cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 3,219 Documents
Pertimbangan Hakim dalam Perkara PMH oleh Prumnas Way Halim Akibat Kelalaian Pembuatan Sertifikat Tanah Ferdi Irawan; Erlina B; Melisa Safitri
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3657

Abstract

AbstrakSertifikat merupakan surat tanda bukti hak milik atas suatu benda, seperti misalnya tanah, bangunan, dan lain-lain. Permasalahan dalam penelitian ini faktor penyebab terjadinya perbuatan melawan hukum oleh prumnas way halim akibat kelalaian pembuatan sertifikat hak atas tanah dan apakah yang menjadi pertimbangan hakim dalam perkara perbuatan melawan hukum oleh prumnas way halim. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian skripsi ini ialah pendekatan yuridis normatif dan pendekatan empiris. Pengumpulan data berdasarkan studi kepustakaan dan studi lapangan. Narasumber dalam penelitian ini adalah Hakim pada Pengadilan Negeri Tanjung Karang. Dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan perkara perbuatan melawan hukum oleh prumnas way halim dikabulkan sebagian dan yang menjadi dasar pertimbangan tindakan Tergugat yang telah melakukan perbuatan melawan hukum yang mana mengakibatkan timbulnya kerugian terhadap Penggugat disebabkan tindakan Tergugat yang tidak memiliki arsip dokumen atas tanah objek sengketa yang diperkuat dengan keterangan saksi dan bukti-bukti surat dalam persidangan maka tuntutan kerugian adalah patut dan wajar, dan beralasan hukum untuk dikabulkan. Perumnas Way Halim, Developer perumahan dan Perusahaan yang bergerak dalam bidang pengadaan perumahan untuk senantiasa mentaati segala undang-undang maupun peraturan yang berlaku di Indonesia serta harus beritikad baik dalam menjalankan aktivitas usahanya.Kata Kunci: Pertimbangan Hakim, PMH, Sertifikat Tanah. AbstractA certificate is a letter of proof of property rights to an object, such as land, buildings, and others. The problem in this study is the factor causing the occurrence of unlawful acts by prumnas way halim due to negligence in making land rights certificates and what is considered by the judge in cases of unlawful acts by prumnas way halim. The research methods used in this thesis research are normative juridical approaches and empirical approaches. Data collection is based on literature studies and field studies. The resource person in this study was a Judge at the Tanjung Karang District Court. The basis for the judge's consideration in passing the judgment of the case of unlawful acts by prumnas way halim is partially granted and which is the basis for consideration of the actions of the Defendant who has committed an unlawful act which results in the occurrence of losses against the Plaintiff due to the actions of the Defendant who does not have a document archive on the land of the object of dispute which is strengthened by the testimony of witnesses and evidence of letters in the trial, the claim for loss is appropriate and it is reasonable, and it is reasonable for the law to be granted. Perumnas Way Halim, a housing developer and company engaged in housing procurement to always comply with all applicable laws and regulations in Indonesia and must have good faith in carrying out their business activities.Keywords: Judge Considerations, PMH, Land Certificates.
Tektualitas dan Kontektualitas Pancasila dalam Paradigma Kehidupan Berbangsa Fatkhul Muin
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3658

