cover
Contact Name
Ansari Saleh Ahmar
Contact Email
mattawang@ahmar.id
Phone
+6281258594207
Journal Mail Official
mattawang@ahmar.id
Editorial Address
Jalan Karaeng Bontomarannu No. 57 Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27465233     DOI : https://doi.org/10.35877/454RI.mattawangv2i2
The mission of Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat is to serve as the premier peer-reviewed, interdisciplinary journal to advance theory and practice related to all forms of outreach and engagement. This includes highlighting innovative endeavors; critically examining emerging issues, trends, challenges, and opportunities; and reporting on studies of impact in the areas of public service, outreach, engagement, extension, engaged research, community-based research, community-based participatory research, action research, public scholarship, service-learning, and community service. As our commitment to the advancement of science and technology, the Mattawang follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2022)" : 20 Documents clear
Socialization and Training of Making Educational Game Tools from Waste in Tunggilis Village: Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Alat Permainan Edukatif dari Sampah di Desa Tunggilis Rianti; Imas Masitoh; Teti Anggi Andriani; Ida Solihat; Dwi Istrianti
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.823 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang776

Abstract

This community service activity aims to raise awareness of the residents of Tunggilis Village on the importance of proper waste sorting, selection and management. In addition, this activity also aims to increase the knowledge, skills and creativity of housewives and PAUD teachers in making APE and being able to implement it in learning according to aspects of child development. The method used in this PKM is Participatory Action Research (PAR), namely first, providing material about waste and APE using the lecture method, to provide education about waste, waste problems, types of waste and how to sort and select waste that can be used as APE. Second, the manufacture of APE using the training method in the form of direct practice of making APE using the tools and materials that have been prepared. Third, implementing a monitoring method for PAUD teachers in making APE and implementing it as a learning medium in their respective schools. As a result of this community service activity, PAUD teachers can make their own APE, and implement it in teaching and learning activities in their respective institutions. Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran para warga Desa Tunggilis akan pentingnya pemilahan, pemilihan dan pengelolaan sampah yang benar. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menambah pengetahuan, keterampilan serta kreatifitas para para ibu rumah tangga dan guru PAUD dalam membuat APE dan mampu mengimplementasikan dalam pembelajaran sesuai aspek perkembangan anak. Metode dalam pengabdian kepada masyarakat yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yaitu pertama, memberikan materi tentang sampah dan APE menggunakan metode ceramah, untuk memberikan edukasi tentang sampah, permasalahan sampah, jenis-jenis sampah dan bagaimana memilah dan memilih sampah yang bisa dijadikan APE. Kedua, pembuatan APE dengan metode latihan berupa praktek secara langsung membuat APE menggunakan alat dan bahan yang sudah dipersiapkan. Ketiga, melaksanakan metode monitoring kepada guru-guru PAUD dalam membuat APE dan mengimplementasikan sebagai media pembelajaran di sekolah masing-masing. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, para guru PAUD dapat membuat APE sendiri, dan mengimplementasikan dalam kegiatan belajar mengajar di lembaga masing-masing.
Assistance for Increasing Farmers' Capacity in Processing Coconut Fruit into Virgin Coconut Oil (VCO) in Emplak Village Kalipucang District Pangandaran Regency: Pendampingan Peningkatan Kapasitas Petani Dalam Pengolahan Buah Kelapa Menjadi Virgin Coconut Oil (VCO) Di Desa Emplak Kec. Kalipucang Kab. Pangandaran Jenal Abidin; Asep Dudi Rianto; Aang Andi Kuswandi; Yayat Hidayat; Noer Ayunda Novalinda
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.212 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang778

