cover
Contact Name
Hariadi Ahmad
Contact Email
hariadiahmad78@ikipmataram.ac.id
Phone
+6281917416409
Journal Mail Official
bk_fip@ikipmataram.ac.id
Editorial Address
Jalan Pemuda No 59 A Kota Mataram Nusa Tenggara Barat Kampus Universitas Pendidikan Mandalika, Gedung GD Lantai III Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling
ISSN : 25031708     EISSN : 27227340     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Realita Jurnal Bimbingan dan Konseling (JRbk) Adalah Jurnal yang dikelola langsung oleh Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi Universitas Pendidikan Mandalika Sejak April 2016 dengan ISSN 2503-1708, yang dipublikasi secara Cetak dan melalui Website Fakultas Ilmu Pendidikan Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Mataram fip.ikipmataram.ac.id, Sejak tahun 2019 diterbitkan secara cetak dan Online melalui ojs.ikipmataram.ac.id. Pada bulan Juni 2020 mendapat E ISSN: 2722-7340, JRbk diterbitkan Dua Kali dalam Setahun yaitu pada bulan April dan Oktober Setiap tahun. JRbk Menerima Artikel dari penulis yang berupa Hasil Penelitian, Hasil Pengembangan, Kajian Pustaka dalam Bidang Pendidikan, Psikologi, dan Bidang Bimbingan dan Konseling.
Articles 386 Documents
KONSELING TRAUMATIK SEBAGAI UPAYA PENANGANAN TRAUMA PASCA PENGEBOMAN Zikri Neni Iska; Hulwah Khoirunnisa
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 11 No. 1 (2026): Volume 11 Nomor 1 Edisi April 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v11i1.19034

Abstract

Peristiwa pengeboman di lingkungan sekolah merupakan kejadian traumatis yang berpotensi menimbulkan dampak psikologis bagi peserta didik. Potensi dampak dari trauma yang dialami korban yaitu terjadi pada aspek emosional, akademik, sosial, fisiologis, dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dampak trauma psikologis siswa pasca pengeboman, mengkaji konsep dan tahapan konseling traumatik dalam penanganan trauma, serta menganalisis penerapan konseling traumatik sebagai upaya pemulihan trauma di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi dokumen atau studi kepustakaan. Data diperoleh melalui kajian terhadap buku, artikel jurnal ilmiah, serta pemberitaan media yang relevan dengan peristiwa pengeboman dan praktik konseling traumatik. Hasil kajian menunjukkan bahwa trauma pasca pengeboman dapat berdampak pada munculnya kecemasan berlebihan, gangguan konsentrasi belajar, penurunan partisipasi sosial, keluhan fisik, serta perubahan spiritual siswa. Konseling traumatik menjadi pendekatan yang relevan dalam membantu pemulihan psikologis siswa melalui tahapan awal, pertengahan, dan akhir konseling. Penerapan konseling traumatik di sekolah dapat dilakukan melalui pendekatan individual dan kelompok, kegiatan trauma healing, pendekatan religius, serta kolaborasi dengan tenaga profesional.
PERAN KOMUNIKASI EFEKTIF DAN MENDENGAR AKTIF DALAM MEMBANGUN HUBUNGAN KONSELING Nepita Sari; Segita Putri; Rina Yulitri
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 11 No. 1 (2026): Volume 11 Nomor 1 Edisi April 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v11i1.19060

