cover
Contact Name
Ruka Yulia
Contact Email
ruka.yulia@gmail.com
Phone
+628126911594
Journal Mail Official
sjat@serambimekkah.ac.id
Editorial Address
Jl. Unmuha, Batoh, Lueng Bata, Banda Aceh, Aceh, 23245
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Serambi Journal of Agricultural Technology
ISSN : -     EISSN : 26849879     DOI : https://doi.org/10.32672/sjat.v2i2
Core Subject : Agriculture,
The Serambi Journal of Agricultural Tehnology (SJAT) is published twice a year, namely in June and December by the Faculty of Agricultural Technology, Serambi Mekkah University. SJAT contains the results of research in the scope of science which includes: Agriculture Products Technology Agricultural Industrial Technology Food and Nutrition Technology Agricultural Engineering Fisheries and Marine Products Technology Animal Husbandry Products Technology
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 122 Documents
Chemical Characteristics and Antioxidant Activity of Fish Skin Collagen: Review Sabela, Bendi; Ramadhini, Tri Karimah
Serambi Journal of Agricultural Technology Vol 7, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/sjat.v7i2.9802

Abstract

Fish skin is a fishery waste product with a high collagen content. This review aims to compile and summarize the latest data on the chemical characteristics and antioxidant activity of fish skin collagen. Fish skin collagen can be extracted using acid, enzymatic, ultrasound, and deep eutectic solvent (DES) methods. The yield of fish skin collagen ranges from 2.2 to 61.5%. The proximate content of fish skin collagen is 36.64–77.5% protein; 0.28–30.43% lipids; 0.43–49.25% ash; and 0.061–10.25% moisture. The most dominant amino acid in fish skin collagen is glycine. The composition of fish skin collagen includes carbon, oxygen, silicon, chlorine, sodium, magnesium, phosphorus, sulfur, potassium, and iron. Fish skin collagen shows antioxidant activity with ABTS (2,2-azinobis-(3-ethylbenzothiazoline-6-sulfonic acid), DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl), ORAC (oxygen radical absorbance capacity), FRAP (ferric reducing antioxidant power), OH radical scavenging, and NO radical scavenging methods. The antioxidant activity of fish skin collagen in the DPPH free radical scavenging method is 39.57–40.89%.
Sintesis dan Karakterisasi Plastik Biodegradable Berbasis Pati Kulit Pisang Kepok Kuning (Musa acuminata) dengan Penambahan Gliserol sebagai Plasticizer Irmayanti, Irmayanti; Sari, Putri Meutia; Muhardina, Virna
Serambi Journal of Agricultural Technology Vol 7, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/sjat.v7i2.10272

Abstract

serius karena sifatnya yang sulit terdegradasi. Sebagai solusi, pengembangan plastik biodegradable dari sumber daya alam terbarukan menjadi alternatif yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan mengkarakterisasi plastik biodegradable berbasis pati kulit pisang kepok kuning (Musa acuminata) dengan penambahan gliserol sebagai plasticizer. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, yaitu konsentrasi pati (6%, 8%, dan 10%) dan konsentrasi gliserol (2%, 5%, dan 8%), masing-masing diulang dua kali, sehingga diperoleh 18 satuan percobaan. Parameter yang diamati meliputi kadar air, daya serap air, kuat tarik, dan elongasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan konsentrasi pati berpengaruh nyata terhadap kuat tarik dan elongasi, namun tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air dan daya serap air. Konsentrasi gliserol berpengaruh sangat nyata terhadap kadar air dan kuat tarik, sedangkan interaksi antara pati dan gliserol berpengaruh nyata terhadap kuat tarik dan daya serap air. Perlakuan terbaik diperoleh pada kombinasi pati 8% dan gliserol 2% (P2G1) dengan kadar air 48,00%, daya serap air 231,5%, kuat tarik 3 MPa, dan elongasi 78,25%. Kombinasi tersebut menghasilkan plastik biodegradable dengan keseimbangan optimal antara kekuatan dan fleksibilitas.
Pengaruh Rasio Mengkudu–Serai dan Konsentrasi Maltodekstrin terhadap Kadar Air dan Kadar Abu pada Minuman Serbuk Instan Yulia, Ruka; Rahmiati, Tengku Mia
Serambi Journal of Agricultural Technology Vol 7, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/sjat.v7i2.9980