Abstract

AbstrakRelasi utama dalam tektual dan kontekstual Pancasila selalu berkorelasi dengan hakikat kehidupan berbangsa dan kehidupan bernegara. Pluralitas, multikulturalias dalam aktualisasi Pancasila dalam sila-sila yang termaktub dalam batang tubuh Pancasila menjadi hakikat anatomi dari paradigma kehidupan bangsa Indonesia. reflekesi dan realitas Pancasila harus mendorong perubahan fundamental kebangsaan, kerusakan dan kehancuran akibat dari Tindakan-tindakan sistemik yang dilakukan oleh kelompok yang tidak bertanggungjawab terhadap eksistensi Pancasila. Pemahaman terhadap akomodasi Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara menjadi jalan tengah untuk menciptakan tatanan bernegara bangsa Indonesia, dimana rumusan Pancasila sebagai rumusan sumber hukum dan jalan tengan akomodasi bagi kehidupan bangsa Indonesia tergambar dalam dialektika Pancasila dengan rumusan-rumusan universalitas dengan doktrin utama nusantara.Kata Kunci: Paradigma, Tektualitas, Kontektualitas, Pancasila AbstractThe main relationship in the textual and contextual context of Pancasila is always correlated with the nature of national life and state life. Plurality, multiculturalism in the actualization of Pancasila in the precepts embodied in the body of Pancasila is the anatomical nature of the paradigm of the Indonesian nation's life. the reflection and reality of Pancasila must encourage fundamental national changes, damage and destruction as a result of systemic actions carried out by groups who are not responsible for the existence of Pancasila. The understanding of the accommodation of Pancasila in the life of the nation and state is a middle way to create a state order for the Indonesian nation, where the formulation of Pancasila as the formulation of the source of law and the middle way of accommodation for the life of the Indonesian nation is reflected in the dialectic of Pancasila with the formulations of universality with the main doctrine of the archipelago.Keywords: Paradigm, Factuality, Contextuality, Pancasila
Mekanisme Kerja Vaksin mRNA Untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh Terhadap Virus SARS-CoV-2 Dona Suzana; Citra Melina; Gresia Adriel Endrasti; Kriselda Evelyin Ninia; Wildah Benigna Qothoni
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3659

Abstract

AbstrakVaksinasi merupakan sebuah proses untuk mencapai Herd Immunity pada masyarakat. Herd Immunity disini adalah kekebalan kelompok atau kekebalan populasi, secara sederhana vaksin merupakan suatu produk kesehatan yang dirancang untuk meningkatkan kekebalan tubuh manusia dalam melawan infeksi virus dan penyakit. Untuk mencapai herd immunity, diperlukan 70% populasi sasaran vaksinasi COVID-19. Penulisan artikel ini berlandaskan metode library research secara kualitatif yaitu mendefinisikan dan menguraikan mengenai mekanisme kerja vaksin mRNA untuk meningkatkan imunitas tubuh terhadap virus SARS-Cov-2. Vaksin mRNA adalah vaksin dengan jenis baru yang dikembangkan dalam penanganan penyebaran coronavirus. Jenis vaksin ini kandungannya berbeda dengan jenis lainnya. Vaksin mRNA (messenger RNA) ini menghasilkan respons imun seluler dan respon humoral. Respon imun meliputi aktivitas sel T CD8+ sitotoksik yang mampu menghancurkan sel yang terinfeksi SARS—CoV-2, aktivitas sel T CD4+ yang meningkatkan respon sel CD8+ sel T dan sel B, generasi sel T dan B memori yang dapat dengan merespon infeksi SARS-CoV-2 dan aktivitas sel B untuk menghasilkan antibody terhadap SARS-CoV-2.Kata Kunci: Vaksin, mRNA, Imun, SARS-CoV-2 AbstractVaccination is a process to achieve Herd Immunity in the community. Herd Immunity here is group immunity or population immunity, simply a vaccine is a medical product designed to increase the immunity of the human body against infections and diseases. To achieve herd immunity, 70% of the target population is vaccinated against COVID-19. This article is based on qualitative library research method, including identifying and describing the mechanism of action of mRNA vaccines to increase the body`s immunity against SARS-Cov-2. The mRNA vaccine is a new vaccine developed to treat the spread of coronavirus. This vaccine contains a different dose than other vaccines. This mRNA (messenger RNA) vaccine induces cellular and humoral immune responses. The immune response includes the activity of cytotoxic CD8+ T cells capable of destroying cells infected with SARS-CoV-2, the activity of CD4+ T cells that enhance the response of CD8+ T cells and B cells, generation of memory T and B cells that can respond to SARS-CoV-infection. 2 and B cell activity to produce antibodies against SARS-CoV-2.Keywords: Vaccine, mRNA, Immune, SARS-CoV-2.
Pola Asuh Pendidikan Keluarga Muda pada Anak Usia Dini Sumardi Sumardi; Aini Loita; Resi Oktapiani
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3660

