cover
Contact Name
Lukman
Contact Email
putrasanggar231@gmail.com
Phone
+6282339832420
Journal Mail Official
putrasanggar231@gmail.com
Editorial Address
http://ejournal.iaimbima.ac.id/index.php/pelangi/about/contact
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Published by IAI Muhammadiyah Bima
ISSN : 2655593     EISSN : 27456439     DOI : -
Core Subject : Education,
Fokus jurnal ini adalah studi akademik dilingkup TK/PAUD dalam berbagai perspektif yang berupa artikel hasil pemikiran dan penelitian pendidikan PAUD/TK.Ruang lingkup jurnal ini mengkhususkan pada pendidikan dasar terutama dilingkup Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah dalam berbagai disiplin ilmu dan perspektif, meliputi isu-isu sebagai berikut: 1. Kurikulum Pembelajaran PAUD/TK 2. Metodologi Pembelajaran PAUD/TK 3. Pembelajaran IPA PAUD/TK 4. Pembelajaran Bahasa PAUD/TK 5. Pembelajaran matematikan PAUD/TK 6. Assessment Pembelajaran Siswa PAUD/TK 7. Budaya dan Nilai Kaarifan Lokal di PAUD/TK
Articles 350 Documents
PENERAPAN SENI TARI KREASI “AKU INDONESIA” UNTUK MENSTIMULASI FISIK MOTORIK ANAK USIA 4-6 TAHUN DI TK TUNAS WACANA Tyas Angger Ciptaning
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v8i1.6068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan seni tari kreasi “Aku Indonesia” dalam menstimulasi perkembangan fisik motorik anak usia 4-6 tahun di TK Tunas Wacana. Masalah utama dalam penelitian ini adalah bagaimana proses penerapan tari kreasi tersebut dapat memberikan dampak signifikan terhadap kemampuan motorik kasar maupun halus anak didik. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi dalam menari, anak-anak mengalami peningkatan pada aspek keseimbangan, koordinasi mata-tangan, serta kelenturan tubuh. Selain itu, penggunaan musik dan gerakan yang bersifat patriotik dalam tari “Aku Indonesia” berhasil memotivasi anak untuk bergerak lebih aktif dan ekspresif. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa seni tari kreasi merupakan media stimulasi fisik motorik yang efektif dan menyenangkan bagi anak usia dini. Kata Kunci: Seni Tari Kreasi, Fisik Motorik, Anak Usia Dini, Aku Indonesia
PENDEKATAN KHUSUS DALAM PENELITIAN PENDIDIKAN:: Tinjauan Teoritis dan Implementasinya dalam Penelitian Pendidikan Agama Islam Anak Usia Dini Nayla Luthfia Hasna Salsabila; tedi Priatna; Bayu bambang nur fauzi; Nabila aulia rahma; Luqman hakim wahyudi; Kafiya rahima syahidah
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v8i1.6116

Abstract

Penelitian Pendidikan Agama Islam pada anak usia dini memerlukan pendekatan metodologi yang sesuai dengan karakteristik perkembangannya. Artikel ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis pendekatan khusus dalam penelitian pendidikan yang dapat diaplikasikan untuk konteks PAI anak usia dini. Metode penelitian menggunakan kajian literatur dengan analisis deskriptif terhadap berbagai sumber literatur relevan dari buku, artikel jurnal, dan laporan penelitian. Hasil kajian menemukan lima pendekatan khusus yang dapat digunakan, yaitu pendekatan eksperimen untuk menguji efektivitas metode pembelajaran, pendekatan studi kasus untuk memahami fenomena pembelajaran secara mendalam, pendekatan etnografi untuk mengkaji budaya religius, pendekatan historis untuk menelusuri perkembangan PAI PAUD, dan pendekatan penelitian tindakan untuk meningkatkan praktik pembelajaran. Setiap pendekatan memiliki kelebihan dan keterbatasan yang perlu dipertimbangkan peneliti. Pemilihan pendekatan yang tepat sangat penting agar hasil penelitian dapat menggambarkan fenomena PAI anak usia dini secara utuh, bermakna, dan kontekstual.
PERSEPSI GURU TERHADAP MEDIA POSTER BERGAMBAR DALAM PEMBELAJARAN GIZI ANAK USIA DINI (STUDI DI TK IT AL-MUHTADHIN SYUROFA) Aris Iwansyah
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v8i1.6289

Abstract

Pendidikan gizi pada anak usia dini merupakan fondasi penting dalam pembentukan pola makan sehat dan perilaku hidup sehat berkelanjutan. Salah satu strategi pedagogis yang digunakan adalah pemanfaatan media visual berupa poster bergambar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru terhadap penggunaan media poster bergambar dalam pembelajaran gizi anak usia dini serta mengidentifikasi manfaat dan kendala implementasinya di kelas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap tiga orang guru di TK IT Al-Muhtadhin Syurofa yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta divalidasi melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki persepsi positif terhadap penggunaan poster bergambar karena media ini dinilai mampu menarik perhatian anak, memudahkan pemahaman konsep gizi, dan sesuai dengan karakteristik belajar visual anak usia dini. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan desain media, fasilitas sekolah, serta kebutuhan penyesuaian bahasa dan visual agar sesuai dengan tingkat perkembangan anak. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas poster sangat ditentukan oleh kreativitas guru dalam mengintegrasikan media ke dalam strategi pembelajaran interaktif.
PENGARUH MEDIA BALOK HIJAIYAH TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL HURUF HIJAIYAH ANAK USIA 5-6 TAHUN M Aldi Pratama
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v8i1.6530

