cover
Contact Name
Arif Sofianto
Contact Email
01arifsofianto@gmail.com
Phone
+6224-3515591
Journal Mail Official
jurnallitbangjateng@gmail.com
Editorial Address
BAPPEDA PROV. JATENG Jl. Pemuda No.127-133, Kota Semarang, Jawa Tengah 50132 Telp. : (024) 351 5591, Fax. : (024) 354 6802 Email : bappeda@jatengprov.go.id, Website : http://bappeda.jatengprov.go.id
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah
ISSN : 14129833     EISSN : 2548463X     DOI : https://doi.org/10.36762/jurnaljateng
Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah merupakan media diseminasi hasil-hasil penelitian yang terkait dengan pembangunan daerah dan penyelenggaraan pemerintahan dan otonomi daerah secara luas. Fokus jurnal ini adalah hasil penelitian yang memberikan kontribusi pada percepatan pembangunan daerah di berbagai sektor serta peningkatan penyelenggaraan pemerintahan dan otonomi daerah. Jurnal ini diterbitkan 2 kali setahun dengan pemilahan fokus sebagai berikut: 1) Rumpun pengetahuan sosial meliputi fokus politik dan pemerintahan, hukum, kesehatan, pendidikan, sosial budaya, kesejahtaraan, dan perekonomian daerah. 2) Rumpun pengetahuan alam meliputi pertanian dalam arti luas, kelautan dan perikanan, kehutanan, pengelolaan sumberdaya alam, dan energi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 464 Documents
KECERNAAN BAHAN KERING, BAHAN ORGANIK, LEMAK KASAR DAN TOTAL DIGESTIBLE NUTRIENTS BERBAGAI HIJAUAN SECARA IN VITRO Farah Faradilla; Limbang Kustiawan Nuswantara; Marry Christiyanto; Eko Pangestu
JURNAL LITBANG PROVINSI JAWA TENGAH Vol 17 No 2 (2019): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36762/jurnaljateng.v17i2.798

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecernaan bahan kering, bahan organik, lemak kasar dan Total Digestible Nutrients (TDN) beberapa hijauan secara in vitro. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2018 – Januari 2019 di Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Pakan, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 8 jenis hijauan pakan sebagai perlakuan masing-masing 3 ulangan. Parameter yang diamati kecernaan bahan kering, bahan organik, lemak kasar dan TDN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai jenis hijauan menghasilkan nilai kecernaan dan TDN yang berbeda (P<0,05). Kesimpulan hasil penelitian ini adalah kecernaan bahan kering, bahan organik dan lemak kasar dipengaruhi oleh kandungan nutrien dalam bahan pakan, sedangkan nilai TDN berkorelasi dengan nilai kecernaan nutrien dalam bahan pakan.
PENGARUH DOSIS ARANG SEKAM PADI DAN PUPUK KANDANG SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG HIBRIDA (Zea mays L.) PADA SALINITAS TANAH Intan Dharmasika; Susilo Budiyanto; Florentina Kusmiyati
JURNAL LITBANG PROVINSI JAWA TENGAH Vol 17 No 2 (2019): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36762/jurnaljateng.v17i2.799

