cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 1,679 Documents
Bagaimana Pola Asuh Orang Tua Muda dalam Memfasilitasi Kecerdasan Majemuk Anak Sulung ? Maudina Rachmania; Sumardi Sumardi; Aini Loita
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.107 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3502

Abstract

 AbstrakOrangtua muda yang memiliki anak sulung dengan istilah lain yakni anak pertama, memiliki berbagai kecerdasan majemuk. Anak sulung dalam aspek kecerdasan majemuknya lebih unggul dibandingkan dengan anak lainnya. Pembelajaran yang didapatkan di Sekolah, orangtua muda mengulang dan membimbing pembelajaran anak sulung mereka di Rumah. Melalui pola asuh yang tepat diharapkan orangtua mampu memfasilitasi kecerdasan majemuk anak sehingga anak dapat berkembang sesuai fitrahnya. Teori yang digunakan dalam skripsi ini teori kecerdasan majemuk yang dicetuskan oleh Howard Gardner. Dalam hal ini diharapkan dapat menggali informasi secara langsung dari orangtua muda dalam penerapan pola asuh dalam memfasilitasi kecerdasan majemuk anak sulung. Metode yang digunakan dalam penelitan ini ialah menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Dimana hasil pembahasan dari dari penelitian ini adalah penerapan pola asuh demokratis mampu menjadikan anak belajar bersama orangtua dengan penuh rasa nyaman,senang dan tidak ada paksaan dari orangtua,sehingga anak mampu memiliki berbagai aspek kecerdasan majemuk.Kata Kunci: Pola Asuh, Orangtua Muda, Kecerdasan Majemuk AbstractYoung parents who have the eldest child in other terms, namely the first child, have various multiple intelligences. The eldest child in the aspect of multiple intelligences is superior to other children. The lessons learned at school, young parents repeat in guiding their eldest child's learning at home. Through proper parenting, it is hoped that parents will be able to facilitate children's multiple intelligences so that children can develop according to their nature. The theory used in this thesis is the theory of multiple intelligences which was coined by Howard Gardner. In this case, it is expected to be able to dig up information directly from young parents in the application of parenting in facilitating the multiple intelligences of the eldest child. The method used in this research is to use a qualitative research approach with a case study method. Where the results of the discussion of this research are the application of democratic parenting is able to make children learn with parent full of comfort,happiness and no coercion from parents,so that children are able to have various aspects of multiple intelligences.Keywords: Parenting Style, Young Parents, Multiple Intelligence
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengungkapan Emisi Karbon pada Perusahaan Carbon-Intensive Industry Rendi Wibowo; Saring Suhendro; Yunia Amelia; Tri Joko Prasetyo
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.614 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3511

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pengungkapan emisi karbon pada perusahaan intensif karbon yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia pada periode tahun 2016-2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan studi pustaka baik di website perusahaan maupun di bursa efek Indonesia. Tekni pengumpulan data yang digunakan adalah purposive sampling untuk menentukan sampel pada penelitian ini. Sampel yang digunakan sebanyak 138 perusahaan dengan metode pengolahan data menggunakan analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji hipotesis, dan uji koefisien determinasi. Hasil pada penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan, profitabilitas, kepemilikan manajerial, dan kepemilikan institusional memiliki pengaruh yang positif terhadap pengungkapan emisi karbon. Selain itu, dapat diketahui bahwa leverage perusahaan memiliki pengaruh yang negatif pada pengungkapan emisi karbon sedangkan total aset turnover, kinerja lingkungan, regulator, dan media exposure tidak memiliki pengaruh terhadap pengungkapan emisi karbon.Kata Kunci: Pengungkapan Emisi Karbon, Industri Intensif Karbon AbstractThis study aims to analyze what factors affect the disclosure of carbon emissions in carbon-intensive companies listed on the Indonesia Stock Exchange in the period 2016-2020 years. The method used in this study is a quantitative research method with literature studies both on the company's website and on the Indonesian stock exchange. The collection technique the data used is purposive sampling to determine the sample in this study. The sample used as many as 138 companies with data processing methods using analysis descriptive statistics, classical assumption test, hypothesis testing, and coefficient of determination test. Results of the research show that firm size, profitability, managerial ownership, and ownership institutions have a positive influence on the disclosure of carbon emissions. In addition, can it is known that the company's leverage harms the disclosure of emissions carbon while total asset turnover, environmental performance, regulators, and media exposure do not affect the disclosure of carbon emissions.Keywords : Carbon Emission Disclosure, Carbon Intensive Industry
Bagaimana Kemampuan Kreativitas Anak Dengan Masalah Obesitas Melalui Penerapan Media Buku Panduan Menggambar Tema Diriku ? Neli Vitriyani Syarifah; Risbon Sianturi; Sima Mulyadi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.464 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3512