Abstract

AbstrakPendidikan anak usia dini adalah pemberian upaya untuk menstimulasi, membimbing, mengasuh, dan pemberian kegiatan pembelajaran yang akan menghasilkan kemampuan dan keterampilan pada anak. Tujuan pendidikan anak usia dini yaitu terciptanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan sikap orang tua dalam upaya membina tumbuh kembang anak secara optimal. Peran orang tua, lembaga, dan masyarakat dalam mendukung pendidikan anak usia dini sangat dibutuhkan. Keluarga merupakan alam pendidikan yang paling pertama bagi setiap individu. Peranan orang tua dalam meneruskan program pendidikan di rumah melalui kerja sama yang baik antara orang tua dan sekolah atau pun guru sangat diperlukan sehingga daya kesinambungan dalam pembelajaran dan pelayanan bantuan di rumah dan di sekolah.Kata kunci: Pendidikan, Anak Usia Dini, Keluarga Abstractearly childhood education is the provision of efforts to stimulate, guide, nurture, and provide learning activities that will produce abilities and skills in children. The purpose of early childhood is  the creation of increased knowledge, skills, and attitudes of parents in an effort to foster optimal child development. The role of parents, institutions, and the community in supporting early childhood education is very much needed. The family is the first nature of education for every individual. The role of parents in continuing education programs at home through good cooperation between parents and schools or teachers is needed so that there is continuity in learning and assistance service at home and at school.Keywords: Education, Early Childhood. Family
Penerapan Desain Aktivitas Pembelajaran dan Sistem Instruksional Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Christy Natalie Mondong
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3678

Abstract

AbstrakPencapaian tujuan belajar secara tuntas merupakan harapan setiap guru. Beberapa faktor penentu dalam tujuan tersebut yaitu siswa, guru, fasilitas serta suasana yang kondusif harus bersinergi, agar harapan ini dapat tercapai. Adapun faktor yang aktif yang sangat berperan adalah faktor guru. Guru merupakan faktor kunci dalam pembelajaran. Sebagai fasilitator, motivator, bahkan motor penggerak pembelajaran untuk selalu mengaktualisasikan diri dalam hal melaksanakan pembelajaran dengan sebaik-baiknya. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah kajian kajian literatur ilmiah. Salah satu hal penting yang harus tetap diperhatikan guru dalam pembelajaran adalah menerapkan teknologi pendidikan dalam pembelajaran, khususnya mata pelajaran Agama Kristen. Adapun penerapan tersebut mencakup:Kata Kunci: Teknologi Pendidikan, Sistem Instruksional, Pendidikan Agama Kristen AbstractThe complete achievement of learning goals is the hope of every teacher. Several determining factors in achieving this goal, namely students, teachers, facilities and a conducive atmosphere must synergize, so that this hope can be achieved. The active factor that plays a very important role is the teacher factor. Teachers are a key factor in learning achievement. As facilitators, motivators, and even the driving force of learning, it is required to always actualize yourself in terms of carrying out learning as well as possible. The method used in this writing is a qualitative review of the scientific literature. One of the important things that teachers must still pay attention to in learning is to apply educational technology in learning, especially Christianity subjects. The implementation includes: (1) Application of Domain Design, (2) Application of Domain Development (Development), 3) Application of Domain Use (Utilization), (4) Application of Domain Management, (5) Application of Domain Evaluation.Kata Kunci: Teknologi Pendidikan, Sistem Pembelajaran, Pendidikan Agama Kristen
Hak Asasi Manusia di Dunia Islam: Isu tentang Hak Perempuan N. Lalah Alawiyah; Muhammad Sholeh Hasan
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3679

