cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
STRATEGI MARKETING PLAN DALAM PENCAPAIAN NILAI DAN TUJUAN PEMASARAN DI KLINIK MITHA PRE-MARRIAGE HEALTHCARE AND AESTHETIC Nasriyatul Hannak; Unggul Kustiawan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20048

Abstract

Klinik Mitha telah menjalani perubahan bentuk menjadi Perseroan Terbatas (PT) dalam bidang layanan kesehatan sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Kesehatan No. 028/2011. Estimasi waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tahapan ini, mulai dari tahap awal hingga akta notaris, adalah sekitar satu bulan. Penelitian ini berfokus pada penyusunan rencana pemasaran (marketing plan) Klinik Mitha, sebuah proses perencanaan yang krusial dalam bidang pemasaran untuk mencapai target pemasaran yang telah ditetapkan. Klinik Mitha bertujuan untuk menjadi penyedia layanan kesehatan pranikah dan estetik yang memiliki reputasi baik di kalangan masyarakat DKI Jakarta. Tujuan ini diharapkan dapat tercapai melalui strategi pemasaran yang mencakup penetapan tujuan dan sasaran pemasaran yang terukur, pemahaman mendalam tentang segmen pasar, strategi STP (Segmentation, Targeting, Positioning), pemilihan elemen marketing mix B2C (Business to Consumer), perencanaan aktivitas penjualan, serta proyeksi sales budget dan proyeksi revenue stream yang realistis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi marketing plan untuk mencapai nilai dan tujuan pemasaran Klinik Mitha dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk tujuan bisnis, perencanaan pemasaran yang mencakup harga, lokasi, promosi, penjualan, dan perencanaan keuangan yang matang. Dengan menjalankan strategi pemasaran yang efektif sesuai rencana yang telah disusun, Klinik Mitha diharapkan akan membangun reputasi yang baik, meningkatkan kepuasan pelanggan, dan dalam jangka panjang, mempertimbangkan pembukaan klinik cabang baru. Di tengah persaingan bisnis layanan kesehatan yang ketat, strategi pemasaran yang baik menjadi faktor kunci dalam mencapai kesuksesan.
EFEKTIVITAS MASSAGE EFFLEURAGE TERHADAP NYERI PUNGGUNG IBU HAMIL Desi Fitriani; Yulita Elvira Silviani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20057

Abstract

Nyeri punggung pada kehamilan merupakan salah satu ketidaknyamanan yang dirasakan oleh ibu hamil trimester III. Salah satu metode untuk menurunkan nyeri punggung pada kehamilan yaitu dengan massage effleurage. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari  efektivitas massage effleurage terhadap nyeri punggung ibu hamil trimester III di Praktik Mandiri Bidan (PMB) Fitri Andri Lestari Kota Bengkulu. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pra eksperimen dengan menggunakan rancangan one group pre-post test. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III sebanyak 38 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik puporsive sampling diperoleh sampel sebanyak 13 orang. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil penelitian: hasil analisis univariat menunjukkan bahwa tingkat nyeri punggung pada ibu hamil trimester III sebelum pemberian massage effleurage dari 13 responden terdapat 1 orang mengalami nyeri ringan dan 12 orang mengalami nyeri sedang, sesudah dilakukan massage effleurage dari 13 responden terdapat 6 orang dengan nyeri ringan dan 7 orang dengan nyeri sedang. Analisis bivariat menunjukkan bahwa ada efektivitas massage effleurage terhadap nyeri punggung ibu hamil trimester III di Praktik Mandiri Bidan (PMB) Fitri Andri Lestari Kota Bengkulu. Diharapkan massage effleurage dapat digunakan sebagai pengobatan nonfarmakologi dalam mengobati nyeri punggung pada ibu hamil trimester III.
PERENCANAAN DAN STRATEGI OPERASIONAL DALAM PEMBANGUNAN BISNIS KLINIK MITHA PRE-MARRIAGE HEALTHCARE AND AESTHETIC Ali Aldin Muhammad Syirozi; Rhian Indradewa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20059

