cover
Contact Name
Noor Cholifah
Contact Email
noorcholifah@stikesmuhkudus.ac.id
Phone
+62291-437218
Journal Mail Official
lppm@stikesmuhkudus.ac.id
Editorial Address
Jl. Ganesha 1 Purwosari Kudus 59316 Tel/ Fax +62-291-437218 http://ejr.stikesmuhkudus.ac.id/index.php/jikk email : lppm@stikesmuhkudus.ac.id
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
ISSN : 20884451     EISSN : 24429902     DOI : https://dx.doi.org/10.26751
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan ISSN 2442-9902 (Online) ISSN 2088-4451 (Print) is a journal published by Department for Research and Community Service (LPPM) STIKES Muhammadiyah Kudus Indonesia FOCUS The focus of JIKK is to provide nursing, and midwifery articles based on research. SCOPE JIKK specializing in the study of Nursing and Midwifery Studies, and intended to communicate about original research and current issues on the subject. JIKK is open to contributions of experts from related disciplines.
Articles 712 Documents
HUBUNGAN ANTARA UMUR DAN NILAI ANKLE BRAKHIAL INDEKS PADA PENDERITA DIABETES MELITUS suyanto suyanto
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 11, No 2 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v11i2.506

Abstract

Pendahuluan: Penurunan vaskuler perifer dapat dideteksi dengan menilai ankle brakhial indext (ABI). ABI dapat terjadi pada seseorang sejalan dengan meningkatnya umur, terlebih lagi pada pasien diabetes mellitus yang mengalami peningkatan resiko aterosklerosis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara umur dengan nilai ABI pada pasien diabetes mellitus. Metode: Cross sectional design digunakan dalam penelitian ini. Adapun jumlah sampelnya sebanyak 39 responden. Tehnik concecutive sampling digunakan pada penelitian ini dengan kriteria inklusinya adalah semua pasien yang mengalami diabetes mellitus tanpa adanya ulkus diabetikum. Analisis data dilakukan dengan uji product moment dengan tingkat kemaknaan (α ≤ 0,05).Hasil: Rata-rata umur responden adalah 54±7,90 rata-rata nilai ABI adalah 1,08±0,13,. Hasil uji analisis didapatkan tidak ada hubungan antara umur dengan nilai ABI (p value > 0,05).Kesimpulan: Banyak faktor yang dapat mempengaruhi nilai ABI pada pasien diabetes mellitus. Faktor utama yang mempengaruhi nilai ABI adalah adanya aterosklerosis yang dikaitkan dengan adanya kolesterol, hiperglikemia kronis. Sehingga perlu adanya penelitian lainnya mengenai hal-hal tersebut yang dihubungkan dengan nilai ABI.
KEEFEKTIFAN APLIKASI M-HEALTH SEBAGAI MEDIA PROMOSI KESEHATAN DALAM UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN, SIKAP, PRILAKU PENCEGAHAN TANDA BAHAYA KEHAMILAN indah puspitasari; irawati indrianingrum
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 1 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i1.908

