cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
EFEK ANTIDIABETIK EKSTRAK DAUN INSULIN (Tithonia Diversifolia A. Gray) PADA TIKUS PUTIH (Rattus Norvegicus L) YANG DIINDUKSI ALOKSAN Sinaga, Sani Monita; Meutia, Rena Meutia; Suandy
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32025

Abstract

Menurut data World Health Organization (WHO), terdapat 422 juta penderita diabetes di seluruh dunia, meningkat sekitar 8,5% dari kalangan orang dewasa, dan diperkirakan 2,2 juta kematikan akibat diabetes di bawah usia 70 tahun, terutama di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Di Indonesia prevalensi DM pada tahun 2020 sebesar 3,4%. Diabetes Melitus adalah penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah yang seiring waktu menyebabkan kerusakan serius. Diabetes mellitus biasanya diobati menggunakan obat Antidiabetika oral, seperti Metformin. Namun, seiring dengan berkembangnya teknologi dan pengetahuan dalam berbagai aspek kehidupan termasuk dalam bidang kesehatan, membuat masyarakat lebih banyak beralih lebih memilih pengobatan tradisonal karena dianggap lebih menguntungkan dan tidak menimbulkan toksin.  Salah satu tanaman yang bersifat antidiabetik yaitu daun insulin (Tithonia diversifolia A. Gray). Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh dan dosis efektif ekstrak daun insulin pada tikus yang diinduksi aloksan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan mengelompokkan 25 ekor tikus putih jantan menjadi 5 kelompok perlakuan, yaitu kontrol negatif (aquadest), kontrol positif (metformin), dosis 1 (200mg/kgBB), dosis 2 (400mg/kgBB), dosis 3 (600mg/kgBB). Seluruh tikus diinduksi menggunakan aloksan sampai kadar glukosa darah >200mg/dL, pemeriksaan glukosa darah dilakukan 2 hari setelah diberikan perlakuan. Analisis data meggunakan uji One-Way Anova dilanjutkan uji Post-Hoc LSD. Hasil penelitian ini adalah ekstrak daun insulin memiliki pengaruh dalam menurunkan kadar glukosa darah dengan dosis 2 (400mg/kgBB) adalah dosis yang efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah. Kesimpulan pada penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh penurunan bermakna rerata kadar glukosa darah pada setiap kelompok.
HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI IBU TERHADAP KEJADIAN MALNUTRISI PADA BALITA USIA 1-3 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARANG ASAM KELURAHAN KARANG ASAM ULU KOTA SAMARINDA: Indonesia Fahri, Windu; Pahrian, Windu; Wahyuni, Tri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32027

Abstract

Malnutrisi dapat terjadi karena kurangnya makanan buah dan sayur yang dapat mengakibatkan kurangnya asupan vitamin C yang dapat menimbulkan perdarahan terhadap gusi. dari Dinas Kesehatan Kalimantan Timur pada tahun 2017 menyatakan jumlah anak usia di bawah lima tahun yang mengalami malnutrisi tergolong tinggi, yakni 30,6 % dari total balita. Sedangkan di Kota Samarinda sendiri tercatat 28,8 % anak usia di bawah lima tahun yang mengalami malnutrisi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi gambaran karakteristik responden ibu dengan usia ibu, pekerjaan ibu, dan tingkat pendidikan ibu terhadap kejadian malnutrisi pada balita usia 1-3 tahun di wilayah Puskesmas Karang Asam Kelurahan Karang Asam Ulu Kota Samarinda. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 178 balita Penelitian ini menggunakan metode Purposive Sampling. Pengetahuan Gizi Ibu didapatkan hasil uji chi square pengetahuan gizi ibu dengan malnutrisi pada balita didapatkan hasil p value = 0,000 terdapat hubungan antara pengetahuan gizi ibu dan malnutrisi pada balita 1-3 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Karang Asam Kelurahan Karang Asam Ulu Kota Samarinda. Hasil uji chi square pengetahuan gizi ibu dengan malnutrisi pada balita didapatkan p value = 0,000 ada hubungan dimana hubungan maka dapatkan disimpulkan Ha diterima.
FORMULASI SEDIAAN MASKER GEL DARI EKSTRAK ETANOL BUAH LABU KUNING (CUCURBITA MOSCHATA DURCH) Marpaung, Cheicelia; Rusip, H. Gusbakti; Juli, Nerly
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32036