Abstract

Virgin coconut oil (VCO) is one of the processed products from coconuts that has high economic value. As one of the villages in Pangandaran Regency that produces a lot of coconut agricultural products, it is necessary to have a wider use of coconut itself. The benefit of community service from this program is to increase people's understanding, especially farmers or producers of virgin coconut oil (VCO). The goals to be achieved in processing coconuts into virgin coconut oil (VCO) are to increase the income obtained by the community because they have been able to process coconuts into virgin coconut oil (VCO), and to increase people's knowledge and skills in processing coconuts into virgin coconut oil (VCO). The training was held in February 2022 in Emplak Village, Kalipucang District, Pangandaran Regency. The implementation method used is divided into three stages, namely the coordination, preparation and training stages. The results of this community service have succeeded in training the community in Emplak Village to make virgin coconut oil (VCO) well. In addition, other results obtained from this service are high participant responses. This can be seen from their attendance and enthusiasm in participating in the training. The community has additional skills in utilizing and processing local natural resources (coconuts). Abstrak Minyak kelapa murni atau virgin coconut oil (VCO) adalah salah satu produk olahan dari buah kelapa yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Sebagai salah satu desa di Kabupaten Pangandaran yang menghasilkan banyak hasil pertanian buah kelapa maka perlu adanya pemanfaatan lebih luas dari kelapa itu sendiri. Manfaat pengabdian masyarakat dari program ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya para petani atau penderes terhadap minyak kelapa murni “virgin coconut oil (VCO)”. Tujuan yang ingin dicapai dalam mengolah buah kelapa menjadi virgin coconut oil (VCO) adalah untuk mingkatkan pendapatan yang diperoleh masyarakat karena telah mampu mengolah buah kelapa menjadi virgin coconut oil (VCO), dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah buah kelapa menjadi virgin coconut oil (VCO). Pelatihan dilaksanakan pada bulan Februari 2022 di Desa Emplak, Kecamatan Kalipucang Kabupaten Pangandaran. Metode pelaksanaan yang digunakan dibagi dalam tiga tahap, yaitu tahap koordinasi, persiapan dan pelatihan. Hasil dari pengabdian masyarakat ini berhasil melatih masyarakat di Desa Emplak membuat virgin coconut oil (VCO) dengan baik. Selain itu hasil lainnya yang diperoleh dari pengabdian ini yaitu respon peserta tinggi. Hal ini dapat dilihat dari kehadiran dan antusias mereka dalam mengikuti pelatihan. Masyarakat memiliki keterampilan tambahan dalam memanfaatkan serta mengolah sumber daya alam lokal (buah kelapa).
Use of Excel Software for Graphing for PAUD Luwu Timur Teachers: Penggunaan Perangkat Lunak Excel Untuk Pembuatan Grafik pada Guru PAUD di Luwu Timur Rusli; Abdul Rahman; Hastuty; Sitti Masyitah Meliyana R.; Ranak Lince
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.135 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang793

Abstract

The training aims to provide insight, abilities, and skills of PAUD Luwu Timur teachers in graphing using excel software. The method used is to conduct lectures, practice, and discussions between teachers and the implementation team. The result of this training is that the teachers are skilled and proficient in using Microsoft excel features in drawing graphs or charts, including Bar charts, Scatter, Line charts, and Pie, the teachers are also pleased and interested in using the features possessed by Microsoft Excel.
Action Program and Socialization of Plastic Waste Hazards for Health and Environment in Tanjung Kramat, Gorontalo Intan Manyoe; Siti Suhartini S. Napu; Supriadi Supriadi; Taufik Hidayansya; Hisanari Sugawara
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.586 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang780

Abstract

The Tanjung Kramat area is one of the areas on the southern coast of Gorontalo which is polluted by plastic waste. Activities are needed to increase public knowledge. The purpose of community service is to socialize the dangers of plastic waste to health and the environment and to carry out an action program to clean up the coastal and marine environment. Methods are identification and survey, socialization, and action program. The results show that through socialization and action programs there is a change in mindset and attitude patterns in the community. The community admitted that they only got knowledge about plastic waste during socialization activities. People expressed concern about the dangers of plastic waste. In the community action program, they no longer burn plastic waste. The community said that they could reduce the use of plastic waste, for example by replacing plastic shopping bags with shopping bags made of woven rattan. This community service is the first step for reducing the use of plastic waste in the Tanjung Kramat area.
Recitation, Sports, and Reading: Building Housewives' Hopes Through a Digital-Based Al-Qura'n Education Park in Panrengnge, Sidrap: Mengaji, Olahraga, dan Membaca: Membangun Asa IRT Melalui Taman Pendidikan Al-Qura’n Berbasis Digital di Dusun Panrengnge Kabupaten Sidrap Syafruddin Side; Sri Indriani; Armalinda Mohammad Adam; Puspitasari; Arika Dwi Angraeni Rasida; Ahmad Ali Ramli
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.448 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang799

