cover
Contact Name
Ansari Saleh Ahmar
Contact Email
mattawang@ahmar.id
Phone
+6281258594207
Journal Mail Official
mattawang@ahmar.id
Editorial Address
Jalan Karaeng Bontomarannu No. 57 Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27465233     DOI : https://doi.org/10.35877/454RI.mattawangv2i2
The mission of Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat is to serve as the premier peer-reviewed, interdisciplinary journal to advance theory and practice related to all forms of outreach and engagement. This includes highlighting innovative endeavors; critically examining emerging issues, trends, challenges, and opportunities; and reporting on studies of impact in the areas of public service, outreach, engagement, extension, engaged research, community-based research, community-based participatory research, action research, public scholarship, service-learning, and community service. As our commitment to the advancement of science and technology, the Mattawang follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2020)" : 14 Documents clear
The Use of Excel Statistics for Research Data Processing for Teachers of SMAN 3 Barru, Barru Regency, Indonesia: Penggunaan Statistika Excel Untuk Pengolahan Data Penelitian Bagi Guru SMAN 3 Barru Kabupaten Barru, Indonesia Rusli, R.; Rahman, Abdul; Upu, Hamzah; Ahmar, Ansari Saleh; Hastuty, H.
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.682 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang168

Abstract

This activity was carried out with the aim of: (1) Increasing teacher knowledge in processing and analyzing research data; (2) Developing teacher awareness and knowledge about the importance of data management in research data analysis; (3) Improving the insight, ability and skills of teachers in utilizing data to make it more informative by analyzing data using excel software; and (4) Reducing the number of teachers who perform data processing and analysis intuitively and manually in the computing era. The results of the implementation of this activity were: (1) The knowledge of teachers in processing and analyzing research data was increased; (2) The awareness and knowledge of teachers about the importance of processing and analyzing research data were developed; (3) The insight, ability and skills of teachers in utilizing data to be more informative with proper data processing and analysis were improved; and (4) The number of teachers who perform data processing and analysis intuitively and manually in the computing era was reduced. Abstrak Pengolahan data menggunakan Anaysis Toolspack dilakukan dalam bentuk pelatihan bagi guru-guru di Kab. Barru bekerjasama dengan UPT SMA Negeri 1 Barru Kabupaten Takalar. Pelatihan bertempat di SMA Negeri 1 Barru Kabupaten Barru dan dilaksanakan secara daring dengan menggunakan Zoom. Tujuan dari pelatihan ini adalah agar guru terampil dalam menggunakan paket statistik yang dimiliki Excel untuk mengolah data dan mengolah data menjadi satu informasi. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan guru dalam menggunakan statistika pada paket excel analysis tools pack dalam mengolah dan mengolah data setelah pelatihan lebih baik (meningkatkan) daripada sebelum pelatihan.
The Development of Reasonable Mathematical Problems Based on Content Validity in Mathematics Teachers Conference (MGMP) of Bone Regency, Indonesia: Pengembangan Soal Matematika Berdaya Nalar Tinggi Berdasarkan Validitas Isi di MGMP Matematika Kabupaten Bone, Indonesia Ruslan, R.; Setiawan HR, Iwan; Hindi, Alfiah Nurfadhilah AM.
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.663 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang169

