cover
Contact Name
Novi Andri Nurcahyono
Contact Email
pmtk@ummi.ac.id
Phone
+62816566265
Journal Mail Official
jurnalpeka@ummi.ac.id
Editorial Address
Editor in Chief: Novi Andri Nurcahyono, M.Pd. (Scopus ID: 57211052188, Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Sukabumi, Indonesia) Editor: Komarudin, M.Pd. (Scopus ID: 57208301453, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Bandar Lampung, Indonesia) Fauzi Mulyatna, M.Pd. (Scopus ID: 57208625743, Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia) Aritsya Imswatama, M.Pd. (ID Sinta: 6037801, Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Sukabumi, Indonesia) Ganjar Susilo, M.Pd. (Sinta ID: 6000718, Universitas Balikpapan, Balikpapan, Indonesia) Hamidah Suryani Lukman, S.Si., M.Pd. (Scopus ID: 57211269789, Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Sukabumi, Indonesia.
Location
Kab. sukabumi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
ISSN : 25986422     EISSN : 25986422     DOI : https://doi.org/10.37150/jp.v4i1
Core Subject : Education, Social,
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) (E-ISSN: 2598-6422) menerbitkan artikel kajian ilmiah atau hasil penelitian dalam bidang Pendidikan Matematika. Adapun lingkup jurnal ini adalah : 1. Desain didaktis pembelajaran matematika 2. Media pembelajaran matematika 3. Kurikulum pendidikan matematika 4. Teori belajar matematika 5. Penelitian tindakan kelas
Articles 158 Documents
Profil Pedagogical Content Knowledge (PCK) Guru Sekolah Dasar pada Konteks Masalah Pecahan Amri, Mira Amelia; Yurniwati; Dulyapit, Apit; yunus, mahmud
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/2tfnh947

Abstract

ABSTRACT: This study aims to describe the Pedagogical Content Knowledge (PCK) profile of five elementary school teachers (Master’s students in Primary Education with teaching experience, $N=5$) in analyzing contextual fraction numeracy problems. Employing a descriptive qualitative approach supported by illustrative quantitative analysis (collective case study), data were collected through case-based instruments (Vignette, CoRe, and PaP-eRs) and in-depth interviews. The findings indicate that the teachers' PCK is at a developing level (adequate), characterized by incomplete integration across dimensions. Specifically, Content Knowledge (CK) was strong in procedural aspects but weak in conceptual understanding. Knowledge of Students (KoS) could identify student errors, but the analysis of misconceptions' roots (diagnostic) remained descriptive. Instructional Strategies (KoIS) showed an initial use of visual contexts but lacked systematic planning for the transition from concrete to abstract. Knowledge of Curriculum (KoC) was the weakest aspect, with understanding tending to be administrative rather than integrative across numeracy topics. This study concludes that strengthening the teachers' PCK should focus on developing conceptual reflection and integrating PCK dimensions through case-based practices. Given the nature of this small case study, the results are not generalizable. ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil Pedagogical Content Knowledge (PCK) lima guru sekolah dasar (mahasiswa S2 Pendidikan Dasar dengan pengalaman mengajar, N=5) dalam menganalisis masalah numerasi pecahan kontekstual. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan dukungan kuantitatif ilustratif (studi kasus kolektif), data dikumpulkan melalui instrumen berbasis kasus (Vignette, CoRe, dan PaP-eRs) dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PCK guru berada pada tingkat berkembang (cukup), ditandai oleh ketidakutuhan integrasi antar-dimensi. Secara rinci, Content Knowledge (CK) kuat pada aspek prosedural tetapi lemah pada pemahaman konseptual. Knowledge of Students (KoS) mampu mengidentifikasi kesalahan siswa, tetapi analisis akar miskonsepsi (diagnostik) masih bersifat deskriptif. Instructional Strategies (KoIS) mulai menggunakan konteks visual, namun belum sistematis dalam merancang transisi dari konkret ke abstrak. Knowledge of Curriculum (KoC) merupakan aspek terlemah, dengan pemahaman yang cenderung administratif dan belum integratif lintas topik numerasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan PCK guru perlu diarahkan pada pengembangan refleksi konseptual dan integrasi dimensi PCK melalui praktik berbasis kasus. Mengingat sifat studi kasus kecil ini, hasilnya tidak dapat digeneralisasi
Kelayakan Aplikasi Theoregama Bertema Pandhawa Lima Pada Materi SPLDV Untuk Memfasilitasi Pemahaman Konsep Siswa SMP Silvia Dewi Wulan Sari; Martyana Prihaswati; Abdul Aziz
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/8kw56g76

