cover
Contact Name
Wan Chalidaziah
Contact Email
wan_chalidaziah@iainlangsa.ac.id
Phone
+6282364902580
Journal Mail Official
syifaulqulub@iainlangsa.ac.id
Editorial Address
Jalan Meurandeh, Meurandeh, Langsa Lama, Kota Langsa, Aceh 24411
Location
Kota langsa,
Aceh
INDONESIA
Syifaul Qulub: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
ISSN : 2746525X     EISSN : 27466833     DOI : https://doi.org/10.32505/syifaulqulub
The aim of this journal is to publish articles dedicated to all aspects of the latest outstanding developments in the field of counseling . Its scope counseling in education, Sections include research, assessment, supervision in counseling, Islamic Counseling, health counseling, sexual abuse, violence addition counseling, multi-cultural counseling, crisis intervention, trauma counseling, ITC in counseling, counseling career, spiritual counseling, Islamic marriage and family counseling, Islamic counseling and psychotherapy. Papers published in twice a year (June and December): (1) evaluation reports and research findings; (2) conceptual and methodological issues; and/or (3) implications of the above for action; and/or (4) an extensive book reviews section and also occasional reports on counseling and educational materials and equipment.
Articles 91 Documents
Peran Guru BK Melalui Komunitas Konselor Sebaya untuk Mencegah Perilaku Bullying Di Sekolah: Literature Riview Arsyad, Salmiati
Syifaul Qulub: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol 5 No 02 (2024): Juli-Desember 2024
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/syifaulqulub.v5i02.10003

Abstract

Guidance and counseling teachers have an important role in alleviating student problems at school. Services that can be provided by guidance and counseling teachers to prevent bullying problems are through peer counselor services. This research aims to examine in depth the role of guidance and counseling teachers through peer counselor services to prevent bullying behavior at school. This research uses the literature review method, to review various relevant articles using Google Scholar. The results of this study indicate that peer counselors are effective in preventing bullying behavior. Bullying behavior that occurs is closely related to peer support, so to overcome bullying problems that occur, the role of peers is needed which is packaged in peer counselor training activities to increase student competence in providing counseling services to students who have problems, especially bullying problems that occur at school. Students will be more open in expressing the problems they experience to their peers compared to teachers or parents, so that peer counselor services are effective in helping students to prevent and resolve problems experienced by students at school.
Efektivitas Layanan Informasi dalam Meningkatkan Pemahaman Stunting Masyrakat di Desa Pudun Julu Asmaryadi, Asmaryadi; Matondang, Anas Munandar; Harahap, Fatma Suryani; Harahap, Safran Efendi; Nasution, Fauzan Habibie; Adriany, Devi
Syifaul Qulub: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol 5 No 02 (2024): Juli-Desember 2024
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/syifaulqulub.v5i02.10100

Abstract

Desa Pudun Julu masih menghadapi masalah dalam hal memberikan informasi tentang pentingnya nutrisi dan kesehatan bagi ibu hamil dan anak-anak. Kurangnya akses terhadap informasi dan rendahnya kesadaran akan pentingnya gizi sering kali menjadi penyebab utama tingginya angka stunting di daerah ini. Untuk mencegah stunting di Desa Pudun Julu, program bimbingan dan konseling berbasis informasi harus dirancang secara menyeluruh. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, berupa kalimat tertulis, individu dan tingkah laku yang dilihat. Kemudian dilakukan wawancara kepala desa Pudun Julu dan beberapa masyarakat yang mengalami stunting. Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan peneliti dalam melakukan analisis data, mulai dari proses reduksi data, penyajian data, hingga penarikan kesimpulan. Di Desa Pudun Julu, stunting dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang seperti keterlambatan perkembangan fisik dan kecerdasan anak, stunting dapat dimaknai dengan tidak hanya mempengaruhi pertumbuhan fisik anak tetapi juga perkembangan kognitifnya. Di desa Pudun Julu tidak menyadari stunting sebelum layanan bimbingan dan konseling ini diberikan, Tingkat kesadaran masyarakat kami tentang stunting sebelumnya benar-benar memprihatinkan. Sebagian besar warga menganggap stunting sebagai sekadar kondisi genetik atau takdir. Keterbatasan akses informasi dan layanan kesehatan semakin memperparah kondisi. Tidak ada wadah atau forum yang secara rutin membahas permasalahan gizi dan kesehatan anak. Layanan bimbingan dan konseling ini memerlukan dukungan pemerintah desa, penyediaan layanan ini telah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan pencegahan stunting. Layanan bimbingan dan konseling telah berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang stunting, Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa bimbingan dan konseling berbasis informasi adalah metode yang efektif untuk mencegah stunting di Desa Pudun Julu.
Academic Burnout Mahasiswa IAIN Langsa Ditinjau dari Demografi dan Strategi Coping Nengsih, Nengsih; Icanda, Nadica
Syifaul Qulub: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol 5 No 02 (2024): Juli-Desember 2024
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/syifaulqulub.v5i02.10418