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Hak Asasi Manusia kaitannya dengan isu tentang hak perempuan di Dunia Islam. Penelitian ini penting sebab Hak Asasi Manusia merupakan bagian integraldari  keseluruhan  tatanan  ajaran  Islam.  Sementara  salah  satu  isu  Hak  Asasi  Manusia  yang  seringmenjadi perdebatan dalam Dunia Islam adalah isu mengenai hak-hak perempuan. Metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif digunakan untuk menganalisis data. Sumber data penelitian didapatkan dari bahan pustaka setelah mempelajari secara serius berbagai literatur relevan terkait  Hak Asasi Manusia dan isu-isu hak perempuan di Dunia Islam. Penelitian ini menemukan bahwa sebenarnya Islam  telah  mengatur  hak-hak  kaum  perempuan,  baik  hak  mereka  sebagai  manusia  maupun  hak sebagai perempuan. Pengaturan ini membuat implementasi hak-hak perempuan di Dunia Islam akhir- akhir  ini   menunjukkan  adanya  perkembangan  yang  cukup  signifikan.   Meski   demikian,   dalam praktiknya masih ditemukan distorsi. Temuan ini membawa peneliti pada sebuah kesimpulan bahwa isu tentang hak asasi perempuan tetap menjadi salah satu masalah sosial paling kompleks dan kontroversial  di  Dunia  Islam.  Dengan  demikian,  penelitian  ini  menyarankan  agar  masalah  ini mendapat perhatian serius dari semua pemerintahan Muslim di Dunia.Kata Kunci: Hak Asasi Manusia, Dunia Islam, Hak-hak Perempuan AbstractThe purpose of this study is to analyse human rights in relation to the issue of women's rights in theIslamic world. This research is important because human rights are an integral part of the overall order of Islamic teachings. Meanwhile, one of the human rights issues that is often debated in the Islamic world is the issue of women's rights. A qualitative method with a descriptive approach was used to analyse the data.  The  source  of  the research  data  was  obtained from  library materials  after  seriously  studying various relevant literatures related to human rights and women's rights issues in the Islamic world. This study finds that Islam has actually regulated the rights of women, both their rights as human beings and their rights as women. This arrangement makes the implementation of women's rights in the Islamic world recently shows a significant development. However, in practice there are still distortions. This finding leads the researcher to a conclusion that the issue of women's human rights remains one of the most complex and controversial social problems in the Islamic world. Thus, this study suggests that this issue should receive serious attention from all Muslim governments in the World.Keywords: Human Rights, Islamic World, Women's Rights
Manajemen Kurikulum Madrasah Diniyah Babussalam Wangkal Gading Probolinggo Ahmad Saiful Ansori; Abdul Aziz; Ismatul Izzah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3680

Abstract

AbstrakKeberhasilan pembelajaran yang efektif di Madrasah tidak lepas dari peran kurikulum yang disusun secara sistematis. Madrasah Diniyah Babussalam hadir untuk mengajarkan tentang keislaman untuk anak –anak disekitar Masjid Ikramussalam yang tidak sekolah dilingkungan pesantren. Penelitian ini dirancang menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumenter. Teknik analisis data dilakukan dengan melalui tahapan data reduction, data display, canclutation/verification. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kurikulum di Madrasah Diniyah Babussalam selaras dengan prinsip Manajemen Pendidikan pada umumnya, yaitu pertama-tama kurikulum telah direncanakan secara lengkap oleh tim kurikulum yang terdiri atas unsur-unsur dasar, Kepala Madrasah Diniyah, Wakil bidang kurikulum dan sejumlah guru. Namun pada pelaksanaannya, kurikulum yang telah disusun secara sistematis terhambat tenaga pengajar yang terebentur jadwal mengajarnya dengan pekerjaan utamanya.Kata Kunci: Manajemen, Kurikulum, Madrasah Diniyah Babussalam AbstrakThe cost of effective learning disability in the madrasah is not out of the systematic role of the curriculum. Madrasah the babussalam came to teach children about literacy around the ikramussalam mosque which is not in boarding schools. The study has been designed to employ qualitative methods. Data collection is done using interview techniques, observation, and documentary studies. Data analysis techniques are done in stepsdatd reduction, dato display, canclutation/verification. The results of this study indicate that the implementasi of the curriculum at the madrasah babussalam is consistent with principles The management of education in general, the first of which is a comprehensive planning of the two basic elements of the curriculum team. The head of the madrasah family, a representative of the curriculum and a number of teachers. But in doing so, the curriculum that has been systematically suspended is teaching the teachers with their main work.Keywords: Management, Curriculum, Madrasah Babussalam
Bagaimana Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Teknik Mozaik Usia 5-6 Tahun ? Nadya Azhar Azizah; Edi Hendri Mulyana; Heri Yusuf Muslihin
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3681