Abstract

Penelitian ini dilakukan akibat kebutuhan jagung di Indonesia dan kegiatan impor jagung yang terus meningkat sehingga perlu adanya perluasan area budidaya dengan memanfaatkan lahan marginal sebagai lahan budidaya dan memperbaiki kondisi lahan agar tanaman jagung mampu tumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian arang sekam padi dan pupuk kandang sapi terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung hibrida pada tanah salin. Penelitian dilaksanakan dari bulan November 2018 s/d Februari 2019 di Lahan Pertanian Desa Dresi Wetan, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 3 x 3 dengan 3 ulangan. Faktor pertama, dosis arang sekam padi (0 ton/ha, 4 ton/ha dan 6 ton/ha). Faktor kedua, dosis pupuk kandang sapi (0 ton/ha, 7,5 ton/ha dan 15 ton/ha). Data dianalisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan (DMRT) pada taraf 5%. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman; jumlah daun; jumlah baris biji per tongkol; bobot jagung pipilan; rendemen dan daya hantar listrik tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi pemberian arang sekam padi dan pupuk kandang sapi berpengaruh nyata terhadap jumlah baris biji per tongkol; bobot jagung pipilan; rendemen dan nilai daya hantar listrik tanah. Aplikasi arang sekam padi 6 ton/ha dan pupuk kandang sapi 15 ton/ha menghasilkan pertumbuhan dan produksi lebih tinggi. Tinggi tanaman, jumlah daun dan bobot pipilan jagung masih dibawah potensial genetik tanaman jagung hibrida.
IDENTIFIKASI CEMARAN INSEKTISIDA PROFENOFOS DARI LAHAN BAWANG MERAH DI KABUPATEN BREBES Sri Wahyuni; Indratin; Poniman; Asep Nugraha Ardiwinata
JURNAL LITBANG PROVINSI JAWA TENGAH Vol 17 No 2 (2019): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36762/jurnaljateng.v17i2.800

Abstract

Penggunaan pestisida cukup tinggi dan berlebihan, disinyalir telah mencemari lahan bawang merah di Kabupaten Brebes. Dampak negatif penggunaan pestisida sudah dirasakan oleh petani, namun perilaku dan tata cara penggunaan pestisida belum banyak berubah. Sekolah lapang pengendalian hama terpadu telah dilaksanakan dan subsidi pestisida juga sudah dicabut, namun kenyataan di lapangan penggunaan pestisida terus meningkat. Residu pestisida yang terakumulasi di lahan pertanian diyakini sebagai penyebab menurunnya tingkat kesuburan tanah. Akibat dari penggunaan pestisida yang berlebih perlu dilakukan pengendalian pencemaran lingkungan sebagai wujud program keamanan pangan nasional. Sebelum dilakukan pengendalian perlu dilakukan identifikasi cemaran. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi cemaran profenofos yang yang ada di lahan bawang merah Kabupaten Brebes. Penelitian dilaksanakan di lapang dan laboratorium. Penelitian lapang dilaksanakan di Kabupaten Brebes Jawa Tengah dan analisa residu pestisida dilakukan di laboratorium terpadu Balai Penelitian Lingkungan Pertanian (Balingtan). Kegiatan ini berlangsung dari bulan Februari hingga April 2018. Metode yang dilakukan adalah metode survey dan wawancara petani dalam pengambilan sampel di lapang. Sampel tanah diambil dari 18 titik sampling yang berlokasi di 8 Kecamatan di Kabupaten Brebes. Dalam 1 titik sampel diambil secara komposit dari 5 titik sampling. Sampel tanah dilahan bawang merah yang diperoleh dari lapangan masing-masing diuji residu insektisida profenofos menggunakan metode Quecher. Hasil penelitian menunjukkan dari 18 titik sampel tanah yang diambil, terdeteksi cemaran insektisida profenofos sebanyak 17 sampel (94,44%) dengan konsentrasi <LOD – 0,510 ppm dengan BMR 0,30 ppm.
PRODUKSITANAMAN KEDELAI (Glycine max L. merill) PADA BERBAGAI KONSENTRASI CEMARAN ION LOGAM NI2+DENGAN PENAMBAHAN DOSIS BIOKOMPOS R. N. Fitriani; S. Budiyanto; Sukarjo
JURNAL LITBANG PROVINSI JAWA TENGAH Vol 17 No 2 (2019): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36762/jurnaljateng.v17i2.801

