cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN RUMAH DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GRIBIG KOTA MALANG Ignasius Umbu Kabalu; Tiwi Yuniastuti; Misbahul Subhi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14425

Abstract

DBD (Demam Berdarah Dengue) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh masuknya virus dengue ke dalam tubuh melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes Albopictus yang dapat muncul sepanjang tahun. Penyakit Demam Berdarah Dengue dikenal sebagai penyakit endemik di masyarakat karena proses penyebarannya terjadi sangat cepat di suatu daerah. Bahkan meningkat di seluruh dunia dalam satu dekade terakhir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan rumah dengan kejadian penyakit Demam Berdarah Dengue di wilayah kerja Puskesmas Gribig Kota Malang. Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross sectional. Metode penelitian menggunakan cross-sectional yaitu desain penelitian yang dilakukan secara bersamaan atau pada satu waktu. Alasan peneliti memilih desain penelitian cross-sectional ini adalah karena sederhana, mudah dilaksanakan, ekonomis dari segi waktu, dan hasil dapat diperoleh dengan cepat dan dalam waktu yang bersamaan. Kelemahan dari studi cross-sectional ini adalah tidak dapat menganalisis kausalitas dan paparan penyakit dan sampel hanya diamati sekali selama penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku membuang sampah, suhu, pencahayaan dan kelembaban tidak berpengaruh terhadap kejadian DBD. House index berpengaruh terhadap kejadian DBD (p=0,337. Container index berpengaruh terhadap kejadian DBD (p=0,337. Breteau index (BI)) berpengaruh terhadap kejadian (DBD) (p=0,337. Faktor yang paling berisiko terhadap kejadian DBD adalah kebiasaan anggota keluarga yang membuang sampah sembarangan dengan nilai relative risk (RR) 0,242.
PENGARUH INISIASI MENYUSUI DINI TERHADAP KETAHANAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN STATUS GIZI Rajia Rajia; Hermawati Hermawati; Ika Lestari Salim
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14432

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Inisiasi Menyusu Dini (IMD) terhadap ketahanan pemberian ASI eksklusif dan status gizi. Desain penelitian adalah hybrid dengan desain cross sectional study dan retrospective study. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dan besar sampel ditentukan menggunakan tabel Isaac dan Michael sehingga didapatkan jumlah sampel 55 ibu yang memiliki bayi usia 6-12 di wilayah kerja Puskesmas Kumbewaha Kecamatan Siotapina Kabupaten Buton pada bulan September sampai Desember 2022. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik usia (p = 0,764), pendidikan (p = 0,485), pekerjaan (p = 0,203), paritas (p = 0,430), dan penghasilan keluarga (p = 0,324) tidak memiliki hubungan secara bermakna dengan ketahanan pemberian ASI eksklusif (p value > 0,05). Sedangkan tingkat pengetahuan (nilai p value = 0,023) dan status pemberian IMD (nilai p value = 0,002) menunjukkan pengaruh yang signifikan (p value <0,05) terhadap ketahanan pemberian ASI eksklusif, namun tidak terdapat pengaruh bermakna antara status pemberian IMD terhadap status gizi berdasarkan BB/U (p = 0,493), status gizi berdasarkan PB/U (p = 0,364), dan status gizi berdasarkan BB/PB (p = 0,869). Status pemberian IMD paling dominan berpengaruh terhadap ketahanan pemberian ASI eksklusif berdasarkan hasil uji statistic Regresi Logistik dengan nilai Exp (B) 5,602 (CI : 95% ; 1,673-18,891) yang berarti bahwa pemberian inisiasi menyusu dini 5,621 kali lebih cenderung mempengaruhi ketahanan pemberian ASI eksklusif pada bayi dibandingkan dengan yang tidak mendapatkan IMD.
PENGARUH PELATIHAN TERHADAP KETERAMPILAN TERAPI GENGGAM JARI PADA DENGAN RIWAYAT NYERI HAID Eva Ramayanti; Idola Perdana; Ryan Efendi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14438

