cover
Contact Name
Wahyu Indah Dewi Aurora
Contact Email
jurnalmedic@unja.ac.id
Phone
+6285347808000
Journal Mail Official
jurnalmedic@unja.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Jl. Jendral Soeprapto Kel. Buluran Kenali Kecamatan Telanaipura Kota Jambi, 36123
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
MEDIC MEdical Dedication
Published by Universitas Jambi
ISSN : -     EISSN : 26557959     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal MEDIC terbit 2 kali setahun bulan April dan Oktober. Terbit pertama pada tahun 2018 dengan focus dan scope adalah pengabdian kepada masyarakat dalam bidang kesehatan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 190 Documents
PENYULUHAN UNTUK MENCEGAH KECACINGAN PADA ANAK SDN 208/IV TELANAI PURA GUNA MENINGKATKAN KONSENTRASI BELAJAR PADA ANAK Hanina Hanina; Rita Halim; Putri Sari Wulandari; Maria Estela Karolina
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 6 No. 2 (2023): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v6i2.28828

Abstract

ABSTRACTThe prevalence of worm infection in children in Indonesia is still quite high, that is approximately 45-65% and in areas with poor environmental conditions it can reach 80%. Worm infection result in loss of nutritional intake such as carbohydrates and protein which has an impact on reducing the quality of resourcesman. This condition can hinder physique development, intelligence and productivity, lower body resilience, decrease human resources and increase risk of ill and death. Prevention and control of worm infection requires effort to increasing clean and healthy living behavior. SDN 208/IV is one of the public elementary schools in Jambi City which was founded in 2017 and is still accredited C. This elementary school still lacks facilities, including cleaning facilities or toilets. This can be a health problem because PHBS certainly requires adequate facilities. The education program were carried out targeting all students at SDN 208/IV Jambi City using an interactive discussion method. This program aims to increase children's knowledge about worms that can infect humans, symptoms, transmission methods, prevention and treatment of worm infections. Beside that, a six-step hand washing exercise demonstration was also carried out so that children could apply PHBS well. Level knowledge respondents be measured throughquestionnaire as much two time that is before counseling (pre test) and after counseling (post test) whichconsists from 20 item question. From data analysis of questionnaire results before counseling (pre test) andafter counseling (post test) obtained average (mean) results pre test 70.12 with a standard deviation of 13.78 and an average post test result of 80.56 with a standard deviation of 1 1.40 . There was increase in average yield questionnaire after counseling compared before counseling. It means counseling to students at SDN 208/IV Jambi City enough beneficial in increase knowledge student about prevention worms.Keywords: worms, counseling, SDN 208/IV ABSTRAKPrevalensi kecacingan pada anak di Indonesia masih cukup tinggi yaitu antara 45-65% dan di daerah yang kondisi lingkungannya buruk bisa mencapai 80%. Kecacingan mengakibatkan kehilangan asupan gizi seperti karbohidrat danprotein serta kehilangan darah yang berdampak menurunnya kualitas sumber dayamanusia. Kondisi ini dapat menghambat perkembangan fisik, kecerdasan dan produktivitas, menurunkanketahanan tubuh sehingga mudah terkena penyakit sehingga berakibat menurunnya kualitas sumberdaya manusia dan risiko tinggi kesakitan dan kematian. Pencegahan dan penanggulangan penyakit kecacingan memerlukan upaya peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Pada kegiatan pengabdian ini, dilakukan penyuluhan dengan metode diskusi interaktif untuk meningkatkan pengetahuan anak mengenai cacing yang dapat menginfeksi manusia, gejala, cara penularan, pencegahan dan pengobatan infeksi cacing. Selain itu juga dilakukan demonstrasi senam cuci tangan enam Langkah agar anak dapat menerapkan PHBS dengan baik. Tingkat pengetahuan responden diukur melalui kueisionersebanyak dua kali yaitu sebelum penyuluhan (pre test) dan setelah penyuluhan (post test) yang terdiri dari20 butir pertanyaan. Dari analisis data hasil kueisioner sebelum dilakukan penyuluhan (pre test) dansesudah dilakukan penyuluhan (post test) diperoleh rata-rata (mean) hasil pre test 70,12 dengan standar deviasi 13,78 dan rata-rata hasil post test 80,56 dengan standar deviasi 11,40. Dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan rata-rata hasil kueisioner sesudah penyuluhan dibanding sebelum penyuluhan. Hal ini berarti penyuluhan terhadap siswa di SD N 208/IV Kota Jambi ini cukup bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pencegahan cacingan.Kata kunci: kecacingan, penyuluhan, SDN 208/IV  
PENYULUHAN KESEHATAN MEMAKSIMALKAN TATA LAKSANA THALASSEMIA UNTUK MENGOPTIMALKAN KUALITAS HIDUP ANAK THALER Nindya Aryanty; Siti Raudhoh; Marlita Andhika Rahman; Putri Sari Wulandari
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 6 No. 2 (2023): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v6i2.28837

