cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
PENERAPAN PURSE LIPS BREATHING EXERCISE UNTUK MENGATASI POLA NAFAS TIDAK EFEKTIF PADA PASIEN DENGAN PNEUMONIA DI RUANG MAWAR RSUD dr.T.C HILLERS MAUMERE Dua Gelok, Maria Hendrika; Fransiska Aloysia Mukin, Fransiska Aloysia Mukin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25015

Abstract

Pneumonia adalah penyakit infeksi yang menimbulkan peradangan pada paru yang menyebabkan gangguan fungsi pada paru . Pneumonia adalah peradang di jaringan paru yang disebabkan oleh virus, bakteri, jamur, dan parasit. Pneumonia adalah  penyakit infeksi yang sering terjadi dan sifatnya serius yang  berhubungan dengan angka kesakitan dan angka kematian, khususnya paling banyak terjadi pada usia lanjut dan pasien dengan penyakit penyerta lainnya. Pneumonia juga disebabkan berbagai macam mikroorganisme ,yaitu virus,bakteri dan jamur.Mikroorganisme yang masuk  kedalam saluran pernapasan bagian bawah,yang menyebabkan  saluran pernafasan akan terganggu dan tidak berfungsi dengan baik sehingga keluar masuknya oksigen juga akan terganggu dan tidak berfungsi dengan baik dan akan mengakibatkan gangguan pola nafas Salah satu intervensi Keperawatan yaitu Purse Lips Breathing Exercise adalah teknik pernapasan yang berfokus pada proses ekspirasi yang dilakukan secara tenang dan rileks dengan tujuan untuk mempermudah proses pengeluaran udara yang terjebak dalam saluran pernapasan. Desain yang diterapkan pada karya tulis ini yaitu berfokus pada satu kasus yang digunakan untuk memperoleh masalah-masalah keperawatan pada klien Pneumonia dengan pola nafas tidak efektif. Dengan pegambilan kasus sebanyak dua  klien dengan diagnosa medis dan diagnosa keperawatan yang sama, yaitu Pola  nafas tidak efektif dan menerapkan teknik Pursed Lips Breathing pada klien 1 didapat hasil, klien mengatakan sesak nafas sudah tidak dirasakan,RR 22x/mnt,SPO2 99%. Sedangkan pada klien 2 menunjukan hasil klien mengatakan sesak nafas sudah tidak dirasakan,RR 20x/mnt,SPO2 99 %, ada pengaruh terapi Purse Lips Breathing Exercise dalam mengatasi pola nafas tidak efektif pada pasien dengan pneumonia di ruangan mawar  RSUD dr.T.C Hillers Maumere.
SKRINING FITOKIMIA DAN KAPASITAS TOTAL ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN WALANG SANGIT (ERYNGIUM FOETIDUM) Gaofman, Brian Albert; Hendrawan, Siufui; Ferdinal, Frans
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25026

Abstract

Secara geografis Indonesia merupakan negara yang beriklim tropis dan memiliki keanekaragaman hayati, yang sudah lama digunakan sebagai tanaman herbal untuk menyembuhkan berbagai penyakit secara turun-temurun. Salah satunya daun walang sangit yang berasal dari Meksiko, Karibia, dan Amerika Tengah dan Selatan. Di Indonesia di yakini dapat mencegah penyakit saluran pencernaan namun belum banyak penelitian tentang tumbuhan tersebut. Tanaman ini dipercaya memiliki senyawa bioaktif yang dapat berfungsi sebagai antioksidan untuk mengatasi kondisi stres oksidatif sebagai dasar timbulnya penyakit. Serta memiliki kandungan senyawa kimia non-nutrien (fitokimia). Antioksidan dibutuhkan oleh tubuh untuk meredam radikal bebas yang ada di dalam maupun di luar tubuh akibat paparan lingkungan yang semakin memburuk terutama di Jakarta. Maka dari itu perlu diseimbangi dengan antioksidan eksogen. Salah satunya pada daun walang sangit. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan kapasitas antioksidan dan kadar fenolik tumbuhan tersebut. Penelitian eksperimental ini bersifat in vitro mencakup uji fitokimia dan uji kapasitas antioksidan. Daun walang sangit dikeringkan dan diekstraksi dengan metode perkolasi menggunakan pelarut metanol. UV-Vis alat yang digunakan untuk mendapatkan data, selanjutnya diolah menggunakan Graphpad Prism v.7.0 La Jolla, California, USA. Ekstraksi daun walang sangit ditemukan kandungan fitokimia kecuali antosianin dan alkaloid dengan reagen Mayer. IC50 didapatkan pada metode DPPH, ABTS, dan FRAP sebesar  68,752 µg/mL, 25,557 µg/mL, dan 23,364 µg/mL dengan pembanding vitamin-C untuk DPPH, serta trolox untuk ABTS dan FRAP. Kadar fenolik total ekstrak daun walang sangit sebesar 966 µg/mL. Maka daun walang sangit dapat berfungsi sebagai antioksidan eksogen sedang, dibandingkan pembandingnya tetapi bersifat anti mitotik sehingga dapat dijadikan agen anti kanker.
STRATEGI GURU DALAM MENUMBUHKAN SIKAP KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA DI SEKOLAH DASAR shanie, Arsan; Rini Sugiarti; Erwin Erlangga
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25033