Abstract

Mengaji, Olahraga, dan Membaca: Membangun Asa IRT Melalui Taman Pendidikan Al-Qur’an Berbasis Digital atau disingkat dengan MOM Digital merupakan program yang dirancang untuk membantu ibu rumah tangga khususnya ibu rumah tangga di Dusun Panrengnge Kabupaten Sidrap untuk meningkatkan kemampuan mengaji, minat baca, dan kesadaran ibu rumah tangga dalam menjaga kebugaran jasmani melalui olahraga. Program ini dilaksanakan dengan menggunakan sistem virtual-digital yang memanfaatkan aplikasi WhatsApp, Zoom Meeting, MyQuran, dan Youtube. MOM Digital ini memiliki beberapa tahapan kegiatan yang dilaksanakan secara blended, yaitu kombinasi antara online dan offline. Adapun tahap kegiatan program ini adalah persetujuan dengan stakeholder, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Untuk tahap sosialisasi dilakukan secara online dan offline, pelatihan dilakukan secara offline dengan melakukan pertemuan tatap muka di Dusun Panrengnge Kabupaten Sidrap yang tentunya tetap mematuhi protokol kesehatan. Kemudian untuk tahap pendampingan dan evaluasi dilakukan secara online dengan menggunakan aplikasi WhatsApp, Zoom Meeting, MyQuran, dan Youtube.
Utilization of Solar Street Lights as Lighting Facilities in Tourist Places: Pemanfaatan Lampu Penerangan Jalan Umum Bertenaga Surya Sebagai Sarana Penerangan di Tempat Wisata Ari Fadli; Daru Tri Nugroho; Arief Wisnu Wardhana; Gito Sugiyanto; Hari Prasetijo; Widhiatmoko Herry Purnomo
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1267.35 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang801

Abstract

Hutan Pinus Limpakuwuswhich is located on the southern slope of Mount Slamet is located at an altitude of about 750 meters above sea level (MDPL). The Limpakuwus Pine Forest has limited access to electricity from the PLN network, so there are still many locations at night or cloudy skies, so these locations have limited access, this causes the manager to use generators to turn on the lights in order to provide the electricity needed for electricity. provide information on the location in the Limakuwus Pine Forest tourist spot. The interview and survey method started this service activity, the interview aimed to determine the need for the number of spots (spots), to get lighting and a survey to determine the location of the lamp installation. equipment, and manufacture of solar powered PJU light poles and their installation. The results of these activities include increasing knowledge, skills of residents in the field of fabrication and installation of solar-powered PJU lamps with the installation of 2100Lm 20 Watt LED lights, 5V/40Watt Solar Panels and 3.2V/32 Ah batteries at predetermined locations, as well as increased ease of use. running activities at night at that location. Abstrak Hutan Pinus Limpakuwus yang berada di lereng selatan Gunung Slamet itu berada pada ketinggian sekitar 750 meter di atas permukaan laut (MDPL). Hutan Pinus Limpakuwus memiliki akses listrik terbatas dari jaringan PLN, sehingga masih banyaknya lokasi yang malam hari atau kondisi langit mendung, maka lokasi tersebut memiliki akses yang terbatas hal ini menyebabkan pihak pengelola menggunakan genset guna menghidupkan lampu dalam rangka menyediakan sarana kebutuhan listrik yang digunakan untuk memberikan penerangan pada lokasi di tempat wisata Hutan Pinus Limakuwus tersebut. Metode wawancara dan survey mengawali kegiatan pengabdian ini, wawancara bertujuan untuk menentukan kebutuhan jumlah titik (spot), untuk mendapat penerangan dan survey guna menentukan lokasi pemasangan lampu Metode pelaksanaan kegiatan meliputi: survey lokasi, identifikasi dan solusi masalah, perencanaan kegiatan, perhitungan kebutuhan bahan dan peralatan, dan pembuatan tiang lampu PJU bertenaga surya dan pemasangannya. Hasil kegiatan antara lain peningkatan pengetahuan, ketrampilan warga di bidang fabrikasi dan instalasi lampu PJU bertenaga surya dengan terpasangnya lampu LED 2100Lm 20 Watt, Solar Panel 5V/40Watt dan battery 3.2V/32 Ah pada lokasi yang telah di tentukan sebelumnya, serta peningkatan kemudahan dalam menjalankan aktivitas dimalam hari pada lokasi tersebut.
Improvement of Clean and Healthy Living Behavior in Coastal Communities in Bajo Indah Village, Soropia District Konawe District: Peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Pada Masyarakat Pesisir di Desa Bajo Indah Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe Adius Kusnan; Sri Susanty; La Ode Alifariki
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.079 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang807