Abstract

ABSTRACTThalassemia is a red blood cell disorder characterized by reduced or absent synthesis of one or more of the normal globin chains that make up the structure of hemoglobin. Thalassemia β major patients require a lifelong treatment regimen, namely regular blood transfusions, daily chelation therapy and regular medical supervision. Poor adherence to treatment regimens is associated with poor clinical outcomes, increases the risk of complications, risk of death and is implicated in increased healthcare costs. Therefore, families who have children with thalassemia need to have thalassemia health literacy so parents could make right decisions to improve the quality of care and treatment for children. Demographic data found that the majority of parents had a high school education (father 45.83%, mother 41.67%) with the majority of fathers' jobs being laborers (41.67%) and mothers being housewives (79.16%). The majority of families come from low socio-economic levels with the majority's income below the provincial minimum wage. This community service activity is aimed at increasing the health literacy of parents and children with thalassemia (thaler children) as well as related stakeholders regarding optimal thalassemia management services to improve the quality of life of thalassemia children.Keywords: thalassemia, health literacy, quality of life ABSTRAKThalassemia merupakan kelainan sel darah merah yang ditandai dengan berkurangnya atau tidak adanya sintesis dari satu atau lebih rantai globin normal yang menyusun struktur hemoglobin. Pasien Thalassemiaβ mayor membutuhkan kepatuhan seumur hidup terhadap rejimen pengobatan yaitu transfusi darah secara teratur, terapi kelasi setiap hari dan pengawasan medis yang rutin. Kepatuhan yang buruk terhadap rejimen pengobatan dikaitkan dengan luaran klinis yang buruk, meningkatkan risiko komplikasi, risiko kematian dan berimplikasi pada peningkatan biaya perawatan kesehatan. Oleh karena itu, literasi kesehatan thalassemia perlu dimiliki oleh keluarga yang memiliki anak dengan thalassemia sehingga dapat mengarahkan orangtua pada pengambilan keputusan guna meningkatkan kualitas pengasuhan dan pengobatan untuk anak. Data demografi menemukan mayoritas orangtua memiliki tingkat pendidikan terakhir SMA (ayah 45,83%, ibu 41,67%) dengan pekerjaan ayah mayoritas adalah buruh (41,67%) dan ibu sebagai ibu rumah tangga (79,16%). Mayoritas keluarga berasal dari tingkat sosial-ekonomi rendah dengan mayoritas penghasilan di bawah UMP. Kegiatan pengabdian masyarakat ini ditujukan untuk meningkatkan literasi kesehatan orangtua dan anak penyandang thalassemia (anak thalaer) serta stakeholder terkait tentang layanan tata laksana thalassemia yang optimal untuk meningkatkan kualitas hidup anak thaler. Kata kunci: thalassemia, literasi kesehatan, kualitas hidup
EDUKASI IMPLEMENTASI SASARAN DAN BUDAYA KESELAMATAN PASIEN DI RSUD SUNGAI GELAM KABUPATEN MUARO JAMBI Guspianto Guspianto; Willia Novita Eka Rini; Rizalia Wardiah
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 6 No. 2 (2023): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v6i2.28889

