cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,473 Documents
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN KERJA PADA SUPIR BUS PENUMPANG RUTE ACEH – MEDAN KOTA BANDA ACEH TAHUN 2024 Kacandra, Wahyu; Abdullah, Asnawi; Arifin, Vera Nazhira
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29061

Abstract

Salah satu permasalah K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) dikalangan pengemudi bisa adalah kelelahan yang dapat menjadi pemicu terjadinya kecelakaan kerja. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (2022) melaporkan lebih dari 50% pengemudi mengalami kelelahan kerja. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada supir bus penumpang rute Aceh-Medan Kota Banda Aceh Tahun 2024. Jenis penelitian menggunakan deskriptif analitik dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 214 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling sebanyak 68 responden. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2024. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan mewawancarai supir bus. Analisis data menggunakan uji chi-square test dengan SPSS versi 21. Hasil penelitian univariat diketahui 66,2% (68 responden) mengalami kelelahan kerja, 44,1% usia dewasa akhir, 63,2% jumlah tidurnya buruk, 63,2% kualitas tidur dalam kategori buruk, 80,9% merokok, 51,5% sudah lama kerja, 52,9% durasi mengemudi berat dan 54,4% tidakTa shift kerja. Analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara usia (P-value: 0,045) dan kebiasaan merokok (P-value: 0,013) dengan kelelahan kerja pada supir bus penumpang rute Aceh-Medan Kota Banda Aceh Tahun 2024. Sedangkan variabel lainnya tidak ada hubungan antara jumlah tidur (P-value: 0,617), masa kerja ( P-value: 0,709), durasi mengemudi ( P-value: 0,409), shift kerja (P-value: 0,719)  dan kualitas tidur (P-value: 0,323) dengan kelelahan kerja pada supir bus. Kesimpulan dari penelitian ini adalah usia dan kebiasaan merokok merupakan faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada supir bus penumpang rute Aceh-Medan Kota Banda Aceh Tahun 2024.
PENGARUH OTAGO MODIFICATION EXERCISE DALAM MENURUNKAN RESIKO JATUH PADA LANSIA DI POSYANDU BINA SEJAHTERA PALEMBANG TAHUN 2023 Nurjannah, Nurjannah; Kurniawan, Budi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29063

Abstract

Lanjut usia (Lansia) adalah individu yang telah berada pada usia 60 tahun keatas yang mengalami penurunan secara terus-menerus secara alamiah baik secara fisik maupun psikisnya. Salah satu permasalahan yang sering terjadi pada lansia adalah jatuh. Untuk mencegah risiko jatuh pada lansia adalah dengan menggunakan latihan keseimbangan berupa Otago Modification Exercise. Tujuan penelitian ini diketahuinya pengaruh Otago Modification Exercise dalam menurunkan risiko jatuh pada lansia di Posyandu Bina Sejahtera Palembang tahun 2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian One Group Pre-Post Test Design menggunakan kuisoner Morse Fall Scale. Populasinya yaitu seluruh lansia yang ada di Posyandu Lansia Bina Sejahtera Palembang sebanyak 54 lansia. Penelitian ini menggunakan tehnik purposive sampling dan mendapatkan 20 sampel sesuai kriteria inklusi. Berdasarkan analisis uji statistik diperoleh nilai signifikan untuk menurunkan risiko jatuh berdasarkan uji wilcoxon sebesar 0,000 lebih kecil dari taraf signifikan 5% atau (p value = 0,000 < 0,05) maka dapat dinyatakan ada pengaruh yang signifikan Otago Modification Exercise dalam menurunkan risiko jatuh pada lansia di posyandu lansia Bina Sejahtera Palembang. Diharapkan penelitian ini dapat menambah pengetahuan tentang Otago Modification Exercise sehingga kita mampu mengaplikasikannya pada lansia yang mengalami gangguan keseimbangan dan sebagai intervensi untuk pencegahan dan penurunan resiko jatuh pada lansia.
HUBUNGAN INDEKS KEKAYAAN DENGAN MINIMUM ACCEPTABLE DIET (MAD) PADA ANAK USIA 6-11 BULAN BERDASARKAN DATA SURVEI DEMOGRAFI DAN KESEHATAN INDONESIA TAHUN 2017 Zebadia, Eurika; Sajida, Jasmine Hanida; Mahmudiono, Trias
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29073