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh temuan yang mengindikasikan rendahnya kemandirian siswa di Sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru dalam menumbuhkan kemandirian siswa, serta peluang dan hambatan dalam menjalankan strateginya. Jenis penelitian ini juga menggunakan metode deskriptif, dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan yaitu, untuk meningkatkan kemandirian siswa sekolah dasar adalah dengan melaksanakan program PRP ( Pemberian tugas, Reward and panihment). Manfatnya atara lain; Peningkatan pemahaman siswa, menguatkan konsep pembelajaran, dan menerapkan pengetahuan dalam konteks nyata. mendorong kemandirian siswa, mengajarkan mereka untuk mengatur waktu dan bekerja mandiri tanpa pengawasan langsung guru, membangun tanggung jawab siswa terhadap pekerjaan mereka, termasuk mematuhi batas waktu dan petunjuk yang diberikan. Selanjutnya, program pemberian Reward ini efektif meningkatkan motivasi belajar siswa, membentuk sikap positif terhadap pencapaian target akademis. Berperan sebagai pemicu motivasi bagi siswa yang kurang berprestasi, memberikan kesempatan bagi setiap siswa untuk merasakan keberhasilan dan tumbuh secara akademis dan bertanggung jawab terhadap tugas dan perilaku, Serta program pemberian Reward merangsang kreativitas siswa. Selanjutnya manfaaat Program pemberian punishment bagi siswa membawa beberapa manfaat signifikan. Pertama, program ini membantu siswa memahami konsekuensi dari perilaku melanggar aturan, mendorong kesadaran akan tanggung jawab atas tindakan mereka. Kedua, melalui pemberian hukuman, program ini berperan dalam membentuk sikap disiplin dan tanggung jawab pada siswa, memotivasi siswa untuk memperbaiki tindakan mereka guna menghindari hukuman. Terakhir, aspek kesetaraan dan keadilan dalam pelaksanaan punishment memberikan pesan tentang perlakuan yang adil bagi semua siswa.  
PENGARUH KOMBINASI TERAPI RELAKSASI MUSIK INSTRUMENT ALAM DAN DEEP BREATHING TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI Pulang, Yohanes Berkmans; Keytimu, Yosephina Maria Hawa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25068