Abstract

ABSTRACTHospital patient safety is a system that makes patient care in hospitals safer, minimizes risks and prevents injuries caused by wrong actions or not taking actions that should be taken. Hospitals must implement effective patient safety efforts to prevent and reduce incidents that cause patient injury. This Community Service (PkM) aims to provide education to 40 staff at the RSUD Sungai Gelam, Muaro Jambi Regency regarding the implementation of patient safety targets and patient safety culture. This PkM activity was carried out for 1 (one) day with stages of preparation, implementation and evaluation through pre-test and post-test. The results showed an average increase in hospital staff knowledge about patient safety goals of 22.1 and patient safety culture of 19.7. The results of the dependent t-test showed that there was a significant effect of providing education on the level of knowledge of hospital staff regarding patient safety goals (p=0.002) and patient safety culture (p=0.001). It was hoped that the management of RSUD Sungai Gelam will carry out regular assessments (evaluations) regarding the implementation of patient safety targets and patient safety culture in the hospital as a basis for efforts to develop and improve the quality of service, organize training or workshops on the implementation of patient safety targets and culture in hospitals as a whole. periodically, foster awareness of patient safety culture, and develop and improve hospital systems that support patient safety efforts.Keywords: Hospitals, patient safety goals, education ABSTRAKKeselamatan pasien (patient safety) rumah sakit merupakan sistem yang membuat asuhan pasien di rumah sakit menjadi lebih aman, meminimalkan risiko dan mencegah terjadinya cedera yang disebabkan kesalahan tindakan atau tidak mengambil tindakan yang seharusnya dilakukan. Rumah sakit harus menerapkan upaya keselamatan pasien secara efektif untuk mencegah dan menurunkan terjadinya insiden yang menyebabkan cedera pasien. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada 40 orang staf Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi tentang implementasi sasaran keselamatan pasien dan budaya keselamatan pasien. Kegiatan PkM ini dilakukan selama 1 (satu) hari dengan tahapan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil analisis pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan staf rumah sakit tentang sasaran keselamatan pasien sebesar 22,1 dan budaya keselamatan pasien sebesar 19,7. Hasil uji t-dependen diperoleh adanya pengaruh signifikan pemberian edukasi dengan tingkat pengetahuan staf rumah sakit tentang sasaran keselamatan pasien (p=0,002) dan budaya keselamatan pasien (p=0,001). Diharapkan kepada manajemen RSUD Sungai Gelam untuk melakukan penilaian (evaluasi) secara berkala terkait implementasi sasaran keselamatan pasien dan budaya keselamatan pasien di rumah sakit sebagai dasar upaya pengembangan dan peningkatan kulitas pelayanan, menyelenggarakan pelatihan atau workshop tentang implementasi sasaran dan budaya keselamatan pasien di rumah sakit secara berkala, menumbuhkan kesadaran budaya keselamatan pasien, serta mengembangkan dan meningkatkan sistem rumah sakit yang mendukung upaya keselamatan pasien. Kata kunci: rumah sakit, sasaran keselamatan pasien, edukasi.
UPAYA PENINGKATAN POTENSI DIRI CREATIVE DOCTORPRENEUR DI ERA COMPETITIVE HEALTHPRENEUR BERBASIS DIGITAL MELALUI EDUKASI DAN INOVASI PLATFORM DESIGN HEALTHPRENEURSHIP Tia Wida Ekaputri Hz; Miftahurrahmah Miftahurrahmah; Esa Indah Ayudia; Raihanah Suzan; Willi Hardy Marpaung
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 6 No. 2 (2023): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v6i2.28988

