cover
Contact Name
Suryo Adi Sahfutra
Contact Email
suryaadisahfutra@gmail.com
Phone
+6281320443765
Journal Mail Official
alhadi@pancabudi.ac.id
Editorial Address
Fakultas Agama Islam dan Humaniora Universitas Pembangunan Panca Budi Medan Jl. Jendral Gatot Subroto KM. 4,5 Sei Sikambing 20122 Medan - Sumatera Utara - Indonesia Telp/Fax. (061) 845-5571
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Al-Hadi
ISSN : 2477524X     EISSN : 27743373     DOI : -
Jurnal Ilmiah Al-Hadi is a scientific publication that efforts to facilitate academic articles and scholarly writings of a number studies in empirical research in the field of Islamic Studies. Jurnal Ilmiah Al-Hadi is open to academics, students, researchers, and practitioners who are interested in contributing their thoughts, especially in the field of Islamic Education and Humanities perspective. The main focus of Jurnal Ilmiah Al-hadi is on the exploration of dynamics propagation in Islamic proselytizing, studies of social science, and the development of contemporary media in theoretical realm as well as practical one, especially the scope of local, national, and global. Sub themes and scope in the scientific publications of Jurnal Ilmiah Al-Hadi include: 1. Islamic Education 2. Islamic Studies in Social Sciences perspective 3. Humanities studies
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 2 (2024): Januari - Juni" : 7 Documents clear
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP SANKSI DALAM PEMBATALAN PERTUNANGAN DI NAGARI GUGUAK MALALO KECEMATAN BATIPUH SELATAN KABUPATEN TANAH DATAR. Mahmudi, Elva; Dasrianto, Vito
Jurnal Ilmiah Al-Hadi Vol 9 No 2 (2024): Januari - Juni
Publisher : Lembaga Jurnal dan Seminar Universitas Pembangunan Panca Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54248/alhadi.v9i2.4791

Abstract

Tulisan ini mengkaji tentang tinjauan hukum Islam terhadap sanksi dalam pembatalan pertunangan di nagari Guguak Malalo. Permasalahannya adalah bahwa sistem adat di Nagari Guguak Malalo apabila terjadi pembatalan peminangan akan diberikan sanksi 1 (satu) rupiah emas. Pemberian sanksi ini sangant bertolak belakang dengan beberapa pandangan ulama mazhab sehingga ini akan sangat menarik untk diteliti. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan sanksi dari pembatalan pertunangan di Nagari Guguak Malalo dan Juga Untuk menganalisis tinjauan hukum Islam terhadap sanksi pembatalan pertunangan. Jenis penelitian ini adalah sebuah kerja lapangan (field research), di mana untuk mendapatkan data-data dari permasalahan yang diteliti, penulis melakukan observasi dan wawancara mendalam dengan narasumber kredibel yang ditentukan secara purposive. Adapun pengolahan data yang didapat dilakukan secara deskriptif-kualitatif. Alhasil, apabila setelah Pertunanganan ada pihak yang membatalkan tunangannya maka akan diberikan Sanksi 1 rupiah emas. Sanksi ini berlaku bagi kedua belah pihak yaitu pihak laki-laki dan pihak perempuan. Sanksi yang diberikan sudah menjadi kesepakatan niniak mamak selaku pemangku adat dan peraturan ini sudah dipakai oleh masyarakat secara turun menurun. Tujuannya adalah agar masyarakat tidak mudah memutuskan sebuah hubungan yang telah diikat. Ajaran Islam tidak mengatur secara khusus tentang sanksi bagi yang membatalkan pertunangan, tetapi kebiasaan (adat) yang berlaku di dalam kehidupan masyarakat, selagi tidak bertentangan dengan ajaran Islam, adat tersebut dibolehkan. Sebagian ulama menjelaskan bahwa hadiah yang diberikan di waktu meminang boleh diambil kembali selagi barangnya masih utuh dan sebagian lagi menjelaskan hadiah yang diberikan di waktu meminang sama halnya dengan hibah, sedangkan hibah tidak boleh diminta kembali.
PERAN IJMA' DALAM PENGEMBANGAN HUKUM ISLAM DI TENGAH PERUBAHAN SOSIAL Habibullah, Habibullah
Jurnal Ilmiah Al-Hadi Vol 9 No 2 (2024): Januari - Juni
Publisher : Lembaga Jurnal dan Seminar Universitas Pembangunan Panca Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54248/alhadi.v9i2.4792

