cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
HUBUNGAN KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA DENGAN STATUS GIZI PADA ANAK Putri, Della Kharisma; Puspikawati, Septa Indra
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25110

Abstract

Ketahanan pangan rumah tangga merupakan kondisi dimana ketersediaan dari pangan cukup bagi setiap orang pada setiap saat dan individu. Salah satu aspek penting untuk mencapai Susteinable Development Goals (SDGs) adalah ketahanan pangan. Hal ini memiliki tujuan untuk mengakhiri kelaparandan mencapai ketahanan pangan serta meningkatkan gizi dan mendorong adanya pertanian yang berkelanjutan. Ketahanan pangan rumah tangga memiliki hubungan dengan status gizi pada anak. Konsumsi pangan yang tidak memenuhi kebutuhan akan menyebabkan masalah rawan pangan yang akan berpengaruh terhadap status gizi khususnya anak yang merupakan kelompok rawan Tujuan dari penulisan ini adalah untuk merangkum hal yang diketahui terkait hubungan ketahanan pangan rumah tangga dengan status gizi pada anak. Metode: Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah literature riview. Literatur riview bertujuan untuk mengetahui hubungan ketahanan pangan rumah tangga dengan status gizi pada anak dengan meninjau artikel atau jurnal terkait dampak negatif status gizi terhadap topik tersebut. Pencarian jurnal penelitian menggunakan database sciences dari Google Scholar dan mendapatkan hasil akhir yaitu ditemukan 10 jurnal yang di riview. Jurnal penelitian yang diriview menunjukkan dari 6 (60%) jurnal menunjukkan adanya hubungan ketahanan pangan rumah tangga dengan status gizi pada anak. Sedangkan 4 (40%) jurnal menunjukkan tidak adanya hubungan ketahanan pangan rumah tangga dengan status gizi pada anak. Kesimpulan dari literatur ini menunjukkan bahwa status ketahanan pangan memiliki hubungan dengan status gizi pada anak.
LAPORAN KASUS : AMENORE PRIMER Dayana, Aulia Seftia; Rahmat, Akbar
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25124

Abstract

Amenore adalah tidak terjadinya menstruasi. Jika belum menstruasi pada usia 14 tahun tanpa adanya perkembangan seksual sekunder atau tidak adanya menstruasi pada usia 16 tahun terlepas dari adanya pertumbuhan normal dan perkembangan karakteristik seksual sekunder disebut amenore primer, jika menstruasi pernah terjadi tetapi kemudian berhenti selama 6 bulan atau lebih maka disebut amenore sekunder. Amenore yang normal hanya terjadi sebelum masa pubertas, selama kehamilan, selama menyusui dan setelah menopause. Kasus ini melaporkan perempuan usia 19 tahun dengan keluhan tidak pernah menstruasi sampai saat ini. Pasien tidak merasakan keluhan nyeri perut setiap bulannya. Tidak ada keluhan flek darah dan keputihan. Pemeriksaan fisik rambut ketiak dan pubis tidak ada, payudara bertumbuh, terdapat areola, puting payudara tidak ada, vulva dan vagina tidak tampak kelainan. Pemeriksaan USG abdomen kesan tidak ada uterus.
STUDI KASUS : PENERAPAN INOVASI PEMBERIAN POSISI PRONASI TERHADAP SATURASI OKSIGENASI PADA BAYI DENGAN ASFIKSIA NEONATORUM DI RUANG PERINATOLOGI RSUD DR. T.C HILLERS MAUMERE Ivan Deo, Anastasia; Fembi, Pembronia Nona
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25130

Abstract

Asfiksia Neonatorum merupakan adanya imaturitas organ pernafasan yang mengakibatkan gangguan pernafasan pada bayi yang sering terjadi pada bayi premature. Asfiksia terjadi ketika bayi tidak mendapat cukup oksigen selama proses kelahiran. Hal ini akan menyebabkan hipoksia (penurunan suplai oksigen ke otak dan jaringan) dan kerusakan otak atau mungkin kematian jika tidak dikelola dengan benar. Kondisi ini akan memberikan suatu gejala seperti sesak napas. Dampak dari asfiksia neonatorum akan bertambah buruk jika tidak ditangani dengan benar akan menyebabkan hipoksia dan kerusakan otak bahkan kematian, dimana hipoksia merupakan kondisi yang terjadi ketika bayi tidak mendapatkan pasokan oksigen yang cukup sebelum, selama, atau setelah dilahirkan. Sehingga diperlukan intervensi untuk meningkatkan saturasi oksigen dengan memberikan posisi pronasi kepada bayi prematur. Tujuan dari studi kasus ini adalah  untuk mengevaluasi pengaruh posisi pronasi terhadap saturasi oksigen bayi lahir prematur. Metode yang digunakan adalah dengan deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen  yang digunakan adalah wawancara dan format pengkajian keperawatan pada bayi baru lahir. Setelah dilakukan penerapan inovasi pemberian posisi pronasi selama 3 x24 jam dapat meningkatkan dan menstabilkan saturasi oksigen dimana saturasi oksigen 82% menjadi 98%.  Ada pengaruh pemberian posisi pronasi terhadap saturasi oksigenasi pada bayi baru lahir dengan asfiksia neonatorum.
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PRE EKLAMSIA DI BPM MASNITA KELURAHAN RENGAS PULAU KECAMATAN MEDAN MARELAN SUMATERA UTARA TAHUN 202 Julianti, Mastiur; Yanti, Yanti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25141