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menganalisis perencanaan dan strategi operasional yang telah diterapkan dalam pengembangan bisnis KLINIK MITHA, yang secara khusus berfokus pada layanan kesehatan dan estetika pra-pernikahan. Untuk mencapai tujuan ini, penelitian menggunakan metode studi kasus yang mendalam terhadap KLINIK MITHA, dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen terkait. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa perencanaan yang cermat telah menjadi landasan yang kuat bagi kesuksesan KLINIK MITHA. Ini melibatkan identifikasi pasar sasaran yang tepat, pemilihan layanan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan, serta pengembangan infrastruktur yang memadai. Di samping itu, strategi operasional yang terintegrasi dengan baik juga memegang peran penting dalam kesuksesan bisnis ini. Dalam pelaksanaannya, KLINIK MITHA juga telah sukses menerapkan strategi pemasaran berbasis konten dan menjalin kerjasama dengan profesional di bidang kesehatan dan kecantikan. Evaluasi kinerja menunjukkan bahwa upaya ini telah menghasilkan peningkatan signifikan dalam kepuasan pelanggan dan pertumbuhan bisnis yang menggembirakan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa perencanaan yang matang dan strategi operasional yang terkoordinasi dengan baik adalah faktor kunci dalam keberhasilan bisnis KLINIK MITHA. Hasil penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi praktisi bisnis dan peneliti tentang pentingnya perencanaan dan strategi operasional yang efektif dalam mengelola klinik kesehatan dan estetika. Kesuksesan KLINIK MITHA merupakan contoh konkret tentang bagaimana kombinasi strategi ini dapat membantu bisnis tumbuh dan memenuhi kebutuhan pasar dengan baik.
MANAJEMEN PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA PADA PEMBANGUNAN KLINIK MITHA PRE-MARRIAGE HEALTHCARE AND AESTHETIC Rani V. Damanik; Unggul Kustiawan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen perencanaan sumber daya manusia dalam pembangunan KLINIK MITHA, yang berfokus pada layanan kesehatan pra-pernikahan dan estetika. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus terinci terhadap KLINIK MITHA. Wawancara mendalam dilakukan dengan manajer sumber daya manusia, pemilik klinik, dan staf terkait, dan analisis data menggunakan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi pola-pola kunci terkait manajemen perencanaan sumber daya manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen perencanaan sumber daya manusia yang efektif memainkan peran kunci dalam pengembangan dan operasionalisasi KLINIK MITHA. Aspek seperti rekruitmen yang selektif, pelatihan dan pengembangan staf, serta penilaian kinerja yang terarah, memiliki dampak signifikan terhadap kualitas layanan dan keberlanjutan bisnis. Keselarasan antara kebutuhan staf dan tujuan strategis klinik juga menjadi faktor kunci dalam keberhasilan manajemen sumber daya manusia. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa manajemen perencanaan sumber daya manusia yang terfokus dan terintegrasi dengan baik berkontribusi positif terhadap pengembangan dan operasional KLINIK MITHA. Temuan ini memberikan pemahaman mendalam bagi praktisi bisnis dan pemilik klinik tentang pentingnya manajemen sumber daya manusia yang efektif dalam mengelola klinik kesehatan dan estetika. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah bahwa penerapan praktik manajemen perencanaan sumber daya manusia yang cermat dapat meningkatkan kinerja klinik dan memberikan keunggulan kompetitif dalam industri kesehatan pra-pernikahan dan estetika. Dengan demikian, manajemen perencanaan sumber daya manusia yang terfokus dan terintegrasi dengan baik di KLINIK MITHA dapat menjadi model bagi klinik serupa dalam upaya meningkatkan kualitas layanan dan keberlanjutan bisnis.
PERENCANAAN OPTIMALISASI KEUANGAN DI KLINIK MITHA PRE-MARRIAGE HEALTHCARE AND AESTHETIC Hesti Wulandari; Muhammad Dhafi Iskandar
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dan merancang strategi perencanaan optimalisasi keuangan di KLINIK MITHA Pre-Marriage Healthcare and Aesthetic. Klinik kesehatan dan estetika, seperti KLINIK MITHA, memiliki peran penting dalam memberikan layanan kesehatan dan perawatan estetika yang berkualitas kepada masyarakat. Oleh karena itu, manajemen keuangan yang efektif menjadi kunci untuk mendukung pertumbuhan dan kelangsungan operasional mereka. Metode penelitian yang kami terapkan dalam penelitian ini melibatkan analisis menyeluruh terhadap struktur keuangan klinik. Kami berfokus pada pengelolaan sumber daya finansial, yang mencakup aspek pengelolaan kas, alokasi anggaran yang tepat, serta strategi investasi yang cerdas. Kami menganalisis data keuangan KLINIK MITHA selama beberapa tahun terakhir secara kuantitatif dan kualitatif untuk memahami dinamika dan tantangan yang mereka alami. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan optimalisasi keuangan yang efektif menjadi hal yang sangat penting dalam konteks klinik kesehatan dan estetika. Pengelolaan kas yang efisien memastikan klinik dapat memenuhi kebutuhan operasional mereka dan tetap berkelanjutan. Alokasi anggaran yang tepat membantu memaksimalkan penggunaan sumber daya finansial, sementara strategi investasi yang cerdas dapat memberikan pengembalian investasi yang signifikan. Kesimpulan penelitian ini sangat menekankan pentingnya perencanaan keuangan yang cermat dalam mencapai keberhasilan operasional dan pertumbuhan jangka panjang di sektor layanan kesehatan dan estetika. Temuan kami memberikan wawasan berharga bagi manajemen klinik serupa yang sedang mencari cara untuk meningkatkan efisiensi keuangan mereka dan mencapai tujuan bisnis yang berkelanjutan. Penelitian ini dapat memberikan dasar yang kuat untuk strategi perencanaan keuangan yang lebih baik di masa depan.
PROSES MANAJEMEN RESIKO PADA KLINIK MITHA PRE-MARRIAGE HEALTHCARE AND AESTHETIC DI JAKARTA TIMUR Erna Purwanti; Rhian Indradewa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20078