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji produksi kedelai pada tanah yang tercemar oleh logam nikel dengan penambahan biokompos.Penelitian dilakukan di Rumah Kasa dan Laboratorium Terpadu BALINGTAN (Balai Penelitian Lingkungan Pertanian) Pati, Jawa Tengah dari bulan November 2018 – Februari 2019. Rancangan dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap pola faktorial 5 x 3 dengan 3 ulangan. Faktor pertama yaitu perlakuan konsentrasi cemaran nikel (Ni) 0, 25, 50, 75, 100 ppm dan faktor kedua yaitu perlakuan dosis biokompos 0, 3,5 dan 7 ton/ha. Data dianalisis dengan analisis ragam dan dilanjutkan dengan uji berganda Duncan (Duncan’s Multiple Range Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tanah yang diberi biokompos kurang dari 7 ton/ha dan semua tingkat cemaran menunjukkan penurunan produksi kedelai. Tanah yang diberi biokompos 7 ton/ha pada perlakuan konsentrasi cemaran nikel 25 ppm menghasilkan produksi kedelai (jumlah biji) setara atau sama dengan tanah tanpa cemaran nikel. Konsentrasi nikel dalam daun dan biji kedelai pada tanah yang tercemar nikel 25 – 100 ppm dengan penambahan dosis biokompos 3,5 ton/ha maupun 7 ton/ha masih melebihi ambang batas yang diijinkan sehingga tidak layak untuk dikonsumsi oleh manusia maupun hewan.
HUBUNGAN BONITA DENGAN KELAS KESESUAIAN LAHAN (KKL) HUTAN TANAMAN JATI Heru Dwi Riyanto; Beny H; Pamungkas B.P
JURNAL LITBANG PROVINSI JAWA TENGAH Vol 18 No 1 (2020): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36762/jurnaljateng.v18i1.802

Abstract

The fast way knowing the site quality by bonita approach, is only for well managed forest. Land suitability is fixed level of land width for particular utilization, this land suitability could be valuated at present condition or after improving action. This research conducted on Forest within work area of BKPH Pasarsore and Cabak, KPH Cepu. The observation site used as sample plot based on aged class and bonita, each them was three times replicated. Parameters observed consist of land resource aspect and stand aspect. The data analyze of ISDL’s outcome was Land Suitability Class in each observation plot, then it could be used as land/site evaluation, then classified into three classes, such as: S1 (very suitable), S2 (suitable) and S3 (marginal suitable). To make the equality between land classification and bonita, thus the bonita also classified into three class, such as: bonita 3 as good enough for teak growth, bonita 3.5 as good for teak growth and bonita 4-5 as very good for teak growth. The equality result in generally, between bonita version and land suitability class version, from totally 77 observation plots, criteria/class S1 (very suitable) occupy 64%, S2 (suitable) 25% dan S3 (marginal suitable) 11%. From each bonita, on bonita 3 : S1 occupy 50%, S2 44% dan S3 6%; on bonita 3,5 : S1 occupy 65%, S2 15% dan S3 20%; on bonita 4 : S1 occupy 64%, S2 24% dan S3 12%; on bonita 4,5-5 : S1 occupy 88%, S2 12% dan S3 0%.
IDENTIFIKASI SISTEM TANAM DAN VARIETAS PADI YANG DIKEMBANGKAN PETANI DI KABUPATEN PEMALANG Alfina Handayani
JURNAL LITBANG PROVINSI JAWA TENGAH Vol 18 No 1 (2020): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36762/jurnaljateng.v18i1.803

