cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,473 Documents
PANDANGAN ULAMA DAN PERAWAT IGD TERHADAP WITHHOLDING AND WITH DRAWING PALLIATIVE CARE Sri Mulyani, Ira; Wulandari, Anisa; Nur Safanah, Ashila; Andrian Mulyana, Egi; Hera Ardila, Novi; Nadhira, Raisa; Azka Indallah, R. Dhiya; Supriyadi, Tedi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29187

Abstract

Penelitian ini mengkaji perspektif agama Islam terhadap intervensi keperawatan akhir hayat, khususnya dalam konteks withholding (menahan pemberian intervensi medis lebih lanjut) dan withdrawing (menghentikan intervensi medis yang sudah berjalan) palliative care. Fokus utama penelitian adalah memahami pandangan ulama dan ahli agama Islam mengenai kebijakan dan praktik ini, serta mengeksplorasi bagaimana perspektif tersebut dapat mempengaruhi praktik keperawatan dalam situasi akhir hayat. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan wawancara Public Opinion Poll kepada tiga ulama dari dua pondok pesantren di Sumedang dan dua perawat dari RSUD Sumedang dan RSU Tangerang Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ulama bersepakat bahwa penghentian bantuan hidup bertentangan dengan ajaran Islam, menganggapnya sama dengan menghilangkan nyawa secara sengaja. Sebaliknya, tenaga medis lebih cenderung menghargai keputusan keluarga pasien terkait penghentian bantuan hidup, meskipun tetap memberikan informed consent dan edukasi terkait konsekuensi dari keputusan tersebut. Dalam tahapan membimbing pasien di akhir kehidupan, ulama dan tenaga medis memiliki pendekatan yang saling berhubungan; ulama fokus pada bimbingan spiritual seperti talqin dan bacaan doa, sementara perawat menyesuaikan intervensi dengan agama dan kepercayaan pasien masing-masing. Penelitian ini menyoroti pentingnya integrasi nilai-nilai agama dalam praktik keperawatan akhir hayat dan perlunya panduan yang lebih komprehensif untuk mengharmonisasikan perspektif medis dan agama dalam palliative care
HUBUNGAN KOHESIVITAS KELOMPOK PERAWAT DENGAN KEPUASAN KERJA PERAWAT DI RSUD TOTO KABILA KABUPATEN BONE BOLANGO Abas, Yolanda; Syukur, Sabirin B.; Firmawati, Firmawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29191

Abstract

EFEK METODE DAN PELARUT EKSTRAKSI RUMPUT LAUT TERHADAP POTENSI PENGHAMBATAN a - AMILASE : ARTIKEL REVIEW Alan Maulana, Farreh; Waseso Jati Pangestu, Kukuh; Saraswati, Putu Bella Aprillia; Sunarwidhi, Anggit Listyacahyani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29194

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan kondisi kronis yang masih mempengaruhi sejumlah besar populasi global saat ini. Adanya efek samping seperti mual, pusing, dan hipoglikemia akibat terapi DM dengan obat sintetik menyebabkan diperlukannya alternatif pengobatan dari bahan alam. Rumput laut merupakan bahan alam yang melimpah di Indonesia dan mengandung senyawa bioaktif anti-DM seperti polisakarida, asam lemak esensial, dan metabolit sekunder lainnya. Senyawa bioaktif tersebut akan dapat diperoleh secara optimal jika menggunakan metode dan pelarut ekstraksi yang tepat
PERAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA PADA KASUS BURN OUT PERAWAT SEBAGAI FAKTOR PENENTU KUALITAS PELAYANAN DI RUMAH SAKIT : LITERATURE REVIEW Zhafira, Dinda
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29223

