cover
Contact Name
Nur Hamdani Nur
Contact Email
hamdani.nur@unpacti.ac.id
Phone
+6281241263051
Journal Mail Official
jpp@unpacti.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti Jl. Andi Mangerangi No.73, Mamajang Dalam, Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90132
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Promotif Preventif
ISSN : 26226014     EISSN : 27458644     DOI : https://doi.org/10.47650/jpp.v3i1
Core Subject : Health,
Epidemiologi; Kesehatan Lingkungan; Administrasi dan Kebijakan Kesehatan; Gizi Kesehatan Masyarakat; Promosi Kesehatan; Kesehatan dan Keselamatan Kerja.
Articles 568 Documents
Hubungan antara Kualitas Kehidupan Kerja Perawat dan Kinerja Perawat di Rawat Inap Rumah Sakit: Studi Cross Sectional Simbala, Marsyella Arystia; Manoppo, Jeanette I. Ch.; Lampus, Harsali Fransiscus; Tuda, Josef Sem Berth; Kristanto, Erwin Gidion
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2528

Abstract

-Kinerja perawat merupakan determinan penting mutu pelayanan rumah sakit dan keselamatan pasien, yang salah satunya dipengaruhi oleh Quality Nursing Work Life (QNWL). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara QNWL dan kinerja perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Dr. J.H. Awaloei Tateli. Penelitian menggunakan desain kuantitatif cross-sectional dengan melibatkan seluruh perawat pelaksana di ruang rawat inap sebanyak 80 orang melalui teknik total sampling. QNWL diukur menggunakan kuesioner Brooks dan Anderson yang mencakup dimensi work life/home life, work design, work context, dan work world, sedangkan kinerja perawat diukur menggunakan instrumen Standar Asuhan Keperawatan. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji Fisher–Freeman–Halton Exact, dan multivariat menggunakan regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya dimensi work world yang berhubungan signifikan dengan kinerja perawat (p = 0,019), sementara dimensi QNWL lainnya tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Analisis multivariat mengonfirmasi bahwa work world merupakan determinan paling dominan terhadap kinerja perawat (OR = 4,33; p = 0,031). Temuan ini menegaskan bahwa persepsi positif terhadap nilai profesi, penghargaan, dan rasa aman dalam bekerja berperan penting dalam meningkatkan kinerja perawat, sehingga penguatan dukungan organisasi dan citra profesi perlu menjadi prioritas dalam manajemen rumah sakit.
Implementasi dan Tantangan Promosi Kesehatan Rumah Sakit di RS Gunung Maria Tomohon: Studi Deskriptif Karauwan, Indri G; Posangi, Jimmy; Fatimawali, Fatimawali; Manampiring, Aaltje E.; Umboh, Jootje M. L.
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) merupakan komponen strategis dalam peningkatan mutu pelayanan dan pemberdayaan pasien, namun implementasinya di rumah sakit daerah masih menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan, hambatan, serta strategi pengembangan PKRS di RS Gunung Maria Tomohon. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam dan observasi langsung. Informan dipilih secara purposive, meliputi manajemen rumah sakit, pengelola PKRS, tim pemasaran, dan pasien. Data dianalisis menggunakan analisis tematik berbasis model interaktif Miles dan Huberman dengan bantuan perangkat lunak NVivo. Hasil penelitian mengidentifikasi empat tema utama, yaitu: kesenjangan antara komitmen kebijakan dan pelaksanaan operasional, mekanisme adaptasi melalui kolaborasi lintas fungsi, efektivitas strategi komunikasi hibrida (media digital, cetak, dan tatap muka), serta dampak edukasi terhadap peningkatan pengetahuan dan penurunan kecemasan pasien. Temuan menunjukkan bahwa meskipun PKRS menghadapi keterbatasan sumber daya manusia, kolaborasi antarunit mampu menjaga keberlangsungan dan efektivitas program. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan struktur PKRS, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan formalisasi kolaborasi lintas fungsi diperlukan untuk mengoptimalkan peran PKRS dalam mendukung pelayanan kesehatan yang berorientasi promotif dan preventif.
Studi Kasus Kualitatif tentang Penerapan Rekam Medis Elektronik dan Dampaknya terhadap Waktu Tunggu Pelayanan Rawat Jalan di Rumah Sakit Umum Daerah di Indonesia Ramoh, Andrea Putra; Manoppo, Jeanette I. Ch.; Kapantow, Nova H.
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital melalui penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) menjadi strategi penting dalam peningkatan mutu dan efisiensi pelayanan kesehatan, khususnya pada layanan rawat jalan. Namun, bukti empiris berbasis konteks lokal terkait dampak RME terhadap waktu tunggu pelayanan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan RME dan pengaruhnya terhadap waktu tunggu pelayanan rawat jalan di RSUD Maria Walanda Maramis, Kabupaten Minahasa Utara. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan kualitatif dan dilaksanakan selama Oktober–Desember 2025. Informan dipilih secara purposive, melibatkan empat orang, terdiri dari dua pasien rawat jalan dan dua pimpinan rumah sakit. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, serta telaah data waktu tunggu dari dasbor Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit yang terintegrasi dengan BPJS Kesehatan. Analisis data dilakukan menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan RME berkontribusi terhadap perbaikan waktu tunggu pelayanan rawat jalan, yang dipengaruhi oleh faktor manusia (pengetahuan dan kemauan pengguna), faktor mesin (ketersediaan sarana dan stabilitas jaringan), serta faktor metode (standar prosedur operasional dan pendampingan implementasi). Studi ini menegaskan bahwa keberhasilan penerapan RME tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kesiapan organisasi dan sumber daya pendukung.
Pengaruh Aplikasi Media Triad KRR (Tiga Ancaman Dasar Kesehatan Reproduksi Remaja) terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Faot, Silastri Meyrin Erlita; Anwar, M. Choiroel; Sumarni, Sri
Jurnal Promotif Preventif Vol 9 No 1 (2026): Februari 2026: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v9i1.2330