Abstract

Prevalensi anak yang mengalami wasting dan stunting secara global pada tahun 2020 sebesar 6,9% dan 21,3%. Daya beli makanan yang bervariasi berkaitan dengan tingkat kekayaan. Salah satu indikator dalam mengukur praktik pemberian MP-ASI pada anak adalah Minimum Acceptable Diet (MAD). Indikator ini digunakan untuk mengukur keragaman pangan serta frekuensi MP-ASI. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan indeks kekayaan dengan Minimum Acceptable Diet (MAD) pada balita berusia 6-11 bulan di Indonesia berdasarkan analisis data SDKI 2017. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan menggunakan analisis data sekunder dari data SDKI 2017 di 34 provinsi di Indonesia. Data mikro SDKI 2017 tersedia secara publik dan diakses melalui domain public DHS Programme. Sub-populasi yang diteliti pada penelitian ini adalah anak berusia 6-11 bulan di Indonesia dengan jumlah sampel sebanyak 1.381 anak. Metode analisis yang digunakan pada pengukuran wealth index dan MAD ini adalah analisis deksriptif dan inferansial. Analisi inferansial yang dilakukan adalah uji chi-square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa prevalensi MAD sebesar 28,3% dari 1.381 anak. Faktor indeks kekayaan mempengaruhi MAD, dengan kategori wealth index kaya (p=0,012; OR=1,892) dan terkaya (p=<0,001; OR=2,911). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara Indeks kekayaan dengan MAD pada anak usia 6-11 bulan di Indonesia. Oleh sebab itu perlu dilakukan peningkatan distribusi dan pengobtrolan harga untuk meningkatkan MAD.
UJI VALIDITAS DAN RELIABITAS LOW ENERGY AVAILABILITY IN FEMALE QUESTIONNAIRE Zetia, Vemberian; Nasution, Annisa Zahra
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29081

Abstract

Kondisi fisik optimal sangat penting bagi atlet untuk mempertahankan performa dan bertanding secara efektif. Pemenuhan kebutuhan nutrisi yang seimbang adalah kunci untuk menjaga kondisi fisik dan meningkatkan daya tahan tubuh. Namun, jika kebutuhan nutrisi harian tidak terpenuhi, atlet dapat mengalami ketersediaan energi yang rendah atau low energy availability (LEA). Masalah ini khususnya berdampak serius pada atlet perempuan, karena LEA dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti gangguan menstruasi, perubahan metabolik, dan hormonal. Instrumen yang diuji pada penelitian ini adalah instrumen Low Energy Availability in Female Questionnaire (LEAF-Q). Instrumen LEAF-Q digunakan untuk mengetahui adanya resiko kekurangan energi pada atlet perempuan. Sampel pada penelitian ini yakni atlet perempuan aktif dengan cabang olahraga basket, voli, tennis, dan renang di Kota Surabaya. Pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan sebanyak 30 atlet dengan menggunakan teknik purposive sampling. Uji validitas dilakukan pada instrumen LEAF-Q menggunakan SPSS 26 dan didapati hasil rentang r hitung -0,101 sampai 0,664. Sedangkan hasil pengujian uji reliabilitas dari LEAF-Q dengan tingkat signifikan 0,6 sehingga didapat nilai cronbach’s alpha sebesar 0,672. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa uji validitas dari LEAF-Q pada sampel yakni terdapat 13 item pertanyaan yang dinyatakan valid dan 10 diantaranya dinyatakan tidak valid. Hasil uji reliabilitas didapatkan sebesar 0,672 > 0,6 dimana instrumen tersebut dapat dinyatakan konsisten atau reliabel. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka diharapkan pada instrumen LEAF-Q dapat diuji kembali dengan jumlah sampel yang lebih banyak hingga nilai uji validitas dan reliabilitas menjadi lebih baik.
PENGARUH EDUKASI GIZI SEIMBANG DAN PEMANFAATAN DAUN KELOR SEBAGAI PENCEGAHAN STUNTING Werdaningtyas, Rizky; Mahmudiono, Trias
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29099