Abstract

Nyeri haid merupakan keluhan yang muncul saat seorang perempuan berada pada masa menstruasi. Nyeri ini menyebabkan  kram yang  terpusat di abdomen bawah. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengurangi rasa nyeri menggunakan teknik relaksasi genggam jari. Tingginya kejadian nyeri haid dilingkungan Poltekkes Kemenkes Palu Prodi Tolitoli dan hampir seluruh dari mahasiswi ini belum mengetahui penanganan nyeri haid secara komplementer. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan adanya pengaruh pelatihan terhadap teknik relaksasi genggam jari pada mahasiswi dengan riwayat nyeri haid di Poltekkes Kemenkes Palu Prodi Tolitoli Tahun 2023. Penelitian ini merupakan Pre Eksperimaen One Group pre-post Test Design dengan Non Probability Sampling. Dalam penelitian ini jumlah sampelnya 17 orang dengan teknik total sampling. Uji validitas dan reabilitas yang digunakan dalam penelitian adalah uji conten dan contrut. Hasil penelitian kemudian di uji komparasi dengan Wilcoxon. Dari hasil penelitian sesudah melakukan pelatihan teknik relaksasi genggam jari dapat disimpulkan bahwa di dapatkan p-value 0,00 (? 0,05) sehingga ada pengaruh pelatihan terhadap keterampilan teknik relaksai genggam jari pada mahasiswi dengan riwayat nyeri haid di Poltekkes Kemenkes Palu Prodi Tolitoli Tahun 2023. Saran bagi responden diharapkan dapat memahami dan mengaplikasikan keterampilan teknik relaksasi genggam jari yang telah dilatih secara berkelanjutan agar dapat digunakan sebagai salah satu terapi komplementer yang relatif aman bila diterapkan dalam jangka waktu yang lama, mudah dan murah diaplikasikan serta dengan pelatihan minimal bisa diterapkan dengan baik untuk mengurangi nyeri khususnya nyeri haid.
SEHAT LAHIR DAN BATIN (Kajian Kesehatan Kulit dan Mental pada Pelajar Berasrama di Ma’had Al-Zaytun) Iis Humaeroh; Dahlia Nurdini; Iis Susiawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14446

Abstract

Semua aktivitas yang dilakukan manusia sadar atau tidak disadari merupakan bagian dari upayanya yang akan terus berpengaruh pada kesehatan lahir dan batinnya. Anggota tubuh manusia dari ujung rambut sampai ujung kepala merupakan organ yang perlu penanganan yang berbeda dalam perawatannya. Kulit manusia yang berada di bagian luar merupakan bagian tubuh yang berfungsi memproteksi atau menjadi penjaga terdepan dari serangan penyakit. Sehat fisik tidaklah cukup bagi manusia yang berakal dan berperadaban. Kesehatan mental atau rohani menjadi prioritas utama juga. Studi literatur ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data dari studi kepustakaan secara menyeluruh. Analisis data menggunakan metode induktif dan disajikan dalam bentuk deskriptif. Tujuan dari studi ini adalah untuk mendeskripsikan kesehatan fisik dan mental berdasarkan pendapat para ahli. Hasil dari studi ini adalah bahwa kunci menjaga kesehatan mental yaitu dengan bahagia, yakni kita menerima hal-hal yang menyenangkan dan yang tidak menyenangkan, memberikan cinta kepada semua makhluk tanpa syarat. Sedangkan untuk kesehatan fisik, khususnya kesehatan kulit kita perlu melakukan: menjaga kebersihan badan, pakaian, dan tempat, tidak begadang, olah raga, makan ikan sebagai sumber pro vitamin A, dan makan buah serta sayur mayur sebagai sumber vitamin dan serat untuk metabolisme yang baik bagi tubuh kita. Kesimpulannya bahwa perilaku hidup bersih dan sehat merupakan hal yang dianjurkan oleh pemerintah dan syariat agama.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, PERILAKU MENCUCI TANGAN TERHADAP KEJADIAN DIARE BALITA DI TINTING SELIGI Arianti Mutiara Ilsa; Zita Atzmardina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14447

