cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,473 Documents
LITERATURE REVIEW : ANALISIS HUBUNGAN TINGKAT AKTIVITAS FISIK DAN TINGKAT STRESS DENGAN PREMENSTRUAL SYNDROME (PMS Navia, Siti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28791

Abstract

Menstruasi merupakan awal pertanda wanita memasuki usia pubertas, ketika telah mengalami menstruasi seringkali terjadi gangguan atau sering disebut Premenstrual syndrome (PMS).  yang terjadi sebelum menstruasi, Premenstrual Syndrome (PMS) dimulai dari 10-7 hari sebelum menstruasi dan akan menghilang ketika menstruasi. Meski faktor pasti yang mempengaruhi Premenstrual syndrome (PMS)  belum diketahui, namun ada beberapa faktor yang diduga berhubungan dengan frekuensi Premenstrual syndrome (PMS) diantaranya faktor status gizi, aktivitas fisik, dan faktor stress dan faktor hormonal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara tingkat aktivitas fisik dan tingkat stress dengan kejadian Premenstrual syndrome (PMS). Artikel dibuat dengan menggunakan metode literature review dengan teknik seleksi kemudian dilakukan evaluasi pada masing-masing artikel. Pencarian artikel menggunakan Garuda, google scholar, dan Semantic scholar. Pencarian artikel menggunakan kata kunci “Premenstrual Syndrome”, “Tingkat Aktivitas Fisik”, dan “Tingkat Stress”. Dari keseluruhan artikel terdapat 4 artikel yang menyatakan bahwa tingkat ativitas fisik memiliki hubungan yang signifikan dengan terjadinya premenstrual syndrome (PMS). Dan dari kelima artikel tersebut menyebutkan bahwa tingkat stress berhubungan dengan premenstrual syndrome (PMS). Tingkat aktivitas fisik dan tingkat stress merupakan faktor yang berhubungan premenstrual syndrome (PMS). Kurang aktivitas fisik dapat menurunkan kadar hormon endorphin yang berperan dalam meningkatkan hormon estrogen selama menstruasi terjadi, hal tersebut mengakibatkan gejala premenstrual syndrome (PMS) terasa lebih berat ketika tubuh kurang bergerak.  Tingkat stress juga dapat terasa lebih berat ketika menstruasi dan dapat mempengaruhi premenstrual syndrome (PMS).
PENGARUH PROGRESSIV MUSCLE RELAXATION (PMR) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH DAN NYERI PADA LANSIA Widyastuti, Anesya; Nopriani, Yora
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28794

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyebab kematian utama di negara maju maupun negara berkembang. WHO mengestimasi 1.28 milyar orang dewasa berusia 30 – 79 tahun diseluruh dunia menderita hipertensi. Penanganan tekanan darah dan nyeri pada lansia dapat diatasi secara farmakologi dan non farmakologi. Salah satu terapi non farmakologi yaitu relaksasi otot progresif (Progressive Muscle Relaxation) PMR. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh Progressive Muscle Relaxtion (PMR) Terhadap Penurunan Tekanan Darah dan Nyeri  Pada  Lansia  Hipertensi di Posyandu Lansia Desa Saranglang Kab. Ogan Ilir Tahun 2024. Metode penelitian menggunakan metode pre experimental dengan rancangan the one group pretest and posttest design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh lansia  yang memiliki penyakit hipertensi dan keluhan Nyeri di posyandu lansia Desa Saranglang dengan jumlah sampel sebanyak 33 responden menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan rata-rata tekanan darah pada lansia dengan hipertensi sebelum intervensi adalah 154,94 dan setelah intervensi turun menjadi 142,09. Rata-rata nyeri pada lansia dengan hipertensi sebelum intervensi adalah 5,39 dan setelah intervensi turun menjadi 2,88. Hasil uji statistik didapatkan ada pengaruh terapi Progressive Muscle Relaxtion (PMR) terhadap penurunan tekanan darah (p.value = 0,000) dan nyeri (p.value = 0,000) pada lansia dengan hipertensi di Posyandu Lansia Desa Saranglang Kab. Ogan Ilir Tahun 2024. Simpulan ada pengaruh terapi Progressive Muscle Relaxtion (PMR) terhadap penurunan tekanan darah
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP TINGKAT KECEMASAN IBU MENGHADAPI MENOPAUSE Ferdiansyah, Ferdiansyah; Dewi, Bela Purnama
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28795

