cover
Contact Name
Ansari Saleh Ahmar
Contact Email
mattawang@ahmar.id
Phone
+6281258594207
Journal Mail Official
mattawang@ahmar.id
Editorial Address
Jalan Karaeng Bontomarannu No. 57 Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27465233     DOI : https://doi.org/10.35877/454RI.mattawangv2i2
The mission of Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat is to serve as the premier peer-reviewed, interdisciplinary journal to advance theory and practice related to all forms of outreach and engagement. This includes highlighting innovative endeavors; critically examining emerging issues, trends, challenges, and opportunities; and reporting on studies of impact in the areas of public service, outreach, engagement, extension, engaged research, community-based research, community-based participatory research, action research, public scholarship, service-learning, and community service. As our commitment to the advancement of science and technology, the Mattawang follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2023)" : 20 Documents clear
Web Development and Web Management System Training in Kedung Aren Tourism Village, Kalurahan Tridadi, Kapanewon Sleman, Sleman Regency, Yogyakarta: Pelatihan Pembuatan Web dan Sistem Pengelolaan Web di Desa Wisata Kedung Aren, Kalurahan Tridadi, Kapanewon Sleman, Kabupaten Sleman, Yogyakarta Rochmad Bayu Utomo; Zaenal Wafa; Ratri Paramitalaksmi; Qorry Rafika Ekasari; Intan Misel; Mushawir Mushawir
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1506

Abstract

Village tourism is one of the great potentials in improving the village. The use of online media to increase the promotion of village tourism has been used by pokdarwis to support the increase in village tourism. However, the human resources of Pokdarwis Tridadi members shining brightly Kalurahan Tridadi have not been able to create and manage online media websites properly. It is necessary to conduct a training for pokdarwis members in Kalurahan Tridadi. The purpose of this service is to create a web and provide training and assistance to pokdarwis members to be able to manage website-based tourist content. The participants in this service were as many as 10 pokdarwis members. The method of applying science and technology carried out is in the form of training and assistance in managing website-based tourist content. The results of the activity showed an increase in understanding of the potential of tourism villages. Abstrak Pariwisata desa menjadi salah satu potensi besar dalam peningkatan desa. Penggunaan media online untuk meningkatkan promosi wisata desa sudah digunakan oleh pokdarwis untuk menunjang peningkatan pariwisata desa. Namun SDM anggota Pokdarwis Tridadi Bersinar Terang Kalurahan Tridadi belum dapat membuat dan mengelola media online website dengan baik. Untuk itu perlu dilakukan sebuah pelatihan bagi anggota pokdarwis di Kalurahan Tridadi. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk membuat web dan memberikan pelatihan dan pendampingan terhadap anggota pokdarwis untuk dapat mengelola konten wisata berbasis website. Peserta dalam pengabdian ini adalah sebanyak 10 anggota pokdarwis. Metode penerapan ipteks yang dilakukan adalah berbentuk pelatihan dan pendampingan pengelolaan konten wisata berbasis website. Pelaksanaan kegiatan pelatihan keterampilan ini akan dilakukan dengan ceramah, tanya jawab dan tentu saja praktek secara langsung. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pelatihan dengan melibatkan 10 peserta. Hasil Kegiatan menunjukan terjadi peningkatan pemahaman tentang potensi desa wisata.
PLC Outseal Training for PVTE Students at Sultan Ageng Tirtayasa University: Pelatihan PLC Outseal Bagi Mahasiswa PVTE Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Bagus Dwi Cahyono; Irwanto Irwanto
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1541

