cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,473 Documents
PENGARUH TANDEM WALKING EXERCISE TERHADAP KESEIMBANGAN DINAMIS PADA LANSIA DI POSYANDU LANSIA PERUMAHAN BUMI ANTARIKSA KOTA MADIUN Novitasari, Intan Hardiana; Yuliadarwati, Nungki Marlian; Multazam, Ali
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29434

Abstract

Lansia adalah bagian dari proses pertumbuhan dan perkembangan dari bayi hingga menua. Perubahan fisiologis muskuloskeletal pada lansia dapat menyebabkan penurunan massa otot, pengerutan tendon, serabut otot menjadi atrofi,  sehingga terjadi penurunan kekuatan dan kontraksi otot, penurunan fleksibilitas sendi, dan kecepatan waktu reaksi. Hal ini menyebabkan keseimbangan tubuh menurun. Penurunan keseimbangan dinamis dapat meningkatkan risiko jatuh lansia. Berbagai dampak jatuh antara lain cedera jaringan lunak, patah tulang, kecacatan (penurunan mobilitas), penurunan independensi (kemandirian), dan bahkan dapat menyebabkan meninggal. Fisioterapi dapat  memberikan intervensi untuk  meningkatkan keseimbangan dinamis dan meminimalisir risiko jatuh dengan latihan jalan tandem (tandem walking exercise). Penelitian ini mengevaluasi pengaruh pemberian tandem walking exercise terhadap keseimbangan dinamis pada lansia di Posyandu Lansia Perumahan Bumi Antariksa Kota Madiun. Menggunakan desain quasi eksperimental one group pre-test and post-test dengan 21 sampel. Teknik sampling dengan non-probability sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu Timed Up and Go Test (TUGT) untuk mengidentifikasi keseimbangan lansia dan Tandem Walking Exercise sebagai latihan berjalan. Menunjukkan bahwa tandem walking exercise secara signifikan meningkatkan keseimbangan dinamis pada lansia. Dengan uji pengaruh menggunakan uji Paired Sample T-Test diperoleh p-value = (0,001). Pemberian tandem walking exercise berpengaruh terhadap keseimbangan dinamis pada lansia di Posyandu Lansia Perumahan Bumi Antariksa Kota Madiun
EFEK PASTA GIGI EKSTRAK KULIT PISANG BARANGAN 15% TERHADAP PERUBAHAN WARNA GIGI SETELAH PENYIKATAN SELAMA 3 DAN 6 HARI Revita Sari, Febby; Astrid Yudhit, Astrid Yudhit; Khoirunnisa, Khoirunnisa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29437

Abstract

Pasta gigi pemutih merupakan bahan sederhana untuk memutihkan gigi. Ekstrak kulit pisang barangan yang mengandung saponin dapat digunakan sebagai alternatif alami dalam formulasi pasta gigi pemutih. Tujuan penelitiaan untuk mengetahui perubahan warna gigi. yang disebabkan oleh stain teh hitam setelah penyikatan pasta gigi ekstrak kulit pisang barangan 15% dan tanpa ekstrak selama 3 dan 6 hari. Besar sampel yaitu 6 untuk kelompok penyikatan pasta gigi ekstrak dan tanpa ekstrak selama 3 dan 6 hari. Sampel merupakan gigi premolar yang direndam larutan teh hitam selama 14 hari. Ekstrak dibuat dengan proses maserasi dengan larutan etanol 70%.  Pasta gigi dibuat dengan kandungan CaCO3,CMC-Na, SLS dan tragacanth untuk kelompok tanpa ekstrak, dan pada kelompok ekstrak SLS digantikan oleh ekstrak kulit pisang barangan 15%. Penyikatan sampel dilakukan selama 4 menit setiap hari selama 3 dan 6 hari. Pengukuran nilai L,a,b sampel menggunakan Colorimeter CS-10
ANALISIS SOSIAL BUDAYA DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF Nurhaqqi, Siti Sarah; Damayanti, Rita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29448

