cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW (SLR): PERTOLONGAN PERTAMA PADA GIGITAN ULAR Usiono Usiono; Anggi Putri Utami
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.19956

Abstract

Penanganan pertama pada gigitan ular adalah aspek penting dalam penjagaan kesehatan masyarakat, mengingat risiko insiden ini di berbagai wilayah. Dalam penelitian ini, digunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan tujuan untuk menyusun, mengevaluasi, dan menganalisis seluruh penelitian yang relevan dengan tujuan menjawab pertanyaan penelitian yang telah ditetapkan. Penelitian literatur sistematis ini, atau SLR, menguraikan prinsip-prinsip kunci yang berkaitan dengan pertolongan pertama pada gigitan ular. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Dalam konteks gigitan ular berbisa, langkah-langkah penanganan awal melibatkan menjauhi ular, menjaga korban agar tetap tenang, membersihkan luka, dan segera mencari pertolongan medis. Tindakan tambahan seperti memberikan tekanan ringan dengan perban elastik juga dapat diperlukan. Untuk gigitan ular yang tidak berbisa, penting untuk membersihkan luka dan memberikan perawatan yang sesuai. Respons cepat dan pemahaman tentang waktu yang kritis dalam memberikan pertolongan pertama adalah kunci dalam menghindari komplikasi serius. Pemahaman akan pentingnya pertolongan pertama yang efektif dan prinsip-prinsip dasar penanganan dapat membantu meningkatkan keselamatan korban gigitan ular dan mengurangi dampak insiden ini dalam masyarakat.
EFEKTIVITAS MEDIA PERMAINAN ULAR TANGGA TERHADAP PENGETAHUAN CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS) DALAM UPAYA PENCEGAHAN DIARE PADA SISWA SDN 02 LAMBU KIBANG TAHUN 2023 Nezara Anggy Diapharina; Nur Sefa Arief Hermawan; Nurul Aziza
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.19974

Abstract

Cuci tangan pakai sabun (CTPS) dengan air mengalir diakui secara global sebagai salah satu perilaku kebersihan yang paling mendasar dengan dampak kesehatan yang besar dapat mengurangi diare. Perilaku CTPS bisa terbentuk setelah memiliki pengetahuan tentang CTPS. Upaya yang dapat dilakukan untuk memberikan pengetahuan CTPS dengan memberikan media yang menarik seperti permainan ular tangga . Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Efektivitas Media Permainan Ular Tangga Terhadap Pengetahuan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dalam upaya Pencegahan Diare Pada Siswa SDN 02 Lambu Kibang Tahun 2023. Jenis penelitian yang digunakan kuantitatif, Desain penelitian ini adalah Pre Experimental One Grup Pretest – Postest Desaign. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar kuesioner .Jumlah Sampel sebanyak 80 anak SDN 02 Lambu Kibang dengan teknik proportionate stratified random sampling. Uji bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian ada efektivitas media permainan ular tangga terhadap pengetahuan   cuci tangan pakai sabun (CTPS) dalam upaya pencegahan diare pada siswa di SDN 02 Lambu Kibang Kabupaten Tulang Bawang Barat Provinsi Lampung Tahun 2023 dengan Uji wilcoxon Signed Rank Test diperoleh p value 0,000 < 0,05. Saran penelitian ini adalah kepada SDN 02 Lambu Kibang dapat menggunakan media permainan ular tangga dalam meningkatkan pengetahuan anak sekolah dasar Khususnya tentang cuci tangan pakai sabun dalam kegiatan pembelajaran.
GAMBARAN PENYIMPANAN DAN PELAPORAN OBAT GOLONGAN NARKOTIKA DAN PSIKOTROPIKA DI INSTALASI FARMASI RSIA PASUTRI Dhima Paramitha Oktacynara; Helen Andriani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.19989

