cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
CASE REPORT: EPILEPSI Maria, Donna; Chaniago, Fadilla Putri Aqilla; Rustandi, Fitriya Wulandari; Fauzi, Ade Umar Aulia; Kasyfi, Fathul Qadir; Putri, Pratiwi Hendro
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25257

Abstract

Epilepsi adalah suatu keadaan yang ditandai oleh bangkitan berulang (Epileptic Seizures) akibat lepas muatan listrik abnormal dan berlebihan di neuron-neuron otak secara paroksismal, dan disebabkan oleh berbagai etiologi, bukan disebabkan oleh penyakit otak akut Epilepsi bukanlah suatu penyakit, melainkan suatu kumpulan gejala. Gejala yang paling umum adalah adanya kejang. Setiap kali terjadi serangan kejang, apalagi bila berlangsung sampai beberapa menit, akan menimbulkan kerusakan hingga kematian sejumlah sel otak. Laporan kasus ini bertujuan membahas aspek definisi, etiologi, manifestasi klinis, patofisiologi, diagnosis, pemeriksaan penunjang, tatalaksana, dan prognosis dari penyakit epilepsi. Laporan kasus ini melaporkan seorang perempuan 23 tahun dengan keluhan kejang seluruh badan sebelum masuk rumah sakit, nyeri kepala juga dirasakan sejak 3 hari yang lalu, mempunyai riwayat jatuh dan terbentur kepalanya. Mengalami keluhan yang sama sejak 2 bulan terakhir yaitu memiliki riwayat kejang dengan anggota gerak yang menggeram, tubuh yang kaku, dan mata kearah atas yang berlangsung ± 1 menit, juga mempunyai riwayat stress psikologis. Hasil pemeriksaan neurologis dalam batas normal. Hasil pada pemeriksaan ct scan kepala yaitu tidak ada kelainan. Pada pemeriksaan EEG dijumpai gelombang epileptikum dan perlambatan Penatalaksanaan yang diberikan pada pasien ini adalah O2 2-4 lpm, Rl 20 tpm, Inj omz 1 ampul/12 jam, Inj diazepam 1 ampul, Ondansetron 2x1, B complex 1x1, Depakote 3x500, Phenytoin 2x1, Asam folat 1x1.
IDENTIFIKASI FAKTOR HAMBATAN KOMUNIKASI PADA REPEAT ANALISIS DI INSTALASI RADIOLOGI RSUP Dr M DJAMIL PADANG Sari, Oktavia Puspita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25270

Abstract

Pengulangan foto ronsen berpotensi meningkatkan perolehan dosis untuk pasien dan radiografer. Salah satu penyebab pengulangan foto adalah terjadinya mis komunikasi antara pasien dengan radiografer saat radiografer memberikan instruksi pemeriksaan. Penelitian ini bertujuan untuk evaluas pengulangan eksposi foto ronsen yang di sebabkan karena faktor komunikasi. Penelitian berjenis kuantitatif, dilakukan di Instalasi Radiologi RSUP Dr.M.Djamil Padang pada bulan April 2022. Penelitian ini menggunakan teknik sampel jenuh dengan pengolahan data univariate. Hasil penelitian di peroleh bahwa 54,5% hambatan komunikasi karena penggunaan bahasa daerah (minang) oleh radiografer, ,hal ini menjadi kendala karena RSUP Dr. M Djamil Padang sebagai salah satu rumah sakit rujukan di Sumatera Bagian Tengah memiliki keragaman pasien dengan berbagai suku bangsa sehingga tidak semua pasien mengerti dan memahami bahasa minang sebagai bahasa yang dominan di gunakan radiografer dalam berkomunikasi dengan pasien. Kata kunci : pengulangan foto;komunikasi;bahasa Repeated x-rays have the potential to increase dose gain for both the patient and the radiographer. One of the causes of repeated photos is the occurrence of miscommunication between the patient and the radiographer when the radiographer gives instructions for examination. This study aims to evaluate the repetition of X-ray exposure caused by communication factors. This quantitative research was carried out at the Radiology Installation of RSUP Dr.M.Djamil Padang in April 2022. This study used a saturated sample technique with univariate data processing. The results of the study found that 54.5% of communication barriers were due to the radiographer's use of the local language (Minang), this was an obstacle because RSUP Dr. M Djamil Padang as one of the referral hospitals in Central Sumatra has a diversity of patients with various ethnicities so that not all patients understand and understand Minang language as the dominant language used by radiographers in communicating with patients. Keywords: 3-6 keywords, consisted of word or simple phrase
AKSEPTABILITAS VAKSIN COVID-19 PADA IBU HAMIL DENGAN PENDEKATAN HEALTH BELIEF MODEL Aprianti, Riri; Suwarsa, Oki; Deborah, Anita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25275