Abstract

AbstrakPenelitian ini mempunyai latar belakang masalah pada kemampuan kreativitas dalam kegiatan menggambar. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan bagaimana upaya meningkatkan kemampuan kreativitas anak dengan masalah obesitas melalui penggunaan media melalui buku panduan menggambar tema diriku. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini ialah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah dua orang dari kelompok A, yaitu satu anak dan satu guru. Hasil penelitian yang diperoleh ialah penggunakan media buku panduan menggambar tema diriku diimplementasikan berdasarkan tahapan secara sistematis yang dilakukan selama 13 pertemuan dan diberikan treatment, sehingga dapat meninngkatkan kemampuan kreativitas anak dengan menggambar melalui bentuk dasar.Kata Kunci: Studi Kasus, Kemampuan Kreativitas, Treatment. AbstractThis research has a problem background on the ability of creativity in drawing activities. The purpose of this study is to describe how efforts to improve the creative ability of children with obesity problems through the use of media through a guide book for drawing the theme myself. The research method used in this research is quialitative with a case study approach. The subjects involved in this study amounted to two people from group A, namely one child and one teacher. The result of the research obtained are that the use of the self-themed drawing guide book is implemented based on stages systematically carried out during 13 meetings and given treatment, so that it can improve cihldren’s creativity skills by drawing through basic shapes.Keywords: Case Studies, Creativity Skills, Treatment.
Meningkatkan Motorik Halus Anak Hiperaktif Usia 6 Tahun Melalui Kegiatan Mozaik Sima Mulyadi; Risbon Sianturi; Gusmawati Gusmawati
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.504 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3513

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan anak yang hiperaktif dalam perkembangan motorik halusnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan treatment pada anak hiperaktif, agar anak mengalami peningkatan dalam perkembangan motorik halusnya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini satu orang anak berusia 6 tahun di kelompok B TKA Nurul Huda Cibangbay Tamansari Kota Tasikmalaya. Hasil dari penelitian ini anak mengalami peningkatan dalam perkembangan motorik halusnya setelah diberikan 13 treatment melalui teknik mozaik oleh peneliti.Kata Kunci: Studi Kasus, Motorik Halus, Treatment. AbstractThis research is motivated by the problem of hyperactive children in their fine motor development. The purpose of this study is to provide treatment to hyperactivity children, so that children experience an increase in their fine motor development. The research method used is a case study using a qualitative approach. The subject of this research is one 6 year old child in group B TKA Nurul Huda Cibangbay Tamansari Tasikmalaya City. The results of this study showed that children experienced an increase in their fine motor development after being given 13 treatments through the mosaic technique by the researcher.Keywords: Case Study, Fine Motor, Treatment
Penggunaan Media Pembelajaran Busy Book Untuk Meningkatkan Perkembangan Motorik Halus Anak Hiperaktif Usia 5-6 Tahun di Kober Sabina Sumardi Sumardi; Sima Mulyadi; Nunung Nurdiana
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.282 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3515