Abstract

 Selama kehamilan, ibu hamil mengalami perubahan fisiologi dan psikologis yang  menimbulkan ketidaknyamanan, seperti mual muntah, pusing, nyeri perut bawah, dan bengkak apabila tidak mendapatkan penanganan yang tepat mengakibatkan komplikasi pada kehamilan. Dalam beberapa tahun terakhir terjadi evolusi cepat dalam teknologi informasi untuk digunakan dalam promosi kesehatan dan pencegahan penyakit. Penggunaan teknologi memungkinkan untuk penyebaran informasi kepada ibu hamil dalam upaya meningkatkan pelayanan antenatal. Pemanfaatan aplikasi m-Health mengakibatkan peningkatan pengetahuan tentang perawatan  kehamilan, memengaruhi sikap dan perubahan perilaku ibu hamil sehingga meningkatkan kesehatan ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kefektifan pemanfaatan aplikasi m-health sebagai media promosi kesehatan terhadap pengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan adanya tanda bahaya kehamilan pada ibu hamil.Subjek penelitian sebanyak 56 ibu hamil pada bulan Agustus sampai dengan bulan Oktober tahun 2020 di wilayah kerja Puskesmas Purwosari Kabupaten Kudus. Berdasarkan uji Mann Whitneyterdapat perbedaan yang bermakna terhadap pengetahuan dengan nilai (p<0,05), yang berati bahwa Aplikasi m-health memengaruhi tingkat pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan trimester III dibanding buku KIA, sedangkan penggunaan Aplikasi m-health maupun buku KIA untuk sikap dan perilaku menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang bermakna dalam pencegahan adanya tanda bahaya kehamilan trimester III (p>0,05). Hasil penelitian diharapkan dalam pelayanan antenatal care mengintegrasikan penerapan aplikasi m-health sebagai media pendidikan kesehatan yang berbasis android untuk menyampaikan informasi tentang kehamilan yang dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan perubahan perilaku selama kehamilan kearah yang lebih baik.
PENGARUH PEMBERIAN IMUNISASI DPT TERHADAP KENAIKAN SUHU TUBUH BAYI DI PUSKESMAS PURBOLINGGO LAMPUN cynthia puspariny; Desi Kurniati; Gusti Ayu RY
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i2.1050

Abstract

Immunization is one of the preventive efforts in preventing diseases early on. Where a newborn baby has immunity that is not perfect so that it will increase the risk of infection. One of the immunizations that must be given to babies is DPT which can prevent diphtheria and tetanus.If a baby is infected with the disease, there is a high risk of developing growth and development disorders that can result in death. However, immunization will cause side effects in the form of fever in infants due to the process of antibody formation, so the baby will tend to be fussy when after immunization. The purpose of this research is to find out whether there is an effect of giving immunization to the rise in baby's body temperature. This research method uses experimental design in which the variables studied are DPT immunization as an independent variable and an increase in body temperature. The population in this study were infants who received DPT immunization, as many as 16 infants with a sampling technique using the cocecutive sampling method. The instrument used was the baby KMS observation sheet and temometer.Researchers conducted a bivariate analysis using a paired test, using a significance level of 95% or with a p-value ratio of a = 0.05.The results of the study note that there is an effect of DPT immunization on the rise in baby's body temperature obtained p-value that is 0,000 so it can be concluded that the p-value of 0,000 <(0.05) thus Ha is accepted. It is expected that the mother continues to provide immunization to her baby so that the baby is protected from disease infections and can grow and develop optimally.
PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG JADWAL PEMERIKSAAN KEHAMILAN DI JEPARA, JAWA TENGAH (STUDI EKSPLORATIF) Ika Tristanti; Indah Puspitasari
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i2.1162

Abstract

Salah satu tujuan pembangunan di negara-negara di Dunia adalah meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan ibu. Kesehatan ibu salah satunya ditingkatkan dengan menyediakan dan mempermudah akses pelayanan pemeriksaan pada ibu hamil atau dikenal dengan istilah antenatal care. Pelayanan pemeriksaan kehamilan yang tidak memadai atau dibawah standar dapat mempengaruhi kondisi kehamilan ibu dan janin yang akan dilahirkan nanti terutama ibu hamil dengan disertai komplikasi masalah kesehatan lainnya.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan ibu hamil tentang waktu pemeriksaan kehamilanPenelitian ini merupakan penelitian cross-sectional eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan di dua wilayah puskesmas yaitu Puskesmas Pecangaan  dan Puskesmas Kedung. Sampel dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling dan jumlah sampel adalah 10  ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan di kedua puskesmas tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan jadwal wawancara semi terstruktur dan panduan kelompok terarah. Data kualitatif dianalisis menggunakan analisis isi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 6 responden berusia 20-35 tahun, semua sudah menikah, 7 berpendidikan dasar (tamatan SD atau SMP), 2 berpendidikan sekolah menengah  atas dan 1 berpendidikan tinggi, 6 orang bekerja , 3 orang telah memiliki anak. Dalam menilai pengetahuan ibu hamil tentang  waktu pemeriksaan kehamilan , Ibu hamil melakukan pemeriksaan kehamilan di Bidan atau Puskesmas setelah mengalami terlambat bulan.Ibu hamil telah  menyadari pentingnya pemeriksaan kehamilan atau perawatan  antenatal , ibu hamil mengetahui jadwal atau waktu pemeriksaan kehamilan, ibu hamil mendapatkan informasi tentang jadwal pemeriksaan kehamilan dari bidan. Tetapi ibu hamil kurang mengetahui tentang fokus asuhan yang diberikan oleh ibu hamil pada tiap kali pemeriksaan kehamilan.
PENCAPAIAN INDEKS KELUARGA SEHAT PROGRAM INDONESIA SEHAT PENDEKATAN KELUARGA (PIS – PK) : LITERATURE REVIEW Romdhonah Romdhonah; Antono Suryoputro; Sutopo Patria Jati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i2.980