Abstract

Penelitian ini secara khusus dilakukan dengan tujuan mengembangkan dan menerapkan rencana risiko yang efektif sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya peristiwa yang berpotensi mempengaruhi operasional KLINIK MITHA Pre-Marriage Healthcare and Aesthetic. Metode penelitian yang diterapkan mencakup analisis menyeluruh terhadap potensi risiko yang mungkin timbul di lingkungan klinik, dengan fokus pada identifikasi langkah-langkah mitigasi yang tepat dan sesuai konteks. Rencana risiko ini diimplementasikan melalui serangkaian langkah-langkah preventif, tindakan respons cepat, dan mekanisme pemulihan yang dapat diandalkan, membentuk suatu kerangka kerja yang komprehensif. Hasil penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa implementasi rencana risiko secara signifikan mengurangi kemungkinan terjadinya peristiwa yang tidak diinginkan di KLINIK MITHA. Upaya pencegahan melibatkan peningkatan pelatihan bagi staf, perbaikan protokol keamanan, dan pengembangan sistem pelaporan insiden yang efektif. Selain itu, tindakan respons cepat dan mekanisme pemulihan yang efisien terbukti sangat berperan dalam mengelola peristiwa yang mungkin terjadi, memastikan kelangsungan operasional klinik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengembangan rencana risiko yang komprehensif dan implementasinya secara konsisten dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan keamanan dan kinerja KLINIK MITHA. Penelitian ini menyajikan pemahaman mendalam tentang bagaimana pencegahan risiko bukan hanya menjadi prasyarat, melainkan juga menjadi elemen integral dalam manajemen kualitas di fasilitas kesehatan. Melalui pendekatan proaktif terhadap risiko, klinik dapat memastikan kelangsungan operasional yang aman dan berkualitas, menjaga kepercayaan pasien, serta meningkatkan reputasi layanan kesehatan yang diberikan.
HUBUNGAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DAN KONSUMSI KOPI DENGAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMK ISLAMIC QON GRESIK Dewi Sekarani Paramita; Lailatul Muniroh; Firyal Faris Naufal
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20085