Abstract

ABSTRACT In the current era of digitalization, healthpreneur products at affordable prices and good quality in the community have competitive value. Innovation in the health sector, especially to improve healthcare services, goes hand in hand with technological advances. The existence of competitive healthpreneurs motivates healthcare services to be universal and easier to access by the wider community. This community service activity aims to increase the potential of creative doctorpreneurs in the digital-based competitive healthpreneur era through education and innovative healthpreneurship design platforms. The activity was a webinar inviting resource persons in the digital-based doctorpreneur field and founders of several healthpreneurship platforms. Pretest, posttest and evaluation questionnaires were given to webinar participants. After the expert presentation, participants were allowed to discuss. Data analysis used the Wilcoxon test to determine the increase in knowledge participants. The number of webinar participants who participated was 290 students from 4 classes, namely 66 students from the Class of 2020, 99 students from the Class of 2021, 66 students from the Class of 2022 and 59 students from the Class of 2023. There was a significant difference in the pretest and posttest scores of the webinar participants. (P-value=0.008). The activity evaluation results through the webinar satisfaction questionnaire showed that most participants stated that the seminar activities were very good and good. This webinar activity is proven to increase knowledge about the potential of creative doctorpreneurs in the digital-based competitive healthpreneur era. Keywords: creative doctorpreneur, competitive healthpreneur, platform design healthpreneurship   ABSTRAK Di era digitalisasi saat ini, produk healthpreneur dengan harga terjangkau dan berkualitas di komunitas masyarakat telah memiliki nilai kompetisi. Inovasi di bidang kesehatan khususnya dalam upaya meningkatkan healthcare service bergandengan dengan kemajuan teknologi. Dengan adanya competitive healthpreneur memotivasi healthcare service bersifat universal dan lebih mudah untuk diakses oleh masyarakat luas. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan potensi diri creative doctorpreneur di era competitive healthpreneur berbasis digital melalui edukasi dan inovasi platform design healthpreneurship. Kegiatan dilangsungkan secara webinar dengan mengundang narasumber di bidang doctorpreneur berbasis digital dan founder beberapa platform healthpreneurship. Pretest dan posttest serta kuesioner evaluasi kegiatan diberikan kepada peserta webinar. Setelah dilakukan pemaparan oleh narasumber, diberikan kesempatan untuk diskusi kepada peserta. Analisa data digunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui peningkatan pengetahuan. Jumlah peserta webinar yang berpartisipasi sebanyak 290 mahasiswa yang berasal dari 4 angkatan, yaitu 66 orang Angkatan 2020, 99 orang Angkatan 2021, 66 orang Angkatan 2022 dan 59 orang Angkatan 2023.. Terdapat perbedaan yang signifikan nilai pre-test dan post-test peserta webinar (P-value=0,008). Hasil evaluasi kegiatan melalui kuesioner kepuasan webinar menunjukkan mayoritas peserta menyatakan kegiatan seminar sangat baik dan baik. Kegiatan webinar ini terbukti dapat meningkatkan pengetahuan tentang potensi diri creative doctorpreneur di era competitive healthpreneur berbasis digital. Kata kunci: creative doctorpreneur, competitive healthpreneur, platform design healthpreneurship
ASESMEN DAN EDUKASI POLA ASUPAN NUTRISI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA PADA WANITA USIA SUBUR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG DUREN JAMBI Nyimas Natasha Ayu Shafira; Susan Tarawifa; Anggelia Puspasari; Citra Maharani
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 6 No. 2 (2023): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v6i2.29390

Abstract

ABSTRACTAnemia can occur at any stage of the life cycle, but the most vulnerable groups are children and women of childbearing age. Until now, anemia is still a health problem throughout the world. One of the factors causing anemia is nutritional factors. This activity aims to determine anemia status and provide education about nutritional intake patterns to prevent anemia. This activity has been carried out on August 3, 2023, in the working area of the Puskesmas Sungai Duren. The participants who attended this activity were 66 women of childbearing age. The activity begins with measuring blood pressure, measuring body mass index and measuring hemoglobin levels. After that, the activity continued with the provision of education in the form of leaflets. The results of this activity were the discovery of 1 (1.5%) participant with low anemia status, 4 (6.5%) participants who had hypertension and 45 (68.1%) participants who were obese. Based on the results found, the provision of education is considered to be beneficial to increase knowledge about nutritional intake patterns to meet nutritional needs as an important thing in efforts to prevent anemia and other metabolic diseases.Keywords: anemia, intake pattern, nutrition ABSTRAK Anemia dapat terjadi pada setiap tahap siklus kehidupan, namun kelompok yang paling rentan adalah anak anak dan wanita usia subur. Sampai saat ini anemia masih menjadi permasalahan kesehatan di seluruh dunia. Salah satu faktor penyebab terjadinya anemia adalah faktor gizi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui status anemia dan memberikan edukasi mengenai pola asupan nutrisi untuk mencegah anemia. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 3 agustus 2023, di wilayah kerja puskemsas Sungai Duren. Partisipan yang hadir pada kegiatan ini adalah berjumlah 66 orang wanita usia subur. Kegiatan dimulai dengan mengukur tekanan darah, mengukur indeks masa tubuh dan mengukur kadar hemoglobin. Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan pemberian edukasi berupa leaflet. Hasil dari kegiatan ini adalah ditemukannya 1 (1,5%) partisipan dengan status anemia rendah, 4 (6,5%) pastisipan yang mengalami hipertensi dan 45 (68,1%) WUS yang mengalami obesitas. Berdasarkan hasil yang ditemukan, pemberian edukasi dinilai dapat memberikan manfaat untuk meningkatkan pengetahuan mengenai pola asupan nutrisi untuk memenuhi kebutuhan zat gizi sebagai satu hal yang penting dalam upaya pencegahan anemia maupun penyakit metabolik lainnya.Kata kunci: anemia, pola asupan, nutrisi
INJURY AND OSTEOARTHRITIS OUTCOME SCORE (KOOS) DI DESA MARO SEBO, KECAMATAN JAMBI LUAR KOTA, KABUPATEN MUARO JAMBI, PROVINSI JAMBI Humaryanto; Iskandar, Mirna; Patrick William Gading; Justitia, Budi; Mulyadi, Deri
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 7 No. 1 (2024): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v7i1.29889

