CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Jurnal CIVICS: Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan adalah jurnal yang menerbitkan berbagai jenis artikel ilmiah yang berdasarkan penelitian. Topik yang kami terima adalah artikel yang berkaitan dengan ilmu Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Adapun ruang lingkup publikasi dalam ilmu PPKn adalah ilmu kewarganegaraan; pembelajaran PPKn; karakter, nilai dan moral; pendidikan hukum; dan pendidikan politik
Articles
231 Documents
Pengaruh model pembelajaran think pair share (TPS) terhadap motivasi belajar PPKn pada siswa kelas VII MTs Miftahul Huda Tegalwaru Karawang
Rano;
Erwin Susanto;
Yudi Firmansyah
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 2 (2020): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36805/civics.v5i2.1333
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran think pair share (TPS) terhadap motivasi belajar PPKn pada siswa kelas VIII MTs Miftahul Huda Tegalwaru Karawang melalui perbedaan motivasi yang dihasilkan siswa sebelum dan sesudah diterapkannya model pembelajaran TPS, dan perbedaan motivasi siswa yang menggunakan dengan yang tidak menggunakan model pembelajaran TPS. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTs Miftahul Huda Tegalwaru Karawang yang bejumlah 9 kelas. Dengan mengambil 2 kelas dari 9 kelas anggota populasi, maka didapatkan sampel sebanyak 44 orang siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Teknik analisis data untuk pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan perhitungan statistic paired sampel test dan independent sampel test. Hasil pengujian hipotesis, ada perbedaan motivasi antara sebelum dan sesudah diterapkannya model pembelajaran TPS, dan ada perbedaan motivasi belajar antara yang menggunakan dengan yang tidak menggunakan model pembelajaran TPS. Hal ini dibuktikan dengan output paired sampel test dengan nilai Sig.(2tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Dan output independent sampel test dengan nilai Sig.(2tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Dari hasil analisis tersebut maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran TPS terhadap motivasi belajar PPKn siswa kelas VIII MTs Miftahul Huda Tegalwaru Karawang. Berikut rekomendasi yang dapat diberikan dari hasil penelitian ini yaitu, penelitian tentang pengaruh model pembelajaran TPS terhadap motivasi belajar siswa memberikan dampak yang positif terhadap peningkatan motivasi belajar PPKn siswa di kelas VIII MTs Miftahul Huda Tegalwaru Karawang. Untuk itu kepada para guru yang mengalami peristiwa serupa pada kelas yang diajarnya disarankan untuk menggunakan model pembelajaran TPS ini.
Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kegiatan organisasi siswa intra sekolah
Marlina, Tina;
Sofyan, Fitri Silvia;
Yudi Firmansyah
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 2 (2020): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36805/civics.v5i2.1335
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan organisasi siswa intra sekolah (OSIS) dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila di SMK TEXAR Klari. Peneitian ini mengkaji tentang bagaimana bentuk kegiatan-kegiatan organisasi siswa intra sekolah dalam mengembangkan sikap dan perilaku siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif melalui pendekatan kualitatif, Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 1 orang Pembina OSIS, 1 orang Ketua OSIS, 1 orang Wakil ketua OSIS dan 4 anggota OSIS. Teknik pengumpulan data melalui wawancara observasi dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam mengembangkan perilaku baik siswa terbentuknya beberapa perencanaan berupa kegiatan-kegiatan seperti Upacara Bendera setiap hari senin, Bakti Sosial, serta kegiatan-kegiatan hari besar seperti hari pahlawan, hari guru, dan lain sebagainya. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan nilai-nilai Pancasila dapat menerapkan sikap dan perilaku yg baik dalam kegiatan organisasi siswa intra sekolah serta dapat menerapkan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari baik dalam sekolah maupun diluar sekolah.
Penerapan model problem based learning (PBL) untuk menumbuhkan kreativitas belajar dalam mata pelajaran PPKn
YayintaMaharani Puspita Putri;
Nugraha, Yogi;
Repelita, Tridays
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 2 (2020): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36805/civics.v5i2.1336
Penelitian ini untuk mengkaji apakah penerapan model Problem Based Learning (PBL) untuk menumbuhkan kreativitas belajar dalam mata pelajaran PPKn di kelas X Akuntansi 4 SMKN 2 Karawang. Penelitian ini mengkaji apakah model PBL dapat menumbuhkan kreativitas belajar dalam pelajaran PPKn. Pendekatan menggunkan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, dan wawancara. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrument wawancara secara daring menggunaka google from. Subjek dalam penelitian ini adalah 1 orang guru PPKn di kelas X Akuntansi 4, 1 orang guru PPKn kelas XI, 4 siswa kelas X Akuntansi 4 di SMKN 2 Karawang. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukan bahwa model PBL dapat digunakan untuk meningkatkan kreativitas belajar dalam mata pelajaran PPKn di kelas X Akuntansi 4. Model PBL ini menjadikan siswa lebih kreatif, aktif, dan berani menyampaikan gagasannya dalam berdiskusi kelompok belajar dimana siswa mempersentasikan hasil diskusi menggunakan slide power point yang kreatif.