Abstract

Penelitian ini berangkat dari permasalahan stunting yang menunjukan kondisi naik-turun (dinamis) baik di Dunia maupun di Indonesia perlu disikapi secara serius. Hasil Riset Kesehatan Dasar pada tahun 2021 menunjukkan prevalensi stunting di Indonesia pada 2021 sebesar 24,4%, atau menurun 6,4% dari angka 30,8% pada tahun 2018. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang pengaruh edukasi gizi dan pemanfaatan daun kelor terhadap pencegahan stunting. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode lapangan yakni melalui edukasi langsung dan demo pembuatan bahan makanan pendamping ASI, penelitian ini menggunakan metode desain kuantitatif. dengan instrument penelitian yang digunakan yaitu kuesioner yang dilakukan dalam dua tahapan yaitu pada saat sebelum kegiatan dilakukan dan setelah kegiatan dilakukan. Hasil penelitian menunjukan bahwa edukasi gizi mempengaruhi pengetahuan ibu mengenai stunting dan upaya pencegahannya. Hasil pre-test menunjukan bahwa 7 dari 12 ibu memiliki pengetahuan dengan kategori sedang dengan presentase komulatif yaitu 58.3. Selanjutnya, 5 dari 12 lainnya berkategori baik dengan angka komulatif mencapai 41.7. Setelah diberikan edukasi dan pelatihan pembuatan makanan berbahan dasar daun kelor dan dilakukan post-test maka hasilnya menunjukan bahwa dari jumlah (N) yaitu 12 orang, semuanya memiliki pengetahuan yang baik. dengan presentase validasinya adalah 100.0. Kesimpulannya edukasi gizi seimbang dan pemanfaatan daun kelor mempengaruhi secara signifikan pengetahuan ibu menegenai gizi seimbang sebagai pencegahan stunting
PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2, SELULITIS CRURIS DAN HIPERTENSI : DIET DM TIPE 2, RENDAH GARAM Zainurrahmah, Nadia Syfa; Mahmudiono, Trias
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29121

Abstract

Penderita diabetes mellitus tipe 2 dengan kejadian hipertensi diberikan diet Diabetes Mellitus Tipe 2 Rendah Garam dengan kadar asupan natrium sebesar 200-400 mg. Pemberian diet ini bertujuan untuk menjaga kadar gula darah dalam keadaan normal dan menurunkan kadar tekanan darah hingga normal serta menurunkan risiko komplikasi. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan proses asuhan gizi klinis terstandar pada pasien dengan kejadian diabetes mellitus tipe 2, selulitis cruris, dan hipertensi tingkat I. Pengambilan studi kasus dilakukan pada bulan September 2023 selama tiga hari dengan menggunakan metode obeservasi dan wawancara, serta melakukan proses monitoring dan evaluasi pada asupan makan harian pasien, pemeriksaan antropometri, pemeriksaan biokimia, serta pemeriksaan kondisi fisik klinis pasien. Setelah dilakukan proses monitoring, didapatkan hasil bahwa asupan makan pasien sudah memenuhi target asupan harian dengan kondisi fisik klinis yang membaik yang ditunjukkan dengan kadar tekanan darah yang mengalami penurunan menuju nilai rentang normal. Namun, tetap perlu dilakukan pemantauan secara berkala pada kondisi pasien. Diet Diabetes Mellitus Tipe 2 Rendah Garam diharapkan dapat terus dilanjutkan untuk memaksimalkan kondisi fisiologis pasien. Membatasi asupan natrium serta asupan karbohidrat kompleks dilakukan dengan upaya tidak memicu peningkatan kadar gula darah serta tekanan darah. Selain itu, dilakukan pemberian edukasi gizi dengan tujuan meningkatkan pemahaman pasien dan keluarga dalam pemilihan jenis makanan dan pola makan pasien. Dapat disimpulkan, selama tiga hari pemantauan kondisi fisiologis pasien mengalami peningkatan yang ditandai dengan kadar tekanan darah mengalami penurunan menuju nilai normal dan asupan makan pasien yang memenuhi target asupan harian.
HUBUNGAN DEPRESI, ANSIETAS, KUALITAS TIDUR DAN GAYA HIDUP DENGAN STATUS GIZI PADA MAHASISWA AKHIR FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH ACEH Viranka Maudi; Aramico, Basri; Rahmadhaniah, Rahmadhaniah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29124