Abstract

Dalam proses pembelajaran ada tiga komponen utama yang merupakan satu kesatuan, yaitu tujuan pembelajaran, proses pembelajaran, dan evaluasi hasil belajar. Dalam melakukan evaluasi terhadap alat pengukur yang telah digunakan untuk mengukur keberhasilan belajar dari para peserta didiknya (muridnya, siswa, mahasiswa dan lain-lain). Alat pengukur dimaksud adalah tes hasil belajar, yang sebagai mana telah kita maklumi, batang tubuhnya terdiri dari kumpulan butir-butir soal. Kemampuan berpikir tingkat tinggi/ Higher Order Thinking Skills (HOTS) adalah proses berpikir yang mengharuskan murid untuk memanipulasi informasi dan ide-ide dalam cara tertentu yang memberi mereka pengertian dan implikasi baru Limpan menggambarkan berpikir tingkat tinggi melibatkan berpikir kritis dan kreatif yang dipandu oleh ide-ide kebenaran yang masing-masing mempunyai makna. Berpikir kritis dan kreatif saling ketergantungan, seperti juga kriteria dan nilai-nilai, nalar dan emosi. Berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS) merupakan cara berpikir yang tidak lagi hanya menghafal secara verbalistik saja namun juga memaknai hakikat dari yang terkandung diantaranya, untuk mampu memaknai makna dibutuhkan cara berpikir yang integralistik dengan analisis, sintesis, mengasosiasi hingga menarik kesimpulan menuju penciptaan ide-ide kreatif dan produktif. Dan dari uraian di atas maka pengabdi bermaksud untuk melakukan pengembangan dan pelatihan analisis butir soal yang ditujukan kepada Guru MGMP Kabupaten Bone. Analisis butir adalah proses menguji respon-respon siswa untuk masing-masing butir tes dalam upaya menjustifikasi kualitas item. Kualitas item, khususnya direpresentasi oleh tingkat kesukaran, daya pembeda, validitas dan reliabilitas, dan khusus untuk tes pilihan ganda tidak kalah pentingnya adalah keefektifan pengecoh dan omit. Tujuan analisis butir soal yaitu untuk mengadakan identifikasi soal-soal yang baik, kurang baik, dan soal yang buruk. Dalam menghadapi masalah yang telah diuraikan, maka solusi yang ditawarkan adalah gabungan antara teori dan praktik. Teori yang diberikan mengenai teknik melakukan analisis butir soal berdaya nalar tinggi untuk soal pilihan ganda dan soal essay serta interpretasi hasil output dengan menggunakan software ITEMAN dan SPSS.
Solving Mathematics Olympiad Problems Training for Primary School Teachers in Bulukumba District: Pelatihan Penyelesaian Soal-Soal Olimpiade Matematika Tingkat Sekolah Dasar bagi Guru SD di Kabupaten Bulukumba Assagaf, Said Fachry; Tahmir, Suradi; Dinar, Muhammad
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.845 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang170

Abstract

This is elementary school teacher training to solve mathematics olympiad problems in Bulukumba district. The purpose of this training is to (1) provide information about mathematics olympiad in Indonesia (2) training teacher to solve mathematics olympiad problems, and (3) motivate primary teachers to conduct olympiad class in their school. The method is divided into two, namely the presentation and the independent tasks. The presentation focuses on the types of math competitions and the types of Olympic problems. Independent task aims to create and solve mathematics Olympiad problems for elementary school level. In addition, motivation was also being concerned in this training. The teachers were expected to use the problems in their mathematics class and also to identify students who potentially have ability join in mathematics competition. Abstrak Pengabdian ini berupa pelatihan olimpiade matematika tingkat Sekolah Dasar yang diperuntukkan bagi Guru Sekolah Dasar di Kabupaten Bulukumba. Tujuan pengabdian ini adalah untuk (1) memberikan pengetahuan terkait pelaksanaan olimpiade matematika di Indonesia (2) memberikan pemahaman terkait soal-soal olimpiade matematika, dan (3) memberikan motivasi kepada guru untuk melakukan pembimbingan olimpiade. Metode pelaksanaan terbagi atas dua yakni metode ceramah dan metode kerja mandiri. Metode ceramah berfokus kepada materi tentang jenis jenis kompetisi matematika dan jenis jenis soal olimpiade. Kerja mandiri bertujuan untuk membuat dan menyelesaikan soal olimpiade matematika tingkat SD. Selain itu, motivasi juga diberikan agar guru dapat mengadopsi soal tersbeut dalam kegiatan pembelajaran serta mencari bibit unggul yang dapat diikutkan untuk berkompetisi.
Utilization of Digital Information Boards as Media Information in Rural Areas: Pemanfaatan Papan Informasi Digital Sebagai Media Informasi di Wilayah Perdesaan Fadli, Ari; Purnomo, Widhiatmoko Herry; Sugiyanto, Gito; Aliim, Muhammad Syaiful
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.405 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang173