Abstract

Academic burnout is often associated with various academic issues that impact students' learning performance. One way to address this academic pressure is through coping strategies, which are individual efforts to manage or deal with problems and stress. This study measures coping strategies through three types: problem-focused coping, emotion-focused coping, and maladaptive coping. The study aims to analyze the differences in academic burnout levels among IAIN Langsa students based on demographics and coping strategies employed. The research method used is descriptive inferential quantitative, with incidental sampling techniques applied to 372 student participants. Data analysis was conducted using two-way ANOVA. The results indicate significant differences in students' academic burnout levels based on demographics and coping strategies, with a significance value of 0.000 (p < 0.05). These findings suggest that the coping strategies used by students, particularly maladaptive coping, have a substantial influence on the level of academic burnout experienced. Therefore, it is essential to encourage the use of more adaptive coping strategies to mitigate the effects of burnout among students.
Partisipasi Orang Tua Dalam Memotivasi Belajar Siswa Di SMAN 5 Darul Makmur Mahdi, Nurjanah; Khairiah; Zuliani, Hetti; Martunis, Martunis; Sari, Nova
Syifaul Qulub: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol 6 No 01 (2025): Januari-Juni 2025
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/syifaulqulub.v6i01.12196

Abstract

Partisipasi orang tua dalam memberikan motivasi belajar pada anak merupakan hal yang sangat penting mendorong anak untuk melakukan kegiatan belajar baik dengan pastisipasi fisik yang memberikan fasilitas belajar maupun partisipasi nonfisik dari sekolah dan orangtua sebagai dukungan psikologis bimbingan dalam mengerjakan tugas agar dapat tercapai dengan efektif untuk pendidikan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi partisipasi orang tua dalam memberikan motivasi pada anak di SMA Negeri 5 Darul Makmur. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa-siswi sebanyak 7 orang informan dan 1 orang Guru Bimbingan Konseling di SMA Negeri 5 Darul Makmur Nagan Raya. Pengambilan subjek dalam penelitian ini menggunakan criterion sampling dipilih berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan, pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ditemukan bahwa partisipasi orang tua terbagi dalam dua bentuk, yakni partisipasi fisik dan non-fisik. Seluruh informan mengungkapkan bahwa kebutuhan fisik seperti alat tulis, buku, tas, dan fasilitas belajar di rumah umumnya telah terpenuhi oleh orang tua. Namun, dalam aspek partisipasi non-fisik seperti komunikasi, bimbingan belajar, pemberian pujian atau hadiah, hanya sebagian informan yang mendapatkan dukungan optimal. Siswa yang memperoleh perhatian emosional dan keterlibatan langsung orang tua cenderung menunjukkan motivasi belajar yang lebih tinggi, baik dari dalam diri (intrinsik) maupun dari luar (ekstrinsik). Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa keberhasilan pendidikan anak tidak hanya bergantung pada pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi juga pada keterlibatan emosional dan komunikasi yang aktif dari orang tua.
Peran Pengasuh dalam Meningkatkan Karakter Religius di LKSA Ar Fakhrudin Muhammadiyah Ponorogo Mustopo, Ribut Eli; Dwi Saputro, Anip; Sumaryanti, Lilis
Syifaul Qulub: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol 6 No 01 (2025): Januari-Juni 2025
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/syifaulqulub.v6i01.10786