Abstract

Programmable Logic Controller is a device that can be programmed according to the needs of industrial processes. This activity is a service activity for lecturers of the PVTE Study Program at Sultan Ageng Tirtayasa University which is expected to be able to improve student skills in terms of becoming provisions in the world of work. This PLC Outseal Training activity is carried out face-to-face for 8 hours in the FKIP educational room at Sultan Ageng Tirtayasa University. The training method uses a practical based method. Includes material: Introduction to HMI and SCADA; Advanced PLC programming with Outseal PLC hardware; and PLC connection with upper layer. The evaluation results showed that students seemed interested and did not experience any problems when practicing PLC. Abstrak Programmable Logic Controller merupakan suatu perangkat yang mampu diprogram sesuai kebutuhan proses industri. Kegiatan ini sebagai kegiatan pengabdian dosen Prodi PVTE Universitas sultan ageng tirtayasa yang diharapkan mampu meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam hal menjadi bekal dalam dunia kerja. Kegiatan Pelatihan PLC Outseal ini dengan dilakukan secara tatap muka selama 8 jam di ruang edutaria FKIP Universitas sultan ageng tirtayasa. Adapun metode pelatihan ini menggunakan metode practical based methode. Meliputi materi: Pengenalan HMI dan SCADA; Programing lanjut PLC dengan hardware Outseal PLC; dan Koneksi PLC dengan upper layer. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa mahasiswa terlihat tertarik dan tidk mengalami kendaa saat praktik PLC.
Assistance for the Preparation of Financial Statements and Taxes for MSMEs in Tegal City: Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan dan Pajak bagi UMKM Kota Tegal Dewi Indriasih; Dien Noviany Rahmatika; Setyowati Subroto; Aminul Fajri; Jaka Waskito
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1349

Abstract

One of the good economics of a country is supported by successful business management of MSMEs. Capital is the problem most often faced by business managers. MSME actors are still unable to get capital assistance even though the government has offered many credits through cooperation with banks. This is due to the inability of MSME managers to present precise, fast, accurate financial information and in accordance with generally accepted accounting standards (SAK – ETAP). In addition to these problems, MSME managers are also still unfamiliar with what is called taxation. The main problem related to the implementation of this community service is that it does not yet have the ability to prepare appropriate and accurate financial and tax information needed for business development. especially getting additional capital, while the market potential and production elements have been owned by MSMEs. The output achieved from this service activity is an increase in the understanding of MSME actors regarding the preparation of financial and tax reports for MSMEs. Abstrak Perekonomian suatu negara yang baik salah satunya ditunjang dari pengelolaan usaha pada UMKM yang berhasil. Permodalan merupakan permasalahan yang paling sering dihadapi oleh para pengelola usaha. Para pelaku UMKM masih belum bisa mendapatkan bantuan modal meskipun pemerintah sudah banyak menawarkan kredit melalui kerjasama dengan perbankan. Hal ini disebabkan oleh ketidakmampuan pengelola UMKM untuk menyajikan informasi keuangan yang tepat, cepat, akurat dan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku umum (SAK – ETAP). Selain masalah tersebut pengelola UMKM juga masih awam dengan yang namanya perpajakan. Permasalahan utama yang berkaitan dengan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah belum dimilikinya kemampuan untuk menyiapkan informasi keuangan dan perpajakan yang tepat, dan akurat yang diperlukan untuk pengembangan usaha, khususnya mendapatkan tambahan modal, sedangkan potensi pasar dan unsur produksi telah dimiliki oleh UMKM. Luaran yang dicapai dari kegiatan pengabdian ini adalah peningkatan pemahaman para pelaku UMKM mengenai penyusunan laporan keuangan dan pajak bagi UMKM.
Empowerment of Housewives of Fisherman through Training on Procesing Squid Production in Lamu Village Gorontalo Regency: Pemberdayaan Ibu-Ibu Rumah Tangga Nelayan Melalui Pelatihan Pembuatan Olahan Cumi di Desa Lamu Kabupaten Gorontalo Herinda Mardin; Hapsawati Taan; Nur Mustaqimah
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1398

