cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEMAMPUAN PERAWAT DALAM PENANGANAN AWAL PASIEN CEDERA KEPALA DIRUANG IGD RSUD DEPATI BAHRIN SUNGAILIAT TAHUN 2024 yani, desti; Anggraini, Rima Berti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31915

Abstract

Cedera kepala adalah cedera yang mengenai bagian kepala yang dapat disebabkan oleh benturan benda tumpul maupun luka karena benda tajam. Di indonesia cidera kepala merupakan salah satu penyebab utama dari kematian pada kasus-kasus kecelakaan lalu lintas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kemampuan perawat dalam penanganan awal pasien cedera kepala di RSUD Depati Bahrin Sungailiat Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study. Populasi penelitian ini adalah 19 perawat yang bekerja di IGD RSUD Depati Bahrin Sungailiat Tahun 2024. Besaran sampel yang dipilih adalah 19 perawat yang dipilih menggunakan total sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada 28 mei – 1 juni 2024. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa terdapat hubungan antara faktor tingkat pengetahuan(P-value = 0,020),usia (P-value = 0,005), lama kerja (P-value = 0,020), pendidikan (P-value = 0,023) dengan kemampuan perawat dalam penanganan awal pasien cedera kepala di IGD RSUD Depati Bahrin Sungailiat Tahun 2024. Saran dalam penelitian ini diharapkan tenaga kesehatan terus meningkatkan skil dalam penanganan pasien gawat darurat dengan mengikuti pelatihan-pelatihan kegawat daruratan.
HUBUNGAN TINGKAT SKALA DEPRESI DENGAN KEJADIAN INKONTINENSIA URINE PADA LANSIA DI YAYASAN ALKAUTSAR PALU Kaeta, Iwan; Suaib, Suaib; Dg. Masikki, Maharani Farah Dhifa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31933

Abstract

Inkontinensia urin adalah masalah umum yang sering menyerang lansia. beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya inkontinensia urin, seperti melemahnya otot dasar panggul yang menopang kandung kemih, kontraksi kandung kemih yang tidak teratur, penggunaan obat diuretik, konsumsi obat penenang yang berlebihan, peradangan saluran kemih, dan bahkan faktor psikologis seperti depresi. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan tingkat skala depresi dengan kejadian inkontinensia urine pada lansia di Yayasan Alkautsar Palu. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan Cross-sectional menggunakan desain korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang berada di Yayasan Alkautsar Palu yang berjumlah 134 orang, dengan tehnik pengambilan sampel purposif sampling dengan jumlah sampel 47 orang. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 47 responden memiliki tingkat skala depresi berat adalah 26 responden (55,3%) dan yang memiliki inkontinensia urine berat adalah 30 responden (63,8%), hasil penelitian dari 47 responden menggunakan uji statistik rank Spearman  p = 0,000 (p < 0.05). Simpulan: Ada hubungan tingkat skala depresi dengan kejadian inkontinensia urine pada lansia di Yayasan Alkautsar Palu. Saran: Bagi Yayasan Alkautsar Palu hasil penelitian ini, diharapkan dapat memberikan masukan kepada semua pihak, baik masyarakat, pemerintah maupun tenaga kesehatan setempat terkait dengan peran mereka untuk mendukung interaksi sosial agar lansia tersebut tidak mengalami depresi yang berakibat pada inkontinensia urine.
FORMULASI SEDIAAN HIDROGEL DAUN MIANA (COLEUS SCUTELLARIOIDES (L.) BENTH) : UJI STABILITAS FISIK DAN UJI SPF Sandala, Ecleysia Retika Frolen; Siampa, Jainer Pasca; Abdullah, Surya Sumantri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31942

Abstract

Suatu sediaan diperlukan evaluasi untuk efektivitas seperti nilai SPF untuk tabir surya dan memiliki kestabilan yang baik. Suatu sediaan yang stabil tidak akan mengalami perubahan selama masa penyimpanan pada kondisi uji. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur nilai SPF sediaan hidrogel ekstrak etanol daun miana dan menguji kestabilannya. Metode pengukuran nilai SPF menggunakan metode mansur dan untuk stabilitas menggunakan metode cycling test. Ekstrak daun miana diuji untuk aktivitas tabir surya dan digunakan dalam pembuatan hidrogel dengan variasi karbopol 940 (F1: 0,5%, F2: 0,75%, F3: 1%). Hasilnya nilai SPF tertinggi ekstrak adalah 22,60, sementara SPF hidrogel adalah 21,07 (F1), 21,18 (F2), dan 21,23 (F3). Evaluasi sediaan pada F2 dan F3 memenuhi standar, tetapi semua formula menunjukkan tidak adanya perubahan yang signifikan setelah di uji cycling test. Maka dari itu, F2 menjadi formula yang optimum untuk digunakan sebagai sediaan tabir surya yang stabil secara fisik.
TINJAUAN KOREKSI KLAIM BPJS RAWAT JALAN GUNA MENUNJANG KUALITAS PENGKLAIMAN DI RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI JAWA BARAT Hadijah, Aini; Monica, Rizqy Dimas
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31952