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyebab utama kematian dini, yang berkontribusi terhadap 8,5 juta kematian di seluruh dunia. Secara global, 1,28 miliar orang dewasa mengalami peningkatan tekanan darah, dan dua pertiga dari mereka hidup dalam keadaan ekonomi rendah dan negara berpenghasilan menengah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kangae sebanyak 370 orang dan sampel penelitian berjumlah 2 orang. Kriteria Inklusi yaitu klien yang bersedia untuk diteliti hingga penelitian ini selesai, klien yang berdomisili di Wilayah Kelurahan Watumilok, klien yang terdiagnosa Hipertensi, klien dengan rentang usia lima puluh tahun ke atas. Kriteria eksklusi yaitu klien yang tidak bersedia untuk diteliti hingga penelitian ini selesai, klien hipertensi yang tidak kooperatif, klien yang terdiagnosa hipertensi komplikasi penyakit lain seperti: penyakit jantung koroner, status asmatikus, renjatan, perdarahan massif, tumor paru, dan pneumotoraks. Teknik pengambilan partisipan adalah mengambil 2 klien dengan diagnose medis Hipertensi. Metode pengumpulan data yaitu dengan wawancara, observasi dan pemeriksaan fisik serta studi kasus. Instrument pengumpulan data yang adalah format pengkajian asuhan keperawatan Keluarga dan menggunakan lembar observasi. Analisa data dilakukan dengan cara mengemukakan fakta, dan membandingkan dengan teori-teori yang ada. Kesimpulan setelah dilakukan intervensi relaksasi deep breathing didapatkan ada penurunan tekanan darah pada klien pertama dan klien kedua.
PENERAPAN TERAPI EFEKTIVITAS AMBULANSI DINI TERHADAP PENURUNAN INTESITAS NYERI PADA PASIEN POST APPENDIKTOMI DI RUANG DAHLIA RSUD DR. T.C HILLERS MAUMERE Jedhe, Rikarda Jebe; Dikson, Melkias
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25069

Abstract

Appendiksitis merupakan peradangan pada appendiks vermiformis atau biasa dikenal di masyarakat dengan peradangan pada usus buntu yang dikarenakan pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat seperti kebiasaan menunda lapar yang terlalu lama, menahan buang air besar, mengkonsumsi makanan pedas secara berlebihan dan kebiasaan makan-makanan rendah serat. ini dapat menimbulkan rasa nyeri, hal ini dilakukan dengan salah satunya pemberian intervensi ambulansi dini (latihan gerak sendi, gaya berjalan, toleransi aktivitas sesuai kemampuan dan kesejajaran tubuh). Tujuan dari studi kasus ini yaitu untuk mengetahui Efektivitas ambulasi dini terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien post Appendiksitis di di Ruang Dahlia RSUD dr. T.C Hillers Maumere. Metode yang digunakan dalam studi kasus ini case study design dengan pendekatan proses asuhan keperawatan yang meliputi identifikasi data dari hasil pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Subyek dalam studi kasus ini berjumlah 2 pasien, yang didapatkan dari kriteria inklusi dan eklusi, pengambilan data dengan menggunakan Numerik rating scale (NRS). Hasil studi kasus menunjukan bahwa rata-rata tingkat nyeri dari kedua pasien tersebut setelah diberikan intervensi terapi ambulansi dini selama 3 hari yaitu mengalami perubahan dari nyeri sedang ke nyeri ringan. Kesimpulan dari studi     kasus ini menunjukan bahwa ada perubahan yang terjadi setelah diberikan intervensi terapi ambulansi dini kepada dua pasien tersebut dan mengalami penurunan skala nyeri.  
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN TERAPI PIJAT REFLEKSI UNTUK MENSTABILKAN GULA DARAH PASIEN DIABETES MELLITUS Demu, Handrianus; Keytimu, Yosephina Maria Hawa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25072

Abstract

Kebijakan pemerintah terhadap pengendalian penyakit diabetes melitus sudah optimal, namun penyakit diabetes melitus terus mengalami peningkatan. Kasus diabetes mellitus tiap tahun mengalami peningkatan dengan jumlah penderita diabetes mellitus di Dunia mencapai 207 juta, dari tahun 2019 mengalami peningkatan sebanyak 415 juta orang yang mengalami diabetes mellitus. Pasien diabetes melitus mengalami banyak perubahan dalam hidupnya, mulai dari pengaturan pola makan, olahraga, kontrol gula darah, dan lain-lain yang harus dilakukan sepanjang hidupnya. Perubahan dalam hidup yang mendadak membuat pasien diabetes melitus menunjukkan beberapa reaksi psikologis yang negatif salah satunya kecemasan, selain perubahan tersebut jika pasien diabetes melitus ini telah mengalami komplikasi maka akan menambah kecemasan pada pasien karena dengan adanya komplikasi akan membuat pasien mengeluarkan lebih banyak biaya, pandangan negatif tentang masa depan dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan menerapkan terapi pijat refleksi untuk menurunkan kadar gula darah pada klien diabetes mellitus. Penelitian ini adalah penelitian analitik deskriptif dengan rancangan penelitian studi kasus untuk mengetahui penurunan kadar gula setelah dilakukan terapi pijat refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesamaan klien I dan II bahwa setelah dilakukan terapi pijat refleksi kadar gula darah klien mengalami penurunan. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu dengan melakukan pijat refleksi pada dua orang pasien diabetes mellitus selama kurang lebih 3 (tiga) hari terbukti mampu menurunkan kadar gula darah.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TERHADAP PENCEGAHAN HIV/AIDS MELALUI PEER EDUCATION : LITERATURE REVIEW Ningsih, Isnar Alfadilah Surya; Kusumaningsih, Meilia Rahmawati; Realita, Friska
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25093

