cover
Contact Name
Nur Hamdani Nur
Contact Email
hamdani.nur@unpacti.ac.id
Phone
+6281241263051
Journal Mail Official
jpp@unpacti.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti Jl. Andi Mangerangi No.73, Mamajang Dalam, Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90132
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Promotif Preventif
ISSN : 26226014     EISSN : 27458644     DOI : https://doi.org/10.47650/jpp.v3i1
Core Subject : Health,
Epidemiologi; Kesehatan Lingkungan; Administrasi dan Kebijakan Kesehatan; Gizi Kesehatan Masyarakat; Promosi Kesehatan; Kesehatan dan Keselamatan Kerja.
Articles 553 Documents
Determinan Upaya Pencegahan Bunuh Diri pada Kelompok Usia 15–29 Tahun di Provinsi Gorontalo Rauf, Fertien Nansyah; Jusuf, Herlina; Kadir, Laksmyn
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2412

Abstract

Bunuh diri merupakan salah satu penyebab utama kematian pada kelompok usia muda, dan berbagai determinannya masih kurang dipahami dalam konteks Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan upaya pencegahan bunuh diri pada kelompok usia 15–29 tahun di Provinsi Gorontalo. Menggunakan penelitian kuantitatif desain cross sectional study dengan 351 responden yang dipilih melalui simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstandar dan dianalisis menggunakan uji korelasi serta regresi logistik untuk mengidentifikasi variabel yang berhubungan dengan upaya pencegahan bunuh diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan, akses layanan kesehatan, tingkat tekanan akademik/pekerjaan, dan kondisi lingkungan memiliki hubungan signifikan dengan upaya pencegahan bunuh diri (p < 0,001). Analisis multivariat menunjukkan bahwa pengetahuan remaja merupakan prediktor paling kuat. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi peningkatan literasi kesehatan mental sebagai strategi pencegahan bunuh diri di kalangan remaja dan dewasa muda.
Pengaruh Konseling Dengan Metode Motivational Interview (MI) Terhadap Status Kesehatan Gigi dan Mulut Pada Remaja Rahmin, Nur Alifya R.; Irwan, Irwan; Lamangantjo, Chairunnisah J.
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2418

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan aspek penting dalam kesehatan masyarakat, namun masalah seperti karies dan penyakit periodontal masih tinggi prevalensinya secara global, termasuk di Indonesia. Di Kota Gorontalo, skor OHI-S remaja mencapai 3,1, yang menunjukkan kebersihan gigi dan mulut yang buruk, dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan, edukasi, dan kebiasaan menyikat gigi yang benar. Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengaruh Konseling Dengan Metode Motivational Interview (MI) Terhadap Status Kesehatan Gigi Dan Mulut Pada Remaja di Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode quasi-experimental dengan rancangan One Group Pre-test Post-test, melibatkan 20 remaja di Kota Gorontalo. Intervensi dilakukan melalui konseling Motivational Interview (MI) selama 4 minggu, dengan instrumen seperti kuesioner pengetahuan, pemeriksaan keterampilan menyikat gigi, dan indeks OHI-S. Data dianalisis menggunakan paired t-test untuk menilai perbedaan signifikan pre dan post. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dari 5,35 menjadi 12,75, keterampilan menyikat gigi dari 8,4 menjadi 21,05, dan OHI-S dari 3,842 menjadi 1,545 (p=0,000<0,05). Kesimpulan: Konseling MI efektif meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan status kesehatan gigi serta mulut remaja.
Determination of Sun Protection Factor (SPF) in Areca catechu L. Fruit Fraction Lotion Mustiqawati, Evi; Damayanti, Restu Harisma; Sarni, Sarni
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2420