Abstract

Kekebalan kelompok penting agar populasi terlindung dari virus COVID-19. Peningkatan imunitas pada ibu hamil sebagai kelompok yang rentan sangat dibutuhkan. Rendahnya cakupan vaksinasi COVID-19 pada ibu hamil di Kabupaten Agam (<0,001%) menjadi perhatian khusus. Objektif penelitian ini yaitu untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan penerimaan vaksin COVID-19 pada ibu hamil berdasarkan pendekatan Health Belief Model. Ini adalah observasional analitik studi dengan rancang bangun cross sectional. Dari 110 ibu hamil ditemukan 87,27% ibu hamil tidak bersedia atau tidak yakin untuk menerima vaksin COVID-19 saat hamil. Hasil penelitian membuktikan bahwa persepsi dari manfaat vaksin (p<0,001), persepsi dari hambatan terhadap vaksin (p=0,047) dan pemicu untuk bertindak (p<0,001) berhubungan dengan penerimaan vaksin COVID-19 pada ibu hamil. Sedangkan persepsi kerentanan dan keparahan tidak memiliki hubungan dengan akseptabilitas vaksin COVID-19. Hasil regresi logistik didapatkan bahwa faktor paling dominan yang berhubungan dengan penerimaan vaksin COVID-19 pada ibu hamil adalah pemicu untuk bertindak (OR adjusted 23,41; IK 95% 5,75 – 95,32; p<0,001). Simpulan penelitian yaitu faktor paling dominan yang berhubungan dengan penerimaan vaksin COVID-19 pada ibu hamil di Kabupaten Agam adalah pemicu untuk bertindak. Pentingnya faktor pemicu untuk bertindak bagi ibu hamil dari tenaga kesehatan baik oleh bidan dan dokter serta dari pihak keluarga agar dapat merekomendasikan vaksin bagi mereka sehingga dapat meningkatkan penerimaan vaksin di kalangan ibu hamil.
PENERAPAN PROMOSI KESEHATAN DI RSUD MARIA WALANDA MARAMIS KABUPATEN MINAHASA UTARA Sanggelorang, Sweetly; Doda, Diana V.D; Kapantow, Nova
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25296