Abstract

AbstrakPerkembangan motorik halus merupakan perkembangan yang memerlukan kemampuan untuk mengontrol otot-otot kecil/halus agar pelaksanaan keterampilan yang sukses tercapai. Pengembangaan keterampilan motorik halus membutuhkan koordinasi antara tangan dan mata. Keterampilan motorik halus anak akan mempengaruhi aktivitas sehari-hari atau kegiatan sekolah. Permasalahan yang ditemui pada kelompok B di TK Muslimat NU Kota Tasikmalaya adalah masih terdapat anak yang motorik halusnya lemah karena guru belum berinovasi dalam melaksanakan pembelajaran, membuat anak merasa bosan dan jenuh saat belajar karena pada kelompok B guru melatih motorik halus anak hanya dengan menulis, mewarnai, dan memotong. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui teknik mozaik. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan pendekatan kualitatif dibantu dengan pengolahan data kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian kemampuan anak melalui teknik mozaik yang dilakukan di Kelompok B TK Muslimat dari pra tindakan, siklus I sampai siklus III mengalami peningkatan. Data hasil penelitian yang telah dilaksanaakan menunjukan terdapat peningkatan pencapaian perkembangan pada kategori berkembang sangat baik (BSB) sebesar 80% pada akhir Siklus III. Berdasarkan penelitian tersebut diperoleh kesimpulan bahwa teknik mozaik dapat dijadikan rekomendasi sebagai salah satu cara untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak.Kata Kunci: Anak Usia Dini, Motorik Halus, Teknik Mozaik. AbstractFine motor development is a development that requires the ability to control small/smooth muscles so that successful execution of skills is achieved. The development of fine motor skills requires hand-eye coordination. Children's fine motor skills will affect daily activities or school activities. The problem encountered in group B in TK Muslimat NU Tasikmalaya City is that there are still children whose fine motor skills are weak because the teacher has not innovated in carrying out learning, making children feel bored and bored while studying because in group B the teacher trains children's fine motor skills only by writing, coloring , and cut. This study aims to improve children's fine motor skills through mosaic techniques. This research method is Classroom Action Research with a qualitative approach assisted by quantitative data processing. Based on the results of research on children's abilities through the mosaic technique conducted in Group B of Muslimat Kindergarten from pre-action, cycle I to cycle III has increased. The data from the research that has been carried out shows that there is an increase in the achievement of development in the very well developed category (BSB) by 80% at the end of Cycle III. Based on this research, it was concluded that the mosaic technique can be used as a recommendation as a way to improve children's fine motor skills.Keywords: Early Childhood, Fine Motor Skills, Mosaic Technique.
Bagaimana Pengembangan Permainan Sains Pelangi Dalam Gelas Untuk Memfasilitasi Perkembangan Sosial Emosi Anak ? Rika Herliani; Edi Hendri Mulyana; Sumardi Sumardi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3682

Abstract

AbstrakDalam pertumbuhan dan perkembangan anak usia 0-6 tahun merupakan masa yang sangat berharga dan anak akan mengalami banyak hal. Dalam pencapaiannya tersebut ada banyak hal yang perlu dilakukan oleh orang dewasa di sekitarnya yaitu dengan cara memberikan kesempatan pada anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak sejak dini. Menurut Santrock, 2007 (dalam Nurmalitasari, F, 2015, hlm 106) mengatakan bahwa “perkembangan sosial emosi pada masa kanak-kanak awal ditandai dengan munculnya emosi evaluative yang didasari dengan rasa bangga, malu dan rasa bersalah, dimana kemunculan emosi ini menunjukan bahwa anak sudah mulau memahami dan menggunakan peraturan dan norma sosial untuk menilai perilaku mereka”. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan permainan sains pelagi dalam gelas untuk memfasilitasi perkembangan sosial emosi anak. Adapun rancangan penelitian ini menggunakan Educational Design Research (EDR) merupakan metode penelitian yang digunakan pengembangan permainan sains pelangi dalam gelas untuk memfasilitasi perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun. Tahap analisis dan eksplorasi menggunakan teknik observasi dan teknik wawancara kepada guru kelompok B. pengembangan permainan sains pelangi dalam gelas merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk memfasilitasi perkembangan sosioal emosional anak.Kata Kunci: Anak Usia Dini, Permainan Sains, Perkembangan Sosial Emosional AbstractIn the growth and development of children aged 0-6 years is a very valuable period and children will experience many things. In achieving this, there are many things that need to be done by adults around them, namely by providing opportunities for children to get a proper education from an early age. According to Santrock, 2007 (in Nurmitasari, F, 2015, p. 106) says that "social emotional development in early childhood is characterized by the emergence of evaluative emotions based on pride, shame and guilt, where the emergence of these emotions shows that children have begun to understand and use social rules and norms to judge their behavior. This study aims to develop a rainbow science game in a glass to facilitate the social and emotional development of children. The research design uses Educational Design Research (EDR) which is a research method used to develop rainbow-in-glass science games to facilitate the social-emotional development of children aged 5-6 years. The analysis and exploration stages used observation techniques and interview techniques to group B teachers. The development of the rainbow-in-glass science game was one of the ways to facilitate children's socio-emotional development.Keywords: early childhood, science games, social emotional development
Bagaimana Pengembangan Permainan Sains Volcano Eruption Sub Tema Gejala Alam Untuk Memfasilitasi Perkembangan Sosial Emosional Anak 5-6 Tahun ? Widya Halimatus Sa’diah; Edi Hendri Mulyana; Sumardi Sumardi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3683