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Salah satu hal yang sangat penting diajarkan pada anak usia dini yakni huruf hijaiyah yang merupakan bahasa al-quran dan al-quran merupakan salah satu pedoman bagi setiap muslim. Penelitian ini bertujuan untuk Pengaruh Media Balok Hijaiyah Terhadap Kemampuan Mengenal huruf hijaiyah Anak Usia 5-6 Tahun. Metode penelitian yang Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen dengan desain eksperimen “one group pretest-posttest”. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji homogenistas, dan uji hipotesis t. Dari hasil penelitian yang dilakukan, dapat dilihat dari perbandingan hasil prettest dengan rata-rata 23,1 dan hasil posttest dengan rata-rata 41,7. Hasil tersebut menunjukkan bahwa nilai rata-rata setelah kegiatan memiliki nilai lebih tinggi daripada sebelum kegiatan. Hasil uji hipotesis yang dilakukan secara manual dengan uji sampel berurutan menujukkan kemampuan anak untuk mengenal huruf hijaiyah pada balok hijaiyah. Dengan tabel distribusi t dengan taraf signifikan ?=0,05 dan dk = N-1, dapat disimpulkan bahwa balok hijaiyah memiliki efek atau pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan mengenal huruf hijiayah anak.
PENGARUH KEGIATAN MELUKIS TIUP TERHADAP KREATIVITAS ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK NEGERI PEMBINA MAKASSAR Aqilah Azzahrah; Herman Herman; A. Sri Wahyuni Asti
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v8i1.6551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan melukis tiup terhadap kreativitas anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina Makassar. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperiment design. Populasi dalam penelitian ini ialah 32 anak sedangkan sampel dalam penelitian ini ialah 16 anak, yang dibagi dalam dua kelompok yaitu 8 anak pada kelompok eksperimen dan 8 anak pada kelompok kontrol. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kreativitas anak pada kelompok eksperimen menunjukkan bahwa Zhitung -2.524b dan nilai sig. sebesar 0.012 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan kreativitas anak pada kelompok eksperimen sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Jadi, dapat disimpulkan bahwa kreativitas anak yang diberi perlakuan melukis tiup pada kelompok eksperimen lebih baik dari kelompok kontrol dan kegiatan melukis tiup memberikan dampak yang signifikan terhadap kreativitas anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina Makassar.
IMPLEMENTASI CERITA SAINS MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK BUSTANUL HUDA DESA UKUI DUA KECAMATAN UKUI KABUPATEN PELALAWAN Rina Maya Sari; Nopa Wilyanita; Rahmah Rahmah
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v8i1.6688

Abstract

Implementasi cerita sains melalui pendekatan saintifik di TK Bustanul Huda Desa Ukui Dua Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan masih kurang maksimal dalam kegiatan pembelajaran. Maka dari itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Implementasi cerita sains melalui pendekatan saintifik berpengaruh terhadap keterampilan sains anak 5-6 tahun di TK Bustanul Huda Desa Ukui Dua Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas B2 yang berjumlah 13 orang, informan adalah kepala sekolah dan guru di TK Bustanul Huda yang berjumlah 3 orang. Proses pengumpulan data yang dilakukan peneliti melalui pengamatan (observasi), wawancara dan dokumentasi. Kemudian data dianalisis menggunakan analisis data melalui reduksi, display dan verifikasi data. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa Implementasi cerita sains melalui pendekatan saintifik dapat meningkatkan keterampilan sains peserta didik pada saat kegiatan pembelajaran. Hal ini dapat dilihat dari persentase pada setiap aspek saintifik berikut: Mengamati sebesar 76,93%, Menanya sebesar 86,81%, Mencoba sebesar 79,26%, Menalar sebesar 76,56% dan Mengkomunikasikan sebesar 86,62%.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN SAINS ANAK USIA DINI MELALUI PROYEK KEHIDUPAN HEWAN DI TK TUNAS BANGSA DESA BAGAN LIMAU KECAMATAN UKUI KABUPATEN PELALAWAN Tri Asih; Nopa Wilyanita; Rahmah Rahmah
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v8i1.6698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan dan mengukur efektivitas pembelajaran berbasis proyek kehidupan hewan dalam meningkatkan keterampilan sains anak usia dini di TK Tunas Bangsa. Latar belakang penelitian menunjukkan bahwa keterampilan sains anak masih kurang optimal karena metode pembelajaran yang cenderung pasif dan berpusat pada guru. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 14 anak kelompok B (usia 5-6 tahun) di TK Tunas Bangsa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan rubrik penilaian. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan sains anak. Pada pra-siklus, rata-rata nilai keterampilan sains anak adalah 37,57% (Belum Berkembang). Setelah Siklus I (fokus pada siklus hidup kupu-kupu), nilai rata-rata meningkat menjadi 71,5% (Berkembang Sesuai Harapan). Meskipun ada kemajuan, ditemukan kendala seperti kurangnya alat individual dan anak yang masih malu. Pada Siklus II (fokus pada siklus hidup katak), perbaikan dilakukan dengan menyediakan alat individual dan motivasi yang lebih intensif, sehingga nilai rata-rata mencapai 96,43% (Berkembang Sangat Baik), melampaui target keberhasilan 85%. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa penerapan pembelajaran berbasis proyek kehidupan hewan sangat efektif dalam meningkatkan keterampilan sains anak usia dini, khususnya dalam kemampuan mengamati, mengklasifikasikan, dan mengomunikasikan. Metode ini menciptakan pengalaman belajar yang aktif, menyenangkan, dan bermakna, serta mendorong pengembangan berpikir ilmiah sejak dini.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PjBL) TERHADAP KREATIVITAS DAN KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI KELOMPOK B DI TK BINA TAMA Mei Lutfi Rizqiana; Endah Wahyu Sugiharti
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v8i1.6858