Abstract

Tulisan menjelaskan pengembangan hukum Islam, ijma' (konsensus ulama) memegang peranan vital sebagai salah satu sumber hukum yang adaptif terhadap dinamika dan perubahan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana ijma' diimplementasikan dan berevolusi dalam merespons tantangan-tantangan baru yang muncul akibat perubahan sosial yang cepat. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan studi literatur yang mendalam, penelitian ini mengkaji berbagai kasus aplikasi ijma' dalam sejarah hukum Islam dan relevansinya di era modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ijma' tidak hanya berfungsi sebagai pembaruan hukum yang menjaga prinsip-prinsip syariah tetap relevan dengan kondisi sosial terkini, tetapi juga sebagai mekanisme adaptasi yang memungkinkan umat Islam untuk mengintegrasikan nilai-nilai universal dalam konteks lokal yang spesifik. Dengan demikian, ijma' berperan sebagai alat vital dalam sintesis antara tradisi dan modernitas dalam hukum Islam, memberikan solusi yang pragmatis dan inklusif untuk masalah kontemporer. Penelitian ini menyarankan bahwa pemahaman mendalam tentang mekanisme ijma' dan aplikasinya dalam konteks yang berbeda dapat memberikan panduan bagi pengembangan hukum Islam yang lebih dinamis dan responsif terhadap kebutuhan umat.
PENGGUNAAN QAWAID FIQHIYYAH DALAM BAHTSUL MASAIL NU Jukhoir, Syabrun
Jurnal Ilmiah Al-Hadi Vol 9 No 2 (2024): Januari - Juni
Publisher : Lembaga Jurnal dan Seminar Universitas Pembangunan Panca Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54248/alhadi.v11i1.4779

Abstract

Tulisan ini menjelaskan Syari’at Islam adalah aturan-aturan Allah SWT, yang diciptakan untuk umat Islam yang dimanifestasikan oleh para mujtahid dalam literatur kitab-kitab fiqh, sebagai pedoman menuju kehidupan yang bahagia baik di dunia maupun di akhirat. Namun dalam kenyataannya produk-produk hukum yang terdapat dalam kitab-kitab fiqh tersebut tidak mampu menjawab persoalan-persoalan kontemporer yang sangat kompleks. Oleh karenanya, tuntutan untuk melakukan ijtihad oleh para intelektual/ ahli hukum Islam akan semakin mendesak, baik ijtihad secara individual (fardi) seperti pada masa-masa klasik maupun kolektif (jama`i).Pada zaman modern ini, di berbagai negara Islam, praktek ijtihad yang kedua yaitu ijtihad jama’i (kolektif), menjadi kecenderungan utama dan alternatif bagi kebanyakan para ulama` atau ahli yang terhimpun dalam lembaga-lembaga formal yang dibentuk oleh negara atau lembaga-lembaga non formal dalam sebuah organisasi. Termasuk Lajnah Bahtsul Masail dibawah struktur NU. Lajnah ini merupakan lembaga lembaga yang bertugas menyelesaikan persoalan-persoalan fiqhiyyah yang terjadi di kalangan warga NU.
INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI INTERVENSI PROGRAM KEAGAMAAN DI SDIT BUNAYYA MEDAN SUNGGAL Lubis, Doni Kusuma
Jurnal Ilmiah Al-Hadi Vol 9 No 2 (2024): Januari - Juni
Publisher : Lembaga Jurnal dan Seminar Universitas Pembangunan Panca Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54248/alhadi.v9i2.4813

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan memahami: 1) internalisasi nilai-nilai pendidikan karakter melalui intervensi program keagamaan di SDIT Bunayya Medan Sunggal, 2) faktor pendukung dan penghambat internalisasi nilai-nilai pendidikan karakter melalui intervensi program keagamaan di SDIT Bunayya Medan Sunggal. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, serta analisis data mengikuti teori Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian data, kesimpulan/verifikasi). Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai pendidikan karakter melalui melalui intervensi program keagamaan mencakup, 1) Sapa salam “assalamu’alaikum” dan bersalaman, 2) pembelajaran kosa kata bahasa Arab, 3) Tahfizul Quran, 4) shalat Dhuha, 5) shalat Dzhuhur berjama’ah, 6) Tadarrus al-Quran, 7) Peringatan Hari Besar Islam (PHBI). Adapun faktor pendukung internalisasi nilai pendidikan karakter berupa, 1) Kodusifitas psikologi siswa, 2) Kompetensi guru yang memumpuni, dan 3) Fasilitas yang memadai. Sedangkan faktor penghambatnya berupa 1) menurunnya motivasi siswa, 2) kurangnya sinergitas antar guru dan orang tua.
MEDIASI DI PENGADILAN AGAMA DALAM PERKARA PERCERAIAN Nasution, Rusli Halil; Lubis, Sakban; Idris, Muhammad
Jurnal Ilmiah Al-Hadi Vol 9 No 2 (2024): Januari - Juni
Publisher : Lembaga Jurnal dan Seminar Universitas Pembangunan Panca Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54248/alhadi.v11i1.4780