Abstract

Masalah gizi yang masih dihadapi oleh remaja di Indonesia diantaranya adalah kurus, kegemukan, dan obesitas yang merupakan interpretasi dari status gizi lebih. Berbagai faktor berperan dalam pembentukan status gizi, diantaranya adalah faktor psikologis yang dapat dilihat melalui status depresi, ansietas, kualitas tidur dan gaya hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara depresi, ansietas, kualitas tidur, dan gaya hidup pada mahasiswa akhir Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan crosssectional. Jumlah populasi 161 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel secara accidental sampling berjumlah 62 mahasiswa. Penelitian ini dilakukan selama 6 hari dimulai tanggal 08 s/d 13 Januari 2024 di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi lebih pada mahasiswa sebesar 35,5%, depresi sangat parah sebesar 21,0%, ansietas sangat parah sebesar 17,7%, kualitas tidur kurang sebesar 54,8%, dan gaya hidup tidak sehat sebesar 51,6%. Ada hubungan antara depresi (p-value= 0,000), ansietas (p-value= 0,000), kualitas tidur (pvalue= 0,000), dan gaya hidup (p-value= 0,004) dengan status gizi pada mahasiswa akhir Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Aceh. Menyelenggarakan program seperti seminar tentang pentingnya memperhatikan kualitas tidur dalam upaya meningkatkan kualitas tidur mahasiswa, memperkuat program kesejehteraan mahasiswa yang mencakup psikologis dan kesehatan mental serta dapat mempromosikan gaya hidup sehat melalui program eduksi, seminar, atau kampaye kesehatan.
GAMBARAN TINGKAT STRES KERJA PADA STAF PABRIK BETON X Nurjanah, Dewi; Mulia, Shinta Arta; Ernawati, Meirina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29126

Abstract

PT X, produsen beton utama di Jawa Timur, bergerak di bidang manufaktur penyedia dan pemasangan beton pracetak serta kegiatan usaha terkait. Seperti halnya proses manufaktur pada umumnya, terdapat risiko yang melekat berkaitan dengan keselamatan dan kesehatan individu, termasuk stres kerja yang banyak dikaitkan dengan gangguan mental emosional hingga insiden fatal. Stres kerja juga memiliki kaitan yang erat dengan terjadinya suatu kecelakaan kerja, dalam hal ini sektor industri dengan tingkat kecelakaan kerja tertinggi adalah industri konstruksi dan manufaktur. PT X sebagai salah satu bagian dari sektor industri manufaktur di Indonesia tentu memiliki potensi yang besar terhadap terjadinya kecelakaan kerja yang dapat dipicu karena stres kerja yang dirasakan oleh pekerjanya. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat stres kerja staf PT X. Selain itu, temuan penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai bentuk evaluasi untuk mengurangi stres kerja yang disebabkan oleh beberapa dimensi stres (stresor). Penelitian ini mengacu pada desain penelitian kuantitatif dan teknik deskriptif analitik untuk mengetahui tingkat stres kerja staf di PT X. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami tingkat stres ringan (49%) hingga sedang (45,2%). Tiga faktor utama yang mempengaruhi potensi terjadinya stres kerja pada staf PT X adalah pengembangan karir, tanggung jawab terhadap orang lain, dan beban kerja berlebih secara kuantitatif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa stresor yang mendominasi terjadinya stres kerja pada staf PT X cenderung berasal dari faktor eksternal.
GAMBARAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT TATANAN SEKOLAH DI INDONESIA : LITERATURE REVIEW Aini, Nur
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29169

