cover
Contact Name
Noor Cholifah
Contact Email
noorcholifah@stikesmuhkudus.ac.id
Phone
+62291-437218
Journal Mail Official
lppm@stikesmuhkudus.ac.id
Editorial Address
Jl. Ganesha 1 Purwosari Kudus 59316 Tel/ Fax +62-291-437218 http://ejr.stikesmuhkudus.ac.id/index.php/jikk email : lppm@stikesmuhkudus.ac.id
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
ISSN : 20884451     EISSN : 24429902     DOI : https://dx.doi.org/10.26751
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan ISSN 2442-9902 (Online) ISSN 2088-4451 (Print) is a journal published by Department for Research and Community Service (LPPM) STIKES Muhammadiyah Kudus Indonesia FOCUS The focus of JIKK is to provide nursing, and midwifery articles based on research. SCOPE JIKK specializing in the study of Nursing and Midwifery Studies, and intended to communicate about original research and current issues on the subject. JIKK is open to contributions of experts from related disciplines.
Articles 712 Documents
ANALISIS HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN PENYAKIT INFEKSI PADA ANAK BALITA DI POSYANDU WILAYAH PUSKESMAS COLOMADU I Reni Puspita Sari; Kurnia Agustin
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i1.1596

Abstract

Abstrak Gizi menjadi bagian yang sangat penting dalam pertumbuhan balita. Gizi di dalamnya memiliki keterkaitan yang sangat erat hubungannya dengan kesehatan, apabila terkena defisiensi gizi maka kemungkinan besar sekali anak akan mudah terkena infeksi (Siddiq, 2018). Masalah gizi pada balita cukup tinggi ditemukan pada semua indikator dengan pengukuran antropometri. Gizi buruk menyebabkan mudahnya terjadi infeksi karena daya tahan tubuh yang menurun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetaahui hubungan status gizi dengan kejadian penyakit infeksi pada anak balita di Posyandu Wilayah Puskesmas Colomadu I. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional analitik. Populasi penelitian ini adalah adalah semua batita di Posyandu wilayah kerja Puskesmas Colomadu I (Posyandu Desa Malangjiwan, Posyandu Trowangsan, Posyandu Perum GPI Klegen). Teknik pengampilan sampel yang di gunakan dalam penelitian ini adalah “Purposive Sampling”.  Analisis data menggunakan chi kuadrat (X2). Hasil penelitian diperoleh nilai chi kuadrat hitung (17.696) > chi kuadrat tabel (5.991) dengan probabilitas sebesar 0,000 < 0,05, sehingga dapat diambil kesimpulan terdapat hubungan antara hubungan status gizi dengan kejadian penyakit infeksi pada anak balita.   Kata kunci : Status gizi, Infeksi, balita  Abstract Nutrition is a very important part in the growth of toddlers. The nutrition in it has a very close relationship with health, if there is a nutritional deficiency it is very likely that the child will be susceptible to infection (Siddiq, 2018). Nutritional problems in toddlers are quite high in all indicators using anthropometric measurements. Malnutrition makes it easy for infections to occur due to decreased immune system. The purpose of this study was to determine the relationship between nutritional status and the incidence of infectious diseases in children under five at the Posyandu in the Colomadu I Health Center. The research method used in this study was observational analytic. The population of this study were all toddlers in the Posyandu working area of the Colomadu I Health Center (Posyandu Desa Malangjiwan, Posyandu Trowangsan, Posyandu Perum GPI Klegen). The sampling technique used in this study is "Purposive Sampling". Data analysis using chi squared (X2). The results of the study obtained a calculated chi squared value (17,696) > chi squared table (5,991) with a probability of 0.000 <0.05, so it can be concluded that there is a relationship between nutritional status and the incidence of infectious diseases in children under five.  Keywords: Nutritional status, infection, toddlers
KADAR GLUKOSA DARAH SEBAGAI DETERMINAN TATALAKSANA PENDERITA TUBERKULOSIS DENGAN KOMORBID DIABETES MELLITUS TIPE -2 Aslani Threestiana Sari; Azizah Siantya; Siti Maisyaroh Bakti Pertiwi
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i1.1685

