cover
Contact Name
Jepronel Saragih
Contact Email
admin@akpardarmaagung.ac.id
Phone
+6285278976838
Journal Mail Official
admin@akpardarmaagung.ac.id
Editorial Address
Akademi Pariwisata & Perhotelan Darma Agung Jl. Jl. Dokter TD Pardede No.21, Medan, Sumatera Utara Telp: (061) 4529514
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Akomodasi Agung
ISSN : 25032119     EISSN : 26229129     DOI : -
Accommodation Agung Scientific Journal published the Academy of tourism & Hospitality Darma Agung , Medan. the journal is published two times a year, i.e. in april and October. This journal contains writing of analytical studies, research results, and critical review of the book in the field of business travel and hospitality.
Articles 130 Documents
PENANGANAN STOCK INGREDIENTS IMMUNE BOOSTER MOCTAIL DI POOLBAR HOTEL RADISSON GOLF & CONVENTION CENTER BATAM Tambunan, Ivan Benedict
Jurnal Ilmiah Akomodasi Agung Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Akomodasi Agung
Publisher : Akademi Pariwisata Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51827/jiaa.v12i2.225

Abstract

Stock Ingredients adalah persediaan bahan baku yang dimiliki dan disimpan untuk digunakan dalam proses produksi makanan maupun minuman sedangkan Immune Booster adalah salah satu jenis minuman mocktail yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Bahan yang terkandung dalam Immune Booster mocktail tersebut adalah carrot, orange sunkist, ginger extract, dan honey. Untuk mendapatkan data yang lebih akurat, penulis mengadakan peninjauan secara langsung ke objek yang akan diteliti. Penulis menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan melakukan observasi serta wawancara kepada 1 (satu) orang Bar Supervisor, 1 (satu) orang Bartender, 1 (satu) orang bar waiters, dan 3 (tiga) orang waitress, dengan jumlah populasi sebanyak 6 (enam) orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana sistem pengecekan dan pengelolaan stok bahan Immune Booster Mocktail di poolbar Hotel Radisson Golf & Convention Center Batam, serta untuk memberikan masukan bagi pihak manajemen hotel dalam menjaga kelancaran pelayanan dan ketersediaan bahan minuman. Adapun kesimpulan yang diperoleh penulis adalah sistem pengecekan dan pengelolaan stock ingredients di poolbar masih kurang optimal, terlihat dari ketidaksesuaian pencatatan stok dengan kondisi nyata, serta masih adanya kekurangan bahan pada saat pelayanan. Saran penulis adalah agar pihak hotel meningkatkan ketelitian dalam pencatatan stok harian, memperkuat koordinasi antara poolbar, kitchen, dan gudang, serta menyiapkan stock untuk bahan yang sering digunakan. Dengan langkah tersebut diharapkan ketersediaan bahan dapat lebih terjamin dan pelayanan kepada tamu berjalan dengan baik.
PENERAPAN KONSEP GREEN HOTEL DALAM OPERASIONAL DI HOTEL ARYADUTA KUTA BALI Tambunan, Lyandru Togu Mulia; Wirawan, Indra; Famuji, Bambang; Barus, Efriyani
Jurnal Ilmiah Akomodasi Agung Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Akomodasi Agung
Publisher : Akademi Pariwisata Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51827/jiaa.v12i2.226