Abstract

PKRS adalah upaya rumah sakit untuk meningkatkan kemampuan pasien,klien dan kelompok-kelompok masyarakat agar pasien dapat mandiri dalam meningkatkan kesehatan, mencegah masalah kesehatan dan mengembangkan upaya kesehatan bersumber daya masyarakat melalui pembelajaran dari, oleh,untuk,dan bersama mereka,sesuai sosial budaya mereka serta didukung kebijakan publik yang berwawasan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi promosi kesehatan di RSUD Maria Walanda Maramis Kabupaten Minahasa Utara. penelitian ini menggunakan kualitatif. Subjek penelitian ini berjumlah sepuluh orang terdiri dari Kepala Bagian, Kepala Sub Bagian, Tim Promosi Kesehatan, Staff Rumah Sakit,Kepala Ruangan, Pasien/Keluarga Pasien, Staff Dinas Kesehatan. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam dan pedoman observasi. Validitas data menggunakan metode triangulasi. penelitian ini bahwa penerapan promosi kesehatan di RSUD Maria Walanda Maramis masih belum memenuhi persyaratan standar promosi kesehatan di Rumah Sakit. SOP Tim Promkes tidak ada dan pembagian tugas Tim Promosi Kesehatan  yang tidak Fokus pada preventif dan promotif tapi tim promosi kesehatan di pekerjakan dalam bidang lain. Dalam pelaksanaan program tidak ada rapat evaluasi dan Kader Promkes tidak diberikan pelatihan. Terdapat dukungan dana, sarana dan prasarana dari Rumah Sakit walaupun kurang dimanfaatkan karena kurangnya SDM dalam pelaksanaan program Promosi Kesehatan. Penelitian ini adalah Penerapan promosi kesehatan RSUD Maria Walanda Maramis belum sesuai standar.
HUBUNGAN STATUS GIZI, PENGETAHUAN, DAN SIKAP TENTANG ANEMIA DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI KECAMATAN PAJARAKAN KABUPATEN PROBOLINGGO Azizah, Bertaniezia Nur; Muniroh, Lailatul; Pratiwi, Rachmahnia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25309

Abstract

Prevalensi kejadian anemia pada ibu hamil di Indonesia sebesar 48,9%. Anemia pada ibu hamil memiliki banyak faktor penyebab, contohnya status gizi kurang yang disebabkan oleh asupan gizi dari makanan yang kurang. Selain asupan terdapat pengetahuan dan sikap tentang anemia yang menjadi beberapa faktor penyebab terjadinya anemia pada ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara status gizi, pengetahuan, dan sikap tentang anemia dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan besar sampel sebanyak 43 ibu hamil trimester III yang diambil melalui metode simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner, pemeriksaan Hb, dan pengukuran LILA. Data dianalisis dengan uji korelasi spearman untuk data ordinal dan uji chi-square untuk data nominal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara status gizi (p=0.247) dan pengetahuan tentang anemia (p=0,373) dengan kejadian anemia pada ibu hamil, serta terdapat hubungan antara sikap terhadap anemia (p=0,030) dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Kesimpulan dari penelitian ini adalah status gizi dan pengetahuan tentang anemia tidak menjadi penentu terjadinya anemia pada ibu hamil, namun semakin baik sikap yang berhubungan mengenai anemia menunjukkan bahwa kejadian anemia pada ibu hamil semakin rendah. 
STUDI KASUS : INTERVENSI TASK ORIENTED APPROACH (TOA) DALAM MENILAI TINGKAT KEKUATAN OTOT PADA PASIEN STROKE NON HEMORAGIK (SNH) DI RUANGAN FLAMBOYAN RSUD DR T.C. HILLERS MAUMERE Maya, Maria Helena Elvini Nona; Riske Wijayanti, Anggia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25310

Abstract

Stroke non hemoragik  (SNH) yaitu tersumbatnya pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah ke otak sebagian atau keseluruhan terhenti. SNH ini dapat mengakibatkan seorang pasien dapat lumpuh pada seluruh tubuh maupun sebagian, yang mengakibatkan aktivitas pasien terbatas. Salah satu intervensi keperawatan yang dapat meningkatkan kemampuan beraktifitas salah satunya adalah Task Oriented Approach (TOA). Penelitian ini bertujuan agar mampu melaksanakan asuhan keperawatan pada klien stroke non hemoragik dengan menggunakan intervensi Task Oriented Approach terhadap kemampuan aktivitas pasien di Ruang Flamboyan RSUD dr. T.C. Hillers Maumere. Desain penelitian yang digunakan adalah studi kasus, sampel 1 klien dengan diagnose stroke non hemoragik. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi identifikasi data dari hasil pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Terapi Task Oriented Approach dilakukan selama  3 hari. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan format pengkajian Asuhan Keperawatan Medikal Bedah, observasi dan studi literatur. Hasil studi kasus di dapat diagnose keperawatan 1 sampel yaitu resiko perfusi cerebral dan gangguan mobilitas fisik. Penerapan terapi Task Oriented Approach menunjukan perbaikan pada hari ketiga pada klien. Skala aktivitas 2 dan kekuatan otot meningkat dari 2 menjadi 4 pada ekstremitas kiri. Didapatkan kesimpulan bahwa hasil penerapan Task Oriented Approach, skala aktivitas 2 dan klien sudah ada kemajuan terlihat pada kekuatan otot (dari 2 menjadi 4) yang mengalami peningkatan pada hari ketiga.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH DALAM KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM MENGKONSUMSI TABLET FE Jumiyati, Jumiyati; Riana, Hernah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25312