Abstract

ABSTRACTOsteoarthritis (OA) is a musculoskeletal disorder caused by several changes as a result of metabolic disturbance. Primary OA is idiopathic, mainly degenerative, and occurs with age. Upon establishing the diagnosis of OA renders the condition itself to be irreversible, but it is possible to halt the progress of the current OA from reaching later and more debilitating stage. The knowledge and awareness of an individual to seek out treatment for potential OA and recognition of OA symptoms are therefore essential in catching the disease when it is still in the earler stages. Among the self-assessment tools available for the general public is the Knee Injury and Osteoarthritis Outcome Score (KOOS), which contains questions that assess the disability of caused by OA specifically of the knee joint. Desa Maro Sebo is a rural area where the majority of residents’ occupation is farming. Musculoskeletal complaints are quite prevalent and troublesome as their day-to-day productivity entails a high level of physical activity and mobility. Enhanced understanding in the symptoms of OA can improve earlier self-awareness about OA particularly of the knee. The method to achieve this is to introduce the KOOS questionnaire and demonstrate how it can be used as a tool for self-assessment by inviting at-risk members of the population to fill the questionnaire with each of their present conditions regarding their knee joints. This community service event was attended by 75 residents, ages 31 – 76 years old, with mean KOOS score of 76,68. The event proved that KOOS is a feasible self-assessment tool to be used for self assessment of symptoms of knee OA.Keywords: Osteoarthritis, self-assessment, knee injury, outcome score ABSTRAKOsteoarthritis (OA) adalah penyakit muskuloskeletal yang terjadi karena beberapa perubahan sebagai akibat dari gangguan metabolisme. OA primer terjadi secara idiopatik, sebagai penyakit degeneratif yang muncul karena penuaan. Apabila diagnosis OA sudah tegak maka OA tidak dapat disembuhkan, namun derajatnya dapat dihambat untuk tidak terjadi progresifitas ke derajat yang makin parah. Maka, peranan dari pengetahuan dan kewaspadaan individu masing-masing sangat penting dalam penilaian sendiri (self-assessment) mengenai kesehatan sendinya. Desa Maro Sebo terdiri atas warga dengan mata pencaharian utama masyarakatnya adalah bertani dan berkebun, maka keluhan nyeri muskuloskeletal adalah permasalahan yang dapat menghambat produktifitas kerja dan kualias hidup sehari-hari. Peningkatan pemahaman cara mengenai cara menilai kesehatan sendi lutut secara mandiri, salah satunya dengan memperkenalkan cara mengisi kuesioner KOOS, diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan warga untuk menghindari terjadinya atau memberatnya OA pada lutut. Metode yang digunakan untuk mencapai peningkatan pengetahuan ini adalah dengan mengundang masyarakat untuk memperkenalkan dan mendemonstrasikan cara mengisi kuesioner KOOS. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dihadiri oleh 75 warga, dengan rentang usia 31 – 76 tahun, dan rata-rata skor KOOS 76,68. Kegiatan ini memperoleh simpulan bahwa penyuluhan kesehatan dengan memperkenalkan kuesioner KOOS cukup efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai gejala awal yang dapat muncul karena penyakit OA, khususnya OA lutut.Kata kunci: osteoarthritis, penilaian diri, skor luaran, sendi lutut
PELATIHAN PEMBUATAN KOSMETIK HERBAL DI RT 02, DESA MENDALO INDAH KECAMATAN JAMBI LUAR KOTA Elisma, Elisma; Fathnur Sani K; Syamsurizal, Syamsurizal; Efendi, M.Rifqi; Pratiwi, Puspa Dwi; Yuliawati, Yuliawati; Maimum, Maimum; Maharini, Indri
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 7 No. 1 (2024): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v7i1.31852