Abstract

Labu kuning (Cucurbita moschata durch) merupakan salah satu tanaman yang mengandung karotenoid paling banyak. Karotenoid berperan sebagai antioksidan yang melawan tanda-tanda penuaan kulit akibat radikal bebas. Masker gel merupakan salah satu produk riasan wajah yang paling mudah dan efektif digunakan. Penelitian ini dilakukan untuk membuat masker gel dengan metode ekstraksi dingin dari etanol yang diperoleh dari buah labu kuning. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Produksi etanol melibatkan ekstrak labu kuning melalui maserasi menggunakan etanol 96%. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah buah labu kuning yang terdiri dari konsentrasi berbeda yaitu 0%, 2%, 4%, 6%.Hasil pemeriksaan mutu sediaan uji organoleptis menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi ekstrak buah labu kuning dalam sediaan masker gel maka warna semakin pekat dan aroma semakin tajam, uji homogenitas sediaan menunjukkan susunan yang homogen, uji pH yang dihasilkan 8,26 – 8,75. Uji kesiapan pengeringan memakan waktu 15-25 menit, uji daya sebar 3 – 5,5 cm, dan uji iritasi kulit sukarelawan tidak menunjukkan positif iritasi kulit. Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa turunan etanol dari buah dapat dijadikan masker gel.
UJI EFEKTIVITAS ANTIINFLAMASI SEDIAAN HIDROGEL DAUN MIANA (COLEUS SCUTELLARIOIDES [L.] BENTH) SECARA IN VIVO Rorrong, Arnelita Gloryensha; Siampa, Jainer Pasca; Abdullah, Surya Sumantri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32038

Abstract

Daun Miana (Coleus scutellarioides [L.] Benth) merupakan salah satu tanaman herbal yang memiliki berbagai aktivitas farmakologi, termasuk antiinflamasi. Inflamasi merupakan reaksi lokal pada jaringan vaskular terhadap cedera yang ditandai dengan gejala, seperti rubor (kemerahan), kalor (panas), dolor (nyeri), dan tumor (pembengkakan). Basis gel yang umum digunakan dalam sediaan farmasi adalah gel hidrofobik dan gel hidrofilik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antiinflamasi ekstrak daun miana dan efektivitas antiinflamasi dari sediaan hidrogel ekstrak daun miana serta evaluasi sifat fisik sediaan hidrogel antiinflamasi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium dengan rancangan acak lengkap dimana formula sediaan hidrogel dari ekstrak etanol daun miana dengan variasi konsentrasi 0,5%, 0,75%, dan 1% yang diinduksi formalin 1% pada kaki tikus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada uji in vivo dan formula sediaan hidrogel ekstrak etanol daun miana secara signifikan dapat menurunkan edema kaki tikus pada konsentrasi 1%, yang menunjukkan efek antiinflamasi tidak berbeda nyata dengan kontrol positif. Pada sediaan hidrogel ekstrak etanol daun miana memenuhi standar persyaratan yang baik untuk evaluasi sifat fisik, yaitu organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya lekat, dan daya sebar. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa hidrogel ekstrak etanol daun miana memiliki efektivitas sebagai antiinflamasi dan dapat digunakan sebagai pengobatan antiinflamasi.
PERBEDAAN MORFOLOGI NEUTROFIL DAN LIMFOSIT PADA APUSAN DARAH TEPI METODE GIEMSA MENGGUNAKAN BUFFER FOSFAT, AQUADEST DAN NaCl FISIOLOGIS Mustafa, Arjun; Astuti, Tri Dyah; Widyantara, Aji Bagus
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32041