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media pembelajaran Busy Book dalam meningkatkan perkembangan motorik halus pada anak hiperaktif usia 5-6 Tahun di Kober Sabina. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan Single Subject Research dan memiliki desain penelitian A-B-A. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik yang berinisial Y yang mengalami kesulitan dalam meningkatkan motorik halusnya. Media yang digunakan dalam penelitian ini adalah media pembelajaran bussy book. Media bussy book merupakan media yang dapat digunakan untuk meningkatkan motorik halus karena berisi kegiatan seperti mengancing baju, meretsleting, melipat kain, menempel bentuk geometri, dan membuat rantai. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peningkatan perkembangan motorik halus anak hiperaktif dibuktikan dengan hasil penelitian sebanak 13 sesi. Fase baseline 1 (A-1) memperoleh rata-rata skor 48,6%, fase intervensi (B) rata-rata skor 67,2%, dan pada fase baseline-2 (A-2) rata-rata skor 90,1%. Data yang diperoleh pada fase tersebut memiliki kestabilan yang tinggi yakni 100%, sehingga dapat disimpulkan bahwa media busy book dapat meningkatkan perkembangan motorik halus anak hiperaktif.Kata Kunci: Media Pembelajaran Busy Book, Perkembangan Motorik, Anak Hiperaktif AbstractThis study aims to determine the use of Busy Book learning media in improving fine motor development in hyperactive children aged 5-6 years in Kober Sabina. The research method used in this study is a quantitative research method with a Single Subject Research approach and has an A-B-A research design. The subjects in this study were students with the initials Y who had difficulty in improving their fine motor skills. The media used in this study is a bussy book learning media. Busy book media is a medium that can be used to improve fine motor skills because it contains activities such as buttoning clothes, zippers, folding fabrics, sticking geometric shapes, and making chains. The results of this study indicate that an increase in the fine motor development of hyperactive children is evidenced by the results of a study of 13 sessions. The baseline phase 1 (A-1) obtained an average score of 48.6%, the intervention phase (B) an average score of 67.2%, and in the baseline-2 phase (A-2) the average score was 90.1 %. The data obtained in this phase has a high stability of 100%, so it can be concluded that busy book media can improve the fine motor development of hyperactive children.Keywords: Busy Book Learning Media, Motor Development, Hyperactive Children.
Sosialisasi Pentingnya Peran Orang Tua dalam Pemenuhan Gizi pada Anak Usia Dini di TK Terpadu Rejo Sari Maryumi Maryumi; Acani Wally; Hastati Hastati; Wa Harni; Suriyati Suriyati; Nursia Rumbia; Wa Ode Warti; Rusiana Rusiana; Nurhayani Nurhayani; Ode Yahyu Herliany Yusuf; Lanri Febrianty; Dino Rizadman Rahia
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.875 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3517

Abstract

AbstrakPemenuhan Gizi yang seimbang pada Anak Usia Dini masih dianggap sepele oleh orang tua terutama dalam menyiapkan sarapan anak. Padahal memberikan nutrisi dan gizi yang baik sangat mempengaruhi aktifitas fisik anak-anak sebelum melakukan kegiatan belajar mengajar. Metode pelaksanaan program kreativitas mahasiswa ini dilakukan menggunakan tiga tahapan, antara lain: pelaksanaan kegiatan sosialisasi, tahap pelaksanaan, dan tahapan monitoring atau evaluasi. Hasil kegiatan ini menunjukan bahwa semakin tinggi pendidikan terakhir orang tua akan makin baik pula cara pengasuhan anak sehingga perkembangan anak terpengaruh berjalan secara positif. Sebaliknya semakin rendah tingkat pendidikan orang tua akan kurang baik dalam mengasuh anak.Kata Kunci: Sosialisasi, Pemenuhan Gizi, Anak Usia Dini AbstractThe fulfillment of balanced nutrition in early childhood is still considered trivial by parents, especially in preparing children's breakfast. In fact, providing good nutrition and nutrition greatly affects the physical activities of children before carrying out teaching and learning activities. The method of implementing this student creativity program is carried out using three stages, including: the implementation of socialization activities, the implementation stage, and the monitoring or evaluation stage. The results of this activity show that the higher the last education of parents, the better the way of childcare so that the child's development is affected runs positively. On the contrary, the lower the level of education of parents, the less good it will be in parenting.Keywords: Socialization, Nutrition Fulfillment, Early Childhood
Pembelajaran Sejarah Berbasis Nilai-Nilai Kearifan Lokal Pontianak di Sekolah Menangah Atas Haris Firmansyah; Rahmad Silahudin; Faiz Ikramullah; Kamariah Kamariah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.584 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3526