Abstract

Menopause merupakan masalah normal akan dilalui dalam kehidupan semua wanita tapi para wanita mengartikan menopause berbeda-beda. Menurut World Health Organization (WHO) memperkirakan setiap tahunnya sekitar 25 juta wanita diseluruh dunia diperkirakan mengalami menopause. Tujuan penelitian diketahui hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga terhadap tingkat kecemasan ibu menghadapi menopause di Wilayah Kerja Puskesmas Talang Jambe Palembang tahun 2024. Metode penelitian menggunakan metode analitik  kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua wanita usia 40-45 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Talang Jambe Palembang Tahun 2024 menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 57 responden. Hasil penelitian didapatkan distribusi frekuensi sebagian besar responden mengalami tingkat kecemasan ringan sebanyak 19 responden (33,3%), sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 29 responden (50,9%), sebagian besar responden mendapatkan dukungan dari keluarga sebanyak 33 responden (57,9%). Hasil uji chi square didapatkan ada hubungan pengetahuan ibu (p.value = 0,001) dan dukungan keluarga (p.value = 0,002) dengan tingkat kecemasan ibu menghadapi menopause di Wilayah Kerja Puskesmas Talang Jambe Palembang tahun 2024. Simpulan ada hubungan pengetahuan ibu dan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan ibu menghadapi menopause
HUBUNGAN POSISI KERJA DURASI DAN FREKUENSI KERJA DENGAN KEJADIAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PERAWAT RUMAH SAKIT PUSRI PALEMBANG Apriyandi, Apriyandi; Nopriani, Yora
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28796

Abstract

World health orgenizaton (WHO) terdapat sekitar 1,71miliar orang hidup dengan keluhan muskuloskeletal, muskuloskeletal disorder adalah penyakit pada bagian otot skeletal karena terus menerus menerima beban statis secara berulang dalam jangka waktu lama, dapat menyebabkan kerusakan pada persendian, ligamen. Keluhan muskuloskeletal disebabkan nyeri tekan, atau gemetar pada otot. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pendekatan ini merupakan jenis penelitian yang pengumpulan data baik variabel sebab (independen) maupun variabel akibat (dependen) dilakukan secara bersama-sama dalam satu waktu untuk mengetahui hubungan antar variabel. Populasi penelitian ini adalah semua perawat yang rentan usia 35-59 tahun dengan masa kerja diatas 3 tahun yang berkerja di rumah sakit pusri palembang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan sampel sebanyak 60 responden, yaitu perawat rumah sakit pusri palembang yang mengeluh ganggguan muscuoseletal disoders (MSDs). Analisis posisi kerja dilakukan menggunakan Rapid Entire Body Map (REBA). Data yang dikumpulkan antara lain posisi tubuh, beban kerja, aktivitas fisik, repetisi, dan pegangan. Hasil akhir dari REBA ini akan memberikan indikasi level risiko dan tingkat urgensi dalam pengambilan aksi tindakan pengendalian. Terdapat hubungan yang signifikan antara posisi kerja (P value 0,00), tidak ada hubungan yang signifiikan antara durasi (p value 0,130) dan frekuensi kerja yg nilai (p value 0,353). Posisi kerja yang tidak ergonomi dapat menyebabkan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) durasi dan frekuensi tidak terdapat hubungan dengan kejadian musculoskeletal disorder (MSDs).
KOMBINASI RENDAM KAKI AIR HANGAT DENGAN REBUSAN JAHE DAN SIRIH MERAH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH TINGGI PADA PASIEN LANSIA DENGAN HIPERTENSI Sutinah, Sutinah; Nopriani, Yora
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28797

