cover
Contact Name
Wilarso
Contact Email
wilarso@sttmcileungsi.ac.id
Phone
+628119202134
Journal Mail Official
wilarso@sttmcileungsi.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Jl. Anggrek No.25, Perum. PTSC, Kec. Cileungsi, Kab. Bogor, Jawa Barat 16820
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
ISSN : 27223469     EISSN : 27224740     DOI : https://doi.org/10.37373/jenius.v1i2
Logistik dan Manajemen Rantai Pasokan, Desain Produk dan Produk Ramah Lingkungan, Sistem Produksi, Sistem Industri Produktivitas, Rekayasa Kualitas, Lean Manufacturing, Ergonomi, Rekayasa Faktor Manusia, Manajemen Evaluasi Kinerja, Analisis Keputusan, Manajemen Proyek, Keandalan, Optimalisasi Proses, Pemodelan Sistem, Sistem dan Manajemen Maintenance, Rekayasa Fasilitas Layout, Riset Operasi.
Articles 125 Documents
Systematic literature review: Perkembangan dan penerapan analisis sentimen dalam manajemen proyek Christa Dian Pratiwi; Retno Wulan Damayanti; Pringgo Widyo Laksono
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 7 No 2 (2026): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v7i2.2242

Abstract

Media sosial menjadi ruang utama dalam mengekspresikan opini publik terhadap kebijakan pemerintah, termasuk kebijakan konversi kompor gas ke kompor induksi di Indonesia yang menimbulkan pro dan kontra. Meskipun analisis sentimen telah banyak digunakan untuk mengevaluasi persepsi publik terhadap proyek, belum terdapat kajian yang secara sistematis memetakan metode yang paling relevan untuk konteks kebijakan publik di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi pendekatan analisis sentimen dalam studi proyek sebagai dasar metodologis untuk penelitian lanjutan mengenai opini publik terhadap kebijakan kompor induksi. Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan metodologi PRISMA terhadap 15 artikel terindeks Scopus periode 2016–2022. Analisis difokuskan pada pemetaan pendekatan metodologis dan pola penggunaannya. Hasil menunjukkan bahwa pendekatan berbasis leksikon dan machine learning, khususnya Support Vector Machine (SVM), merupakan metode yang paling dominan digunakan. Selain itu, Latent Dirichlet Allocation (LDA) sering dimanfaatkan sebagai metode pendukung untuk mengidentifikasi topik atau isu utama dalam data opini publik. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi klasifikasi sentimen dan pemodelan topik menjadi pola metodologis yang paling umum dalam literatur. Penelitian ini berkontribusi dalam menyediakan pemetaan metodologis yang dapat menjadi rujukan bagi penelitian empiris mengenai analisis sentimen kebijakan kompor induksi di Indonesia.
Pengembangan sistem standarisasi dokumentasi pembersihan mesin krofta berbasis PDCA untuk pengendalian operasional di industri kertas Miko Utomo Saputra; Jauhari Arifin
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 7 No 2 (2026): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v7i2.2246

Abstract

Dokumentasi aktivitas pemeliharaan mesin merupakan komponen penting dalam sistem pengendalian operasional industri proses karena berperan dalam memastikan keterlacakan pekerjaan, konsistensi pelaksanaan, serta evaluasi kinerja berbasis data. Namun, dalam praktik industri, aktivitas pemeliharaan rutin masih sering dijalankan tanpa standar dokumentasi yang terstruktur sehingga berpotensi menimbulkan variasi pelaksanaan, rendahnya akuntabilitas, dan lemahnya pengawasan antar shift kerja. Kondisi tersebut juga ditemukan pada aktivitas pembersihan mesin Krofta sebagai bagian dari sistem pengolahan air proses di industri kertas. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem dokumentasi pembersihan mesin untuk meningkatkan traceability, mendukung standardisasi kerja, serta memperkuat pengendalian mutu operasional. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, di mana Plan–Do–Check–Act (PDCA) digunakan sebagai kerangka metodologis untuk mengidentifikasi kesenjangan sistem, merancang intervensi dokumentasi, serta mengevaluasi implementasi awal. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur dengan operator, dan telaah dokumen operasional, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi temuan. Hasil penelitian menghasilkan dua luaran utama berupa standar kebersihan mesin dan checklist harian terstruktur yang menunjukkan peningkatan keterlacakan aktivitas, kejelasan tanggung jawab operator, serta penguatan mekanisme pengendalian operasional lintas shift. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan PDCA sebagai kerangka metodologis berimplikasi pada pengembangan sistem dokumentasi operasional yang terstandar dan memberikan kontribusi pada penerapan prinsip standard work dan continuous improvement dalam bidang Teknik Industri.
Analisis keandalan mesin roll menggunakan MTBF dan MTTR pada PT XYZ Karawang Muhamad Naufal; Risma Fitriani; Naufal Rabbani Sumitra
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 7 No 2 (2026): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v7i2.2252