Abstract

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Jumlah kasus TBC di Indonesia berdasarkan  data dari WHO Global TBC Report 2020 tahun 2019 diperkirakan sebesar 845.000 kasus dengan insidensi 312 per 100.000 penduduk. Terkait jumlah kasus tuberkulosis di dunia, Indonesia mendapatkan urutan kedua setelah India. Salah satu faktor risiko sakit tuberkulosis adalah penyakit diabetes mellitus (DM). Tuberkulosis dengan faktor komorbid DM menjadi beban penyakit terbesar ketiga di Indonesia. Tatalaksana TBC dengan komorbid DM dapat dipengaruhi oleh kadar glukosa darah yang tidak terkontrol.Tujuan dilalukan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kadar glukosa darah melalui penilaian kadar HbA1c dengan keberhasilan pengobatan penderita TB yang memiliki komorbid DM Tipe 2. Metode penelitian menggunakan analitik observasional dengan desain cross-sectional melalui pendekatan retrospektif. Sample penelitian berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi didapatkan sebanyak 25 responden. Berdasakan hasil uji statistik menggunakan aplikasi IBM SPSS 25 menggunakan uji Chi Square didapatkan nilai P = 0,012 dengan nilai Ratio Prevalence 3,958, sehingga  dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara nilai HbA1c terhadap keberhasilan pengobatan Penderita TB dengan komorbid DM tipe-2, tingkat risiko ketidakberhasilan antituberculosis pasien dalam kondisi HbA1c tidak normal 3 kali lebih besar dibandingkan pasien dalam kondisi HbA1c normal. Perlunya monitoring yang baik pada kadar gula darah sehingga terjadinya ketidakberhasilan antituberculosis pada pasien DM tipe-2 dengan TB paru menjadi rendah.
PENGARUH PEMBERIAN KAPSUL DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN IBU HAMIL DENGAN ANEMIA Rika Astria Rishel
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i1.1592

Abstract

Anemia merupakan penyebab kematian secara tidak langsung yang terus mengintai ibu-ibu yang sedang menghadapi masa kehamilan. Anemia pada kehamilan berbahaya karena darah yang membawa oksigen yang akan disalurkan ke seluruh tubuh, apabila hemoglobin yang bertugas mengikat oksigen berkurang maka asupan oksigen ke jantung juga berkurang.Menurut World Health Organization WHO, kejadian anemia kehamilan berkisar antara 20 dan 89% dengan menetapkan Hb 11 g% (g/dl) sebagai dasarnya. Angka anemia kehamilan di Indonesia menunjukkan nilai yang cukup tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian daun kelor terhadap kadar hemoglobin ibu hamil dengan anemia.Penelitian dilakukanpada bulan 09 Maret s.d09 Juni 2021.Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasi Eksperiment dengan pendekatan menggunakan rancangan pre dan  post tes only desain. Analisa data menggunakan uji statistik paired t test T. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu hamil anemia di wilayah kerja Puskesmas Kurai taji Kota Pariaman.Teknik pengambilan sampel yang digunakan Quasi Ekspremental adalah 25 orang. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan teknik accidental sampling yang didasari pada suatu pertimbangan tetentu, berdasarkan ciri atau sifat populasi yang sudah diketahui sebelumnya. Data di Pengujian hipotesis dengan bantuan SPSS versi 17 dengan menggunakan uji Independent Sample T Test. Tes ini juga digunakan untuk menguji pengaruh variable independent terhadap variable dependent. Hasil penelitian ini Terlihat nilai rata-rata perbedaan antara sebelum (pre test) dan sesudah (post test) adalah -1,180 dengan standar deviasi dan standar error 0,117. Hasil uji stastistik didapatkan nilai p-value adalah 0,000(p<α), maka dapat disimpulkan bahwa adanya perbedaan yang signifikan antara hemoglobin sebelum (pre test) dan hemoglobin sesudah (post test).Merujuk hasil penelitian disarankan kepada petugas kesehatan agar dapat lebih mensosialisasikan faktor-faktor pencetus Anemia pada Ibu Hamil.KataKunci: Kapsul Daun Kelor,Hemoglobin,Kehamilan
PENGARUH SENAM YOGA TERHADAP INTENSITAS NYERI DISMINORHEA Ekadewi Retnosari; Depriza Putri; Deitra Alifia
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i1.1605

