cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG AMPAS TAHU DAN TEPUNG JALI PADA MIE INSTAN UNTUK MAHASISWA OVERWEIGHT (ASPEK DAYA TERIMA, EKONOMI DAN KANDUNGAN GIZI) Maghfiroh, Yuni
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32188

Abstract

Overweight adalah kondisi berat badan yang melebihi batas berat badan normal. Penurunan berat badan dapat dilakukan dengan cara mengkonsumsi asupan serat pangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh substitusi tepung ampas tahu dan tepung jali terhadap daya terima yang meliputi warna, aroma, rasa dan kekenyalan, kandungan gizi meliputi karbohidrat dan serat serta nilai ekonomi mie instan untuk makanan alternatif mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Data hasil uji organoleptik dianalisis secara statistik menggunakan uji non-parametrik Kruskall Wallis dan dilanjutkan dengan uji Mann Whitney dengan a = 0,05. Penentuan formula terbaik diambil dari nilai rata-rata tertinggi dari keseluruhan daya terima mie instan yang telah disubtitusi tepung ampas tahu dan tepung jali. Data hasil uji laboratorium untuk kandungan gizi dianalisis dengan menggunakan metode AOAC. Substitusi tepung ampas tahu dan tepung jali berpengaruh terhadap warna, tetapi tidak berpengaruh terhadap aroma, rasa dan kekenyalan mie instan. Substitusi tepung ampas tahu dan tepung jali berpengaruh terhadap kandungan karbohidrat dan serat yang dianalisa. Substitusi tepung ampas tahu dan tepung jali berpengaruh terhadap nilai ekonomi produk mie instan. Produk mie instan terbaik berdasarkan daya terima panelis adalah formula F3. Produk mie instan terbaik berdasarkan kandungan zat gizi adalah formula F3 dengan kadar karbohidrat dan serat per 100 gram mie instan sebesar 73,49 gram dan 6,85 gram. Nilai tersebut mampu memenuhi 52,49% dan 85,62% dari kebutuhan karbohidrat dan serat pada AKG pada usia 19-29 tahun. Mie instan formulasi ini layak sebagai usaha dengan Break Event Point Rp 9.839,28 untuk 1 porsi dan Pay Back Periode (PBP) 1,6 bulan.
ANALISIS CAPAIAN KINERJA PROGRAM UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT DI PUSKESMAS BINJAI ESTATE KOTA BINJAI Nasution, Fadya Safira; Gurning, Fitriani Pramita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32191

Abstract

Pemerintah Indonesia menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat untuk menurunkan angka kematian dan kesakitan. Di Puskesmas Binjai Estate, pencapaian program tahun 2023 menunjukkan beberapa area perlu ditingkatkan, seperti cakupan KB aktif hanya 42,9% dari target 65%. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis capaian kinerja program kesehatan masyarakat di Puskesmas Binjai Estate dengan menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan SDM sebagai faktor utama, yang dipengaruhi oleh jumlah, kompetensi, dan fasilitas manajemen. Dana dari APBD dan DAK umumnya cukup, meski sering pas-pasan. Layanan mencakup ibu hamil, anak-anak, pengobatan penyakit, dan penyuluhan kesehatan. Pengelolaan data menggunakan sistem digital, dan manajemen kebijakan serta prosedur tersusun baik. Pengawasan dan penilaian kinerja dilakukan dengan sangat baik. Kinerja pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak serta KB umumnya cukup, dengan memiliki beberapa kekurangan. Pelayanan Pencegahan Penyakit sudah baik, terutama pada program indikator imunisasi campak, sedangkan untuk program Perbaikan Gizi pelaksanaanya masih kurang berjalan. Program Pelayanan Kesehatan Lingkungan sudah baik, tetapi perlu peningkatan pada cakupan rumah sehat dan bebas jentik Aedes. Diharapakan Puskesmas Binjai Estate meningkatkan kualitas layanan, perhatian khusus perlu diberikan pada pemenuhan jumlah SDM, pengelolaan dana yang efektif, efektivitas layanan kesehatan, meningkatkan pengelolaan data, dilakukan evaluasi reguler terhadap kebijakan dan keterlibatan staf dalam proses pengawasan.
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN AIR BERSIH MENGGUNAKAN METODE FILTRASI DENGAN MEDIA ZEOLIT DAN KARBON AKTIF TERHADAP DERAJAT KEASAMAN (pH) DAN KESADAHAN (CaCO3) DAN DAYA TAHAN FILTRASI Sari, Shintia Widia; Dwi Cahyani, Septia; Sari, Devita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32195