Abstract

Pewarna giemsa untuk sediaan darah menggunakan pengencer larutan buffer fosfat. Buffer fosfat dapat diganti dengan larutan pengencer lain asalkan memiliki sifat buffer dan pH yang sesuai dengan larutan penyangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan morfologi neutrofil dan limfosit pada apusan darah tepi dengan giemsa yang diencerkan buffer fosfat, aquadest dan Nacl fisiologis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Besar sampel yang di gunakan untuk penelitian ini adalah 1 sampel dengan 9 kali pengulangan dan 3 perlakuan yang berbeda. Analisis data dilakukan dengan uji statistik menggunakan uji normalitas Shapiro-wilk karna sampel kurang dari 50 dan didapatkan hasil terdistribusi tidak normal sehingga dilanjutkan dengan uji kruskal wallis menggunakan SPSS. Variabel terikat penelitian yaitu neutrofil dan limfosit hasil pewarnaan. Variabel bebas penelitian yaitu larutan buffer fosfat, aquadest dan NaCl fisiologis. Hasil pengamatan morfologi neutrofil dan limfosit dengan giemsa yang diencerkan buffer fosfat ditemukan semua morfologi dalam kategori baik (100%). Giemsa yang diencerkan aquadest ditemukan morfologi neutrofil 78% dan 100% limfosit kategori baik. Giemsa yang diencerkan NaCl fisiologis ditemukan morfologi neutrofil 22% dan 44% limfosit kategori baik. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan terdapat perbedaan hasil morfologi neutrofil dan limfosit pada apusan darah tepi dengan giemsa yang diencerkan buffer fosfat, aquadest dan NaCl fisiologis dengan nilai sig (p-value) sebesar 0,000 (<0,05).
UJI EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK PARE BELUT (TRICHOSANTHES CUCUMERINA L) TERHADAP BAKTERI PSEUDOMONAS AERUGINOSA DAN KLEBSIELLA PNEUMONIAE PENYEBAB INFEKSI SALURAN KEMIH Kelen, Intan Chayati Anum; Astuti, Tri Dyah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32054

Abstract

Infeksi saluran kemih (ISK) adalah suatu reaksi inflamasi pada sel urothelial yang melapisi saluran kemih. Infeksi saluran kemih dapat disebabkan oleh berbagai mikroorganisme, seperti bakteri, virus dan jamur. Namun, infeksi ini sering disebabkan oleh bakteri. Salah satu bakteri penyebab ISK yaitu bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Klebsiella pneumoniae. Infeksi bakteri dapat diobati dengan antibiotik (sintetis), namun penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat menyebabkan resistensi antibiotik. Saat ini sebagian masyarakat memanfaatkan tanaman herbal atau obat tradisional sebagai pengobatan alternatif, salah satunya tanaman pare belut. Pare belut memiliki kandungan senyawa Tanin, Flavonoid, Alkaloid, dan Saponin sebagai antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui uji efektivitas antibakteri ekstrak pare belut (Trichosanthes cucumerina l) terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Klebsiella pneumoniae Penyebab ISK. Penelitian ini dilakukan dengan metode difusi cakram yang hasilnya dapat dilihat dari zona hambat yang terbentuk. Data yang diperoleh diolah menggunakan statistik uji Two Way ANOVA dilanjutkan dengan uji Post Hoc Tes untuk menentukan perlakuan yang terbaik yang sebelumnya sudah dilakukan uji kesamaan varian dengan uji levene. Jika hasil uji variannya sama maka dilakukan uji SNK (Uji Student Newman-Keuls). Kesimpulan penelitian menunjukkan ekstrak pare belut konsentrasi 100% memiliki zona hambat yang terbesar dalam menghambat pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Klebsiella pneumoniae, dengan rerata diameter zona hambat terbesar sebesar 18,2 mm untuk Pseudomonas aeruginosa dan 21,2 mm untuk Klebsiella pneumoniae.  
HUBUNGAN RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN STATUS GIZI BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANGKALAN Huda
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32071