Abstract

Perkembangan manajemen sumber daya manusia, termasuk dalam bidang keperawatan, semakin kompleks seiring berjalannya waktu. Salah satu aspek yang sering diabaikan adalah kondisi emosional perawat. Kondisi emosional perawat mencakup tingkat stres, kelelahan emosional, kepuasan kerja, motivasi, dan kesejahteraan mental. Kesehatan emosional yang baik sangat penting untuk menjaga kualitas pelayanan dan kepuasan pasien. Perawat yang merasa puas, termotivasi, dan memiliki kesejahteraan mental yang baik cenderung memberikan perawatan lebih baik. Sebaliknya, stres tinggi, kelelahan emosional, dan kurangnya kepuasan kerja dapat menurunkan kualitas pelayanan dan meningkatkan risiko burnout. Kondisi emosional perawat berperan krusial dalam kualitas pelayanan yang diberikan. Manajemen sumber daya manusia yang efektif dapat membantu mengelola kondisi emosional ini dengan menyediakan lingkungan kerja yang mendukung, dukungan sosial, peluang pengembangan karir, dan mekanisme penanganan stres. Penelitian ini menggunakan metode literature review, yaitu dengan mencari sumber kajian topik melalui jurnal dan sumber ilmiah lainnya yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen sumber daya manusia berperan dalam mencegah burnout pada perawat, yang pada gilirannya mempengaruhi kualitas pelayanan di rumah sakit. Kondisi emosional perawat adalah aspek penting dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka. Manajemen sumber daya manusia yang baik dan perawatan diri yang efektif dapat membantu mempertahankan kondisi emosional yang positif pada perawat, yang berdampak baik pada pelayanan pasien dan kepuasan kerja perawat.
HUBUNGAN MITIGASI BENCANA TERHADAP KESIAPSIAGAAN SISWA DALAM MENGHADAPI BENCANA ALAM ANGIN PUTTING BELIUNG DI SMK SWASTA ANUGERAH SIDIKALANG TAHUN 2022 Melinda Naibaho, Risdiana; Silaban, Jojor; Maruli Asiroha Hutagalung, Perak
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29246

Abstract

Kabupaten Dairi merupakan salah satu wilayah yang rentan terhadap bencana angin putting beliung. Angka kejadian puting beliung, sepanjang tahun 2019 sebanyak 12 kejadian dan sepanjang tahun 2020 di kabupaten Dairi sebanyak 12 kejadian dan tertinggi di SMK Swasta Anugerah Sidikalangsebanyak 3 kejadian, pada bulan Maret, April dan Juli 2020. Dampak dari bencana angin putting beliung dari tahun 2018 sampai tahun 2020 yang terjadi di Kabupaten Dairi yaitu 2 orang korban jiwa meninggal, selanjunya pada tahun 2022 terjadi 11 kali kejadian menyebabkan puluhan rumah rusak, rusaknya fasilitas umum dan beberapa warga mengalami luka luka. Anak SMA merupakan salah satu kelompok yang sangat beresiko sebelum, saat maupun setelah terjadi bencana.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian “Cross Sectional”. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kesiapsiagaan dan factor yang berhubungan dengan kesiapsiagaan Siswa/i dalam menghadapi bencana putting beliung di SMK Swasta Anugerah Sidikalang Kabupaten Dairi Tahun 2022. Populasi pada penelitian ini adalah Siswa/i di wilayah kerja SMK Swasta Anugerah Sidikalang berjumlah 73 orang, teknik pengambilan sampel adalah stratified random sampling dan memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian diperoleh mayoritas responden berjenis kelamin Laki-laki, berpengatahuan kurang, memiliki sikap positif terhadap kesiapsiagaan bencana angin putting beliung,pernah mengalami bencana putting beliung, tidak siap siaga terhadap bencana angin putting beliung. Hasil uji statistic chi square diperoleh hasil tidak terdapat hubungan jenis kelamin dengan kesiapsiagaan Siswa/i dalam menghadapi bencana angin putting beliung. Terdapat hubungan pengetahuan p value 0,011, sikap p value 0,002 dan pengalaman p value 0.021 dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana angin putting beliung. Diharapkan Siswa/i dapat meningkatkan pengetahuan mitigasi bencana sehingga memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana angin putting beliung dengan mengikuti sosialisasi, pelatihan serta melakukan simulasi bencana dan perlu dilakukan koordinasi dengan pihak BPBD Kabupaten Dairi terkait untuk melakukan sosialisasi dan mitigasi kesiapsiagaan bencana angin putting beliung.
PENGARUH HYPNOBIRTHING TERHADAP TINGKAT KECEMASAN IBU INPARTU KALA I DI PUSKESMAS SARULLA KECAMATAN PAHAE JAE Silvana Sitompul, Emilia; Linda Simbolon, Juana; Rismawaty Nainggolan, Dimpu
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29247