Abstract

Preeklampsia adalah terjadinya hipertensi, peningkatan protein urine dan disertai atau tidak disertai oedema akibat kehamilan setelah usia kehamilan 20 minggu/segera  setelah melahirkan. Penyakit ini umumnya terjadi dalam triwulan ke-3 kehamilan. Penelitian ini bertujuan mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Pre Eklamsia   Di BPM Masnita Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan Sumatera Utara Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang mengalami kejadian pre eklamsi dari BPM Masnita Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan Sumatera Utarasebanyak 105 orang dan menggunakan teknik random sampling. Sebesar  50 orang. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian   Ada hubungan usia   (p= 0,011), tidak ada hubungan pendidikan (p=0,083), ada hubungan pekerjaan (p=0,005), dan ada hubungan riwayat hipertensi (p=0,000) Dengan Kejadian Pre Eklamsi Pada Ibu  Hamil Di BPM Masnita Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan Sumatera Utara Diharapkan kepada Bagi ibu hamil agar tidak hamilpada usia <20 dan >35 tahun, paritas tidak boleh dari 4, ibu yang bekerja perlu istirahat dan mengurangi stress, ibu hamil yang pendidikannya rendah perlu mencariinformasi mengenai perawatan kehamilan, ibuhamil yang pernah ada riwayat hipertensi sebaiknya melakukan pemeriksaan minimal 4 kali, ibu hamil juga diharapkan menjaga kenaikan berat badannya dengan  cara olahraga teratur, makan dengan menu gizi seimbang
STUDI KASUS PENERAPAN STRATEGI PELAKSANAAN (SP) 1 PADA PASIEN DENGAN ISOLASI SOSIAL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOPETA Avelinus, Yosep; Herminsih, Adelheid Riswanti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25144

Abstract

Individu atau kelompok memiliki kebutuhan atau hasrat untuk memiliki keterlibatan kontak dengan orang, tetapi tidak mampu membuat kontak tersebut banyak pasien yang menderita isolasi sosial belum rutin untuk melakukan pengobatan secara sederhana misalnya mengajak pasien untuk bercerita dengan orang di lingkunganya. Jika tidak segera ditangani akan berdampak pada interaksi pasien dengan orang lain, misalnya tidak ada keinginan berinteraksi dengan orang sekitar, merasa malu dengan orang lain, bahkan bila dibiarkan begitu saja dapat memunculkan halusinasi dan defisit perawatan diri. Penelitian menggunakan purposive sampling yaitu subyek penelitian yang memenuhi kriteria dan jumlah responden sebanyak 2 orang. Setelah dilakukan penerapan SP 1 selama 3 hari didapatkan klien Tn.H mampu membina hubungan saling percaya, memahami penyebab isolasi sosial, mengenal keuntungan dari berhubungan dengan orang lain dan kerugian tidak berhubungan dengan orang lain, dan pasien berkenalan dengan orang lain. Sedangkan Tn A.E tidak mampu untuk membina hubungan saling percaya, mengenal penyebab isolasi sosial, mengenal keuntungan dari berhubungan dengan orang lain dan kerugian tidak berhubungan dengan orang lain, dan pasien tidak mau untuk berkenalan dengan orang lain. Apabila hubungan interpersonal yang dilakukan oleh perawat dan klien sudah terbina dengan baik maka perawat dapat menggali permasalahan yang klien alami.
EVALUASI PENGELOLAAN LIMBAH CAIR DI RUMAH SAKIT MESRA Mustika Sari, Nova; Herniwanti, Herniwanti; Nofiyadi, Nofiyadi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25153