Abstract

AbstrakPembangunan kesehatan program utamanya adalah program Indonesia sehat yang pencapaiannya direncanakan melalui Rencana strategis Kementrian Kesehatan Tahun 2015-2019 yang ditetapkan melalui Kemenkes RI Nomor HK.02.02/Menkes/52/2015.  Program Indonesia sehat adalah salah satu program agenda ke -5 Nawa Cita yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia. Indikator keluarga sehat antara lain: 1) keluarga mengikuti program Keluarga Berencana (KB), 2) ibu melakukan persalinan di fasilitas kesehatan, 3) bayi mendapat imunisasi dasar lengkap, 4) bayi mendapat air susu ibu (ASI) eksklusif, 5) balita mendapatkan pematauan pertumbuhan, 6) penderita tuberkulosis paru mendapatkan pengobatan sesuai standar, 7) penderita hipertensi melakukan pengobatan secara teratur, 8) penderita gangguan jiwa mendapatkan pengobatan dan tidak ditelantarkan, 9) anggota keluarga tidak ada yang merokok, 10) keluarga sudah menjadi anggota Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), 11) keluarga mempunyai akses sarana air bersih, 12) keluarga mempunyai akses atau menggunakan jamban sehat.. Tujuan dari literature review ini adalah untuk mengetahui konsep, model atau teori yang efektif digunakan untuk mengeketahui gambaran indeks keluarga sehat di beberapa daerah Indonesia. Metode yang digunakan dengan cara melakukan pencarian beberapa studi yang diterbitkan melalui database Google Scholar. Studi yang dipilih diterbitkan dari tahun 2017-2021. Setelah dilakukan pencarian artikel dengan kata kunci tersebut maka total artikel yang di review dalam tinjauan literatur ini sebanyak 5 (lima) artikel. Berdasarkan hasil uji Univariat terhadap data penelitian menunjukan bahwa sebagian besar klasifikasi indeks keluarga sehat (IKS) terdapat pada status pra-sehat, yaitu di Desa Suguling 80%, di daerah terpencil di Kabupaten Sikka sebesar 52%, dan di Desa Nulle sebesar 56.49%. Kata Kunci: Pencapaian, Program, Indonesia Sehat AbstractThe main health development program is the Healthy Indonesia program, the achievement of which is planned through the Ministry of Health's Strategic Plan for 2015-2019 which is stipulated by the Indonesian Ministry of Health Number HK.02.02 / Menkes / 52/2015. The Healthy Indonesia Program is one of Nawa Cita's 5 years programs agenda, namely improving the quality of life of Indonesian people. Healthy family indicators include: 1) the family follows the Family Planning program, 2) the mother gives birth at a health facility, 3) the baby gets complete basic immunization, 4) the baby gets exclusive breast breastfeeding, 5) the toddler gets monitoring growth, 6) patients with pulmonary tuberculosis receive treatment according to standards, 7) patients with hypertension receive regular treatment, 8) people with mental disorders receive treatment and are not neglected, 9) family members do not smoke, 10) the family is a member of the Health Insurance National, 11) families have access to clean water facilities, 12) families have access or use healthy latrines. The purpose of this literature review is to find out concepts, models or theories that are effectively used to determine the description of the index of healthy families in several areas. Indonesia. The method used is by searching for several published studies through the Google Scholar database. Selected studies were published from 2017-2021. After searching for articles with these keywords, the total number of articles reviewed in this literature review was 5 (five) articles. Based on the results of the Univariate test on research data, it shows that most of the classifications of healthy family index are in pre-healthy status, namely in Suguling Village 80%, in remote areas in Sikka Regency at 52%, and in Nulle Village at 56.49%.Keywords: Attainment, Program, Healthy Indonesian
PENGARUH PEMBERIAN SUSU DAN MENTEGA TERHADAP BERAT BADAN PADA BALITA DENGAN BERAT BADAN YANG KURANG DI DESA SEDO KECAMATAN DEMAK KABUPATEN DEMAK heny siswanti; Devi Anggita Sari; Noor Hidayah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 11, No 2 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v11i2.863