Abstract

Lamu Village, Batudaa Pantai District, Gorontalo Regency, which is included in the Tomini Bay area, has abundant potential for marine products such as squid. For this reason, we empower fishermen housewives through training and mentoring activities for fishermen housewives in making processed squid products in the form of squid sauce as an entrepreneurial opportunity in Lamu Village, Batudaa Pantai District, Gorontalo Regency. The purpose of this activity is to add insight and skills regarding the manufacture of processed squid products as a business opportunity and improve the community's economy, especially for fishing housewives in Lamu village. The method used is training and mentoring with an active participatory approach. The result of this activity is that fishermen's housewives already have insight regarding the manufacture of processed squid in the form of squid chili products. This activity provides new knowledge for fishermen housewives that squid sauce can be made into a product that can be marketed in the community and is an opportunity for MSME businesses. Squid chili products are accepted by the public from the aspects of color, taste, aroma and texture of chili in the likes category. The training activity for making processed squid was successfully carried out, seen from the participants who enthusiastically took part in the training activities and the acceptance of participants in the category of liking processed squid products. Abstrak Desa Lamu Kecamatan Batudaa Pantai kabupaten Gorontalo yang masuk dalam kawasan teluk Tomini memiliki potensi hasil laut yang melimpah seperti cumi-cumi. Untuk itu, kami melakukan pemberdayaan ibu-ibu rumah tangga nelayan melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan bagi ibu-ibu rumah tangga nelayan dalam membuat produk olahan cumi berupa sambal cumi sebagai peluang wirausaha di desa Lamu Kecamatan Batudaa Pantai Kabupaten Gorontalo. Tujuan kegiatan ini adalah menambah wawasan dan keterampilan mengenai pembuatan produk olahan cumi sebagai peluang usaha dan meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya bagi ibu-ibu rumah tangga nelayan di desa Lamu. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan berpendekatan partisipatif aktif. Hasil kegiatan ini adalah ibu-ibu rumah tangga nelayan sudah memiliki wawasan terkait pembuatan olahan cumi dalam bentuk produk sambal cumi. Kegiatan ini memberikan pengetahuan baru bagi ibu-ibu rumah tangga nelayan bahwa sambal cumi dapat dijadikan sebuah produk yang dapat dipasarkan di masyarakat dan merupakan peluang usaha UMKM. Produk sambal cumi diterima oleh masyarakat dari aspek warna, rasa, aroma dan tekstur sambal pada kategori suka. Kegiatan pelatihan pembuatan olahan cumi ini berhasil dilaksanakan dilihat dari peserta yang antusias mengikuti kegiatan pelatihan serta penerimaan peserta pada kategori suka terhadap produk olahan cumi.
Utilization of Solar Energy for Irrigation Pumps in Umbulrejo Village, Ponjong District, Gunungkidul Regency, Special Region of Yogyakarta: Pemanfaatan Energi Matahari Untuk Pompa Irigasi di Desa Umbulrejo, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta Sentot Purboseno; Gani Supriyanto; Hermantoro Hermantoro; Nuraeni Dwi Dharmawati; Ruseno Adi
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1546

Abstract

Farmers in Umbulrejo Village in Gunungkidul Regency, Yogyakarta are facing difficulties pumping water for their agriculture due to low electrical power availability. One alternative is to use solar-powered pumps, but this causes environmental problems and higher production costs. The Faculty of Agricultural Technology INSTIPER Yogyakarta is working with PT. Virama Karya to introduce the Clean Water and Irrigation Program for Umbulrejo Village Farmers, which includes planning, construction, operation, and monitoring of a ground water irrigation system with solar-powered pumps. The program's implementation is planned for 4 years and will include the construction of wells, water tanks, solar power plants, irrigation networks, and maintenance of the system. After 4 years, the village will own the system with guidance from the Stiper Agricultural Institute of Yogyakarta. Abstrak Petani di Desa Umbulrejo di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta mengalami kesulitan memompa air untuk budidaya pertanian mereka karena ketersediaan tenaga listrik yang rendah. Salah satu alternatifnya adalah menggunakan pompa berbahan bakar solar, tetapi ini menimbulkan masalah lingkungan dan biaya produksi yang lebih tinggi. Fakultas Teknologi Pertanian INSTIPER Yogyakarta bekerja sama dengan Persero PT. Virama Karya untuk memperkenalkan program Penyediaan Air Bersih dan Air Irigasi untuk Petani Desa Umbulrejo yang mencakup perencanaan, pembangunan, operasional, dan monitoring sistem irigasi air tanah dengan pompa air tenaga surya. Pelaksanaan program direncanakan untuk 4 tahun dan akan mencakup pembangunan sumur, tandon air, pembangkit listrik tenaga surya, jaringan irigasi, dan pemeliharaan sistem. Desa akan menjadi pemilik sistem setelah 4 tahun dengan pendampingan dari Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.
Posyandu Cadres Education for HIV/AIDS Prevention and Transmission to Increase Cadre Knowledge on Women's Reproductive Health: Edukasi Kader Posyandu untuk Pencegahan dan Penularan HIV/AIDS untuk Meningkatkan Pengetahuan Kader pada Kesehatan Reproduksi Wanita Nirma Lidia Sari
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1548