Abstract

Menjamin mutu sediaan farmasi di rumah sakit erat kaitannya dengan salah satu bentuk pengelolaan obat yang dilakukan dalam pelayanan kefarmasian yaitu pengelolaan penyimpanan obat-obatan di rumah sakit termasuk obat golongan khusus narkotika dan psikotropika. Penyimpanan obat golongan khusus narkotika dan psikotropika di rumah sakit juga harus memperhatikan beberapa hal diantaranya adalah sistem penataan obat, sistem penempatan obat, sistem pengaturan sediaan obat, serta peralatan penyimpanan sampai dengan sistem pelaporannya. Berdasarkan data stok opname akhir tahun 2022, terdapat 7 item obat golongan narkotika dan 11 item obat golongan psikotropika yang digunakan untuk pengobatan kepada pasien di RSIA Pasutri. Penelitian ini menggunakan metode observasi yang bersifat deskriptif dengan pengamatan secara langsung di Instalasi farmasi dengan pengumpulan data kondisi ruangan penyimpanan obat narkotika dan psikotropika di Instalasi Farmasi, dokumen stok opname bulanan, kartu stok obat narkotika dan psikotropika,  dan bukti pelaporan SIPNAP instalasi Farmasi dari Tahun 2022 sampai dengan Juli 2023. Didapatkan hasil gambaran penyimpanan sudah memenuhi standar penyimpanan menurut permenkes 72 tahun 2016. Tetapi masih perlu pembenahan terkait dengan standar menurut PerBPOM Nomor 24 Tahun 2021 dan Permenkes 5 Tahun 2023 dalam hal penandaan obat mendekati kadaluwarsa, petanggung jawaban terhadap lemari penyimpanan dan inkonsitensi pelaporan SIPNAP. Yang perlu dilakukan segera adalah peningkatan monitoring dan evaluasi penyimpanan dengan membuat SPO Pengelolaan dalam hal penyimpanan dan pelaporan.
¬GAMBARAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG KETIDAKNYAMANAN PADA MASA KEHAMILAN DI PUSKESMAS KEBUN KOPI KOTA JAMBI Elisa Murti Puspitaningrum; Rizki Nurul Fatimah; Rofana Aghniya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.19992

Abstract

Perubahan sistem dalam tubuh ibu dalam proses kehamilan akan menimbulkan ketidaknyamanan selama kehamilan. Ketidaknyamanan merupakan suatu perasaan yang kurang atau tidak menyenangkan bagi kondisi fisik maupun mental ibu hamil. Di Indonesia angka kejadian ketidaknyamanan pada kehamilan berkisar 28,7%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran sikap ibu hamil tentang ketidaknyamanan pada masa kehamilan di Puskesmas Kebun Kopi Kota Jambi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu hamil di Puskesmas Kebun Kopi berjumlah 278 ibu hamil dan sampel berjumlah 42 responden dengan menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan data primer dan dianalisis secara univariat. Berdasarkan hasil penelitian dapat diperoleh bahwa sebagian besar responden memiliki usia 25-35 tahun, yaitu sebanyak 30 responden (71.4%), pendidikan terakhir SMA, yaitu sebanyak 15 responden (35.8%), tidak bekerja 25 responden (59.5%), usia kehamilan TM III sebanyak 26 responden (61.9%), primigravida sebanyak 24 responden (57.1%) dan sumber informasi yang diperoleh dari media masa, yaitu sebanyak 18 responden (42.9%), sikap negatif sebanyak 24 responden (57.1%) dan sikap positif sebanyak 18 responden (42.9%). Sebagian besar responden memiliki sikap negatif karena beberapa faktor, seperti pengalaman dan sumber informasi yang diperoleh responden. Diharapkan tenaga kesehatan untuk meningkatkan pemberian informasi kepada ibu hamil tentang cara mengatasi ketidaknyamanan selama kehamilan dan menganjurkan melakukan kontrol rutin di fasilitas kesehatan.
HUBUNGAN STUNTING TERHADAP GIGI BERJEJAL PADA ANAK USIA 5-12 TAHUN DI KECAMATAN GEDONG TATAAN KABUPATEN PESAWARAN Fatimah, Rizki Nurul; Wahyuni, Sri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.19998

Abstract

Stunting yaitu kondisi kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat oleh pemberian makanan yang tidak sesuai kebutuhan gizi. Gizi yang seimbang pada anak akan membantu maturitas tulang rahang serta meningkatkan kekerasan struktur email dan dentin. Pengaruh status gizi yang kurang dapat menyebabkan pengurangan tinggi rahang, panjang dasar tengkorak, dan variasi pada lebar tulang maksillomandibular. Hal ini dapat membuat ruang tumbuh gigi menjadi terbatas dan mengakibatkan gigi tumbuh berjejal. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan stunting terhadap gigi berjejal. Jenis penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang anak berusia 5-12 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa terdapat 4 anak (13,3%) yang mengalami gizi buruk dan 13 anak (43,3%) mengalami gizi kurang. Persentase anak yang mengalami stunting yaitu 17 anak (56,7%). Distribusi susunan gigi anak yang mengalami maloklusi terbanyak yaitu crowded sebanyak 22 anak (73,3%). Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara gigi berjejal dan status stunting. Perlunya pemberian ASI eksklusif pada bayi sampai berusia 6 bulan, pemantauan perkembangan anak serta membawa ke posyandu secara berkala, konsumsi secara rutin tablet tambah darah dan pemberian MPASI yang begizi serta kaya protein hewani untuk bayi yang berusia diatas 6 bulan untuk mencegah terjadinya stunting dan gigi berjejal.
HUBUNGAN KADAR KREATININ DAN LAMA MENGKONSUMSI OBAT DIABETES PADA PENDERITA DM TIPE 2 Nadila Karno; Erni Yohani Mahtuti; Faisal Faisal; Muhammad Basyaruddin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20012