Abstract

Buah mengkudu (Morinda citrifolia L.) dan serai (Cymbopogon citratus) merupakan bahan alami yang kaya senyawa bioaktif dan berpotensi dikembangkan menjadi produk minuman fungsional instan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio mengkudu–serai dan konsentrasi maltodekstrin terhadap kadar air dan kadar abu minuman serbuk instan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, yaitu rasio mengkudu–serai (90:10, 80:20, dan 70:30) serta konsentrasi maltodekstrin (10%, 15%, dan 20%) dengan tiga ulangan. Analisis data dilakukan menggunakan sidik ragam (ANOVA), dan jika berbeda nyata dilanjutkan dengan uji DMRT. Parameter yang diamati meliputi kadar air dan kadar abu sebagai indikator karakteristik fisik-kimia produk. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan terbaik terdapat pada perbandingan mengkudu 80% dan serai 20% serta maltodekstrin 30% dengan kadar air 6,57% dan kadar abu 3,81%. dapat menghasilkan formulasi minuman serbuk instan mengkudu–serai yang stabil, berkualitas, dan sesuai standar produk kering.
Green Water Treatment Innovation: Utilization of Avocado Seed Skin and SODIS as an Environmentally Friendly Natural Water Purification Technology Lismarita, Lismarita; Rahmi, Rauzatur; Mahyuna, Mahyuna; Surya, Erdi
Serambi Journal of Agricultural Technology Vol 7, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/sjat.v7i2.10412

Abstract

The availability of clean water is still a serious challenge, especially in rural areas and developing areas. This study aims to examine the innovation of natural-based water purification technology through the use of avocado seed peel as a natural coagulant combined with Solar Water Disinfection (SODIS). The method used is a literature review by analyzing scientific articles in the last ten years related to the effectiveness of avocado seed shells and SODIS in water treatment. The results of the study show that avocado seed shells contain bioactive compounds such as tannins, flavonoids, and polyphenols that function as coagulation and adsorption agents, so that they are able to reduce turbidity, color, and organic and heavy metal content in water. Meanwhile, SODIS technology has been proven to be effective in reducing microbiological contamination, particularly pathogenic bacteria, through the mechanism of UV-A radiation and temperature increase. The combination of these two methods has been proven to complement each other, where pre-treatment with avocado seed peel reduces the turbidity of water so that the penetration of UV rays in the SODIS process is more optimal. The integration of simple, cheap, and environmentally friendly methods has great potential to be applied as an alternative to sustainable clean water supply while supporting the achievement  of the Sustainable Development Goals (SDGs) related to clean water and sanitation.
Cucumber (Cucumis sativus L.) Growth and Productivity Optimization through the Application of Various Types of Organic Fertilizers Puspita, Diah Eka
Serambi Journal of Agricultural Technology Vol 7, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/sjat.v7i2.10048

Abstract

Abstract The effect of soil processing and type of organic fertilizer on the growth and yield of cucumber plants (Cucumis Sativus L.). The research was carried out on the Gampong Baroh Lancok Land, Jln. Cot Mondaroi, Bandar Baru District, Pidie Jaya Regency, in April - June 2024. This research used non factorial Randomized Block  Design (RAK). There is one factor studied, namely the influence Provision of Organic Fertilizer (O) consists of 4 levels, namely: O1 = Control, O2 = Organic Granule Fertilizer, O3 = Cow manure and O4 = Compost fertilizer. Observations in this study included number of fruit, fruit length and fruit weight. The results of the research, the treatment of providing organic fertilizer had a very significant effect on fruit length, fruit and fruit weight, but had no significant effect on the number of fruit on cucumber plants. The best treatment is found in organic cow manure fertilizer (O2).
Analisis pH, Tekstur, C-organik dan Warna Tanah pada Komoditas Pertanian dan Kehutanan di Kecamatan Kuta Panjang, Blangjerango, dan Blangkejeren serta Implikasinya terhadap Kesesuaian Lahan Siregar, Nurmalinda; Hafnizar, Aira; Narju, Mula; Hamzani, Ikhlas
Serambi Journal of Agricultural Technology Vol 7, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/sjat.v7i2.9836

