cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
HUBUNGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN BPJS KESEHATAN TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT ISPA DI PUSKESMAS X KOTA JAMBI Atriani, Atriani Hidayati; Sutrisno, Deny; Hadriyati, Armini
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32095

Abstract

Dinas Kesehatan Provinsi Jambi melaporkan bahwa penyakit yang paling umum di provinsi ini adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Sebanyak 29.51.000 orang dilaporkan menderita ISPA di Provinsi Jambi pada tahun 2022. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas X di Kota Jambi untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kepuasan pasien dengan kepatuhan terapi ISPA. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kepuasan pasien BPJS Kesehatan terhadap kepatuhan minum obat. Penelitian ini menggunakan metodologi survei dengan 72 partisipan yang dipilih dengan menggunakan kriteria tertentu. Untuk mengetahui bagaimana kebahagiaan dan kepatuhan pasien berhubungan satu sama lain, kami menggunakan SPSS versi 25 dan uji korelasi Pearson untuk mengevaluasi data yang terkumpul. Secara keseluruhan, pasien merasa “sangat puas” dengan pengalaman mereka, dengan skor rata-rata 90,93 dari 100. Tingkat kepatuhan berkorelasi positif dengan kepuasan pasien (r = 0,618) dalam studi korelasi. Ketika pasien merasa puas dengan perawatan yang mereka terima, mereka lebih cenderung mematuhi rencana perawatan mereka.
PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 70% DAN 96% DAUN KUMIS KUCING TERHADAP BAKTERI ESCHERICHIA COLI Nia, Estevania; Purbosari, Ira; Mukti, Asri Wido
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32098

Abstract

Penyakit infeksi saluran kemih umumnya banyak disebabkan oleh bakteri Escherichia coli. Salah satu bahan alami  yang dapat dikembangkan sebagai alternatif antibakteri yaitu daun kumis kucing. Tujuan penelitian ini yaitu unturk merngertahuri konserntrasi erkstrak ertanol daurn kurmis kurcing (Orthosiphon aristaturs) yang paling optimal pada perrbandingan perlarurt ertanol 70% dan 96%  dalam mernghambat bakterri Erscherrichia coli dan urnturk merngertahuri daya hambat erkstrak ertanol daurn kurmis kurcing derngan perrbandingan perlarurt erkstrak ertanol 70% dan 96% daurn kurmis kurcing (Orthosiphon aristaturs) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli pada infeksi saluran kemih. Dilakukan penelitian eksperimental menggunakan metode uji difusi sumuran. Diperoleh hasil dan kesimpulan terdapat konserntrasi erkstrak ertanol daurn kurmis kurcing (Orthosiphon aristaturs) yang paling optimal pada perrbandingan perlarurt ertanol 70% dan 96% terrhadap perrturmburhan bakterri Erscherrichia coli diperrolerh pada hasil konserntrasi 100% erkstrak ertanol 70% daurn kurmis kurcing serbersar (12,73 ± 0,42 mm) derngan katergori daya hambat kurat serhingga dapat disimpurlkan bahwa sernyawa antibakterri yang berrsifat polar banyak terrtarik pada erkstrak ertanol 70% daurn kurmis kurcing dikarernakan mermiliki tingkat polaritas yang lerbih tinggi daripada erkstrak ertanol 96% daurn kurmis kurcing dan pada perrbandingan perlarurt dan konserntrasi erkstrak ertanol 70% dan 96% daurn kurmis kurcing dapat mermperngarurhi perrberdaan aktivitas antibakterri terrhadap bakterri Erscherrichia coli. Diturnjurkkan pada nilai P-valurer <0,05 serhinggga terrdapat perrberdaan signifikan aktivitas antibakterri pada perrbandingan erkstrak ertanol 70% dan 96% daurn kurmis kurcing terrhadap bakterri Erscherrichia coli.
The Hubungan Tingkat Konsumsi Protein dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) Mahasiswa PerokokMT dapat dipengaruhi oleh banyak hal, diantaranya konsumsi rokok dan tingkat konsumsi protein. Menurut data SKI tahun 2023, prevalensi gizi kurang pada kelompok usia 19 t Azzahra, Fatimah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32104

