Kulidawa
Kulidawa is a science applied education journal (biology education, physics education, natural sciences education, chemistry education, and mathematics education). Articles published in the kulidawa journal include the results of scientific research, scientific article reviews, and responses or criticisms of previous studies that already exist. Moveover, research can be in the form of qualitative research (case studies, classroom action research) or quantitative research (quasy experiments).
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1, No 1 (2020): Mei"
:
10 Documents
clear
Pengaruh Model Pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM) dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Siswa di MTsN 1 Konsel
Yuvita Ayuningtyas;
Ismaun Ismaun;
Marlina Gazali;
Jumarddin La Fua
KULIDAWA Vol 1, No 1 (2020): Mei
Publisher : IAIN Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31332/kd.v1i1.1809
Artikel ini adalah Penelitian kuantitatif bertujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM) pada tema pencemaran lingkungan terhadap peningkatan kemampuan literasi sains siswa kelas VII. Sampel yang diambil adalah siswa MTS Negeri 1 Konsel kelas VII A dan VII C semester genap tahun ajaran 2018/2019. Desain penelitian yang digunakan adalah posttest only control group design, yang menerapkan pembelajaran dengan menggunakan Model pembelajaran STM pada kelas eksperimen dan kelas kontrol yang menerapkan pembelajaran Konvensional. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pengumpulan menggunakan dokumentasi, observasi dan tes. Data yang diambil adalah hasil observasi pengukuran kemampaun literasi Sains siswa dan hasil belajar. Kemampuan literasi sains siswa diperoleh melalui hasil pengamatan beberapa indikator literasi sains berupa konten, konsep, dan proses serta hasil belajar kognitif yang diperoleh melalui tes. Berdasarkan hasil analisis data penelitian yang telah dilakukan dapat dilihat bahwa Kemampuan literasi sains dan hasil belajar siswa di kelas eksperimen lebih baik dibandingkan dengan kelas kontrol. Rata-rata nilai hasil belajar kognitif pada kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran STM sebesar 88, 79 dan 80,06 pada kelas kontrol. Analisis uji signifikansi melalui uji t pihak kanan dengan α = 5% menghasilkan nilai thitung sebesar 4,82 dan ttabel sebesar 2,00 yang artinya hasil belajar kognitf siswa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan Model pembelajaran STM pada Tema Pencemaran Lingkungan efektif terhadap Peningkatan kemampuan literasi sains siswaKata Kunci : Model Pembelajaran STM dan Literasi Sains
Perbandingan Hasil Belajar Kognitif Siswa Melalui Model Pembelajaran Quick on The Draw dan Discovery Learning di SMA Negeri 4 Kendari
Santi Santi;
Rosmini Rosmini;
St. Kuraedah;
Masdin Masdin
KULIDAWA Vol 1, No 1 (2020): Mei
Publisher : IAIN Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31332/kd.v1i1.1804
Artikel ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar kognitif siswa sesudah diajar dengan menggunakan model Cooperatif Learning tipe Quick on The Draw dan sesudah diajar menggunakan model Discovery Learning pada materi sistem pernapasan di SMA Negeri 4 Kendari. Jenis penelitian ini ialah penelitian kuantitatif, dengan metode penelitian quasi eksperimen. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Sampel pada penelitian ini yaitu kelas XI MIA 1 (kelas eksperimen) dan kelas XI MIA 3 (kelas kontrol), masing-masing sebanyak 25 siswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar kognitif siswa sesudah diajar menggunakan model Cooperatif Learning tipe Quick on The Draw dan sesudah diajar menggunakan model Discovery Learning pada materi sistem pernapasan di SMA Negeri 4 Kendari yang diperoleh dari hasil belajar siswa (diuji menggunakan uji Independen Sampel t-test) yaitu thitung 5,96 dan ttabel 2,01 dengan taraf signifikansi 5%, sehingga thitung 5,96 > ttabel 2,01 maka H0 ditolak, artinya terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa sesudah menggunakan model Cooperatif Learning Tipe Quick on The Draw dan model Discovery Learning. Kata Kunci: Hasil Belajar Kognitif, Quick On The Draw, Discovery Learning.