Abstract

Latar Belakang: World Health Organization (WHO) terdapat sekitar 54% balita di Indonesia pada tahun 2015, prevalensi status gizi balita untuk gizi kurang sebesar 19,20% dan gizi buruk 8,8%. Data Jawa Tengah mununjukkan bahwa Gizi buruk sebanyak 3% dan gizi kurang sebanyak 13,9%. Prevalensi gizi kurang di Kabupaten Demak untuk tahun pada tahun 2015 sebesar 3,05 %, pada tahun 2016 sebesar 2,8 % dan pada tahun 2017 sebanyak 2,6 %. Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian susu dan mentega terhadap berat badan pada balita dengan berat badan yang kurang di Desa Sedo Kecamatan Demak Kabupaten Demak. Metode: Jenis penelitian quasi experiment dengan rancangan pretest-posttest group with control design. Besar sampel 22 responden dengan teknik pengambilan sampel total sampling.. Analisis data uji statistik nonparametrik Wilcoxon Test. Hasil Penelitian : Sebagian besar pada kelompok intervensi berat badan balita  (pre-test) adalah kurus sebanyak 9 balita (81,8%), sedangkan  (post-test) adalah kurus sebanyak 7 balita (63,6%).  Sementara pada kelompok kontrol, sebagian besar berat badan balita saat observasi awal adalah kurus sebanyak 9 balita (81,8%), sedangkan saat observasi akhir adalah kurus sebanyak 8 balita (72,7%). Simpulan : Ada pengaruh pemberian susu dan mentega terhadap berat badan pada balita dengan berat badan yang kurang di Desa Sedo Kecamatan Demak Kabupaten Demak dengan p value 0,014 < α 0,05.
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN RIWAYAT GENETIK DENGAN KADAR ASAM URAT DI POSYANDU CINTA LANSIA Nurul Magfira; Hariza Adnani
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i2.1033

Abstract

Adding age causes some changes both physically and mentally. These changes affect a person's condition both psychological, physiological, and socio-economic aspects and experience various complaints and health problems such as increased uric acid levels in the blood (hyperuricemia).  This study aims to determine the relationship between physical activity and genetic history with uric acid levels at the Cinta Lansia Banguntapan Bantul posyandu. The research design was a survey analysis with a case control study design. The research sample was 34 elderly using purposive sampling. Collecting data using the PAL form and data analysis using the Chi - Square test. The results of this study showed that those corelated with gout in the elderly were physical activity (P value = 0.007, OR = 15.00) and genetic history (P value = 0.004, OR = 10.714).  It is recommended for elderly posyandu cadres to improve the elderly exercise program and strive for health promotion in the community related to gout and its prevention. 
EVALUASI PROSES SISTEM RUJUKAN BADAN PENYELENGGARA JAMINAN KESEHATAN SOSIAL (BPJS) KESEHATAN DI FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA (FKTP) KABUPATEN JEPARA Irawati Indrianingrum; Indah Puspitasari
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 1 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i1.930

