cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 1,679 Documents
Analisis Operasional Virtual Server pada PT. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung Aan Restu Mukti; Chairullah Chairullah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.263 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3539

Abstract

AbstrakPT Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung atau yang biasa disebut PT Bank Sumsel Babel merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang layanan jasa perbankan. PT Bank Sumsel Babel mampu bersaing dengan perbankan lainnya baik dari sisi teknologi maupun dari sisi bisnis. Saat ini Bank Sumsel Babel telah banyak memiliki layanan-layanan berbasis teknologi ter-update terutama dalam penggunaan mobile yang dibuat untuk memudahkan pelayanan kepada nasabahnya. Berdasarkan pengamatan penulis, PT Bank Sumsel Babel memiliki perangkat server yang digunakan untuk menunjang operasional banking serta control pada kegiatan sehari-hari serta mengoptimalkan kinerja perusahaan. Kebutuhan infrastruktur TI di Bank Sumsel Babel harus sejalan dengan perkembangan bisnis sehingga dibutuhkan aplikasi-aplikasi baru yang dapat menunjang kebutuhan tersebut. Masing-masing aplikasi atau layanan membutuhkan mesin server tersendiri, akibatnya perusahaan harus membeli mesin server baru untuk tiap aplikasi yang baru. Jumlah data yang dihasilkan dari proses bisnis dan operasi perusahaan juga meningkat sehingga dibutuhkan penambahan media penyimpanan data (storage).Kata Kunci: Operasional, Virtual Server, Bank Pembangunan Daerah AbstractPT Pembangunan Daerah Sumatera Selatan and Bangka Belitung or commonly called PT Bank Sumsel Babel is one of the companies engaged in banking services. PT Bank Sumsel Babel is able to compete with other banks both in terms of technology and from the business side. Currently, Bank Sumsel Babel has many updated technology-based services, especially in the use of mobile which is made to facilitate service to its customers. Based on the author's observations, PT Bank Sumsel Babel has a server device that is used to support banking operations and control daily activities and optimize company performance. The need for IT infrastructure at Bank Sumsel Babel must be in line with business development so that new applications are needed that can support these needs. Each application or service requires its own server machine, as a result of which the company has to purchase a new server machine for each new application. The amount of data generated from business processes and company operations has also increased so that additional data storage media (storage) is needed.Keywords: Operational, Virtual Server, Regional Development Bank
An Analysis of Students Speaking Constraints at Seven Grade in Islamic Junior High School of Darul Ulum Abdul Jalal; Abd. Aziz Wahab; Zainuddin Zainuddin; Beny Hamdani
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.693 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3540

Abstract

AbstractThis research is about the contraints of speaking skills in English. The purpose of this research is mainly to 1. describe the students' problems in speaking and 2. to describe effective solutions to overcome constraints in speaking, the participants of this study were 13 students who were at seven grade in Islamic Junior High School of Darul Ulum, the instruments used in this research were observation, interview, and documentation. After getting the data results, the researcher continued to analyze and determine the categories of speaking difficulties, and teacher constraints when teaching. The results of this research showed that 80% had difficulty with 20% learning as usual, the most prominent problems in the speaking process consisted of minimal vocabulary, poor pronunciation, and grammatical errors. Other factors include an unsupportive environment that causes students to not have enough motivation to learn English, teachers play an active role in overcoming problems such as providing vocabulary continuously, creating a pleasant learning atmosphere, and motivating students in speaking learning.Keywords: Student Contraints, Speaking, Islamic Junior High School of Darul Ulum
Analisis Good Governance pada Reformasi Sektor Pertahanan dan Keamanan Indonesia dalam Menghadapi Dinamika Globalisasi Dyah Tribuwana Tungga Dewi; Hikmat Zakky Al-Mubaraq; Selfira Salsabilla
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.753 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3541