Pengaruh Model Problem Based Learning dan Model Pembelajaran Matematika Realistik Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SMPN 12 Konawe Selatan
Afrianti Afrianti;
Muhammad Syarwa Sangila;
Samrin Samrin;
St. Fatimah Kadir K.
KULIDAWA Vol 1, No 1 (2020): Mei
Publisher : IAIN Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31332/kd.v1i1.1810
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan pengaruh antara model pembelajaran Problem Based Learning dan model Pembelajaran Matematika Realistik mempengaruhi hasil belajar siswa. Penelitian ini dilakukan di SMPN 12 Konawe Selatan tahun ajaran 2018/2019. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain penelitian faktorial dengan taraf 1 x 2. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa di kelas VIII-A sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas VIII-G sebagai kelas eksperimen 2 yang ditentukan melalui teknik Cluster Random Sampling.Kelas eksperimen 1 pembelajarannya menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dan kelas eksperimen 2 pembelajarannya menggunakan model Pembelajaran Matematika Realistik. Pengambilan data menggunakan instrument tes berupa tes hasil belajar matematika berbentuk essay. Skor rata-rata tes hasil belajar matematika siswa dengan model pembelajaran Problem Based Learning adalah sebesar 68,75 dan skor rata-rata tes hasilbelajar matematika siswa dengan model pembelajaran matematika realistik adalah sebesar 70,00. Berdasarkan pengujian hipotesis diketahui bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran problem based learning dan model pembelajaran matematika realistik. Kesimpulan penelitian ini bahwa secara keseluruhan hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning tidak lebih baik dari pada siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran matematika realistik pada materi Bangun Ruang Sisi Datar.Kata Kunci: Hasil Belajar Matematika; Model Problem Based Learning; Model Pembelajaran Matematika Realistik
Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Sistem Imun di SMA Negeri 6 Kendari
Hilda Ayu Melvi Amalia;
Siti Raoda;
Muhammad Syarwa Sangila;
Hadi Machmud;
Samrin Samrin
KULIDAWA Vol 1, No 1 (2020): Mei
Publisher : IAIN Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31332/kd.v1i1.1805
Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hasil belajar kognitif siswa sesudah diajar dengan menggunakan model problem based learning pada materi sistem imun di SMA Negeri 6 Kendari. Jenis penelitian ini ialah penelitian kuantitatif, dengan metode penelitian quasi eksperimen. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Sampel pada penelitian ini yaitu kelas XI MIPA 5 (kelas eksperimen) dan kelas XI MIPA 6 (kelas kontrol), masing-masing sebanyak 20 siswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kognitif siswa sesudah diajar menggunakan model problem based learning dan sesudah diajar menggunakan model konvensional pada materi sistem imun di SMA Negeri 6 Kendari, yaitu thitung 5,31 dan ttabel1,67 dengan taraf signifikansi 5%, sehingga thitung 5,31 > ttabel1,67 maka H0 ditolakdan Ha diterima.Kata Kunci: Hasil Belajar Kognitif, Model Problem Based Learning, Model Konvensional.
