cover
Contact Name
A.Amirul Mu'minin
Contact Email
amirul.muminin@hangtuah.ac.id
Phone
+6282257527797
Journal Mail Official
fisheries@hangtuah.ac.id
Editorial Address
Program Studi Perikanan, Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah Jl. AR Hakim No. 150, Sukolilo, Keputih, Surabaya 60111 No. Telp.031-5945864, Fax: 031-5946261
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Fisheries : Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan
Published by Universitas Hang Tuah
ISSN : 26563746     EISSN : 26850664     DOI : http://dx.doi.org/10.30649/fisheries.v2i2
Aim : results of research or scientific articles from intellectuals, practitioners and students Scoope : social economy of fisheries, aquaculture, processing of fishery products, and utilization of fishery resources, and marine science
Articles 94 Documents
PENGARUH PERBEDAAN JENIS IKAN UMPAN TERHADAP HASIL TANGKAPAN RAJUNGAN (portunus pelagicus) DENGAN ALAT TANGKAP BUBU LIPAT DI PERAIRAN PACIRAN KABUPATEN LAMONGAN Yunita, Sofia Hana; Subagio , Hari; Sofijanto , Mochamad Arief
FISHERIES Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 4 No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/fisheries.v4i1.60

Abstract

Kegiatan penangkapan ikan merupakan mata pencarian bagi warga Desa Paciran dan usaha tersebut sudah lama berlangsung, alat tangkap yang biasanya digunakan oleh nelayan Desa Paciran yaitu alat tangkap bubu lipat. Bubu merupakan alat penangkap ikan yang tergolong ke dalam kelompok perangkap (traps). Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis ikan umpan yang berbeda dalam pengoperasian alat tangkap bubu lipat terhadap jumlah hasil tangkapan rajungan (Portunus pelagicus). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental, dengan menggunakan 3 perlakuan jenis ikan umpan yang berbeda, yaitu : A : ikan swanggi (Priacanthus tayenus), B : ikan tembang (Sardinella fimbriata) dan C : ikan buntal (Tetraodontidae). Analisis data yang digunakan yaitu dengan menggunakan uji F. Berdasarkan hasil uji F terhadap hasil tangkapan dalam satuan ekor diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,597, dengan nilai signifikansi > 0,05, dapat disimpulkan bahwa penggunaan umpan yang berbeda pada pengoperasian bubu lipat tidak berpengaruh terhadap jumlah hasil tangkapan rajungan dalam satuan ekor. Berdasarkan hasil uji F terhadap hasil tangkapan dalam satuan berat (kg) diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,939, dengan nilai signifikasi > 0,05, penggunaan umpan yang berbeda pada pengoperasian bubu lipat tidak berpengaruh terhadap jumlah hasil tangkapan rajungan (Portunus pelagicus) dalam berat (kg).
PENGARUH PERBEDAAN SALINITAS TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP DAN PERTUMBUHAN BENIH IKAN NILA MERAH (Oreochromis sp.) Shafry, Muhammad Faishal; Yuniar, Is; Nuhman
FISHERIES Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 4 No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/fisheries.v4i1.61

Abstract

Ikan nila merah merupakan ikan yang dapat beradaptasi pada kisaran salinitas yang cukup besar sehingga dapat beradaptasi di air tawar dan air payau. Pada umumnya setiap lahan padi sawah di Indonesia hanya bisa digarap satu sampai dua kali setahun. Salah satu upaya yang dikembangkan dalam memanfaatkan waktu luang lahan yaitu dengan usaha tani mina padi. Sistem ini dapat dimanfaatkan dengan pembesaran ikan nila merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan salinitas terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan benih ikan nila merah (Oreochromis sp.). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen laboratoris, dengan teknik pengambilan data melalui observasi langsung dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan dan 5 ulangan. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini didapatkan perbedaan salinitas tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bobot mutlak, laju pertumbuhan spesifik, dan kelangsungan hidup benih ikan nila merah. Parameter kualitas air pada saat penelitian masih termasuk dalam kondisi optimum dengan nilai suhu : 26,5 – 30,5ºC, pH : 7,1 – 8, dan DO : 3,2 – 7,1 mg/l.
KULTUR PERTUMBUHAN MIKROALGA Spirulina sp. PADA MEDIA ASAM, NETRAL DAN ALKALINE SKALA LABORATURIUM Tambunan, Ayu Lestari; Yuniar, Is; Trisyani, Ninis
FISHERIES Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 4 No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/fisheries.v4i1.62