Abstract

Pendarahan merupakan penyebab utama dan terbanyak pada kematian maternal. Perdarahan sewaktu melahirkan dapat menyebabkan anemia pada ibu hamil. Anemia terjadi sebagai akibat kurangya ibu hamil mengkonsumsi tablet FE. Ibu hamil mempunyai resiko yang tinggi untuk mengalami defisiensi besi. Salah satu program pemerintah menanggulangi anemia defisiensi besi yaitu pemberian suplemen zat besi dengan dosis pemberian sehari sebanyak 1 tablet berturut-turut minimal selama 90 hai selama kehamilan. Tujuan dari dilaksanakan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh dengan kepatuhan ibu hamil mengkonsumsi tablet Fe. Dalam penelitian ini desain penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan menggunakan pendekatan Cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Latambaga tahun 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang datang memeriksakan kehamilan. Sampel penelitian sebanyak 63 responden dimana instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian ini ada pengaruh antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan ibu hamil mengkonsumsi tablet Fe dengan nilai p=0.001, ada pengaruh antara pendidikan dengan kepatuhan ibu hamil megkonsumsi tablet FE dengan nilai p=0.025, ada pengaruh ketersediaan tablet FE dengan kepatuhan ibu hamil dengan nilai p=0.004, ada pengaruh antara efek samping dengan kepatuhan ibu hamil mengkonsumsi tablet FE dengan nilai p=0.012. Simpulan. ada pengaruh antara pengetahuan, pendidikan, ketersediaan, pendidikan, dengan kepatuhan ibu hamil mengkonsumsi tablet Fe. Saran, diharapkan dalam penelitian ini untuk lebih meningkatkan kepatuhan kepada semua ibu hamil mengkonsumsi tablet Fe perlu diperhatikan faktor pengetahuan, pendidikan, ketersediaan, dan efek samping.
PENGARUH PERILAKU IBU DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KELANCARAN PRODUKSI ASI Riana, Hernah; Jumiyati, Jumiyati; Sumarni, Sumarni; Syamsidar, Syamsidar
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25314

Abstract

Asi eksklusif adalah pemberian Asi tanpa makanan tambahan lain pada bayi berumur 0-6 bulan. Tujuan Penelitian, untuk mengetahui hubungan perilaku ibu dalam pemberian asi eksklusif terhadap kelancaran produksi asi di wilayah kerja puskesmas Kolaka. Desain Penelitian, bersifat penelitian descriptif corelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi, dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi >6 bulan di wilayah kerja puskesmas Kolaka. Sampel, berjumlah 70 orang dengan menggunakan teknik total populasi. Analisa data yang digunakan  adalah analisis univariat dan bivariat (chi square), instrumen penelitian yang diguanakan adalah  kuesioner dengan jumlah pertanyaan sebanyak 38 soal..Hasil penelitian ada pengaruh  pengetahuan  dengan perilaku pemberian ASI eksklusif  p=0.012, ada pengaruh  sikap dengan perilakupemberian ASI eksklusif  p=0.004, ada pengaruh    tindakan dengan perilaku pemberian ASI eksklusif  p=0.025, ada pengaruh  perilaku terhadap pemberian ASI eksklusif  p=0.000. Simpulan,  adanya hubungan yang signifikan antara perilaku ibu dalam pemberian Asi eksklusif dengan kelancaran produksi Asi di wilayah kerja puskesmas Kolaka. Saran, Diharapkan melalui hasil penelitian ini, para bidan maupun tenaga kesehatan lainnya semakin lebih aktif dalam memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu menyusui tentang pemberian Asi eksklusif.
PERAN PERAWAT DALAM PENERAPAN DISCHARGE PLANNING DENGAN TINGKAT KEPATUHAN KONTROL ULANG PASIEN GANGGUAN JIWA Zaman, Badrul; Al Ridha, Muttaqin; Nurul Husna; Hidayat, Muhammad; Nurhidayat, Nurhidayat
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25316