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: a. nilai-nilai kearifan lokal yang dapat digunakan dalam pembelajaran sejarah di Pontianak. b. kemampuan guru dalam memberikan gambaran kearifan lokal dalam pembelajaran sejarah siswa kelas 11 SMA Negeri 10 Pontianak. Dan c. Mendeskripsikan kendala dan solusi dalam proses pembelajaran sejarah berdasarkan nilai-nilai kearifan lokal bagi siswa kelas 11 SMA Negeri 10 Pontianak. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dalam penelitiannya dan Subjek atau informan ini dipilih berdasarkan pengetahuan, pengelolaan, informasi dan data-data yang bisa mereka pertanggungjawabkan untuk menunjang penelitian yang dilakukan di SMA N 10 Kota Pontianak dengan meneliti mengenai Analisis nilai-nilai kearifan lokal dalam pembelajaran siswa kelas 11 SMA N 10 Pontianak. Adapun hasil penelitian ini sebagai berikut: Nilai-nilai kearifan lokal yang dapat digunakan dalam pembelajarn sejarah di Pontianak ialah nilai pendidikan moral yang terkandung dalam historiografi berdirinya Kesultanan Pontianak, nilai pendidikan adat dan tradisi yang dapat kita cari dengan menggali nilai-nilai kekeluargaan pada Suku Melayu, Dayak maupun Tionghoa, nilai religi yang terdapat dalam tradisi-tradisi masyarakat lokal di Kalimantan Barat seperti tradisi Saprahan, Upacara arakan pengantin dan lain sebagainya. Kemampuan Guru dalam memberikan gambaran kearifan lokal dalam pembelajaran sejarah siswa kelas 11 SMA N 10 Pontianak sudah bisa dikatakan baiak walaupun masih ada beberapa hal yang belum maksimal. Dan kendala dalam pembelajaran sejarah berbasis kearifan lokal pada pembelajaran sejarah adalah kreatfitas guru dalam mengolah sumber kearifan local serta motivasi belajar siswa dalam belajar juga turut menjadi kendala.Kata Kunci: kearifan lokal, pembelajaran sejarah, guru AbstractThe purpose of this study is to find out: a. the values of local wisdom that can be used in history learning in Pontianak. b. the teacher's ability to provide an overview of local wisdom in learning the history of grade 11 students of SMA Negeri 10 Pontianak. And c. Describe obstacles and solutions in the history learning process based on the values of local wisdom for grade 11 students of SMA Negeri 10 Pontianak. Qualitative research methods with a descriptive approach in their research and this subject or informant is selected based on knowledge, management, information and data that they can account for to support research conducted at SMA N 10 Pontianak City by researching about the analysis of local wisdom values in the learning of grade 11 students of SMA N 10 Pontianak. The results of this study are as follows: The values of local wisdom that can be used in historical learners in Pontianak are the value of moral education contained in the historiography of the establishment of the Pontianak Sultanate, the value of traditional education and traditions that we can look for by exploring family values in the Malays, Dayaks and Chinese, religious values contained in the traditions of local people in West Kalimantan such as the Saprahan tradition,  Bridal arakan ceremony and so on. The teacher's ability to provide an overview of local wisdom in learning the history of grade 11 students of SMA N 10 Pontianak can already be said to be baiak even though there are still some things that are not optimal. And the obstacle in learning history based on local wisdom in history learning is the credibility of teachers in processing sources of local wisdom and student learning motivation in learning is also an obstacle.Keywords: Local wisdom, history learning, teacher
Tinjauan Yuridis Implementasi Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pengguna Jasa Prostitusi Ditinjau dari Aspek Keadilan Wahyu Mustajab
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.224 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3536