Abstract

Air merupakan kebutuhan dasar yang penting bagi kehidupan. Namun, kualitas semakin menurun seiring meningkatnya kebutuhan. Salah satu sumber air yang banyak dimanfaatkan adalah air sumur gali. Air sumur gali sering mengandung kesadahan tinggi yang menimbulkan masalah kesehatan dan gangguan penggunaan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pengelolaan air bersih menggunakan metode filtrasi dengan media zeolit dan karbon aktif terhadap derajat keasaman (pH) dan kesadahan (CaCO3), serta daya tahan filtrasi. Penelitian menggunakan desain Eksperimen Semu (Quasi Experiment), rancangan penelitian pretest-posttest design. Menggunakan rancangan acak, terdapat kelompok perlakuan dengan adanya pretes. Berdasarkan hasil uji Kruskal Wallis menggunakan SPSS didapatkan nilai (p) 0,00 dengan signifikansi 0,00 yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan efektivitas media zeolit, karbon aktif dan kombinasi. Efektivitas penurunan derajat keasaman (pH) paling tinggi pada media zeolit sebesar 14,49%, media karbon aktif sebesar 3,14%, dan media kombinasi sebesar 7,72%. Sedangkan efektivitas penurunan kesadahan (CaCO3) yang paling tinggi pada media karbon aktif sebesar 91,48%, media zeolit sebesar 31,20% dan media kombinasi sebesar 12,76%. Persentase efektivitas penurunan menunjukkan daya tahan filtrasi media zeolit lebih efektif menurunkan pH dibandingkan media karbon aktif dan kombinasi, sedangkan dalam menurunkan kesadahan (CaCO3) daya tahan karbon aktif lebih efektif.
FAKTOR SOSIAL BUDAYA YANG MEMPENGARUHI KERAGAMAN KONSUMSI PANGAN PADA BALITA Khasanah, Putri Wardani Zumratul; Sumarmi, Sri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32196

Abstract

Masa balita adalah periode kritis dalam pertumbuhan dan perkembangan anak, sehingga sangat penting untuk memastikan bahwa kebutuhan gizi makro dan mikro terpenuhi melalui keragaman konsumsi pangan yang adekuat. Faktor sosial budaya, seperti tradisi, kepercayaan, dan kebiasaan, sangat mempengaruhi pola makan dan pilihan makanan yang diberikan kepada balita. Penelitian mengenai bagaimana faktor sosial budaya mempengaruhi keragaman konsumsi pangan pada balita masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor sosial budaya terhadap keragaman konsumsi pangan balita. Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 106 responden yang memiliki anak berusia 24-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kenjeran. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan kuesioner untuk faktor sosial budaya, serta food recall 24 jam dan kuesioner Individual Dietary Diversity Score untuk menilai keragaman konsumsi pangan. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil uji statistik inferensial antara faktor sosial budaya ibu dengan keragaman konsumsi pangan balita menunjukkan p-value < 0,05 (p=0,004). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat faktor sosial budaya yang mempengaruhi keragaman konsumsi pangan balita. Masyarakat disarankan untuk meningkatkan kesadaran terkait pentingnya keragaman konsumsi pangan dan terbuka terhadap informasi pola makan sehat untuk balita, serta pemantauan status gizi balita secara berkala oleh petugas kesehatan untuk mencegah terjadinya masalah gizi sejak dini.
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN ROLL ON AROMATERAPI MINYAK CENGKEH (SYZIGIUM AROMATICUM) KHAS SULAWESI UTARA Ticoalu, Pricilia Kesia; Siampa, Jainer Pasca; Jayanti, Meilani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32197