Abstract

ABSTRACT: This study aims to develop and assess the feasibility of the Theoregama application with the theme of Pandhawa Lima for SPLDV material. Development was carried out using the ADDIE model up to the expert validation stage, by combining React Native technology and local cultural elements to produce interactive and contextual learning. Validation involved three media experts and three material experts, using an assessment instrument that covered aspects of appearance, navigation, compatibility, technical stability, material suitability, conceptual accuracy, and clarity of presentation. The validation results from the media experts showed a feasibility percentage of 97% and the material experts 87.57%, both of which are categorized as very feasible. These findings confirm that Theoregama meets the standards for media quality and learning content. With the integration of local culture and the support of digital scaffolding, this application has the potential to improve understanding of SPLDV concepts. Further research in the form of field trials is needed to assess its practicality and effectiveness in learning. ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menilai kelayakan Aplikasi Theoregama bertema Pandhawa Lima  untuk materi SPLDV. Pengembangan dilakukan menggunakan model ADDIE hingga tahap validasi ahli, dengan memadukan teknologi React Native dan unsur budaya lokal untuk menghasilkan pembelajaran yang interaktif dan kontekstual. Validasi melibatkan tiga ahli media dan tiga ahli materi, menggunakan instrumen penilaian yang mencakup aspek tampilan, navigasi, kompatibilitas, stabilitas teknis, kesesuaian materi, keakuratan konsep, serta kejelasan penyajian. Hasil validasi ahli media menunjukkan persentase kelayakan 97% dan ahli materi 87,57%, keduanya termasuk kategori sangat layak. Temuan ini menegaskan bahwa Theoregama memenuhi standar kualitas media dan isi pembelajaran. Dengan integrasi budaya lokal dan dukungan scaffolding digital, aplikasi ini berpotensi meningkatkan pemahaman konsep SPLDV. Penelitian lanjutan berupa uji coba lapangan diperlukan untuk menilai kepraktisan dan efektivitasnya dalam pembelajaran.  
Profil Kemampuan Numerasi Siswa SMP dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Khafifah, Tasya Eka; Makmuri; Hidajat, Flavia Aurelia
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/e3pnyg30

Abstract

ABSTRACT: Numeracy is a crucial competence for students to apply mathematics in real-life situations. This study aims to comprehensively profile the numeracy skills of junior high school students, considering the existing gap between the importance of numeracy and students' actual proficiency in the field. The research method employed was descriptive research with a quantitative approach. This study involved a sample of 33 eighth-grade students at SMPN 71 Jakarta. The instrument used was a two-item essay test designed to measure three key indicators: (1) the application of number concepts, (2) the analysis of visual information, and (3) the interpretation of results for drawing conclusions. The collected data were analyzed using descriptive statistics. The results indicate that the students' numeracy skills are at a very concerning level, with an average score of only 6.36 out of a maximum score of 20. These findings can provide a strong data foundation for educators to design more targeted learning interventions.   ABSTRAK: Kemampuan numerasi merupakan kompetensi krusial bagi siswa untuk mengaplikasikan matematika dalam kehidupan nyata. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyusun profil kemampuan numerasi siswa SMP secara komprehensif, mengingat adanya kesenjangan antara pentingnya numerasi dan penguasaan siswa di lapangan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini melibatkan sampel sebanyak 33 siswa kelas VIII di salah satu SMPN daerah Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Instrumen yang digunakan berupa tes esai sebanyak 2 butir soal untuk mengukur tiga indikator utama: (1) penerapan konsep bilangan, (2) analisis informasi visual, dan (3) interpretasi hasil untuk pengambilan kesimpulan. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan numerasi siswa berada pada tingkat yang sangat memprihatinkan, dengan skor rata-rata hanya 6,36 dari total skor ideal 20. Hasil penelitian ini dapat menyediakan landasan data yang kuat bagi pendidik untuk merancang intervensi pembelajaran yang lebih tepat sasaran.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Peningkatan Kemampuan Literasi Matematis Siswa SMP Miska, Luthfiyyah; Zulkifli
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/x04e4m07