Hubungan Minat Belajar dengan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Buton Tengah
Kurnia Kurnia;
Dedyerianto Dedyerianto;
Ety Nur Inah;
Tandri Patih
KULIDAWA Vol 1, No 1 (2020): Mei
Publisher : IAIN Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31332/kd.v1i1.1813
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji hubungan antara minat belajar matematika dengan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Buton Tengah semester genap pada Tahun Ajaran 2018/2019 yang terdiri dari 3 kelas berjumlah 76 siswa. Teknik sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah Sampel Jenuh, dimana semua anggota populasi dijadikan sampel.Teknik pengumpulan data penelitian ini berupa kuesioner (angket), tes (soal), dan dokumentasi.Teknik analisis data adalah statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil pengujian hipotesis pada penelitian ini menunjukkan hubungan yang signifikan antara minat belajar matematika dengan kemampuan pemecahan masalah matematis dengan signifikansi dengan n = 76, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa minat belajar matematika dengan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Buton Tengah memiliki hubungan yang signifikan.Kata Kunci :Minat Belajar Matematika, Kemampuan Pemecahan masalah Matematis
Efektivitas Penggunaan Media Alat Peraga Terhadap Tingkat Pemahaman Siswa pada Materi Sistem Ekskresi di SMA Negeri 1 Watopute
Munawar Munawar;
Jumarddin La Fua;
Abdul Kadir;
Halmuniati Halmuniati
KULIDAWA Vol 1, No 1 (2020): Mei
Publisher : IAIN Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31332/kd.v1i1.1802
Artikel ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa sesudah menggunakan media alat peraga dan tanpa menggunakan media alat peraga. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan metode quasi eksperimen. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis statistik deskriptif. Lokasi penelitian di SMA Negeri 1 Watopute dengan sampel penelitian yaitu kelas XI MIA 2 (kelas eksperimen) dan kelas XI MIA 4 (kelas kontrol), yang diperoleh dengan teknik pengambilan sampel secara purposive random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman siswa sesudah menggunakan media alat peraga lebih tinggi dibandingkan dengan tanpa menggunakan media alat peraga, dan penggunaan media alat peraga efektif meningkatkan pemahaman siswa. Penggunaan media alat peraga dalam proses pembelajaran dapat menarik perhatian siswa dan membuat siswa termotivasi serta terlibat aktif dalam proses pembelajaran, lebih mudah mengingat, menceritakan dan memahami materi secara konkret. Selain itu, siswa juga dapat menguasai materi sehingga mendapatkan hasil belajar yang lebih baik. Kata kunci: Media alat peraga, tingkat pemahaman siswa
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbasis Multimedia Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar IPA
Tri Wulandari;
Abdul Kadir;
Jumarddin La Fua;
Zainuddin Zainuddin
KULIDAWA Vol 1, No 1 (2020): Mei
Publisher : IAIN Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31332/kd.v1i1.1806
Artikel ini adalah penelitian kuantitatif bertujuan untuk mengetahui: Perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa dan hasil belajar siswa yang menggunakan model PBL berbasis multimedia dan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain posttest only control group design yang digunakan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Abuki tahun pelajaran 2018/2019. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrumen tes, angket dan dokumentasi. Uji validitas instrumen menggunakan rumus Product Moment dan uji reliabilitas menggunakan rumus Cronbach Alpha, dengan uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji hipotesis pertama dan hipotesis kedua dengan menggunakan uji rerata (uji t-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa yang menggunakan model PBL berasis multimedia dan yang menggunakan model konvensional (thit 9,9 > ttab 1,67). Serta terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan model PBL berasis multimedia dan yang menggunakan model konvensional (thit 10,2 > ttab 1,67). Kata Kunci: Problem Based Learning, Kemampuan Berpikir Kritis, Hasil Belajar
Penerapan Model Pembelajaran Problem Posing Learning Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas X MAN 1 Kendari
Halmuniati Halmuniati;
Hisnan Hisnan;
Erdiyanti Erdiyanti;
Moh Yahya Obaid;
Jumarddin La Fua
KULIDAWA Vol 1, No 1 (2020): Mei
Publisher : IAIN Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31332/kd.v1i1.1801
Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Posing Learning terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas X MAN 1 Kota Kendari, yang dilaksanakan pada bulan Januari-Maret 2019. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, dokumentasi, dan tes. Data dianalisis secara statistik deskriptif dan inferensial. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan rancangan dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Dalam penelitian ini menggunakan tes dengan soal pilihan ganda. Hasil penelitian menggunakan uji hipotesis (uji t). Dari hasil uji t pretest kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh thit < ttab yaitu 0,25 < 2,00. Hasil uji t posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh thit> ttab yaitu 4,24 > 2,00. Hasil uji t gain kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh thit> ttab yaitu 3,38 > 2,00, pada taraf signifikansi 5% (0,05). Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa pembelajaran Problem Posing Learning dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas X MAN 1 Kendari.Kata Kunci: Problem Posing Learning, Keterampilan Berpikir Kritis
Pengaruh Pemanfaatan Laboratorium IPA Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPA di SMP Negeri 1 Wangi-Wangi
Usman, Usman;
Arham, Zul;
Samrin, Samrin;
Fua, Jumarddin La;
Zulkifli, Zulkifli
KULIDAWA Vol 1, No 1 (2020): Mei
Publisher : IAIN Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31332/kd.v1i1.1808
Artikel ini adalah penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui: (1) Hasil belajar siswa sebelum pemanfaatan laboratorium IPA di SMP Negeri 1 Wangi-Wangi, (2) Hasil belajar siswa setelah pemanfaatan laboratorium IPA di SMP Negeri 1 Wangi-Wangi, (3) Pengaruh pemanfaatan laboratorium IPA terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di SMP Negeri 1 Wangi-Wangi. Desain penelitin menggunakan desain one group pretest postest, artinya penilaian yang dilakukan untuk mengukur kemampuan siswa dengan cara memberikan pretest untuk mengukur penguasaan konsep peserta didik sebelum perlakuan, dan postest untuk mengukur penguasaan konsep setelah perlakuan. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII E SMP Negeri 1 Wangi-Wangi. Tehnik analisis data yang dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (i) Hasil belajar siswa sebelum pemanfaatan laboratorium IPA memperoleh nilai rata-rata pada kelas postest yaitu 52 berdasarkan kategori hasil belajar berada pada kategori rendah. (ii) Hasil belajar siswa setelah pemanfaatan laboratorium IPA memperoleh nilai rata-rata pada kelas pretest 78,25 berdasarkan kategori hasil belajar berada pada kategori tinggi. (iii) Terdapat pengaruh positif antara pemanfaatan laboratorium IPA terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA, setelah dilakukan uji t diperoleh thitung > ttabel atau 8,33 > 2,042.Kata Kunci: Hasil Belajar, Laboratorium IPA, SMP Negeri 1 Wangi-Wangi
Pengembangan Alat Peraga Pembelajaran Fisika untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Mahasiswa Tadris Fisika FATIK IAIN Kendari
Salam L;
Zainuddin Zainuddin;
Ety Nur Inah;
Jumarddin La Fua
KULIDAWA Vol 1, No 1 (2020): Mei
Publisher : IAIN Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31332/kd.v1i1.1803
Penelitian ini merupakan pengembangan terkhusus pada pembahasan elektronika dengan pokok materi transformator dan power supply. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui valid, praktis, dan efektifnya suatu alat peraga pembelajaran yang digunakan pada proses perkuliahan agar mampu meningkatkan keterampilan proses sains mahasiswa. Penelitian ini merupakan Research and Development dengan desain Pretest-Postest One Group Design. Penelitian ini dilaksanakan pada mahasiswa Tadris Fisika dan Tadris IPA, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) semester IV tahun akademik 2018/2019 dengan meggunakan sampel uji coba kelompok kecil (terbatas) dan uji coba sampel kelomok besar (bebas). Kedua sampel tersebut masing-masing diberi perlakuan pretest dan postest. Berdasarkan hasil penilaian pakar dan angket tanggapan mahasiswa tehadap alat peraga pembelajaran yang dikembangkan, valid dan layak untuk dikembangkan. Hasil uji rerata hasil belajar menunjukan adanya peningkatan hasil pretest ke postest pada kedua sempel yang diuji coba. Hasil analisis uji t menunjukan adanya perbedaan rata-rata yang signifikan antara sebelum mahasiswa diberikan perlakuan pembelajaraan, terlebih dahulu alat peraga pembelajaran divalidasi dan dinyatakan valid, praktis, dan efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan proses sains mahasiswa Tadris Fisika FTIK IAIN Kendari. Kata Kunci: Alat Peraga, Keterampilan Proses Sains