cover
Contact Name
Wilarso
Contact Email
wilarso@sttmcileungsi.ac.id
Phone
+628119202134
Journal Mail Official
wilarso@sttmcileungsi.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Jl. Anggrek No.25, Perum. PTSC, Kec. Cileungsi, Kab. Bogor, Jawa Barat 16820
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
ISSN : 27223469     EISSN : 27224740     DOI : https://doi.org/10.37373/jenius.v1i2
Logistik dan Manajemen Rantai Pasokan, Desain Produk dan Produk Ramah Lingkungan, Sistem Produksi, Sistem Industri Produktivitas, Rekayasa Kualitas, Lean Manufacturing, Ergonomi, Rekayasa Faktor Manusia, Manajemen Evaluasi Kinerja, Analisis Keputusan, Manajemen Proyek, Keandalan, Optimalisasi Proses, Pemodelan Sistem, Sistem dan Manajemen Maintenance, Rekayasa Fasilitas Layout, Riset Operasi.
Articles 115 Documents
Analisis upaya pencegahan dan penilaian risiko kecelakaan kerja pada saat kalibrasi alat laboratorium dengan metode JSA di PT XYZ Ibnu Fazlur Riyanto; Asep Erik Nugraha
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 7 No 1 (2026): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v7i1.1935

Abstract

Penelitian ini dilakukan di PT XYZ yang bergerak di bidang industri farmasi, dengan tujuan untuk menganalisis upaya pencegahan serta penilaian risiko kecelakaan kerja pada proses kalibrasi alat laboratorium menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA). Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) menjadi aspek penting dalam menjaga keamanan tenaga kerja dan kualitas hasil produksi, mengingat kegiatan kalibrasi melibatkan paparan bahan kimia, peralatan listrik, serta kondisi kerja yang berpotensi menimbulkan kecelakaan. Metode JSA diterapkan melalui tahapan pengenalan potensi bahaya, evaluasi tingkat risiko, serta penerapan langkah-langkah pengendalian untuk meminimalkan dampak risiko. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, pengamatan langsung di lapangan, serta penelaahan dokumen internal perusahaan. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa kegiatan dengan tingkat risiko tertinggi terjadi pada proses menyalakan dan mematikan peralatan, di mana potensi bahayanya meliputi risiko sengatan listrik dan luka bakar. Risiko sedang ditemukan pada proses kalibrasi alat serta penyimpanan alat berat, sedangkan risiko rendah terjadi pada aktivitas persiapan dan pencatatan hasil kalibrasi. Upaya pengendalian yang dilakukan meliputi penerapan SOP, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), pelatihan berkala, dan pengawasan rutin. Berdasarkan hasil evaluasi, penerapan metode JSA terbukti efektif dalam mengidentifikasi dan meminimalkan risiko kecelakaan kerja. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan keselamatan, penambahan checklist kerja, serta penerapan budaya K3 secara berkelanjutan guna menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif di industri farmasi.
Analisis kualitas produk ammonium nitrate dengan fishbone dan 5Whys di PT. X Mahendra Aditya Artamonova; Fransisca Debora; Rizky Wahyudin
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 7 No 1 (2026): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v7i1.1946

Abstract

Kualitas produk merupakan faktor penting dalam menjaga daya saing industri kimia, terutama pada perusahaan yang menghasilkan bahan berisiko tinggi seperti Ammonium Nitrate. Permasalahan utama yang terjadi di PT X adalah cacat produk berupa caking, yaitu kondisi ketika partikel saling menempel dan membentuk gumpalan padat sehingga menurunkan kualitas dan kemampuan alir produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab terjadinya cacat caking serta memberikan usulan perbaikan agar mutu produk tetap terjaga. Metode yang digunakan adalah Fishbone Diagram dan 5 Whys untuk mengidentifikasi akar penyebab masalah dari lima faktor utama, yaitu manusia, mesin, metode, material, dan lingkungan. Berdasarkan hasil analisis, diketahui bahwa penyebab utama cacat berasal dari beban kerja operator yang tinggi, sistem kontrol mesin yang tidak dikalibrasi secara rutin, penerapan sistem FIFO yang belum optimal, variasi kualitas bahan baku, serta tidak adanya pengatur suhu saat distribusi. Usulan perbaikan yang direkomendasikan meliputi pelatihan operator, penerapan program Total Productive Maintenance (TPM), audit vendor secara berkala, serta pemasangan sensor suhu pada kendaraan distribusi. Penerapan perbaikan ini diharapkan dapat menurunkan tingkat cacat caking, meningkatkan efisiensi proses produksi, serta menjaga konsistensi kualitas Ammonium Nitrate di PT X.
Penerapan metode Silver Meal untuk optimalisasi persediaan bahan baku obat nyamuk bakar pada PT. FNM Sukma Pamungkas; Winarno
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 7 No 1 (2026): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v7i1.1950