Abstract

Rumah sakit Mesra adalah salah satu sarana kesehatan sebagai upaya untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan masyarakat. Limbah cair rumah sakit adalah semua air buangan termasuk tinja yang berasal dari kegiatan rumah sakit yang kemungkinan mengandung mikroorganisme patogen, bahan kimia beracun dan radioaktif yang berbahaya bagi Kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah megevaluasi sistem pengelolaan limbah cair di rumah sakit mesra. Metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, telaah dokumen dan observasi langsung kelapangan. Variabel yang diteliti ialah proses pengelolaan limbah cair yang berasal dari rumah sakit. Hasil Penelitian Berdasarkan hasil wawancara dan observasi, pengelolaan limbah cair di rumah sakit mesra memiliki metode biofilter anaerob-aerob. Sumber- sumber air limbah yang dialirkan ke Instalasi Pengolahan Air Limbah berasal dari ruang rawat inap, IGD, poliklinik, perkantoran, laboratorium, dapur, dan laundry. menunjukan hasil uji outlet dengan parameter Suhu, pH, BOD, COD, TSS, ammonia nitrogen, senyawa aktif biru metilen, minyak dan lemak dapat dikatakan optimal dalam proses pengolahan limbah cair karena hasil Analisa telah memenuhi standar baku mutu. Kesimpulan karakteristik limbah cair rumah sakit dengan menguji outlet telah memenuhi standar baku mutu. Adanya penambahan jumlah tempat tidur maka untuk pengelolaan limbah cair perlu adanya perencanaan desain untuk instalansi pengolahan air limbah (IPAL) yang sesuai dengan kebutuhan air bersih Rumah Sakit Mesra.
PEMERIKSAAN KADAR CHOLINESTERASE PADA KELOMPOK TANI SAYUR DUSUN NUSONTORO KECAMATAN PAKIS KABUPATEN MALANG Susilawati, Nasiro; Saragih, Lenni; Wulandari, Lenni Ratna Tri; Mahtuti, Erni Yohani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25154

Abstract

Pestisida adalah substansi kimia dan bahan yang digunakan untuk mengendalikan  atau membasmi dan membunuh organisme penggangu yang bersifat toksik. Cholinesterase  adalah suatu enzim yang terdapat pada cairan seluller, yang fungsinya menghentikan aksi AchE dengan jalan terhidrolisis menjadi cholin dan asam asetat yang terdapat diantara ujung-ujung syaraf dan otot, sebagai media kimia yang fungsinya meneruskan rangsangan syaraf atau impuls ke reseptor sel-sel otot dan kelenjar.Bila tubuh terpapar pestisida maka akan berdampak pada kadar cholinerterase, sehingga dapat menimbulkan keracuanan maupun terganggunya syaraf. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  pemeriksaan kadar cholinesterase  pada darah petani sayur di Dusun Nusontoro kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Penelitian ini  deskriptif menggunakan teknik wawancara observasi serta  kuesioner, sedangkan pemeriksaan kadar cholinesterase  dengan menggunakan alat spekfotomerUV-Vis dengan ? 405 nm. Populasi penelitian petani sayur yang menggunakan pestisida sebanyak 10 orang, metode sampling yaitu total sampling variabel tunggal, data di tabulasi frekuensi, kemudian di analisa menggunakan rumus presentase. Penelitian menunjukan petani yang terpapar pestisida diperoleh hasil kadar cholinesterase  80% normal  yakni 5-11 U/L dan 20% tidak normal rata-rata 2-3 U/L, terjadinya penurunan kadar cholinesterase  petani rata-rata 3,88 U/L yang terjadi pada responden dengan usia 53-69 tahun. Dari penelitian ini adalah diharapakan memperkaya ilmu pengetahuan tentang penggunaan pestisida dengan baik dan benar dan dampak terjadi bagi kesehatan. terdapat (80%) responden yang mempunyai nilai kadar cholinesterase  normal dan (20%) responden yang mempunyai kadar cholinesterase  tidak normal.
PERILAKU PENCEGAHAN MALARIA DI WILAYAH ENDEMIS MALARIA : LITERATURE REVIEW Umbu Nay, Dian Novita Sari; Winarti, Eko
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25165