Abstract

Sifat fisika-kimia tanah, seperti pH, tekstur, kandungan karbon organik (C-organik), dan warna merupakan faktor penentu kesuburan dan produktivitas lahan pertanian dan kehutanan. Variasi sifat tanah di Kabupaten Gayo Lues yang mendukung komoditas unggulan seperti kopi arabika, kemiri, dan pinus memerlukan analisis mendalam untuk pengeloaan lahan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan sifat pH, tekstur, C-organik, dan warna tanah pada lahan komoditas pertanian (jagung, kemiri, nenas, kopi, bawang merah, padi, kakao, cabai)  dan kehutanan (pinus) di Kecamatan Blangkejeren, Blangjerango , dan Kuta Panjang, serta mengevaluasi implikasinya terhadap kesesuaian lahan dan bagaimana lahan dikelola. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif eksperimental digunakan dengan random purposive sampling, mengambil 21 sampel tanah (kedalaman 0-20 cm) menggunakan auger, dianalisis dengan metode electrometry (pH), by feeling (tekstur), walkey and black (C-organik), dan buku Munsell (warna tanah). Hasil penelitian menunjukkan pH tanah berkisar 4,36-7,8 (rata-rata 6,39), tertinggi di Blangkejeren (6,97 + 0,50) mendukung penyerapan nutrisi optimal, sedangkan Blangjerango cenderung asam (5,44 + 0,80) akibat curah hujan tinggi. Tekstur tanah didominasi pasir berlempung dan lempung berpasir dipengaruhi material vulkanik. Warna tanah dominan hue 10 YR (value 3-4, chroma 1-3), mengindikasikan bahan organik tinggi. C-organik rata-rata 2,14 % (kategori sedang), tertinggi di Blangjerango (2,39 + 1,53 ) pada kemiri dan pinus, sementara Kuta Panjang menunjukkan degradasi (0,30 % pada pinus). Blangkejeren optimal untuk hortikultura, Blangjerango membutuhkan kapur dolomit untuk pH asam, dan Kuta Panjang memerlukan kompos untuk mencegah erosi. Penelitian ini menegaskan pentingnya manajemen tanah spesifik lokasi untuk meningkatkan kesuburan dan keberlanjutan tanah.
The Effect Of Combining Liquid Organic Fertilizer (POC) And Vermicompost On Soybean (Glycine Max L. Merril) Production Puspita, Diah Eka
Serambi Journal of Agricultural Technology Vol 7, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/sjat.v7i2.10108

Abstract

Abstract  The Effect of Combination of Liquid Organic Fertilizer (POC) and Vermicompost Fertilizer on Soybean Production (Glycine max L. Merril).” The purpose of this study was to observe the Effect of Combination of Liquid Organic Fertilizer (POC) and Vermicompost Fertilizer on Soybean Production (Glycine max L. Merril).” The method used was a Randomized Block Design (RAK) arranged in a factorial manner with 2 factors applied to soybean plants, repeated twice. The first factor was the concentration of POC Been Sae with 4 treatment levels: P0 (control), P1 = 1 ml / 1 liter of water, P2 = 2 ml / 1 liter of water, and P3 = 3 ml / 1 liter of water. The dose of vermicompost fertilizer also had 4 treatment levels: K0 = control, K1 = 9 tons / 45 g / polybag, K2 = 18 tons / 90 g / polybag, and K3 = 27 tons / 135 g / polybag. The results of the study showed that the treatment of fertilizer concentrations P0 (control), P1 (1 m / L water), P2 (2 m / L water), P3 (3 m / L water) have significantly affect the number of seeds and dry seed weight of soybean plants. Vermicompost treatment significantly affected significantly for number of seeds and dry seed weight of soybean plants.
Pengujian Ketahanan Padi Galur Mutan Sigupai ABDYA Terhadap Cekaman Salinitas Upaya Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan Safrizal, Safrizal; Sandi, Mei Ryan; Munthe, Muhtar Ardansah; Sembiring, Hosea; Manulang, Kevin Juando
Serambi Journal of Agricultural Technology Vol 7, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/sjat.v7i2.9995