Abstract

Clean and healthy living behaviors are all health behaviors that are carried out with awareness so that family or family members can help themselves in the health sector and play an active role in health activities in the community. Clean and healthy living behavior (CHLB) needs to be accustomed as a daily activity in life, whether it is done at home or at school. This counseling was carried out by a service team consisting of the Faculty of Medicine, Halu Oleo University together with students and the audience was the community in Bajo Indah Village, Konawe Selatan Regency as many as 40 people. The results of measuring community knowledge show that there are differences in CHLB knowledge before and after counseling. Abstrak Perilaku hidup bersih dan sehat adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran sehingga anggota keluarga atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat. Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) perlu dibiasakan sebagai kegiatan sehari-hari dalam kehidupan, baik itu dilakukan di rumah maupun di sekolah. Penyuluhan ini dilakukan oleh tim pengabdi yang terdiri atas Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo bersama mahasiswa dengan khalayak adalah masyarakat di Desa Bajo Indah Kabupaten Konawe Selatan sebanyak 40 orang. Hasil penguuran pengetahuan masyarakat menunjukkan bahwa ada perbedaan pengetahuan PHBS sebelum dan sesudah penyuluhan.
Counseling Counseling on Preventing Stunting Starting from the Family by Improving Nutrition and Sanitation and Complete Immunization in Lanto Jaya Village, Poso Regency: Penyuluhan Cegah Stunting Mulai dari Keluarga dengan Perbaiki Gizi dan Sanitasi serta Lengkapi Imunisasi di Desa Lanto Jaya Kabupaten Poso Lilis Candra Yanti; H. Hatijar; Sri Hardiyanti
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.522 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang812

Abstract

This service aims to provide education to the community about how to prevent stunting starting from the family itself, namely by improving daily food nutrition, improving environmental sanitation and completing child immunization. Stunting is one of the health problems in Indonesia which is still quite high, one of which is the Poso Regency area which also contributes to the incidence of stunting. Stunting is classified as a chronic nutritional problem caused by many factors including economic conditions, maternal nutrition during pregnancy, infant pain, lack of nutritional intake as a toddler. This service has been carried out in Lanto Jaya Village, Poso Pesisir, Poso Regency with counseling methods as well as discussions or questions and answers with participants. The results of the counseling show that the community still does not understand the problem of stunting and the causes of stunting and the future impact on their children if they experience stunting. With this counseling, the community understands better and is very helpful for Puskesmas cadres in providing understanding or knowledge to the community. Abstrak Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang bagaimana pencegahan stunting yang dimulai dari keluarga sendiri yaitu dengan memperbaiki gizi makanan sehari-hari, memperbaiki sanitasi lingkungan serta melengkapi imunisasi anak. Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan di Indonesia yang masih cukup tinggi, salah satunya daerah Kabupaten Poso juga penyumbang angka kejadian stunting. Stunting tergolong masalah gizi kronik yang disebabkan banyak faktor diantaranya kondisi ekonomi, gizi ibu saat hamil, kesakitan pada bayi, kurang asupan gizi saat balita. Pengabdian ini telah di lakukan di Desa Lanto Jaya, Poso Pesisir Kabupaten Poso dengan metode penyuluhan serta diskusi atau tanya jawab dengan peserta. Hasil penyuluhan menunjukkan bahwa masyarakat masih kurang paham terkait dengan masalah stunting dan penyebab stunting dan dampak kedepan dengan anak mereka jika mengalami stunting. Dengan adanya penyuluhan ini masyarakat lebih paham serta sangat membantu kader-kader Puskesmas memberikan pemahaman atau pengetahuan kepada masyarakat.
Socialization of Catfish (Clarias sp.) Using Semi-Artificial Spawning in Aras Village, Batu Bara Regency: Sosialisasi Pembenihan Ikan Lele (Clarias sp.) dengan Menggunakan Pemijahan Semi Buatan di Desa Aras Kabupaten Batu Bara Ria Retno Dewi Sartika Manik; Ewin Handoco; Lois Oinike Tambunan; Janwar Tambunan; Sahat Sitompul
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.533 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang822