Abstract

Increasing rice productivity has been the main priority for the Government of Indonesia to meet people's food needs, however, there are a number of obstacles such as technology adoption. This study aims to explore the condition of farmers' cultivation, especially in terms of planting systems, varieties developed and reasons for selecting varieties in three different land topographic types (low, medium, and high). Sampling was done purposely with a total sample of 45 farmers who cultivate rice. Data collection includes observation and structured interview, data were analyzed descriptively. The results showed that most of the planting system that developed in three types of topography is the ‘tegel’ planting system, other technologies such as “jajar legowo” and system of rice intensification (SRI) have low developed. This is influenced by the new planting system need more skilled labor, more expensive input, and lack of farmers' knowledge. Local rice varieties have declined significantly, dominated by certain superior varieties. The main reason for selecting varieties is due to high productivity and disease resistance. In addition, the accessibility of rice seeds by farmers at the nearest farm shop. This research suggested more intensive mentoring efforts should be done through farmers’ group meetings and improvement of supporting facilities, furthermore the Local Government should improve farmers' affordability of quality seeds.
TEKNOLOGI FITOREMEDIASI UNTUK PENANGANAN PENCEMARAN LOGAM BERAT DI LAHAN PERTANIAN DI KECAMATAN KEBAKKRAMAT KABUPATEN KARANGANYAR MMA. Retno Rosariastuti; Supriyadi Supriyadi; Wiwin Widiastuti
JURNAL LITBANG PROVINSI JAWA TENGAH Vol 18 No 1 (2020): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36762/jurnaljateng.v18i1.804

Abstract

Research aim of heavy metal pollution handling in agricultural land use fitoremediation technologyis to know the effectivity of hemp and mendong plant used and it’s combination with rhizobacterial isolates Agrobacterium sp I3 or organic materials in order to decrease the levels of heavy metal contamination in the soil such as cromium (Cr), cadmium (Cd) and plumbum (Pb).The research was conducted in Waru Village Kebakkramat Sub-District Karanganyar Regency in 2016. The location is a subdistrict in Karanganuyar Regency whose area has many industries, mainly textile industry.Industrial wastewater in this region is widely used to irrigate rice fields by farmers, so the paddy fields have been polluted by Cr, Cd and Pb.Therefore, it is necessary to decrease the contamination of heavy metals in paddy fields with the selection of environmentally friendly remediation technology, low cost, easy and sustainable.The method of remediation in that category is bioremediation using a plant called phytoremediation.For that required plants that have rapid growth and high metal absorption capability.The character are owned by hemp and mendong plants.Based on previous research obtained Agrobacterium sp I3 rhizobacteria which proved able to increase the uptake of Cromium by hemp plant.The research result showed that hemp and mendong plants can absorb metal either Pb, Cd, or Cr.Based on the amount of metal absorption value in root and plant canopy, hemp plant and mendong shows its ability as hyper akumulator plant (the amount of uptake ≥ 100 ppm).The highest decrease of soil Pb content was 39,406% without treatment of basic fertilizer, with rhizobacterial inoculation Agrobacterium sp I3 and hemp plant.The highest decrease of soil Cd content was 56,604% with treatment with basic fertilizer, with inoculation of rhizobacteria Agrobacterium sp I3 and mendong plant.The highest decrease of Cr content of soil was 42,27% with treatment of basic fertilizer, without inoculation of Agrobacterium sp sp I3 and without hemp and mendong plants.
POTENSI FERMENTABILITAS RUMINAL HIJAUAN PAKAN KAMBING Anggun Novi Barlian; Marry Christiyanto; Eko Pangestu; Limbang Kustiawan Nuswatara
JURNAL LITBANG PROVINSI JAWA TENGAH Vol 18 No 1 (2020): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36762/jurnaljateng.v18i1.807

Abstract

The goal of this experiment was to examine the value of ruminal fermentability that is total VFA and total NH3 of forages for goat. The benefits of this research were can help check the ruminal fermentability of forages for goat and help the efficient formulation of feed as seen from VFA and NH3 production carried out in vitro. The research was done in randomized block design (RBD) with 7 types of forages as treatment and 3 rumen groups as replications. Treatment coverage: R1 = Indigofera leaves; R2 = Insulin leaves; R3 = Guava leaves; R4 = Melinjo leaves; R5 = Rambutan Leaves; R6 = Cassava Leaves; R7: Waru leaves. The result showed that production of NH3 in indigofera leaves, insulin leaves, guava leaves, melinjo leaves, cassava leaves, and waru leaves are optimal for rumen microbial protein synthesis. VFA production in indigofera leaves, insulin leaves, guava leaves, melinjo leaves, rambutan leaves, and cassava leaves can fulfill for rumen microbial growth.
KUALITAS FISIK ORGANOLEPTIS, HARDNESS DAN KADAR AIR PADA BERBAGAI PAKAN TERNAK BENTUK PELLET Cahya Setya Utama; B. Sulistiyanto; R. D. Rahmawati
JURNAL LITBANG PROVINSI JAWA TENGAH Vol 18 No 1 (2020): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36762/jurnaljateng.v18i1.808