Abstract

Green hotel merupakan konsep pengelolaan hotel yang menekankan pada efisiensi energi, pengurangan limbah, dan penggunaan bahan ramah lingkungan guna mendukung keberlanjutan pariwisata. Konsep ini lahir sebagai respon industri perhotelan terhadap isu lingkungan global serta meningkatnya kesadaran wisatawan akan pentingnya praktik berkelanjutan. Tujuannya adalah menganalisis penerapan konsp green hotel di Hotel Aryaduta Kuta Bali, khususnya pada departemen front office dan housekeeping. Dari penelitian menunjukan bahwa efisiensi energi diterapkan melalui pengaturan AC, pemanfaatan cahaya alami, serta penggunaan key card untuk listrik kamar. Upaya pengurangan limbah dilakukan dengan digitalisasi layanan, program reuse linen, serta penggunaan amenities isi ulang. Selain itu, hotel juga berupaya menggunakan bahan pembersih alami, tisu daur ulang, dan peralatan hemat energi, meskipun masih terdapat kendala keterbatasan sarana, biaya investasi, dan konsistensi staf, dan kesimpulannya adalah bahwa Hotel Aryaduta Kuta Bali telah menerapkan prinsip green hotel namun belum optimal, sehingga diperlukan penguatan standar operasional, sosialisasi berkelanjutan, serta alokasi anggaran khusus untuk mendukung investasi ramah lingkungan.
PENDERITAAN DAN KETAHANAN SPIRITUAL DALAM KITAB AYUB: IMPLIKASINYA BAGI ETIKA PELAYANAN DALAM INDUSTRI PARIWISATA DAN PERHOTELAN Ambron Efaproditus Sitinjak
Jurnal Ilmiah Akomodasi Agung Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Akomodasi Agung
Publisher : Akademi Pariwisata Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51827/jiaa.v13i1.236

Abstract

Penderitaan merupakan realitas universal yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia, termasuk dalam dunia kerja yang penuh tekanan seperti industri pariwisata dan perhotelan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep penderitaan dalam Kitab Ayub, mengkaji bentuk ketahanan spiritual Ayub dalam menghadapi penderitaan, serta menjelaskan implikasinya bagi etika pelayanan dalam industri pariwisata dan perhotelan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui analisis berbagai sumber teologis, ilmiah, dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kitab Ayub memandang penderitaan sebagai realitas eksistensial yang tidak selalu berkaitan dengan dosa pribadi, melainkan sebagai bagian dari misteri kedaulatan Allah. Ketahanan spiritual Ayub tercermin melalui kesetiaannya kepada Allah, kejujuran dalam mengungkapkan pergumulan, serta pengharapan yang tetap dipertahankan di tengah penderitaan. Nilai-nilai tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan tantangan dalam industri hospitality yang ditandai oleh tekanan kerja, ketidakpastian, dan tuntutan pelayanan yang tinggi. Implikasi ketahanan spiritual Ayub bagi etika pelayanan terlihat pada pengembangan sikap sabar, integritas, tanggung jawab, dan keteguhan dalam melayani pelanggan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa spiritualitas dapat menjadi sumber daya internal yang penting bagi pekerja pariwisata dan perhotelan dalam menjaga profesionalisme, kestabilan emosional, dan kualitas pelayanan di tengah berbagai tantangan pekerjaan.
PENANGANAN PEMBERSIHAN SELASAR OLEH HOUSEMAN PADA ATSARI HOTEL PARAPAT KABUPATEN SIMALUNGUN Sariana Hollandita Prima Putri Daulay; Kiki Maulani
Jurnal Ilmiah Akomodasi Agung Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Akomodasi Agung
Publisher : Akademi Pariwisata Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51827/jiaa.v13i1.238

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 4 s/d 8 Nopember 2025, di Atsari Hotel Parapat, Jl. Pulau Samosir No.9, Tiga Raja, Kec. Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penanganan pembersihan selasar oleh houseman, mengetahui kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya, dan mengetahui cara houseman mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap pembersihan selasar pada Atsari Hotel Parapat oleh houseman, wawancara mendalam dengan 2 (dua) orang houseman dan 1 (satu) orang housekeeping supervisor, serta dokumentasi berupa foto, catatan pribadi dan catatan hotel dan materi audio-visual berupa video rekaman. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan criteria partisipan dengan pengalaman kerja minimal enam bulan. Teknik analisa data yang digunakan adalah teknik kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanganan pembersihan selasar oleh houseman telah dilaksanakan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) hotel. Houseman melakukan pembersihan secara rutin dengan memanfaatkan alat dan bahan pembersih yang tersedia serta memperhatikan waktu kerja agar tidak mengganggu aktivitas tamu, kendala yang dihadapi adalah kelelahan fisik akibat beban kerja dan aktivitas yang padat, serta potensi penurunan motivasi kerja, upaya houseman mengatasi kendala dengan melaporkan permasalahan kepada Housekeeping Supervisor, tetap tenang dan mengendalikan emosi, mencari solusi yang tepat, serta melalui kerja sama tim, pembagian tugas yang adil, dan dukungan serta pelatihandari supervisor. Penelitian ini diharapkan menjadi bahan masukan bagi pihak hotel untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan kebersihan area publik.
PENERAPAN STANDAR RESEP MINUMAN COCKTAIL DI FLAMINGO THEQUE LONGUE BAR FLAMINGO HOTEL BY THE BEACH PENANG MALAYSIA Lyandru Togu Mulia Tambunan; Mega Williandani; Bambang Famuji; Indra Wirawan; Iyan Ziliwu
Jurnal Ilmiah Akomodasi Agung Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Akomodasi Agung
Publisher : Akademi Pariwisata Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51827/jiaa.v13i1.242