Abstract

ABSTRACT Community service activities on Training on Making Herbal Cosmetics at RT.02, Mendalo Indah village, Jambi Luar Kota District aim as follows: a)  Providing knowledge to partner communities about the benefits of herbal plants in the form of cosmetic preparations in order to increase the use value of many herbal plants around the RT.02 Mendalo Indah community; b) Provide technical training to partner communities on how to make herbal cosmetics including masks, scrubs, moisturizers and body scrubs made from active herbal ingredients and how to use them. The results of this PKM activity are expected to form knowledge, competence and empower community independence in RT 02 Mendalo Indah in utilizing and processing medicinal plants around the house into herbal cosmetics in the form of scrubs, body scrubs, masks and moisturizers made from active ingredients from herbs that are safe for use by the community. Counseling on the efficacy of herbal plants in cosmetic preparations and conducting training on processing herbal plants into herbal cosmetics through learning by doing (technical procedures for processing plants) into cosmetic preparations including how to process plants until they are ready for use, introduction to basic ingredients for making cosmetics, how to make cosmetics and how to use and store herbal cosmetics. The people of Mendalo Indah Village understand about the processing and manufacture of cosmetics using herbal plants. Sharing dosage forms of cosmetic products given during training and counseling include scrubs and masks that are efficacious as antiaging, face and skin whitening, exfoliating and antioxidants. Keywords: Cosmetic, Herbal, Mendalo Indah, Jambi   ABSTRAK Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat tentang Pelatihan Pembuatan Kosmetik Herbal di RT.02, desa Mendalo Indah Kecamatan Jambi Luar Kota bertujuan sebagai berikut : a) Memberikan pengetahuan kepada masyarakat mitra tentang manfaat tanaman herbal dalam bentuk sediaan kosmetik dalam rangka meningkatkan nilai guna dari tanaman herbal yang banyak di sekitar masyarakat RT.02 Mendalo Indah; b) Memberikan pelatihan teknis kepada masyarakat mitra tentang cara pembuatan kosmetik herbal diantaranya masker, lulur, pelembab dan body scrub berbahan aktif herbal dan cara penggunaannya. Hasil dari kegiatan PkM ini diharapkan dapat membentuk pengetahuan, kompetensi dan memberdayakan kemandirian masyarakat di RT 02 Mendalo Indah dalam memanfaatkan dan mengolah tanaman obat disekitar rumah menjadi kosmetik herbal dalam bentuk lulur, body scrub, masker dan pelembab berbahan aktif dari herbal yang aman digunakan oleh masyarakat. Penyuluhan khasiat tanaman herbal dalam sediaan kosmetik dan melakukan pelatihan mengolah tanaman herbal menjadi kosmetik herbal melalui learning by doing (prosedur teknis pengolahan tanaman) menjadi sediaan kosmetik meliputi cara pengolahan tanaman sampai siap digunakan, pengenalan bahan dasar pembuatan kosmetik, cara pembuatan kosmetik serta cara penggunaan dan penyimpanan kosmetik herbal.Masyarakat Desa Mendalo Indah memahami tentang pengolahan dan pembuatan kosmetik menggunakan tanaman herbal. Berbagi bentuk sediaan produk kosmetik yang diberikan saat pelatihan dan penyuluhan diantaranya adalah lulur dan masker yang berkhasiat sebagai antiaging, pemutih wajah dan kulit, exfoliating dan antioksidan. Kata kunci: Kosmetik, Herbal, Mendalo Indah, Jambi
PENYULUHAN TENTANG PROGRAM CATIN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUNJUNGAN CALON PENGANTIN DALAM MENGIKUTI PROGRAM CATIN DI PUSKESMAS TAHTUL YAMAN KOTA JAMBI Rini, Willia Novita Eka; Pratiwi, Hana
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 7 No. 1 (2024): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v7i1.32915