Abstract

Masa remaja dipandang sebagai usia yang rentan terhadap HIV/AIDS karena remaja kurang mengetahui informasi mengenai HIV/AIDS, ditambah lagi perubahan perilaku remaja yang mengarah ke hal negatif. Untuk mempengaruhi pandangan remaja dan mendorong perilaku yang sehat, berperilaku baik, dan mengarah pada perubahan perilaku yang bermanfaat, pengetahuan sangatlah penting. Sehingga salah satu strategi mencegah penularan HIV/AIDS adalah intervensi  peer education. Peer education adalah proses berbagi pengetahuan dan pengalaman di antara anggota kelompok yang memiliki keprihatinan dan karakteristik yang sama, untuk mencapai hasil kesehatan yang positif penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan dan sikap remaja terhadap pencegahan HIV/AIDS melalui peer education. Metode yang digunakan pada penulisan artikel ini merupakan literature review. Pencarian artikel nasional dan internasional memakai database yang sesuai yaitu google scholar dan pubmed dengan pengecekan indeks melalui SINTA dan Scopus. Artikel kemudian dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi yang telah ditentukan yaitu terbit 5 tahun terakhir (dari tahun 2019-2023), artikel original, artikel dapat di akses secara penuh. Sehingga menghasilkan total 9 artikel. Hasil penelitian dari 9 artikel yang mencakup 6 artikel jurnal nasional dan 3 artikel jurnal internasional, menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan dan sikap remaja terhadap pencegahan HIV/AIDS melalui peer education. Temuan studi ini menunjukkan ada peningkatan pengetahuan dan sikap remaja terhadap pencegahan HIV/AIDS melalui peer education.
PENERAPAN RUBBER BALL GRIP THERAPY TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN OTOT PASIEN STROKE NON HEMORAGIK DI RUANG MAWAR RSUD dr. T.C HILLERS MAUMERE Nona, Ariesta Novianti; Riske Wijayanti, Anggia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25102

Abstract

Stroke merupakan salah satu jenis penyakit penyebab kecacatan dan kematian yang diakibatkan oleh tersumbatnya pembuluh darah serta akumulasi dari faktor resiko yang dapat diubah dan tidak dapat diubah. Salah satu masalah yang timbul adalah melemahnya kekuatan otot pada ekstermitas dan menghambat aktivitas dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Hasil studi pendahuluan yang telah dilakukan penulis di ruang Mawar RSUD dr. R.C Hillers Maumere didapatkan dapatkan data stroke non hemoragik selama 3 bulan terakhir sebanyak 20 kasus. Stroke termasuk dalam kategori penyakit yang cukup tinggi setelah CKD dan Anemia Gravis. Salah satu intervensi yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah tersebut adalah pemberian rubber ball grip therapy dengan tujuan untuk mengembangkan, memelihara, dan memulihkan dengan latihan motorik. Latihan yang dilakukan dengan frekuensi teratur dan berulang-ulang dapat menimbulkan hipertrofi otot yang mengembalikan fungsi motorik pasien pasca stroke. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan study kasus. Tujuan penerapan ini adalah untuk mengetahui efektifitas rubber ball grip therapy pada pasien stroke. Berdasarkan hasil penerapan yang sudah dilakukan setelah diberi rubber ball grip therapy, terjadi peningkatan skala kekuatan otot dari skala 1 menjadi skala 3. Kesimpulan rubber ball grip therapy efektif meningkatkan kekuatan otot pada pasien stroke bila dilakukan dengan frekuensi teratur dan berulang-ulang. Diharapkan rubber ball grip therapy dapat dijadikan intervensi mandiri keperawatan dalam mempertahankan atau meningkatkan kekuatan otot pasien stroke.
STUDI KASUS MODEL ASUHAN KEPERAWATAN DEVELOPMENT CARE TERHADAP STATUS OKSIGENASI PADA BAYI PREMATUR BBLR DI RUANG PERINATOLOGI RSUD dr. T.C HILLERS MAUMERE Wea, Maria Goreti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25107