Abstract

AbstrakPertahanan Negara yaitu fungsi pemerintahan Negara dalam menghadapi ancaman dari luar negeri dalam rangka nenegakan kedaulatan bangsa, keselamatan, dan keutuhan NKRI. Merespons dinamika global menuntut adannya kelembagaan sektor pertahanan dan keamanan yang profesional dan menjalankan prinsip-prinsip kepemerintahan yang baik sesuai dengan fungsi ideal kepemerintahan. Fungsi kepemerintahan dalam konteks keamanan dan pertahanan dikelola dalam suatu manajemen pertahanan yang ideal. Manajemen tersebut mengatur segala potensi pertahanan untuk menghadapi segala ancaman dengan prinsip Kepemerintahan yang baik atau good governance (GG, dalam merealisasikan manajemen pertahanan yang ideal dalam menghadapi dinamika global adalah dengan meningkatkan kualitas kelembagaan keamanan siber, TNI-Polri serta memberikan akses yang luas bagi masyarakat untuk menjadi bagian dari aktor keamanan dan pertahanan sebagai komponen cadangan. Oleh karena itu, perlu peningkatan tata kelola keamanan dan pertahanan berbasis people centered security dan Good Governance dan kebijakan yang fokus pada pengembangan profesionalitas kelembagaan institusi pemerintah bidang pertahanan dan keamanan.Kata Kunci: Good Governance, Reformasi sektor pertahanan dan keamanan, Dinamika globalisasi AbstractNational Defense is the function of the state government in dealing with threats from abroad to uphold the sovereignty, safety, and integrity of the Unitary State of the Republic of Indonesia. Responding to global dynamics, it is necessary to have a professional defense and security sector institution and apply the principles of good governance following the ideal function of government. Government functions in the context of defense and security are managed in ideal defense management. The management regulates all potential defenses to face all threats with the principles of good governance (GG, in realizing the ideal defense management in the face of global dynamics is to improve the quality of cyber security institutions, TNI-Polri and provide broad access for the community to become part of the defense system). from security and defense actors as reserve components. Therefore, it is necessary to increase the implementation of security and defense based on people-centered security and good governance, and policies that focus on developing the professionalism of government institutions in the defense and security sector.Keywords: Good governance, Reform of the defense and security sector, Dynamics of globalization
Penanganan Pandemi Covid-19 dalam Konteks Mewujudkan Keamanan Nasional Nanang Hery Soebakgijo; Yanif Dwi Kuntjoro; Hikmat Zakky Almubaroq
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.597 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3542

Abstract

AbstrakMelindungi seluruh bangsa dan segenap tumpah darah adalah tujuan esensial dari seluruh negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penanganan Pandemi Covid-19 dalam Konteks Mewujudkan Keamanan Nasional. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa konsep keamanan nasional yang tertuang dalam konstitusi negara mendesak untuk dihadirkan. Kebutuhan akan konteks keamanan nasional salah satunya adalah kerja intragency antar lembaga yang dinilai masih sangat lemah dan membutuhkan satu penguatan.Kata Kunci: Pandemi, Keamanan, Nasional AbstractProtecting the whole nation and the whole of bloodshed is the essential goal of the whole country. This study aims to determine the Handling of the Covid-19 Pandemic in the Context of Realizing National Security. The results of this study show that the concept of national security contained in the state constitution is urgent to be presented. One of the needs for a national security context is intragency work between institutions which is considered to be very weak and requires one strengthening.Keywords: Pandemic, Security, National
Manajemen Pendidikan Karakter TNI dalam Meningkatkan Mental Kejuangan Prajurit Kodam/XIV Hasanuddin Arifuddin Uksan
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.152 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3543

Abstract

AbstrakTugas pokok Tentara Nasional Indonesia adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari segala bentuk ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara sehingga Setiap prajurit dituntut untuk memiliki karakter yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana manajemen Pendidikan karakter TNI dalam meningkatkan mental kejuangan Prajurit Komando Daerah militer XIV/ Hasanuddin dengan lokus penelitian di Makassar. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Dengan Teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Pendidikan karakter TNI pada aspek kejuangan belum dilaksanakan dengan baik sehingga untuk membentuk prajurit yang berkarakter tangguh masih sulit untuk ditingkatkan. Selain itu kompetensi dan kapabilitas sumber daya manusia yang mengawaki pembinaan mental aspek kejuangan sangat terbatas. Pendidikan karakter TNI dilakukan untuk membentuk kondisi jiwa prajurit melalui Pembinaan Mental Tradisi Kejuangan. Peningkatan peran dalam pelaksanaan tugas pokok TNI dapat dilakukan dengan baik apabila didukung dengan kemantapan karakter kejuangan setiap prajurit sebagai insan Prajurit Saptamarga.Kata Kunci: Manajemen, Pendidikan, Karakter TNI, Kejuangan AbstractThe main task of the Indonesian National Army is to protect the entire nation and the entire homeland of Indonesia from all forms of threats and disturbances to the integrity of the nation and state so that every soldier is required to have a strong character. This study aims to analyze how the management of TNI character education in improving the mental struggle of the XIV/Hasanuddin Regional Military Command Soldiers with the research locus in Makassar. This research uses qualitative research. With interview techniques, observation and documentation. TNI character education in the fighting aspect has not been carried out properly so that it is still difficult to develop soldiers with strong character. In addition, the competence and capability of human resources who oversee the mental development of the fighting aspect is very limited. TNI character education is carried out to shape the mental condition of soldiers through the Mental Development of the Fighting Tradition. Increasing the role in the implementation of the TNI's main tasks can be carried out properly if it is supported by the stability of the fighting character of each soldier as a Saptamarga Soldier.Keywords: Management, Education, TNI Character, Struggle
Kebijakan Pembangunan Ekonomi dan Masyarakat di Desa Rai Oi Kecamatan Sape Kabupaten Bima Nur Farhaty; Sri Wahyuli; Sri Asmiatiningsih; Surip Surip
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.783 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.3544