Abstract

Latar belakang: Ibu primipara biasanya mengalami rasa kecemasan yang tinggi dalam menghadapi proses persalinan, hal tersebut dapat mempengaruhi kekuatan kontraksi ibu untuk mendorong janin keluar selama proses persalinan. Persalinan dapat berjalan lancar jika ibu mampu menyelaraskan antara pernafasan dengan kontraksi uterus yang dirasakan, hal tersebut dapat dilakukan jika ibu dalam kondisi yang rileks. Aplikasi hipnosis dalam obstetri saat ini menjadi trend, khususnya dalam merencanakan persalinan yang fisiologis tanpa disertai gangguan psikologis seperti cemas yang berlebihan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Hypnobirthing Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Inpartu Kala I di Puskesmas Sarulla Kecamatan Pahae Jae Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2022. Metode: Experiment semu (quasi experiment) yang menggunakan desain posttest only control group design untuk membandingkan ibu yang diberi Hypnobirthing dengan yang tidak diberi hypnobirthing. Jumlah sampel seluruhnya dalam penelitian ini sebanyak 20 Ibu inpartu yang dibagi dalam 2 kelompok, yaitu 10 Ibu inpartu dengan Hypnobirthing dan 10 Ibu inpartu tanpa menggunakan Hypnobirthing. Penelitian dilakukan di Puskesmas Sarulla Kecamatan Pahae Jae Kabupaten Tapanuli Utara bulan Januari-Desember 2022. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampel. Analisis data: menggunakan analisis univariat, bivariat dengan menggunakan uji T Test. Hasil: Uji T Paired SPSS dapat disimpulkan bahwa nilai korelasi antara 2 variabel tersebut yaitu 0,973 artinya hubungan kuat dan positif. Dan nilai Sig tingkat signifikansi hubungan dengan hasil 0,000 yang artinya signifikan pada level 0,01 ada perbedan tingkat kecemasan perlakuan dengan hypnotherapy dan tanpa hypnotherapy. Saran: dalam menangani nyeri persalinan hendaknya menggunakan tekhnik hypnobirthing karena sangat efektif dalam menangani nyeri persalinan, penerapan tekhnik hypnobirthing ini harus dilakukan bertahap atau diajarkan dalam kelas-kelas ibu hamil, dan minimal diajarkan 2 minggu sebelum ibu bersalin maka hasilnya akan efektif.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DEMAM DENGUE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAWANGKOAN Jusuf, Devi Dewinta; Umboh, Jootje M.; Wungouw, Herlina I. S.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29254

Abstract

Pada awal tahun 2023 tercatat ada 16 kasus Demam Dengue di Kabupaten Minahasa dan di Kecamatan Kawangkoan terdapat 2 kasus. Cakupan kasus Demam Dengue di Wilayah Kerja Puskesmas Kawangkoan tahun 2023 yaitu 21 Kasus. Tingginya kasus Demam Dengue di Kecamatan Kawangkoan dipengaruhi oleh perilaku masyarakat yang tidak sehat dengan memberi ruang leluasa nyamuk Aedes Aegypti untuk hidup dan berkembang biak. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis Faktor yang mempengaruhi kejadian Demam Dengue di wilayah kerja Puskesmas Kawangkoan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei yang dilakukan dengan melakukan penyebaran kuesioner dan melakukan wawancara kepada responden secara langsung dengan menggunakan pendekatan case control. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Kawangkoan pada bulan Maret – April 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah semua penderita demam dengue dan bukan penderita demam dengue yang tercatat dalam catatan medik sebanyak 21 kasus dengan perbandingan 1 : 1 jadi sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 42 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan jenis kelamin terbanyak yaitu laki-laki 23 (54,8%) dan yang sedikit perempuan 19 (45,2%). Hasil analisis bivariat faktor – faktor yang mempengaruhi kejadian Demam Dengue adalah pengetahuan (p=0,032), sikap (p=0,035), persepsi (p=0,036), sarana & prasarana Kesehatan (p=0,013), dukungan kader (p=0,000). Hasil analisis multivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara Kejadian Demam Dengue dengan pengetahuan, sikap, persepsi, ketersediaan sarana prasarana dan dukungan kader yang dibuktikan dengan hasil P-Value dari semua variable <0,025. Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara Kejadian Demam Dengue dengan pengetahuan, sikap, persepsi, ketersediaan sarana prasarana dan dukungan kader di Wilayah Kerja Puskesmas Kawangkoan.
TATALAKSANA PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR PASIEN POST SC DISERTAI DEHISENSI LUKA OPERASI Khoirun Nisak, Selviana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29261