Abstract

Information is one of the most important human needs. The term information is often understood as an aid in decision making process needed for the decision makers. Subdistrict offices, village offices, or other government offices are required to be able to provide various information needed by the community. The presence of signage as a medium for delivering information at the subdistrict offices, village offices or other government offices is still considered an important medium in fulfilling information according to the community needs. Digital Signage is one of the electronic media which is currently often used in fulfilling the required information. Digital signage is a one-way digital information service. This community service activity was carried out with the aim of building a digital signage by using an Android TV device. The use of this Android TV-based digital signage can assist village officials in compiling digital-based information, where its use is also considered as easy as using an Android-based mobile device. Abstrak Informasi merupakan kebutuhan yang sangat penting, dasar dalam pengambilan keputusan salah satunya adalah bersumber dari informasi tersebut. Kantor Kelurahan, kantor desa ataupun kantor pemerintahan lain syarat akan informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat umum. Kehadiran papan pengumuman sebagai media penyampai informasi di Kantor Kelurahan, kantor desa ataupun kantor pemerintahan lain hingga saat ini tetap menjadi hal penting yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan informasi. Papan Informasi digital (Digital Signage) merupakan salah satu media elektronik yang saat ini sering digunakan untuk memberikan informasi yang dibutuhkan. Papan pengumuman digital (digital signage) adalah Sebuah layanan informasi berbasis digital satu arah. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah membangun papan informasi digital dengan menggunakan menggunakan perangkat android tv. Hadirnya Papan informasi digital berbasis Android TV ini memberikan kemudahan bagi perangkat desa dalam membuat informasi berbasis digital dikarenakan kemudahan penggunaannya yang sama dengan perangkat handphone berbasis android.
Creative Economy Empowerment through the Use of Natural Ingredients to Become a Hand Sanitizer in Pager Gunung Singkup Pubaratu: Pemberdayaan Ekonomi Kreatif melalui Pemanfaatan Bahan Alami Menjadi Hand Sanitizer di Pager Gunung Singkup Pubaratu Mardani, Dede Aji
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.826 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang175

Abstract

This service was conducted with the aim of providing illustrations and benefits of herbal plants, particularly betel leaf, lemongrass and lime for the manufacture of anti-septic fluids, specifically natural hand sanitizers. PAR (Participation Active Research) was used as the method applied in this study, which elaborated researchers with active participation of the community as partners and social research objects. The results of this study indicated that the liquid from the leaves and lime in clinical, medical and laboratory statistical tests has shown positive results with a pattern of killing germs and bacteria by 100%, it means that the more liquid contained in the solution, the more effective the solution in killing germs and bacteria. Abstrak Penelitian ini bertujan untuk memberikan ilustrasi dan manfaat dari tumbuhan herbal yaitu daun sirih, serai dan jeruk nipis untuk pembuatan cairan anti septik yaitu hand sanitizer alami. Metode yang digunakan adalah PAR ( Particiaption Active Research) yang mengelaborasikan peneliti dengan partisipasi aktif masyarakat sebagia patner dan objek peneltian sosial.hasil peneltian menunjukan bahwa cairan dari dedaunan dan jeruk nipis secara klinik, medis dan uji statistik laboratorium telah menunjukan hasil yang positif dengan pola membunuh kuman dan bakteri sebesar 100%, artinya semakin banyak cairan yang terkandung dalam larutan itu akan semakin efektif dalam membunuh kuman dan bakteri.
Parental Counseling in Fostering Mathematics Learning of Elementary School Children in Pojok Hamlet, Campurdarat District, Tulungagung Regency: Penyuluhan Orang Tua dalam Membimbing Belajar Matematika Anak Sekolah Dasar di Dusun Pojok Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung Anggreini, Dewi; Hayuhantika, Diesty; Hairunisya, Nanis
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.275 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang180