Abstract

Indeks Massa Tubuh (IMT) dapat dipengaruhi oleh banyak hal, diantaranya konsumsi rokok dan tingkat konsumsi protein. Tingginya angka prevelensi gizi kurang menurut data SKI (2023) pada kelompok usia 19 tahun mencapai 21,6%, usia 20-24 tahun 15,3%, dan usia 25-29 tahun 8,2% dimana prevelensi gizi kurang pada pada laki-laki sebesar 9,2% dan pengonsumsi rokok pada tahun 2022 yang mencapai sekitar 69,1 juta jiwa, yang mana perokok laki-laki 5,8 kali lebih banyak dibanding perokok perempuan serta prevalensi merokok pada mahasiswa Indonesia yang mencapai 24,3% pada tahun 2021 menjadi perhatian untuk diteliti keterkaitannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan tingkat konsumsi protein dengan IMT perokok. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan desain penelitian case control. Besar sampel dalam penelitian ini sebesar 32 orang dengan perbandingan 16 orang kelompok kasus dan 16 orang kelompok kontrol. Sampel didapatkan dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data meliputi pengukuran antropometri berat badan dan tinggi badan, pengisian kuesioner, dan recall 2x24h. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji statistik metode Chi-square. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara tingkat konsumsi protein (p=0,001) dengan IMT mahasiswa laki-laki Universitas Airlangga. Kesimpulannya, yaitu tingkat konsumsi protein memiliki hubungan yang signifikan dengan IMT mahasiswa laki-laki Universitas Airlangga.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN CARA MENGATUR NAFAS, CARA MERANGKUL PAHA, CARA MENERAN, CARA MENGANGKAT BOKONG DENGAN PENERAPAN TINDAKAN IBU BERSALIN POSISI SETENGAH DUDUK Justian, Dini
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32116

Abstract

Posisi dalam persalinan dan kelahiran sangat penting karena akan membantu pduduk dengan tubuh membentuk sudut >45° terhadap tempat tidur. Posisi ini dapat dilakukan selama kala I dan kala II. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara   pengetahuan  cara mengatur nafas, cara merangkul paha, cara meneran, mengangkat bokong, dengan  penerapan tindakan  ibu bersalin posisi setengah duduk  di BPM “X” Cianjur 2016. Jenis penelitian ini adalah metode survey analitik menggunakan rancangan cross sectional, pengambilan sampel secara Simple Random Sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner serta pengamatan. Subjek dalam penelitian ini adalah Ibu yang saat persalinan inpartu kala II di BPM “X”  Cianjur September-November 2016 sebanyak 28 orang ibu, dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan bermakna antara pengetahuan cara pengatur nafas dengan penerapan tindakan mengatur nafas saat bersalin posisi setengah duduk (p=0,019), ada hubungan bermakna antara  pengetahuan cara merangkul paha dengan penerapan tindakan merangkul paha saat bersalin posisi setengah duduk (p=0,009), ada hubungan bermakna antara pengetahuan cara meneran dengan penerapan tindakan meneran saat bersalin posisi setengah duduk ( p=0,017) dan ada hubungan bermakna antara pengetahuan  mengangkat bokong dengan penerapan tindakan mengangkat bokong saat bersalin posisi setengah duduk (p=0,018). Dari hasil penelitian ini diharapkan  lebih meningkatkan peran bidan dan memberikan informasi yang tepat mengenai kesehatan khususnya tindakan ibu bersalin posisi setengah duduk kepada ibu-ibu yang berkunjung di BPM “X” serta memberikan motivasi agar mengikuti penyuluhan dan kegiatan senam hamil karena dalam senam hamil diajarkan posisi-posisi yang benar saat persalinan.
PENGARUH METODE EKSTRAKSI TERHADAP KADAR FLAVONOID EKSTRAK TANAMAN KANGKUNG AIR (IPOMOEA AQUATICA FORSK.) MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI UV- VIS Alia, Vika; Pramushinta, Intan Ayu Kusuma; Hardani , Prisma Trida
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32121