Abstract

This study examines the crucial role of caregivers in shaping and enhancing the religious character of resident students at LKSA Ar Fakhrudin Muhammadiyah Ponorogo. Most of these students, equivalent to high school age, come from families with limited understanding of Islamic teachings. Caregivers not only provide theoretical guidance but also serve as role models actively involved in the students' daily lives. The study aims to explore (1) the role of caregivers in enhancing the religious character at LKSA and (2) the implications of this role for character development. A qualitative research method with a case study approach was employed, involving interviews with the head of LKSA, caregivers, and resident students, as well as observation and documentation. Data were analyzed using Miles, Huberman, and Saldana's framework, encompassing data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that caregivers act as mentors, motivators, and educators, resulting in increased sincerity, obedience, responsibility, independence, creativity, and respect among the students.
A Efektivitas Bimbingan Kelompok Simulasi Permainan Rangku Alu untuk Meningkatkan Interaksi Sosial Siswa Afni, Melin; Susanti, Romia Hari; Latifah, Leny
Syifaul Qulub: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol 6 No 01 (2025): Januari-Juni 2025
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/syifaulqulub.v6i01.10913

Abstract

Interaksi sosial adalah hubungan dinamis yang melibatkan komunikasi dan pengaruh timbal balik antara individu. Kurangnya interaksi sosial dapat memengaruhi kepekaan terhadap lingkungan dan prestasi belajar siswa. Untuk meningkatkan interaksi sosial siswa, dilakukan penelitian tentang keefektifan bimbingan kelompok dengan teknik simulasi permainan tradisional rangku alu pada siswa SMP. Penelitian menggunakan metode kuantitatif pre-eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest. Teknik pengambilan sampel adalah stratified random sampling, dengan kriteria siswa kelas VIII D SMPN 2 Sumberpucung yang memiliki tingkat interaksi sosial rendah hingga sedang, bersedia menjadi responden, dan bersifat heterogen dari jenis kelamin. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada interaksi sosial siswa setelah treatment. Uji hipotesis dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,012 (< 0,05) mengindikasikan bahwa bimbingan kelompok dengan simulasi rangku alu efektif meningkatkan interaksi sosial. Peneliti menyarankan pendalaman teknik simulasi untuk hasil yang lebih optimal.
Pembinaan Kerohanian Bagi Narapidana Narkotika Berbasis Nilai Islam yuliana, nadia; Aedi, Ulul
Syifaul Qulub: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol 6 No 01 (2025): Januari-Juni 2025
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/syifaulqulub.v6i01.10991

Abstract

Terjadinya peningkatan narapidana kasus narkoba membuat pemerintah perlu mengupayakan segala cara untuk meminimalisasi kasus tersebut. Salah satunya dengan melakukan pembinaan kerohanian. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan pembinaan kerohanian telah berhasil dalam menunjukan penurunan tingkat kekambuhan dan meningkatkan kesadaran akan bahaya dari narkoba namun juga masih ditembukan kendala/hambatan.Untuk itu penulis tertarik untuk mengetahui model pembinaan kerohanian bagi narapidana narkotika berbasis nilai Islam di rutan kelas II B Banjarnegara dengan metode kualitatif dekriptif. Penulis menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Dalam pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui model pembinaan kerohanian bagi narapidana berbasis nilai Islam. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembinaan yang berfokus pada kegiatan-kegiatan spiritual seperti mengaji, shalat berjamaah, dan lain sebagainya membantu narapidana dalam mereflesikan kesalahan yang pernah dilakukan, membangun ketenangan jiwa, meningkatkan kesadaran diri dan memperkuat aspek spiritualitas yang ada di dalam diri mereka. Meskipun di dalam kegiatan pembinaan ini juga masih terdapat kendala misalnya pendanaan.
Analisis Kondisi Fear of Missing Out (FoMO) Mahasiswa Universitas Syiah Kuala Putri Kurnia Rahmah; Nurbaity, Nurbaity; Rosita, Dara
Syifaul Qulub: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol 6 No 01 (2025): Januari-Juni 2025
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/syifaulqulub.v6i01.11103