Abstract

AbstrakWanita seringkali mengalami rasa tidak nyaman di perut bagian bawah. Senam yoga merupakan salah satu teknik relaksasi yang menurunkan nyeri dengan dapat merangsang tubuh untuk melepaskan opoid endogen yaitu bagian dari hormon endorphin (senyawa yang berfungsi untuk menghambat nyeri) yang diproduksi oleh sistem syaraf pusat dan kelenjer hipofisis sehingga dapat menurunkan nyeri disminore.. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa pengaruh intensitas disminorhoe pada mahasiswa jurusan kebidanan semster 1 prodi D III kebidanan Muara Enim.Adapun sampel dalam penelitian ini yaitu bagian populasi atau objek yang diteliti dan dipilih dengan menggunakan teknik total sampling yaitu semua mahasiswi semester 1 di Prodi DIII Kebidanan Muara Enim yang memenuhi kriteria inklusi sampai jumlah sampel yang diperlukan terpenuhi dalam kurun waktu tertentu. Dengan demikian, jumlah sampel yang diteliti adalah 69 orang. Rancangan Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berdasarkan lingkup penelitian termasuk jenis penelitian deskriptif dan berdasarkan tempat penelitian ini merupakan jenis penelitian pre Experimental, yaitu kelompok mahasiswi yang melakukan senam yoga dan yang tidak melakukan senam Penelitian ini dilaksanakan di tingkat 1 prodi DIII Kebidanan Muara Enim.Variabel penelitian ini ada dua, yaitu variabel independen adalah pengaruh senam yoga, variabel dependent adalah penurunan Intensitas Disminorhoe. Pada penelitian ini didapatkan bahwa intensitas  nyeri diminore setelah intervensi senam yoga adalah 3,10±1,90 dengan skor minimum 0 dan skor maksimum 7. Berdasarkan data diatas nyeri disminore setelah dilakukan senam yoga menjadi dalam ringan. Pada skala ini subjek penelitian masih dapat menahan sehingga kegiatan aktivitas sehari-hari sebagai mahasiswa tidak terganggu. Senam yoga dapat menjadi alternative penurunan nyeri pada disminorheaKata kunci : Menstruasi, Remaja, Intensitas Nyeri, Senam Yoga AbstractWomen often experience discomfort in the lower abdomen. Yoga exercise is a relaxation technique that reduces pain by stimulating the body to release endogenous opioids, which are part of endorphins hormones (compounds that function to inhibit pain) produced by the central nervous system and pituitary gland so as to reduce dysmenorrhea pain. This study was to analyze the effect of dysminorhoe intensity on students majoring in midwifery semester 1 of the D III Midwifery Study Program, Muara Enim.The sample in this study is part of the population or object being studied and selected using a total sampling technique, namely all 1st semester students in the Muara Enim DIII Midwifery Study Program who meet the inclusion criteria until the required number of samples is met within a certain period of time. Thus, the number of samples studied was 69 people. The research design used in this study was based on the scope of the research, including descriptive research and based on the place of this research, it was a pre-experimental type of research, namely a group of female students who did yoga and did not do gymnastics.There are two variables in this study, namely the independent variable is the effect of yoga exercise, the dependent variable is a decrease in the intensity of dysminorhoe. In this study, it was found that the intensity of dysmenorrhea pain after yoga exercise intervention was 3.10 ± 1.90 with a minimum score of 0 and a maximum score of 7. Based on the data above, dysmenorrhea pain after yoga exercise became mild. On this scale, the research subjects can still withstand so that their daily activities as students are not disturbed. Yoga exercise can be an alternative to reduce pain in dysmenorrheaKeywords: Menstruation, Adolescents, Pain Intensity, Yoga Exercise
MOTIVASI LATIHAN FISIK PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS Diana Tri Lestari; Yayuk Mundriyastutik
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i1.1703