Abstract

World Health Organization (WHO) mengestimasi 1,28 miliar orang dewasa berusia 30-79 tahun di seluruh dunia menderita Hipertensi. Penatalaksanaan Hipertensi pada dapat dilakukan dengan dua metode, yaitu farmakologi dan non-farmakologi. Sedangkan salah satu penatalaksanaan non farmakologi adalah terapi komplementer dengan cara melakukan rendam kaki menggunakan air hangat dengan rebusan jahe dan sirih merah. Tujuan penelitian untuk mengetahui  kombinasi rendam kaki air hangat dengan rebusan jahe dan sirih merah berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Plaju Palembang tahun 2024. Metode penelitian menggunakan metode pre eksperimental dengan pendekatan one group pretest - post test. Populasi pada penelitian ini adalah semua lansia yang menderita hipertensi yang terdaftar di Wilayah Kerja Puskesmas Plaju Palembang dengan jumlah sampel sampel sebanyak 30 responden menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan rata-rata tekanan darah sistolik sebelum intervensi sebesar 155  dan setelah intervensi sebesar 141,30. Rata-rata tekanan darah diastolik sebelum intervensi sebesar 96,97 dan setelah intervensi menjadi 88,37. Ada pengaruh melakukan rendam kaki air hangat dengan rebusan jahe dan sirih merah terhadap tekanan darah pada pasien lansia dengan hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Plaju Palembang Tahun 2024 dengan nilai p.value = 0,000. Simpulan ada pengaruh melakukan rendam kaki air hangat dengan rebusan jahe dan sirih merah terhadap tekanan darah pada pasien lansia dengan hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Plaju Palembang
HUBUNGAN PERAN KELUARGA TERHADAP PERILAKU DIET HIPERTENSI PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH PUSKESMAS TALANG JAMBE PALEMBANG TAHUN 2024 Nopriani, Yora; Prima, Multi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28799

Abstract

APLIKASI MODEL KEPERAWATAN CALLISTA ROY DENGAN PENERAPAN PURSED LIP BREATHING DAN RELAKSASI BENSON TERHADAP TEKANAN DARAH LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI KELURAHAN TALANG JAMBE Wati, Rahma; Nopriani , Yora
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28800

Abstract

Hipertensi adalah suatu kondisi atau keadaan dimana seseorang mengalami kenaikan tekanan darah di atas batas normal yang akan menyebabkan kesakitan bahkan kematian. Seseorang akan dikatakan hipertensi apabila tekanan darahnya melebihi batas normal, yaitu lebih dari 140/90 mmHg. Tujuan Menerapkan Aplikasi Model Keperawatan Callista Roy Dengan Penerapan Pursed Lip Breathing dan Relaksasi Benson Terhadap Tekanan Darah Lansia Dengan Hipertensi di Kelurahan Talang Jambe. Teknik pengambilan sampel (Pada penelitian ini menggunakan desain pra-experimental dengan metode penelitian kuantitatif  dengan rancangan pendekatan one group pretest-posttest design. Dalam metode penelitian ini, sampel diberikan pretest (pengamatan awal) terlebih dahulu sebelum diberikan intervensi, setelah itu dilanjutkan dengan pemberian intervensi kemudian dilakukan posttest (pengamatan akhir).  ada pengaruh penerapan pursed lip breathing dan relaksasi  benson uji chi square  diperoleh nilai signifikan untuk tekanan darah sistolik dan tekanan darah diastolik  berdasarkan uji wilcoxon sebesar 0,000 lebih kecil dari taraf signifikan 5% atau (p value = 0,000 < 0,05) maka Dengan adanya pengaruh penerapan pursed lip breathing dan relaksasi benson terhadap penurunan tekanan darah, artinya pasien lansia dapat mempertahankan perilaku adaptif dan meningkatkan kualitas kehidupan secara maksimal.Maka penerapan pursed lip breathing dan relaksasi benson sesuai dengan teori model keperawatan Callista Roy. perawat dalam memberikan pelayanan kesehatan untuk meningkatkan kemampuan dalam menurunkan tekanan darah  pada lansia dengan hipertensi  dengan menggunakan manajemen  non farmakologi seperti pursed lip breathing dan relaksasi  benson untuk menurunkan tekanan darah kepala pada pasien lansia secara mandiri.
PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR PASIEN DIABETES MELLITUS, DECOMPENSASI CORDIS, DAN HIPERTENSI Wulandari, Tri Andini
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28801