Abstract

Tulisan ini menjelaskan pada mediasi di pengadilan agama dalam perkara perceraian, dengan analisis yang dilakukan oleh mahasiswa Pendidikan Agama di Sekolah Tinggi Agama Islam Tebing Tinggi Deli. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memahami peran mediasi dalam menyelesaikan perkara perceraian dan bagaimana proses tersebut dilaksanakan di pengadilan agama. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari berbagai sumber, termasuk hakim, mediator, dan pihak yang terlibat dalam perkara perceraian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mediasi memiliki peran penting dalam menyelesaikan konflik secara damai dan dapat mengurangi beban kerja pengadilan. Namun, efektivitas mediasi dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kesiapan pihak yang bersengketa, keterampilan mediator, dan dukungan institusional. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas mediasi melalui pelatihan mediator, sosialisasi manfaat mediasi, dan penguatan regulasi terkait mediasi di pengadilan agama.
STRATEGI KEPALA MADRASAH DALAM MENGEMBANGKAN MUTU PENDIDIKAN Siagian, Zainidah
Jurnal Ilmiah Al-Hadi Vol 9 No 2 (2024): Januari - Juni
Publisher : Lembaga Jurnal dan Seminar Universitas Pembangunan Panca Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54248/alhadi.v9i2.4814

Abstract

Tulisan ini menjelaskan untuk mendeskripsikan strategi rencana kepala madrasah dalam mengembangkan mutu pendidikan di MIS Nidaul Insan. Untuk mendeskripsikan strategi kepala madrasah dalam mengembangkan kompetensi guru. Untuk mendeskripsikan strategi kepala madrasah dalam mengembangkan sarana dan prasarana madrasah. Untuk mendeskripsikan strategi kepala madrasah dalam melibatkan wali murid dalam mengembangkan mutu pendidikan. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan deskriptif analisis. Teknik pengumpulan dengan cara wawancara, observasi, dokumentasi, diskusi terfokus. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala madrasah, tata usaha madrasah, guru madrasah dan orang tua wali murid. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa strategi kepala madrasah dalam kegiatan perencanaan pengembangan mutu pendidikan yaitu melakukan musyawarah bersama keluarga yayasan, guru, staf yang diadakan satu tahun sekali yang kemudian dicatat dan diinput ke aplikasi ERKAM. Untuk meningkatkan pengembangan guru yang berkompetensi kepala madrasah mempunyai strategi dengan melakukan kegiatan supervisi atau kunjungan ke kelas dengan menilai guru – guru dalam belajar mengajar, memotivasi, dan pengarahan mengikuti pelatihan, namun sebagian guru ada yang tidak mematuhi aturan sering terlambat dan tidak melakukan perbaikan dengan apa yang telah di evaluasi kepala madrasah. Strategi kepala madrasah dalam mengembangkan sarana prasarana ialah dengan cara melakukan perencanaan, pemanfaatan, dan perawatan yang baik, namun masih ada sarana prasarana madrasah belum lengkap. Hubungan madrasah dengan masyarakat terjalin dengan baik madrasah mampu mengumpulkan masyarakat pada acara dan pengambilan raport sehingga orang tua dan masyarakat dapat mengenal dan bekerja sama untuk mencapai tujuan.
PERAN PENDIDIKAN AKHLAK DALAM MEMBANGUN KARAKTER MAHASISWA DI STMIK TRIGUNA DHARMA MEDAN Al-Asy’ari, Abu Hasan
Jurnal Ilmiah Al-Hadi Vol 9 No 2 (2024): Januari - Juni
Publisher : Lembaga Jurnal dan Seminar Universitas Pembangunan Panca Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54248/alhadi.v11i1.4789

Abstract

Tujuan tulisan menjelaskan Pendidikan akhlak memiliki peran yang sangat penting dalam membangun karakter mahasiswa, khususnya di lingkungan perguruan tinggi seperti STMIK Triguna Dharma Medan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana pendidikan akhlak berpengaruh dalam pembentukan karakter mahasiswa di STMIK Triguna Dharma. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan akhlak yang diterapkan melalui berbagai program dan kegiatan di kampus memiliki dampak positif dalam membentuk karakter mahasiswa yang berintegritas, beretika, dan bertanggung jawab. Pendidikan akhlak juga berperan dalam menanamkan nilai-nilai moral yang esensial bagi kehidupan sosial dan profesional mahasiswa. Dengan demikian, pendidikan akhlak di STMIK Triguna Dharma Medan tidak hanya mendukung pencapaian akademik tetapi juga membentuk mahasiswa yang berkarakter baik dan siap menghadapi tantangan kehidupan.

Page 1 of 1 | Total Record : 7