Abstract

Masa remaja merupakan periode transisi biologis dan psikososial yang rentan terhadap berbagai masalah kesehatan, di mana meningkatnya perilaku berisiko memunculkan TRIAD KRR yang mencakup seksualitas berisiko, HIV/AIDS, dan penyalahgunaan NAPZA. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Aplikasi Media TRIAD KRR dan menganalisis pengaruhnya terhadap pengetahuan dan sikap remaja. Metode Peneltian ini adalah Research and Development (R&D) dan uji model menggunakan quasy experiment dengan rancangan non-equivalent control group design untuk menganalisis pengaruh penggunaan Aplikasi Media TRIAD KRR terhadap pengetahuan sikap remaja. Jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 82 orang. Sampel yang ada dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Pada kelompok intervensi menggunakan Aplikasi Media TRIAD KRR sedangkan kelompok kontrol menggunakan media Ms. Powerpoint. Pada hasil uji kelayakan ahli didapatkan hasil 88,33% yang berarti aplikasi layak digunakan dan hasil efektivitasnya dengan nilai rata-rata sebesar 4,3 dan nilai signifikansi 0,001 yang berarti aplikasi ini mempunyai nilai yang sangat baik dalam kebermanfaatan dan kemudahan penggunaannya. Aplikasi Media TRIAD KRR dan materi Ms. PowerPoint masing-masing berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan remaja dengaan nilai p-value 0,001serta nilai rata-rata untuk kelompok intervensi 0,72 dan untuk kelompok kontrol 0,46. Aplikasi Media TRIAD KRR juga berpengaruh pada sikap remaja dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,001. Simpulan penelitian ini adalah Aplikasi Media TRIAD KRR secara signifikan berpengaruh terhadap perubahan pengetahuan dan sikap remaja.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Lama Menderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Kota Gorontalo Kartoni, Lilis; Ischak, Netty Ino; Pateda, Sri Manovita
Jurnal Promotif Preventif Vol 9 No 1 (2026): Februari 2026: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v9i1.2417

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan gangguan metabolik yang ditandai oleh peningkatan kadar glukosa darah akibat ketidakmampuan tubuh menggunakan insulin secara efektif. Kondisi ini dapat berlangsung dalam jangka waktu lama dan sering dikaitkan dengan berbagai faktor yang memengaruhi perjalanan penyakit. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara faktor determinan dengan lama menderita diabetes melitus tipe 2 pada masyarakat di Kota Gorontalo. Menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode analitik observasional desain cross-sectional study. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah responden 470 orang. Data dianalisis menggunakan korelasi kontingensi dan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara aktivitas fisik (p = 0,000) dan jenis kelamin (p = 0,000) dengan lama menderita diabetes melitus tipe 2. Analisis multivariat menunjukkan bahwa jenis kelamin merupakan variabel yang paling dominan dengan nilai p = 0,000 dan OR = 15,380, yang menunjukkan bahwa perempuan memiliki peluang 15,380 kali lebih besar untuk memiliki durasi penyakit yang lebih panjang. Kesimpulannya, beberapa faktor determinan memiliki hubungan dengan lama menderita diabetes melitus tipe 2 pada masyarakat Kota Gorontalo.
Determinan Perilaku Seksual Berisiko pada Remaja di Era VUCA: Studi Potong Lintang di Kota Makassar Ikhtiar, Muhammad; Mahmud, Nur Ulmy
Jurnal Promotif Preventif Vol 9 No 1 (2026): Februari 2026: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v9i1.2419