Abstract

Diare merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pada anak dan balita. Diare menjadi penyebab kematian keildua pada balita. Diare balita tidak lepas dari pola asuh orang tua. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang kurang pada orang tua dapat menjadi perantara penularan diare pada balita. Salah satu perilaku ibu balita yang diduga berkaitan dengan kejadian diare adalah mencuci tangan yang kurang. Mencuci tangan menggunakan sabun dapat menurunkan angka kejadian diare hingga 47%. Hal ini penting diketahui oleh masayarakat agar dapat meningkatkan kesadaran untuk cuci tangan. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap dan perilaku mencuci tangan ibu teilrhadap kejadian diare pada balita. Penelitian analitik dengan desain cross sectional. Variabel bebas adalah pengetahuan, sikap dan perilaku ibu mencuci tangan. Variabelterikat adalah kejadian diare pada balita. Penelitian dilakukan di Desa Tinting Seligi kabupaten Kapulas Hulu. Pengambilan data menggunakan kuesioner. Jumlah sampel 81 orang. Hasil penelitian adalah Ibu balita yang mempunyai pengetahuan baik terhadap mencuci tangan sebanyak 46 orang (56,8%) dan pengetahuan kurang sebanyak 35 orang (43,2%) (PR=4,222, 95%CI=1,386 – 12,862).Ibu balita yang mempunyai sikap positif terhadap mencuci tangan sebanyak 38 orang (46,95) dan yang mempunyai sikap negatif sebanyak 43 orang (53,1%) (PR=4,163, 95%CI = 1,484 – 11,681). Ibu balita yang mempunyai perilaku baik terhadap mencuci tangan sebanyak 20 orang (24,7%) dan yang mempunyai perilaku kurang sebanyak 61 orang (75,3%) (PR=3,357, 95%CI=1,163 – 9,694). Terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan, sikap dan perilaku mencuci tangan Ibu terhadap kejadian diare pada balita di Deisa Tinting Seligi Kabupaten kapuas Hulu dengan p-value < 0,05.
ANALISIS KEPUASAAN DENGAN LOYALITAS PASIEN DALAM PELAYANAN ASUHAN KEPERAWATAN Fitra Mayenti; Dilgu Meri; Ika Permanasari
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14455

Abstract

Rumah sakit merupakan instansi kesehatan tempat masyarakat atau pasien dalam menerima pelayanan kesehatan yang optimal. Setiap pasien menginginkan pelayanan kesehatan yang baik karena pelayanan kesehatan merupakan salah satu kebutuhan setiap orang. Semua orang menginginkan untuk dihargai, dilayani, dan ingin memperoleh kedudukan yang sama di masyarakat. Pada kenyataanya dalam memberikan pelayanan kesehatan di Indonesia sering terdapat perbedaan antara pasien satu dengan pasien yang lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasaan dengan loyalitas pasien dalam pelayanan asuhan keperawatan. Penelitian ini menggunakan analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru dengan sampel sebanyak 53 pasien. Variabel independen kepuasaan dan variabel dependen loyalitas pasien yang diteliti secara bersamaan dengan menggunakan lembar kuesioner guna mengetahui secara statistik seberapa besar hubungan kepuasaan dengan  loyalitas pasien dalam pelayanan asuhan keperawatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 76% pasien menyatakan puas dengan pelayanan asuhan keperawatan di RS Bhayangkara dan sebanyak 60% pasien memiliki loyalitas yang tinggi dengan RS Bhayangkara. Hasil uji chi square menunjukkan bahwa ada hubungan antara kepuasan pasien dengan loyalitas pasien dalam pelayanan asuhan keperawatan (p value=0,017). diharapkan bidang pelayanan keperawatan di RS Bhayangkara perlu meningkatkan monitoring dan evaluasi terkait kepuasan pasien secara berkala agar Skualitas asuhan keperawatan yang diberikan lebih baik lagi.
HUBUNGAN KEYAKINAN REMAJA PUTRI DENGAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH BERDASARKAN TEORI HBM : LITERATURE REVIEW Adin Nasichah; Muji Sulistyowati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14463