Abstract

Anak sekolah sebagai salah satu contoh sasaran yang sangat efektif untuk merubah kebiasaan dan tingkah laku hidup sehat sejak usia dini. Menurut Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, proporsi anak sekolah di Indonesia berperilaku cuci tangan dengan benar yaitu sebesar 48,2%. Metode yang digunakan peneliti dalam menyusun artikel ini yaitu dengan tinjauan sistematik berpedoman PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analyses). Metode ini memiliki lima Langkah terstruktur yaitu: Mengidentifikasi topik literatur, mencari sumber, memilih sumber yang relevan, mengelompokkan dan menganalisis, serta merangkum. Pada tahap awal dilakukan pencarian literatur dengan menggunakan database “Google Scholar” dan Science Direct dilakukan screening. Prosedur penyaringan terdiri dari judul, abstrak, tahun penelitian, dan metode yang digunakan. Kriteria inklusi studi yaitu berupa studi yang dipublikasi dalam 6 tahun terakhir (2019–2024).. Terdapat 8 indikator PHBS tatanan sekolah, diantaranya: Mencuci tangan dengan air bersih dan menggunakan sabun termasuk dalam kategori cukup, mengonsumsi makanan sehat di kantin sekolah masih terdapat tiga kategori, yakni kurang, cukup, dan baik. Selanjutnya, menggunakan toilet yang bersih dan sehat sudah termasuk kategori cukup. Berolahraga dengan teratur, sudah termasuk dalam kategori cukup. Pengendalian jentik di sekolah termasuk ke dalam kategori kurang. Tidak merokok di lingkungan sekolah masih terdapat beberapa sekolah yang kurang dalam menerapkan pilar ini, namun ada juga beberapa sekolah yang sudah menerapkan pilar ini dengan baik. Mengukur berat badan dan tinggi badan secara rutin masih berada di kategori cukup. Selanjutnya, indikator membuang sampah pada tempatnya termasuk ke dalam kategori cukup dan kurang.
HUBUNGAN POSISI MENGGENDONG ANAK TERHADAP RESIKO NYERI NEUROPATI PERIFER PADA IBU AKIBAT LAMA MENGGENDONG DI POSYANDU KECAMATAN LOWOKWARU Dwi, Feviola; Marufa, Siti Ainun; Multazam, Ali
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29184

Abstract

Saat menggendong, banyak kelompok otot yang tegang, terutama kelompok otot yang menopang tulang belakang yang berfungsi untuk menjaga postur, koordinasi, dan keseimbangan. Cara menggendong bayi meliputi posisi menggendong M-Shape (front carry) dan J-Shape (hip carry). Dampak menggendong dalam waktu yang lama menimbulkan keluhan nyeri dan sakit dibagian tubuh seperti bahu, punggung, pinggang dan kaki. Neuropati perifer dapat terjadi pada lokasi saraf yang mudah terkompresi akibat adanya tekanan karena inflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara posisi menggendong anak dengan resiko terjadinya nyeri neuropatik pada ibu akibat lama menggendong. di Posyandu Kecamatan Lowokwaru. Metode yang digunakan adalah observasi analitik, menggunakan pendekatan cross-sectional. Penelitian berlokasi di Posyandu Kecamatan Lowokwaru dengan sampel pada penelitian ini yaitu ibu dengan anak 0-36 bulan yang datang ke Posyandu Kecamatan Lowokwaru. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling, didapatkan sebanyak 38 sampel. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner Douleur Neuropathique en 4 Question (DN4). Dengan menggunakan uji Chi-Square untuk menganalisa data yang telah didapatkan. Hasil penelitian ini yaitu total responden 38 ibu menggendong, hasil kuesioner DN4 yaitu 7 ibu mengalami nyeri neuropati sedangkan 31 ibu mengalami nyeri nosiseptif. Hasil uji hipotesis dengan menggunakan Chi-Square nilai yang dihasilkan yaitu 0.445 (p value >0.05). Dari hasil uji hipotesis dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara posisi menggendong anak terhadap resiko nyeri neuropati pada ibu akibat lama menggendong. Tidak adanya hubungan diantara variabel yang kami teliti dimungkinkan karena terdapat faktor-faktor lain yang mempengaruhi terjadinya kejadian neuropati perifer seperti berat badan, usia anak, dan lama menggendong.