Abstract

This study aims to evaluate the organoleptic quality, hardness and the moisture content of various pelleted animal feeds. This research was uses descriptive method. The pellet feed used was 8 types of pellet feed from various types of livestock, namely; pellet feed for laying hens grower; starter broiler pellet feed; beef pellet feed; dairy cow feed pellets; horse pellet feed; pellet feed of laying ducks; pellet feed for fattening pigs and pellet for fattening sheep are obtained from various animal feed stalls in Central Java. The parameters observed were organoleptic, hardness and moisture content. The results showed that the organoleptic physical test, hardness and moisture content greatly affected the quality of the pellets, but the color of the pellets tended to have no difference. The conclusion of this research was that testing the quality of pellets in various livestock can be done physically, organoleptically, hardness and moisture content.
KECERNAAN NEUTRAL DETERGEN FIBER (NDF), ACID DETERGENT FIBER (ADF) DAN HEMISELULOSA HIJAUAN PAKAN SECARA IN VITRO Isnaini Nurkhasanah; Limbang Kustiawan Nuswantara; Marry Christiyanto; Eko Pangestu
JURNAL LITBANG PROVINSI JAWA TENGAH Vol 18 No 1 (2020): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36762/jurnaljateng.v18i1.809

Abstract

This study aims to determine the effect of various types of forage on the fiber qualty for goat. The experimental design used was a randomized complete block design (RCBD) consisting of 7 treatment types of forage feed ingredients with 3 block rumens. The treatment was T1: indigofera leaves, T2: insulin leaves, T3: jambu biji leaves, T4: melinjo leaves, T5: rambutan leaves, T6: singkong leaves and T7: waru leaves. The results showed that the effect types of forage on NDF, ADF and hemicellulose digestibility was significantly different (P<0,5). The highest digestibility value of NDF is Indigofera leaves (61,48% dan 50,42%). The highest digestibility value of hemicellulase is Singkong leaves (74,21%).

Filter by Year

2002 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 22 No 1 (2024): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 21 No 2 (2023): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 21 No 1 (2023): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 20 No 2 (2022): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 20 No 1 (2022): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 19 No 2 (2021): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 19 No 1 (2021): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 18 No 2 (2020): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 18 No 1 (2020): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 17 No 2 (2019): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 17 No 1 (2019): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 16 No 2 (2018): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 16 No 1 (2018): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 15 No 2 (2017): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 15 No 1 (2017): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 14 No 2 (2016): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 14 No 1 (2016): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 13 No 2 (2015): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 13 No 1 (2015): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 12 No 2 (2014): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 12 No 1 (2014): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 11 No 2 (2013): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 11 No 1 (2013): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 10 No 2 (2012): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 10 No 1 (2012): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 9 No 2 (2011): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 9 No 1 (2011): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 8 No 2 (2010): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 8 No 1 (2010): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 7 No 2 (2009): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 7 No 1 (2009): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 6 No 2 (2008): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 6 No 1 (2008): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 5 No 2 (2007): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 5 No 1 (2007): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 4 No 2 (2006): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 4 No 1 (2006): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 3 No 3 (2005): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 3 No 2 (2005): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 3 No 1 (2005): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 2 No 3 (2004): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 2 No 2 (2004): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 2 No 1 (2004): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 1 No 3 (2003): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 1 No 2 (2003): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 1 No 1 (2003): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol 1 No 1 (2002): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah More Issue