Abstract

Mikroalga merupakan salah satu biota perairan yang bermanfaat sebagai pakan alami. Salah satu mikroalga yang banyak digunakan untuk pakan alami adalah Spirulina sp. ganggang hijau-biru bersel tunggal dan berfilamen yang termasuk ke dalam kelompok Sianobakter. Spirulina sp. merupakan mikroalga yang memiliki protein tinggi sehingga berpotensi untuk dikembangkan sebagai pakan alami. Selama budidaya, pengaturan pH dibutuhkan oleh Spirulina sp. dapat ditemukan di perairan dengan pH alkaline. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepadatan spirulina sp. yang dikultur dalam media asam, netral dan alkaline dengan kisaran pH 5-6, 6-7, 7-8, 8-9, 9-10. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen laboratoris, dengan teknik pengambilan data melalui observasi langsung dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) karena selain unit perlakuan maka semua faktor dibuat homogen atau dihomogenkan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, bahwa pada media asam, netral dan alkaline skala laboraturium sangat berbeda nyata terhadap kepadatan Spirulina sp. kepadatan populasi yang terbaik terdapat pada perlakuan E nilai rata-rata 4.48 unit/ml dengan kisaran pH 9-10 penambahan 3g baking soda, 1L air dan 1,5 pupuk walne kepadatan populasi terendah terdapat pada perlakuan A nilai rata-rata 1.72 unit /ml dengan kisaran pH 5-6 penambahan 11/2 asam asetat, 1L air dan 1,5 pupuk walne.
PENAMBAHAN EKSTRAK KULIT NANAS DAN PELEPAH PISANG PADA PAKAN KOMERSIL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANSUNGAN HIDUP BENIH IKAN NILA SALIN (oreochromis niloticus) Ryan Hutagalung, Nico
FISHERIES Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 5 No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/fisheries.v5i1.68

Abstract

Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan salah satu usaha perikanan air tawar yang potensial untuk dikembangkan serta banyak diminati oleh masyarakat. Ikan nila memiliki kandungan nutrisi yang banyak sehingga dengan mengonsumsi dapat menjaga kesehatan tubuh. Kulit buah nanas merupakan limbah yang dapat ditemukan di pasar tradisional sehingga menimbulkan bau tak sedap. Kulit nanas memiliki nilai gizi yang baik yaitu kalsium (16mg), energy (52 kalori), karbohidrat (13,7 gr), serat (1.4 gr), besi(0.2 mg), magnesium (12 mg), protein (0,54 gr), pospor (11 mg), potassium (150 mg), vitamin A, vitamin B1 (0.079 mg), vitamin B2 (0.031 mg), vitamin B3 (0.489 mg), vitamin B6 (0.110 mg), vitamin C (0.10) dan zinc (0.10 mg). Pelepah pisang ternyata kaya akan kandungan mineral seperti kalsium, fosfor karbohidrat (glukosa dan selulosa) namun rendah kadar lignin, sehingga dalam penelitian ini kulit nanas dan pelepah pisang digunakan untuk campuran pakan ikan. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak kulit nanas dan pelepah pisang pada pakan komersil terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan nila salin (Oreochromis niloticus). Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 6 ulangan. Hasil penelitian didapatkan bahwa perbedaan penambahan ekstrak kulit nanas dan pelepah pisang tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bobot mutlak, panjang mutlak dan kelangsungan hidup benih ikan nila salin. Untuk pertumbuhan berat mutlak hasil penambahan tertinggi pada pelakuan D (30 ml/kg) dengan nilai rata-rata penambahan berat 2,60 gram. pada panjang mutlak nilai tertinggi terdapat pada perlakuan B (10 ml/kg) dengan nilai rata rata 2,71 cm, untuk kelangsungan hidup tertingginya pada perlakuan D (30 ml/kg) dengan nilai 91,6%.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA KOPI MANGROVE (Rhizophora Stylosa) DI POKMASWAS BINA LESTARI DI PESISIR Dayat, Hidayat
FISHERIES Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 5 No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/fisheries.v5i1.69