Abstract

AbstrakUntuk mengentaskan penduduk dari lingkaran kemiskinan diperlukan kebikasanaan, komitmen, organisasi dan program serta pendekatan yang tepat. Lebih dari itu, diperlukan juga suatu sikap yang tidak mempermalukan orang miskin hanya sebagai objek, tetapi sebagai subjek. Orang miskin bukanlah orang yang tidak memiliki apapun, melainkan orang yang mempunyai sesuatu walaupun itu hanya sedikit. Berbagai upaya untuk menangulangin kemiskinan telah dilakukan oleh pemerintah seperti program pengembangan kawasan terpadu, proyek peningkatan pendapatan petani, nelayan, pedagang dan aneka upaya lainnya, meskipun program tersebut dilaksanakan dan telah menurunkan tingkat kemiskinan di daerah pedesaan tapi kesenjangan tersebut bisa diatasi sepenuhnya dan bahkan kesenjangan tersebut masih melebar dalam masyarakat Indonesia, hal ini disebabkan oleh kesenjangan antar kelas sosial baik dalam ketidak merataan pembagian hasil tambang, dari segi pendidikan, pekerjaan maupun usaha. Untuk mengatasi hal demikian pemerintah mengambil suatu bentuk kebijaksanaan dan program khusus yang berorientasi pada penduduk miskin dan penanggulangan pengangguran yaitu berupa program penanganan untuk mengatasi dampak krisis ekonomi melalui bantuan pemberian beras. Program pangan ini adalah bermaksud untuk mengatasi dampak krisis ekonomi ini dilakukan melalui penyaluran pemberian beras yang mendukung kegiatan ekonomi bagi masyarakat pedesaan.Kata Kunci: Pembangunan, Ekonomi, Masyarakat Desa. AbstrackTo lift the population from the cycle of poverty requires policies, commitments, organizations and programs as well as the right approach. More than that, it is also necessary to have an attitude that does not embarrass the poor only as objects, but as subjects. A poor person is not a person who has nothing, but a person who has something even if it is only a little. Various efforts to overcome poverty have been carried out by the government such as integrated area development programs, projects to increase the income of farmers, fishermen, traders and various other efforts. still widening in Indonesian society, this is due to the gap between social classes both in the unequal distribution of mining products, in terms of education, work and business. To overcome this, the government took a form of policy and a special program that was oriented towards the poor and overcoming unemployment, namely in the form of a program to overcome the impact of the economic crisis through the provision of rice. This food program is intended to overcome the impact of the economic crisis by distributing rice that supports economic activities for rural communities.Keywords: Development, Economy, Village Community
Sosialisasi Digital Parenting “Pengasuhan Menggunakan Screen Time di Desa Benteng” Ode Yahyu Herliany Yusuf; Nurhayani Nurhayani; Ade Wahyu Ningsih; Desi Ratna Sari; Silfiyani Silfiyani; Sumarzawan Sumarxawan; Wa ode Arnam Mustika
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.327 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3549