Abstract

Abstrak Latihan fisik atau olahraga merupakan salah satu pilar manajemen mandiri DM yang dapat menurunkan kadar glukosa darah dengan meningkatkan pengambilan glukosa oleh otot, memperbaiki pemakaian insulin, memperbaiki sirkulasi darah dan juga tonus otot. Tujuan penelitian untuk mengetahui motivasi latihan fisik pada pederita diaetes mellitus. Design penelitian ini adalah kualitatif  dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling melibatkan 5 partisipan. Data dianalisis dengan menggunakan metode thematic analysis. Hasil penelitian menunjukan motivasi penderita DM melakukan latihan fisik dipengaruhi oleh  harapan untuk menstabilkan gula darahnya, pengalaman baik dari diri sendiri maupun orang lain serta sikap yang muncul karena dalam diri klien sudah terbekali suatu pengetahuan. Lingkungan yang bersih, sejuk dan nyaman, demikian pula adanya suatu dukungan dari keluarga dimana dukungan tersebut dapat berbentuk dana, perhatian  dan informasi. Harapan, sikap dan pengetahuan merupakan faktor intrinsik sedangkan lingkungan dan dukungan merupakanfsktor ektrinsik diabetesi melakukan latihan fisik. Disarakan diabetesi dapat saling memotivasi untuk melakukan latihan fisik
EFEKTIVITAS MENGGENDONG DENGAN METODE M SAVE DAN J SAVE TERHADAP KUALITAS TIDUR BAYI USIA 2-6 BULAN Iis Sopiah Suryani; Rikky Gita Hilmawan; Heni Nurakillah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i1.1518

Abstract

Kegiatan menggendong bayi dapat mempengaruhi pertumbuhan bayi terutama tulang panggul dan tulang belakang. Kegiatan menggendong bayi terlihat sepele, namun alangkah baiknya orang tua mengetahui posisi menggendong bayi yang mana yang benar dan aman, Dengan mengetahui posisi menggendong yangbaik sangat bermanfaat bagi ibu dan pertumbuhan perkembangan bayi. Teknim M save masih jarang digunakan oleh para ibu di Indonesia padahalmetode ini merupakan metode yang aman dan nyaman untuk menggendong bayi serta dapat memperbaiki kualitas tidur bayi. Sedangkan teknik menggendong dengan metode J save sudah sering digunakan oleh para ibu. Tujuanpenelitian ini mengetahui efektifitas menggendong dengan metode M save dan J save pada bayi usia 2-6 bulan terada kualitas tidur nya. Metode penelitian quasi esperimen. Penelitian ini sesuai dengan road map prodi dan dosen serta sesuai dengankeunggulan prodi D3 kebidanan Tasikmalaya. Sampel pada penelitian ini diambil dengan menggunakan metode purpossive sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi sebanyak 36 bayi. Instrument dengan menggunakan wawancara dan kuesioner kualitas tidur. Analisis menggunakan uji paired t test. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai kualitas tidur bayi usia 2-6 bulan sebelum dan setelah perlakuan dengan digendong menggunakan metode M shape dan J shape diperoleh bahwa kedua kelompok memiliki perbedaan, hal ini dibuktikan dengan hasil uji statistik t dimana pada M shape memiliki tingkat signifikansi ρvalue sebesar 0,000, dan pada kelompok J shape memiliki tingkat signifikansi ρvalue sebesar 0,043. Dengan demikian kedua variabel tersebut sebelum dan setelah perlakuan memiliki perbedaan yang berarti karena masing-masing memiliki ρvalue lebih kecil dari α (0,05). 
PENERAPAN INTERVENSI INFORMATION MOTIVATION BEHAVIORAL SKILLS PADA PENDERITA HIV UNTUK MENINGKATKAN KEPATUHAN ARV : SCOPING REVIEW Aris Nurkohilal; Suhartini Suhartini; Untung Sujianto
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i1.1645