Abstract

Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) menghadirkan tantangan baru bagi kesehatan remaja, termasuk meningkatnya risiko perilaku seksual. Penelitian ini bertujuan menganalisis determinan perilaku seksual berisiko pada remaja di Kota Makassar. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain cross sectional yang melibatkan 303 remaja usia 15–24 tahun. Pengumpulan data dilakukan secara daring menggunakan kuesioner terstruktur. Analisis data meliputi analisis deskriptif, bivariat (uji chi-square), dan multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 29,0% remaja memiliki perilaku seksual berisiko. Analisis multivariat mengidentifikasi bahwa peran teman sebaya (OR = 9,47; 95% CI: 1,02–88,01) dan paparan media pornografi (OR = 2,11; 95% CI: 1,00–4,41) merupakan faktor risiko dominan terhadap perilaku seksual berisiko. Sebaliknya, ketaatan beragama terbukti sebagai faktor protektif yang signifikan (OR = 0,45; 95% CI: 0,27–0,75). Variabel lingkungan sosial menunjukkan hubungan bermakna, namun interpretasi besaran risiko perlu kehati-hatian akibat distribusi data yang tidak seimbang. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa perilaku seksual berisiko pada remaja dipengaruhi oleh interaksi faktor sosial, nilai internal, dan paparan media digital. Penguatan religiusitas, peran teman sebaya yang positif, serta peningkatan literasi digital menjadi strategi penting dalam menghadapi tantangan era VUCA.
Perbandingan Kadar Glukosa Darah Puasa antara Peserta Prolanis dan Non-Prolanis pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Fachriany, Chindy; Kadir, Sunarto; Tuloli, Teti Sutriyati
Jurnal Promotif Preventif Vol 9 No 1 (2026): Februari 2026: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v9i1.2425

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan pertumbuhan tercepat secara global dan menjadi tantangan besar bagi pelayanan kesehatan primer. Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) diharapkan berkontribusi pada pengendalian glukosa darah melalui pendekatan edukasi, pemantauan, dan manajemen berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan kadar gula darah puasa (GDP) antara pasien Diabetes Melitus Tipe 2 yang mengikuti Prolanis dan yang tidak mengikuti program tersebut di Puskesmas Ilangata. Penelitian menggunakan desain potong lintang dengan melibatkan 118 responden, terdiri atas 59 peserta Prolanis dan 59 non-Prolanis. Pemeriksaan GDP dilakukan setelah minimal delapan jam puasa. Data dianalisis menggunakan uji Mann–Whitney. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan kadar GDP antara kelompok Prolanis dan non-Prolanis (p < 0,001), dengan median GDP peserta Prolanis lebih rendah dibandingkan kelompok non-Prolanis. Temuan ini mengindikasikan bahwa keikutsertaan dalam Prolanis berpotensi berperan dalam pengendalian glukosa darah pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2.
Analisis Faktor Risiko Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Kabupaten Gorontalo Mobilingo, Satra; Jusuf, Herlina; A. Kasim, Vivien Novarina
Jurnal Promotif Preventif Vol 9 No 1 (2026): Februari 2026: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v9i1.2426

Abstract

Rabies merupakan penyakit zoonosis yang bersifat fatal dan tetap menjadi ancaman kesehatan masyarakat di wilayah dengan populasi hewan penular yang tidak terkontrol. Laporan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) Kabupaten Gorontalo tahun 2024 mencatat 279 kasus gigitan hewan penular rabies, menunjukkan tingginya potensi paparan pada masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor risiko kejadian gigitan hewan penular rabies serta memetakan kerawanan rabies di Kabupaten Gorontalo. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan desain cross-sectional pada 119 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa perilaku memiliki hubungan signifikan dengan kejadian gigitan (p = 0.030; OR 3.039; CI95% 1.113–8.295). Selain itu, kejadian gigitan juga dipengaruhi oleh faktor kognitif, kondisi geografis, serta faktor sosial yang saling berinteraksi dalam menentukan kerentanan masyarakat terhadap paparan rabies. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi berbasis perilaku dan penguatan edukasi masyarakat, disertai pengelolaan lingkungan dan pemetaan kerawanan untuk mendukung upaya pencegahan rabies.
Determinan Lingkungan dan Perilaku Leptospirosis: Studi Cross-sectional di Provinsi Gorontalo, Indonesia Bakari, Farida; Jusuf, Herlina; Karim, Cecy Rahma
Jurnal Promotif Preventif Vol 9 No 1 (2026): Februari 2026: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v9i1.2427

