cover
Contact Name
Muhammad Nelza Mulki Iqbal
Contact Email
nelzamiqbal@lecturer.itn.ac.id
Phone
+6285755479000
Journal Mail Official
jurnal_arsitektur_pengilon@scholar.itn.ac.id
Editorial Address
2nd Floor, Department of Architecture, Institut Teknologi Nasional Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Arsitektur
ISSN : 15011410     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Pengilon is an academic journal written by bachelor student of architecture department, Institut Teknologi Nasional Malang. Pengilon covers wide variety topics in the context of built environment, architecture, and urbanism.
Articles 446 Documents
PERANCANGAN CITY HOTEL DI KOTA MALANG TEMA: HIGH TECH Paul Irvang Mori
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang tidak dibarengi oleh pertambahan fasilitas akan menjadi suatu permasalahan. Apalagi semakin banyaknya pembanguanan di Kota Malang yang menyebabkan semakin sempitnya lahan yang dapat dibangun yang pada akhirnya menyebabkan harga tanah menjadi lebih mahal sehingga muncul kebijakan dan pemikiran yang berusaha untuk memanfaatkan lahan terbatas semaksimal mungkin yang pada akhirnya mengacu pada konsep pembangunan kearah vertical untuk fungsi perumahan atau hunian yang lebih dikenal dengan sebutan hotel. Sektor pariwisata dan perhotelan merupakan salah satu sektor yang menjadi perhatian pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Hal tersebut dikarenakan kedua sektor tersebut merupakan sektor yang dapat menjadi perhatian untuk menarik para wisatawan. Perkembangan dan pertumbuhan sektor perhotelan dan pariwisata akan berdampak terhadap penerimaan devisa, pendapatan daerah, pertumbuhan ekonomi maupun penyerapan tenaga kerja. Pertambahan angkatan kerja pada saat ini berlangsung jauh lebih besar dibandingkan dengan kemampuan menyerap tenaga kerja. Hal ini lah yang menjadi permasalahan hampir disemua daerah yang ada di Indonesia, khususnya Kota Malang. Pertumbuhan sektor perhotelan dan pariwisata diharapkan mampu membawa perubahan yang signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dan mengurangi jumlah pengangguran yang ada di Kota Malang.
PERPUSTAKAAN & KEARSIPAN MODERN DI SELONG, LOMBOK TIMUR TEMA: ARSITEKTUR PERILAKU I Gusti Bagus Partha Saputra; Adhi Widyarthara; Hamka
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan Kearsipan Modern di Selong, Lombok Timur merupakan fasilitas publik penunjang literasi & keilmuan serta pusat kearsipan daerah dengan skala kabupaten / Kota yang dirancang dengan pendekatan arsitektur perilaku memiliki tujuan agar para masyarakat di wilayah tersebut dapat mendapatkan akses informasi, literasi & historis dengan baik & merata. Tujuan adanya fasilitas tersebut ialah untuk meningkatkan minat baca & angka melek literasi masyarakat, khususnya dari golongan pelajar & mahasiswa di Lombok Timur. Fasilitas ini akan mewadahi segala bentuk kebutuhan penunjang pendidikan & keilmuan dengan dilengkapi digitalisasi, alat peraga, literatur serta suasana yang akan mendukung perkembangan minat untuk membuat para pengguna fokus serta meningkatkan mood agar penyerapan keilmuaan dapat maksimal; Pendekatan desain arsitektur perilaku memfokuskan sistem sirkulasi dengan pendalaman mengenai penataan dan karakter ruang berdasarkan kelompok usia. Pendekatan perilaku sesuai digunakan sebagai dasar dalam proses merancang untuk menjawab permasalahan desain yang berfokus terhadap sirkulasi antar ruang sehingga tercipta ruang yang efisien dan dinamis. Urutan dan penataan ruang yang disesuaikan dengan karakter Perpustakaan Kearsipan dan penataan modern. Fasilitas ini mampu menjadi penjembatan guna peningkatan minat baca, angka melek literasi khususnya si wilayah kabupaten Lombok Timur, serta menjadi wadah dalam mengembangkan keilmuan & wawasan lokal. Dilain sisi fasilitas ini mampu menjadi ikon bangunan berkembangnya pendidikan dalam menyambut perkembangan, inovasi serta kreatifitas dimasa yang Akan datang.