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran komunikasi efektif dan mendengar aktif dalam membangun hubungan konseling yang positif dan terapeutik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, yaitu dengan menganalisis berbagai buku teks dan artikel jurnal ilmiah yang relevan dengan topik komunikasi konseling, mendengar aktif, dan hubungan konseling. Hasil kajian menunjukkan bahwa komunikasi efektif dan mendengar aktif merupakan keterampilan inti yang saling melengkapi dalam proses konseling. Komunikasi efektif berperan dalam menciptakan kejelasan, pemahaman bersama, serta suasana interaksi yang empatik, sedangkan mendengar aktif membantu konselor memahami makna dan emosi yang mendasari pernyataan konseli. Integrasi kedua keterampilan tersebut berkontribusi terhadap terbentuknya rasa aman, kepercayaan, dan keterbukaan konseli, yang menjadi dasar hubungan konseling yang bermakna. Dengan demikian, komunikasi efektif dan mendengar aktif dapat dipandang sebagai fondasi utama dalam meningkatkan kualitas hubungan konseling dan efektivitas layanan bimbingan dan konseling.
PERAN MAHASISWA BK DALAM MENDAMPINGI ANAK TUNARUNGU MENGELOLA EMOSI SELAMA LATIHAN ARTIKULASI Husnul Ariyanti; Fajri Pratama; Endang Surtiyoni; Syska Purnama Sari
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 11 No. 1 (2026): Volume 11 Nomor 1 Edisi April 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v11i1.19129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran mahasiswa Bimbingan dan Konseling (BK) dalam mendukung pengelolaan emosi anak tunarungu selama latihan artikulasi di YPAC Sosial Nirlaba SLB Palembang. Penelitian dilakukan melalui metode observasi lapangan selama program magang dari Oktober hingga Desember 2025. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara dengan guru kelas, dan dokumentasi kegiatan pembelajaran artikulasi menggunakan media visual abjad dan fonem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa BK berperan signifikan dalam memberikan dukungan emosional yang empatik, mengurangi perasaan frustrasi, malu, dan kecemasan pada anak tunarungu selama latihan artikulasi. Penggunaan media visual, dipadukan dengan penguatan positif yang konsisten, terbukti meningkatkan rasa percaya diri, motivasi, dan partisipasi aktif anak dalam latihan bicara. Kolaborasi antara mahasiswa BK dan guru juga turut menciptakan lingkungan belajar yang aman secara psikologis dan suportif. Studi ini menyimpulkan bahwa pendampingan emosional oleh mahasiswa BK merupakan faktor penting dalam menunjang keberhasilan terapi artikulasi dan perkembangan emosional anak tunarungu di lingkungan pendidikan luar biasa.
UPAYA PENINGKATAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MELUKIS PADA SISWA TUNADAKSA Olfat Algodi; Zainap; Endang Surtiyoni; Syska Purnama Sari
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 11 No. 1 (2026): Volume 11 Nomor 1 Edisi April 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v11i1.19130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi keefektifan kegiatan melukis sebagai intervensi untuk meningkatkan kemampuan motorik halus pada siswa tunadaksa di SLB-D YPAC Social Nirlaba Palembang. Penelitian dilaksanakan melalui observasi lapangan dan penelitian tindakan selama program magang dari 14 Oktober hingga 16 Desember 2025. Metode yang digunakan meliputi sesi melukis terstruktur dua kali seminggu, dengan alat yang dimodifikasi seperti kuas berpengangan tebal dan cat jari, dikombinasikan dengan asesmen observasional, dokumentasi karya siswa, catatan harian, dan wawancara guru. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan motorik halus siswa, khususnya pada kekuatan menggenggam, koordinasi mata-tangan, dan fokus mengerjakan tugas. Kegiatan melukis memberikan latihan berulang, menyenangkan, dan kaya stimulasi sensorik yang meningkatkan kontrol otot dan motivasi psikologis. Studi ini menyimpulkan bahwa melukis merupakan media terapi yang efektif dan adaptif untuk pengembangan motorik halus anak tunadaksa, serta merekomendasikan integrasinya ke dalam kurikulum pendidikan khusus.
PENGARUH TEKNIK COGNITIVE RESTRUCTURING TERHADAP KECEMASAN SOSIAL PADA SISWA Khaerunniswah; Hariadi Ahmad; Muhammad Zainal Mustamiin
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 11 No. 1 (2026): Volume 11 Nomor 1 Edisi April 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v11i1.19187