Abstract

ABSTRACT: Aim to examine the effect of the implementation of the Problem-Based Learning (PBL) model on junior high school students' mathematical literacy skills. The research employed a quasi-experimental method using a Control Group Pretest-Posttest design. The study was conducted at MTs Mon Malem, Aceh Besar, with samples consisting of Class VIII-1 and Class VIII-2, each comprising 15 students, selected through Simple Random Sampling. The data collection instruments were the mathematical literacy pretest and posttest sheets, each consisting of two essay questions. The collected data were analyzed using an Independent Samplei T-test at a significance level of 0,05 and normalized gain (N-Gain) analysis to measure the improvement in students mathematical literacy skills. The result indicated that there was an improvement in students' mathematical literacy skills after the implementation of the Problem-Based Learning model. A significance value of p < 0,05 from the hypothesis testing showed that the improvement was statistically significant. Therefore, the Problem-based Learning model is effective in improving students' mathematical literacy skills.
Pengaruh Project Based Learning (PjBL) Berbantuan EduTV Terhadap Hasil Belajar SPLDV Siswa Fajriyah, Kholidatul; Minggani, Fitriana; Iskandar
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/yen23x73

Abstract

ABSTRACT: This research was conducted to examine the effectiviness of implementing the Project-Based Learning (PjBL) model, supported by the EduTV Manual, on improving student learning outcomes in the Two-Variable Linear Equation System (SPLDV) topic. This study employed research a One Group Pretest–Posttest research design, which allows researchers to observe changes in student abilities both prior to and subsequent to the treatment. The sample of this study comprised of ninth-grade students at MTsN 2 Sumenep in the 2025/2026 academic year who participated in SPLDV learning through the PjBL implementation supported by EduTV. Data collection was conducted through pretests and posttests, while data analysis included swimmer tests and pair tests to assess the significance of the improvement in learning outcomes. The EduTV media used consisted of visual displays of PowerPoint slides designed to resemble a simple television screen, helping to visualize information, stimulate discussion, and support the implementation of the projects assigned to students. The finding show that the implementation of the PjBL model assisted by EduTV significantly improved student learning outcomes. The average posttest score for students showed a clear increase compared to the pretest score, proving that the combination of PjBL and simple visual media can improving student learning outcomes in the Two-Variable Linear Equation System (SPLDV) topic .   ABSTRAK: Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh penerapan model Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL), yang didukung oleh EduTV manual, dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada topik Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Penelitian ini menggunakan desain penelitian Pretest–Posttest Satu Kelompok, yang memungkinkan peneliti untuk mengamati perubahan kemampuan siswa baik sebelum maupun sesudah perlakuan. Sampel penelitian ini terdiri dari siswa kelas sembilan di MTsN 2 Sumenep pada tahun ajaran 2025/2026 yang mengikuti pembelajaran SPLDV melalui implementasi PjBL yang didukung oleh EduTV. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest, sedangkan analisis data meliputi swimmer test dan pair test untuk menilai signifikansi peningkatan hasil belajar. Media EduTV yang digunakan terdiri dari tampilan visual slide PowerPoint yang dirancang menyerupai layar televisi sederhana, membantu memvisualisasikan informasi, merangsang diskusi, dan mendukung pelaksanaan proyek yang diberikan kepada siswa. Temuan menunjukkan bahwa implementasi model Project Based Learning yang dibantu oleh EduTV secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa. Rata-rata skor posttest siswa menunjukkan peningkatan yang jelas dibandingkan dengan skor pretest, membuktikan bahwa kombinasi Project Based Learning dan media visual sederhana dapat meningkatkan hasil belajar siswa terhadap materi SPLDV.
Analisis Penggunaan Gadget Terhadap Minat Belajar Siswa Matematika Kelas XI SMAN 7 Balikpapan Wandera, Ayuk; Susilo, Ganjar; Yuniarti, Suci
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/xweey517

