cover
Contact Name
Wan Chalidaziah
Contact Email
wan_chalidaziah@iainlangsa.ac.id
Phone
+6282364902580
Journal Mail Official
syifaulqulub@iainlangsa.ac.id
Editorial Address
Jalan Meurandeh, Meurandeh, Langsa Lama, Kota Langsa, Aceh 24411
Location
Kota langsa,
Aceh
INDONESIA
Syifaul Qulub: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
ISSN : 2746525X     EISSN : 27466833     DOI : https://doi.org/10.32505/syifaulqulub
The aim of this journal is to publish articles dedicated to all aspects of the latest outstanding developments in the field of counseling . Its scope counseling in education, Sections include research, assessment, supervision in counseling, Islamic Counseling, health counseling, sexual abuse, violence addition counseling, multi-cultural counseling, crisis intervention, trauma counseling, ITC in counseling, counseling career, spiritual counseling, Islamic marriage and family counseling, Islamic counseling and psychotherapy. Papers published in twice a year (June and December): (1) evaluation reports and research findings; (2) conceptual and methodological issues; and/or (3) implications of the above for action; and/or (4) an extensive book reviews section and also occasional reports on counseling and educational materials and equipment.
Articles 105 Documents
Motivasi Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Efektivitas Kerja Karyawan Toko Serba 35 di Pekanbaru Sopi Meirani; Raisah Hikmah Jas
Syifaul Qulub: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 7 No. 01 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/syifaulqulub.v7i01.15360

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana lingkungan kerja dan motivasi kerja memengaruhi produktivitas karyawan di Toko Serba 35 Pekanbaru. Penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja dan motivasi sangat penting untuk produktivitas dan keberhasilan karyawan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab mereka. Studi ini menggunakan metodologi kualitatif dan deskriptif. Metode purposive sampling digunakan untuk memilih informan penelitian. Informan yang dipilih adalah karyawan yang aktif dan memahami kondisi kerja di Toko Serba 35 Pekanbaru. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Setelah itu, data dianalisis melalui fase reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja karyawan dipengaruhi oleh kebutuhan ekonomi keluarga, tanggung jawab keluarga, dan dukungan sosial dari rekan kerja. Hubungan yang baik antara atasan dan karyawan, komunikasi yang baik, dan sikap kerja sama dan saling membantu menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan membantu. Selain itu, lingkungan kerja fisik yang didukung oleh ruang kerja yang memadai dan tata letak barang yang rapi meningkatkan produktivitas karyawan. Namun, masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki. Ini termasuk tempat kerja yang bersih, sistem lembur dan jam kerja yang jelas, dan lebih banyak komunikasi antar karyawan untuk mengurangi kesalahpahaman. Penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja yang tinggi dan lingkungan kerja yang menyenangkan berperan penting dalam tingkat produktivitas karyawan.Oleh karena itu, untuk mencapai tujuan perusahaan secara optimal, perusahaan harus mempertahankan dan meningkatkan lingkungan kerja serta memperhatikan kebutuhan dan kesejahteraan karyawan.
GAMBARAN KARAKTERISTIK KEPRIBADIAN PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH ATAS BERDASARKAN BIG FIVE PERSONALITY Yayuk Eka Arianti; Muslim Adirahma; Noura Adleya Zahra
Syifaul Qulub: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 7 No. 01 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/syifaulqulub.v7i01.15418

Abstract

Kepribadian merupakan variabel psikologis yang berperan penting dalam perkembangan peserta didik secara akademik, sosial, maupun emosional. Gambaran kepribadian peserta didik menjadi landasan penting dalam merancang suatu layanan bimbingan dan konseling yang sesuai dengan kebutuhan perkembangan peserta didik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakteristik kepribadian peserta didik sekolah menengah atas berdasarkan kerangka Big Five Personality, meliputi Extraversion, Agreeableness, Conscientiousness, Neuroticism, dan Openness to Experience. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan 32 peserta didik kelas X di salah satu sekolah menengah atas Jawa Timur sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui instrument Big Five Personality Test dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa rata-rata, frekuensi, dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan dimensi Openness to Experience memiliki rata-rata skor tertinggi sebesar 35,16, sedangkan Neuroticism memperoleh rata-rata terendah sebesar 26,06. Dari sisi kategori, Agreeableness memiliki persentase tertinggi sebesar 96,87%, diikuti Openness to Experience 90,63%, Extraversion 75%, Conscientiousness 65,63%, dan Neuroticism 62,50%. Secara umum, peserta didik berada pada kategori tinggi di semua dimensi. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru bimbingan dan konseling dalam memahami karakteristik peserta didik serta menyusun layanan yang relevan dengan kebutuhan perkembangan mereka.
IMPLEMENTASI BIMBINGAN KELOMPOK BERBASIS HOLLAND (RIASEC) DALAM MENGEMBANGKAN PERENCANAAN KARIER SISWA hesty; Anis Tri Yuliana
Syifaul Qulub: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 7 No. 01 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/syifaulqulub.v7i01.15534