Abstract

Balita merupakan usia golden age karena keberhasilan pertumbuhan dan perkembangan akan ditentukan pada periode ini. Dalam mengoptimalkan periode ini penting untuk memantau pertumbuhan balita dengan melihat status gizi. Status gizi dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor secara tidak langsung salah satunya yaitu riwayat pemberian ASI eksklusif. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara riwayat ASI eksklusif dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Bangkalan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode observasional analitik dan desain penelitian cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 60 balita yang dipilih dengan menggunakan teknik propotional random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara dengan menggunakan kuesioner riwayat pemberian ASI eksklusif yang terdiri dari 5 pertanyaan. Hasil penelitian ini, kemudian dianalisis dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar balita mendapatkan ASI eksklusif (51,7%). Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan antara riwayat pemberian ASI eksklusif dengan status gizi berdasarkan indeks BB/U (p=0,500) dan indeks BB/PB (p=1,000). Namun, terdapat hubungan dengan indeks PB/U (p=0,039). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa riwayat pemberian ASI eksklusif dapat mempengaruhi status gizi berdasarkan indeks PB/U. Oleh karena itu, diharapkan ibu balita mengikuti kegiatan edukasi untuk menambah pengetahuan dan pentingnya ASI eksklusif serta rutin ke posyandu untuk memantau pertumbuhan balita. 
FORMULASI DAN UJI EFEKTIVITAS ANTIOKSIDAN SEDIAAN HIDROGEL EKSTRAK ETANOL DAUN MIANA (COLEUS SCUTELLARIOIDES (L.) BENTH) Desinta, Ni Wayan; SIAMPA, JAINER PASCA; MANSAUDA, KARLAH LIFIE RIANI
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32072

Abstract

Antioksidan diperlukan untuk melindungi tubuh dari radikal bebas dan bermanfaat untuk melindungi kulit dari Reactive Oxygen Species (ROS) yang dapat menyebabkan munculnya garis halus, kulit kering, dan keriput. Tanaman yang dikenal dengan kandungan antioksidan yang tinggi adalah tanaman miana (Coleus scutellarioides (L.) Benth). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi ekstrak daun miana (0,5%; 0,75%) yang dapat dijadikan sediaan hidrogel dan efektif sebagai antioksidan serta memenuhi syarat karakteristik fisik sediaan yaitu uji organoleptis, uji homogenitas, uji viskositas, uji pH, uji daya lekat dan uji daya sebar. Pengujian antioksidan ekstrak dan sediaan hidrogel menggunakan metode DPPH. Hasil penelitian pada ekstrak mendapatkan IC50 sebesar 5,111 mg/L, sedangkan  F1 mendapatkan IC50 sebesar 26,653 mg/L; F2 mendapatkan IC50 sebesar 17,641 mg/L. Berdasarkan analisis statistik menggunakan ANOVA One Way, F2 merupakan formula terbaik sebagai sediaan hidrogel ekstrak etanol daun miana.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KEHAMILAN RISIKO TINGGI PADA PRIMIGRAVIDA Megawati; Viariska, Ferdita Yurike
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32089