Abstract

                                                                                                                  Abstrak  Ekosistem mangrove berada di antara level pasang naik tertinggi sampai level di sekitar atau di atas permukaan laut rata-rata pada daerah pantai yang terlindungi, dan menjadi pendukung berbagai jasa ekosistem di sepanjang garis pantai di kawasan tropis. Upaya pemanfaatan potensi yang terdapat pada Proses hutan mangrove hendaknya dilakukan dengan memperhatikan aspek ekologi sehingga dalam pemanfaatannya dapat dilakukan secara optimal dan tetap menjaga kelestarian funsgsi dan keberadaan kawasan mangrove tersebut, sehingga perlu dilakukan pengembangan usaha kopi mangrove  serta sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan. Tujuan Penelitian ini Untuk Mengetahui gambaran umum usaha  kopi mangrove (Rhizopora stylosa sp)  di Desa Lembung Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan, dan Untuk mengetahui kelayakan usaha kopi mangrove (Rhizopora stylosa sp) di Desa Lembung Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan. Proses produksi kopi mangrove ini masih menggunakan sistem semi modern dikarenakan masih menggunakan alat manual seperti pada saat mengiris dan menjemur masih menggunakan sinar matahari sehingga kurang efektif pada saat penghujan.proses produksi meliputi Pencucian, Pengirisan, Penjemuran, Sangria, Penggilingan, Pengemasan, Berdasarkan analisa yang di peroleh maka usaha produksi kopi mangrove ini layak dan mempunyai prospek lebih besar dan bisa dikembangkan dalam skala besar, R/C > 1 : Usaha menguntungkan R/C = 1 : Usaha impas R/C < 1 : Usaha rugi dan analisa menunjukan angka = 1,904
PENGARUH EKSTRAK DAUN GAMAL (Gliricidia sepium) DALAM PAKAN PELET TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SURVIVAL RATE BENIH IKAN NILA KEKAR (Oreochromis niloticus) Sirait, Yohanes
FISHERIES Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 5 No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/fisheries.v5i1.70

Abstract

Ikan nila mengandung protein hewani kolestrol rendah dengan kandungan gizi protein 17,7% dan lemak 1,3%, sehingga banyak diminati masyarakat. Tanaman gamal merupakan tanaman jenis leguminosa yang memiliki kandungan protein tinggi, sehingga dalam penelitian ini daun gamal digunakan untuk campuran pakan ikan. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun gamal (Gliricidia sepium) terhadap pertumbuhan dan survival rate benih ikan nila kekar (Oreochromis niloticus). Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan. Hasil penelitian dianalisa uji normalitas dan uji homogenitas kemudian dilanjut uji ANOVA dan Uji Beda Nyata Terkecil. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada pengaruh penambahan ekstrak daun gamal terhadap pertumbuhan dan survival rate benih ikan nila kekar. Pertumbuhan tertinggi diperoleh pada dosis kontrol dengan penambahan ekstrak daun gamal 0% dengan nilai pertumbuhan berat mutlak sebesar 1,32 gram dan survival rate sebesar 95%.
HASIL TANGKAPAN BENIH BENING LOBSTER (Panulirus spp.) PADA KEDALAMAN ALAT TANGKAP POCONG YANG BERBEDA DI PERAIRAN PRIGI KABUPATEN TRENGGALEK, JAWA TIMUR Kristian kusuma wijaya, Dani; Subagio, Hari; Arief Sofijanto, Mochamad; Rosana, Nurul
FISHERIES Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 5 No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/fisheries.v5i1.71