Abstract

Pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam mengembangkan kreativitas dan kemandirian. Namun, kegiatan pembelajaran di taman kanak-kanak masih sering menggunakan metode konvensional yang berpusat pada guru, sehingga membatasi kesempatan anak untuk bereksplorasi, berkreasi, dan belajar secara mandiri. Kondisi ini menyebabkan anak kurang mendapatkan pengalaman belajar yang aktif dan bermakna dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang lebih inovatif, salah satunya Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan PjBL dalam meningkatkan kreativitas dan kemandirian anak kelompok B di TK Bina Tama. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Subjek penelitian terdiri dari anak usia 5–6 tahun dan guru kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL mampu meningkatkan kreativitas anak yang terlihat dari munculnya ide yang beragam, keberanian bereksperimen, serta variasi hasil karya yang dihasilkan. Selain itu, PjBL juga meningkatkan kemandirian anak dalam memilih alat dan bahan, menyelesaikan tugas secara mandiri, serta bertanggung jawab terhadap hasil pekerjaan. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan proyek memberikan kesempatan bagi anak untuk belajar melalui pengalaman langsung. Dengan demikian, PjBL dapat menjadi model pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kreativitas dan kemandirian anak usia dini.
PENINGKATAN MOTORIK KASAR ANAK MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL LOMPAT TALI KARET PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK NEGERI SANGIA KECAMATAN SAPE KABUPATEN BIMA Astuti Hendrawati; Irwan Irwan; Nurfidianty Annafi; Lukman Lukman
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v8i1.6883

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan keterampilan motorik kasar anak usia 5-6 tahun melalui penerapan permainan tradisional lompat tali karet di TK Negeri Sangia, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah anak-anak kelompok usia 5-6 tahun yang terdaftar di TK Negeri Sangia. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan lompat tali karet secara signifikan meningkatkan keterampilan motorik kasar anak-anak, yang terlihat dari peningkatan keseimbangan, koordinasi, dan kekuatan fisik mereka. Selain itu, permainan ini juga membantu meningkatkan motivasi dan partisipasi aktif anak dalam kegiatan fisik. Berdasarkan temuan ini, disimpulkan bahwa permainan tradisional lompat tali karet efektif sebagai media pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru di pendidikan Anak Usia Dini untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar.
PENGARUH PEMBELAJARAN DILUAR KELAS TERHADAP SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI DI KB BINA LESTARI DUSUN SRITEN Endang Rusmiati; Endah Wahyu Sugiharti
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v8i1.6884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran di luar kelas (outdoor learning ) terhadap perkembangan sosial emosional Anak Usia Dini di KB Bina Lestari Dusun Sriten. Stimulasi yang tepat sangat krusial bagi perkembangan holistik anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Fokus penelitian meliputi inovasi kegiatan seperti pengamatan warna pelangi di alam dan pengecekan fenomena alam siang hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran di luar kelas memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan sosial dan regulasi emosi anak. Melalui interaksi langsung dengan lingkungan dan teman sebaya, anak-anak menunjukkan peningkatan dalam kemampuan bekerja sama, berbagi, rasa percaya diri, serta kemandirian. Selain itu, metode ini terbukti efektif mengatasi kejenuhan anak terhadap aktivitas akademik di dalam kelas. Meskipun terdapat kendala seperti cuaca dan kontrol fokus anak, secara keseluruhan kegiatan ini berhasil mencapai tujuan pengembangan sosial emosional. Hasil penelitian ini merekomendasikan agar pembelajaran di luar kelas dijadikan program prioritas dalam kurikulum pendidikan anak usia dini untuk mendukung perkembangan aspek lainnya secara komprehensif.