Abstract

Kehamilan risiko tinggi pada primigravida saat ini masih menjadi kasus terbanyak Kabupaten Bangka dan salah satu faktor penyumbang angka kematian ibu di Indonesia. Menurut data World Health Organizatian (WHO) (2020) bahwa Angka Kematian Ibu sebanyak 295.000 kematian di dunia. Meniliki data Puskesmas Kenanga tahun 2019 risiko tinggi primigravida sebanyak 58 kasus. Pada tahun 2020 risiko tinggi primigravida meningkat sebanyak 73 kasus. Berdasarkan data tahun 2021 sebanyak 66 kasus mengalami penurunan serta berlanjut di tahun 2022 risiko tinggi primigravida sebanyak 54 kasus. Metode penelitian menggunakan Case Control dengan sampel penelitian berjumlah 100 ibu primigravida yang terdiri dari ibu hamil primigravida berumur kurang dari 20 tahun dan lebih dari 35 tahun, dengan perincian sebanyak 50 orang (kasus) dan kontrol 50 orang dengan perbandingan pergan 1:1. Instrumen yang digunakan terdiri dari data sekunder dari kohort ibu dan variabel independen (kunjungan ANC, kepatuhan kosumsi tablet Fe dan Kekurangan gizi kronik (KEK) dan variabel dependen (kehamilan risiko tinggi pada primigravida). Pengolahan data secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square dengan derajat kepercayaan 95% ). Hasil Penelitian menemukan faktor - faktor yang berhubungan dengan kejadian kehamilan risiko tinggi pada primigravida diwilayah puskesmas kenanga tahun 2022 adalah kunjungan ANC kepatuhan kosumsi tablet Fe Kekurangan gizi kronik Dalam menentukan program-program untuk mendukung penurunan angka kematian ibu salah satunya melalui deteksi dini kehamilan risiko tinggi pada primigravida. Penyusunan rencana kegiatan akan lebih baik jika melakukan revisi program lama dengan memasukan kegiatan yang baru untuk meningkatkan pelayanan kepada ibu hamil di wialaayah kerjanya.
EFEKTIVITAS GEL EKSTRAK ETANOL DAUN INSULIN (TITHONIA DIVERSIFOLIA) HEMSL) A. GRAY) SEBAGAI PENYEMBUH LUKA PADA TIKUS DIABETES purba, marina novelly br; Meutia, Rena; Br Karo, Reh Malem
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32092

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolisme kronis disebabkan oleh hiperglikemia. Luka terjadi karena infeksi yang muncul di luka. Daun Insulin Tithonia diversifolia (Hemsl.) A.Gray) digunakan sebagai pengobatan tradisional di berbagai belahan dunia untuk penyakit antimalaria, antidiabetes dan antimikroba. Daun Insulin memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder alkaloid, tanin, flavonoid, saponin dan steroid yang membantu mempercepat proses penyembuhan luka diabetes. Setiap senyawa  metabolit sekunder memiliki mekanisme aktivitas tertentu yang berkaitan dalam proses penyembuhan luka diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian gel ekstrak daun insulin terhadap penyembuhan luka diabetik pada tikus putih jantan. Metode yang digunakan yaitu jumlah sampel adalah 25 ekor tikus dengan 5 kelompok perlakuan, diinduksi diabetes menggunakan aloksan dengan dosis 125 mg/kg BB secara intraperitoneal. Tikus dilukai pada bagian punggung dengan panjang luka ± 2 cm dengan kedalaman 0,3 cm. Kelompok perlakuan diberikan.Basis Gel, .Prontosan® Gel, .Gel Ekstrak Daun Insulin.dengan konsentrasi.7,5%, 15%, dan 22,5%. Penelitian dilakukan selama 14 hari, pengaplikasian gel dengan frekuensi 2 kali sehari, pengamatan dilakukan secara makroskopik. Hasil penelitian menunjukkan GEDI konsentrasi 7,5% menunjukkan kesembuhan total pada hari ke-13, GEDI konsentrasi 15% pada hari-ke 12, dan GEDI 22,5% pada hari-ke 11. Hasil menyatakan rerata persentase penyembuhan luka insisi diabetes dengan konsentrasi 22,5% lebih baik dibandingkan konsentrasi 15% dan 7,5%. Kesimpulan yang diperoleh adalah Gel Ekstrak Daun Insulin dapat.mengobati luka yang terjadi pada tikus diabetes.