Abstract

ABSTRACT: This study aims to disseminate the impact of gadget use on the interest of eleventh-grade students in learning mathematics at SMAN 7 Balikpapan. The background of this study is the increasing use of gadgets in the learning process, which facilitates access to materials, but can also reduce the effects of digital distraction concentration. This study is qualitative with a descriptive approach, involving students with high, medium, and low ability levels. The tools used include a questionnaire about learning interests, an interview guide, and an observation sheet. Data collection was carried out through interviews, observations, documentation, and questionnaires, then analyzed through data reduction, presentation, drawing conclusions, and validating validity. Research findings indicate that gadget use is quite high, with primary activities including social media access, entertainment, and some learning. Positive impacts of gadget use include ease of understanding material through learning videos and increased learning motivation. However, there are also negative impacts such as distractions from notifications and reduced focus. Student interest in learning mathematics varies, with high-ability students showing consistent interest, medium-ability students experiencing improvement despite distractions, and low-ability students making less use of gadgets for learning. Therefore, it can be concluded that gadget use has both positive and negative impacts on interest in learning mathematics, which is highly dependent on good management, support from teachers and parents, and adequate digital literacy.   ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pemakaian gadget terhadap ketertarikan siswa kelas XI dalam belajar matematika di SMAN 7 Balikpapan. Latar belakang studi ini adalah meningkatnya pemakaian gadget dalam proses belajar, yang mempermudah akses terhadap materi, tetapi juga dapat mengurangi konsentrasi akibat gangguan digital. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan siswa dengan tingkat kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Alat yang digunakan termasuk kuesioner tentang minat belajar, panduan wawancara, dan lembar observasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuesioner, kemudian dianalisis melalui pengurangan data, penyajian, penarikan kesimpulan, serta validasi keabsahan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tingkat penggunaan gadget cukup tinggi, dengan aktivitas utama mencakup akses media sosial, hiburan, dan sebagian pembelajaran. Dampak positif dari penggunaan gadget ini meliputi kemudahan dalam memahami materi lewat video pembelajaran dan peningkatan motivasi belajar. Namun, terdapat juga dampak negatif seperti gangguan dari notifikasi dan berkurangnya fokus. Ketertarikan siswa dalam belajar matematika bervariasi, di mana siswa dengan kemampuan tinggi menunjukkan ketertarikan yang konsisten, siswa dengan kemampuan sedang mengalami peningkatan meskipun terganggu, sedangkan siswa dengan kemampuan rendah kurang memanfaatkan gadget untuk belajar. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan gadget memiliki dampak positif dan negatif terhadap minat belajar matematika, yang sangat bergantung pada pengelolaan yang baik, dukungan dari guru dan orang tua, serta tingkat literasi digital yang memadai.
Deskripsi Dampak Pembelajaran Blended Learning Terhadap Efektivitas Pembelajaran Matematika Kelas XI Nuraini, Kintan Ika; Susilo, Ganjar; Yuniarti, Suci
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/vc5pb156