Abstract

Penyakit malaria tetap menjadi tantangan kesehatan global, khususnya Indonesia dengan jumlah kasus dan kematian yang signifikan setiap tahun. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat tentang malaria masih perlu ditingkatkan, sementara perilaku pencegahan masih rendah, terutama di daerah pedesaan dan daerah dengan risiko tinggi malaria. Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi yang relevan dari studi-studi sebelumnya untuk memahami pengetahuan, sikap, dan perilaku yang diambil oleh masyarakat untuk mencegah penyakit malaria di daerahnya yang terkena endemis. Penelitian ini menggunakan metode literature review untuk menganalisis pengetahuan dan perilaku terkait pencegahan penyakit malaria melalui jurnal yang diterbitkan secara elektronik. Populasi naskah yang diambil meliputi materi yang membahas pengetahuan, sikap, dan perilaku terkait penyakit malaria dan telah diterbitkan dalam jurnal penelitian. Sampel terdiri dari jurnal - jurnal yang dipilih berdasarkan substansi dari naskah, tanpa mempertimbangkan penulis atau terbitan jurnal. Kriteria inklusi pada  penelitian ini melibatkan pemilihan substansi yang berfokus pada perilaku terkait penyakit malaria, seperti pengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan. Hasil penelitian yaitu faktor-faktor seperti minimnya sumber daya dan kesadaran akan risiko penyakit berkontribusi pada kesulitan dalam pengendalian malaria. Pengetahuan tentang gejala, penularan, dan pencegahan malaria menjadi kunci dalam upaya pencegahan, sementara penggunaan kelambu berinsektisida dianggap efektif namun masih menghadapi tantangan dalam penerimaan masyarakat. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan pendekatan holistik yang melibatkan berbagai sektor dan pemangku kepentingan, serta upaya meningkatkan kesadaran dan penerimaan masyarakat terhadap strategi pencegahan malaria, seperti penggunaan kelambu berinsektisida.
PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM TENAGA MEDIS TERHADAP KEWENANGAN PENILAIAN CACAT AKIBAT KECELAKAAN KERJA Kusuma, Mardiansyah; Yetti, Yetti; Triana, Yeni
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25209

Abstract

Artikel ini membahas kasus permohonan pertimbangan medis dari dokter penasihat dari inspektur ketenagakerjaan yang timbul karena ketidaksepakatan pasien/perusahaan atau BP Jamsostek dengan hasil penilaian disabilitas oleh dokter pemeriksa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tanggung jawab hukum tenaga medis mengenai kewenangan untuk menilai cacat akibat kecelakaan kerja serta akibat hukum dari kewenangan penilaian ini. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi dokumenter/pustaka dengan sumber data dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa tidak ada tanggung jawab hukum bagi tenaga medis mengenai kewenangan penilaian cacat akibat kecelakaan kerja, meskipun dokumen hasil penetapan dokter pemeriksa tidak sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Namun, dokumen-dokumen tersebut dapat diperiksa kepastiannya sebagai bukti pencairan jaminan kecelakaan kerja, dan dokter pemeriksa dapat dikenakan sanksi sesuai kapasitas instansi yang berwenang. Saran penelitian meliputi pemutakhiran peraturan hukum tentang kualifikasi tenaga medis sebagai dokter pemeriksa, dengan mengikuti peraturan perundang-undangan terbaru serta sosialisasi kepada masyarakat, pekerja, perusahaan dan pemangku kepentingan mengenai penggunaan fasilitas kesehatan yang memiliki kompetensi dokter spesialis kedokteran okupasi dalam menangani kasus kecelakaan kerja.
PERAN SIKAP DAN PENGETAHUAN IBU DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI IUD: ANALISIS LITERATUR BERDASARKAN TEORI PERILAKU SOSIAL (SOCIAL COGNITIVE THEORY) Rias, Natan; Winarti, Eko
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25250

Abstract

Penggunaan alat kontrasepsi merupakan salah satu aspek penting dalam promosi kesehatan reproduksi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Alat kontrasepsi intrauterin (IUD) merupakan salah satu metode kontrasepsi yang efektif dan dapat memberikan perlindungan jangka panjang terhadap kehamilan yang tidak diinginkan. Tujuan penelitian yaitu  dapat mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang peran sikap dan pengetahuan ibu dalam pengambilan keputusan penggunaan alat kontrasepsi IUD, serta relevansi penerapan teori perilaku sosial dalam konteks kesehatan masyarakat.Pengetahuan ibu tentang alat kontrasepsi IUD secara signifikan memengaruhi keputusan mereka dalam menggunakan metode kontrasepsi ini. Pemahaman yang akurat tentang cara kerja, efektivitas, dan efek samping IUD dapat meningkatkan kepercayaan ibu terhadap metode ini.Strategi intervensi yang melibatkan penyuluhan, pendidikan kesehatan reproduksi, dan dukungan sosial dapat membantu meningkatkan pemahaman ibu tentang alat kontrasepsi IUD. Melalui pendekatan holistik dan terarah, kita dapat memperkuat norma sosial yang mendukung penggunaan IUD dan memberikan dukungan yang diperlukan bagi ibu yang memilih metode kontrasepsi ini.Penerapan teori perilaku sosial menjadi kunci dalam merancang program promosi kesehatan reproduksi yang efektif. Dengan memahami interaksi kompleks antara faktor-faktor personal, lingkungan, dan perilaku dalam kerangka teori ini, kita dapat merancang strategi intervensi yang lebih efektif dan berdampak positif bagi masyarakat.