Abstract

Areca catechu L. (betel nut) is known to contain bioactive compounds, particularly flavonoids and phenolics, which have potential antioxidant and photoprotective properties. These activities make it a promising natural ingredient for sunscreen formulations. This study aimed to determine the Sun Protection Factor (SPF) and evaluate the antioxidant activity of a lotion formulated with the Areca catechu L. fruit fraction. SPF was measured in vitro using a UV–Vis spectrophotometer, antioxidant activity was assessed using the DPPH method, and the physical stability of the lotion was evaluated. The results indicated that formulation F3 exhibited the highest SPF value of 24.82, categorized as ultra-protection. This formulation also demonstrated strong antioxidant activity, with an IC50 value of 5.075 mg/L. Phytochemical screening of the Areca catechu L. fraction confirmed the presence of phenolic and flavonoid compounds, supporting the observed photoprotective activity. Physical stability evaluation revealed that the Areca catechu L. fraction lotion maintained good stability and desirable physical characteristics throughout testing. These findings suggest that lotion formulated with Areca catechu L. fraction has strong potential as a natural sunscreen product, providing high-level protection and significant antioxidant activity, particularly in formulation F3.
Kualitas Hidup Lansia dengan Diabetes Melitus dan Distribusi Domainnya Berdasarkan WHOQOL-BREF: Studi Cross Sectional di Puskesmas Kartasura Andini, Mareta; Kartinah, Kartinah
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2429

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang prevalensinya meningkat pada kelompok lanjut usia dan berpotensi menurunkan kualitas hidup melalui dampak fisik, psikologis, sosial, dan lingkungan. Namun, informasi mengenai distribusi kualitas hidup lansia dengan diabetes melitus di pelayanan kesehatan primer masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas hidup lansia penderita diabetes melitus berdasarkan domain WHOQOL-BREF di Puskesmas Kartasura. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sebanyak 91 responden dipilih melalui teknik purposive sampling dari populasi lansia penderita diabetes melitus. Kualitas hidup diukur menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF yang telah tervalidasi dan reliabel. Analisis data dilakukan secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berada pada kategori kualitas hidup sedang (44,0%), diikuti kategori baik (30,8%), buruk (23,1%), dan sangat baik (2,2%). Temuan ini mengindikasikan bahwa kualitas hidup lansia dengan diabetes melitus di Puskesmas Kartasura masih berada pada tingkat moderat, sehingga diperlukan intervensi promotif dan preventif yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup multidimensional.
Formulasi dan Uji Aktivitas Antioksidan Sediaan Lip Balm Ekstrak Etanol Biji Alpukat (Persea americana Mill.) dengan Metode DPPH Syahrani, Anggi; Astuti, Ratih Arum; Budiyanto, Angga Bayu
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2430

Abstract

Antioksidan merupakan senyawa yang mampu menetralkan radikal bebas, yaitu molekul reaktif yang berpotensi menimbulkan kerusakan sel dan memicu stres oksidatif. Biji alpukat (Persea americana Mill.) diketahui mengandung flavonoid, tanin, dan polifenol yang berperan sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan memformulasikan ekstrak etanol biji alpukat ke dalam sediaan lip balm serta mengkaji sifat fisik dan aktivitas antioksidannya. Ekstrak diperoleh melalui metode maserasi menggunakan etanol 70% dan diformulasikan dalam konsentrasi 2%, 4%, dan 6%. Evaluasi yang dilakukan meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, stabilitas, serta pengujian aktivitas antioksidan dengan metode DPPH pada panjang gelombang 517 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula memiliki konsistensi semi-solid yang stabil, homogen, pH sekitar 6, serta memenuhi kriteria fisik lip balm tanpa perubahan warna, aroma, atau bentuk selama penyimpanan. Uji aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa F1 memiliki aktivitas sangat lemah dengan nilai IC₅₀ (555,64 µg/mL), F2 memiliki aktivitas sedang dengan IC₅₀ (161,32 µg/mL), dan F3 menunjukkan aktivitas kuat dengan IC₅₀ (61,73 µg/mL). Penelitian ini menyimpulkan bahwa ekstrak etanol biji alpukat dapat diformulasikan dengan baik dalam lipbalm, namun aktivitas antioksidannya menurun pada konsentrasi ekstrak yang lebih kecil.
Risiko Siklamat Dan Karakteristik Individu Terhadap Kejadian Diabetes: Studi kasus kontrol di Ternate dan Palu, Indonesia Sakriani, Sakriani; Washliyah, Siti; Arba, Susan; Mustafa, Mustafa; Sadjim, Adelia Maharani; Silalahi, Edivo Chandra; Anwar, Hairunnisa
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2432