Abstract

Parents play an important role in education, because they can help develop children’s learning potential and become a determining factor for the child’s future. Children must be given the best education from an early age, so that it can have a positive impact on children when they become students at school. The purpose of this service was to determine the importance of learning mathematics, to motivate and foster children’s interest in mathematics, to determine on how to help children in learning mathematics properly, to determine the practical and humanist mathematics learning knowledge, and to provide the appropriate and fun learning methods for children. In this service activity, there were several problems encountered in Pojok Hamlet, among others, parents had limited ability and time to foster children’s mathematics learning, children had difficulty in understanding mathematics, parents were not confident in fostering their children to learn mathematics. The methods used in the implementation of this activity were the lecture and question and answer methods. This service activity was attended by parents of grade 2 and 3 at SDN 3 Pojok, Campurdarat District. Based on the results of questionnaires and interviews conducted in this service activity, it was found that parents were very enthusiastic and their knowledge increased after attending the counseling. There was an increase in the frequency of parents in fostering and helping their children to study at home. Referring to the results of this counseling activity, it can be concluded that parents should provide mathematical knowledge from an early age to their children, specifically for early grade children, particularly grades 1, 2, and 3. Basic mathematical knowledge can be used as a provision for skills for parents in assisting their children to learn mathematics. Parents can use mathematics teaching aids in the neighborhood in fostering their children to learn mathematics about addition, multiplication and division. Abstrak Peran orangtua terhadap pendidikan sangatlah penting karena membantu perkembangan belajar anak dan menjadi salah satu faktor penentu masa depan anak. Sejak dini anak-anak harus diberikan pendidikan yang terbaik agar memberikan dampak positif bagi anak didik. Tujuan pengabdian ini adalah mengetahui pentingnya belajar ilmu matematika, memotivasi dan menumbuhkan minat anak terhadap matematika, mengetahui bagaimana cara mendampingi anak belajar matematika dengan baik, mengetahui pengetahuan belajar matematika yang praktis dan humanis dan metode belajar yang tepat dan menyenangkan bagi anak. Permasalahan yang dihadapi di dusun Pojok yaitu orang tua mempunyai keterbatasan kemampuan dan waktu dalam membimbing belajar matematika anak, anak mengalami kesulitan dalam memahami matematika, orang tua tidak percaya diri membimbing anak belajar matematika. Metode pelaksanaan kegiatan berupa ceramah dan tanya jawab. Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh orang tua siswa kelas 2 dan 3 SDN 3 Pojok Kecamatan Campurdarat. Kegiatan pengabdian ini diperoleh beberapa hasil yaitu dari hasil angket dan wawancara, orang tua sangat antusias dan pengetahuannya bertambah setelah mengikuti pelatihan. Terjadi peningkatan frekuensi orang tua dalam membimbing dan membantu putra-putrinya belajar di rumah. Orang tua hendaknya memberikan pengetahuan matematika sejak dini bagi anak khususnya untuk anak kelas awal yaitu kelas 1, 2, dan 3. Pengetahuan matematika dasar dapat dijadikan bekal keterampilan bagi orang tua dalam mendampingi anak-anaknya belajar matematika. Orang tua bisa menggunakan alat peraga matematika yang ada di lingkungan sekitar dalam membimbing putra putrinya belajar matematika tentang penjumlahan, perkalian dan pembagian.
Improving Normative and Adaptive Teacher Skills in Teaching PKWU Subjects: Peningkatan Keterampilan Guru Normatif dan Adaptif dalam Mengampu Mata Pelajaran PKWU Darwis, Dedi; Pasaribu, A. Ferico Octaviansyah; Riskiono, Sampurna Dadi
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.488 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang213