Abstract

AbstrakProstitusi atau pelacuran sebagai masalah sosial sementara ini dilihat dari hubungan sebab-akibat dan asal mulanya tidak dapat diketahui dengan pasti, namun sampai sekarang pelacuran masih banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dan ada di hampir setiap wilayah di Indonesia, baik yang dilakukan secara terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi. Karena hukum pidana positif Indonesia belum mengatur secara jelas dan tegas tentang perbuatan prostitusi baik dalam KUHP maupun Undang-Undang diluar KUHP. Kasus prostitusi artis di Surabaya yang melibatkan artis VA dan AS, polisi langsung menetapkan muncikari sebagai tersangka. VA dan AS sebelumnya berstatus hanya sebagai saksi dan korban saja, tetapi status VA berubah menjadi tersangka dalam kasus tersebut karena telah melanggar Pasal 27 ayat (1) UndangUndang Informasi Transaksi Elektronik) namun pengguna hanya menjadi saksi. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimana implementasi pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana pengguna jasa prostitusi serta Bagaimana pembaharuan kebijakan hukum pidana sebagai upaya yang efektif untuk menanggulangi prostitusi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian yuridis empiris yakni penelitian hukum mengenai pemberlakuan atau implementasi ketentuan hukum normatif secara in action pada setiap peristiwa hukum tertentu yang terjadi dalam masyarakat. Dan penelitian ini juga menggunakan pendekatan yuridis normatif. Pendekatan yuridis normatif adalah pendekatan yang dilakukan berdasarkan bahan hukum utama, menelaah hal yang bersifat teoritis yang menyangkut asas-asas hukum, konsepsi hukum, pandangan dan doktrin-doktrin hukum, peraturan dan sistem hukum dengan menggunakan data sekunder, diantaranya asas, kaidah, norma dan aturan hukum yang terdapat dalam peraturan perundang-undangan dan peraturan lainnya.Kata Kunci: Pemidanaan, Pengguna Jasa, Prostitusi, Aspek Keadilan. AbstractProstitution or prostitution as a temporary social problem is seen from the cause-and-effect relationship and its origin cannot be known with certainty, but until now prostitution is still widely found in everyday life and exists in almost every region in Indonesia, both overtly and secretly. Because Indonesia's positive criminal law has not clearly and unequivocally regulated the act of prostitution both in the Criminal Code and laws outside the Criminal Code. In a case of artist prostitution in Surabaya involving VA and US artists, the police immediately named muncikari as a suspect. Va and U.S. previously had the status of witnesses and victims only, but VA's status changed to suspect in the case because it violated Article 27 paragraph (1) of the Electronic Transaction Information Act) but the user only became a witness. The problems in this study are how to implement the punishment of criminal offenders who use prostitution services and how to update criminal law policies as an effective effort to overcome prostitution in Indonesia. This research uses an empirical juridical research approach, namely legal research regarding the implementation or implementation of normative legal provisions in action at every certain legal event that occurs in society. And this study also uses a normative juridical approach. The normative juridical approach is an approach that is carried out based on the main legal materials, examining matters of a theoretical nature that concern legal principles, legal conceptions, views and doctrines of law, regulations and legal systems using secondary data, including principles, rules, norms and legal rules contained in laws and regulations and other regulations.Keywords: Punishment, Service Users, Prostitution, Aspects of Justice.
Akibat Hukum Perceraian Terhadap Hak Asuh Anak yang Disebabkan Salah Satu Pasangan Suami Istri Berpindah Agama Meysita Arum Nugroho
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.895 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3537

Abstract

AbstrakPerkawinan yang sah adalah perkawinan yang dimata hukum tercatat di Kantor Urusan Agama (KUA). Dalam tulisan ini permasalahan yang di angkat ialah Bagaimana kedudukan hukum hak asuh atas anak pasca perceraian Menurut Hukum Positif dalam Putusan No.0914/pdt.G/2014/PA.Jkt.Sel. Dan Siapakah yang diberikan wewenang melakukan hak asuh anak pasca perceraian. Untuk menjawab permasalahan tersebut digunakan metode penelitian hukum normatif. Bahwa kedudukan hukum anak pasca perceraian akibat perbedaan agama menurut hukum positif di Indonesia. Status anak itu dapat dibedakan menjadi tiga golongan, yaitu: Pertama, Anak yang dilahirkan sewaktu Islam, anak ini adalah anak muslim, menurut kesepakatan para fuqaha; Kedua, Anak yang dikandung sewaktu Islam dan dilahirkan setelah murtad, maka hukumnya adalah sama dengan anak yang dilahirkan sewaktu Islam. Ketiga, Anak yang dikandung dan dilahirkan setelah murtad, maka anak itu hukumnya kafir karena dia dilahirkan diantara kedua orang tuanya yang kafir, tidak ada pendapat lain dalam masalah ini. Adapun wewenang hak asuh anak jatuh kepada ibunya, karena di dalam kasus ini anak tersebut belum dewasa/ belum mmayiz. Namun beda hal jika ibu nya murtad, maka tidak berhak atas hak asuh anak tersebut.Kata Kunci: Perceraian, Kedudukan Hukum, Hak Asuh Anak AbstractLegitimate marriages are marriages that are legally registered at the Office of Religious Affairs (KUA). In this paper the problem raised is how the legal position of custody of children after divorce according to Positive Law in Decision No. 0914 / pdt.G / 2014 / PA.Jkt.Sel. And who is given the authority to do child custody after divorce. To answer these problems normative legal research methods are used. That the legal position of children after divorce is due to religious differences according to positive law in Indonesia. The status of the child can be divided into three groups, namely: First, Children born during Islam, these children are Muslim children, according to the agreement of the fuqaha; Second, children who were conceived during Islam and were born after apostasy, then the law is the same as children born during Islam. Third, the child conceived and born after apostasy, then the child is a pagan law because he was born between his pagan parents, there is no other opinion in this matter. The authority for child custody goes to the mother, because in this case the child is not yet an adult/not yet mmayiz. But different things if the mother is apostate, then not entitled to custody of the child.Keywords: Divorce, Legal Position, Child Custody
Pengaruh Fasilitas Publik Terhadap Kepuasan Penumpang di Bandar Udara Iskandar Pangkalan Bun Nur Rahmadiansyah; Esti Nur Wakhidah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.724 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3538