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketahanan galur mutan padi Sigupai ABDYA terhadap cekaman salinitas sebagai upaya mendukung pengembangan varietas adaptif pada lahan bermasalah. Penelitian dilaksanakan di rumah kaca Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 2 × 5 dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah cekaman lingkungan yang terdiri atas dua taraf, yaitu tanah tanpa cekaman  dan tanah dengan salinitas tinggi. Faktor kedua adalah galur mutan padi Sigupai ABDYA yang terdiri dari lima taraf, yakni UM-16, UM-8, UM-14, UM-89, dan varietas Biosalin sebagai pembanding. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa nyata, sementara interaksi keduanya tidak signifikan. Uji DMRT memperlihatkan bahwa pada cekaman salinitas berpengarh sangat nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah anakan pada semua fase pertumbuhan tanaman. Penggunaan berbagai galur tidak bepengaruh nyata terhadap tinggi tanaman  dan jumlah daun tanaman padi.  Cekaman salinitas dan penggunaan galur tidak memberikan pengaruh nyata terhdapa semua karakter produksi tanaman padi. 
Pengaruh Penggunaan Drone, Pupuk Organik Dan Curah Hujan Terhadap Hasil Panen Cabai Di Sentani Kota Jayapura Papua Nifanngeljau, Johanis
Serambi Journal of Agricultural Technology Vol 7, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/sjat.v7i2.10077

Abstract

Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, yang mana bertujuan untuk menganalisis pengaruh antara variable bebas terhadap variable terikat, serta dianggap sebagai korelasi sebab akibat antara variable. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, dokumentasi serta kuesioner. Populasi yang digunakan pada riset ini ialah menggunakan total sampling, yang mana keseluruhan populasi dijadikan sampel, maka sampel penelitian ini ialah sebanyak 123 responden petani muda. Teknik Analisa data yang digunakan ialah mengunakan pengujian asumsi klasik dan analisa regresi linier berganda sampai dengan pengujian hipotesis, dengan menggunakan alat Software SPSS 25. Hasil yang ditemukan ialah Penggunaan drone berpengaruh positif signifikan terhadap hasil panen cabai di Sentani Kota Jayapura Papua, yang artinya bahwa penggunaan drone mampu meningkatkan efisiensi waktu, akurasi penyemprotan, serta pemerataan distribusi pupuk dan pestisida. Pemupukan dengan pupuk organik menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap hasil panen cabai di Sentani Kota Jayapura Papua yang mana kondisi tanah Sentani yang cenderung kurang bahan organic. Curah hujan memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap hasil panen cabai di Sentani, Kota Jayapura. Secara umum, penelitian menunjukkan bahwa curah hujan yang terlalu tinggi maupun terlalu dapat menurunkan produktivitas, sedangkan curah hujan pada kategori sedang memberikan hasil panen yang lebih tidak optimal.
EVALUASI KANDUNGAN SIANIDA DALAM PRODUK OLAHAN UMBI GADUNG (DIOSCOREA HISPIDA DENNST) SECARA SPEKTROFOTOMETRI VISIBLE safrina, Safrina -
Serambi Journal of Agricultural Technology Vol 7, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/sjat.v7i2.9876

Abstract

Ubi gadung (Dioscorea hispida Dennst.) mengandung senyawa beracun berupa asam sianida (HCN) yang berasal dari glikosida sianogenik, sehingga berpotensi membahayakan kesehatan jika tidak diolah dengan benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kadar sianida pada olahan ubi gadung diantaranya getuk, keripik, dan kolak yang diproduksi masyarakat Desa Raya Gogo, Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie. Penelitian ini dilakukan dengan analisa kualitatif menggunakan kertas pikrat dan analisa kuantitatif dengan spektrofotometri visible. Analisis kualitatif menggunakan kertas pikrat menunjukkan tidak adanya perubahan warna, menandakan kadar sianida terlalu rendah untuk terdeteksi secara visual. Analisis kuantitatif dengan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 490 nm menunjukkan kadar sianida pada sampel keripik, getuk, dan kolak masing-masing sebesar 1,912 ppm, 1,348 ppm, dan 1,246 ppm. Hasil ini melebihi batas aman konsumsi menurut SNI (maksimal 1 ppm).

Page 12 of 13 | Total Record : 122