cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,473 Documents
FAKTOR HUBUNGAN KEBERADAAN JENTIK NYAMUK AEDES AEGYPTI DI PUSKESMAS MEUKEK ACEH SELATAN Annisa Farma, Auliya; Arbi, Anwar; Ramadhaniah, Ramadhaniah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28861

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) atau Dengue Haemorhagic Fever (DHF) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus Dengue dari genus Flavivirus, famili Flaviviridae yang dapat ditularkan melalui gigit enyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) atau Dengue Haemorhagic Fever (DHF) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus Dengue dari genus Flavivirus, famili Flaviviridae yang dapat ditularkan melalui gigitan yamuk Aedes Aegypti yang terinfeksi virus Dengue ke manusia. Penyakit DBD dapat menyerang semua orang dan bisa mengakibatkan kematian. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi seluruh masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Meukek Kabupaten Aceh Selatan berjumlah 6.478 KK. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin dan diperoleh sampel sebanyak 100 responden dengan menggunakan teknik proportional sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 08-20 Desember 2023. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi dengan menggunakan kuesioner dan lembaran ceklist. Analisis data univariat dan bivariat uji chi-square menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan 38,0% ada keberadaan jentik nyamuk Aedes Aegypti, 58,0% tidak ada pemberantasan sarang nyamuk (PSN), 57,0% pengetahuan kurang baik, 71,0% sikap negatif, dan 66,0% tidak ada peran jumantik. Hasil uji statistik ada hubungan antara pemberantasan sarang nyamuk (PSN) (p-value 0,001), pengetahuan (p-value 0,002). Sedangkan tidak ada hubungan sikap (p-value 0,071), peran jumantik (p-value 0,0366) dengan keberadaan jentik nyamuk Aedes Aegypti di wilayah kerja Puskesmas Meukek Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2023. Disarankan kepada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Meukek agar selalu melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara rutin, mencegah terjadinya genangan air, membersihkan isi rumah secara rutin, melakukan 3M (menutup, mengubur, menguras) dan membakar sampah agar terhindar dari perkembangbiakan jentik nyamuk Aedes Aegypti.
KARAKTERISTIK IBU BERSALIN DENGAN SECTIO CAESAREA DI RSIA SITTI KHADIJAH KOTA GORONTALO Retni, Ani; Harismayanti, Harismayanti; Malapo, Adeliyawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28863

Abstract

Persalinan sectio caesarea semakin meningkat karena merupakan tindakan akhir yang disebabkan sulitnya dilakukan persalinan normal, hal ini berasal dari karakteristik ibu dan janin. Tujuan penelitian untuk mengetahui karakteristik ibu bersalin dengan sectio caesarea di RSIA Sitti Khadijah Kota Gorontalo. Desain penelitian kuantitatif deskriptif, populasi ibu bersalin sectio caesarea di RSIA Siti Khadijah Kota Gorontalo sebanyak 45 orang, jumlah sampel 40 orang menggunakan tekhnik sampling accidental sampling. Hasil penelitian diperoleh usia tidak berisiko sebanyak 32 responden (80%) dan berisiko sebanyak 8 responden (20%), paritas primipara sebanyak 14 responden (35%) dan multipara sebanyak 26 responden (65%), KPD sebanyak 7 responden (27,5%) dan tidak KPD sebanyak 33 responden (82,5%), gagal induksi sebanyak 9 responden (22,5%) dan tidak gagal induksi sebanyak 31 responden (77,5%), memiliki riwayat penyakit sebanyak 3 responden (7,5%) dan tidak memiliki riwayat penyakit sebanyak 37 responden (92,5%), gawat janin sebanyak 4 responden (10%) dan tidak terjadi gawat janin sebanyak 36 responden (90%), letak janin sungsang sebanyak 6 responden (15%) dan letak janin normal sebanyak 34 responden (85%), panggul sempit sebanyak 1 responden (2,5%) dan panggul tidak sempit sebanyak 39 responden (97,5%), lilitan tali pusat sebanyak 2 responden (5%) dan tali pusat normal sebanyak 38 responden (95%). Disimpulkan karakteristik ibu bersalin dengan sectio caesarea di RSIA Siti Khadijah Kota Gorontalo diantaranya usia berisiko, multipara, KPD, gagal induksi, memiliki riwayat penyakit, terjadi gawat janin, letak janin sungsang, panggul sempit dan tali pusat terlilit. Sehingga, diharapkan dapat mengambil kebijakan dengan memberikan informasi kepada ibu bersalin terkait pencegahan terjadinya sectio caesarea pada persalinan selanjutnya.
PENGARUH RENDAMAN BIJI KETUMBAR (CORIANDRUM SATIVUM LINN) SEBAGAI ANTISEPTIK UNTUK VULVA HYGIENE TERHADAP KEPUTIHAN PADA REMAJA PUTRI Purnama Dewi, Bela; Sari, Indah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28864