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah gizi di Indonesia yang sering terjadi pada seluruh kalangan wanita baik remaja, dewasa, dan ibu hamil. Pada kelompok usia remaja yaitu 15-24 tahun terjadi peningkatan prevalensi anemia dari tahun 2013 sebesar 18,4% menjadi 32% pada tahun 2018. Penyebab anemia karena beberapa faktor, mulai dari gaya hidup, keturunan, status gizi, kebiasaan makan, kebiasaan konsumsi kopi serta kondisi kesehatan. Namun, anemia dapat diatasi salah satunya dengan konsumsi tablet tambah darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan konsumsi tablet tambah darah dan konsumsi kopi dengan anemia pada remaja putri di SMK Islamic QON Gresik. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan sampel sebesar 83 siswi yang didapatkan melalui metode simple random sampling dengan memperhatikan kriteria inklusinya. Pengambilan data berupa pengisian data diri, konsumsi tablet tambah darah, konsumsi kopi serta pengambilan darah untuk kadar hemoglobin. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan korelasi rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan konsumsi tablet tambah darah yang tidak teratur sebesar 90,4%, dan tingkat konsumsi kopi sebesar 56,3%. Hasil uji menyatakan bahwa tidak terdapat hubungan antara konsumsi tablet tambah darah (p=0,173) dan konsumsi kopi (p=0,603) dengan anemia pada remaja putri. Konsumsi tablet tambah darah dan konsumsi kopi tidak berhubungan dengan anemia karena remaja putri sebagian besar tidak mengalami anemia. Namun, masih perlu diberikan intervensi lebih lanjut kepada remaja putri di SMK Islamic QON Gresik karena konsumsi tablet tambah darah tergolong kurang baik.
PATIENTS SATISFACTION ANALYSIS OF PRIMARY HEALTHCARE SERVICE QUALITY IN BONDOWOSO, INDONESIA Nazhifah, Naurah; Bachtiar, Adang; Oktamianti, Puput; Candi, Cicilya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20120

Abstract

Indicators of efficiency and quality in healthcare often include patient satisfaction with the care they received. Health managers and policymakers may benefit greatly from the information gleaned from patient satisfaction surveys when conducting analyses of the existing state, awareness, quality, and quantity of process improvement initiatives and quality improvement. Improving patient satisfaction and providing patient-centered care relies heavily on meeting and even exceeding patients' expectations of the health care they get. There is still limited data about patients’ satisfaction and service quality in Bondowoso’s Primary Health Care. Therefore, this study was made to measure patients' satisfaction toward service quality in Bondowoso‘s Primary Healthcare. This is quantitative cross-sectional primary research. The data was collected using a questionnaire with 22 pairs of questions (organized in two aspects of service importance and performance) in 5 dimensions of tangibility, reliability, responsiveness, assurance and empathy. The importance-performance analysis (IPA) was used to determine the weaknesses of service quality and prioritizing the aspects requiring improvement. Data was collected at Primary Health Care Raider 514 Bondowoso from February to March 2023. Samples were filtered with several inclusion criteria based by age, residence, and their status as a patients in Primary Health Care Raider 514 Bondowoso. From 72 respondents, 54.2% (n=39) was Male, 81.9% (n=59) age were under 46 years old, 37.5% (n=27) had university degree, and 65.3% (n=47) were employed. The result of IPA showed that the Assurance in the QI (concentrate here), and reliability and responsiveness in the Q II (keep up the good work). tangible in the Q III (low priority), empathy was located in the Q IV (possible overkill). According to our findings, assurance was an aspect which was prioritized for improvement. A more comprehensive operational standard could improve assurance. Results are limited only to 1 primary health care site from February to March 2023 and limited to first level health facility patients only.
PENENTUAN ESTIMASI TINGGI BADAN BERDASARKAN PANJANG TULANG FEMUR PADA SUKU MAKASSAR Aqilla Fadia Haya; Pratiwi Nasir Hamzah; Achmad Harun; Fadil Mula; Denny Mathius; Zulfiyah Surdam
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20131