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawankcara dan observasi terhadap dua puluh enam narasumber yang terdiri atas lima staf food and beverage, satu supervisor bar dan dua puluh tamu. Latar belakang penelitian ini adanya beberapa masalah diantaranya bahan-bahan pembuatan cocktail tidak tersedia saat ramai, penyimpangan teknik pembuatan cocktail sampai penggunaan garnish yang tidak sesuai resep asli yang mengakibatkan perbedaan dari segi rasa dan tampilan dari cocktail yang di sajikan. Penelitian ini merekomendasikan beberapa upaya perbaikan peningkatan manajemen stok melalui pengecekan rutin dan koordinasi dengan departemen front office, penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang lebih tegas disertai pelatihan serta evaluasi berkala, serta penetapan standar garnish yang sesuai dengan resep. Fokus peneliti pada bahan-bahan minuman cocktail, teknik pembuatan minuman cocktail, dan penggunaan garnish dalam penyajian minuman cocktail di Flamingo Theque longue bar Flamingo Hotel by The Beach Penang Malaysia. Implementasi langkah-langkah yang dilakukan diharapkan mampu menjaga konsistensi rasa, tampilan, serta aroma cocktail, sehingga meningkatkan profesionalisme pelayanan dan kepuasan tamu di Flamingo Theque.
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA BUKIT SENYUM SEBAGAI DAYA TARIK WISATA UNGGULAN DI DESA MOTUNG KECAMATAN AJIBATA KABUPATEN TOBA Lanta Siringo Ringo; Mega Williandani; Indra Wirawan; Bambang Famuji
Jurnal Ilmiah Akomodasi Agung Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Akomodasi Agung
Publisher : Akademi Pariwisata Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51827/jiaa.v13i1.244