Abstract

Keputihan merupakan keluarnya cairan dari liang vagina yang tidak berupa darah. Selain itu, keputihan yang berlebihan dan tidak normal juga bisa merupakan gejala awal dari kanker serviks yang bisa berujung kematian pada Wanita. Upaya untuk mengurangi keputihan dapat dengan cara terapi farmakologi (obat-obatan)  maupun  terapi  non  farmakologi  salah  satunya  dengan menggunakan air rendaman biji ketumbar. Pemberian air rendaman biji ketumbar untuk membasuh vagina dapat mengurangi keputihan fisiologis. Biji ketumbar mengandung minyak atsiri yang terdiri dari betlephenol, kavikol, seskuiterpan, hidroksikavikol, cavibetol, estragol, eugenol, dan karvakol. Beberapa literature menyatakan bahwa biji ketumbar juga mengandung enzim diastase, gula, dan tannin. Biasanya, biji ketumbar minyak atsiri lebih banyak yang terbukti mematikan jamur Candida albicans penyebab keputihan, sementara tannin, merupakan astringen, yang mengurangi sekresi cairan pada liang vagina. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rendaman biji ketumbar (Coriandrum Sativum Linn) sebagai antiseptik untuk vulva hygiene terhadap keputihan pada remaja putri di SMA Tri Dharma Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode quasy experiment dengan pendekatan two group pretest-posttest desain. Sampel penelitian ini sebanyak 60 responden dengan dibagi 30 responden kelompok intervensi dan 30 responden sebagai kelompok pembanding  dan menggunakan metode non probability sampling. Alat analisis menggunakan alat bantu komputer dengan menggunakan program SPSS (Statistical Product and Service Solution) Versi 26
HUBUNGAN POLA MAKAN DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN PENYAKIT RHEUMATOID ARTHRITIS PADA LANSIA Ari Wiryansyah, Oscar; Agustina, Elsa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28866

Abstract

HUBUNGAN RIWAYAT PENYAKIT, DUKUNGAN KELUARGA DAN KEPUASAN PELAYANAN KESEHATAN DENGAN PERILAKU KONTROL ULANG KLIEN PASCA STROKE Maidaliza, Maidaliza; Putra, Igo Mahatta; Yaslina, Yaslina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28868

Abstract

Stroke merupakan penyebab kematian kedua setelah penyakit jantung dan penyebab kecacatan nomor satu di dunia, di Indonesia stroke penyebab kematian utama. Setiap tahunnya, 15 juta orang diseluruh dunia menderita stroke. Angka kejadian stroke selalu meningkat dari tujuh perseribu penduduk menjadi sepuluh koma sembilan perseribu penduduk. Satu dari empat orang  beresiko terkena stroke dalam hidupnya. Stroke pemicu utama kecacatan pada orang dewasa, yang dapat mengakibatkan gangguan atau kecacatan kognitif. Peran dan dukungan keluarga sangat penting dalam rehabilitasi pasien stroke. Kualitas pelayanan sangat menentukan keberhasilan perawatan pasien stroke. Metode penelitian ini menggunakan metode Deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Maek Kecamatan Bukik Barisan, populasi sebanyak 127 orang dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 56 orang, dengan teknik pengambilan sampel Accidental Sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data diolah secara univariate dan bivariate. Data penelitian dioleh dengan komputerisasi. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki riwayat penyakit stroke untuk pertama kali, sebagian besar responden tidak mendapat dukungan yang baik dari keluarga, dan sebagian besar responden merasa puas dengan pelayanan kesehatan. Terdapat hubungan riwayat penyakit dengan perilaku kontrol ulang klien pasca stroke, ada hubungan dukungan keluarga dengan perilaku dalam kontrol ulang klien pasca stroke dan ada hubungan kepuasan pelayanan kesehatan dengan perilaku kontrol ulang klien pasca stroke. Diperlukan dukungan keluarga, peningkatan kualitas layanan dan pentingnya perilaku kontrol ulang oleh pasien dan keluarga guna meningkatkan kualitas hidup pasien dan  mencegah stroke berulang. 
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RESIKO KECELAKAAN LALU LINTAS Susanti, Nofi; T D E Angkat, Chairunnisa; Afriza Pohan, Dhea; Nasution, Mutiara
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28875