Abstract

Pantai Prigi merupakan salah satu pantai yang terletak di Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Masyarakat sekitar Pantai prigi umumnya berprofesi sebagai nelayan penangkapan benih bening lobster menggunakan alat tangkap pocong. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian pengaruh kedalaman alat tangkap pocong terhadap hasil tangkapan dan komposisi benih bening lobster bedasarkan jenisnya di perairan Prigi. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen. Penelitian dilakukan pada saat malam hari, penelitan menggunakan 1 rakit menetap, terpasang 2 alat tangkap pocong benih bening lobster sesuai dengan perlakuan. Posisi alat tangkap pocong 5 m dari permukaan perairan (A1) dan posisi alat tangkap pocong 5 m dari dasar perairan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi secara langsung dengan mengikuti kegiatan penangkapan benih bening lobster. Data pendukung tentang suhu permukaan laut, salinitas, kecerahan, arus, dan pH perairan. Berdasarkan data hasil penelitian selanjutnya dilakukan analisa data dengan uji-t menggunakan program pengolahan data SPSS, selain itu dilakukan juga analisa deskriptif terhadap hasil tangkapan pada level kedalaman yang berbeda. Komposisi hasil tangkapan di dapatkan sebanyak 4 jenis benih bening lobster dari 2 perlakuan diantaranya lobster Pasir (Panulirus homarus) 138 ekor (59%), lobster Mutiara (Panulirus ornatus) 67 ekor (29%), lobster Bambu (Panulirus versicolor) 27 ekor (11%), lobster Batu (Panulirus panucillatus) 3 ekor (1$%). Total hasil tangkapan dari A1 dan A2 (235 ekor, 100%). Hasil analisa data paired sample test menggunakan program SPSS di dapatkan bahwa nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,003 < 0,05 berarti terdapat perbedaan secara sangat nyata perlakuan A1 dan A2 terhadap hasil tangkapan benih bening lobster.
EFEKTIVITAS ALAT PEMANGGIL IKAN BERBASIS GELOMBANG BUNYI PADA JARING INSANG PERMUKAAN YANG DIOPERASIKAN PADA WAKTU BERBEDA DI PERAIRAN KENJERAN SURABAYA Prihangga, Dyka; Subagio, Hari; Rosana, Nurul; Arief Sofijanto, Mochamad
FISHERIES Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 5 No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/fisheries.v5i1.72

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan luas wilayah laut yang dapat dikelola sebesar 5,8 juta km2 yang memiliki keanekaragaman sumberdaya kelautan dan perikanan yang sangat besar. Di kota Surabaya, jumlah nelayan yang mewakili perikanan tangkap memiliki jumlah jauh diatas angka 2000. Hal tersebut menunjukkan bahwa perikanan tangkap memiliki potensi yang besar sebagai sumber mata pencaharian penduduk Kota Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas alat pemanggil ikan berbasis gelombang bunyi pada jaring insang permukaan yang dioperasikan pada waktu berbeda. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kunatitatif dengan menggunakan metode eksperimen yang terdiri dari 2 perlakuan dan 16 ulangan. Analisa data dilakukan dengan uji normalitas dan uji homogenitas kemudian dilanjut uji T. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa efektivitas alat pemanggil ikan berbasis gelombang bunyi pada jaring insang permukaan yang dioperasikan pada waktu berbeda terbaik didapat pada pagi hari dengan nilai sebesar 1,099 gram. Sehingga hasil tangkapan terbaik didapat pada pagi hari, yakni sebesar 1,099 gram. Dari hasil penelitian tersebut disarankan agar pengoperasian jaring insang yang dilengkapi dengan alat pemanggil ikan berbasis gelombang bunyi, dilaksanakan pada pagi hari saat suhu air masih rendah.
PENGECEKAN KESEHATAN LARVA SECARA MIKROSKOPIS DALAM UPAYA PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT PADA BENUR UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) goru bere, maria margaretha; Tangguda, Sartika; Amalo, Pieter
FISHERIES Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 5 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/fisheries.v5i2.63