Abstract

Bayi berat lahir rendah yang sebagian besar adalah bayi prematur, selain sangat rentan terhadap penyakit juga berisiko mengalami gangguan pertumbuhan, perkembangan dan masalah pada sistem pernapasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan asuhan keperawatan yang komprehensif pada bayi prematur BBLR dengan penerapan development care. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah satu orang Bayi Prematur BBLR dengan masalah keperawatan pola napas tidak efektif. Teknik yang digunakan untuk pengambilan data adalah wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan diagnostik. Penyajian data melalui beberapa tahapan asuhan keperawatan, yaitu Pengkajian, Diagnosa Keperawatan, Intervensi Keperawatan, Implementasi dan Evaluasi. Setelah dilakukan penerapan development care seperti pemberian posisi pronasi dalam nesting, pengaturan cahaya, dan menciptakan suasana tenang dan mengurangi suara, masalah pola nafas tidak efektif sudah teratasi, di mana pada hari ketiga, tanggal 19 Desember 2023 didapatkan hasil tanda-tanda vital dalam batas normal, yaitu suhu 36,6 0C, HR 124 x/menit, RR 50 x/menit SPO2 99 %, tidak tampak retraksi dada dan tidak terpasang oksigen lagi. Berdasarkan intervensi yang sudah dilakukan, hasilnya menunjukkan bahwa adanya pengaruh penerapan development care terhadap masalah pola nafas tidak efektif pada kasus By. Ny. L.N. Hal ini dapat dilihat dari evaluasi yang telah dilakukan yang menunjukkan adanya perubahan yang signifikan pada bayi. Oleh karena itu, asuhan kepe
KEWENANGAN DOKTER GIGI UMUM ATAS TINDAKAN MEDIS BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 17 TAHUN 2023 TENTANG KESEHATAN Damanik, Lilia Sarifatamin; Triana, Yeni; Triana, Indra
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25108

Abstract

Dokter gigi sering dihadapkan dengan permasalahan sengketa medis dengan pasien. Dokter gigi seringkali melakukan prosedur medis di luar dari kewenangan dan kompetensinya. Tujuan penelitian ini menganalisis kewenangan dokter gigi atas tindakan medis terhadap pasien berdasarkan UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dan akibat hukum dokter gigi atas tindakan medis diluar kewenangannya dengan metode penelitian yuridis normatif dimana sumber data berasal dari data sekunder yaitu bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumenter atau studi kepustakaan. Kesimpulan, kewenangan dokter gigi terlebih dahulu harus memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP) kemudian dokter gigi berhak melakukan praktik kedokteran sesuai dengan kompetensinya serta wajib merujuk pasien kepada dokter gigi spesialis tertentu apabila diluar kompetensinya. Akibat hukum dokter gigi atas tindakan medis diluar kewenangannya dipertimbangkan Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia melalui mediasi dan mekanisme keadilan restoratif. Saran, dokter gigi diharapkan bekerja sesuai komptensinya serta merujuk pasien yang bukan kompetensinya kepada dokter gigi spesialis dibidang tertentu, pasien perlu mengetahui dokter gigi hanya dapat berusaha semaksimal mungkin sesuai kompetensinya untuk menyembuhkan pasien tanpa memberikan hasil yang pasti, perlu mengupayakan peningkatan kualitas sumber daya penegak hukum terhadap hukum kesehatan, karena seringkali penyelesaian sengketa medis belum sepenuhnya berkeadilan secara hukum.