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko, termasuk riwayat keluarga dan paparan bahan kimia aditif seperti pemanis buatan. Siklamat banyak digunakan dalam produk minuman sebagai pemanis berintensitas tinggi dan masih menjadi perdebatan mengenai keamanannya terhadap kesehatan metabolik. Penelitian ini bertujuan menganalisis risiko keberadaan siklamat pada minuman, riwayat keluarga, umur, dan jenis kelamin terhadap kejadian DM pada masyarakat di Kota Ternate dan Kota Palu. Penelitian analitik dengan desain case control ini melibatkan 76 responden, terdiri dari 38 kasus dan 38 kontrol, yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Data riwayat keluarga dan karakteristik responden dikumpulkan melalui kuesioner, sedangkan keberadaan siklamat ditentukan melalui analisis laboratorium terhadap sampel minuman yang pernah dikonsumsi responden. Analisis univariat digunakan untuk menggambarkan distribusi data, sedangkan analisis bivariat menggunakan uji chi-square dan analisis multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil analisis menunjukkan bahwa riwayat keluarga (p=0,001; OR=7,650) dan umur (p=0,004; OR=4,921) terbukti sebagai faktor risiko DM, sedangkan keberadaan siklamat (p=0,670) dan jenis kelamin (p=0,608) tidak memiliki hubungan yang signifikan. Analisis multivariat menegaskan bahwa riwayat keluarga (p=0,004) dan umur (p=0,005) merupakan variabel paling berpengaruh terhadap kejadian DM. Kesimpulannya, individu dengan riwayat keluarga DM dan yang berusia lebih tua memiliki risiko lebih tinggi menderita DM.
Faktor Determinan Pencegahan Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah Pada Unit Donor Darah PMI Kota Gorontalo Ibrahim, Sjafriani; Jusuf, Herlina; Irwan, Irwan
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2433

Abstract

Transfusi darah merupakan prosedur medis yang esensial dalam penanganan berbagai kondisi klinis, seperti anemia berat, perdarahan masif, dan intervensi bedah kompleks. Namun, transfusi darah juga membawa risiko penularan Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah (IMLTD). Tujuan dari penelitian ini adalah Menganalisis Faktor Determinan Pencegahan Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah (IMLTD) Pada Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Gorontalo. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus-September 2025 di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Gorontalo. Responden berjumlah 389 orang dengan teknik simple random sampling, jenis penelitian adalah penelitian analitik dengan desain cross sectional dengan analisis Uji Spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang paling berpengaruh terhadap pencegahan infeksi menular lewat transfusi darah, yaitu efektifitas edukasi donor darah aman (p-value 0.005, OR 32.917, CI 2.843-381.091). Kesimpulan variabel efektifitas edukasi donor darah aman merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap pencegahan IMLTD.
Faktor Risiko Hipertensi Pada Remaja Usia 15-23 Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Dungaliyo, Gorontalo, Indonesia Polapa, Noval Y. DJ.; Jusuf, Muhammad Isman; Lamangantjo, Chairunnisah J.; Kasim, Vivien Novarina A.
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2440

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan global, termasuk pada kelompok usia remaja. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan hipertensi pada remaja usia 15-23 tahun di wilayah kerja Puskesmas Dungaliyo Kabupaten Gorontalo, menggunakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional study. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, lembar observasi dan tensi meter. Sampel sebanyak 262 remaja diperoleh menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 13 faktor memiliki hubungan signifikan dengan kejadian hipertensi (p < 0,05), yaitu faktor genetik, jenis kelamin, IMT (berat badan lebih), pola makan, aktivitas fisik, merokok, konsumsi alkohol, akses layanan kesehatan, kualitas tidur, peran petugas kesehatan, teman sebaya, pengetahuan remaja, serta akses makanan sehat. Faktor paling dominan adalah peran petugas kesehatan OR/Exp(B) = 0.499; p-value = 0,021. Penelitian ini menekankan perlunya upaya promotif dan preventif melalui edukasi pola hidup sehat, peningkatan aktivitas fisik, serta skrining kesehatan berkala oleh petugas kesehatan di puskesmas, posyandu dan sekolah guna menurunkan risiko hipertensi sejak usia remaja.
Hubungan Antara Pengetahuan, Sikap, dan Praktik Manajemen Diri Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia: Studi Cross Sectional di Kabupaten Minahasa Rungkat, Timotius A.; Niode, Nurdjannah Jane; Kapantow, Nova Hellen; Posangi, Jimmy; Umboh, Jootje M. L.
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2452