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) menjadi pilihan terbaik untuk bayi karena memberikan nutrisi dan energi penting selama bulan-bulan pertama kehidupan. Menurut WHO, hanya 44% bayi yang tidak menerima ASI selama usia 0-6 bulan. Di Indonesia, persentase ASI eksklusif mencapai 69,7%. Hasil ini melewati target pada tahun 2021 yaitu sebesar 45%. Meskipun hasil ini melebihi target, terdapat beberapa faktor yang menjadi hambatan ASI eksklusif. Salah satu hambatan ASI eksklusif yaitu faktor sosial budaya. Tujuan literature review ini yaitu untuk mengetahui hubungan sosial budaya dengan pemberian ASI eksklusif. Metode penelitian ini menggunakan literature review. Pencarian data menggunakan Google Scholar mulai tahun 2018-2023. Penulis menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi untuk mengidentifikasi studi yang akan direview. Ditemukan 6 studi yang memenuhi kriteria inklusi. Studi menunjukkan bahwa faktor sosial budaya yang mempengaruhi ASI eksklusif yaitu tradisi keluarga, kepercayaan, pengetahuan, dukungan keluarga serta dukungan tenaga medis. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa sosial budaya berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STATUS GIZI IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA KLINIK PRATAMA BKIA RAKYAT KOTA MAKASSAR Husnah, Nurul; Akbar, Nurlina; Karuniawati, Nia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.29532

Abstract

Status gizi adalah ukuran keberhasilan dalam pemenuhan nutrisi untuk ibu hamil, yang sangat berpengaruh pada perkembangan janinnya. Jika status gizi seorang ibu kurang maka akan mempengaruhi proses kehamilan dan perkembangan janinnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor- faktor yang mempengaruhi status gizi pada ibu hamil di wilayah kerja Klinik Pratama BKIA Rakyat Kota Makassar. Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain cross-sectional dimana pengumpulan baik variable bebas maupun terikat dilakukan dalam waktu bersamaan. Populasi pada penelitian ini yaitu semua ibu hamil yang berada di wilayah kerja Klinik Pratama BKIA Rakyat Kota Makassar. Tekhnik pengambilan sampel menggunakan tekhnik purposive sampling yaitu sampel dipilih berdasarkan kriteria penelitian yaitu kriteria eksklusi dan inklusi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis menggunakan analisis univariat dan bivariate Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi. Hasil uji statistik diperoleh nilai p value = 0,643 menyatakan bahwa tidak ada hubungan antara jarak kehamilan dan status gizi Ibu,  nilai p-value =0,58 disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara Riwayat kunjungan ANC dengan kejadian status gizi kurang, nilai p-value= 0,001 ada hubungan antara pengetahuan dengan status gizi kurang pada ibu hamil, nilai p Value = 0,001, maka didapati hasil bahwa ada hubungan antara sikap ibu terhadap status gizi kurang pada ibu hamil dan nilai p value = 0,003 ada  hubungan antara pekerjaan dengan  status gizi ibu hamil di wilayah kerja klinik pratama BKIA rakyat kota makassar.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN KONTRASEPSI HORMONAL SUNTIKAN 3 BULAN DI RSIA MASYITA MAKASSAR Hadriyanti Hamang, Sitti; Nurana, Sitti; Nurhayati, Nurhayati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.29534

Abstract

POTENSI UMBI BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALANICUM. L) SEBAGAI OBAT RADANG AMANDEL (TONSILITIS) Lukman, Dian Azizah; Aryani, I Gusti Ayu Trisna
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29535

Abstract

Tonsilitis adalah peradangan pada tonsil faring yang sering melibatkan tonsil adenoid dan lingual, umumnya diatasi dengan obat pereda nyeri. Namun, kebutuhan akan alternatif pengobatan yang aman dan efektif, terutama untuk anak-anak, mendorong penelitian terhadap bawang merah (Allium cepa L.) yang dikenal memiliki kandungan antibakteri. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mengevaluasi potensi sari umbi bawang merah sebagai alternatif pengobatan untuk tonsilitis dan infeksi bakteri. Metode tinjauan pustaka digunakan dengan mengumpulkan 27 artikel dalam bahasa Indonesia dan Inggris yang diterbitkan antara tahun 2014 hingga 2024 dari sumber-sumber seperti WHO, Kementerian Kesehatan RI, PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bawang merah mengandung senyawa aktif seperti quercetin, flavonoid, saponin, dan tanin yang memiliki sifat antibakteri, anti-inflamasi, dan antioksidan. Senyawa allisin dalam bawang merah terbukti efektif menghambat pertumbuhan bakteri patogen seperti Streptococcus mutans melalui kerusakan membran sel bakteri dan gangguan proses vital sel. Dengan demikian, sari umbi bawang merah memiliki potensi besar sebagai pengobatan herbal untuk tonsilitis dan berbagai infeksi bakteri lainnya. Disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan penggunaan bawang merah sebagai alternatif pengobatan yang aman dan efektif dibandingkan pengobatan konvensional. Hal ini sangat penting mengingat tingginya tingkat resistensi bakteri terhadap antibiotik konvensional.
PENATALAKSANAAN ASUHAN GIZI TERSTANDAR DIABETES MELITUS B1 DAN SUSP ABSES MAMAE S Maulidyah, Anastesya Putri Karenina; Sumarmi, Sri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29560