PUSAT PELATIHAN SEPAKBOLA DI KOTA LABUAN BAJO-NTT TEMA: ARSITEKTUR MODERN Karolus Heru Tandur Pratama; Lalu Mulyadi; Bayu teguh Ujianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Labuan Bajo merupakan salah satu tempat dengan banyaknya bakat sepabola dengan banyaknya klub yang sedang berjuang di LIGA 3. Namun hal tersebut tidak diringi dengan prestasi yang ada karena kurangnya fasilitas Latihan untuk menunjang Latihan setiap hari. Sepakbola harus ditunjang dari berbagai aspek sehingga dapat mencapai sesuatu yang diharapkan bersama, melalui kebiasaan dengan mengadakan kompetisi ataupun menyediakan sarana yang menunjang para pemain klub Persamba ini. Bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun kedepan klub ini bisa bersaing dalam kancah Sepakbola Nasional seperti Liga 1 dan Liga 2. Ini prestasi yang dapat dibanggakan oleh masyarakat Manggarai Barat kedepannya. Pada beberapa tahun belakang ini, Tim berjuluk Laskar Komodo ini mengalami kemunduran yang sangat parah, dengan seringnya tersingkir di fase grup dalam pergelaran liga 3 di NTT. Oleh sebab itu perlu pembenahan dalam berbagai aspek terutama dalam aspek sarana dan prasarana. Oleh sebab itu perlu dibangun salah satu pusat pelatihan sepakbola di Labuan Bajo dengan tumenunjang Latihan setiap hari. Sesuai dengan pola pikir masyarakat Labuan Bajo yang sedang dalam perkembangan menuju pola pikir yang lebih modern. Apalagi sekarang Labuan Bajo ditunjuk sebagai kota destinasi wisata premium. Labuan Bajo perlu mendapat suatu fasilitas canggih seperti Pusat Pelatihan Sepakbola melihat perkembangan , potensi dan kendala yang ada di kota tersebut. Sehingga prospek untuk melihat kedepan bisa menunjang perkembangan sepakbola di Labuan Bajo. Kemajuan kota Labuan Bajo telah ditandai dengan ditetapkanya Labuan Bajo sebagai kota pariwisata pada tahun 2021 oleh Presiden Jokowi Widodo.
PUSAT OLEH-OLEH CENDERAMATA DI BANYUWANGI TEMA: ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR Achmad Ubaidillah; Breeze Maringka; Sri Winarni
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Banyuwangi memiliki banyak warisan seni, tradisi, adat budaya dan puluhan destinasi wisata seperti cagar alam, taman nasional, serta keindahan pantainya yang menjadikan Banyuwangi sebagai objek wisata lokal maupun mancanegara hingga dikenal dengan kota pariwisata. Banyuwangi juga memiliki berbagai macam oleh-oleh cenderamata seperti udeng khas Suku Osing, kain batik gajah oling, kerajinan belerang, kerajinan bambu, kerajinan kerang, miniatur barong, miniatur gandrung dan miniatur objek-objek wisata yang ada di Banyuwangi. Namun Banyuwangi masih belum mempunyai tempat untuk mewadahi beranekaragam oleh-oleh cenderamata tersebut. Maka perlu adanya bangunan pusat oleh-oleh cenderamata yang dibangun di kawasan wisata Pantai Boom Marina untuk memanfaatkan eksistensi Pariwisata tersebut. Perancangan Bangunan Pusat Oleh-Oleh Cenderamata ini menggunakan tema arsitektur Neo Vernakular yang menerapkan unsur tradisional rumah adat Suku Osing Banyuwangi yang diterapkan dari segi penataan zonasi ruang, penggunaan material dan struktur serta bentuk tampilan bangunan. Pusat Oleh-Oleh Cenderamata ini diharapkan dapat menjadi tempat untuk mewadahi keanekaragaman oleh-oleh cenderamata khas Banyuwangi yang dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat melalui produksi dan penjualan serta dapat menjadi sarana edukasi bagi para wisatawan.