Abstract

Artikel ini membahas terkait risiko kecelakaan lalu lintas yang meliputi beberapa faktor seperti manusia, kendaraan, dan lingkungan menjadi salah satu aspek penting. Kecelakaan terutama disebabkan oleh orang-orang yang menggunakan jalan tersebut, meskipun kecelakaan juga dapat disebabkan oleh kesesuaian dan kondisi teknis kendaraan. Penting untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan pengguna jalan serta melakukan pemeliharaan kendaraan secara rutin untuk mengurangi risiko kecelakaan. Metodologi penelitiannya adalah tinjauan pustaka, yang dilakukan dengan menelaah dan mengevaluasi berbagai sumber data terkait tentang faktor risiko kecelakaan lalu lintas, seperti buku, makalah, jurnal ilmiah, dan dokumen pemerintah terkait. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi faktor lingkungan, kendaraan, dan manusia yang berhubungan dengan risiko kecelakaan lalu lintas serta bagaimana perilaku manusia di jalan raya berkontribusi terhadap kecelakaan, serta pengaruh faktor teknis dan kesesuaian kendaraan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perilaku manusia di jalan raya mempunyai pengaruh besar terhadap kemungkinan terjadinya kecelakaan, selain itu kondisi teknis dan kesesuaian kendaraan juga dapat menyumbang terjadinya kecelakaan. Pentingnya meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan para pengguna jalan serta melakukan perawatan kendaraan secara rutin untuk mengurangi risiko kecelakaan. Beberapa hal yang mendukung terjadinya terjadinya kecelakaan lalu lintas antara lain kondisi kendaraan yang tidak memadai, faktor lingkungan fisik seperti jalan berlubang, jalan rusak, jalan basah/licin, jalan gelap, hujan, dan kondisi cuaca. Memperbaiki desain kendaraan dan peraturan pemerintah dapat membantu mengurangi kecelakaan.
FAKTOR KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKA JAYA KOTA SABANG TAHUN 2022 Cut, Dek; Aramico, Basri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28879

Abstract

Stunting atau pendek merupakan suatu kondisi dimana anak mengalami kegagalan tumbuh kembang sehingga anak memiliki tinggi badan lebih pendek dari standar usianya. Puskesmas Suka Jaya merupakan salah satu puskesmas yang berada di Kota Sabang, berdasarkan hasil wawancara dengan petugas puskesmas Suka Jaya, diperoleh informasi bahwa prevalensi stunting di puskesmas sebesar 46,2%, yang artinya bahwa tingginya prevalensi stunting di puskesmas Suka Jaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan risiko kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Suka Jaya Kota Sabang tahun 2022. Desain penelitian ini dalam bentuk observasional analitik dengan pendekatan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai anak stunting berusia 6-36 bulan tahun sebanyak 114 ibu balita di wilayah kerja Puskesmas Suka Jaya Kota Sabang tahun 2022. Sampel kasus adalah ibu yang mempunyai anak stunting berusia 6-36 bulan tahun sebanyak 53 ibu balita di wilayah kerja Puskesmas Suka Jaya Kota Sabang tahun 2022 dan sebanyak 53 ibu balita yang tidak mengalami stunting sebagai kontrol (control). Pengumpulan data dari tanggal 02 - 12 September 2022 dengan menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis data menggunakan uji Chi-Square program SPSS 21.Hasil penelitian menunjukan bahwa responden dengan stunting sebesar 50%, BBLR sebesar 57,5%, ASI ekslusif sebesar 45,3%, penyakit infeksi sebesar 54,7%, asupan total energy sebesar 48,1% dan keadaan lingkungan sebesar 43,4%. Hasil uji chi-square diperoleh bahwa ada BBLR p = 0,001, ASI ekslusif p = 0,006, penyakit infeksi p = 0,002, asupan total energi p = 0,011 dan keadaan lingkungan p = 0,019 dengan stunting. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa semua variabel memiliki hubungan dengan kejadian stunting pada balita usia 6-59 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Suka Jaya Kota Sabang tahun 2022.
HUBUNGAN POLA ASUH DAN SIKAP ORANG TUA TERHADAP PERILAKU BULLYING PADA REMAJA DI SMKN 1 Yunere, Falerisiska; Angraini, Milia; Zenita, Zenita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28882

Abstract

Di kalangan remaja banyak melakukan perilaku bullying, merupakan Tindakan yang dilakukan seseorang untuk menyakiti, menghina, menekan, menjatuhkan mental dan mengontrol orang lain dengan cara melakukan kekerasan, perilaku bullying dapat disebabkan oleh pola asuh orang tua yang kurang bijak dalam mendidik anak, dan juga dipengaruhi bagaimana orang tua menyikapi perilaku bullying tesebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada Hubungan Pola Asuh Dan Sikap Terhadap Perilaku Bullying Pada Remaja Di SMKN 1 Rambah Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriftif analitik dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 87 siswa di SMKN 1 Rambah dengan Teknik pengambilan sampel yaitu cluster random sampling instrument penelitian yang digunakan berupa kuesioner. Hasil penelitian ini diperoleh 87 responden terdapat pola asuh dengan kategori baik sebanyak 50.6%, sikap orang tua dengan kategori kurang baik sebanyak 44.8% dan perilaku bullying dengan kategori terjadi sebanyak 52.9%. berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan pola asuh orang tua dengan perilaku bullying P-Valuenya 0,000 dan OR 0,076 ada hubungan. Sikap orang tua dengan perilaku bullying p-valuenya 0,001 dan OR 0.205 ada hubungan. Disimpulkan bahwa ada hubungan pola asuh dan sikap orang tua dengan perilaku bullying pada remaja. Sehingga hal tersebut penting dilakukan penyuluhan perilaku bullying pada remaja oleh pihak sekolah, keluarga dan pihak terkait sehingga dapat mencegahterjadinya kejadian bullying pada siswa
OTONOMI PERAWAT DENGAN KEPUASAAN KERJA DI RUANG RAWAT INAP INTERNE Demur, Dia Resti Dewi Nanda; Zadkia, Aulfa; Nofriadi, Nofriadi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28887