Abstract

Cengkeh (Syzigium aromaticum) merupakan tanaman penghasil minyak atsiri dari Sulawesi Utara yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai minyak gosok yang alami dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formulasi serta menentukan efektifitas sediaan roll on aromaterapi minyak cengkeh berdasarkan karakteristik fisik sediaan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium untuk mengembangkan formulasi sediaan dengan variasi konsentrasi minyak cengkeh 5%, 10% dan 15% menggunakan metode pencampuran. Kemudian diuji secara fisik meliputi  uji organoleptik, pH, homogenitas, bobot jenis, viskositas, iritasi dan hedonik. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa sediaan roll on aromaterapi minyak cengkeh memenuhi syarat uji dengan organoleptik (cairan bening dan kekuningan berbau khas cengkeh), pH 5, homogen, bobot jenis 0,859-0,912, nilai viskositas 4,115- 4,745, tidak mengiritasi kulit dan formulasi dengan konsentrasi 15% menjadi sediaan yang paling banyak disukai. Kesimpulannya, minyak cengkeh dapat di formulasikan menjadi sediaan roll on aromaterapi yang memenuhi persyaratan karakteristik fisik sediaan dan memenuhi  uji iritasi dan uji hedonik.
PENDIDIKAN KESEHATAN KELUARGA TENTANG PERAWATAN BALITA DENGAN INFEKSI SALURAN NAFAS ATAS (ISPA) DI PUSKESMAS MEDAN DELI Pangaribuan, Resmi; Panjaitan, Renarti; Gustina, Erita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32212

Abstract

Infeksi saluran nafas atas (ISPA) merupakan salah satu penyakit infeksi yang menyerang saluran pernapasan mulai dari hidung (saluran atas) hingga alveoli (saluran bawah) termasuk jaringan adneksinya seperti sinus, rongga telinga tengah dan pleura. Berdasarkan data dari Dinkes Sumut (2019) menyatakan bahwa jumlah kasus Infeksi Saluran nafas Atas (ISPA) di Kota Medan mencapai belasan ribu tiap bulannya, tercatat bulan Desember 2019 kasus  ISPA mencapai 13.175. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan keluarga dengan menambah pendidikan kesehatan keluarga tentang perawatan balita dengan infeksi saluran nafas atas (ISPA) di Puskesmas Medan Deli.  Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Studi kasus pada penelitian ini menerapkan proses asuhan keperawatan keluarga yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi  implementasi dan evaluasi tindakan keperawatan. Instrumen Penelitian yaitu kuesioner diambil dari penelitian sebelumnya oleh Pawiliyah (2020). Hasil penelitian ini menerangkan bahwasanya dengan dilakukannya proses keperawatan pada kedua kasus keluarga Tn . Z dan keluarga Tn. A dengan pendidikan kesehatan menggunakan media   promosi kesehatan leafleat. Topik   pertolongan Infeksi saluran pernafasan atas pada anak dilaksakan selama empat hari durasi 40 menit pada tiap keluarga, pelaksanaan dapat meningkatkan pengetahuan keluarga. Hal ini terbukti dengan keluarga mampu menjelaskan tentang pertolongan Infeksi saluran pernafasan atas pada anak di keluarga. Kesimpulan penelitian  ini yaitu pengetahuan merupakan faktor yang berkaitan dengan pemanfaatan promosi kesehatan masyarakat di Puskesmas Medan Deli.
PENDIDIKAN KESEHATAN KELUARGA TENTANG IMUNISASI DASAR PADA ANAK USIA 0-11 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEDAN DELI Arwanda, Elsa; Pangaribuan, Resmi; Gustina, Erita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32214