GEDUNG OLAHRAGA DI KOTA TULUNGAGUNG TEMA: HIGH – TECH ARCHITECTURE Bagus Septian Wibisono; Gaguk Sukowiyono; Lalu Mulyadi
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Tulungagung memerlukan ruang publik yang dilengkapi fasilitas olah raga untuk meningkatkan dan mengembangkan partisipasi masyarakat. Namun hal ini tidak berbeda dengan fasilitas yang ada. Beberapa fasilitas Gor yang belum memenuhi kondisi tersebut adalah Komplek Olahraga Gor Lembu Peteng yang merupakan fasilitas perencanaan dan pengembangan konseptual yang menawarkan fasilitas olahraga baru Tulungagung dengan arsitektur modern High Tech, mengedepankan standar nasional dalam performa dan kompetisi. Revitalisasi Kompleks Olahraga Gor Lembu Peteng bertujuan untuk menambah fasilitas bagi para atlet dan pengguna umum agar semakin menarik di dalam gedung. Arsitektur Teknologi Tinggi diterapkan untuk menarik orang berkencan dan memelihara semua fasilitas yang tersedia.
PERANCANGAN PASAR KEMANTREN TEMA: POST-MODERN Deodato Zolla Vidal Do Carmo Da Silva; Gaguk Sukowiyono; Hamka
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bagungan pasar traditional kemantren yang terletak di desa kemantren berfungsi sebagai pasar tradisional. Pasar juga menyediakan wadah untuk pedagan berdagan dan pembeli untuk membeli bahan baku yang sudah di sediakan oleh pedagan. Pasar tradisiona menyediakan dua area untuk pedangan yaitu area los berdiri dan area los kering. Dari warga desa kemantren untuk redesign pasar karna bangungan sudah lama dan dari pihak desa mengiginkan pasar memiliki dua lantai, pada redesign pasar. Dari karena itu redesign pasar memakai tema Post-Modern pada design ini. Tema tersebut sudah di sesuai kan dengan bentuk warna yang kontras dan bentuk bangungan yang memakai bentuk simetris. Untuk redesign pasar untuk menyediakan area untuk warga dari desa lain untuk membuka usaha dan bisa menyuplaikan bahan baku untuk bisa di perdaggankan di pasar tradisional desa kemantren. Bentuk bamgunan yang akan di rancang terinspirasi dari bentuk anklung karna seni budaya di desa kemantren ada permainan angkul dan tari topeng. Untuk menyesuikan bentuk bamgunan dengan lingkugang sekitar, mempertimbangkan lokasi agar tidak terkesan asing bila berada di lingkungan warga desa kemantren tetapi bisa menjadi point of interest.
CITY HOTEL BINTANG 4 DI KOTA MALANG TEMA: ARSITEKTUR MODERN Manda Kesia Bith; Lalu Mulyadi; Bayu teguh Ujianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

City Hotel bintang 4 ini merupakan tipe atau jenis hotel yang lebih ditujukan kepada para usahawan atau pembisnis diluar Kota Malang maupun di Kota Malang. Perancangan ini bertujuan untuk memfasilitasi kebutuhan konsumen yang karakteristiknya adalah kualitas dan fleksibilitas, ekonomis serta efisien sehingga dengan begitu dapat memberikan kepuasan dan kemudahan. Selain itu, dari fasilitas-fasilitas yang disediakan diharapkan nantinya akan menjadi daya tarik tersendiri karena berbeda dari hotel – hotel lainnya. Metode perancangan yang digunakan dalam proses pembuatan City Hotel dengan mencari isu/ latar belakang tentang City Hotel dan isu perkembangan bisnis di Kota Malang, kemudian pemilihan lokasi startegis,studi literatur fungsi dan tema yang digunakan, program rancangan, setelah data tersebut terpenuhi akan dilanjutkan ke tahap analisa,konsep rancangan , dan skematik rancangan. Dengan demikian perancangan ini telah berhasil di desain berdasarkan tema arsitektur modern.