Abstract

Diabetes melitus merupakan Kumpulan gejala yang timbul karena peningkatan kadar gula darah akibat hormon insulin tidak bekerja secara optimal. Penyakit ini merupakan penyakit degenartif yang diperkirakan akan terus meningkat prevalensinya. Penyebab terjadinya diabetes mellitus diakibatkan oleh kurangnya pengaturan pola hidup sehat terutama pada pola makan Diet yang diberikan pada pasien dalam kasus ini adalah diet DM B1 dengan bentuk makanan lunak. Diet DM B1 merupakan diet yang ditujukan untuk pasien DM dengan komposisi zat gizi makro yaitu 60% karbohidrat, 20% lemak, dan 20% protein. Diet B1 dapat diberikan kepada Diabetisi yang memerlukan protein tinggi. Studi kasus  ini  bertujuan  untuk  mengetahui keberhasilan proses asuhan gizi klinis pada pasien sups abses mamae s dengan diabetes melitus. Studi kasus dilakukan pada bulan November 2023 pada pasien rawat inap di RSI Jemursari Surabaya dengan melakukan monitoring dan evaluasi selama 3 hari pada tanggal 18-21 November 2023 pada asupan makan, fisik/klinis, dan biokimia. Hasil monitoring dan evaluasi asuhan gizi selama tiga hari yang telah dilakukan didapatkan asupan selama tiga hari mengalami peningkatan yang signifikan disetiap harinya meskipun hingga hari ketiga masih belum mencapai nilai kebutuhan asupan di setiap harinya. Hal ini dikarenakan kemampuan pasien untuk penerimaan makanan yang diberikan masih kurang baik dan adanya faktor nyeri yang dialami pasien pasca pembedahan.
EDUKASI DAN PEMBERIAN KARTU PEMANTAUAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH PADA REMAJA PUTRI SMP X Nabila, Adinda Putri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29566

Abstract

Kondisi anemia ditandai dengan jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin dalam darah di bawah batas normal. Anemia pada remaja putri memiliki dampak serius terhadap pertumbuhan, perkembangan dan kesejahteraan hidup. Kondisi ini seringkali disebabkan oleh beberapa faktor seperti pola makan yang tidak seimbang, menstruasi yang berat, dan kekurangan asupan zat besi. Salah satu upaya intervensi yang dilakukan yakni suplementasi zat besi atau tablet tambah darah (TTD). Meningkatkan asupan zat besi merupakan pilihan pertama untuk mencegah anemia. Oleh karena itu, dalam rangka mengatasi masalah ini, Mahasiswa KKN BBK 2 telah melaksanakan program pemberian dan pemantauan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja putri di SMP X Kota Lamongan. Kegiatan ini dilakukan melalui metode penyuluhan dengan leaflet dan power point yang berisikan informasi konsumsi TTD untuk siswi SMP X Kota Lamongan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya anemia serta menurunkan prevalensi anemia melalui pemberian TTD kepada remaja putri. Meskipun upaya pemberian kartu pemantauan konsumsi TTD telah dilakukan, tingkat kepatuhan dalam mengonsumsi TTD belum optimal. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa banyak siswi yang belum sepenuhnya patuh dalam mengonsumsi TTD secara rutin. Beberapa faktor yang mempengaruhi kurangnya kepatuhan meliputi lupa dan kekhawatiran efek samping yang mungkin timbul akibat konsumsi TTD. Program ini memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman mengenai anemia serta perlunya konsumsi TTD di kalangan remaja putri.
PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR PADA PASIEN BRONKOPNEUMONIA DAN PANSITOPENIA : DIET TKTP Pratama, Dafa Azhari; Wirjatmadi, Bambang
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29571