Abstract

Diabetes melitus adalah penyakit kelainan metabolisme yang ditandai dengan hiperglikemia dengan penurunan insulin. Menurut data kesehatan dunia (WHO), penderita diabetes melitus mencapai 422 juta jiwa diperkirakan meningkat sebesar 11,8% pada tahun 2030 dan 2045. Lama mengonsumsi obat diabetes di Puskesmas (X) yaitu 5-11 tahun. Rumusan masalah dalam penelitian ini apakah ada hubungan kadar kreatinin dan lama Mengonsumsi obat diabetes pada penderita DM tipe 2 di Puskesmas(X), yang bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar kreatinin dan lama mengonsumsi obat diabetes pada penderita DM  tipe 2 di Puskesmas(X). Rancangan penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan desain penelitian metode cross-sectional. Populasi data rekam medis bulan Juni 2023 sebanyak  30 sampel pasien DM tipe 2, dengan teknik sampel dalam penelitian ini menggunakan random sampling/probability. Variabel penelitian ini, variabel independen lama mengonsumsi obat diabetes dan variabel dependen kadar kreatinin. Pengumpulan data berupa data sekunder dari catatan rekam medis dan analisis data dilakukan menggunakan SPSS. Hasil nilai kadar kreatinin yang abnormal didapatkan sebanyak 8 penderita dan nilai kadar kreatinin yang normal didapatkan 22 penderita dengan lama mengonsumsi obat sekitar 5-11 tahun. Penelitian ini menunjukkan bahwa kadar kreatinin penderita diabetes setelah mengkonsumsi obat tidak terdapat korelasi yang signifikan p > 0,05 (0,998 > 0,05). Oleh sebab itu dapat diartikan bahwa kadar kreatinin tidak berkorelasi dengan Lama mengonsumsi obat diabetes melitus.
HUBUNGAN ANTARA STATUS AKREDITASI DENGAN KEPUASAN PASIEN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAKAS DAN KAKAS BARAT KABUPATEN MINAHASA Rhegina Gloria Tulenan; Febi Kornela Kolibu; Franckie Rudolf R Maramis
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20037

Abstract

Akreditasi puskesmas yaitu pengakuan atas puskesmas yang telah dinilai bahwasanya puskesmas sudah memenuhi standar pelayanan untuk mengembangkan mutu pelayanan puskesmas. Status akreditasi Puskesmas ditentukan dalam 5 tahapan: belum terakreditasi, dasar, madya, utama, serta paripurna. Tujuan pada penelitian ini yakni supaya tahu terkait apakah ada hubungan diantara kepuasan pasien di wilayah kerja Puskesmas Kakas dan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan memakai desain penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini yaitu masyarakat yang berkunjung di wilayah kerja Puskesmas Kakas serta Puskesmas Kakas Barat tahun 2022 dan diperoleh jumlah sampel sebanyak 150 responden yang berusia 18 tahun ke atas serta pernah berkunjung lebih dari dua kali di Puskesmas Kakas dan Kakas Barat dengan memakai teknik pengambilan sampel Purposive Sampling. Pada penelitian ini ada 2 variabel diantaranya variabel terikat(independen) akreditasi puskesmas serta Variabel bebas (dependen) kepuasan pasien. Kuesioner dipakai sebagai instrumen pengumpulan data. Analisis data yang dipakai pada penelitian ini yaitu univariat serta bivariat dengan memakai uji statistik Mann Whitney U Test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan diantara status akreditasi dengan kepuasan pasien di wilayah kerja Puskesmas Kakas dan Kakas Barat di peroleh nilai p value besarnya 0,00 sehingga kesimpulannya bahwasanya ada hubungan diantara status akreditasi dengan kepuasan pasien di wilayah kerja Puskesmas Kakas dan Puskesmas Kakas Barat Kabupaten Minahasa.
HUBUNGAN GOLONGAN DARAH SISTEM ABO DENGAN TIPE KEPRIBADIAN MAHASISWA FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUKABUMI Arfatul Makiyah; Anggun Fajar Ramadhani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20038