Abstract

Diabetes mellitus sering disebut “silent killer” karena mayoritas pasien baru menyadari bahwa mereka mengidap diabetes setelah terjadi komplikasi. Salah satu komplikasi diabetes mellitus yaitu decompensasi cordis (gagal jantung) dimana jantung tidak mampu memompa darah dengan efektif. Hipertensi merupakan merupakan salah satu faktor risiko terjadinya diabetes mellitus dan decompensasi cordis. Hal ini dikarenakan tekanan darah tinggi mengakibatkan terjadinya resistensi insulin dan meningkatkan kerja jantung. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh proses asuhan gizi terstandar (PAGT) dengan pemberian diet DM KV RG 2 pada pasien ensefalopati metabolik, diabetes mellitus, pneumonia, hiponatremia, hipokalemia, decompensasi cordis, sepsis, dispepsia, riwayat stroke, hipertensi, dan HHD. Penelitian ini dilakukan di rumah sakit X Surabaya pada tanggal 3-5 November 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kasus dengan jenis penelitian observasional analitik. Data yang diperoleh meliputi data identitas pasien, 24 jam food recall, antropometri, biokimia, fisik klinis, serta data monitoring dan evaluasi. Hasil pengamatan selama tiga hari menunjukkan mayoritas asupan zat gizi pasien belum memenuhi target. Hasil pemeriksaan biokimia menunjukkan sebagian besar mengalami penurunan dan peningkatan dibanding data awal menuju nilai normal. Kemudian, hasil pemeriksaan fisik klinis pasien menunjukkan bahwa sebagian besar telah mencapai nilai normal. Dengan demikian, pengkajian gizi secara kontinyu perlu dilakukan sesuai dengan kondisi pasien secara keseluruhan agar dapat memberikan asupan zat gizi yang optimal guna mempercepat kesembuhan pasien.
PENGARUH HEALTH EDUCATION TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG STUNTING PADA IBU BEKERJA Puspitosari, Dewi Retno; Putra, Mega Revangga; Wahdi, Achmad
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28811

Abstract

PENGARUH HEALTH EDUCATION TERHADAP KEPATUHAN MENGGOSOK GIGI Putra, Mega Revangga; Puspitosari, Dewi Retno; Wahdi, Achmad
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28814

Abstract

Usia TK merupakan peralihan dari gigi susu ke gigi seri. Di usia ini rentan akan timbulnya bakteri dan kuman yang mengakibatkan kerusakan pada gigi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh health education tentang kesehatan gigi terhadap kepatuhan menggosok gigi pada TK Ar Rahmat Kota Kediri. Desain penelitian ini Analitik Komparasi dengan pendekatan one group pra-post test design. Jumlah populasi 53 siswa dengan sampel 35 responden dengan teknik pengambilan sampling purposive sampling. Instrument yang digunakan dengan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Uji statistik menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test dengan tingkat kemaknaan (a=0,05). Hasil penelitian sebelum diberikan health education tentang kesehatan gigi terhadap kepatuhan menggosok gigi dalam kategori kepatuhan cukup patuh sebanyak 18 responden (51,4%). Sesudah diberikan health education menjadi kategori patuh sebanyak 19 responden (54,3%) dari total 35 responden. Hasil uji willcoxon sign rank test menunjukkan tingkat kepatuhan asymp sig (2-tailed) 0,00 dengan coefficient correlation -5,095 (a). Kesimpulannya ada pengaruh health education tentang kesehatan gigi terhadap kepatuhan menggosok gigi pada TK Ar Rahmat Kota Kediri. Saran diharapkan setelah dilakukan health education anak akan mau menggosok gigi 2-3kali sehari..