Abstract

Pasien bronkopneumonia, pansitopenia, dan dispepsia memerlukan pertimbangan asuhan gizi khusus yang mungkin timbul akibat kondisi kesehatan yang kompleks, terutama pada kebutuhan nutrisi yang mencukupi, keseimbangan nutrisi khususnya protein untuk pemulihan jaringan tubuh yang rusak dan memperkuat sistem kekebalan tubuh, serta menghindari makanan yang memperparah kondisi pasien, seperti makanan berlemak tinggi, makanan pedas, makanan asam dan makanan yang menyebabkan alergi atau intoleransi. Untuk itu pasien diberikan diet tinggi kalori, tinggi protein, dan tinggi zat besi. Tujuan untuk mengetahui implementasi proses asuhan gizi terstandar dan pemberian diet tinggi kalori, tinggi protein, dan tinggi zat besi pada pasien anak dengan diagnosa bronkopneumonia, pansitopenia, dan dyspepsia. Studi kasus ini berlangsung selama 3 hari yang dilaksanakan pada tangal 22 September 2023 sampai 24 September 2023 pada pasien rawat inap di RS X Surabaya dengan pendekatan Nutrition Care Proscess dan metode observasi. Terdapat beberapa aspek yang dinilai, seperti asupan yang dilihat dari 9 kali makan menggunakan food recall 24h, aspek antropometri untuk mengetahui status gizi pasien, aspek fisik untuk mengetahui kondisi fisik pasien melalui wawancara, aspek biokimia yang dapat diihat dari hasil rekam medis, dan aspek food waste menggunakan visual comstock. Kondisi pasien mulai membaik setelah pemberian intervensi gizi selama 3 hari berturut-turut yang ditandai dengan asupan telah memenuhi target (>80%), kondisi fisik klinis pasien membaik ditandai dengan kondisi tampak bugar dan tidak ada keluhan, data biokimia pasien mengalami penurunan pada nilai leukosit dan trombosit.
ASUHAN GIZI KLINIS PENYAKIT TROPIS BRONCOPNEUMONIA DAN DEMAM BERDARAH DENGUE PADA BALITA 5 TAHUN DI RUMAH SAKIT SURABAYA Ramadhani, Raissa Kamila
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29577

Abstract

Penyakit tropis sering terjadi di daerah beriklim tropis dan subtropis. Namun, beberapa penyakit tropis juga bisa terjadi di daerah beriklim sedang. Beberapa penyakit tropis umum di Indonesia termasuk DBD, leptospirosis, typoid, diare, TB, pneumonia, dan penyakit lainnya. Pencemaran udara di lingkungan rumah yang buruk dapat menjadi faktor penyebab bronkopneumonia pada balita. Gejala bronkopneumonia meliputi demam, batuk, penurunan nafsu makan, dan penurunan bunyi nafas. Bronkopneumonia juga dapat meningkatkan risiko terkena demam dengue pada balita. DBD disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui asuhan gizi klinis terstandar pada pasien broncopneumonia dan demam berdarah dengue dengan menerapkan diet TETP (Tinggi Energi Tinggi Protein). Metode penelitian deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan rekam medis.  Studi kasus ini dilakukan pada bulan Oktober 2023 pada pasien balita rawat inap di RS X Surabaya. Setelah melakukan monitoring dan evaluasi selama 3 hari intervensi didapatkan bahwa hasil asupan makanan meningkat pada hari kedua dan ketiga, pada hari pertama pasien masih tidak nafsu makan karena demam yang tinggi. Pada data biokimia sampai hari ketiga tergolong masih tidak tercapai karena dari pihak RS tidak melakukan uji laboratorium lebih lanjut. Pada aspek fisik/klinis pada suhu tubuh tidak mencapai batas target karena suhu tubuh pasien masih diatas batas normal dan untuk denyut nadi mencapai batas normal karena mengalami penurunan. Perubahan asupan makanan dan diet yang diberika terlihat cukup signifikan pada hari terakhir intervensi, hasil asupan makanan cukup meningkat sebanding dengan kondisi pasien yang semakin hari semakin baik meskipun suhu tubuh masih tinggi. Secara keseluruhan pemberian intervensi yang diberikan tercapai.