cover
Contact Name
Muhammad Nelza Mulki Iqbal
Contact Email
nelzamiqbal@lecturer.itn.ac.id
Phone
+6285755479000
Journal Mail Official
jurnal_arsitektur_pengilon@scholar.itn.ac.id
Editorial Address
2nd Floor, Department of Architecture, Institut Teknologi Nasional Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Arsitektur
ISSN : 15011410     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Pengilon is an academic journal written by bachelor student of architecture department, Institut Teknologi Nasional Malang. Pengilon covers wide variety topics in the context of built environment, architecture, and urbanism.
Articles 446 Documents
TERMINAL PENUMPANG PELABUHAN DAN TRANSIT HOSTEL DI SAMARINDA TEMA: ARSITEKTUR KONTEMPORER Fitriansyah; Suryo Tri Harjanto; Bayu teguh Ujianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi pelayanan kepada penumpang bukan di terminal melainkan di gudang, penggabungan dua kegiatan menimbulkan kepadatan, tidak lengkapnya fasilitas berupa loket tiket, pemeriksaan, check in, dan fasilitas untuk penumpang menginap. Metode atau proses perancangan dimulai dengan mencari data primer dan sekunder untuk dilakukan analisa dan menghasilkan konsep rancangan berupa konsep tapak, bentuk, ruang, struktur, dan utilitas serta terakhir menghasilkan gambar rancangan. Penerapan konsep rancangan seperti memisahkan dua fungsi kegiatan melalui pemisahan massa bangunan, secara kontemporer penerapan terlihat pada bentuk untuk mencapai wujud yang ikonik diantaranya ekspresif (penataan massa yang tidak asimetris dan mengekspos struktur bangunan), dinamis (membuat sudut tumpul atau rounded), fasad transparant (lapisan fasad dengan material kaca), dan penambahan terkait sarana prasarana yaitu loket tiket, check in, penginapan murah atau hostel, pemeriksaan barang dan tiket.
PUSAT SENI TARI DI KOTA KENDARI TEMA: ARSITEKTUR KONTEMPORER Indryana; Breeze Maringka; Bayu teguh Ujianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suku Tolaki, sebagai suku terbesar di Sulawesi Tenggara, memiliki beragam jenis kesenian tradisional, termasuk seni tari. Di Kota Kendari, terdapat banyak seniman tari, namun fasilitas yang terbatas menghambat mereka dalam mengolah dan mempertunjukkan karya-karya mereka secara bebas. Oleh karena itu, diperlukan sebuah wadah yang dapat memfasilitasi kegiatan seniman tari, baik dalam pelatihan maupun pertunjukan. Pusat Seni Tari di Kota Kendari bertujuan menjadi wadah bagi seniman tari lokal untuk mengembangkan dan memperlihatkan karya-karya mereka. Selain itu, pusat seni tari ini juga berfungsi sebagai tempat edukasi dan rekreasi bagi masyarakat setempat. Dalam perancangan pusat seni tari ini, digunakan metode kotak kaca yang berfokus pada pemikiran rasional, objektif, dan sistematis. Tema arsitektur kontemporer diusung dalam perancangan ini. Penerapan arsitektur kontemporer pada pusat seni tari ini ditandai dengan bentuknya yang mencerminkan kebebasan berekspresi serta keinginan untuk berperan dalam dunia mode. Meskipun demikian, tetap diperhatikan unsur pendekatan terhadap bangunan sekitar tapak agar pusat seni tari ini tetap terhubung dengan lingkungan sekitarnya. Hal ini juga diharapkan dapat memberikan identitas yang unik pada bangunan pusat seni tari tersebut.
BEACH CLUB DI KABUPATEN MALANG TEMA: ARSITEKTUR NATURAL Friska Bella Bunga Setyowati Putri Pamikat; Gaguk Sukowiyono; Ghoustanjiwani Adi Putra
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beach club adalah kata lain dari sebuah club yang berada di pinggir pantai dengan menyuguhkan pemandangan pantai, fasilitas-fasilitas yang dimiliki oleh beach club adalah restoran, kolam renang, bar, pool bar dan lain-lain. Pembangunan beach club ini akan berlokasi di wilayah pantai Watu Leter, di Malang bagian selatan yaitu di Rowotrate, Sitiarjo, Sumbermanjing, Malang, Jawa Timur. Pemilihan konsep Natural pada rancangan Beach Club adalah sebagai usaha menyatukan desain pada bangunan dengan alam yaitu dengan menggunakan material berasal dari alam seperti kayu dan berbatuan dan penerapan utilitas yang dapat memanfaatkan kondisi sekitar tapak.Pembangunan Beach club yang pertama kali di Kabupaten Malang merupakan upaya yang diharapkan akan membantu perkembangan Pariwisata Malang dalam sektor perekonomian dan pariwisata.