Abstract

Based on the existing guidelines in the 2013 revised curriculum, Creative Products and Entrepreneurship (PKWU) subjects have changed for the number of hours of lessons, namely currently there are six lesson hours for one week, while for adaptive and normative subjects the number of lessons has decreased. However, the teachers at SMK YPI generally do not have dual competencies that can support skills in teaching PKWU subjects. Therefore, training and mentoring are needed as provisions for teachers in teaching PKWU subjects so that the competence and skills of teachers who teach adaptive and normative subjects can increase. The main problem with partners is that the craft program has not been implemented because there is still a need for skills material to be given to students related to entrepreneurship. This service activity is carried out by providing training to normative and adaptive teachers to teach PKWU with materials, namely graphic design and making Bluetooth Mini Amplifier. From the results of the activities carried out, an evaluation was obtained, namely that for an understanding of the PKWU subject, 100% of his knowledge increased. For the use of graphic design applications and their application after training activities, it shows that 85.71% of normative and adaptive teachers know how to use graphic design applications and 14.29% really know and understand the use of graphic design applications. As for the knowledge about making bluetooth mini amplifiers a number of 14.29% of normative and adaptive teachers know enough and 85.71% of normative and adaptive teachers know how to make bluetooth mini amplifiers.
The Use of Excel Statistics for Research Data Processing for Teachers of SMAN 3 Barru, Barru Regency, Indonesia: Penggunaan Statistika Excel Untuk Pengolahan Data Penelitian Bagi Guru SMAN 3 Barru Kabupaten Barru, Indonesia R. Rusli; Abdul Rahman; Hamzah Upu; Ansari Saleh Ahmar; H. Hastuty
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.682 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang168

Abstract

This activity was carried out with the aim of: (1) Increasing teacher knowledge in processing and analyzing research data; (2) Developing teacher awareness and knowledge about the importance of data management in research data analysis; (3) Improving the insight, ability and skills of teachers in utilizing data to make it more informative by analyzing data using excel software; and (4) Reducing the number of teachers who perform data processing and analysis intuitively and manually in the computing era. The results of the implementation of this activity were: (1) The knowledge of teachers in processing and analyzing research data was increased; (2) The awareness and knowledge of teachers about the importance of processing and analyzing research data were developed; (3) The insight, ability and skills of teachers in utilizing data to be more informative with proper data processing and analysis were improved; and (4) The number of teachers who perform data processing and analysis intuitively and manually in the computing era was reduced. Abstrak Pengolahan data menggunakan Anaysis Toolspack dilakukan dalam bentuk pelatihan bagi guru-guru di Kab. Barru bekerjasama dengan UPT SMA Negeri 1 Barru Kabupaten Takalar. Pelatihan bertempat di SMA Negeri 1 Barru Kabupaten Barru dan dilaksanakan secara daring dengan menggunakan Zoom. Tujuan dari pelatihan ini adalah agar guru terampil dalam menggunakan paket statistik yang dimiliki Excel untuk mengolah data dan mengolah data menjadi satu informasi. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan guru dalam menggunakan statistika pada paket excel analysis tools pack dalam mengolah dan mengolah data setelah pelatihan lebih baik (meningkatkan) daripada sebelum pelatihan.
The Development of Reasonable Mathematical Problems Based on Content Validity in Mathematics Teachers Conference (MGMP) of Bone Regency, Indonesia: Pengembangan Soal Matematika Berdaya Nalar Tinggi Berdasarkan Validitas Isi di MGMP Matematika Kabupaten Bone, Indonesia R. Ruslan; Iwan Setiawan HR; Alfiah Nurfadhilah AM. Hindi
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.663 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang169