Abstract

Catfish production from year to year has increased. Catfish production in Indonesia in 2013 reached 758,455 tons. The socialization of catfish hatchery using semi-artificial spawning is aimed at cultivating the community to increase seed yields and carry out catfish hatchery with semi-artificial spawning methods. The method used is the method of presentation and practice. Counseling on catfish spawning with semi-artificial techniques is very useful for groups of fish farmers, this is evident from the enthusiasm of the community who are enthusiastic in participating in the socialization from beginning to end. Abstrak Produksi ikan lele dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Produksi ikan lele di Indonesia pada Tahun 2013 mencapai 758.455 ton. Sosialisasi pembenihan ikan lele dengan menggunakkan pemijahan semi bauta bertujuan agar masyarakat pembudidaya dapat meningkatkan hasil benih dan melaksanakan pembenihan ikan lele dengan metode pemijahan semi buatan. Metode yang digunakan adalah metode presentasi dan praktek. Penyuluhan tentang pemijahan ikan lele dengan teknik semi buatan sangat bermanfaat terhadap kelompok pembudidaya ikan, hal ini terbukti dari semangat masyarakat yang antusias dalam mengikuti sosialisasi mulai dari awal sampai akhir.
Education on Handling Hypertension and Blood Pressure Checks at Petobo Huntara Central sulawesi: Edukasi Penanganan Penyakit Hipertensi dan Pemeriksaan Tekanan darah Di Huntara Petobo Sulawesi Tengah Syafika Alaydrus; Niluh Puspita Dewi; Wayan Wirawan; Ayu Wulandari
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.564 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang823

Abstract

Hypertension is another name for high blood pressure. Blood pressure itself is the force of blood flow from the heart that pushes against the walls of blood vessels (arteries). Hypertension is a condition in which blood pressure is higher than 140/90 mmHG. This counseling was carried out by a team of Stifa Pelita Mas Palu lecturers totaling 4 people assisted by several students and carried out at Banua Huntara Petobo, with a total of 108 participants. Educational results based on discussions show that there are differences in knowledge about hypertension before and after being given education. Abstrak Hipertensi adalah nama lain dari tekanan darah tinggi. Tekanan darah itu sendiri adalah kekuatan aliran darah dari jantung yang mendorong dinding pembuluh darah (arteri). Hipertensi adalah kondisi di mana tekanan darah lebih tinggi dari 140/90 mmHG. Penyuluhan ini dilakukan oleh tim dosen Stifa Pelita Mas Palu yang berjumlah 4 orang di bantu beberapa mahasiswa dan dilakukan di Banua Huntara Petobo, dengan jumlah peserta sebanyak 108 orang. Hasil Edukasi berdasarkan diskusi menunjukkan bahwa ada perbedaan pengetahuan tentang hipertensi sebelum dan sesudah diberikan edukasi.

Page 1 of 2 | Total Record : 20