Abstract

ABSTRACTOne of the efforts to improve health status, especially in reproductive health, is to carry out examinations of prospective brides and grooms (catin). CATIN examinations are carried out in the form of catin classes. CATIN classes are held and also provide pre-marital counseling and physical examinations for prospective brides and grooms with the aim of helping individuals prepare to be able to live a married life and be able to create a harmonious family. The aim of this activity is to increase the knowledge of prospective brides and grooms about the importance of carrying out health checks and taking courses for prospective brides and grooms so as to increase the number of visits by prospective brides and grooms to take part in the CATIN program at the Tahtul Yaman Health Center. This activity was carried out using several methods, namely first, the approach method with stakeholders and the community, especially young people in the working area of the Tahtul Yaman Community Health Center, second, the partner participation method, third, implementing outreach activities, as well as monitoring and evaluating activities. The counseling activity at the Tahtul Yaman Community Health Center went well and was welcomed enthusiastically by the participants. The activity was also accompanied by the display of posters at the Community Health Center, as well as in several places frequently visited by the public. With the outreach activities and posting of leaflets about the CATIN program, it is hoped that participants will increase their knowledge and that participants will be able to apply and disseminate the information that has been given to couples who are getting married. From this activity it can be concluded that there is a positive contribution in improving the level of public health at the Tahtul Yaman Community Health Center, Jambi City.Keywords: Program Catin, Health Check, Knowledge ABSTRAKSalah satu upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan, terutama dalam kesehatan reproduksi salah satunya adalah melaksanakan pemeriksaan calon pengantin (catin). Pemeriksaan catin dilaksanakan dalam bentuk kelas catin. Kelas catin dilangsungkan juga memberikan konseling pranikah dan pemeriksaan fisik bagi calon pengantin dengan tujuan untuk membantu kesiapan individu untuk mampu menjalani kehidupan berumah tangga dan mampu menimbulkan keluarga yang harmonis. Tujuan dari kegiatan ini ialah diharapkan menambah pengetahuan calon pengantin tentang pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan dan mengikuti kursus calon pengantin sehingga meningkatnya angka kunjungan calon pengantin untuk mengikuti program CATIN di Puseksmas Tahtul Yaman. Kegiatan ini dilakukan dengan beberapa metode yaitu yang pertama metode pendekatan dengan steakholder dan masyarakat terutama pemuda pemudi di wilayah kerja Puskesmas Tahtul Yaman, kedua, metode partisipasi mitra, ketiga pelaksanaan kegiatan penyuluhan, serta melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan. Kegiatan penyuluhan di Puskesmas Tahtul Yaman berjalan dengan baik dan disambut antusias oleh peserta. Kegiatan juga disertai dengan penempelan poster di Puskesmas, juga di beberapa tempat yang sering dikunjungi masyarakat. Dengan adanya kegiatan penyuluhan dan penempelan leaflet tentang program CATIN ini diharapkan menambah pengetahuan bagi para peserta dan peserta bisa menerapkan serta menyebarkan informasi yang telah diberikan kepada pasangan yang akan melangsungkan pernikahan. Dari kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa terdapat kontribusi yang positif dalam rangka peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Puskesmas Tahtul Yaman Kota Jambi.Kata kunci: Program Catin, Pemeriksaan Kesehatan, Pengetahuan
SKRINING STUNTING PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG KAWAT KOTA JAMBI aurora, Wahyu Indah Dewi; Darmawan, Armaidi; Kusdiyah, Erny; Harahap, Huntari
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 7 No. 1 (2024): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v7i1.32916