Abstract

Udang vaname adalah salah satu komoditas yang menguntungkan negara dan telah ditetapkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan sebagai komoditas andalan sektor perikanan budidaya. Perkembangan budidaya udang vaname meningkat  dan menyebar ke seluruh wilayah Indonesia, Hal ini tentu dapat meningkatkan permintaan pasar yang tinggi pada nauplis udang vaname tersebut. Tujuan dari kegiatan ini yaitu mengetahui cara penegecekan kesehatan larva secara mikroskopis dalam upaya pengendalian hama dan penyakit pada benur udang vaname yang terdiri dari pengamatan isi usus, lipid, epibion, bolitas, nekrosis dan pigmentasi. Kegiatan ini dilakukan pada bulan April 2023 di PT. Matahari Cipta Sentosa, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini dimulai dari pengambilan sampel kemudian dilanjutkan dengan pengamatan larva mengunakan mikroskop. Hasil pengamatan yang didapatkan pada PL10 adalah Isi Usus 70% dikategorikan standar, Lipid 55% dikategorikan standar, Bolitas 20% dikategorikan standar, Epibion 10% dikategorikan standar, Nekrosis 0% dikategorikan bagus, Pigmentasi 10% dikategorikan standar, dari hasil pengamatan tersebut dikatakan benur pada PL10 dinyatakan memiliki tubuh yang sehat dan berkualitas dari hasil pengecekan mikroskop.  
MANAJEMEN PAKAN PADA KEGIATAN PENDEDERAN IKAN NILA MERAH (Oreochromis niloticus) DI LABORATORIUM PENGUJI KESEHATAN IKAN DAN LINGKUNGAN MUNTILAN, JAWA TENGAH Tage Tenga, Maria Rosaline; Tangguda, Sartika; Kusuma, Ni Putu Dian
FISHERIES Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 5 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/fisheries.v5i2.65

Abstract

Ikan nila merah (Oreochromis  niloticus) adalah salah satu jenis ikan yang sangat diminati oleh pembudidaya karena mudah dirawat, cepat berkembangbiak dan tahan terhadap hama dan penyakit. Walaupun ikan nila merah mudah dibudidayakan, namun terdapat beberapa faktor yang dapat menghambat keberhasilan produksi ikan nila merah yaitu pemberian pakan secara berkelanjutan. Salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ikan budidaya adalah pakan. Biaya terbesar dalam budidaya ikan adalah pakan, biasanya sekitar 60-75% dari total biaya produksi. Oleh karena itu tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui pengaruh manajemen pakan terhadap pendederan ikan nila merah di kolam tanah. Metode pengamatan dilakukan dengan memantau pertumbuhan, tingkat kelangsungan hidup (Survival Rate, SR) dan parameter kualitas air. Hasil yang diperoleh adalah melakukan mengontrol pemberian pakan saat pendederan ikan  nila merah, menghasilkan biomassa sebesar 467 kg, nilai konversi pakan (Feed Conversion Ratio, FCR) 1,56, nilai efisiensi pemanfaatan pakan (EPP) sebesar 58,66%, berat rata-rata 4,4 gr/ekor, dan tingkat kelangsungan hidup sebesar 83%. Hal ini menunjukan bahwa ketika manajemen pakan diterapkan serta didukung  parameter kualitas air yang optimal, maka pertumbuhan akan meningkat dan tingkat kelangsungan hidup akan tinggi. 

Page 7 of 10 | Total Record : 94