Abstract

Perencanaan karier merupakan salah satu tugas perkembangan yang penting bagi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Namun, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam mengenali potensi diri dan menentukan pilihan pendidikan maupun karier yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi bimbingan kelompok berbasis teori Holland (RIASEC) dalam mengembangkan perencanaan karier siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari lima siswa kelas XI yang dipilih melalui teknik purposive sampling karena memenuhi kriteria, yaitu mengalami kebingungan dalam merencanakan karier. Selain itu, satu guru Bimbingan dan Konseling juga dilibatkan sebagai informan pendukung. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur dan observasi nonpartisipan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis Miles dan Huberman, yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi bimbingan kelompok berbasis teori Holland membantu siswa mengenali tipe kepribadian karier, memahami potensi diri, serta menyusun perencanaaan karier yang lebih terarah sesuai dengan minat, bakat, dan karakteristik kepribadiannya. Seluruh siswa mampu menghubungkan hasil identifikasi tipe kepribadian Holland dengan pilihan jurusan dan cita-cita yang direncanakan. Dengan demikian, implementasi bimbingan kelompok berbasis teori Holland (RIASEC) mampu memfasilitasi pengembangan perencanaan karier siswa melalui proses pengenalan diri dan pengambilwaan keputusan karier yang lebih terarah.
PENGARUH BUDAYA LAMPUNG SUNGKAI ADAT CANGGET TERHADAP MINAT SOSIAL PESERTA DIDIK KELAS XI DI SMANĀ  2 KOTABUMI Dwi Nanda Putri; Tika Febriyani; Busmayril
Syifaul Qulub: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 7 No. 01 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/syifaulqulub.v7i01.15875

Abstract

This study aimed to examine the effect of implementing the values of the Lampung Sungkai Cangget traditional culture on the social interest of eleventh-grade students at SMAN 2 Kotabumi. A quantitative survey approach was employed involving 80 students selected proportionally. Data were collected using questionnaires and analyzed through normality, homogeneity, linearity, and simple linear regression tests. The findings revealed that both students' social interest and the implementation of the values of the Lampung Sungkai Cangget traditional culture were categorized as high. The regression analysis indicated that the implementation of the Cangget cultural values had a positive and significant effect on students' social interest, with a coefficient of determination of 65.4%. These findings suggest that strengthening local culture-based education is an effective strategy for enhancing students' social awareness, empathy, and cooperation.
Hubungan Employee Engagement dengan Budaya Kerja AKHLAK pada Karyawan PT Inalum Persero Khairil Fauzan K; Syahrul Fahri; Inggrit Puspitasari; Aini Aulia Hafizah
Syifaul Qulub: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 7 No. 02 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/syifaulqulub.v7i02.16047

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Employee Engagement dengan Budaya Kerja AKHLAK di PT. Inalum Persero Batu Bara. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Hipotesis yang digunakan adalah terdapat hubungan positif antara Employee Engagement dengan Budaya Kerja AKHLAK. Hal ini diasumsikan asumsi semakin tinggi tingkat Employee Engagement antar karyawan maka semakin tinggi Budaya Kerja AKHLAK dalam perusahaan. Sebaliknya, semakin rendah tingkat Employee Engagement antar karyawan maka semakin rendah Budaya Kerja AKHLAK dalam perusahaan. Sampel dalam penelitian ini adalah karyawan di PT. Inalum Persero Batu Bara sebanyak 60 orang dan teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling. Metode pengumpulan data melalui penyebaran skala Employee Engagement dan Budaya Kerja AKHLAK dengan menggunakan skala likert. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Korelasi Product Moment Pearson. Berdasarkan analisis data yang diperoleh, koefisien korelasi (rxy) = 0,854 dengan sig. 000 < 0,05. Hasil ini dapat menunjukkan bahwa hipotesis yang digunakan dalamĀ  penelitian ini diterima yaitu terdapat hubungan positif antara Employee Engagement dengan Budaya Kerja AKHLAK. Berdasarkan hasil perhitungan mean hipotetik dan mean empirik Employee Engagement termasuk rendah dimana mean hipotetik 65 lebih besar dari mean empirik 54,80 dan Budaya Kerja AKHLAK juga termasuk rendah dimana mean hipotetik 75 lebih besar dari mean empirik 60,45. Adapun sumbangan efektif dari Employee Engagement terhadap Budaya Kerja AKHLAK sebesar 72,9%.

Page 11 of 11 | Total Record : 105