Abstract

AbstrakBandar Udara Iskandar terletak di Pangkalan Bun, Ibu Kota Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah dan merupakan satu satunya bandara di Kalimantan Tengah yang memiliki stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) avtur untuk ukuran kota kabupaten di luar Pulau Jawa, Saat ini Bandara Udara Iskandar merupakan bandara yang masih berada dibawah pengelolaan Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU). Bandar Udara Iskandar Pangkalan Bun dengan Luas Area 42 Hektar merupakan Bandar Udara Enclave Sipil, artinya Bandar Udara milik TNI AU yang dipergunakan selain untuk mendukung operasional militer juga untuk melayani Penerbangan Sipil (Penerbangan Umum) bandar Udara Iskandar merupakan Bandar Udara Domestik yang melayani di dalam Negeri. Tujuan Penelitian ini adalah (1) Mengetahui pengaruh fasilitas publik terhadap kepuasan penumpang di Bandar Udara Iskandar, (2) Jika terdapat pengaruh, mengetahui seberapa besar pengaruh fasilitas publik terhadap kepuasan penumpang di Bandar Udara Iskandar. Penelitian ini dilakukan di Bandar Udara Iskandar Pangkalan Bun. Jenis penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer dan skunder. Data primer diperoleh dari hasil observasi, kuisioner, dan dokumentasi. Sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen arus lalu lintas angkutan bandar udara di Bandar Udara Iskandar Pangkalan Bun. Pengambilan data pendukung dari penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik dokumentasi. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kualitas fasilitas publik terhadap kepuasan penumpang pada Bandar Udara Iskandar. Besarnya pengaruh adalah 78,9% dan sisanya 21,1% dipengaruhi oleh faktor lainnya.Kata Kunci: Fasilitas Publik, Kepuasan Penumpang, Bandar Udara Iskandar Pangkalan Bun Abstract Iskandar Airport is located in Pangkalan Bun, the capital city of West Kotawaringin Regency, Central Kalimantan and is the only airport in Central Kalimantan that has an aviation fuel gas station (SPBU) for the size of a district city outside Java Island. which is still under the management of the Airport Management Unit (UPBU). Iskandar Pangkalan Bun Airport with an Area of 42 Hectares is a Civil Enclave Airport, meaning that the airport belongs to the Indonesian Air Force which is used not only to support military operations but also to serve Civil Aviation (General Aviation). . The purposes of this study are (1) to determine the effect of public facilities on passenger satisfaction at Iskandar Airport, (2) if there is an effect, to find out how much influence public facilities have on passenger satisfaction at Iskandar Airport. This research was conducted at Iskandar Pangkalan Bun Airport. This type of research is included in the type of quantitative research. Sources of data used in this study in the form of primary and secondary data. Primary data obtained from observations, questionnaires, and documentation. Meanwhile, secondary data was obtained from the document of airport transportation traffic flow at Iskandar Pangkalan Bun Airport. Retrieval of supporting data from this research is to use documentation techniques. The results of this study concluded that there is a significant influence between the quality of public facilities on passenger satisfaction at Iskandar Airport. The magnitude of the influence is 78.9% and the remaining 21.1% is influenced by other factors.Keywords: Public Facilities, Passenger Satisfaction, Iskandar Pangkalan Bun Airport

Page 73 of 168 | Total Record : 1679