Abstract

Dalam proses pembelajaran ada tiga komponen utama yang merupakan satu kesatuan, yaitu tujuan pembelajaran, proses pembelajaran, dan evaluasi hasil belajar. Dalam melakukan evaluasi terhadap alat pengukur yang telah digunakan untuk mengukur keberhasilan belajar dari para peserta didiknya (muridnya, siswa, mahasiswa dan lain-lain). Alat pengukur dimaksud adalah tes hasil belajar, yang sebagai mana telah kita maklumi, batang tubuhnya terdiri dari kumpulan butir-butir soal. Kemampuan berpikir tingkat tinggi/ Higher Order Thinking Skills (HOTS) adalah proses berpikir yang mengharuskan murid untuk memanipulasi informasi dan ide-ide dalam cara tertentu yang memberi mereka pengertian dan implikasi baru Limpan menggambarkan berpikir tingkat tinggi melibatkan berpikir kritis dan kreatif yang dipandu oleh ide-ide kebenaran yang masing-masing mempunyai makna. Berpikir kritis dan kreatif saling ketergantungan, seperti juga kriteria dan nilai-nilai, nalar dan emosi. Berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS) merupakan cara berpikir yang tidak lagi hanya menghafal secara verbalistik saja namun juga memaknai hakikat dari yang terkandung diantaranya, untuk mampu memaknai makna dibutuhkan cara berpikir yang integralistik dengan analisis, sintesis, mengasosiasi hingga menarik kesimpulan menuju penciptaan ide-ide kreatif dan produktif. Dan dari uraian di atas maka pengabdi bermaksud untuk melakukan pengembangan dan pelatihan analisis butir soal yang ditujukan kepada Guru MGMP Kabupaten Bone. Analisis butir adalah proses menguji respon-respon siswa untuk masing-masing butir tes dalam upaya menjustifikasi kualitas item. Kualitas item, khususnya direpresentasi oleh tingkat kesukaran, daya pembeda, validitas dan reliabilitas, dan khusus untuk tes pilihan ganda tidak kalah pentingnya adalah keefektifan pengecoh dan omit. Tujuan analisis butir soal yaitu untuk mengadakan identifikasi soal-soal yang baik, kurang baik, dan soal yang buruk. Dalam menghadapi masalah yang telah diuraikan, maka solusi yang ditawarkan adalah gabungan antara teori dan praktik. Teori yang diberikan mengenai teknik melakukan analisis butir soal berdaya nalar tinggi untuk soal pilihan ganda dan soal essay serta interpretasi hasil output dengan menggunakan software ITEMAN dan SPSS.
Solving Mathematics Olympiad Problems Training for Primary School Teachers in Bulukumba District: Pelatihan Penyelesaian Soal-Soal Olimpiade Matematika Tingkat Sekolah Dasar bagi Guru SD di Kabupaten Bulukumba Said Fachry Assagaf; Suradi Tahmir; Muhammad Dinar
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.845 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang170

Abstract

This is elementary school teacher training to solve mathematics olympiad problems in Bulukumba district. The purpose of this training is to (1) provide information about mathematics olympiad in Indonesia (2) training teacher to solve mathematics olympiad problems, and (3) motivate primary teachers to conduct olympiad class in their school. The method is divided into two, namely the presentation and the independent tasks. The presentation focuses on the types of math competitions and the types of Olympic problems. Independent task aims to create and solve mathematics Olympiad problems for elementary school level. In addition, motivation was also being concerned in this training. The teachers were expected to use the problems in their mathematics class and also to identify students who potentially have ability join in mathematics competition. Abstrak Pengabdian ini berupa pelatihan olimpiade matematika tingkat Sekolah Dasar yang diperuntukkan bagi Guru Sekolah Dasar di Kabupaten Bulukumba. Tujuan pengabdian ini adalah untuk (1) memberikan pengetahuan terkait pelaksanaan olimpiade matematika di Indonesia (2) memberikan pemahaman terkait soal-soal olimpiade matematika, dan (3) memberikan motivasi kepada guru untuk melakukan pembimbingan olimpiade. Metode pelaksanaan terbagi atas dua yakni metode ceramah dan metode kerja mandiri. Metode ceramah berfokus kepada materi tentang jenis jenis kompetisi matematika dan jenis jenis soal olimpiade. Kerja mandiri bertujuan untuk membuat dan menyelesaikan soal olimpiade matematika tingkat SD. Selain itu, motivasi juga diberikan agar guru dapat mengadopsi soal tersbeut dalam kegiatan pembelajaran serta mencari bibit unggul yang dapat diikutkan untuk berkompetisi.

Page 1 of 2 | Total Record : 14