Abstract

Permintaan produk obat nyamuk bakar di Indonesia mengalami peningkatan signifikan seiring tingginya kesadaran masyarakat akan bahaya penyakit yang ditularkan nyamuk. PT FNM sebagai produsen obat nyamuk menghadapi tantangan dalam pengendalian persediaan bahan baku Tepung Batok akibat fluktuasi permintaan bulanan yang menyebabkan risiko overstock maupun out of stock. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Silver Meal dalam mengoptimalkan pengendalian persediaan bahan baku dan menghitung total biaya yang dikeluarkan perusahaan. Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan mengolah data historis pemakaian bahan baku tahun 2024. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari bagian PPIC perusahaan. Metode Silver Meal digunakan untuk menentukan ukuran lot pemesanan yang optimal dan frekuensi pemesanan yang efisien dengan mempertimbangkan biaya pemesanan dan penyimpanan. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa penerapan metode Silver Meal menghasilkan efisiensi yang signifikan, dengan total biaya persediaan sebesar Rp336.523.489 selama satu tahun. Metode ini terbukti dapat menurunkan total biaya dibandingkan dengan sistem pemesanan sebelumnya yang bersifat intuitif. Kesimpulannya, penerapan metode Silver Meal dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan persediaan bahan baku di PT FNM dan dapat dijadikan sebagai strategi pengendalian persediaan yang lebih akurat dan ekonomis dalam menghadapi permintaan yang fluktuatif.
Analisis rantai pasok di PT ABC dengan pendekatan scor model untuk meningkatkan efisiensi produksi Saputra, Andika; Wahyudin Wahyudin
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 7 No 1 (2026): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v7i1.1951

Abstract

Rantai pasok memiliki peran strategis dalam memastikan keberlanjutan operasi industri manufaktur melalui integrasi proses perencanaan, pengadaan, produksi, dan distribusi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja rantai pasok PT ABC, perusahaan manufaktur komponen logam presisi, serta menilai pengaruhnya terhadap efisiensi produksi dengan menggunakan pendekatan Supply Chain Operations Reference (SCOR) Model. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur, observasi langsung, dan data primer yang mencakup jumlah pesanan, jumlah pengiriman, waktu pemenuhan, serta biaya produksi dari periode Januari hingga Desember 2024. Metode penelitian yang diterapkan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif menggunakan empat metrik utama SCOR, yaitu Perfect Order Fulfillment (POF), Order Fulfillment Cycle Time (OFCT), Cost of Goods Sold (COGS), dan Cash to Cash Cycle Time (CTCCT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai POF tahunan mencapai 99,74%, menandakan proses distribusi berjalan sangat andal meskipun terdapat gangguan pengiriman pada awal tahun. Namun, nilai COGS sebesar 99,88% menunjukkan efisiensi biaya produksi sangat rendah dan belum memenuhi standar benchmark industri. Selain itu, OFCT sebesar 3 hari dan CTCCT 15 hari mengindikasikan perlunya peningkatan kecepatan pemenuhan pesanan serta optimalisasi arus kas. Temuan tersebut menegaskan bahwa meskipun kinerja keandalan logistik sudah baik, PT ABC masih menghadapi tantangan signifikan pada aspek biaya dan pengelolaan aset. Implementasi SCOR Model membantu mengidentifikasi celah kinerja tersebut sehingga dapat digunakan sebagai dasar perumusan strategi perbaikan rantai pasok yang lebih terarah.
Optimasi desain stasiun kerja berbasis antropometri untuk mengurangi risiko muskuloskeletal pada proses penggulungan dinamo Rosyidiin, Afrigh Fajar; Kurniasih, Dewi; Puspitasari, Winda; Rahma, Naufa Aulia; Berliana, Ratih; Amalia, Nuke
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 7 No 1 (2026): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v7i1.1955