Abstract

Cognitive restructuring merupakan salah satu teknik dari pendekatan Cognitive Behavior Therapy, dimana teknik ini bertujuan untuk mengubah pola pikir negatif menjadi lebih positif. Sementara Kecemasan Sosial merupakan individu yang mengalami suatu perasaan khawatir, gugup, takut, cemas, merasa terancam akan evaluasi negatif, penghindaran sosial dan rasa tidak nyaman ketika dalam situasi yang berhubungan dengan orang lain pada lingkungan sosialnya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada Pengaruh Teknik Cognitive Restructuring Terhadap Kecemasan Sosial Pada Siswa Kelas XI Di SMKN 4 Mataram. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket dengan skala likert sebagai sumber data pokok dan dokumentasi sebagai sumber data pendukung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel adalah menggunakan purposive sampling, sehingga sampel yang terkumpul sesuai dengan yang diharapkan. Sampel penelitian ini sebanyak 10 siswa di SMKN 4 Mararam. Analisis data hasil penelitian ini menggunakan statistik dengan menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank sebagai alternatif metode nonparametric. Hasil penelitian ini di dapatkan bahwa adanya pengaruh yang cukup signitifikan pada teknik cognitive restructuring terhadap kecemasan sosial yang dialami siswa SMKN 4 Mataram yang ditunjukkan melalui hasil uji Wilcoxon yang menunjukkan negative rank=10 yang berarti terjadi penurunan skor dari pre-test ke post-test dan sig 0,005 < 0,05 sehingga menolak hipotesis (H₀) dan menerima hipotesis (Ha).
ANALISIS POLA DAN TREN METODOLOGI PENELITIAN PADA SKRIPSI MAHASISWA PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING Muhammad Iqbal; Agus Jayadi; Nuraeni; Sunandar Apriawan Mulyanto
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 11 No. 1 (2026): Volume 11 Nomor 1 Edisi April 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v11i1.19212

Abstract

Undergraduate thesis represents a final academic work that reflects students’ research literacy and methodological competence after completing their coursework. This study aimed to analyze patterns and trends of research methodology in undergraduate theses of the Guidance and Counseling Study Program, encompassing research approaches and types, variable patterns, data collection and analysis techniques, temporal trends, and methodological component consistency. This descriptive study with document analysis approach analyzed 124 theses completed between 2020–2023. Data were collected using extraction sheets and analyzed with descriptive statistics and trend analysis. Results showed that all theses (100%) used quantitative approach, with pre-experimental/quasi-experimental designs (62.1%) being dominant. Thematic categorization of variables revealed dominance of counseling services and techniques (62.90%), followed by individual psychological aspects (12.90%). Trends indicated an increase in pre-experimental proportion from 42.6% (2020) to 85.7% (2023). Questionnaires were the primary data collection technique (88.7%), with t-test (76.6%) as the dominant analysis method. The consistency level between research problems and research types reached 98.4%, while consistency between research types and data analysis methods reached 96.8%. These findings indicate good methodological consistency with research orientation toward micro-intervention practices, while also suggesting potential for developing research approach diversity and contextual factor exploration to enrich students’ academic perspectives.
DESCRIPTIVE BOOK REVIEW OF UNDERSTANDING HUMAN NATURE: THE PSYCHOLOGY OF PERSONALITY BY ALFRED ADLER Yushini Hasya Nuha; Yusi Riska Yustiana
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 11 No. 1 (2026): Volume 11 Nomor 1 Edisi April 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v11i1.19242

Abstract

Humans are moving and rational beings who can choose their actions and adapt to the challenges of life. This book explains how everyday behavior can influence social harmony and communication, teaching readers to accept mistakes and adapt. The purpose of this book review is to present Alfred Adler's main ideas on human personality. The method used is a descriptive review approach. This book explains a better understanding of human nature.
REVIEW KRITIS BUKU THEORIES OF PERSONALITY KARYA FEIST & FEIST DALAM PERSPEKTIF MAHASISWA BIMBINGAN DAN KONSELING Fairuz Rizka Ghazalah; Yusi Riksa Yustiana
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 11 No. 1 (2026): Volume 11 Nomor 1 Edisi April 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v11i1.19266