Abstract

Mengonsumsi sayuran hijau merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kesehatan manusia. Kangkung adalah salah satu sayuran hijau yang sering dikonsumsi oleh masyarakat. Kangkung air diketahui mengandung senyawa polifenol, saponin dan flavonoid. Salah satu senyawa kimia bermanfaat dalam kangkung air adalah flavonoid, yang memiliki berbagai aktivitas seperti antimikroba, antibakteri, antifungi, antioksidan, serta berpotensi memberikan efek sedatif dalam dosis tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan metode ekstraksi terhadap kadar flavonoid pada ekstrak tanaman kangkung air yang diekstraksi menggunakan dua metode berbeda, yaitu metode maserasi dan perkolasi, dengan pelarut etanol 70%. Berdasarkan hasil identifikasi flavonoid menggunakan uji reaksi warna metode wilstater dan NaOH 10% sampel ekstrak hasil maserasi dan perkolasi positif mengandung flavonoid. Sampel kemudian dilakukan penetapan kadar flavonoid menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 425 nm dengan operating time selama 30 menit menggunakan seri konsentrasi sebesar 50, 65, 70, 75, 80, dan 100 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ekstraksi perkolasi menghasilkan kadar flavonoid sebesar 10,26 %b/b ± 0,447, lebih tinggi dibandingkan dengan metode maserasi yang menghasilkan kadar flavonoid sebesar 8,902 %b/b ± 0,602. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa nilai Sig. sebesar 0,035 < 0,05 dengan tingkat kepercayaan 95% yang artinya terdapat perbedaan signifikan antara kadar flavonoid hasil metode ekstraksi maserasi dan perkolasi.
ANALISIS HUBUNGAN ANTARA PERAN TENAGA KESEHATAN, ORANG TUA DAN GURU TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN KEHAMILAN REMAJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAKASKASEN KOTA TOMOHON Pakasi, Ainy Meiril; Ilyas, Muhammad; Montolalu, Freddy Chandra; Zamli, Zamli
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32156

Abstract

Periode remaja adalah masa peralihan dari anak-anak menuju ke masa dewasa. Pada periode ini proses adaptasi dimulai dari lingkungan sekitarnya yang membawa pengaruh pada kehidupan remaja. Jika di periode ini remaja tidak memiliki konsep diri maka akan terjerumus ke hal-hal yang merugikan karena di usia ini merupakan usia yang rentan untuk dipengaruhi oleh orang lain baik secara langsung maupun tidak langsung yang berhubungan dengan hal biologis yang berpengaruh pada kualitas kehidupannya dimasa mendatang. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross-setional. Populasi dalam penelitian ini yaitu jumlah remaja yang datang berkunjung dalam pelaksanaan posyandu remaja yaitu 85 orang dengan sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling dan perhitungannya memakai rumus slovin sehingga hasil sampel berjumlah 70 responden. Analisis data dalam penelitian menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara peran tenaga kesehatan terhadap perilaku pencegahan kehamilan remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Kakaskasen dengan nilai p=0.000 < 0.05 , terdapat hubungan antara peran orang tua terhadap perilaku pencegahan kehamilan remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Kakaskasen dengan nilai p=0.000 < 0.05, terdapat hubungan antara peran guru terhadap perilaku pencegahan kehamilan remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Kakaskasen dengan nilai p=0.000 < 0.05 dan peran guru merupakan variabel yang paling berhubungan terhadap perilaku pencegahan kehamilan remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Kakaskasen dengan nilaid PR=12.523.
ANALISIS FAKTOR RISIKO STUNTING PADA BALITA USIA >6-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH 2023. Novita, Sandra; Aramico, Basri; Ramadhaniah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32164

Abstract

Stunting adalah suatu kondisi dimana anak mengalami gangguan pertumbuhan, sehingga tinggi badan anak tidak sesuai dengan usianya sebagai akibat dari masalah gizi kronis yaitu kekurangan asupan gizi dalam waktu yang lama. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko stunting pada balita usia >6-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh Tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat observasional analitik dengan pendekatan case control yaitu dapat dipergunakan untuk menilai berapa besarkah risiko stunting di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam yang berjumlah 43 balita yang mengalami stunting sebagai kasus (case) dan sebanyak 43 balita normal sebagai kontrol (control). Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian. Hasil analisis didapatkan bahwa ada pengaruh antara asupan energi nilai p value = 0,000, asupan protein p value = 0,015, berat badan lahir rendah p value = 0,000 dan penyakit inveksi p value = 0,001 dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh Pada Tahun 2023. Terdapat pengaruh yang signifikan antara faktor risiko dengan kejadian
PENGARUH EDUKASI RESPONSIVE FEEDING TERHADAP PENGETAHUAN PADA IBU BALITA USIA 6-24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALIRUNGKUT Manuputty, Njesela Hobertina Kartika; Sumarmi, Sri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32170