Abstract

Untuk melngeltahui elstimasi tinggi badan selselolrang dapat dilakukan pelngukuran panjang tulang untuk melndapatkan hasil yang akurat. Namun, dalam belbelrapa kasus folrelnsik, panjang tulang tidak ditelmukan, jadi pelrlu melrumuskan bagian tulang yang dapat digunakan untuk melngeltahui tinggi selselolrang. Tinggi badan melrupakan salah satu parameltelr pelnting dalam idelntifikasi individu. Elstimasi tinggi badan melnjadi salah satu kritelria idelntifikasi pelrsonal yang melmbantu melmpelrselmpit prosels pelnyellidikan di bidang forelnsik. Pelnellitian ini dilakukan untuk melngeltahui elstimasi tinggi badan belrdasarkan panjang tulang felmur pada Suku Makassar. Pelnellitian ini melnggunakan meltodel obselrvasional dan delskriptif analitik delngan rancangan pelndelkatan potong lintang (Cross Selctional) dimana pelngambilan data yang dilakukan hanya satu kali, pada satu waktu.. Dari hasil pengukuran panjang tulang Femur didapatkan rata-rata panjang tulang Femur pada laki-laki adalah 51.26 cm ± 1.99 dan pada perempuan adalah 47.39 cm ± 4.28. Dari hasil pelngulkulran tinggi badan didapatkan rata- rata tinggi badan pada laki-laki adalah 166.78 cm ± 2.8 dan pada pelrelmpulan adalah 157.52 cm ± 4.2. Rulmuls elstimasi tinggi badan dapat ditelntulkan delngan melngulkulr panjang tullang Felmulr mellaluli pelrsamaan relgrelsi linelar selbagai belrikult: Tinggi badan (Lk) cm =  110.9 + 1.1 (Tullang Felmulr Laki-laki) cm dan tinggi badan (Pr) cm = 116.6 + 0,8 (Tullang Felmulr Pelrelmpulan) cm. Pelnellitian ini memperoleh 2 formula relgrelsi untuk melnelntukan tinggi badan laki-laki dan pelrelmpuan belrdasarkan panjang tulang felmur pada Suku Makassar.
PENENTUAN ESTIMASI TINGGI BADAN BERDASARKAN PANJANG TULANG FEMUR PADA MASYARAKAT YANG BERSUKU TORAJA Saffanah Rizkah Muttaqinah Anwar; Pratiwi Nasir Hamzah; Andi Kartini Eka Yanti; Hanna Aulia Namirah; Denny Mathius; Zulfiyah Surdam
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20132

Abstract

Pengukuran tinggi badan mempunyai nilai penting dalam bidang antropologi forensik karena membantu dalam penentuan ciri-ciri biologis seseorang. Dalam keadaan tertentu, pengukuran tinggi badan dapat diestimasikan dengan menggunakan rumus regresi melalui panjang tulang. Panjang tulang femur menunjukkan nilai koefisien korelasi yang penting, sehingga memungkinkan estimasi tinggi badan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan estimasi tinggi badan dengan memanfaatkan pengukuran tulang femur pada individu yang termasuk dalam kelompok etnis Toraja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasional dan deskriptif analitik dengan rancangan pendekatan potong lintang (Cross Sectional), yang mana pengambilan data dilakukan dilakukan hanya satu kali pada satu waktu. Hasil penelitian didapatkan formula regresi untuk estimasi tinggi badan berdasarkan panjang tulang femur pada suku toraja yaitu Tinggi Badan (Lk) = 105,1 + 1,3(panjang tulang femur) dan Tinggi Badan (Pr) = 45,1 + 2,7 (panjang tulang femur). Formula regresi tersebut dapat digunakan untuk menentukan tinggi badan berdasarkan panjang tulang femur pada laki-laki dan perempuan yang bersuku toraja.