Abstract

ABSTRACTStunting has long-term effects along children life time. Stunted children are at risk for growth disorders, intelligence, metabolic disorders, etc. Assessment and evaluation the impacts of stunting toddlers is very important to determine what policies will be carried out afterwards to deal with the problem. The purpose of this activity is to screen children with stunting in elementary schools in the working area of the Simpang Kawat Health Center in Jambi City. This activity held on August 10, 2023. The location of the activity carried out at State Elementary School 179 Jambi City, in the working area of the Simpang Kawat Health Center in Jambi City. This Community Service activities expected to help Simpang Kawat Health center for overcoming stunting by conducting screening, providing counseling and also providing multivitamins to elementary school-age children. From these results it can be seen that most of the participants 62% were women and 37.7% men. In the nutritional status examination based on BMI / U, students with underweight nutritional status were 11.47%, students with overweight nutritional status were 9.8% and normal nutritional status was 78.7%. In the examination of nutritional status based on TB / U, students with short stature results were 37.7% and students with normal results were 62.3%.Keywords: stunting, primary school age children, screening ABSTRAKAnak dengan stunting memiliki efek jangka panjang yang tidak sebaik anak normal, anak stunting berisiko untuk mengalami gangguan tumbuh kembang, kecerdasan, gangguan metabolic, dll. Penilaian dan evaluasi dampak apa yang telah terjadi pada balita Stunting sangat penting untuk dapat menentukan kebijakan apa yang akan dilakukan setelahnya untuk menangani masalah tersebut. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan skrining anak-anak dengan stunting yang ada di Sekolah Dasar di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 10 Agustus 2023. Lokasi kegiatan berada di Sekolah Dasar Negeri 179 Kota Jambi, di wilayah kerja Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini diharapkan dapat membantu mitra dalam penanggulangan stunting dengan cara melakukan skrining, pemberian penyuluhan dan juga adanya pemberian multivitamin pada anak usia Sekolah Dasar. Dari hasil tersebut terlihat bahwa sebagian besar peserta 62% adalah perempuan dan 37,7% laki-laki. Pada pemeriksaan status gizi berdasarkan IMT/U siswa dengan status gizi underweight sebanyak 11,47%, siswa dengan status gizi overweight 9,8% dan status gizi normal adalah 78,7%. Pada pemeriksaan status gizi berdasarkan TB/U siswa dengan hasil perawakan pendek adalah sebanyak 37,7% dan siswa dengan hasil normal adalah 62,3%. Kata kunci: Stunting, Anak Usia Sekolah Dasar, Skrining
EDUKASI NUTRISI SEIMBANG UNTUK HIDUP LEBIH SEHAT PADA LANSIA DENGAN PENYAKIT KRONIS Suzan, Raihanah; Halim, Samsirun; Ayudia, Esa Indah; Miftahurrahmah, Miftahurrahmah
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 7 No. 1 (2024): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v7i1.32946

Abstract

ABSTRACTThe elderly population is projected to increase from 841 million in 2013 to 2 billion by 2050, accounting for 21% of the total global population. The elderly are susceptible to chronic diseases, necessitating balanced nutrition education to help them lead healthier lives despite chronic conditions. This Community Service Activity (CSA) was conducted at the Koni Health Center in Jambi city. Participants underwent anthropometric examinations for chronic disease screening and received education through leaflets and counseling on balanced nutrition for the elderly with chronic diseases. The activity was attended by 46 participants, with the majority being 22 participants (47.8%) aged 60 to 69 years, 29 participants (63%) were female, 24 participants (52.2%) had a nutritional status of grade 2 obesity, only 4 participants (8.7%) did not have any chronic disease, and 36 participants (78.3%) had more than one chronic disease. The average pre-test score was 34.78, and the post-test score was 70.43, indicating an increase in participants' knowledge following education on balanced nutrition for the elderly with chronic diseases.Keywords: balanced nutrition, elderly, chronic diseases ABSTRAKPopulasi lanjut usia (lansia) diperkirakan meningkat dari 841 juta orang di tahun 2013 menjadi 2 milyar orang pada tahun 2050, atau 21% dari total populasi dunia. Lansia rentan menderita penyakit kronis, sehingga perlu dilakukan edukasi nutrisi seimbang supaya lansia dengan penyakit kronis dapat hidup lebih sehat. Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) ini dilaksanakan di Puskesmas Koni kota Jambi. Peserta menjalani pemeriksaan antropometri untuk skrining penyakit kronis dan menerima edukasi berupa pemberian leaflet dan penyuluhan terkait nutrisi seimbangpada lansia dengan penyakit kronis. Kegiatan diikuti oleh 46 orang peserta, sebagian besar peserta yaitu 22 orang peserta (47,8%) berusia 60 hingga 69 tahun, 29 orang peserta (63%) berjenis kelamin perempuan, 24 orang peserta (52,2%) dengan status nutrisi obesitas derajat 2, hanya 4 orang (8,7%) yang tidak mengidap penyakit kronis, dan 36 orang peserta (78,3%) mengidap lebih dari satu penyakit kronis. Dengan rerata nilai pre tes 34,78 dan nilai post tes 70,43. Terjadi peningkatan pengetahuan peserta pengabdian setelah dilakukan edukasi terkait nutrisi seimbang pada lansia dengan penyakit kronis. Kata kunci: nutrisi seimbang, lansia, penyakit kronis