PASAR MODERN DI KOTA BANJARMASIN TEMA: ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR Muhammad Syahdi Lazuardi; Debby Budi Susanti; Redi Sigit Febrianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Banjarmasin merupakan kota terbesar yang berada di provinsi Kalimantan Selatan. Pasar merupakan suatu wadah atau tempat yang di dalamnya terjadi transaksi jual beli yang dilalukan oleh penjual dan pembeli yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pasar yang terkenal di Kota Banjarmasin adalah pasar Sudimampir. Dikarenakan bangunannya yang sudah tergolong tua dan rapuh, pasar Sudimampir mengalami beberapa kerusakan. Dengan kondisi pasar yang demikian, sudah seharusnya memiliki bangunan yang layak serta menciptakan wadah berupa pasar modern dengan pendekatan neo vernakular karena diharapkan mampu menjadi salah satu bangunan yang ikonik dan dapat menjadi daya tarik Kota Banjarmasin. Proses perancangan diawali dengan mencari informasi yang berkaitan tentang pasar modern. Proses perancangan melewati beberapa tahapan dimulai dari pemilihan judul sampai dengan penyusunan produk akhir. Hasil dari perancangan ini yaitu meciptakan wadah atau tempat yang nyaman, tertata dan juga bersih berupa pasar modern dengan merapkan pendekatan arsitektur neo vernakular rumah banjar pada bentuk bangunan dan pola ruang.
PERPUSTAKAAN UMUM DI KABUPATEN NAGEKEO NUSA TENGGARA TIMUR TEMA: ARSITEKTUR MODERN Yohanes Alvian Watu; Suryo Tri Harjanto; Adhi Widyarthara
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Mbay adalah Ibukota Kabupaten Nagekeo. Kota Mbay tidak hanya menjadi pusat pemerintahan tetapi juga pusat kegiatan kota. Rencana Daerah Kota Mbay juga menata kawasan-kawasan strategis sesuai dengan tujuan penetapan kawasan, termasuk kawasan pendidikan yang erat kaitannya dengan penyediaan perpustakaan. Penyediaan layanan perpustakaan merupakan salah satu faktor terpenting dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Nagekeo. Selain perpustakaan sebagai tempat membaca dan bertukar informasi, sarana dan prasrana perpustakaan harus lebih menarik dan sesuai dengan kebiasaan masyarakat serta kenyamanan pengunjung agar perpustakaan dapat berfungsi dan bermanfaat bagi masyarakat serta terupgrade pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
TERMINAL PENUMPANG PELABUHAN DAN HOSTEL SAMARINDA TEMA: ARSITEKTUR PERILAKU Nabilah Ailsandira; Debby Budi Susanti; Budi Fathony
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepadatan yang terjadi Pelabuhan saat ini yang berada di Tengah kota Samarinda sehingga sulit untuk dilakukan pengembangan dalam memenuhi sarana prasarana yang kurang antara lain: loket tiket, pemeriksaan keamanan, penunjang berupa retail, akses beratap dari terminal ke kapal berdasarkan hal tersebut melalui Pemerintah Kota Samarinda akan melakukan relokasi ke Kecamatan Palaran. Metode perancangan mencari data isu, data lapangan terkait fungsi, data literatur, kemudian dianalisa untuk memberikan alternatif-alternatif respon desain yang akan dipilih menjadi konsep perancangan baik bentuk, tapak, utilitas, ruang, dan struktur. Penerapan Arsitektur Perilaku pada perancangan antara lain: memisahkan fungsi untuk memfokuskan kegiatan penumpang dan mengurai kepadatan, pembagian zona di dalam bangunan yaitu zona umum dapat diakses semua orang, zona semi steril hanya untuk penumpang yang mempunyai tiket dan akan dilakukan pemeriksaan barang, zona steril area yang sudah melewati pemeriksaan tiket dan barang, dan melengkapi sarana prasarana untuk membentuk perilaku yaitu loket tiket, pemeriksaan barang dan orang, retail, dan akses beratap menuju kapal.