Abstract

ABSTRACT: This research is motivated by the challenges in the mathematics learning process of grade XI students of SMAN 4 Balikpapan, namely the renovation of classroom buildings that are usually used in the teaching and learning process. Therefore, to maintain and improve the quality of mathematics learning, the blended learning method is implemented in schools as an innovative effort to maintain the quality of learning. The purpose of this study is to describe the implementation of blended learning and its impact on the effectiveness of learning mathematics subjects for grade XI at SMA Negeri 4 Balikpapan. The research method used is descriptive qualitative. The results of this study indicate that most students stated that the blended learning model is less effective when carried out online. This is caused by several obstacles, such as increasing homework loads, difficulties communicating directly with teachers, and limited internet connections.     ABSTRAK: Penelitian ini dilatarbelakangi adanya tantangan dalam proses pembelajaran matematika siswa kelas XI SMAN 4 Balikpapan yaitu renovasi bangunan kelas yang biasanya digunakan dalam proses belajar mengajar, sehingga untuk tetap mempertahankan dan meningkatkan mutu pembelajaran matematika, diterapkan metode blended learning di sekolah sebagai upaya inovatif untuk mempertahankan kualitas pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan blended learning dan dampaknya terhadap efektivitas pembelajaran mata pelajaran matematika kelas XI di SMA Negeri 4 Balikpapan. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa menyatakan bahwa model blended learning kurang efektif jika dilakukan secara daring. Hal ini disebabkan oleh beberapa kendala, seperti meningkatnya beban pekerjaan rumah, kesulitan berkomunikasi secara langsung dengan guru, dan keterbatasan koneksi internet.
The Importance of Demonstration Method for Improving Students' Understanding of Geometric Concepts in Mathematics: A Qualitative Study Obe, Melquiano; Magno Ximenes, Salvador
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/2v3nzf56

Abstract

ABSTRACT: The demonstration method is essential for implementing mathematics learning for students in basic education in Timor-Leste. This research aims to examine teachers' ways of giving importance to and implementing demonstration methods in the discipline of mathematics. A qualitative method with a descriptive design was applied to explore the ideas and experiences of participants in the field. A mathematics teacher and five students were important participants in this research. These participants were selected using purposive sampling techniques, which involved them based on their experience, confidence, and ability to provide accurate data. Data were collected through interviews, observation, and documentation methods. Interview data were analysed using thematic techniques, and observation and documentation data were applied with content analysis techniques. The data were validated with triangulation techniques. The research results revealed that teachers attached importance to the use of demonstration methods, which had a positive effect on students' mathematics learning performance. The results of observation and documentation also confirm that teachers have a desire to use the method because it offers substantial benefits for students' learning. Demonstration methods become a positive element in teachers' teaching and students' learning of mathematics to improve the results of students' holistic education in Timor-Leste.   ABSTRAK: Metode demonstrasi sangat penting untuk mengimplementasikan pembelajaran matematika bagi siswa pendidikan dasar di Timor-Leste. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji cara guru memberikan perhatian dan mengimplementasikan metode demonstrasi dalam disiplin matematika. Metode kualitatif dengan desain deskriptif diterapkan untuk mengeksplorasi gagasan dan pengalaman partisipan di lapangan. Seorang guru matematika dan lima siswa merupakan partisipan penting dalam penelitian ini. Partisipan ini dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yang melibatkan mereka berdasarkan pengalaman, kepercayaan diri, dan kemampuan mereka untuk memberikan data yang akurat. Data dikumpulkan melalui metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data wawancara dianalisis menggunakan teknik tematik, dan data observasi dan dokumentasi diterapkan dengan teknik analisis isi. Data divalidasi dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memberikan perhatian pada penggunaan metode demonstrasi, yang memiliki pengaruh positif terhadap prestasi belajar matematika siswa. Hasil observasi dan dokumentasi juga menegaskan bahwa guru memiliki keinginan untuk menggunakan metode tersebut karena menawarkan manfaat yang substansial bagi pembelajaran siswa. Metode demonstrasi menjadi elemen positif dalam pengajaran guru dan pembelajaran matematika siswa untuk meningkatkan hasil pendidikan holistik siswa di Timor-Leste.