CO WORKING SPACE DI KOTA KENDARI TEMA: GREEN ARCHITETURE Julian Achmad; Breeze Maringka; Hamka
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Co Working Space di Kota Kendari merupakan suatu perancangan yang mengusung Tema Green Architecture dengan menggunakan metode perancangan Induktif yang menguraikan permasalahan konkrit seperti mengubah paradigma bekerja yang formal menjadi lebih fleksibel dan kolaboratif sehigga hal tersebut menjadi dasar perancangan dan Perancangan Co Working Space tersebut bertujuan untuk mewadahi perubahan dinamika bekerja yang mana Angkatan kerja saat ini di dominasi oleh Milenail dan Gen Z atau yang biasa di sebut digital natives. Co Working Space dengan sifatnya yang Fleksible, Kolaboratif, Inovatif dan sharing di rancang khusus untuk masyarakat dengan latar belakang seperti: entrepreneur, pelajar, freelancer, asosiasi, konsultan, investor, Startup, dll. Dengan demikian, Co Working Space di Kota Kendari di harapkan mampu manjadi wadah sebagai revolusi baru tentang bagaimana masyarakat bekerja di era teknologi seperti saat ini.
RUMAH SUSUN SEDERHANA SEWA (RUSUNAWA) KOTA SAMARINDA TEMA: ARSITEKTUR BIOKLIMATIK Yahya Putra Sakfal Parenta; Adhi Widyarthara; Redi Sigit Febrianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Samarinda, ibu kota Kalimantan Timur, mengalami pertumbuhan signifikan penduduk, terutama di Gang Nibung, memunculkan kebutuhan akan tempat tinggal yang layak, khususnya bagi MBR. Dengan konsep arsitektur bioklimatik, rumah susun sederhana sewa bertujuan untuk mengurangi biaya MBR melalui pengelolaan air hujan, serta menanggulangi permukiman kumuh dan memperhatikan aspek lingkungan. Metode Arsitektur Bioklimatik digunakan dengan deskriptif kualitatif dan seleksi bahan material yang tepat. Desain bangunan disesuaikan untuk efisiensi energi tanpa merusak lingkungan. Rumah susun ini menawarkan beragam tipe unit hunian dan fasilitas penunjang, serta meggunakan konsep ventilasi silang dan interior berwarna terang, menciptakan hunian yang nyaman dan fungsional. Rumah susun ini tidak hanya memberikan tempat tinggal yang terjangkau, tetapi juga berperan meningkatkan kualitas permukiman dan lingkungan.
KONSEP PERANCANGAN PERMUKIMAN SEMENTARA BAGI PENGUNGSI DAN PENCARI SUAKA DI DAERAH KHUSUS JAKARTA TEMA: ARSITEKTUR KEBERLANJUTAN Dika Ridlwansyah; Hamka; Moh. Syahru Romadhon Sholeh
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 02 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah Khusus Jakarta sebagai kota terpadat di Indonesia telah menjadi tuan rumah bagi ribuan pengungsi dan pencari suaka. Mereka menjadikan Indonesia sebagai negara transit bagi mereka untuk ke negara ketiga. Saat ini mereka tinggal di penampungan sementara berupa rumah detensi imigrasi, dan community house. Namun ada permasalahan yang muncul yaitu terjadinya overload kapasitas dan tidak layak untuk dihuni. Kondisi kehidupan pengungsi dan pencari suaka merupakan permasalahan yang membutuhkan solusi kreatif. Sehingga dibutuhkan suatu rancangan yang menerapkan tema keberlanjutan dengan desain yang teritegrasi dengan lingkungan sekitar dan kondisi sosial ekonomi. Metode yang digunakan dalam merancang dimulai dari tahapan perancangan dan tahapan penelitian. Hasil dari konsep perancangan permukiman sementara bagi pengungsi dan pencari suaka ini adalah hunian sementara yang menggunakan sistem perancangan struktur modular dilengkapi dengan fasilitas dan layanan yang memenuhi kebutuhan dasar serta meningkatkan kesejahteraan penghuninya dengan tujuan menciptakan permukiman yang dapat layak huni dan dapat menampung para pengungsi dan pencari suaka yang sedang menanti proses resettlement atau reunifikasi ke negara penampung, sehingga dapat mengurangi angka para pengungsi dan pencari suaka di Indonesia.