Abstract

Kepribadian adalah karakteristik atau sifat khas dari diri seseorang yang bersumber dari bentukan-bentukan yang diterima dari lingkungan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara golongan darah dengan karakter kepribadian Pada mahasiswa S1 Keperawatan UMMI. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan rancangan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada Tanggal 20 Maret-3 Agustus 2023 di Universitas Muhammadiyah Sukabumi. Populasi penelitian adalah mahasiswa aktif tingkat I Universitas Muhammadiyah Sukabumi. Sampel penelitian ini adalah total populasi yang memenuhi kriteria inklusi, yaitu mahasiswa yang bersedia menjadi subjek penelitian, mahasiswa yang tidak memiliki penyakit penyerta (komplikasi). Teknik sampling yang digunakan Total sampling. Teknik analisis data dengan uji Chi-Square (X2). Bahan pemeriksaan adalah darah kapiler.  Metode pemeriksaan adalah metode slide test menggunakan kartu golongan darah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat jenis golongan darah pada mahasiswa S1 Keperawatan UMMI, yaitu golongan darah A sebanyak 10 mahasiswa (20%), B sebanyak 12 mahasiswa (24%), O sebanyak 19 mahasiswa (38%), dan golongan darah AB sebanyak 9 mahasiswa (18%), terdapat 4 tipe kepribadian yaitu Koleris ada 12 mahasiswa (24%), Sanguinis ada 20 mahasiswa (40%), Melankolis ada 8 mahasiswa (16%), dan Phlegmatis ada 10 mahasiswa (20%). Simpulan menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara golongan darah dengan karakter kepribadian pada mahasiswa S1 Keperawatan UMMI (p value = -0.548 yang berarti p value < 0,05). Saran  yang didapatkan adalah perlu dilakukan upaya studi mendalam pada kategori yang sama dengan variabel lain seperti menentukan faktor sosial budaya, pendapatan ekonomi, dan untuk menekankan hasil penelitian selanjutnya.
EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN PNEUMONIA DENGAN METODE GYSSEN DI RUMAH SAKIT SWASTA DI BANDUNG Cynthia Anggreani Simbolon; Duma Turu Allo; Donn Richard Ricky
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan antibiotik pada pasien yang mengidap pneumonia dengan menerapkan metode Gyssens di sebuah Rumah Sakit Swasta di Bandung. Penelitian ini menerapkan metode penelitian retrospektif dengan menghimpun data sekunder dari catatan medis pasien yang mengalami pneumonia di Rumah Sakit Swasta tersebut selama periode Januari hingga Desember 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 125 pasien pneumonia di Rumah Sakit Swasta Bandung periode Januari-Desember 2022 menerima antibiotik dengan metode Gyssens. Dari jumlah tersebut, 72 pasien memenuhi kriteria inklusi. Dalam kelompok pasien ini, terdapat 34 pasien laki-laki (47%) dan 38 pasien perempuan (53%). Lebih banyak pasien yang mengalami pneumonia berusia di atas 65 tahun, yaitu sebanyak 8 orang (32%), diikuti oleh kelompok usia 56 hingga 65 tahun sebanyak 6 orang. Durasi penggunaan antibiotik bervariasi, dengan 30 pasien menerima terapi selama 1-4 hari, 28 pasien selama 5-7 hari, dan 14 pasien selama 8-20 hari. Jenis Antibiotik yang paling umum diberikan adalah ceftriaxone. (sebanyak 18%) dari golongan cefalosporin generasi III, dan levofloxacin (sebanyak 32%) dari golongan fluorokuinolon. Hasil evaluasi penggunaan antibiotik dengan metode Gyssens menunjukkan bahwa 46 penggunaan (40%) masuk dalam kategori 0, sementara 68 penggunaan (60%) masuk dalam kategori 1.
PERTOLONGAN PERTAMA PADA KORBAN TERKENA SENGATAN LISTRIK : SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Tia Anggraini Silalahi; Usiono Usiono
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20043

Abstract

Tersengat listrik atau kesetrum merupakan kecelakaan berbahaya yang dapat terjadi pada orang dewasa maupun anak-anak dimana saja. Arus listrik yang mengalir pada tubuh dapat menyebabkan jaringan tubuh terbakar sehingga menimbulkan kerusakan organ tubuh bahkan kematian. Kesetrum disebabkan oleh kontak langsung antara kulit dengan sumber aliran listrik, seperti: Kabel listrik yang rusak. Stopkontak. Mesin atau alat beraliran listrik, seperti generator. Penanganan awal yang dapat Anda lakukan adalah mengompres bagian tersebut dengan es. Selanjutnya segera datang ke dokter spesialis saraf untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui keutuhan saraf atau jaringan tubuh Anda. Menurut penelitian, listrik bisa mengganggu ritme jantung jika tegangannya sebesar minimal 49 Volt. Tujuan peneliti adalah untuk melakukan literature review yaitu untuk mengetahui pertolongan pertama pada kecelakaan khususnya untuk para korban terkena sengatan listrik. Teknik yang digunakan adalah strategi Systematic Literature Review (SLR). SLR ialah metode penelitian yang bertujuan untuk mengidentifikasi, mengkaji, dan menafsirkan data dalam jurnal secara sistematis dengan tahapan yang ditetapkan. Kesimpulan yang didapat dari hasil penelitian yakni faktor yang menyebabkan terjadinya sengatan listrik dan pertolongan pertama yang dilakukan jika ada korban mengalami sengatan listrik.