Abstract

AbstrakPenggunaan waktu layar pada media digital yang berlebihan pada anak dapat menimbulkan masalah serius yang tidak tidak disadari oleh orangtua. Banyak orangtua yang mengeluh tentang anaknya yang lebih banyak menghabiskan waktu dengan gadget sehingga mengalami perubahan  pola hidup dan perilaku, tanpa disadari masalah tersebut muncul karena kurangnya informasi yang diketahui oleh orangtua tentang aturan penggunaan waktu layar pada anak. Tujuan diadakannya program kreativitas mahasiswa ini adalah untuk mensosialisasikan aturan atau rekomendasi penggunaan waktu layar pada anak agar orangtua bisa mengoptimalkan pengasuhan pada anak di era digital seperti sekarang ini. Kegiatan program kreativitas mahasiswa ini dilaksanakan di Desa Benteng, Kabupaten Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan sosialisasi kepada masyarakat ini dilakukan dengan cara memberikan materi dan berdiskusi. Saat kegiatan berlangsung ditemukan banyak orangtua yang mulai menyadari sebab dari perubahan pola hidup dan perilaku pada anaknya yang berasal dari penggunaan gadget yang berlebihan. Pada kegiatan ini orang tua memberikan respon yang sangat positifKata Kunci: Waktu Layar, Digital, Pengasuhan, Gadget AbstractExcessive use of screen time on digital in children can cause serious promlems that are not realized by parents. Many parents complain about they children spending more time with gadgets so that they experience changes in lifestyle and behavior. Without realizing this problem arises due tu lack of information. What parents know about the rules for using screen time in children. The purpose of holding it. This student creativity program is to socialize rules or recommendations for using screen time on numbers so that parents can optimize parenting for children in the digital era like today. This student creativity program activity was carried out in Benteng Village, Buton Regency, Southeast Sulawesi Province. This socialization activity to the community was carried out by providing material material and discussing. During the activity, it was found that many parents were starting to realize the causes of changes in lifestyle and behaviour in their children from excessive use of gadgets. In this activity, parents gave a very positive response.Keywords: Screen Time, Digital, Parenting, Gadgets
Membuat Mainan Edukasi Menggunakan Bahan Alam dan Limbah Sampah Ode Yahyu Herliani Yusuf; Devi Andrianti; Ayu Selfia; Rustia Rustia; Nirwati Nirwati; Harida Harida
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.907 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3550

Abstract

AbstrakPKM merupakan program kreatifitas mahasiswa yang memiliki tujuan untuk memengoptimalkan kinerja mahasiswa dalam mengaktualisasikan program ilmu yang di pelajari kepada masyarakat umum. Dimana dalam prosesnya terdapat suatu pemecahan masalah yang terdapat pada suatu kelompok masyarakat, sehingga dapat menghasilkan suatu solusi yang tepat dan di butuhkan oleh masyarakat.kurang nya pemahaman akan pentingnya permainan edukasi, kemudian kurangnya waktu untuk meluangkan waktu bersama anak serta kendala ekonomi serta susahnya untuk mengakses penjual yang menjual permainan edukatif menjadi salah satu pemicu masyarakat sangat jarang memberikan mainan yang memiliki nilai edukasi kepada anak. Hal inilah yang menjadi landasan utama diadakanya workshop membuat mainan edukatif menggunakan bahan alam dan limbah sampah sebagai bentuk pengabdian kepaa masyarakat oleh mahasiswa dalam memberikan solusi dalam memperoleh permainan edukatif dan mengedukasi masyarakat tentang manfaat serta pentingnya permainan edukatif dalam proses tumbuh kembang anak. Sehingga para oraang tua mampu mengolah barang yang ada di sekitarnya menjadi sebuah permainan yang memiliki nilai edukatif dan bermanfaat serta menarik bagi anak dan tentunya dengan biaya yang terjangkau pula. Luaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah dengan adanya kegiatan ini dapat mengedukasi masyarakat tentang manfaat serta pentingnya mainan edukasi bagi anak serta dapat memicu komunikasi yang baik antara orang tua dan anak. Selain tujuan utama ada juga tujuan lain yaitu dapat di publikasikan pada jurnal nasional.Kata Kunci: Anak, Permainan, Sampah AbstractPKM is a student creativity program that has the aim of optimizing student performance in actualizing the knowledge programs learned to the general public. Where in the process there is a problem solving that exists in a community group, so that it can produce an appropriate solution and is needed by the community. Lack of understanding of the importance of educational games, then lack of time to spend time with children as well as economic constraints and difficulty in accessing sellers who sell educational games are one of the triggers for people to very rarely give toys that have educational value to children. This is the main basis for holding workshops on making educational toys using natural materials and waste waste as a form of community service by students in providing solutions in obtaining educational games and educating the public about the benefits and importance of educational games in the process of children's growth and development. So that parents are able to process the goods around them into a game that has educational value and is useful and interesting for children and of course at an affordable cost as well. The expected outcome of this activity is that this activity can educate the public about the benefits and importance of educational toys for children and can trigger good communication between parents and children. In addition to the main goal, there is also another goal, namely to be published in national journals.Keywords : Child, Game, Trash
Konsep Penanganan Kasus School Refusal Taufiq Ridwanullah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.637 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3557