Abstract

Pada era globalisasi ini pelayanan kesehatan terus berkembang dan bertambah maju seiring berjalannya waktu. Kesadaran tentang pentingnya jaminan perlindungan sosial terus berkembang sesuai amanat pada perubahan UUD 1945 Pasal 134 ayat 2, yaitu menyebutkan bahwa negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, maka pemerintah bertanggungjawab atas pelaksanaan jaminan kesehatan masyarakat melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dilaksanakan oleh badan penyelenggara jaminan sosial (BPJS) Kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah Mengevaluasi komponen proses dalam Sistem Rujukan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kabupaten Jepara.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini ditentukan dengan teknik purposive sampling dan dapat dikembangkan lagi dengan teknik snowball.Evaluasi proses sistem rujukan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kabupaten Jepara Terkait indikasi medis adalah sesuai dengan indikasi medis, sesuai kompetensi dan kapasitas dokter yang memeriksa apabila kompetensi diluar 144 diagnosa/jenis penyakit/spesialistik maka pasien dirujuk serta rujukan tidak atas permintan pasien sendiri Sedangkan pada prosedur rujukan BPJS Kesehatan sesuai dengan alur rujukan FKTP dan rujukan dilaksanakan secara berjenjang
BERAT PLASENTA DENGAN BERAT BADAN LAHIR BAYI DI RUANG BERSALIN RSUD.DR.LOEKMONO HADI KUDUS Noor Hidayah; Noorhadi Suprayitno; Supardi Supardi
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 11, No 2 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v11i2.758

Abstract

Berat lahir adalah indikator kesehatan bayi baru lahir. Pertumbuhan dan perkembangan janin selama kehamilan sangat tergantung pada integritas dan suplai vaskular uteroplasenta. Gangguan pasokan uteroplasenta akan menyebabkan gangguan fungsi plasenta dalam memberikan makanan dan nutrisi yang dibutuhkan untuk janin. Selama pertumbuhan dan perkembangan janin dalam rahim. Berat plasenta meningkat karena pembentukan vili. Vilus-villus memainkan peran penting dalam mendistribusikan bahan makanan dan nutrisi yang dibutuhkan untuk janin.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara berat plasenta dan berat lahir bayi di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus.Penelitian ini bersifat deskriptif analitik. Dengan pendekatan retrospektif, sampel sebanyak 94 responden melahirkan di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, sedangkan pemrosesan data dilakukan dengan uji korelasi Rho Spearmen menggunakan perangkat lunak SPSS 16. Berdasarkan hasil uji korelasi, berat plasenta berhubungan dengan berat lahir bayi di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus dengan p.value: 0,0001 dan r: 0,495. Disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara berat plasenta dan berat lahir bayi di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus pada tahun 2018 dan kekuatan hubungannya sudah cukup. 
KOLABORASI LINTAS SEKTOR DALAM PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI ANAK JALANAN Firdha Rahma Nurbadlina; Zahroh Shaluhiyah; Antono Suryoputro
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i2.1069

Abstract

Background: Lack of knowledge and limited access to information about reproductive health make street children vulnerable to complex reproductive health problems, one of the problems of uncontrolled reproduction is free sex, drinking alcohol, unwanted pregnancy, abortion, Sexually Transmitted Infections (STIs), HIV/AIDS.Objective: This study aims to conduct a literature study to obtain the input on improvements in dealing with reproductive health problems in street children.Methods: This research was conducted in April 2021 by conducting literature review on various research results that have been published during January 2014 to December 2020 in national and international journals and obtained 10 research journals.Results: The results of several studies to develop reproductive health on street children from various sectors illustrate that the knowledge of street children about reproductive health is still very lacking. PKPR as the basic sector in the development of reproductive health has not touched street children. The health department as a pioneer of health reproduction has also not launched a reproductive health program for them. Social services as the father of street children have not touched on his reproductive health problems, so far social services are still focusing on the social welfare of street children.Conclusion: Health as a component is no less important in the problem of street children, especially in their reproductive health. Therefore, we need cross-sector collaboration to manage reproductive health problems of street children. 

Filter by Year

2010 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 13, No 2 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 13, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 12, No 1 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 11, No 2 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 11, No 1 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 10, No 2 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 10, No 1 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 9, No 2 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 9, No 1 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 8, No 2 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 8, No 1 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 7, No 2 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 7, No 1 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 3 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 2 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 1 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 3 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 2 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 1 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 4, No 2 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 4, No 1 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 3, No 2 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 3, No 1 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 2, No 2 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 2, No 1 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 1, No 1 (2010) More Issue