Abstract

Otonomi dalam konteks kepuasan kerja perawat merupakan persepsi perawat diberikan kebebasan untuk menentukan sendiri jadwal kerjanya dan tingkat kemandirian yang dirasakannya dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Hasil wawancara tentang otonomi perawat didapatkan 7 dari 10 orang menunjukkan bahwa banyak perawat yang belum melengkapi format pengkajian ataupun format asuhan keperawatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara otonomi perawat dengan kepuasan kerja di ruang rawat inap. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan menggunakan uji chi-square. Populasi penelitian ini adalah seluruh perawat yang ada di Ruang rawat inap Cempaka 1 dan Cempaka 2 dengan jumlah populasi sebanyak 34 perawat dan sampel penelitian sebanyak 34 orang dengan Teknik sampilngnya total sampling. Pengolahan dan analisis data dilakukan secara komputerisasi dengan menggunakan statistik uji chi-square dengan taraf signifikan 0,05. Penelitian ini dikumpulkan dengan cara menyebarkan kuisioner kepada masing-masing perawat. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa lebih dari separoh responden memiliki otonomi baik yaitu 20 orang ( 58,8% ) sedangkan untuk variabel kinerja perawat dari 34 perawat memiliki kinerja tidak puas 18 orang ( 52,9% ) dari pekerjaanya. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa P Value =  0,031 ( p < 0,05 ) artinya ada hubungan otonomi perawat dengan kepuasan kerja perawat. Disarankan kepada perawat untuk selalu otonomi dalam bekerja, dimana denagn otonomi yang baiak akan meningkatkan kinerja perawat.
PANDANGAN ULAMA DAN TENAGA KESEHATAN TERHADAP AURAT PEREMPUAN DALAM PERSALINAN DENGAN DOKTER LAKI – LAKI Afrillianti, Karina Rizkia; Puspita, Dini Aulia; Nariswari, Raina Azhari; Azzahirah, Meutya Nabilah; Natasya, Anita; Azizah, Heraz Nur; Anugrah, Rikman; Supriyadi, Tedi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28890

Abstract

Proses persalinan melibatkan interaksi antara perempuan yang melahirkan dengan tenaga kesehatan, salah satunya dokter. Di Indonesia dokter obgyn mayoritas berasal dari Laki - Laki , sehingga menyebabkan kontraindikasi antara kewajiban dalam menutup aurat dan kebutuhan medis. Dalam islam, aurat merupakan prinsip penting yang harus dijaga. Namun, dalam proses persalinan terkadang mengharuskan perempuan untuk membuka auratnya di hadapan dokter Laki - Laki  jika dokter perempuan tidak ada. Hal tersebut menjadi kebimbangan bagi ibu dan keluarga dalam memilih persalinan dengan dokter Laki - Laki  atau perempuan. Tujuan penelitian ini yaitu memberikan kontribusi pemahaman yang lebih komprehensif tentang perspektif agama dan tenaga kesehatan mengenai pandangan yang berbeda dalam persalinan oleh dokter Laki - Laki  serta solusi untuk menyelaraskan antara keyakinan medis dan agama. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2024 selama tiga hari, dengan menggunakan partisipan sebanyak 6 narasumber dari dua latar belakang berbeda, yaitu 3 orang ulama dalam bidang keagamaan dan 3 orang bidan dalam bidang kesehatan dengan menggunakan purposive sampling. Penelitian ini menggunakan wawancara semi-struktur. Hasil pandangan ulama menyatakan bahwa aurat perempuan adalah hal yang perlu dijaga baik dalam pengobatan sekalipun, tetapi dalam proses persalinan jika sifatnya emergensi maka proses persalinan dengan dokter Laki - Laki  dibolehkan. Dari pandangan ulama ataupun medis, mereka sama-sama mengutamakan keselamatan ibu saat melahirkan. Persalinan dapat dilakukan oleh dokter Laki - Laki  jika dalam keadaan emergensi dan urgensi.