Abstract

AbstrakPermainan sains bagi anak usia dini merupakan pengenalan dan penguasaan fakta, konsep, prinsip, teori maupun aspek-aspek lain yang terkait dengan hal-hal sains untuk mengembangkan berbagai kemampuan dan keterampilan. Penelitian ini dilatar belakangi permasalahan yang muncul di lapangan terkait kurangnya penyampaian pembelajaran untuk anak usia dini melalui permainan sains, juga kurangnya kesesuaian proses pengembangan aspek sosial emosional anak usia dini. Pembelajaran melalui permainan sains diharapkan tidak hanya memfasilitasi dalam aspek kognitif, namun dapat juga untuk memfasilitasi perkembangan sosial emosional anak. Perkembangan sosial emosional anak yang diharapkan berkembang dari permainan sains yaitu sikap ingin tahu, tekun, terbuka, mawas diri, bertanggung jawab, bekerja sama, mandiri dalam kehidupannya serta membantu anak untuk dapat mengenal dan memupuk rasa cinta terhadap alam sekitar. Untuk masalah tersebut, peneliti melakukan penelitian pengembangan dengan metode penelitian EDR (Educational Design Research). Menurut McKenney dan Reeves metode EDR meliputi 3 tahap penelitian; 1) Tahap Analisis dan Eksplorasi; 2) Tahap Desain dan Konstruksi; 3) Tahap Evaluasi dan Refleksi. Tahap analisis dan eksplorasi menggunakan teknik observasi dan teknik wawancara kepada guru kelompok B. Secara umum permainan sains volcano eruption merupakan salah satu pembelajaran eksperimen untuk mengoptimalkan perkembangan sosial emosional anak.Kata Kunci: Permainan Sains, Perkembangan Sosial Emosional, Anak Usia Dini AbstractScience games for early childhood are the introduction and mastery of facts, concepts, principles, theories and other aspects related to science matters to develop various abilities and skills. This research is motivated by the problems that arise in the field related to the lack of delivery of learning for early childhood through science games, as well as the lack of suitability of the process of developing social emotional aspects of early childhood. Learning through science games is expected not only to facilitate the cognitive aspect, but also to facilitate the social emotional development of children. The socio-emotional development of children that is expected to develop from science games is an attitude of curiosity, perseverance, openness, introspection, responsibility, cooperation, independence in their lives and helps children to be able to recognize and cultivate a sense of love for the natural environment. For this problem, the researchers conducted development research using the EDR (Educational Design Research) research method. According to McKenney and Reeves the EDR method includes 3 stages of research; 1) Analysis and Exploration Phase; 2) Design and Construction Phase; 3) Evaluation and Reflection Stage. The analysis and exploration phase uses observation techniques and interview techniques to group B teachers. In general, the volcano eruption science game is one of the experimental learning methods to optimize children's social-emotional development.Keywords: Science game, , Social Emotional Development, Early Chldhood