Abstract

In Asia, Indonesia is the 5th most at risk of HIV/AIDS. Women are 2.5 times more susceptible to contracting HIV than men. Women's access to information and education affects the level of knowledge about reproductive health, including about HIV/AIDS. The role of cadres in preventing HIV/AIDS transmission to women in society is very important. This activity using counseling method and is intended as an effort to increase cadres' knowledge about HIV/AIDS. To assess the knowledge of the cadres, we use pretest and posttest. As the result, there are 10 cadres who joined this activity and the assessment test result shows that the knowledge of cadres are increase to 90% from none of cadres who get a good knowledge score. Counseling about HIV/AIDS can be useful to increase the knowledge of cadres. To continue the improvement of the cadres’ knowledge, stakeholders need to conduct periodic counseling and training on health education. Abstrak Di Asia, Indonesia menempati urutan ke-5 paling berisiko HIV/AIDS. Wanita 2,5 kali lebih rentan tertular HIV dibandingkan pria. Akses perempuan terhadap informasi dan pendidikan mempengaruhi tingkat pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, termasuk tentang HIV/AIDS. Peran kader dalam pencegahan penularan HIV/AIDS pada perempuan di masyarakat sangat penting. Kegiatan ini menggunakan metode penyuluhan dan dimaksudkan sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan kader tentang HIV/AIDS. Untuk menilai pengetahuan kader, kami menggunakan pretest dan posttest. Hasilnya, ada 10 kader yang mengikuti kegiatan ini dan hasil tes penilaian menunjukkan pengetahuan kader meningkat hingga 90% dari tidak ada kader yang mendapat nilai pengetahuan baik. Penyuluhan tentang HIV/AIDS dapat bermanfaat untuk menambah pengetahuan kader. Untuk melanjutkan peningkatan pengetahuan kader, pemangku kepentingan perlu melakukan penyuluhan dan pelatihan pendidikan kesehatan secara berkala.
The Reducing Household Waste by Utilizing Used Cooking Oil into Soap for Housewives in Pontianak City: Pengurangan Limbah Rumah Tangga Dengan Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Sabun Bagi Ibu Rumah Tangga Di Kota Pontianak Donna Youlla; Sri Widarti; Ellyta Ellyta
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1553