Abstract

Imunisasi adalah suatu upaya untuk meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit sehingga bila suatu saat terpajan dengan penyakit tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan. Imunisasi terdiri dari Hepatitis B (0-7 hari), BCG (1 bulan), Polio/PIV (1,2,3,4 bulan), DPT/Hb/Hib (2,3,4, bulan) dengan interval pemberian 4 minggu dan imunisasi campak (9 bulan ) dengan interval pemberian 4 minggu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan keluarga dengan menambah pendidikan kesehatan keluarga tentang perawatan anak usia 0-11 bulan dengan Imunisasi Dasar di Puskesmas Medan Deli.  Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Studi kasus pada penelitian ini menerapkan proses asuhan keperawatan keluarga yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi  implementasi dan  evaluasi tindakan keperawatan. Instrumen Penelitian yaitu kuesioner diambil dari penelitian sebelumnya oleh Selina (2015), yang berisi 21 pertanyaan pilihan berganda. Hasil penelitian ini menerangkan bahwasanya dengan dilakukannya proses keperawatan pada kedua kasus keluarga Tn.D dan keluarga Tn. K dengan pendidikan kesehatan menggunakan media promosi kesehatan leafleat. Topik   imunisasi dasar pada anak usia 0-11 bulan dilaksakan selama empat hari durasi 40 menit pada tiap keluarga, pelaksanaan dapat meningkatkan pengetahuan keluarga. Hal ini terbukti dengan keluarga mampu menjelaskan tentang imunisasi dasar pada anak 0-11 bulan. Kesimpulan penelitian  ini yaitu pengetahuan merupakan faktor yang berkaitan dengan pemanfaatan promosi kesehatan masyarakat di Puskesmas Medan Deli.
PENDIDIKAN KESEHATAN KELUARGA TENTANG STUNTING DALAM PEMENUHAN GIZI PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEDAN DELI Pangaribuan, Resmi; Wandari, Ayu; Gustina, Erita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32216

Abstract

World Health Organization (2014) angka kejadian stunting sebanyak 162 juta terjadi pada anak dibawah umur 5 tahun dan diproyeksikan sekitar 127 juta anak di bawah umur 5 tahun akan terhambat di tahun 2025. Riskesdas  juga menunjukkan bahwa masih terdapat masalah gizi lain yang terkait erat dengan stunting yakni ibu anemia ibu hamil (48,9%), BBLR (6,2%), balita kurus atau wasting (10,2%) dan anemia balita. Penelitian yang dilakukan Devi Savitri (2020) tentang Pendidikan gizi seimbang untuk mencegah stunting dengan menggunakan media video dan leaflet dapat meningkatkan pengetahuan orang tua dalam pencegahan stunting. Tujuan penelitian ini untuk memberikan Pendidikan Kesehatan pada Keluarga tentang Stunting dalam pemenuhan Gizi pada balita di Puskesmas Medan Deli. Penelitian ini merupakan deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Studi kasus pada penelitian ini menerapkan asuhan keperawatan keluarga yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi  implementasi dan  evaluasi tindakan keperawatan. Instrumen Penelitian yaitu kuesioner diambil dari penelitian sebelumnya oleh Mutia Iffatul (2022). Hasil penelitian ini dengan dilakukannya proses keperawatan pada kedua kasus keluarga Tn. K dan keluarga Tn. M pendidikan kesehatan menggunakan media   promosi kesehatan leafleat tentamh stunting selama empat hari durasi 40 menit pada tiap keluarga dapat meningkatkan pengetahuan pasien. Hal ini dapat dilihat keluarga mampu menjelaskan tentang stunting di keluarga. Kesimpulan  penelitian  ini yaitu pengetahuan merupakan faktor yang berkaitan dengan pemanfaatan promosi kesehatan masyarakat di Puskesmas Medan Deli.
Peningkatan Berat Badan Balita Stunting dengan Pemberian Cookies Debamery Rachmadhani, Riza; Wahyuningrum, Ari Damayanti; Satiti, Ika Arum Dewi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32218