Abstract

Penderita HIV/AIDS memerlukan pengobatan dengan Antiretroviral (ARV) untuk menurunkan jumlah virus HIV di dalam tubuh. Ketidak patuhan pengobatan dipengaruhi oleh jenuh, putus asa dan efek samping obat yang membuat tidak nyaman. Peningkatan kepatuhan ARV diperlukan melalui pemberian intervensi untuk meningkatkan kepatuhan yaitu melalui Motivational Behavioral Skills (IMB). Intervensi Information Motivational Behavioral Skills (IMB) bertujuan untuk mempengaruhi perilaku kepatuhan seseorang terhadap pengobatan dan perawatan. Melalui informasi, motivasi, dan keterampilan berperilaku untuk mengurangi risiko drop out pengobatan, perilaku pencegahan keparahan terhadap penyakit agar lebih mudah terwujud Tujuan: Tujuan dari review adalah mengidentifikasi penerapan intervensi information motivation behavioral (IMB) skills pada penderita HIV/AIDS untuk meningkatkan kepatuhan minum obat ARV. Metode: Penelitian ini menggunakan tinjauan sistematis melalui kajian artikel tentang Information Motivational Behavioral Skills. Pencarian artikel dilakukan menggunakan data base dari CINAHL, MEDLINE, Academic search ultimate, science direct, dan google schoolar) dalam kurun waktu 2012-2022. Hasil: Hasil penelitian ditemukan 3 tema, yaitu 1) manfaat pengaplikasian intervensi information motivation behavioral skills, 2) teknik pemberian intervensi information motivation behavioral skills, dan 3) Instrument intervensi information motivation behavioral skills. Kesimpilan: Information motivation behavioral skills yang sangat efektif  terhadap kepatuhan minum obat ARV pada penderita HIV
ANALISA FAKTOR PSIKOSOSIAL IBU DENGAN KEJADIAN POST PARTUM BLUES Siswi Wulandari; Bram Mustiko Utomo; Fauziah Laili; Kurnia Novita; Raras Sucma
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i1.1622

Abstract

The level of stress in postpartum mothers is influenced by several factors including psychosocial factors of the mother during pregnancy. The purpose of this study was to analyze the psychosocial factors of mothers during pregnancy with postpartum blues events. Correlational analytical design with a cross-sectional approach. The population in this study was all postpartum mothers at Arga Husada Hospital, Kediri Regency, which amounted to 19 respondents. Total sampling technique. Sample of all postpartum mothers at Arga Husada Hospital, Kediri Regency in 2022. The statistical test used is a proportion difference test using chi-square. Based on the table, the statistical value of chi-square is 2.809 with a significance of 0.245. Based on the table, the statistical value of chi-square was obtained at 0.386 with a significance of 0.824. Based on the table, the statistical value of chi-square was obtained at 0.686 with a significance of 0.407. Based on the table, the statistical value of chi-square was obtained at 0.853 with a significance of 0.356. Based on the table, the statistical value of chi-square was obtained at 0.672 with a significance of 0.412.  Based on the statistical test table, there is no significant relationship between the age of the number of pregnancies, occupations, and education with EPDS conditions
PERAN DUKUNGAN TENAGA KESEHATAN YANG MEMPENGARUHI WANITA DALAM MELAKUKAN DETEKSI DINI KANKER SEVIKS Atun Wigati; Ana Zumrotun Nisak; Dwi Astuti
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i1.1581