Abstract

Housewives (IRT) in the family have a very active role in their families. Used cooking oil or used cooking oil is waste left over from cooking activities carried out by housewives. So far, used cooking oil has never been used to make other materials, and is generally just thrown away so that over time it will damage the environment around us. This community service aims to utilize waste cooking oil into items that can be reused and have use value. The training on using used cooking oil in soap that was developed among housewives in Pontianak city, especially in Akcaya Village, South Pontianak District, is expected to be applied by IRT so that used cooking oil is no longer a wasted material, but can become a material that can be used. The soap produced can be used alone or later can also be traded so that it will increase family income. Abstrak Ibu-ibu Rumah Tangga (IRT) di dalam keluarga punya peran yang sangat aktif di dalam keluarganya. Minyak goreng bekas atau minyak jelantah adalah limbah tersisa dari aktifitas memasak yang dilakukan oleh para ibu rumah tangga. Minyak jelantah selama ini belum pernah dimanfaatkan menjadi bahan lain, dan umumnya hanya dibuang saja sehingga lama kelamaan akan merusak lingkungan di sekitar kita. Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah minyak jelantah menjadi barang yang dapat digunakan kembali serta mempunyai nilai guna. Pelatihan pemanfaatan minyak jelantah menjadi sabun yang dikembangkan di kalangan ibu rumah tangga di kota Pontianak khususnya di Kelurahan Akcaya, Kecamatan Pontianak Selatan diharapkan dapat diaplikasikan oleh IRT sehingga minyak jelantah tidak lagi menjadi bahan yang terbuang, melainkan dapat menjadi bahan yang dapat digunakan. Sabun yang dihasilkan dapat dipergunakan sendiri atau nantinya dapat pula diperjualbelikan sehingga akan menambah pendapatan keluarga.
PkM Ginger Cultivation in Betao Village, Sidrap Regency: PkM Budidaya Jahe Desa Betao Kabupaten Sidrap Amalia Zul Hilmi; Asmeati Asmeati; Andi Febriana Tamrin
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1558

Abstract

Betao Village, Pituriawa District, Sidrap Regency is an area that has a diversity of regional special drinks, one of which is instant ginger (sarabba). The PKM team aims to train (a) Making Appropriate Technology (TTG) in the form of sarabba "Penyerbuk" tools; (b) Training on ginger cultivation (c) Training on making sarabba powder packaging and (d) Mentoring by utilizing ginger. The method that will be applied is the introduction of making and training on the operation of the "Penyerbuk" tool, demonstration and how to make ready-to-eat sarabba in powder form, counseling on ginger cultivation, and marketing methods for sarabba powder products and business management training. The outputs of this PKM activity are (a) Appropriate technology tools in the form of sarabba "Penyerbuk" tools; (b) Ginger cultivation counseling (c) Sarabba powder products that still have the distinctive taste of Sidrap Regency. Abstrak Desa Betao Kecamatan Pituriawa Kabupaten Sidrap adalah daerah yang memiliki keanearagaman minuman khas daerah salah satunya adalah jahe instan (sarabba). Tim PKM memiliki tujuan untuk melatih (a) Pembuatan Teknologi Tepat Guna (TTG) Berupa alat “penyerbuk” sarabba; (b) Pelatihan mengenai budidaya jahe (c) Pelatihan pembuatan kemasan sarabba bubuk dan (d) Pendampingan dengan memanfaatkan jahe. Metode yang akan diterapkan adalah introduksi pembuatan dan pelatihan pengoperasian alat “penyerbuk”, demonstrasi dan cara pembuatan sarabba yang siap saji dalam bentuk serbuk, penyuluhan budidaya jahe, dan metode pemasaran produk sarabba bubuk dan pelatihan manajemen usaha. Luaran dari kegiatan PKM ini adalah (a) Alat Teknologi tepat guna berupa alat “penyerbuk” sarabba; (b) Penyuluhan budidaya jahe (c) Produk Sarabba bubuk yang tetap memiliki cita rasa khas Kabupaten Sidrap.
Assistance in the Planning of Retaining Walls on Semut Island Tourism Objects: Pendampingan Pembuatan Perencanaan Dinding Penahan Tanah Pada Objek Wisata Pulau Semut Muthia Anggraini; Haris, Virgo Trisep; Saleh, Alfian
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1206