Abstract

Pemberian makanan pada anak usia 6-24 bulan memerlukan perhatian khusus, termasuk dalam hal pemberian makanan pendamping seperti MP-ASI. Peran ibu sangat krusial dalam membentuk perilaku makan anak melalui responsive feeding, yaitu pendekatan pemberian makan secara aktif dan responsif. Responsive feeding diketahui memiliki dampak positif terhadap kualitas dan kuantitas asupan makanan serta status gizi anak. Meskipun manfaatnya signifikan, pengetahuan, sikap, dan praktik responsive feeding di Indonesia masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi responsive feeding terhadap peningkatan pengetahuan ibu balita usia 6-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kalirungkut, Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment. Sampel penelitian terdiri dari 50 ibu balita yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian berlangsung selama satu bulan, dan data dikumpulkan melalui kuesioner serta menggunakan booklet responsive feeding dan leaflet PMBA sebagai instrumen. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan Mann-Whitney.Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam tingkat pengetahuan responsive feeding antara sebelum dan sesudah edukasi, baik pada kelompok perlakuan maupun kelompok kontrol. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa edukasi responsive feeding efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu balita terkait pemberian makan secara aktif dan responsif.
PENGARUH TERAPI GENGGAM JARI DAN DZIKIR DALAM MENURUNKAN KECEMASAN PADA PASIEN PRE OPERATIF Oktavika Maharani, Arlin; Maliya, Arina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32183

Abstract

Pembedahan adalah prosedur medis yang melibatkan pembuatan sayatan pada bagian tubuh tertentu untuk memungkinkan perbaikan dan perawatan. Setelah prosedur, area yang telah dibuka ditutup dengan jahitan, dan luka tersebut dirawat dengan hati-hati. Proses ini sering menimbulkan kecemasan pada pasien, yang biasanya muncul sebelum operasi saat pasien menunggu tindakan dan menghadapi stres terkait kondisi kesehatan mereka, seperti kemungkinan bahwa penyakit mereka tidak dapat diatasi melalui pembedahan atau adanya risiko terhadap keselamatan mereka selama prosedur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh teknik relaksasi genggam jari dan dzikir terhadap pengurangan kecemasan pada pasien pre-operatif. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan praktik berbasis bukti dalam keperawatan, melibatkan lima pasien yang mengalami kecemasan sebelum operasi. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan, observasi, dan dokumentasi, sementara pasien menjalani intervensi berupa teknik relaksasi genggam jari dan dzikir selama sepuluh menit. Teknik genggam jari melibatkan menggenggam satu per satu kelima jari tangan selama dua menit, dimulai dari ibu jari hingga kelingking, sedangkan dzikir dilakukan secara bersamaan. Kecemasan diukur menggunakan kuesioner Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale (APAIS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi non-farmakologis ini secara signifikan menurunkan tingkat kecemasan pada pasien pre-operatif, menunjukkan bahwa teknik relaksasi genggam jari dan dzikir dapat menjadi metode efektif untuk mengelola kecemasan sebelum tindakan pembedahan. Pendekatan ini memberikan alternatif yang berguna untuk terapi kecemasan selain metode farmakologis yang mungkin digunakan dalam praktik klinis.
PERBEDAAN KADAR KOLESTEROL TOTAL PADA TIKUS (ROTTUS NOVERGICUS) DENGAN DAN TANPA PEMBERIAN DAGING BUAH NAGA MERAH (HYLOCREUS POLYRHIZUS) Utami, Agnes Putri; Murdiyanto, Joko; Aryani, Titin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32187

Abstract

Buah naga merah termasuk sebagian buah dengan dijadikan untuk sumber antioksidan, buah naga merah dipercaya bisa menurunkan kadar kolesterol. Kandungan antioksidan (flavonoid) dalam buah naga merah yakni 38,9 mg/100 g dari hasil laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar kolesterol total pada tikus (Rattus novergicus) hiprtkoleterolemia dengan dan tanpa pemberian daging buah naga merah (Hylocereus polyhizus) selama 14 hari. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental dalam teknik purposive sampling. Desain penelitian pre test and post test control group design. Sampel pada penelitian ini ialah tikus putih (Rattus novergicuss) yakni 30 sampel. Pemeriksaan kadar kolesterol total menggunakan Spektofotometer UV-Vis dengan metode CHOD-PAP. Analisa data memakai paired sampel t-test. Hasil penelitian menunjukkan dalam kelompok kontrol diperoleh nilai p : 0,003 yang bearti p<0,05, dan dengan kelompok eksperimen didapatkan nilai p : 0,000 yang bearti p<0,05. Nilai rerata yang tanpa pemberian daging buah naga merah didaapatkan 59.187 dan dengan pemberian daging buah naga merah didapatkan 53.340. Kesimpulan penelitian ini yakni ada perbedaan secara signifikan antara kadar kolesterol dengan dan tanpa pemberian daging buah naga merah dengan tikus putih (Rattus novergicus). Durasi penelitian ini sangat singkat sehingga tidak cukup untuk melihat efek jangka panjang dari konsumsi daging buah naga merah (Hylocereus polyhizus) pada kadar kolesterol total dengan tikus (Rattus novergicuss).