Abstract

Deteksi dini kanker serviks di Indonesia menjadi masalah karena beberapa kendala yaitu meliputi luas wilayah demografi, kesinambungan, kekurangan sumber daya manusia sebagai pelaku skrining, sehingga harapan untuk menemukan kanker leher rahim setadium dini masih jauh. Tujuan penelitian untuk menganalisis peran dukungan tenaga kesehatan dengan pengambilan keputusan wanita dalam melakukan deteksi dini kanker serviks. Jenis penelitian menggunakan kuantitatif dengan desain case control, sampel terdiri dari kelompok control dan kelompok kasus, masing-masing kelompok terdiri dari 43 responden, tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Tehnik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dibagikan pada semua wanita, baik yang sudah melakukan deteksi dini maupun yang belum melakukan deteksi dini kanker serviks dengan metode. Analisa data bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara peran dukungan tenaga kesehatan dengan pengambilan keputusan melakukan deteksi dini kanker serviks. Manfaat penelitian untuk mengetahui bahwa peran dukungan tenaga kesehatan dapat mempengaruhi wanita dalam melakukan deteksi dini kanker serviks, maka dari itu disarankan pada petugas kesehatan untuk memperluas sasaran promosi kesehatan. Sehingga kanker serviks dapat terdeteksi sedini mungkin. Keyword : dukungan tenaga kesehatan, pengambilan keputusan, kanker serviks Abstract Early detection of cervical cancer in Indonesia is a problem because of several obstacles, including the demographic area, sustainability, lack of human resources as screening actors, so that the hope of finding cervical cancer at an early stage is still far away. The purpose of the study was to analyze the role of health workers' support in women's decision-making in early detection of cervical cancer. This type of research uses a quantitative case-control design, the sample consists of a control group and a case group, each group consists of 43 respondents, the sampling technique uses purposive sampling. The data collection technique used a questionnaire that was distributed to all women, both those who had done early detection and those who had not done early detection of cervical cancer using the method. Bivariate data analysis using chi-square test. The results showed that there was a significant relationship between the support role of health workers and decision-making for early detection of cervical cancer. The benefit of the research is to find out that the role of supporting health workers can influence women in carrying out early detection of cervical cancer, therefore it is recommended for health workers to expand health promotion targets. So that cervical cancer can be detected as early as possible.Keyword : support for health workers, decision making, cervical cancer
REKONTRUKSI PERJANJIAN THERAPIUTIK DOKTER DAN PASIEN Muhammad Purnomo
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i1.1667

Abstract

Hubungan dokter dan pasien merupakan hubungan fidusier. Artinya hubungan didasari oleh rasa percaya pasien terhadap dokter bahwa dokter dianggap secara professional mempunyai kemampuan tinggi untuk merawat dan mengobati mengobati penyakit yang diderita oleh pasien. Pasien yang sehat mentalnya dan tidak dalam kondisi yang sangat kritis berhak untuk mengambil keputusan untuk perawatan yang akan dijalaninya nanti mengenai dirinya dan nasib badannya.Informed consent sangat berperan penting sebagai dasar perjanjian terapeutik karena dalam informed consent menjelaskan informasi mengenai penyakit yang diderita oleh pasien. Tanggungjawab hukum perdata dan pidana antara dokter dengan pasien dalam perjanjian terapeutik yaitu apabila dokter dalam menjalankan tugasnya melakukan kesalahan atau kelalaian dan ingkar janji (wanprestasi) terhadap kesepakatan yang telah ditentukan bersama.Melakukan wanprestasi maka tanggung jawabnya berupa ganti rugi bisa saja berupa uang, dan apabila dokter melakukan kesalahan atau kelalaian sehingga menimbulkan sesuatu yang merugikan pasien maka tanggungjawabnya berupa hukuman pidana sesuai dengan seberapa berat kesalahan yang diperbuatnya.Tuntutan secara hukum pidana apabila dokter yang bersangkutan telah terbukti memenuhi unsur-unsur tindak pidana, misalnya memenuhi unsur-unsur malpraktek sehingga menyebabkan pasien cacat atau meninggal dunia. Sangsi pidana dan administrasi tidak hanya dapat dikenakan kepada dokter tetapi juga pada korporasi

Filter by Year

2010 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 13, No 2 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 13, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 12, No 1 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 11, No 2 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 11, No 1 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 10, No 2 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 10, No 1 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 9, No 2 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 9, No 1 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 8, No 2 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 8, No 1 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 7, No 2 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 7, No 1 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 3 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 2 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 1 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 3 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 2 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 1 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 4, No 2 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 4, No 1 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 3, No 2 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 3, No 1 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 2, No 2 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 2, No 1 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 1, No 1 (2010) More Issue