Abstract

Anemia defisiensi besi merupakan anemia yang paling sering dialami orang, khususnya pada perempuan. Prevalensi anemia pada umur 13-18 tahun mencapai 22,7% (Riskesdas, 2013). Salah satu cara mengatasi anemia adalah dengan konsumsi tablet tambah darah, yang sesuai dengan surat edaran nomor HK.03.03/V/0595/2016 sehingga remaja putri mendapatkan tablet tambah darah dari Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Sikap remaja putri menjadi penyebab tidak mengonsumsi tablet tambah darah. HBM merupakan teori yang memprediksi orang akan mengambil tindakan untuk mencegah, mendeteksi atau mengendalikan kondisi penyakit. Tujuannya untuk mencari tahu, menganalisis pengaruh dalam kepatuhan konsumsi tablet tambah darah (TTD) dalam pencegahan anemia remaja berdasarkan teori HBM. Penyusunan jurnal menggunakan metode literature review dari beberapa referensi artikel dengan jurnal yang dipilih menetapkan yaitu antara tahun 2017-2022 (lima tahun terakhir) dengan kata kunci konsumsi tablet tambah darah, remaja putri, HBM. Variabel HBM yaitu perceived benefits dan perceived self efficacy memiliki hubungan atau berpengaruh terhadap kepatuhan remaja putri dalam konsumsi tablet tambah darah. Perceived barriers memiliki hubungan yang lemah, sedangkan perceived susceptibility dan perceived severity tidak berhubungan atau tidak berpengaruh. Faktor pendukung dari kepatuhan remaja adalah dar guru dan media berupa video. Dapat disimpulkan bahwa tidak semua variabel dari variabel HBM berpengaruh terhadap kepatuhan remaja putri dalam konsumsi tablet tambah darah.
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN MENGGUNAKAN MEDIA BUKLET DAN CATATAN HARIAN MAKAN TERHADAP POLA MAKAN ANAK Andin Sefrina; Norif Didik Nur Imanah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14473

Abstract

Pemenuhan dan pengaturan makan anak yang buruk oleh orang tua cenderung mengakibatkan pola makan yang buruk pada anak yang bisa terjadi di masa mendatang. Oleh karena itu, perlu tindakan atau intervensi tertentu untuk memperbaiki pola makan anak, mencegah terjadinya malnutrisi, stunting atau gangguan tumbuh kembang anak di masa mendatang. Salah satu tindakan yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan edukasi kesehatan tentang gizi anak dan pencatatan pola makan anak untuk perbaikan pola makan anak. Tujuan penelitian ini mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan menggunakan media buklet dan catatan harian makan terhadap perubahan pola makan anak. Desain penelitian berupa rancangan pra-eksperimen pretest – posttest single group dengan metode sampling purposive. Instrumen penelitian berupa kuisioner, lembar rekap, buklet edukasi dan buklet pencatatan harian makan. Analisis data yang digunakan berupa analisis univariat dan bivariat (Wilcoxon Signed Rank).  Hasil penelitian meliputi karakteristik responden pada penelitian ini diantaranya usia responden terbanyak yaitu 31-34 tahun dan 35-38 tahun masing-masing sebanyak 26,3%, serta tingkat pendidikan terbanyak dari responden adalah tingkat pendidikan SMP/SLTP sebanyak 68,4%. Hasil analisis data bivariat perbedaan mean pola makan anak sebelum dan setelah intervensi menunjukkan data p value 0,317 atau p value > 0,05. Kesimpulannya pendidikan kesehatan menggunakan buklet dan catatan harian makan tidak efektif terhadap perubahan pola makan anak. Perlu dilakukan penelitian lanjutan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pola makan anak dan penelitian tentang cara-cara untuk memperbaiki pola makan anak seperti terapi komplementer untuk meningkatkan nafsu makan anak.
EVALUASI PROGRAM BULAN IMUNISASI ANAK SEKOLAH (BIAS) DI DINAS KESEHATAN KOTA SURABAYA BERDASARKAN PENDEKATAN SISTEM Eva Flourentina Kusumawardani; Mardi Fadillah; Laila Apriani Hasanah Harahap; Firman Firdauz Saputra; Meutia Paradhiba; Onetusfifsi Putra; Nasrianti Syam; Perry Boy Chandra Siahaan; Rubi Rimonda
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14480