Abstract

Proses penggulungan dinamo merupakan pekerjaan manual dan repetitif yang umumnya dilakukan menggunakan kursi kerja sederhana tanpa mempertimbangkan aspek ergonomi. Kondisi tersebut menyebabkan postur kerja membungkuk, leher menunduk, serta kaki tidak tersangga dengan baik, sehingga meningkatkan risiko musculoskeletal disorders (MSDs). Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan desain fasilitas kerja berbasis data antropometri guna mengurangi risiko MSDs pada pekerja penggulungan dinamo. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara pekerja, serta pengukuran antropometri terhadap 39 responden. Data antropometri diolah untuk memperoleh nilai rata-rata, standar deviasi, serta persentil ke-5, ke-50, dan ke-95 sebagai dasar perancangan. Hasil penelitian berupa rancangan kursi kerja ergonomis yang dilengkapi sistem hidrolik, sandaran punggung, footrest, tool hanger, dan storage box. Berdasarkan prinsip ergonomi dan kesesuaian dimensi antropometri, rancangan ini berpotensi memperbaiki postur duduk, mengurangi beban pada punggung, leher, dan pinggang, serta meningkatkan efisiensi jangkauan alat. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan desain berbasis antropometri efektif untuk meningkatkan kenyamanan kerja dan menurunkan risiko MSDs pada lingkungan kerja UMKM.
Analisis nilai pelanggan menggunakan metode SERVQUAL, analisis kepentingan kinerja, dan potensi peningkatan nilai pelanggan pada restoran batik kuring Reni Estika Rajagukguk; Alsen Medikano; Ridwan
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 7 No 1 (2026): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v7i1.1971

Abstract

Persaingan ketat dalam industri kuliner menuntut restoran tidak hanya unggul pada cita rasa, tetapi juga pada kualitas layanan yang mampu menciptakan nilai bagi pelanggan. Restoran Batik Kuring yang berlokasi di SCBD Jakarta masih menerima keluhan mengenai fasilitas parkir, kebersihan, kecepatan pelayanan, dan konsistensi staf, menunjukkan adanya kesenjangan pelayanan. Penelitian ini bertujuan mengukur dan menganalisis nilai pelanggan serta menentukan prioritas peningkatan layanan menggunakan metode SERVQUAL, Importance-Performance Analysis (IPA), dan Potential Gain in Customer Value (PGCV). Data dikumpulkan dari 30 pelanggan dan diuji validitas serta reliabilitasnya secara statistik. Hasil menunjukkan seluruh dimensi kualitas layanan memiliki gap negatif, dengan kesenjangan terbesar pada area parkir (-2.2) dan responsivitas karyawan (-1.83). IPA memetakan area parkir, ketersediaan menu, dan penanganan keluhan sebagai prioritas utama perbaikan. PGCV menegaskan bahwa peningkatan ketiga atribut tersebut memberikan potensi peningkatan nilai pelanggan paling signifikan. Integrasi ketiga metode menyediakan dasar strategis yang komprehensif bagi manajemen dalam meningkatkan kepuasan, loyalitas, serta daya saing restoran.
Dampak Komunikasi dalam Permainan terhadap Durasi dan Kemenangan Pertandingan Mobile Legends Chandra, Huki; Dewi, Nabila Karina
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 7 No 1 (2026): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v7i1.2084

Abstract

Komunikasi merupakan aspek penting dalam kehidupan sehari-hari. Untuk mencapai kinerja yang baik dalam suatu pertandingan dibutuhkan komunikasi antar pemain. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh komunikasi pemain terhadap durasi pertandingan dan peluang kemenangan pada permainan Mobile Legends. Pada penelitian ini digunakan metode repeated measure, yaitu setiap peserta bermain pada dua kondisi yaitu dengan komunikasi yang relevan dengan permainan dan kondisi tanpa komunikasi. Durasi pertandingan dari awal hingga permainan berakhir dan hasil pertandingan dicatat untuk dianalisis menggunakan metode uji statistik Shapiro Wilk, Wilcoxon Signed Rank Test, dan McNemar Test. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh bahwa komunikasi yang relevan memiliki dampak yang signifikan dalam mempercepat penyelesaian permainan dengan nilai z sebesar 4,200 dan p-value sebesar 0,0001. Peluang kemenangan juga meningkat secara signifikan pada kondisi dengan komunikasi dengan nilai p-value sebesar 0,041. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi berperan penting dalam membangun situational awareness dan pada akhirnya mempengaruhi hasil kemenangan. Oleh karena itu penerapan komunikasi yang relevan penting untuk meningkatkan kinerja permainan berbasis tim.
Perencanaan strategi pemasaran menggunakan analisis strengths weaknesses opportunities threat) dan quantitative strategic planning matrix Evan Franklin Simanjuntak; Yusri Nadya; Yusnawati
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 7 No 1 (2026): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v7i1.1227