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan masalah kesehatan masyarakat yang prevalensinya terus meningkat dan memerlukan pengelolaan mandiri yang optimal oleh pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan tindakan pengelolaan diabetes melitus tipe 2 pada pasien di wilayah kerja Puskesmas Walantakan, Kabupaten Minahasa. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan potong lintang dan melibatkan 80 responden yang dipilih melalui teknik consecutive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstandar, yaitu Diabetes Knowledge Questionnaire (DKQ-24) untuk mengukur pengetahuan, Diabetes Self-Management Education (DSME) untuk sikap, dan Diabetes Self-Management Questionnaire (DSMQ) untuk tindakan pengelolaan diabetes. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji korelasi, serta multivariat menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan bermakna antara pengetahuan dan sikap, pengetahuan dan tindakan pengelolaan, serta sikap dan tindakan pengelolaan diabetes melitus tipe 2 (p < 0,001). Analisis multivariat menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap secara simultan berhubungan signifikan dengan tindakan pengelolaan diabetes. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan pengetahuan dan sikap pasien dalam upaya memperbaiki pengelolaan diabetes melitus tipe 2 di layanan kesehatan primer.
Beban Pengasuh dan Hubungannya dengan Kualitas Hidup Pengasuh Anak Berkebutuhan Khusus Korompis, Grace E. C.; Kairupan, Sharon Serina; Manoppo, Jeanette Irene C H; Tucunan, Ardiansa A. T.; Kolibu, Febi K.; Takaendengan, Nolita S.
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2470

Abstract

Anak berkebutuhan khusus (ABK) memerlukan pengasuhan intensif, menjadikan pengasuh sebagai aktor kunci dalam promotif dan preventif. Beban pengasuhan yang tinggi dapat menurunkan kualitas hidup pengasuh dan memengaruhi efektivitas perawatan berbasis keluarga, dengan implikasi pada sistem kesehatan dan pendidikan inklusif. Penelitian ini bertujuan menganalisis beban pengasuh sebagai determinan utama kualitas hidup pengasuh ABK di Kota Manado. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif analitik dengan desain potong lintang, melibatkan seluruh pengasuh ABK yang bersekolah di SLB AGCA Center Manado (n = 88) melalui teknik total sampling. Beban pengasuh diukur menggunakan Caregiver Burden Scale, sedangkan kualitas hidup diukur menggunakan instrumen WHOQOL-BREF. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat, dengan uji chi-square pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pengasuh mengalami beban pengasuhan kategori sedang hingga tinggi, sementara kualitas hidup pengasuh secara umum berada pada kategori baik. Beban pengasuh terbukti berhubungan secara signifikan dengan kualitas hidup pengasuh (p = 0,001). Temuan ini menegaskan perlunya integrasi dukungan pengasuh yang terstruktur, layanan psikososial, serta intervensi promotif–preventif dalam sistem kesehatan dan pendidikan inklusif di tingkat nasional dan daerah.

Filter by Year

2019 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 8 No 5 (2025): Oktober 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 8 No 3 (2025): Juni 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 8 No 2 (2025): April 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 8 No 1 (2025): Februari 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 7 No 6 (2024): Desember 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 7 No 5 (2024): Oktober 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 7 No 4 (2024): Agustus 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 7 No 3 (2024): Juni 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 7 No 2 (2024): April 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 7 No 1 (2024): Februari 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 6 No 6 (2023): Desember 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 6 No 5 (2023): Oktober 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 6 No 4 (2023): Agustus 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 6 No 3 (2023): Juni 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 6 No 2 (2023): April 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 6 No 1 (2023): Februari 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 5 No 1 (2022): Agustus 2022: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 4 No 2 (2022): Februari 2022: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 4 No 1 (2021): Agustus 2021: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 3 No 2 (2021): Februari 2021: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 3 No 1 (2020): Agustus 2020: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF Vol 2 No 2 (2020): JPP, Februari 2020 Vol 2 No 1 (2019): JPP, Agustus 2019 Vol 1 No 2 (2019): JPP, Februari 2019 More Issue