Abstract

The government is holding a School Child Immunization Month (BIAS) with the aim of protecting against diseases that can be prevented by immunization (PD3I) until school age. The background was when children enter elementary school age there was a decrease in the level of immunity obtained during immunization when infants. The research objective was a description of the BIAS program based on a systems approach (input, process and output) using a descriptive design. Data collection was carried out by means of in-depth interviews with a number of 3 (three) informants consisting of 1 (one) immunization program coordinator, 1 (one) head of surveillance and immunization section, and 1 (one) health information system employee. BIAS activity reports were reported in stages according to the data source (from the Puskesmas) to the District/City Health Office, then the District/City Health Office conducts analysis and interpretation of the data for the needs of the immunization program. The Surabaya City Health Office through the Health Information System (SIK) unit is the first door in the flow of data processing and analysis. The priority problem that needs to be resolved immediately was the availability of the School Children's Health Report Card, as a media for recording the results of health screening in school children in which there was an immunization variable. The health report card for school children was one of the media that can provide education about the health status of school children, in the development of changes to the schedule and types of immunization in the BIAS program, it was necessary to record and report the immunization status of school children in an orderly manner. Strong commitment across programs and across sectors in all lines of society so that the death rate from PD31 will decrease.
PENYAKIT INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS LHOKNGA DAN SIMPANG TIGA KABUPATEN ACEH BESAR Murniati Murniati; Aulina Adamy; Melania Hidayat; Fahmi Ichwansyah; Asnawi Abdullah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14481

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit dengan angka mortalitas dan morbiditas tertinggi di dunia. Penelitian terdahulu telah mengkonfirmasi hubungan karakteristik rumah dengan kejadian ISPA. Namun di lokasi penelitian, belum ditemukan studi yang melaporkan temuan serupa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik rumah dengan kejadian ISPA. Penelitian ini menggunakan desain Cross-sectional. Populasi adalah pasien yang berkunjungan ke Puskesmas Lhoknga dan Puskesmas Simpang Tiga pada bulan Juli-Oktober 2020 berjumlah 5,220 orang. Sampel sebanyak 132 responden, yaitu responden yang memenuhi kriteria inklusi yang ditetapkan oleh peneliti. Data dianalisis secara univariat, bivariat dan multivariat. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi-square pada tahapan bivariat dan uji regresi logistik berganda pada tahapan multivariat. Penelitian ini menemukan proporsi kejadian ISPA di lokasi penelitian sebesar 54,55%. Faktor karakteristik rumah yang konsisten berhubungan dengan kejadian ISPA adalah kondisi atap rumah (OR:16,7; p-value: 0,001), kelembaban di dalam rumah (OR: 12,1; p-value: 0,001) dan suhu di dalam rumah (OR:7,3; p-value: 0,004). Sementara itu, kualitas udara tidak konsisten berhubungan secara signifikan dengan kejadian ISPA (OR: 5,6; p-value: 0,141). Determinan utama penyebab kejadian ISPA adalah kondisi atap rumah yang tidak memenuhi persyaratan kesehatan. Sedangkan kelembaban dan suhu di dalam rumah juga merupakan determinan penting kejadian ISPA. Diharapkan kepada petugas kesehatan dapat memberikan edukasi terkait penyebab kejadian ISPA, khususnya berkaitan dengan kondisi rumah dan kelembaban di dalam rumah.

Page 35 of 435 | Total Record : 4346