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi kepatuhan pasien dalam berobat adalah peran  perawat dalam pemberian discharge planning dalam upaya mencegah terjadinya kekambuhan kembali. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan peran perawat dalam discharge planning dengan tingkat kepatuhan pasien gangguan jiwa untuk control ulang. Desain yang digunakan penelitian ini adalah cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 20 responden. Penelitian ini dilakukan di ruang UPIP RSUD Fauziah pada tanggal 18 sampai 21 September 2023. Analisa data menggunakan uji Chi-Square. Karakteristik responden didapatkan bahwa jenis kelamin responden mayoritas Perempuan sebanyak 15 orang (75%). Tingkat Pendidikan responden mayoritas pada kategori profesi Ners sebanyak 11 orang (55%). Masa Kerja responden mayoritas di atas 5 tahun sebanyak 11 orang (55%). Hasil uji univariat diperoleh bahwa mayoritas peran perawat dalam penerapan discharge planning pada kategori baik yaitu 13 orang (65%). Tingkat kepatuhan pasien gangguan jiwa untuk kontrol ulang mayoritas pada kategori patuh yaitu 11 orang (55%). Hasil uji bivariat diperoleh ada hubungan peran perawat dalam penerapan discharge planning dengan tingkat kepatuhan pasien gangguan jiwa untuk kontrol ulang di ruang UPIP RSUD Fauziah yaitu (p value=0,007). Kepada tenaga Kesehatan untuk dapat memberikan discharge planning dengan baik sesuai dengan standar operasional kepada pasien maupun keluarga pasien dalam mencegah terjadinya kekambuhan kembali.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN KESELAMATAN BERLALU LINTAS PADA SISWA KELAS I-VI DI SEKOLAH DASAR KRISTEN GERGAJI KOTA SEMARANG Tebai, Ferderika; Widowati, Evi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25351

Abstract

Faktor penyebab meningkatnya kecelakaan lalu lintas pada anak diantaranya faktor keluarga, di mana orang tua terkadang membiarkan anak saat mengendarai sepeda motor tidak memakai helm. Kedua faktor pendidikan pihak sekolah tidak memberikan sosialisasi dan arahan tentang tata tertib. ketiga faktor pergaulan dari teman sebaya yang tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas seperti tidak memakai helm, lebih dari dua penumpang saat mengendarai motor dan tidak ada kaca spion. oleh karena itu pengetahuan keselamatan berlalu lintas pada anak sangat penting karena anak masih rentang akan kecelakaan lalu lintas di jalan raya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan keselamatan berlalu lintas pada siswa kelas I-VI di SD Kristen Gergaji Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 47 dan pengambilan sampling menggunakan total sampling. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2023. Instrumen yang digunakan adalah angket. Hasil uji chi-square menunjukan jenis kelamin (p-value 0,725), tingkat kelas (p-value 0,485) dan riwayat pelatihan (p-value 0,792) tidak ada hubungan yang bermakna dengan tingkat pengetahuan. Selanjutnya terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan keselamatan berlalu lintas dengan literasi media (p-value 0,001). Berdasarkan hasil kesimpulannya terdapat hubungan antara literasi media dengan tingkat pengetahuan siswa kelas I-VI terkait keselamatan berlalu lintas pada siswa.