berpengaruh signifikan terhadap daya semu. Arus primer dan sekunder transformator menunjukkan kestabilan yang sebanding. Daya aktif berbanding lurus dengan debit air, dengan puncak 3.354,15 kW pada debit 4,21 m³/s (pukul 11:00 dan 16:00). Pada pukul 00:00, daya aktif 3.058,20 kW dengan debit 3,84 m³/s, dan pada pukul 19:00 menurun menjadi 3.310,31 kW dengan debit 4,16 m³/s. Hal ini menunjukkan governor bekerja efektif menjaga kestabilan kecepatan turbin dan performa sistem. Secara keseluruhan, PLTM Gumanti-3 beroperasi stabil dengan pengendalian governor yang efisien. Kata Kunci: PLTM, Generator, Governor, Arus, Daya Semu, Daya Reaktif, Faktor Daya
Studi Analisa Minyak Transformator pada PLTM Gumanti-3 Nagari Sarik Alahan Tigo Kecamatan Hiliran Gumanti Kabupaten Solok Ansori, D; Ridal, Y; Budiman
Jurnal MESIL (Mesin Elektro Sipil) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal MESIL (Mesin Elektro Sipil)
Publisher : Cered Indonesia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/jm.v6i2.1423

Abstract

PLTM Gumanti-3 menggunakan transformator dalam distribusi tenaga listrik, yang rentan terhadap masalah kegagalan isolasi, salah satunya terkait dengan kualitas minyak transformator. Minyak transformator berfungsi sebagai isolator dan pendingin, dan kegagalannya dapat mempengaruhi umur transformator serta kualitas tenaga listrik yang disuplai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik minyak transformator pada Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTM) Gumanti-3 yang terletak di Nagari Sariak Alahan Tigo, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok. Pengujian menggunakan alat uji merk Hipotronics dan KEW 3122A. Data yang dikumpulkan meliputi tegangan tembus, arus, dan tegangan dari transformator yang ada di PT. Supraco Mitra Energie. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian tegangan tembus pada minyak transformator menunjukkan perbedaan antara Transformator I, Transformator II, dan Transformer Auxiliary. Pada Transformator I, tegangan tembus minyak sebesar 32 kV, sedangkan pada Transformator II dan Transformer Auxiliary, masing-masing menunjukkan tegangan tembus 30 kV dan 25 kV. Penggantian minyak pada Transformer Auxiliary meningkatkan kualitas isolasi dengan mengurangi tegangan tembus menjadi 28 kV, menunjukkan perbaikan signifikan setelah penggantian minyak. Fluktuasi daya semu pada Transformator I tercatat berkisar antara 10-20 MVA, sementara pada Transformator II dan Transformer Auxiliary fluktuasi ini lebih stabil dengan kisaran 9-18 MVA dan 8-17 MVA. Performa daya semu pada Transformator I menunjukkan penurunan yang lebih besar saat beban meningkat, dibandingkan dengan Transformator II yang memiliki kapasitas lebih konsisten. Selain itu, distribusi arus dan tegangan di ketiga fasa (R, S, T) pada kedua transformator menunjukkan hasil yang relatif seimbang, dengan perbedaan rata-rata arus tidak melebihi 2%. Penyimpangan arus pada Transformator I rata-rata tercatat sebesar 0,5 A, sedangkan pada Transformator II mencapai 0,3 A. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemeliharaan dan pengujian rutin terhadap kualitas minyak transformator sangat penting untuk menjaga operasional transformator yang optimal dan mencegah kerusakan lebih lanjut pada sistem kelistrikan.
Efektivitas Water Chiller Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness pada Industri Farmasi R Nurafijah; Z Rafandra; O Supriyadi; O. A. Rojak; M. I. Muzaky
Jurnal MESIL (Mesin Elektro Sipil) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal MESIL (Mesin Elektro Sipil)
Publisher : Cered Indonesia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/jm.v7i1.1429

Abstract

In pharmaceutical manufacturing, the chiller system plays a crucial role in maintaining environmental and equipment temperatures in compliance with CPOB and BPOM standards. At PT. X, frequent downtime and recurring failures of the water chiller units have disrupted production stability and reduced operational efficiency. This study aims to evaluate the performance effectiveness of water chillers using the Overall Equipment Effectiveness (OEE) method, focusing on three core indicators: Availability, Performance Efficiency, and Quality Rate. The research was conducted on three chiller units over a three-month observation period from September to November 2024. Data were analyzed through field observations, performance calculations, and failure analysis using the Six Big Losses and Fishbone Diagram methods. The results show that only one unit achieved the global OEE standard of 85%, while others fell below due to lower quality performance and excessive reduced-speed losses. The main causes of performance decline were identified as inadequate preventive maintenance, inconsistent operating procedures, and limited operator training. Based on these findings, the study recommends implementing structured maintenance schedules, routine inspections, and operator development programs to enhance overall chiller reliability, increase equipment effectiveness, and ensure production continuity within the pharmaceutical environment.
Rancang Bangun Sistem Pemantauan Konduktivitas Air (TDS) Pada Filtrasi Berbasis Smart Filter Bersinergi Tenaga Surya M. R. Ferdiansyah; M. S. Destawan; O Supriyadi; O. A. Rojak; A Khasani
Jurnal MESIL (Mesin Elektro Sipil) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal MESIL (Mesin Elektro Sipil)
Publisher : Cered Indonesia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/jm.v7i1.1487