Abstract

Pasien setelah operasi membutuhkan perawatan gizi khusus untuk mempercepat penyembuhan luka, pemulihan, dan mencukupi kebutuhan gizi. Perawatan gizi standar dilakukan dengan memberikan diet tinggi kalori dan tinggi protein (TKTP) untuk memenuhi kebutuhan energi dan protein yang meningkat untuk mencegah dan mengurangi kerusakan jaringan tubuh, menurunkan kadar sel darah putih, meningkatkan kadar albumin, serta membuat berat badan berada pada rentang normal.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi PAGT dan pemberian diet tinggi kalori tinggi protein (TKTP) pada pasien post SC disertai dengan dehisensi luka operasi. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2023 pada pasien rawat inap RS X Gresik menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Berdasarkan tiga hari intervensi yang sudah dilakukan, didapatkan bawah rata-rata asupan pasien dalam kurun waktu tiga hari intervensi antara lain energi 1088,8 kkal (67,2%) yang terkategori defisit berat, protein 52,5 gr (63,1%) yang terkategori defisit berat, lemak 34,1 gr (76,1%) yang terkategori defisit sedang, dan karbohidrat 155 gr (70,3%) yang terkategori defisit sedang. Asupan pasien terkategori defisit karena pasien masih mengeluhkan badan lemas dan nyeri pada luka operasi.
THE RELATIONSHIP OF MOTHER'S KNOWLEDGE AND ATTITUDES WITH TODDLER VISITS TO POSYANDU IN THE WORKING AREA OF TABA LAGAN HEALTH CENTER, CENTRAL BENGKULU DISTRICT Fivtrawati, Helleri; Ramadhaniati, Yuni; Angraini, Heni; Subani, Pitri; Martina, Pemi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.29267

Abstract

World Health Organization (WHO) pada tahun 2019 menyatakan bahwa anak di dunia atau hampir 700 juta bayi dan balita di dunia menderita masalah gizi yang bisa mempengaruhi kesehatan bayi dan balitaRendahnya cakupan kunjungan posyandu oleh. Penelitian ini menggunakan Survei Analitik dengan rancangan penelitian ini adalah Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita usia 1-5 tahun yang datang ke Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Taba Lagan Kabupaten Bengkulu Tengah bulan Januari 2021 sampai Desember 2021 sebanyak 255 balita. Teknik pengambilan sampel dengan Purposive sampling sebanyak 72 orang. Dari 72 responden terdapat 29 responden pengetahuan kurang, 26 responden pengetahuan cukup dan 17 responden pengetahuan baik; Dari 72 responden terdapat 35 responden sikap negatif dan 37 responden sikap positif; Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan  kunjungan balita ke Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Taba Lagan Kabupaten Bengkulu tengah, dengan kategori hubungan erat; Terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dengan  kunjungan balita ke Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Taba Lagan Kabupaten Bengkulu Tengah, dengan kategori hubungan sedang. Masih banyak responden yang berpengetahuan kurang baik, dan lebih banyak memiliki sikap postitif.
DERAJAT KEPARAHAN OSTEOARTHRITIS LUTUT BERHUBUNGAN TERHADAP FLEKSIBILITAS OTOT HAMSTRING PADA LANSIA DI HOMESTROKE REHABILITATION MALANG Damayanti, Dinda Camela; Prastowo, Bayu; Mutazzam, Ali
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29274

Abstract

Osteoarthrtis (OA) lutut adalah penyakit degeneratif pada sendi lutut dengan prevalensi kejadian OA di Dunia mencapai 16% di atas usia 15 tahun dan 22,9% diatas usia 40 tahun. Penurunan fleksibilitas pada penderita OA lutut berdampak pada kualitas hidup. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan derajat keparahan OA lutut terhadap fleksibilitas otot hamstring pada lansia dengan menggunakan metode observasional analitik (cross-sectional design). Penelitian ini melibatkan 30 lansia di Homestroke Rehabilitation Malang yang ditentukan dengan teknik non probability sampling. Penentuan derajat keparahan OA lutut menggunakan instrumen kuisioner Indeks Lequesne dan pemeriksaan Sit and Reach Test dilakukan untuk pengukuran fleksibilitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa 40% dari subjek memiliki fleksibilitas yang dinilai kurang baik. Uji shapiro-wilk menunjukan bahwa data berdistribusi normal dengan nilai signifikan 0,253 (p>0,05). Sedangkan uji korelasi spearmen rho menunjukkan adanya hubungan signifikan antara derajat keparahan OA lutut dengan fleksibilitas otot hamstring (p=0,020) dengan nilai korelasi -0,421 atau kategori cukup kuat, nilai negatif tersebut mengartikan bahwa semakin tinggi derajat keparahan OA lutut maka semakin rendah nilai fleksibilitasnya. Berdasarkan temuan ini, pemeriksaan fleksibilitas secara rutin pada lansia penderita OA lutut perlu dilakukan untuk meningkatkan lingkup gerak serta mengurangi terjadinya resiko jatuh pada lansia.