Abstract

Studi pendahuluan di bagian klaim BPJS Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat bahwa dalam pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), masih terdapat koreksi klaim rawat jalan oleh verifikator BPJS Kesehatan. Data Klaim BPJS Kesehatan di RSJ Provinsi Jawa Barat menunjukan bahwa dalam pengajuan klaim rawat jalan pada bulan september sampai november 2023 terdapat koreksi klaim sebanyak 1,23% atau sebanyak 60, berkas klaim yang diajukan yaitu sebanyak 4.852 berkas. Penulis menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah koreksi klaim rawat jalan pada Mei-Desember 2023 sebanyak 390 berkas dengaan menggunakan Non probability sampling dengan teknik Saturation Sampling. Hasil penelitian di RSJ Provinsi Jawa Barat masih belum tersedia secara tertulis Standar Prosedur Operasional (SPO) dan alur penanganan koreksi klaim rawat jalan kemudian dari 390 berkas sampel yang diteliti terdapat 5 kriteria koreksi klaim rawat jalan tertinggi yaitu berdasarkan kode ICD 10 sebanyak 237 berkas klaim koreksi atau sebesar 60,76% dengan penyebab 236 kode tidak sesuai (turun satu kelas), 1 bukan APS pasien menolak dirawat dan minta untuk berobat jalan. Penulis menyimpulkan bahwa belum ada Standar Prosedur Operasional (SPO) tertulis untuk koreksi klaim rawat jalan, yang menyebabkan ketidakseragaman dan potensi kesalahan. Jumlah koreksi klaim rawat jalan cukup tinggi, dengan 390 klaim dikoreksi dari 12.284 berkas klaim pada periode Mei-Desember 2023, di mana kode ICD 10 237 paling sering dikoreksi (60,76%). Meskipun kualitas pengklaiman dinilai baik, rumah sakit menghadapi kendala seperti keterlambatan data dari BPJS dan ketidakjelasan data. Upaya perbaikan telah dilakukan, termasuk koordinasi dengan pihak terkait dan peningkatan ketepatan petugas.
HUBUNGAN KEBIASAAN MEMBACA LABEL GIZI DENGAN STATUS GIZI MAHASISWA FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA Maharani, Shafira Kusuma
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31959

Abstract

Pola konsumsi masyarakat terjadi pergeseran menjadi beralih untuk konsumsi makanan siap saji dan makanan kemasan karena lebih praktis dan mudah dijumpai. Pergeseran tersebut perlu dikendalikan karena pangan kemasan umumnya memiliki kandungan natrium, gula, maupun lemak yang cukup tinggi. Status gizi dipengaruhi secara langsung oleh asupan makanan. Mengetahui cara membaca dan membiasakan membaca label informasi nilai gizi dapat sebagai pencegahan ketidakseimbangan asupan yang masuk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan membaca label informasi nilai gizi pada makanan kemasan dengan status gizi mahasiswa S-1 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga. Penelitian ini menggunakan desain penelitian potong melintang (cross sectional) dengan populasi mahasiswa S-1 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Surabaya. Sampel dipilih dengan teknik proportional random sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 183 mahasiswa (66 mahasiswa S-1 Gizi dan 117 mahasiswa S-1 Kesehatan Masyarakat). Pengambilan data berupa pengukuran antropometri (tinggi badan dan berat badan) oleh peneliti dan pengisian kuesioner (karakteristik responden dan kebiasaan membaca label informasi nilai gizi) oleh responden. Pengukuran antropometri digunakan untuk mengetahui status gizi responden. Data yang telah didapatkan dianalisis menggunakan uji statistik spearman rho. Hasil penelitian diperoleh bahwa mayoritas responden memiliki status gizi normal (57,9%) dan kebiasaan membaca label informasi nilai gizi yang cukup (62,8%). Hasil analisis hubungan antara kebiasaan membaca label informasi nilai gizi dengan status gizi menunjukkan nilai p-value 0,022 dengan r=+0,170. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa kebiasaan membaca label informasi nilai gizi dapat mempengaruhi status gizi.
ANALYSIS OF FACTORS INFLUENCING STRESS IN BREASTFEEDING MOTHERS Alfiani, Titi; Rochana, Siti; Puspaneli, Iva; Suwariyah, Puji; Sefrina, Andin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31972