Abstract

Pengambangan is an area located in the Limbungan Village which has tourism potential on the banks of the Siak River so that it can be developed into a natural tourist attraction. Its location on the Siak River makes it a tourist attraction that resembles an island located between the Siak River and the mouth of the river. The ebb and flow of river water plus water waves caused by boats and speedboats crossing the area so that the waves can erode the cliffs of the Semut Island tourist attraction. The purpose of this service is to assist partners in building retaining walls. The method used is lectures and discussions. The result is that the design of the retaining wall is made of the type of wire gabion that is adapted to the conditions of the location. The work items are gabion work, geotextile (non-woven) work, surface embankment work, and cliff-fill embankment workThis counseling helps partners in assisting with planning and retaining walls. Abstrak Pengambangan merupakan daerah yang berada di Kelurahan Limbungan yang memiliki potensi wisata yang berada di tepi Sungai Siak sehingga dapat dikembangkan menjadi objek wisata alam. Lokasinya yang berada di sungai siak mengakibatkan objek wisata yang menyerupai pulau yang berada diantara sungai siak dan muara sungai. Pasang surut air sungai ditambah gelombang air yang diakibatkan oleh perahu dan speedboat yang melintasi wilayah tersebut sehingga gelombang dapat mengikis tebing dari objek wisata Pulau Semut. Tujuan pengabdian yaitu mendampingi mitra dalam membuat dinding penahan tanah. Metode yang dilakukan dengan ceramah dan diskusi. Hasilnya perencanaan dinding penahan tanah dibuat adalah tipe bronjong kawat yang disesuaikan dengan kondisi lokasinya. Item pekerjaan yaitu pekerjaan bronjong, pekerjaan geotextile (non woven), pekerjaan timbunan permukaan, dan pekerjaan timbunan pengisi tebing. Penyuluhan ini membantu mitra dalam pemdampingan membuat perencanaan dan dinding penahan tanah.
Guidance on Design and Development of Graphic Learning Media for Teachers in Elementary Schools in Marioriwawo District, Soppeng Regency: Pembimbingan Desain dan Pengembangan Media Grafis Pembelajaran Bagi Guru di Sekolah Dasar Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng Lince, Ranak; Rustam, Rustam; Halim, Patmawati; Kusmaladewi, Kusmaladewi
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1746

Abstract

Improving the quality of learning by utilizing graphic media in the teaching and learning process in Mariowawo District, Soppeng Regency. Guidance on the design and development of graphic learning media in elementary schools in Marioriwawo District, as a community service activity (PkM) lecturers in collaboration with partners UPTD Marioriwawo District, Soppeng Regency. The implementation method is carried out face-to-face (offline) and online and supported by WhatsApp group. Implementing face-to-face activities by doing group work and individual assignments. Mentoring and monitoring evaluation of activity implementation. Increasing the capacity of teachers by designing and designing graphic media, carried out in stages by starting participants to choose a field of study then designing graphic media to support learning materials according to the subject matter. The results of the activity, participants increased their knowledge, skills, and ability to design and create graphic media by utilizing materials around their environment showed good results. Abstrak Meningkatkan kualitas pembelajaran dengan memanfatkan media grafis dalam proses belajar mengajar di Kecamatan Mariowawo Kabupaten Soppeng. Pembimbingan desain dan pengembangan media pembelajaran grafis di SD di Kecamatan Marioriwawo, sebagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) dosen bekerjasama dengan mitra UPTD Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng. Metode pelaksanaan dilakukan secara tatap muka (luring) dan (daring) online dan ditunjang whatsApp group. Pelaksanakan kegiatan tatap muka dengan melakukan kerja kelompok dan tugas perorangan. Pendampingan dan monitoring evaluasi pelaksanaan kegiatan. Peningkatan kapasitas guru dengan merancang dan mendesain media grafis, dilakukan secara bertahap dengan memulai peserta memilih bidang studi kemudian merancang media grafis dengan untuk mendukung materi pembelajaran sesuai dengan pokok bahasan. Hasil kegiatan, peserta meningkat pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan mendesaian merancang dan membuat media grafis dengan memanfaatkan materi yang ada disekitar lingkungannya menunjukkan hasil yang baik.

Page 2 of 2 | Total Record : 20