Abstract

The FoMO phenomenon is observed to occur among students who actively use socialmedia. Students who experience FoMO tend to feel worried and anxious if they cannotparticipate in social activities or share their experiences on social media. This study aimsto describe the condition of Fear of Missing Out (FoMO) in Syiah Kuala UniversityStudents. The research approach uses descriptive data analysis techniques. Thisresearcher conducted a sampling technique through simple random sampling, whereeach member of the population had the opportunity to be selected as a sample. Thepopulation used in this study were Syiah Kuala University students. The study collecteddata from the USK student data portal which amounted to 23,700 students. The sampleof this study consisted of 394 students. The data collection technique used the Fear ofMissing Out (FoMO) scale. Data analysis techniques were carried out using descriptivestatistics. This study shows that based on the Fear of Missing Out (FoMO) scoreobtained. From these results, it can be concluded that the fear aspect has the highestpercentage (46.99%), followed by anxiety (36.14%), while worry has the lowestpercentage (16.87%). This shows that the majority of students are more likely toexperience FoMO in the form of fear of losing experience or information compared toanxiety or worry. FoMO conditions in the final students of Syiah Kuala University are ata moderate level, indicating the existence of FoMO conditions but not at a high level.
Problematika Adaptasi Kultural Santri Baru di Pondok Pesantren Ummul Quro laili, amirul; maulidi, muhammad; putri, nandia kalam; hadi, ahmad samsul; hidayatullah, mohammad syarif; anam, robitul; makki, ismail
Syifaul Qulub: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol 6 No 01 (2025): Januari-Juni 2025
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/syifaulqulub.v6i01.11628

Abstract

Ketidakmampuan beradaptasi secara cepat dapat menimbulkan tekanan psikologis, problematika adaptasi kultural yang dialami oleh santri baru di Pondok Pesantren Ummul Quro. Fokus utama kajian ini adalah pada tantangan yang muncul akibat perbedaan latar belakang budaya antara santri dan lingkungan pesantren, termasuk gaya hidup, kebiasaan harian, serta nilai-nilai sosial dan keagamaan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap santri baru serta pihak pengelola pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi budaya menjadi proses kompleks yang dipengaruhi oleh kesiapan individu, sistem pendidikan pesantren, dan dukungan sosial yang tersedia di lingkungan pondok. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa santri baru menghadapi beberapa bentuk kesulitan seperti perasaan terasing, tekanan psikologis, serta kesenjangan komunikasi antar budaya. Namun demikian, adanya orientasi program, peran senior, dan pendekatan pelatihan spiritual membantu mempercepat proses penyesuaian.
Hubungan Antara Self Control Dan Konformitas Teman Sebaya Terhadap Perilaku Delinkuen Status J.W, M.Vicryrahman; Ariffudin, Imam; Nur Rahmawati, Ajeng Intan
Syifaul Qulub: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol 6 No 01 (2025): Januari-Juni 2025
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/syifaulqulub.v6i01.11871

Abstract

This study aims to determine the relationship between self-control and peer conformity to delinquent status behavior in grade VII students at SMPN 2 Probolinggo Regency. This study uses a quantitative approach with an explanatory research type. The population in this study were all grade VII students of SMPN 2 Probolinggo Regency totaling 128 students. A sample of 56 students was taken using random sampling technique. Data analysis was carried out using Pearson correlation test and multiple linear regression with the help of SPSS software version 25. The results showed that there was a negative and significant relationship between self-control and delinquent status behavior with a correlation coefficient value of -0.702 (p <0.05). This means that the higher the level of student self-control, the lower their tendency to truant. Likewise, peer conformity also has a negative and significant relationship to delinquent status behavior with a correlation coefficient value of -0.625 (p <0.05). The results of multiple linear regression analysis show that self-control and peer conformity together contribute 77% to status delinquent behavior (R² = 0.770), while the remaining 23% is influenced by other factors outside this study. This finding confirms the importance of strengthening self-control and developing a positive friendship environment in efforts to prevent status delinquent behavior in students at SMPN 2 Dringu, Probolinggo Regency.

Page 7 of 10 | Total Record : 91