Abstract

UKM Tempe Solo merupakan usaha yang bergerak dalam bidang produksi tempe yang berlokasi di Kota Langsa, Provinsi Aceh. Dengan banyaknya pesaing dalam bidang yang sama merupakan alasan bagi UKM Tempe Solo untuk membuat strategi agar dapat meningkatkan penjualan. Dimana jumlah penjualan UKM Tempe Solo tidak mencapai target yang sudah ditetapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatakan penjualan UKM Tempe Solo berdasarkan kondisi terkini internal dan eksternal dengan menggunakan matriks IE serta mengetahui perencanaan strategi pemasaran yang menjadi prioritas untuk meningkatkan penjualan dengan menggunakan matriks QSPM. Analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan matriks IFE, matriks EFE, matriks IE, matriks SWOT, dan QSPM. Berdasarkan hasil yang diperoleh pada pengolahan matriks IFE didapat nilai sebesar 3,71 dan matriks EFE sebesar 3,71. Hal tersebut menempatkan posisi pada matriks IE dikuadran I yang artinya kondisi UKM Tempe Solo berada pada tahap pertumbuhan dan membangun (growth and build). Hasil penilaian melalui QSPM adalah strategi yang dijadikan prioritas. Berdasarkan hasil perhitungan analisis QSPM dipilih 3 strategi teratas yang diprioritaskan yaitu strategi meningkatkan dan mempertahankan kualitas produk (SO-1) dengan total nilai TAS 5,93, strategi memaksimalkan modal untuk meningkatkan kegiatan promosi sehingga dapat bersaing dengan usaha yang serupa (WT-1) dengan total nilai TAS 5,64, strategi mempertahankan pangsa pasar atau pelanggan (SO-2) dengan total nilai TAS 5,55.
Analisis pengendalian kualitas air minum dalam kemasan (AMDK) CV. XYZ untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dengan metode quality function deployment Anggi Dermawati Manullang; Ayu Nurul Haryudiniarti; Sinta Restuasih; Ida Bagus Indra Widi Kurniawan
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 7 No 1 (2026): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v7i1.2025

Abstract

Kepuasan pelanggan merupakan indikator strategis dalam menjaga keberlanjutan dan daya saing perusahaan. Pada perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK) CV. XYZ, ditemukan keluhan pelanggan terkait ketidakkonsistenan rasa dan kerusakan kemasan, yang mengindikasikan lemahnya pengendalian kualitas produk. Permasalahan perusahaan adalah bagaimana meningkatkan kualitas produk AMDK CV. XYZ berdasarkan kebutuhan dan harapan pelanggan. Penelitian ini bertujuan mengetahui atribut kualitas apa saja yang dianggap penting oleh konsumen serta sejauh mana produk saat ini mampu memenuhinya. Metode yang digunakan melalui Quality Function Deployment (QFD), melalui penyusunan matriks House of Quality (HOQ) untuk menerjemahkan voice of customers ke dalam karakteristik teknis produk. Data yang diperoleh berasal dari 30 responden dengan hasil tingkat kepuasan rata-rata 3,68 dengan atribut terendah pada aspek ramah lingkungan, sedangkan analisis rasio perbaikan pada atribut ramah lingkungan (1,414). Perhitungan kontribusi HOQ sterilisasi alat secara periodik (0,1499), optimasi sistem distribusi (0,1469) dan harga kompetitif (0,1390). Hal ini menegaskan bahwa peningkatan kepuasan pelanggan tidak hanya bergantung pada kualitas produk, tetapi juga pada konsistensi dan efisiensi distribusi.
Pengendalian kualitas produk Axioo MyBook menggunakan statistical Quality Control dan Root Cause Failure Analysis (Studi Kasus PT Tera Data Indonusa, Tbk) Junaedi; Taufik; Erlan Mulyadi
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 7 No 1 (2026): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v7i1.2208

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan kecacatan produk pada Axioo MyBook Z Series di PT Tera Data Indonusa, Tbk sebagai produsen laptop di Indonesia. Tingkat kecacatan yang terjadi berpotensi menurunkan kualitas dan daya saing produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecacatan, mengidentifikasi faktor penyebab utama kecacatan, serta merumuskan upaya peningkatan kualitas produk. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi di departemen produksi dan quality assurance serta wawancara purposive kepada operator hingga manajer. Analisis data dilakukan menggunakan Statistical Quality Control (SQC) untuk mengukur tingkat kecacatan dan Root Cause Failure Analysis (RCFA) untuk mengidentifikasi akar penyebab masalah. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kecacatan rata-rata sebesar 8,8%, dengan jenis cacat dominan berupa scratch pada cover. Berdasarkan analisis RCFA, penyebab utama berasal dari faktor manusia, metode kerja, mesin atau peralatan, material, serta lingkungan kerja. Penelitian ini merekomendasikan tindakan korektif melalui penyusunan action plan, optimalisasi inspeksi material, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, perawatan mesin terencana, penerapan teknologi pengendalian kualitas, dan evaluasi berkelanjutan guna mencegah terulangnya kecacatan di masa mendatang.

Page 11 of 12 | Total Record : 115