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis keandalan mesin Spreader Roll pada PT XYZ Karawang menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis data historis kerusakan tahun 2024. Permasalahan utama perusahaan adalah tingginya frekuensi kerusakan komponen kritis, khususnya bearing, yang menyebabkan peningkatan downtime produksi. Metode penelitian meliputi analisis Mean Time Between Failure (MTBF), Mean Time to Repair (MTTR), perhitungan availability, serta identifikasi akar penyebab kegagalan menggunakan diagram fishbone dan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin Spreader Roll memiliki frekuensi kerusakan tertinggi dengan bearing sebagai komponen paling kritis. Interval preventive maintenance optimal diperoleh setiap 66 hari, lebih singkat dibandingkan jadwal aktual perusahaan sebesar 90 hari. Nilai availability sebesar 96,65% mengindikasikan kinerja mesin berada dalam kategori keandalan yang baik, namun masih berpotensi ditingkatkan melalui perawatan yang lebih terjadwal. Analisis FMEA menunjukkan faktor manusia, metode, dan pengukuran sebagai penyebab dominan kegagalan dengan nilai Risk Priority Number tertinggi. Penelitian ini mengonfirmasi bahwa penentuan jadwal preventive maintenance berbasis MTBF dan MTTR efektif meningkatkan keandalan mesin serta menurunkan risiko downtime produksi.
Implementasi metode objective matrix untuk mengevaluasi produktivitas produk selai cokelat di PT. Abadi Boga Sentosa Aod Abdul Jawadi; Khasbunalloh
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 7 No 2 (2026): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v7i2.2262

Abstract

PT. Abadi Boga Sentosa merupakan perusahaan yang memproduksi makanan siap saji berupa selai cokelat untuk roti. Dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat, perusahaan dituntut untuk terus meningkatkan produktivitas produksi agar tetap kompetitif. Permasalahan yang terjadi di perusahaan adalah adanya penurunan produktivitas yang ditandai dengan ketidaksesuaian standar produk, yaitu selai cokelat yang mengental dan menempel pada dinding tangki produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab penurunan produktivitas serta mengukur tingkat produktivitas perusahaan berdasarkan beberapa kriteria utama agar dapat menjadi dasar evaluasi dan perbaikan kinerja produksi. Metode yang digunakan adalah Objective Matrix (OMAX), yaitu metode pengukuran produktivitas dengan menghitung rasio dari masing-masing kriteria serta menilai indikator performansi. Data yang digunakan merupakan data produksi selama tiga bulan yang diperoleh dari arsip perusahaan dan wawancara langsung dengan kepala gudang serta bagian PPIC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai produktivitas meningkatkan dua peringkat skor dengan kenaikan produktivitas sebesar 25,73%. Simpulan yang didapat PT. Abadi Boga Sentosa terjadi penurunan produktivitas terutama dipengaruhi oleh tingginya tingkat defect pada proses produksi. Oleh karena itu, perusahaan perlu melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan untuk meningkatkan efisiensi bahan baku, optimalisasi mesin, serta pengendalian kualitas produk.
Peningkatan produktivitas perakitan mobil confero-s menggunakan metode ranked position weight di SGMW motor indonesia Anthon Rudi Wardiyanto; Fredy Dwi Ibnu Saputra
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 7 No 2 (2026): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v7i2.2263

Abstract

Sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak pada bidang pembuatan mobil dalam proses perakitannya melalui delapan proses. Pada setiap tahapan proses memiliki waktu kerja yang tidak seimbang waktu proses, inilah yang menjadi permasalahan bottleneck sehingga menyebabkan tidak tercapainya target produksi yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan tidak tercapainya target produksi antara lain yaitu banyaknya waktu menganggur pada stasiun kerja, mesin mengalami trouble saat proses produksi, operator kurang memahami work instruction, dan tidak adanya waktu optimal untuk menghasilkan produk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kondisi keseimbangan lintasan produksi aktual. Metode untuk menyeimbangkan beberapa elemen kerja dari satu lintasan perakitan ke stasiun kerja menggunakan metode Line Balancing. Hasil perancangan didapatkan waktu baku atau waktu kerja optimal untuk pembuatan satu unit mobil sebesar 110,34 detik, hasil efisiensi lini sebesar 64% yang berarti meningkat dari kondisi awal sebesar 67%, balance delay menjadi 36% yang sebelumnya 33%, dan smoothest index sebesar 200,93 detik yang sebelumnya 226,09 detik. Perbaikan ini mendapatkan peningkatan kapasitas produksi dari kondisi awal sebesar 522 unit per hari menjadi 605 unit per hari.

Page 13 of 13 | Total Record : 125