VERTICAL SPORT CENTER TEMA: ARSITEKTUR DEKONSTRUKSI Hawwa Shaira Az Zahra Syam; Bayu Teguh Ujianto; Sholeh, Moh Syahru Romadhon
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 02 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Jawa Timur menduduki peringkat pertama dalam prestasi olahraga tidak diimbangi dengan peningkatan kualitas maupun kuantitas fasilitas yang memadai. Fasilitas olahraga memiliki peranan penting dalam mendukung pencapaian prestasi, Namun Keterbatasan ruang terbuka untuk kegiatan olahraga menjadi hambatan dalam upaya meningkatkan dan mempertahankan prestasi tersebut. Pendekatan Arsitektur dekonstruksi menghasilkan desain fasilitas olahraga dengan menumpuk lapangan secara vertikal sebagai respon keterbatasan ruang terbuka. sehingga menciptakan desain bangunan inovatif dengan kesan ketidakstabilan visual. Metode perancangan menggunakan metode Concept-based framework berfokus pada prestasi olahraga, sehingga menghasilkan desain bangunan secara vertical yang mencerminkan identitas maupun capaian prestasi olahraga.
INTEGRATED AUTISM CHILD CARE DI KOTA SURABAYA TEMA: ARSITEKTUR PERILAKU Aurellia Nabila Putri; Bayu Teguh Ujianto; Komang Ayu Laksmi Harshinta Sari
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 02 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan autisme dapat diderita oleh kalangan bawah, menengah, maupun atas dengan jumlah kasus yang meningkat setiap tahun. Pendidikan sekolah luar biasa di Surabaya belum memperhatikan kemampuan sensorik individu autistik dan hanya berupa rumah tinggal atau ruko dengan fasilitas seadanya. Keterbatasan arsitektural di lingkungan dapat memengaruhi kondisi psikologis anak autis. Perlu disediakan rancangan menggunakan pendekatan arsitektur perilaku sensory design yang fokus pada kemampuan sensoriknya. Digunakan metode force-based frame work sebagai respon desain perilaku anak autis. Perancangan ini terintegrasi dengan fasilitas pendidikan, daycare, terapi, taman sensoris, parental education dan integrated communities. Integrated Autism Child Care membentuk lingkungan yang aman dan dapat mengasah kemampuan sensoris individu autistik sehingga mereka mampu mengembangkan bakat dan meningkatkan kualitas hidupnya.
POSTPARTUM BLUES REHABILITATION CENTER di KOTA BATU, JAWA TIMUR TEMA: HEALING ARCHITECTURE Anindya Dewi Afu Novanty; Debby Budi Susanti; Bayu Teguh Ujianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 02 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan mental postpartum blues di Jawa Timur sering tidak tertangani dengan baik karena fasilitas yang tersedia tidak sebanding dengan tingginya angka kejadian. Postpartum Blues Rehabilitation Center merupakan sebuah fasilitas yang dirancang untuk memberikan dukungan dan perawatan penderita postpartum blues. Pada hal ini, arsitektur berperan dalam memberikan fasilitas dan layanan dalam upaya membantu mengatasi tantangan emosional dan mental yang terjadi. Healing architecture sebagai pendekatan dalam mendesain akan berfokus menciptakan sebuah lingkungan yang akan mendukung proses pemulihan mental penghuninya. Metode yang digunakan dalam perancangan ini adalah metode force-based framework dengan melalui proses analisa yang selanjutnya akan menghasilkan luaran berupa konsep yang akan diterapkan dalam rancangan. Desain mengintegrasikan prinsip healing architecture yang diterapkan pada konsep tapak, bentuk, struktur dan utilitas dengan penggunaan material alami, warna, pencahayaan, penghawaan, dan elemen-elemen alami dalam mmendukung proses penyembuhan.
PERANCANGAN INTERNATIONAL E-SPORTAINMENT ARENA DI IBUKOTA JAKARTA TEMA: ARSITEKTUR MODERN Adin Abhirama; Hamka; Amar Rizqi Afdholy
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 02 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi internet masa kini, muncul kompetisi video game berbasis online yang disebut E-Sports. Pertumbuhan Industri E-Sports di Indonesia mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Indonesia adalah salah satu negara dengan pemain E-Sports terbanyak dan menghasilkan pendapatan besar setiap tahunnya. Namun di Indonesia sendiri belum memiliki wadah khusus yang mampu digunakan sebagai tempat penyelenggaraan dan sarana pengembangan E-Sports, maka dari itu muncul ide dasar perancangan E-Sports arena ini. Selain itu muncul ide kebaruan dari segi penambahan fasilitas Gaming Entertain and Community Hub untuk memfasilitasi pengembangan minat dan bakat konten kreator game dan atlet E-Sports Indonesia di dunia Entertainment. Metode perancangan yang digunakan menggunakan metode force based framework oleh Plowright dengan menggunakan tema arsitektur modern di kawasan SCBD Senayan, Jakarta Selatan. Perancangan E-Sports arena ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan serta memfasilitasi seluruh kegiatan kompetisi serta pengembangan minat bakat atlet dan kreator game di Indonesia.