Abstract

Buku Theories of Personality karya Jess Feist dan Gregory J. Feist merupakan rujukan dasar yang sering dipakai untuk memahami teori kepribadian. Bagi mahasiswa bimbingan dan konseling, pemahaman teori kepribadian penting karena menjadi dasar asesmen sederhana, pemetaan kebutuhan peserta didik, dan perencanaan layanan. Artikel ini bertujuan menyusun review kritis terhadap buku tersebut dengan menilai kekuatan penyajian konsep, konsistensi kerangka analisis, serta keterbatasan buku ketika digunakan dalam konteks layanan BK di sekolah. Metode yang digunakan adalah review kritis melalui analisis isi, dengan menilai argumen utama, struktur pembahasan, dan relevansi penerapan untuk setting pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa buku ini kuat dalam sistematika dan konsistensi pembahasan teori sehingga membantu mahasiswa memahami perbedaan teori. Namun, buku ini cenderung dominan pada perspektif Barat, banyak menekankan konteks klinis, dan belum cukup memberi jembatan praktis menuju layanan BK komprehensif di sekolah. Buku ini tetap relevan sebagai dasar teori, tetapi perlu dilengkapi dengan bacaan yang lebih kontekstual pada perkembangan remaja, kultur sekolah, dan praktik konseling pendidikan khususnya di Indonesia.
PERSEPSI GURU BIDANG STUDI TERHADAP KINERJA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING KOTA TAKENGON Refina Athira Zahra; Syaiful Bahri; Evi Rahmiyati
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 11 No. 1 (2026): Volume 11 Nomor 1 Edisi April 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v11i1.19278

Abstract

This study aims to describe subject teachers’ perceptions of the performance of Guidance and Counseling (GC) teachers in Takengon City. The background of this study is the importance of subject teachers’ perceptions of GC teachers’ performance, particularly in relation to service planning, service implementation, as well as evaluation and follow-up of guidance and counseling services. This research employed a descriptive quantitative method. The research sample consisted of 240 subject teachers from schools in Takengon City. Data were collected through a Likert-scale questionnaire developed based on the performance aspects of guidance and counseling teachers. Data were analyzed using descriptive percentage analysis. The results of the study indicate that subject teachers’ perceptions of GC teachers’ performance in Takengon City fall into the Very Good category, with an average percentage of 75.33%, covering aspects of service planning, service implementation, as well as evaluation and follow-up of guidance and counseling services. The conclusion of this study is that the performance of guidance and counseling teachers in Takengon City is perceived as very good by subject teachers. This study is expected to serve as evaluation material and provide input for guidance and counseling teachers in improving the quality of guidance and counseling services in schools.
EFEKTIFITAS BIMBINGAN KLASIKAL MENGGUNAKAN PENDEKATAN CBT UNTUK MENGKONSOLIDASIKAN BUDAYA SISWA DI ERA SOSIAL MEDIA Reza Zulaifi
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 11 No. 1 (2026): Volume 11 Nomor 1 Edisi April 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v11i1.19440

Abstract

Penurunan moral dan terkikisnya identitas budaya siswa kini semakin mengkhawatirkan akibat penggunaan media sosial yang terus menerus tanpa kontrol diri yang memadai. Upaya pencegahan melalui layanan bimbingan klasikal di sekolah sering kali belum optimal karena masih didominasi metode konvensional yang membosankan dan kurang menyentuh akar permasalahan kognitif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pencegahan baru dengan menguji efektivitas Cognitive Behavioral Therapy (CBT) ke dalam layanan bimbingan klasikal guna mengonsolidasi budaya siswa. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan. Pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran sistematis terhadap sumber berupa Jurnal, lalu selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gabungan teknik CBT, memiliki validitas teoretis yang tinggi untuk diterapkan dalam format klasikal. Pendekatan ini dinilai efektif karena mampu merestrukturisasi keyakinan dan pola pikir irasional siswa akibat pengaruh tren viral. Dengan mengkobinasikan bimbingan klasikal dan pendekatan  Cognitive Behaviour Therapy, perlakuan ini berfungsi membangun kesadaran yang melatih nalar kritis siswa. Kesimpulannya, perlakuan ini menjadi solusi untuk membantu siswa menyaring budaya asing dan memperkuat identitas budaya diri sendiri secara mandiri di tengah gempuran era digital.