Abstract

Penelitian ini berfokus pada strategi pengembangan Objek Wisata Bukit Senyum yang terletak di Desa Motung, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba.Bukit Senyum memiliki potensi besar berupa panorama Danau Toba yang indah, udara sejuk, suasana alami, serta aktivitas wisata seperti camping, glamping, dan event budaya. Namun, pengelolaan destinasi ini masih menghadapi berbagai kendala, antara lain infrastruktur yang belum memadai, keterbatasan sumber daya manusia di bidang pariwisata, serta strategi promosi yang belum optimal. Melalui analisis SWOT, ditemukan bahwa kekuatan utama destinasi ini adalah keindahan alam dan suasana asri, sementara kelemahannya terletak pada infrastruktur dan SDM. Peluang berkembang sangat terbuka dengan tren wisata alam dan dukungan kerja sama antar pihak, sedangkan ancamannya meliputi persaingan dengan destinasi lain di kawasan Danau Toba serta risiko kerusakan lingkungan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Objek Wisata Bukit Senyum memiliki potensi wisata alam yang sangat besar berupa panorama Danau Toba yang indah, udara sejuk, suasana perbukitan yang alami, serta aktivitas pendukung seperti camping, glamping, dan event budaya. Potensi ini menjadi modal utama dalam pengembangannya sebagai destinasi wisata unggulan. Namun, pengelolaan Bukit Senyum masih menghadapi kendala berupa akses jalan yang belum memadai, keterbatasan fasilitas penunjang, rendahnya kualitas sumber daya manusia pariwisata, serta promosi yang belum optimal. Meskipun demikian, peluang pengembangan terbuka luas seiring meningkatnya tren wisata alam dan ekowisata, serta dukungan media sosial yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana promosi efektif seperti melalui aplikasi Tiktok, Instagram, Facebook dan Youtube. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kualitas infrastruktur, penguatan kapasitas SDM pariwisata, serta optimalisasi promosi digital yang kreatif agar Bukit Senyum mampu menjadi daya tarik wisata unggulan dan memberi manfaat ekonomi maupun sosial bagi masyarakat Desa Motung.
STRATEGI MANAJEMEN OPERASIONAL HOTEL MANAGER DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN TAMU DI WINGS HOTEL KUALANAMU Indra Wirawan; Mega Williandani
Jurnal Ilmiah Akomodasi Agung Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Akomodasi Agung
Publisher : Akademi Pariwisata Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51827/jiaa.v13i1.245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen operasional yang diterapkan oleh Hotel Manager dalam meningkatkan kepuasan tamu di Wings Hotel Kualanamu. Manajemen operasional merupakan aspek penting dalam industri perhotelan karena berperan dalam memastikan seluruh aktivitas operasional berjalan secara efektif, efisien, dan sesuai dengan standar pelayanan yang telah ditetapkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan Hotel Manager dan beberapa kepala departemen, serta dokumentasi yang berkaitan dengan kegiatan operasional hotel. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai strategi operasional yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen operasional di Wings Hotel Kualanamu meliputi penerapan standar operasional prosedur (SOP) secara konsisten, peningkatan kompetensi karyawan melalui pelatihan berkala, koordinasi lintas departemen yang efektif, pemanfaatan teknologi informasi dalam pelayanan tamu, pengawasan kualitas layanan secara berkelanjutan, serta penanganan keluhan tamu secara cepat dan tepat. Selain itu, Hotel Manager menerapkan evaluasi kinerja rutin dan mendorong budaya pelayanan prima (service excellence) sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan. Strategi-strategi tersebut terbukti mampu meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat proses pelayanan, menciptakan pengalaman menginap yang positif, serta meningkatkan tingkat kepuasan dan loyalitas tamu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan peningkatan kepuasan tamu di Wings Hotel Kualanamu sangat dipengaruhi oleh efektivitas strategi manajemen operasional yang dijalankan secara terencana, konsisten, dan berorientasi pada kebutuhan tamu.
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR HOUSEKEEPING DAN PENGELOLAAN KEBERSIHAN DI HOTEL BUTIK Bambang Famuji; Mega Williandani
Jurnal Ilmiah Akomodasi Agung Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Akomodasi Agung
Publisher : Akademi Pariwisata Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51827/jiaa.v13i1.246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) housekeeping dalam pengelolaan kebersihan di hotel butik serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasinya dalam menciptakan kualitas layanan yang optimal. Penerapan SOP housekeeping secara konsisten menjadi aspek penting dalam menjaga standar operasional sekaligus memenuhi ekspektasi tamu yang semakin tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap manajer housekeeping, supervisor, room attendant, serta dokumen SOP housekeeping di hotel butik yang menjadi lokasi penelitian. Penerapan SOP berkontribusi terhadap terciptanya kebersihan, kenyamanan, keamanan, dan konsistensi kualitas pelayanan. Namun demikian, efektivitas implementasi SOP masih dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kompetensi dan kedisiplinan karyawan, intensitas pelatihan, ketersediaan peralatan dan bahan pembersih, tingkat okupansi hotel, serta pengawasan dari supervisor. Selain itu, komunikasi antarbagian dan budaya kerja yang berorientasi pada kualitas turut mendukung keberhasilan pengelolaan kebersihan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan SOP housekeeping yang konsisten, didukung oleh pengawasan yang efektif, pelatihan berkelanjutan, serta evaluasi berkala, mampu meningkatkan kualitas pengelolaan kebersihan dan kepuasan tamu di hotel butik. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi manajemen hotel dalam mengembangkan strategi peningkatan kualitas layanan housekeeping yang berkelanjutan serta memperkuat daya saing hotel di industri perhotelan.
Pengaruh Aksessibilitas Jalan Bebas Hambatan (Tol) Medan-Parapat Terhadap Lama Tinggal Wisnu di Parapat Rajin Sitompul
Jurnal Ilmiah Akomodasi Agung Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Akomodasi Agung
Publisher : Akademi Pariwisata Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51827/jiaa.v13i1.247