Abstract

Leptospirosis merupakan zoonosis penting yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Provinsi Gorontalo. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor perilaku dan lingkungan, termasuk personal hygiene, kebiasaan menutup makanan, keberadaan tikus, kondisi fisik rumah, keberadaan selokan, genangan air, dan vegetasi rumah terhadap kejadian leptospirosis, serta mengidentifikasi faktor yang paling berkontribusi. Desain penelitian menggunakan survei analitik dengan pendekatan potong lintang terhadap 61 kasus leptospirosis melalui teknik total sampling. Analisis univariat digunakan untuk menggambarkan karakteristik variabel, sedangkan analisis bivariat dengan uji Chi-square dan analisis multivariat menggunakan regresi logistik dilakukan untuk menentukan faktor dominan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa personal hygiene, kebiasaan menutup makanan, kondisi fisik rumah, kondisi selokan, vegetasi rumah, dan genangan air berhubungan signifikan dengan kejadian leptospirosis (p < 0,05). Analisis multivariat mengidentifikasi keberadaan tikus (p = 0,029; OR = 3,441; 95% CI: 1,131–10,467) dan kondisi fisik rumah (p = 0,019; OR = 3,555; 95% CI: 1,120–10,273) sebagai faktor paling berpengaruh. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi perilaku serta perbaikan kondisi fisik lingkungan rumah sebagai strategi utama dalam pencegahan leptospirosis.
Hubungan Kekurangan Energi Kronik pada Ibu Hamil dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di Kabupaten Pohuwato, Indonesia Lasalutu, Astuti; Kadir, Sunarto; Kasim, Vivien Novarina A.
Jurnal Promotif Preventif Vol 9 No 1 (2026): Februari 2026: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v9i1.2453

Abstract

Bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) memiliki risiko lebih tinggi terhadap kematian neonatal serta gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada masa kanak-kanak dibandingkan bayi dengan berat lahir normal. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam kejadian BBLR adalah kondisi kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu hamil, yang dapat diperberat oleh adanya penyakit infeksi selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kekurangan energi kronik pada ibu hamil dengan kejadian berat badan lahir rendah di wilayah kerja Puskesmas Kabupaten Pohuwato. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 72 ibu melahirkan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui lembar observasi dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kondisi KEK pada ibu hamil dengan kejadian BBLR, di mana keberadaan penyakit infeksi pada ibu hamil dengan KEK memiliki peluang lebih besar terhadap kejadian BBLR (OR = 5,11). Temuan ini menunjukkan bahwa penyakit infeksi pada ibu hamil dengan KEK merupakan faktor yang berhubungan dengan meningkatnya kejadian BBLR di wilayah kerja Puskesmas Kabupaten Pohuwato. Oleh karena itu, upaya pencegahan dan penanganan KEK serta penyakit infeksi selama kehamilan perlu menjadi perhatian dalam pelayanan kesehatan ibu guna menurunkan risiko kejadian BBLR.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 1 (2026): Februari 2026: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 8 No 5 (2025): Oktober 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 8 No 3 (2025): Juni 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 8 No 2 (2025): April 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 8 No 1 (2025): Februari 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 7 No 6 (2024): Desember 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 7 No 5 (2024): Oktober 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 7 No 4 (2024): Agustus 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 7 No 3 (2024): Juni 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 7 No 2 (2024): April 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 7 No 1 (2024): Februari 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 6 No 6 (2023): Desember 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 6 No 5 (2023): Oktober 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 6 No 4 (2023): Agustus 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 6 No 3 (2023): Juni 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 6 No 2 (2023): April 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 6 No 1 (2023): Februari 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 5 No 1 (2022): Agustus 2022: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 4 No 2 (2022): Februari 2022: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 4 No 1 (2021): Agustus 2021: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 3 No 2 (2021): Februari 2021: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 3 No 1 (2020): Agustus 2020: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 2 No 2 (2020): JPP, Februari 2020 Vol 2 No 1 (2019): JPP, Agustus 2019 Vol 1 No 2 (2019): JPP, Februari 2019 More Issue