Abstract

Stres pada ibu menyusui dapat mempengaruhi produksi ASI. Ibu menyusui yang mengalami stres memiliki produksi ASI lebih rendah dibandingkan dengan ibu yang tidak mengalami stress. Stres pada ibu menyusui yang berlangsung secara terus-menerus berpengaruh terhadap keberlangsungan pemberian ASI Eksklusif. Faktor-faktor yang mempengaruhi stres pada ibu menyusui diantaranya pengetahuan ibu tentang menyusui, usia, dukungan suami, status ekonomi, dan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi stres Ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Kesugihan I Cilacap. Metode penelitian ini menggunakan penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional. Responden dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi 0-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kesugihan I. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Data yang terkumpul dan memenuhi criteria dianalisa secara univariat, bivariat menggunakan chi square dan multivariat dengan regresi logistik. Hasil penelitian menggunakan Uji Chi Square menunjukkan ada variabel yang mempengaruhi stres pada ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas Kesugihan I Cilacap yaitu pengetahuan, dukungan suami, status ekonomi, dan status pekerjaan.  Hasil uji multivariat regresi logistik menunjukkan dukungan suami. menjadi faktor dominan yang berpengaruh terhadap stres pada ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas Kesugihan I. Kesimpulan penelitian ini dukungan suami dan tingkat pengetahuan menjadi faktor dominan yang berpengaruh terhadap stres pada ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas Kesugihan I
TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KOMUNIKASI INFORMASI DAN EDUKASI OBAT DI PUSKESMAS TATELU KABUPATEN MINAHASA UTARA Sundalangi, Chania Feronika; Lolo, Widya Astuty; Jayanto, Imam
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31974

Abstract

Pelayanan kefarmasian merupakan pelayanan kesehatan yang berkaitan dengan sediaan farmasi dengan tujuan untuk meningkatkan mutu kehidupan pasien. Komunikasi informasi dan edukasi (KIE) Obat merupakan salah satu pelayanan kefarmasian yang dilakukan di puskesmas. Pelayanan komunikasi informasi dan edukasi obat merupakan pelayanan komunikasi yang berupa interaksi dengan pasien yang bertujuan untuk menyampaikan informasi dan mengedukasi pasien seputar penggunaan obat untuk mencegah penggunaan obat yang salah. Pelayanan Komunikasi Informasi dan Edukasi obat yang bermutu dapat mempengaruhi kelancaran proses penggunaan obat oleh pasien sehingga pengukuran tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan komunikasi informasi dan edukasi dapat menjadi tolak ukur keberhasilan dari pelayanan komunikasi informasi dan edukasi obat di Puskesmas. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan komunikasi informasi dan edukasi obat di Puskesmas Tatelu. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan menggunakan rumus slovin dan data pada penelitian ini dikumpulkan dari 92 responden dengan menggunakan kuesioner yang berisi 14 pernyataan terkait komunikasi informasi dan edukasi obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan Komunikasi Informasi dan Edukasi Obat menunjukan persentase 85,8%. Dapat disimpulkan bahwa tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan KIE obat di Puskesmas Tatelu berada dalam kategori sangat puas.
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN OBAT ANTIBIOTIK DENGAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) DAN MAXIMUM MINIMUM STOCK LEVEL (MMSL) DI RUMAH SAKIT TINGKAT II ROBERT WOLTER MONGISIDI MANADO Kainde, Michelle Angela; Lolo, Widya Astuty; Jayanto, Imam
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31975

Abstract

Kejadian stagnant dan stockout merupakan masalah yang sering terjadi di Rumah Sakit. Hal ini dapat mempengaruhi mutu pelayanan obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit jika tidak dilakukan pengendalian persediaan yang tepat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengendalian persediaan di Rumah Sakit Robert Wolter Mongisidi Manado dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Maximum Minimum Stock Level (MMSL) berdasarkan kategorinya. Berdasarkan hasil penelitian diketahui jumlah antibiotik dengan metode EOQ yang termasuk kategori stagnant yaitu 18 (37,5%) jenis, jumlah antibiotik stockout yaitu 23 (47,92%) jenis, dan jumlah antibiotik stok normal yaitu sebanyak 7 (14,58%) jenis. Sedangkan dengan metode pengendalian MMSL, jumlah antibiotik pada kategori stagnant memiliki presentase lebih tinggi menjadi 10 (20,83%) jenis, pada kategori antibiotik stockout yaitu 36 (75%) jenis, dan untuk antibiotik stok normal sebanyak 2 (4,17%) jenis . Hal ini menunjukkan bahwa metode EOQ memberikan hasil yang lebih baik dalam kategori stockout sedangkan metode MMSL memberikan hasil yang lebih baik dalam kategori stagnant.
TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN TERHADAP PELAYANAN INFORMASI OBAT (PIO) DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT TINGKAT II ROBERT WOLTER MONGISIDI MANADO Tambahani, Anggita Ekawanti Juvenisti; Lolo, Widya Astuty; Jayanto, Imam
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31976