Abstract

Salah satu penyebab stunting adalah kekurangan nutrisi sejak masa prenatal hingga masa kanak-kanak. Oleh karena itu perlu dilakukan perbaikan gizi balita menggunakan bahan alam yang mudah didapatkan sebagai makanan pendamping ASI berupa cookies Debamery yang terbuat dari kedelai, bayam merah, stroberi yang  memiliki  kandungan makronutrien dan mikronutrien untuk proses tumbuh kembang balita. Mengetahui pengaruh cookies Debamery terhadap peningkatan berat badan balita stunting.Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental. Populasi penelitian  adalah 19 balita stunting dengan sampel 19 balita stunting yang dibagi menjadi 2 kelompok dengan 9 balita kelompok perlakuan dan 10 balita kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampling menggunakan total sampling. Alat pengumpulan data menggunakan timbangan badan dan microtoice. Analisis data menggunakan uji repeated anova dan uji independent t-test.Rata-rata kenaikan berat badan menggunakan uji repeated anova pada kelompok intervensi didapatkan bulan pertama kenaikan berat badan 0,381 kg, bulan kedua didapatkan 0,344 kg, bulan ketiga didapatkan 0,550 kg dengan p-value 0.05. Perbandingan rata-rata berat badan pada bulan ketiga memiliki selisih 1.332 kg pada kedua kelompok tersebut yang diuji menggunakan independent-t test dengan p­-value 0.030 (0.05) dengan kesimpulan H1 diterima.Cookies Debamery dapat meningkatkan berat badan balita stunting, sehingga pemberian cookies Debamery dengan bahan unifikasi kedelai, bayam merah, dan stroberi efektif terhadap peningkatan berat badan balita.
ANALISIS QUALITY-CONTROL HDL, LDL DAN TRIGLISERIDA MENGGUNAKAN GRAFIK LEVEY-JENNINGS DAN SIX SIGMA Latudi, Della Puspita Amalia; Amalia, Arifiani Agustin; Mu’awanah, Isnin Aulia Ulfah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32220

Abstract

Pemantapan mutu laboratorium kesehatan merupakan seluruh tindakan yang dilakukan agar ketepatan dan ketelitian hasil uji laboratorium terjamin. Hasil laboratorium sangat penting, karena diagnosis dokter berdasarkan hasil laboratorium sebesar 60-70%. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui hasil quality control (QC) pemeriksaan HDL, LDL dan trigliserida menggunakan grafik levey-jennings dan six sigma di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari data hasil QC pemeriksaan HDL, LDL dan trigliserida pada bulan Oktober 2023-Maret 2024 di Laboratorium RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta kemudian dianalisis menggunakan grafik levey-jennings dan six sigma. Hasil analisis QC menggunakan grafik levey-jennings terdapat data kontrol HDL bulan Desember 2023, data kontrol LDL bulan Oktober dan Desember 2023 yang mendapat aturan westgard 10X yang menunjukkan adanya kesalahan sistematik sehingga diperlukan maintenance pada instrumen, sedangkan trigliserida tidak ada data kontrol yang mendapat aturan westgard menunjukkan tidak adanya kesalahan. Analisis menggunakan six sigma menunjukkan bahwa nilai sigma untuk HDL dan LDL adalah 5, sedangkan nilai sigma untuk trigliserida adalah 9. Nilai sigma ketiga parameter ini >3, menunjukkan tingkat kualitas yang baik dengan tingkat kesalahan yang minimal. Kata Kunci: HDL, LDL, levey-jennings, six sigma, trigliserida