Abstract

Objek dan Daya Tarik Wisata (ODTW) atau destinasi wisata dan Atraksi wisata, tidak dapat disangkal merupakan komponen sistim kepariwisataan yang terpenting. Atraksi wisata di destinasi wisata menjadi motivator utama perjalanan wisata dan inti dari produk wisata. Tanpa keberadaan destinasi wisata tidak akan ditemui pelayanan penunjang kepariwisataan. Sudah barang tentu kegiatan kepariwisataan tidak akan ditemui atraksi wisata tanpa adanya aksessibilitas. Untuk mencapai destinasi wisata di ODTW dari kota asal suatu bagian dari industri pariwisata yang kompleks dan banyak hal yang harus dipersiapakan dan direncanakan. Beberapa fasilitas seperti, jalan umum dan jalan Tol atau jalan bebas hambatan, tata tertib atau peraturan, perhubungan dan kepolisian harus dipersiapkan secara matang dan konfrenhensif. Atraksi wisata akan dicapai bila kemauan pengunjung dapat terpenuhi.Akses ini akan menghubungkan pengunjung ke daya tarik wisata. Daya tarik wisata ini adalah “ segala sesuatu yang memiliki keunikan, keindahan, dan nilai yang berupa keanekaragaman kekayaan alam, budaya, dan hasil buatan manusia yang menjadi sasaran atau tujuan kunjungan wisatawan “. (UU RI No.10 Tahun 2009). Suatu tujuan ekscurtion yang dibangun permanent dengan tujuan utama untuk memberi akses bagi umum untuk hiburan, pemenuhan keingintahuan dan pendidikan ketimbang sebagai tempat belanja atau tempat olah raga maupun pertunjukan teater dan film. Tempat ini harus terbuka untuk umum tanpa pemesanan terlebih dahulu pada waktu yang telah ditentukan setiap tahunnya dan harus mampu menarik wisatawan, pengunjung harian maupun penduduk sekitarnya (Scottish Tourst Board , 1991. dikutip oleh Kelompok kerja kementrian Kebudayaan dan Pariwisata, 2003).
nteraksi Sosial di Lingkungan Orange Hotel dalam Mendukung Pariwisata Annisa Febi; Didin Syarifuddin
Jurnal Ilmiah Akomodasi Agung Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Akomodasi Agung
Publisher : Akademi Pariwisata Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51827/jiaa.v13i1.248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interaksi sosial di lingkungan Orange Hotel-Ximen Taipei dalam mendukung aktivitas pariwisata. Pemilihan topik didasarkan pada pentingnya peran industri perhotelan sebagai salah satu sektor pendukung yang berkontribusi terhadap kenyamanan, kepuasan, dan pengalaman wisatawan selama melakukan perjalanan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi sosial yang terjalin antara staf hotel dan wisatawan berlangsung secara positif melalui komunikasi yang efektif, pelayanan yang ramah, serta sikap hospitality yang baik. Selain itu, kerja sama yang harmonis antarpegawai turut mendukung kelancaran operasional hotel dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan. Keberadaan Orange Hotel-Ximen Taipei juga memberikan kontribusi terhadap pengalaman wisatawan melalui lokasi yang strategis, kemudahan akses informasi, dan pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan pengunjung. Meskipun terdapat tantangan berupa perbedaan bahasa dan latar belakang budaya wisatawan, kualitas interaksi sosial yang baik terbukti mampu meningkatkan kepuasan wisatawan dan memperkuat citra positif hotel sebagai salah satu pendukung aktivitas pariwisata di kawasan Ximending. Dengan demikian, interaksi sosial menjadi faktor penting dalam mendukung kualitas pelayanan hotel dan perkembangan sektor pariwisata

Page 13 of 13 | Total Record : 130