Abstract

Pelayanan informasi obat sangat dibutuhkan dalam penanganan terapi terlebih kepada pasien rawat jalan yang membutuhkan informasi yang jelas untuk keberhasilan terapi yang dijalani. Keberhasilan dari pelayanan informasi obat yang diberikan dapat diukur dengan indikator kepuasan. Kepuasan pasien dapat mencerminkan kualitas dari pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien dengan membandingkan pelayanan yang sesuai dengan harapan dan kenyataan terhadap pelayanan yang diberikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan informasi obat yang diberikan oleh Apoteker dan petugas kefarmasian kepada pasien rawat jalan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Tingkat II Robert Wolter Mongisidi Manado. Jenis penelitian yang digunakan bersifat deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data diperoleh menggunakan kuesioner. Sampel dalam penelitian menggunakan teknik pengambilan sampel dengan metode Accidental Sampling dengan perhitungan menggunakan rumus slovin dan jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 97 responden. Analisis data menggunakan analisis gap untuk menghitung skor dari Service Quality. Hasil dari analisis berdasarkan aspek dimensi SERVQUAL yaitu dimensi berwujud (tangible); 0,243, kehandalan (reliability); -0,422, ketanggapan (responsiveness); -0,233, jaminan (assurance); -0,058 dan empati (empathy); -0,123. Secara keseluruhan kepuasan pasien rawat jalan yang diperoleh sebesar –0,118 dimana termasuk dalam rentang negatif sehingga disimpulkan pasien rawat jalan belum puas terhadap pelayanan informasi obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Tingkat II Robert Wolter Mongisidi Manado.
HUBUNGAN PENGETAHUAN PERILAKU SEKS BEBAS TERHADAP KEJADIAN KEHAMILAN REMAJA Januar Safitri, Diella; Surani, Endang; Jannah, Muliatul
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31991

Abstract

Masa remaja adalah masa transisi dari masa anak menuju masa dewasa. Salah satu permasalahan yang banyak menjadi perhatian adalah perilaku seks bebas pranikah di kalangan remaja. Berdasarkan data Riskesdas 2018, di Indonesia terdapat remaja perempuan usia 10-19 tahun pernah hamil 58,8% dan 25,2% sedang hamil, dengan proporsi terbesar berada di wilayah pedesaan.kehamilan remaja adalah kehamilan yang terjadi pada wanita di bawah usia 20 tahun.Penyebab kehamilan remaja adalah kurangnya pendidikan seks atau pengetahuan kesehatan reproduksi, sikap permisif dalam lingkungan sosial, dampak negatif perkembangan teknologi dan pengaruh teman. dan pola asuh orang tua. Upaya peningkatan kesadaran terhadap kehamilan remaja perlu didorong dengan menunda hubungan seks dini, memberikan konseling dan informasi pencegahan kehamilan remaja.. Metode  yang  digunakan  pada penulisan  artikel ini  merupakan literature  review. Pencarian artikel  nasional  dan  internasional memakai database yang sesuai yaitu google scholar, pubmed science direct dengan pengecekan indeks melalui SINTA  dan  Scopus.Artikel  kemudian  dipilih  berdasarkan  kriteria  inklusi  dan  ekslusi yang  telah ditentukan yaitu terbit 5 tahun terakhir (dari tahun 2019-2023), artikel original, artikel dapat di akses secara penuh. Sehingga menghasilkan total 6 artikel. Hasil penelitian dari 6 artikel yang mencakup 4 artikel  jurnal  nasional  dan  2  artikel jurnal  internasional. Menunjukan ada hubungan pengetahuan dan perilaku seks bebas, bahwa kurangnya pengetahuan tentang seks bebas dan seringkali penyebab dari perilaku yang beresiko dilakukan remaja sehingga berakibatkan kehamilan yang tidak di inginkan dan kurangnya sumber informasi yang diperoleh remaja kurang dipahami secara luas.