Abstract

Filtrasi filter air bersinergi tenaga surya, merupakan sarana alat penyaringan air untuk mendapatkan air bersih dan layak di gunakan dari bahan-bahan biosand dengan media yang di modifikasi kasi sebagai filter air untuk mengurangi dan menurunkan kandungan zat konduktifitas air (tds) yang berlebih pada air, sesuai standarisasi kebutuhan mandi dan mencuci, dimana alat ini memiliki sistem kontrol monitoring tds dengan sumber energi listrik dari panel surya. tujuan alat ini yaitu untuk memanfaatkan energi listrik tenaga surya dalam melakukan proses monitoring konduktifitas air, pada seluruh sistem kerja filtrasi filter yang di buat, serta membuat alat filter air secara portable dan bisa digunakan dimanapun tempat dengan pemanfaatan energi tenaga surya.Efisiensi energi listrik dari tenaga surya yang di hasilkan bertegangan DC (direct current) untuk melakukan proses pengontrolan dan monitoring terhadap sistem dalam memantau nilai kandungan tds air dan menjalakan pompa air bertegangan dc dalam bersirkulasi di dalam filter air tersebut, berdasarkan hasil yang didapat menunjukan efesiensi penggunakan filter air terhadap penurunan tds air r denga dengan bahan-bahan biosand dapat di gunakan, dengan penyaluran energi listrik pada beban filter air dapat berjalan secara baik dan bisa di aplikasikan.
Evaluasi Kinerja Sistem PLTS 100 Wp dan 200 Wp Dalam Memenuhi Kebutuhan Energi Beban Skala Kecil Irfan Nofri; Abdul Aziz; Rafsanzani Pane; Sawirman; Sudirman Lubis; Iqbal Tanjung; Muharnif M
Jurnal MESIL (Mesin Elektro Sipil) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal MESIL (Mesin Elektro Sipil)
Publisher : Cered Indonesia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/jm.v7i1.1589

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja panel surya 100 Wp dan 200 Wp berdasarkan daya keluaran dan kemampuan pengisian baterai pada sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) skala kecil. Metode yang digunakan adalah eksperimen lapangan dengan melakukan pengukuran intensitas cahaya matahari, tegangan, dan arus selama 7 hari berturut-turut dengan interval satu jam. Data yang diperoleh digunakan untuk menghitung daya keluaran serta mengevaluasi performa sistem dalam kondisi operasional nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panel surya 200 Wp menghasilkan daya maksimum sebesar 120 W, sedangkan panel 100 Wp hanya sebesar 52 W. Selain itu, panel 200 Wp mampu mengisi baterai hingga 68% per hari, sedangkan panel 100 Wp hanya mencapai 36%. Kemampuan suplai energi juga menunjukkan bahwa panel 200 Wp mampu memenuhi kebutuhan beban lebih dari 24 jam, sedangkan panel 100 Wp hanya sekitar 12 jam. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa panel surya 200 Wp memiliki kinerja yang lebih efektif dan efisien dibandingkan panel 100 Wp dalam memenuhi kebutuhan energi pada sistem PLTS skala kecil.
Analisis Pengisian Baterai dan Durasi Suplai Energi pada Sistem PLTS Berbasis Beban Terbatas Fahrul Roji; Irfan Nofri; Pane, Rafsanzani; Sawirman; Irwansyah Putra; Aminah Asmara Dewi
Jurnal MESIL (Mesin Elektro Sipil) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal MESIL (Mesin Elektro Sipil)
Publisher : Cered Indonesia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/jm.v7i1.1590

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengisian baterai dan durasi suplai energi pada sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berbasis beban terbatas. Metode yang digunakan adalah eksperimen lapangan dengan melakukan pengukuran tegangan, arus, dan daya keluaran panel surya selama 7 hari berturut-turut dengan interval satu jam. Data yang diperoleh digunakan untuk menghitung energi yang dihasilkan, energi yang tersimpan dalam baterai, serta durasi suplai energi terhadap beban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem d nengan panel surya 200 Wp memiliki kemampuan pengisian baterai yang lebih tinggi dibandingkan panel 100 Wp, dengan persentase pengisian mencapai sekitar 68%, sedangkan panel 100 Wp hanya sekitar 36%. Energi yang tersimpan pada sistem 200 Wp mencapai 818 Wh, lebih besar dibandingkan sistem 100 Wp sebesar 432 Wh. Hal ini berdampak pada durasi suplai energi, di mana sistem 200 Wp mampu menyuplai energi hingga lebih dari 24 jam, sedangkan sistem 100 Wp hanya sekitar 12 jam. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kapasitas panel surya berpengaruh signifikan terhadap jumlah energi yang tersimpan dalam baterai dan durasi suplai energi, sehingga sistem dengan kapasitas lebih besar lebih efektif dalam memenuhi kebutuhan energi pada kondisi beban terbatas.

Page 13 of 13 | Total Record : 127