Peran guru PPKn sebagai evaluator dalam meningkatkan disiplin belajar siswa
Novianti, Erni;
Firmansyah, Yudi;
Susanto, Erwin
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 2 (2020): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36805/civics.v5i2.1337
Penelitian ini bertujuan menjelaskan bagaimana peran guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) sebagai evaluator dalam meningkatkan disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Telagasari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) serta siswa dari kelas VIII. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis dilakukan dengan tiga alur tahap kegiatan yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini dalam meningkatkan disiplin belajar siswa, guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) sebagai evaluator melakukan evaluasi pembelajaran secara terus-menerus untuk melihat keberhasilan siswa dalam belajar dan dapat meningkatkan disiplin belajar siswa apabila dari hasil evaluasi belajar siswa belum menunjukan keberhasilan. Rekomendasi penelitian ini, bagi kepala sekolah sebagai pemimpin dan pembuat kebijakan diharapkan dapat meningkatkan profesionalitas kerja guru sehingga guru dapat melakukan perannya dengan baik ketika mengajar serta memperketat dan meningkatkan siswa dalam mematuhi peraturan mengenai kedisiplinan di sekolah. Bagi guru, diharapkan untuk selalu memperhatikan perilaku disiplin siswa terutama saat kegiatan belajar di dalam kelas. Bagi siswa, diharapkan untuk lebih meningkatkan perilaku disiplin dalam mematuhi peraturan yang ada di sekolah atau di dalam kelas saat belajar. Bagi peneliti selanjutnya, semoga penelitian ini dapat menjadi bahan perbandingan dan referensi serta dapat dikembangkan sebagai bahan penelitian selanjutnya
Peran guru membiasakan menyanyikan lagu nasional sebagai upaya pembentukan nasionalisme siswa
Yati, Nyai;
Fitri Silvia Sofyan;
Nadya Putri Saylendra
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 2 (2020): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36805/civics.v5i2.1338
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru membiasakan menyanyikan lagu nasional sebagai pembentukan semangat nasionalisme siswa. Sejalan dengan tujuan peneliti tersebut maka dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptifkualitatif. Subyek penelitian sebanyak 10 siswa kelas VIII dan 1 guru PPKn. Metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan menggunakan Tringulasi. Hasil penelitian sebagai berikut (1) guru berperan dalam membiasakan menyanyikan lagu nasional sebagai pembentukan semangat nasionalisme siswa dengan melakukan cara konsisten dalam membiasakan menyanyikan lagu nasional (2) lagu nasional berperan dalam pembentukan semangat nasionalisme siswa dilihat dari adanya perasaan bertambah cinta pada tanah air siswa setelah menyanyikan lagu nasional (3) hambatan guru dalam membiasakan menyanyikan lagu nasional ada beberapa hambatan dimulai dari ketidak hafalkan siswa pada lirik dan nada lagu nasional dan kurang nya rasa khidmat siswa ketika menyanyikan lagu nasional membuat guru lebih kreatif lagu dalam membiasakan menyanyikan lagu nasional. Kesimpulanya guru berperan dalam membiasakan menyanyikan lagu nasional dilihat dari bertambahnya rasa cinta siswa pada tanah air setelah menyanyikan lagu nasional
Hasil belajar model discovery learning dalam peningkatan partisipasi belajar pembelajaran PPKn kelas X SMAN 1 Lemahabang
Suhimo;
Firmansyah, Yudi;
Susanto, Erwin
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 6 No. 1 (2021): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36805/civics.v6i1.1340
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar dalam peningkatan partisipasi belajar model discovery learning dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan siswa kelas X SMAN 1 Lemahabang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriftif. Subjek dalam penelitian ini ialah guru PPKn, siswa Kelas X, wakasek kurikulum, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari observasi, wawancara, dokumentasi. teknik analisis data dalam penelitian ini adalah triangulaasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar ketika menerapkan model discovery learning Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan partisipasi belajar siswa meningkat, siswa juga lebih aktif pada saat pembelajaran berlangsung, siswa juga terbiasa untuk menyampaikan pendapatnya sendiri. Rekomendasi penelitian ini, bagi sekolah selaku pemangku kebijakan diharapkan untuk mendukung guru ketika menerapkan model discovery learning untuk mendapatkan hasil belajar yang maksimal, bagi guru diharapkan untuk selalu menerapkan model discovery learning secara maksimal untuk mencapai hasil belajar yang diharapkan, bagi siswa diharapkan ketika guru menerapkan model discovery learning dalam pembelajar siswa menjadi lebih aktif pada saat pembelajaran berlangsung.