Abstract

AbstrakPenelitian ini merupakan penelitian Studi Literatur. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan beberapa konsep penanganan kasus school refusal yang telah dilakukan guna membantu pihak-pihak yang membutuhkan metode untuk mengatasi terjadinya kasus scholl refusal. Hasil dari penelitian bahwa penanganan kasus school refusal dapat dilakukan oleh dua pihak. pihak pertama yaitu para Praktisi seperti Guru, konselor atau Psikolog dengan cara: Mencocokkan Teori/Pendekatan Konseling dengan Beberapa Teknik, Metode Pembiasaan, dan metode layanan home visit. Sedangkan pihak kedua yaitu orangtua dapat dilakukan dengan cara: Tetap Mewajibkan Anak Untuk Berangkat Sekolah, Berusaha Untuk Tegas dan Konsisten, Bekerjasama Dengan Guru Kelas/Bimbingan Konseling atau pihak lain di Sekolah, Luangkan Waktu Untuk Berdiskusi atau Berbicara Dengan Anak, dan mengkonsultasikan permasalahan pada Psikolog/Konselor jika permasalah anak terjadi secara berlarut-larut.Kata Kunci: School Refusal, Konselor, Orang Tua AbstractThis research is a Literature Study. The purpose of this study was to explain some of the thoughts about school refusal by schools that needed a method of school refusal. The results of the study were two cases of school refusal. first party namely Practitioners such as Teachers, counselors or Psychologists by: Matching Theory / Methods of Counseling with Multiple Techniques, Habit Method, and methods of home visit services. While the second party is a participant, it can be done by: Keeping the Child Going to School, Trying to Be Firm and Consistent, Working with Class / Counseling Guidance Teachers or other parties at the School, Take Time to Discuss or Exchange with Children, and consult requests for assistance at Psychologist or counselor if the child's problems occur protractedly.Keywords: School Refusal, Counselor, Old
Upaya Meningkatkan Gerak Dasar Melalui Senam Irama Siswa Kelas V di Sekolah Dasar Negeri 29 Gelumbang Noviria Sukmawati; I Bagus Endrawan
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.769 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3559

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan gerak dasar (ayunan tangan dan langkah kaki) dalam pembelajaran senam irama. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas V (lima) Sekolah Dasar Negeri 29 Gelumbang yang berjumlah 30 orang siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan memilih sumber data, jenis data, serta instrument yang digunakan dalam penelitian. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa:  Melalui pembelajaran senam irama dapat meningkatkan gerak dasar pada siswa kelas V SD Negeri 29 Gelumbang. Peningkatan kemampuan tersebut dilihat dari pencapaian Keriteria Ketuntasan Minimum (KKM) siswa secara klasikal pada pra siklus sebesar 53,33%, siklus I adalah 70%, dan siklus II mencapai 90%. Berdasarkan hasil tes akhir telah terjadi peningkatan, sehingga dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan gerak dasar dapat ditingkatkan melalui senam irama pada siswa kelas V SD  Negeri 29 Gelumbang.Kata Kunci: Gerak Dasar, Senam Irama AbstractThe objective of the research is to know basic skills of motor movement (swing arms and footsteps) in rhytmic gymnastics learning. The population of  this research was the fifth grade students of state junior high school 29 of Gelumbang, that the total number of population was 30 students. Techniques for collecting the data were done by choosing source, type of data, and instrument which were used in the research. The results of this research could be concluded that : Through rhytmic gymnastics learning could increase basic motor movement to the fifth grade students of junior High school 29 of Gelumbang. Increasing ability was looked from the achievement of students minimum completenesss criteria (KKM) clasically on pre-cycle was 53,33%, the first cycles was 70%, and the second cycles reached 90%. Based on the result of post-test had occured enhancement, hence can concluded that basic skills of motor movement can be increased through rhytmic gymnastics to the fifth grade of state junior high school 29 of Gelumbang. Keywords: Basic Motor Movement, Rhytmic Gymnastic

Page 74 of 168 | Total Record : 1679