Memanfaatkan Teknologi Media Sosial Instagram pada Kegiatan Pembelajaran dengan Menggunakan Metode Poster in Instagram (Postingan Terbaik)
Hidayat, Sano;
Nugraha, Yogi;
Firmansyah, Yudi
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 6 No. 1 (2021): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36805/civics.v6i1.1342
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manfaat teknologi media sosial instagram sebagai dari proses pembelajaran dalam menggunakan metode pembelajaran poster in instgaram (postingan terbaik). Pada siswa kelas X-IPA 5 SMA Negeri 1 Klari, proses pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran poster in instagram (postingan terbaik) pada mata pelajaran PPKn materi Nilai-nilai Pancasila. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode deskrptif. Subjek dalam penelitian ini merupakan siswa kelas X-IPA 5 dan Guru pengampu mata pelajaran PPKn SMA Negeri 1 Klari, pengambilan sample menggunakan teknik purposive sampling pada siswa kelas X-IPA 5 yaitu dua orang siswa dan dua orang siswi. Hasil dari penelitian ini siswa diajak untuk memposting hal positif atau bijaksana di instagram dan sebagai publikasi dari prolehan hasil karya.
Preferensi kepustakaan penelitian di bidang ilmu Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
Abdillah, Fauzi
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 2 (2020): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36805/civics.v5i2.1344
Secara keilmuan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) tergolong sebagai kajian baru daripada ilmu lainnya. Idealnya, PPKn dieksplorasi dan dikembangkan berdasar pada kajian penelitian terdahulu, namun kemunculan PPKn di Indonesia yang lebih bernuansa imperatif daripada santifik, membuatnya memiliki jalur dan bentuk yang unik. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan di mana posisi para sarjana dan sumber apa yang lebih banyak digunakan oleh mereka untuk mengkaji PPKn di Indonesia. Metode penelitian e-research dengan mengumpulkan database Google Scholar digunakan dalam penelitian ini. Pengumpulan data tersebut menggunakan Harzing dengan kata kunci yang dimaksud. Data yang terkumpul kemudian direduksi, diorganisasi, dan ditabulasi untuk mendapatkan gambaran yang dimaksud. Temuan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa jumlah sitasi pada buku lebih banyak daripada artikel penelitian. Hal tersebut bisa dimaknai bahwa sumber buku yang dijadikan pustaka cenderung membuat laju keilmuan dan keluasan PPKn sebagai ilmu berada pada jalur lambat. Rekomendasi yang muncul dari penelitian ini tentu sarjana PPKn perlu memprioritaskan artikel penelitian terkini sebagai sumber primer. Hal ini dapat dimulai dari tingkat pendidikan sarjana, karena hasil skripsi terdeteksi banyak mewarnai indeksasi tersebut
Hasil belajar dengan pembelajaran berbasis board game dalam mata pelajaran PPKn untuk mengembangkan skill berpikir kritis siswa
Saylendra, Nadya Putri;
Rahmatiani, Lusiana;
Tampubolon, Agustinus
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 6 No. 1 (2021): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36805/civics.v6i1.1345
Penelitian ini bertujuan menjelaskan bagaimana hasil belajar dengan pembelajaran berbasis boardgame untuk mengembangkan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran PPKn. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Adapun pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam hasil belajar dengan pembelajaraan berbasis boardgame untuk mengembangkan skill berpikir kritis siswa yaitu menunjukkan bahwa terjadinya perubahan sikap positif siswa, lebih kritis, mempunyai etos belajar yang baik, mampu mengeksplor pengetahuannya sendiri dan mampu bekerjasama dengan siswa yang lainnya.
PEMAHAMAN MASYARAKAT TERHADAP PENGURUSTAMAAN GENDER (Studi Deskriptif Masyarakat Dusun Pasirkonci Kabupaten Subang)
Deasy aprilianti;
Yogi Nugraha;
Fitri Silvia Sofyan
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 6 No. 1 (2021): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36805/civics.v6i1.1348
Kesetaraan gender merupakan keadilan yang harus di samakan setiap orang, tidak memandang tingkatan orang tersebut, hak dan kewajibannya agar tidak terjadi ketimpangan dalam kehidupan bermasyarakat agar meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai Hak dan keadilan yang perlu mereka dapatkan. Oleh karena itu gender bukanlah menjadi suatu keadaan yang bersifat sementara tapi kodrat yang sudah ditentukan dan memiliki proses yang berjalan terus menerus. Seseorang harus bersikap sebagai laki-laki atau perempuan harus bersikap sebagai perempuan disitulah cara pandang masyarakat saat ini karena masyarakat hanya berfikir bahwa laki-laki tidak bisa mengerjakan tanggung jawab perempuan dan sebaliknya. Dalam praktik sehari-hari selalu muncul pembedaan peran gender yang berakibat terjadinya bias gender, yakni suatu pandangan yang membedakan peran, kedudukan, serta tanggung jawab laki-laki dan perempuan dalam kehidupan keluarga, masyarakat dan pembangunan, bias gender sering berkonsekuensi diskriminasi gender.